cover
Contact Name
Farid Faisal
Contact Email
elecosy.febi@unsur.ac.id
Phone
+6285793854848
Journal Mail Official
elecosy.febi@unsur.ac.id
Editorial Address
Jl. Pasirgede Raya, Bojongherang, Kec. Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat 43216
Location
Kab. cianjur,
Jawa barat
INDONESIA
El-Ecosy : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam
ISSN : 27744108     EISSN : 27744418     DOI : https://doi.org/10.35194/.v1i2.1657
Core Subject : Economy,
El-Ecosy:Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam is a journal that contains Islamic economics and finance which was formed and decided based on the results of a leadership meeting with Number: 006 / SK / Dek-FEBI / Unsur / V / 2019. El-Ecosy:Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah is an academic journal published twice a year by the Faculty of Economics and Islamic Business, Suryakancana University.
Articles 70 Documents
PENGARUH LITERASI KEUANGAN SYARIAH TERHADAP KEPUTUSAN MENGGUNAKAN PRODUK LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH Jaelani, Ihrom; Mutaqin, Kikin
El-Ecosy : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Vol 3, No 1 (2023): Januari (El-Ecosy: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam)
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/eeki.v3i1.3099

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat literasi keuangan syariah mahasiswa STAI Putra Galuh Ciamis dan pengaruh literasi keuangan syariah terhadap keputusan menggunakan produk lembaga keuangan syariah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey eksplanatory dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh mahasiswa STAI Putra Galuh Ciamis yang berjumlah 266 mahasiswa dan pengambilan sampel melalui probabilitas sampling. Adapun jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 158 Mahasiswa. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif untuk mengetahui tingkat literasi keuangan syariah dan analisis regresi linier sederhana untuk mengetahui pengaruh literasi keuangan syariah terhadap keputusan menggunakan produk lembaga keuangan syariah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat literasi keuangan syariah Mahasiswa STAI Putra Galuh Ciamis berada pada kategori sedang dengan nilai rata-rata sebesar 2,98 dari skor maksimal 4. Selain itu, literasi keuangan syariah berpengaruh positif terhadap keputusan menggunakan produk lembaga keuangan syariah dengan nilai signifikansinya sebesar 0,000 < 0,05. Adapun kontribusi pengaruh literasi keuangan syariah terhadap keputusan menggunakan produk lembaga keuangan syariah sebesar 36,1%, sedangkan sisanya sebesar 63,9% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukan dalam penelitian ini. Artinya semakin tinggi tingkat literasi keuangan syariah Mahasiswa STAI Putra Galuh Ciamis, maka akan meningkatkan pengambilan keputusan penggunaan produk lembaga keuangan syariah.ABSTRACTThis study aims to determine the level of Islamic financial literacy of STAI Putra Galuh Ciamis students and the effect of Islamic financial literacy on the decision to use Islamic financial institution products. The method used in this study is an explanatory survey method with data collection techniques using a questionnaire. The population in this study were all STAI Putra Galuh Ciamis students, totaling 266 students and sampling through probability sampling. The number of samples in this study were 158 students. The data analysis used is descriptive analysis to determine the level of Islamic financial literacy and simple linear regression analysis to determine the effect of Islamic financial literacy on the decision to use Islamic financial institution products. The results of this study indicate that the level of Islamic financial literacy of STAI Putra Galuh Ciamis students is in the medium category with an average score of 2.98 out of a maximum score of 4. In addition, Islamic financial literacy has a positive effect on the decision to use Islamic financial institution products with a significant value of 0.000 <0.05. The contribution of the effect of Islamic financial literacy on the decision to use Islamic financial institution products is 36.1%, while the remaining 63.9% is influenced by other variables not included in this study. This means that the higher the level of Islamic financial literacy of STAI Putra Galuh Ciamis students, the higher the decision making on the use of Islamic financial institution products.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN WAJIB PAJAK UMKM DI KOTA JAMBI Husin, Midhat; Yusuf, Maulana; Khairiyani, Khairiyani
El-Ecosy : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Vol 3, No 1 (2023): Januari (El-Ecosy: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam)
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/eeki.v3i1.3101

