cover
Contact Name
Ahmad Ismail
Contact Email
jpmh.unhas@gmail.com
Phone
+628114190702
Journal Mail Official
jpmh.unhas@gmail.com
Editorial Address
Kampus Universitas Hasanuddin Jl. Perintis Kemerdekaan KM.10 Tamalanrea Makassar 90245
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Hasanuddin (JPMH)
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : -     EISSN : 27226662     DOI : https://doi.org/10.20956/
Jurnal Pengabdian Masyarakat Hasanuddin (JPMH) publishes the original Student Community Service (Kuliah Kerja Nyata -KKN) program in the fields of Social-Humaniora (Economics, Social and Political Sciences, Law, Culture), Medical (Medicine, Dentistry, Public Health, Pharmacy, Nursing), Technostics (Engineering, Mathematics, and Natural Sciences), and Agro-complex (Agriculture, Animal Husbandry, Marine and Fisheries, Forestry). Jurnal Pengabdian Masyarakat Hasanuddin (JPMH), with registered number ISSN 2722-6662 (online) is a scientific multidisciplinary journal published by P2KKN LP2M of Hasanuddin University, Makassar. It is at the national level that covers a lot of common problems or issues related to community services. This journal publication aims to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. JPMH contains various activities of the teaching staff in Hasanuddin University to handle and manage the various potentials, obstacles, challenges, and problems in society. Implementation of service activities also involves the participation of the community and partners. Service activities are organized into an activity aimed at improving the welfare of society.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 83 Documents
Optimalisasi Potensi Daun Sepakung melalui Ecoprint berbasis Circular Economy sebagai upaya Pemberdayaan Perempuan Desa Ariany, Zulfaidah; Susanti, Siti; Lestari, Endang Sri; Arifan, Fahmi; Satria, Komang David Adi; Ayuningtyas, Amelia; Kania, Adira; Nandhika, Wanda Mudya; Aisy, Jasmine Rikhdatul
Jurnal Pengabdian Masyarakat Hasanuddin (JPMH) Vol 6 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/jpmh.v6i2.46041

Abstract

Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) merupakan kegiatan akademik pada Program Sarjana yang bersifat kurikuler dan interdisipliner dengan tujuan untuk mengidentifikasi dan membantu memecahkan permasalahan masyarakat dengan mengutamakan pemberdayaan masyarakat dan kegiatannya harus gayut dengan kompetensi lulusan Program Studi, dan pelaksanaannya diatur dengan Keputusan Rektor, sesuai dengan Peraturan Rektor Universitas Diponegoro Nomor 7 Tahun 2024 tentang Peraturan Akademik Bidang Pendidikan Program Sarjana Universitas Diponegoro. Program ini dikelola oleh Pusat Pengembangan Kuliah Kerja Nyata (P2KKN) dan berlangsung selama kurang lebih 35 hari di desa-desa yang telah ditentukan pada wilayah kecamatan dan kabupaten tertentu. Pada tahun ini, salah satu lokasi yang terpilih sebagai tempat pelaksanaan KKN tematik adalah Kelurahan Sepakung, tepatnya di Dusun Sepakung Wetan RW 10 dan RW 11. Kelurahan ini dikenal sebagai salah satu Desa Wisata unggulan di Kabupaten Semarang, yang terletak di lereng Gunung Telomoyo dan menyuguhkan potensi alam yang melimpah serta panorama yang menawan. Namun demikian, di balik pertumbuhan pariwisata yang pesat, masih terdapat tantangan lingkungan yang cukup signifikan, terutama di wilayah RW 10 dan RW 11. Permasalahan seperti rendahnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, kebiasaan membuang sampah sembarangan, serta kurangnya pemahaman mengenai mitigasi dan kesiapsiagaan terhadap bencana alam menjadi isu penting yang perlu segera diatasi melalui pendekatan edukatif dan partisipatif. Selain itu, Kelurahan Sepakung juga menyimpan kekayaan hayati yang luar biasa, berupa daun-daunan dan bunga-bungaan yang mengandung pigmen alami. Potensi ini sangat berharga dan memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi produk ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal, seperti teknik ecoprint yaitu metode pewarnaan kain menggunakan bahan alami yang ramah lingkungan. Sebagai respon terhadap potensi dan permasalahan tersebut, para mahasiswa menyelenggarakan program bertajuk "Jejak Daun Sepakung: Mewarnai Kain, Menggerakkan Ekonomi", yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat, khususnya kelompok ibu-ibu PKK melalui pelatihan keterampilan dalam pembuatan kerajinan kain berbasis ecoprint. Dengan memanfaatkan kekayaan alam lokal, program ini tidak hanya mengangkat identitas dan keunikan Desa Sepakung, tetapi juga mendorong prinsip pembangunan berkelanjutan serta penguatan ekonomi lokal. Hasil kerajinan ecoprint ini diharapkan dapat menjadi produk khas Desa Wisata Sepakung, memperluas pasar wisata kreatif, dan menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat terhadap pelestarian lingkungan
Studi Percontohan Intervensi Singkat Proyek Taktil Berbasis Buku Cerita untuk Menumbuhkan Empati pada Siswa Sekolah Dasar Andi, Muhammad Takbir; Soraya, Andi Inayah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Hasanuddin (JPMH) Vol 6 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/jpmh.v6i2.46825