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini menguji pengaruh tarif pajak, mekanisme pembayaran pajak, dan sanksi perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak UMKM. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah random sampling. Sampel yang digunakan adalah UMKM yang memiliki toko di sekitar Masjid Agung Magatsari Jambi. Berdasarkan metode random sampling, 33 UMKM memiliki toko di sekitar Masjid Agung Magatsari Jambi yang memenuhi kriteria. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial tarif pajak dan mekanisme pembayaran pajak tidak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak UMKM, sedangkan sanksi perpajakan berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak UMKM. Namun penelitian ini juga menunjukkan bahwa tarif pajak, mekanisme pembayaran, dan sanksi perpajakan secara simultan berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak UMKMABSTRACTThis study examines the effect of tax rates, tax payment mechanisms, and tax sanctions on MSME taxpayer compliance. The sampling technique used is random sampling. The sample used is MSMEs that have shops around the Great Mosque of Magatsari Jambi. Based on the random sampling method, 33 MSMEs have shops around the Great Mosque of Magatsari Jambi that meet the criteria. The results of this study indicate that partially tax rates and tax payment mechanisms do not affect MSME taxpayer compliance, while tax sanctions affect MSME taxpayer compliance. However, this study also shows that tax rates, payment mechanisms, and tax sanctions simultaneously affect MSME taxpayer compliance.
PENGARUH PENGELOLAAN PIUTANG KARYAWAN TERHADAP EFEKTIVITAS ARUS KAS PADA RSU SAWIT INDAH Filola, Chausen
El-Ecosy : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Vol 3, No 1 (2023): Januari (El-Ecosy: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam)
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/eeki.v3i1.3102

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pengelolaan Piutang Karyawan Terhadap Efektivitas Arus Kas Pada RSU Sawit Indah. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, bertujuan untuk mengetahui hubungan antara duavariabel atau lebih. Populasi penelitian ini adalah piutang pegawai dan laporan arus kas pada RSU Sawit Indah selama 12 bulan dikali 3 tahu nyaitu 2018-2020 sehingga didapat populasi sebanyak 36 bulan.Sample penelitian ini  menggunakan seluruh populasi yaitu sebanyak 36 bulan.. Teknikan alisis yang digunakan adalah analisis regresi linier sederhana. Uji kesesuaian dengan menggunakan uji t dilakukan untuk menguji pengaruh secara parsial antara variabel independen dengan  variabel dependen dengan asumsi bahwa  variabel lain dianggap konstan. Berdasarkan hasi lpengujian secaraparsial pengaruh Pengelolaan Piutang  (X) Terhadap Arus Kas (Y) diperoleh nilaithitung sebesar3.097, nilaittabel1.690 dan mempunyai angka signifikan sebesar 0,035 < 0,05. Berdasarkan kriteria pengambilan keputusan, dapat disimpulkan bahwa H1ditolak, artinya ada pengaruh positif dan signifikan antara Pengelolaan Piutang (X) terhadap Arus Kas (Y). Berdasarkan hasil uji koefisien determinasi di atas diketahui nilai R square (R2) atau kuadrat R menunjukkan koefisien determinan adalah sebesar 0,634 artinya persentase sumbangkan Pengelolaan Piutang (X) berpengaruh terhadap Arus Kas (Y) sebesar 63.4%, sedangkan sisanya sebesar 36.6% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti oleh penelitian ini. Hal ini berarti pengaruh antara Pengelolaan Piutang (X) terhadap Arus Kas (Y) adalah kuat. ABSTRACTThis study aims to determine the effect of employee receivable management on the effectiveness of cash flow at Sawit Indah General Hospital. This study uses a quantitative descriptive approach, aiming to determine the relationship between two or more variables. The population of this research is employee receivables and cash flow reports at RSU Sawit Indah for 12 months multiplied by 3 years, namely 2018-2020 so that a population of 36 months is obtained. The sample of this study used the entire population as many as 36 months. The analysis technique used was simple linear regression analysis. The suitability test using the t test was conducted to partially test the effect between the independent variable and the dependent variable with the assumption that other variables are considered constant. Based on the partial test results, the effect of Receivable Management (X) on Cash Flow (Y) obtained tcount value of 3,097, ttable value of 1,690 and has a significant number of 0.035 <0.05. Based on the decision-making criteria, it can be concluded that H0 is rejected, meaning that there is a positive and significant influence between Receivable Management (X) on Cash Flow (Y). Based on the results of the coefficient of determination test above, it is known that the value of R square (R2) or the square of R shows the determinant coefficient is 0.634, meaning that the percentage contributed by Accounts Receivable Management (X) affects Cash Flow (Y) by 63.4%, while the remaining 36.6% is influenced by variables others not examined by this study. This means that the influence of Receivable Management (X) on Cash Flow (Y) is strong.
PENDEKATAN TRIPLE HELIX DALAM MEWUJUDKAN WAKANDA DITINJAU DARI NILAI-NILAI DASAR EKONOMI ISLAM Adhi Purba, Ilyas
El-Ecosy : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Vol 3, No 1 (2023): Januari (El-Ecosy: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam)
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/eeki.v3i1.3085

Abstract

ABSTRAKPengembangan ekonomi kreatif diperlukan peran dari semua pihak yang dapat terlibat didalamnya. Untuk mengembangkan sektor ekonomi kreatif dapat dilakukan dengan inovasi, atau memunculkan kreativitas baru agar dapat bersaing. Terlebih dengan perkembangan teknologi saat ini yang begitu pesat, maka sektor ekonomi kreatif harus dapat menyesuaikan diri. Oleh karenanya pendekatan triple helix sangat relevan untuk mengembangkan ekonomi kreatif berbasis knowledge atau pengetahuan. Dengan sinergi tiga aktor didalamnya untuk menciptakan perekonomian yang berkembang dengan baik. Tulisan ini ingin mewujudkan WAKANDA (Wirausahawan Kreatif dan Berdaya Saing) melalui pendekatan triple helix yang ditinjau dari nilai-nilai dasar ekonomi islam. Penelitian menggunakan metode kualitatif, dengan mendeskripsikan pemecahan dari permasalahan yang ada. Hasil karya tulis ini menunjukan bahwa untuk pengembangan ekonomi kreatif dapat menggunakan pendekatan triple helix yang diimplementasikan pada kegiatan usaha UMKM. Selain itu melalui pendekatan triple helix dapat mewujudkan potensi wirausahawan yang kreatif dan berdaya saing serta tetap berpedoman pada nilai-nilai dasar ekonomi islam untuk implikasinya.ABSTRACTCreative economy development requires the role of all parties involved in it. To develop the creative economy sector can be done with innovation, or bring out new creativity in order to be competitive. Especially with today's rapid technological developments, the creative economy sector must be able to adapt. Therefore the triple helix approach is very relevant for developing a knowledge-based creative economy. With the synergy of the three actors in it to create a well-developed economy. This paper aims to realize WAKANDA (creative and competitive entrepreneur) through the triple helix approach in terms of the basic values of Islamic economics. Research uses qualitative methods, by describing solutions to existing problems. The results of this paper show that the development of the creative economy can use the triple helix approach which is implemented in MSME business activities. In addition, the triple helix approach can realize the potential of entrepreneurs who are creative and competitive and still guided by the basic values of Islamic economics for their implications
PRAKTEK GADAI DI MASYARAKAT Zulfikar, Muhammad
El-Ecosy : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Vol 3, No 1 (2023): Januari (El-Ecosy: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam)
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/eeki.v3i1.3097