Abstract

Empati merupakan kompetensi sosio-emosional krusial yang perlu dikembangkan sejak dini sebagai fondasi perilaku pro-sosial dan hubungan interpersonal yang sehat dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif. Penelitian ini dilaksanakan dalam konteks program KKN Tematik Literasi Universitas Hasanuddin sebagai studi percontohan yang mengintegrasikan metode berbasis pembacaan buku cerita dan pembelajaran berbasis proyek taktil kolaboratif untuk menumbuhkan empati pada siswa sekolah dasar. Desain penelitian menggunakan kuasi-eksperimental one-group pre-test-post-test dengan melibatkan 16 siswa kelas VI di SDN Inpres 106 Takalar 1. Intervensi berdurasi tiga jam ini mencakup pembacaan cerita interaktif Kode Rahasia Persahabatan yang menampilkan tokoh anak tunanetra, diskusi terpandu, dan proyek kelompok membuat alfabet Braille. Empati diukur dengan kuesioner 15 item yang menilai tiga komponen: kognitif, afektif, dan pro-sosial. Analisis Paired Samples T-Test terhadap skor total empati tidak menunjukkan perubahan signifikan (t(15) = −1.303, p = .212). Namun, analisis sekunder menggunakan Wilcoxon Signed Ranks Test mengungkapkan peningkatan signifikan pada empati afektif (Z = −2.722, p = .006), sedangkan empati kognitif (p = .565) dan pro-sosial (p = .561) tidak mengalami perubahan. Temuan ini menegaskan bahwa intervensi singkat berbasis narasi emosional dan pengalaman taktil memiliki potensi khusus dalam menstimulasi empati afektif, meskipun belum cukup untuk mengubah empati secara holistik. Sebagai studi percontohan, penelitian ini juga memvalidasi kelayakan protokol intervensi yang inklusif, sekaligus memberikan dasar empiris bagi pengembangan penelitian lanjutan dalam skala yang lebih besar dan berkelanjutan.
SELAM (Sekolah Alam): Penerapan Teknologi Google Lens dalam Membentuk Karakter Green Behaviour Munsi, Hardiyanti; Irwansyah, Muh; Dimas, Reashiqah Deindha Putri Arief; Ishak, Sri Yuliah Maharani; Nurullah, Qininta
Jurnal Pengabdian Masyarakat Hasanuddin (JPMH) Vol 6 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/jpmh.v6i2.47193

Abstract

Perkembangan teknologi digital membuka peluang baru dalam pendidikan berbasis lingkungan, khususnya melalui penerapan literasi digital pada anak usia sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan Google Lens dalam kegiatan Sekolah Alam di Dusun Birue, Desa Siawung, Kabupaten Barru, sebagai upaya membentuk karakter green behaviour sekaligus meningkatkan minat belajar siswa. Metode yang digunakan adalah observasi langsung, survei lokasi, serta evaluasi hasil belajar melalui post-test. Kegiatan dilaksanakan dalam empat pertemuan yang melibatkan siswa kelas V SD, dengan pendekatan belajar di dalam kelas maupun di luar ruangan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap pengenalan tanaman dan lingkungan sekitar, dengan nilai rata-rata post-test sebesar 72,3. Temuan ini memperlihatkan bahwa penggunaan Google Lens tidak hanya membantu siswa mengidentifikasi objek alam secara lebih cepat dan akurat, tetapi juga menumbuhkan antusiasme belajar berbasis pengalaman nyata. Dengan demikian, integrasi literasi digital melalui Google Lens dalam konsep Sekolah Alam terbukti efektif sebagai inovasi pembelajaran alternatif yang mampu menghubungkan siswa dengan lingkungan serta menumbuhkan kepedulian ekologis sejak dini.