Abstract

ABSTRAKGadai atau Rahn adalah salah satu akad yang sering dilakukan oleh masyarakat selain jual beli. Namun bila dilihat, praktek gadai yang ada di masyarakat ditinjau dari beberapa aspek seperti penggunaan dan penguasaan objek akad serta besarnya uang yang menjadi tujuan utama akad, maka akad ini menjadi samar apakah akad tersebut betul-betul gadai ataukah Bai’ Al Wafa. Hukum diperbolehkannya gadai sendiri telah ada nash-nya secara jelas dimana Rasulullah ? pun melakukan akad tersebut. Berbeda dengan Bai’ Al Wafa yang baru menyebar pada abad 5 H sehingga tidak ada dalil tentang hukumnya secara tegas. Yang ada hanyalah atsar tentang larangan akad semacam ini dari Umar Bin Khattab. Dengan adanya batasan-batasan yang telah ditentukan oleh para Fuqaha mengenai akad gadai dan Bai’ Al Wafa’ ini, penelitian ini dilakukan dengan maksud untuk mencoba mengklasifikasikan termasuk akad apa praktek gadai yang ada dan dilakukan oleh masyarakat. Dengan mempergunakan metodologi penelitian yang bersifat deduktif dan berdasarkan library serta field research di ketahui bahwa praktek gadai yang sering dilakukan masyarakat adalah merupakan gabungan dari akad gadai dan Bai’ Al Wafa. Hal tersebut tentu saja menimbulkan konsekwensi tertentu, seperti pengelabuan pengelabuan atas riba. Peneliti sendiri menyarankan untuk menggunakan salah satu akad saja dengan tetap mematuhi rambu-rambu yang telah ditetapkan oleh syariat.ABSTRACTMortgage, or Rahn, is a contract that the community frequently executes in addition to purchasing and selling. Nonetheless, if one examines the practice of pawning in society in terms of multiple factors, such as the use and control of the object of the contract and the quantity of money that is the primary objective of the contract, then it is unclear whether this contract is truly pawning or Bai' Al Wafa. The law regarding the permissibility of pawning contains explicit texts in which the Prophet Muhammad also made the contract. In contrast to Bai' Al Wafa, which did not become widespread until the fifth century H, there is no explicit dispute regarding the law. Regarding the prohibition of this type of contract, only an atsar from Umar Bin Khattab exists. Given the limitations imposed by the Fuqaha on pawn contracts and Bai' Al Wafa', the purpose of this study was to classify contracts that include pawn practices and are carried out by the community, given the limitations imposed by the Fuqaha. Using a deductive research methodology and based on library and field research, it has been determined that the community's common practice of pawning is a combination of a pawn contract and Bai' Al Wafa. Obviously, this has repercussions, such as the deception of usury. The researcher himself suggests using only one of the contracts in accordance with Shari'a regulations.
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN (CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY) DALAM BISNIS ISLAM (Studi Kasus PT. Gramedia dan PT. BPRS PNM Mentari) Untoro, Dwi; Mochamad, Dani; Khosyiah, Siah
El-Ecosy : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Vol 3, No 2 (2023): Juli (El-Ecosy: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam)
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/eeki.v3i2.3390

Abstract

ABSTRAKArtikel ini membahas mengenai pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan dalam bisnis Islam. Dengan metode pendekatan deskriptif kualitatif, mengkaji dari studi pustaka dari literasi pemikiran sebelumnya, penulis mengambil contoh dari beberapa studi kasus yang terjadi. Dalam bisnis Islam, konteks tanggung jawab sosial perusahaan adalah bagaimana konsep tersebut didasarkan pada beberapa sifat terpuji Rasulullah dalam berbisnis. CSR berfokus pada pembahasan etika dalam bisnis Islam sesuai dengan ajaran etika Islam. Permasalahan seperti bagaimana memproduksi sebuah barang atau jasa yang halal, tidak merugikan konsumen, pertanggungjawaban polusi akibat dampak dari produksi dan lain sebagainya adalah hal-hal yang dibahas dalam pelaksanaan etika.ABSTRACTThis article discusses the implementation of corporate social responsibility in Islamic business. Using a qualitative descriptive approach, reviewing literature from previous thought literacy, the author takes examples from several case studies that have occurred. In Islamic business, the context of corporate social responsibility is how the concept is based on some of the praiseworthy qualities of the Prophet in doing business. CSR focuses on discussing ethics in Islamic business in accordance with Islamic ethical teachings. Issues such as how to produce goods or services that are lawful, not detrimental to consumers, liability for pollution due to the impact of production and so on are matters discussed in the implementation of ethics.
TEORI KEBIJAKAN NEGARA DALAM EKONOMI MIKRO ISLAM (Studi Penerapan Kebijakan Publik di Indonesia) Mirwad, Muhamad Ajwad
El-Ecosy : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Vol 3, No 2 (2023): Juli (El-Ecosy: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam)
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/eeki.v3i2.3525

Abstract

ABSTRAKPerubahan zaman kian cepat membuat khazanah keilmuan terus berkembang salah satunya pengetahuan ekonomi, dalam hal ini ekonomi Islam masih relevan dengan situasi dan kondisi peradaban manusia, khususnya diimplementasikan di suatu wilayah yang notabene berpenduduk muslim. Penelitian ini membahas tentang penjelasan teori-teori kebijakan ekonomi mikro Islam, studi penerapan di Indonesia. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan, yakni dengan mencari literatur di berbagai sumber. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa secara teoritis, kebijakan negara Indonesia telah menerapkan serangkaian teori yang kemudian dijabarkan oleh peneliti dengan pendekatan kebijakan ekonomi mikro islam yang ada di Indonesia, seperti tentang Wakaf, Zakat, standarisasi harga dan kebijakan lainnya. Hal ini dilakukan guna terciptanya masyarakat yang kesejahteraan yang adil dan makmur sesuai dengan prinsip-prinsip syari’ah (al-maqosyidus syari’ah).ABSTRACTChanges in the times are getting faster, making scientific treasures continue to develop, one of which is economic knowledge, in this case Islamic economics is still relevant to the situations and conditions of human civilization, especially implemented in an area which incidentally has a Muslim population. This study discusses the explanation of Islamic microeconomic policy theories, application studies in Indonesia. The method used in this research is library research, namely by searching for literature from various sources. The results of this study indicate that theoretically, Indonesian state policy has implemented a series of theories which are then elaborated by researchers using an Islamic microeconomic policy approach in Indonesia, such as regarding Zakat, Halal Industry and other policies. This is done in order to create a just and prosperous society in accordance with the principles of shari'ah (al-maqosyidus shari'ah). 
EVALUASI KEBIJAKAN PEMERINTAH TENTANG LABELISASI HALAL PRODUK KOSMETIK PADA MAHASISWA MUSLIM DI KABUPATEN CIANJUR Rustandi, Nanang
El-Ecosy : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Vol 3, No 2 (2023): Juli (El-Ecosy: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam)
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/eeki.v3i2.3643

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilatar belakangi oleh maraknya produk kosmetik yang belum memiliki sertifikat halal, dimana pemerintah dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) harus selalu mengawasi dan mengevaluasi sertifikat halal pada produk kosmetik yang beredar. Namun masih ditemukan fakta bahwa beberapa mahasiswa muslim masih menggunakan produk kosmetik yang belum memiliki sertifikat halal atau tidak adanya logo halal MUI pada kemasan. Salah satu solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan ini adalah pemerintah, MUI dan BPJPH harus selalu mengadakan sosialisasi tentang sertifikasi halal kepada pihak produsen maupun konsumen. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana evaluasi kebijakan pemerintah tentang labelisasi halal produk kosmetik, dan untuk mengetahui bagaimana dampak labelisasi halal produk kosmetik pada mahasiswa muslim di Kabupaten Cianjur. Penelitian ini menggunakan pendeketan kualitatif dengan metode pendekatan studi kasus yaitu untuk menyelidiki secara mendalam dan menganalisis secara insentif fenomena multivario yang membentuk siklus hidup unit dengan pandangan membangun generalisasi tentang populasi yang lebih luas milik unit itu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi kebijakan labelisasi halal pada produk kosmetik memiliki dampak positif terhadap keputusan pembelian konsumen muslim. Kemantapan produk kosmetik berlabel halal memberikan rasa aman dan mengurangi kekhawatiran konsumen, kebijakan ini juga membantu konsumen muslim dalam memastikan bahwa mereka mengonsumsi atau menggunakan produk kosmetik yang sesuai dengan prinsip-prinsip Islam. Labelisasi halal pada produk kosmetik juga memiliki dampak positif, karena konsumen muslim memilih produk kosmetik yang berlabel halal serta mempertimbangkan dari kualitas, harga, serta keberadaan label halal yang memberikan jaminan terbebas dari bahan yang tidak sesuai dengan syariat Islam.ABSTRACTThis research is motivated by the rise of cosmetic products that do not yet have halal certificates, where the government and Majelis Ulama Indonesia (MUI) always supervise and evaluate halal certificates on cosmetic products in circulation. However, it is still found that some Muslim students still use cosmetic products that do not have a halal certificate or the absence of the MUI halal logo on the packaging. One of the right solutions to overcome this problem is that the government,MUI and BPJPH must always holdsocialization about halal certification to producers and consumers. The purpose of this study is to find out how the evaluation of government policies on halal labeling of cosmetic products, and to find out how the impact of halal labeling of cosmetic products on Muslim studentsin Cianjur Regency. This research uses a qualitative approach with a case study approach method, namely to investigate thoroughly and incentivize multivario phenomena that form the life cycle of a unit with the view of building generalizations about the wider population belonging to that unit. The results of this study show that the evaluation of halal labeling policy on cosmetic products of this policy has a positive impact on the purchasing decisions of Muslim consumers. The stability of cosmetic products labeled halal provides a sense of security and reduces consumer concerns, this policy also helps Muslim consumers in ensuring that they consume or use cosmetic products that comply with Islamic principles. And halal labeling on cosmetic products also has a positive impact, because Muslim consumers choose cosmetic products that are labeled halal and consider the quality, price, and the existence of halal labels that provide guarantees free from ingredients that are not in accordance with Islamic law.
DUNIA USAHA DAN HUBUNGANNYA DENGAN ETIKA BISNIS ISLAM Cahyani, Debi
El-Ecosy : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Vol 3, No 2 (2023): Juli (El-Ecosy: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam)
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/eeki.v3i2.3391

Abstract

ABSTRAKBisnis merupakan sesuatu yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Tidak heran Islam yang berakar pada Al-Qur'an dan As-Sunnah memberikan tuntunan di lapangan bisnis. Bisnis selama bertahun-tahun, diusulkan sebagai bisnis untuk keuntungan sebagai sebisa mungkin, bahkan sampai melakukan trik-trik kotor dan tidak etis. Etika bisnis adalah sangat penting untuk dikedepankan di era globalisasi yang sering mengabaikan moral nilai dan etika. Dengan demikian, Islam menekankan bahwa kegiatan bisnis manusia makhluk tidak semata-mata dimaksudkan sebagai cara untuk memuaskan keinginan, tetapi lebih pada menemukan kehidupan yang seimbang dengan sikap positif daripada destruktif. Ini makalah ini bertujuan untuk mengkaji etika bisnis dari perspektif al-Qur'an dalam sebuah upaya membangun bisnis syariah untuk menghadapi tantangan bisnis di masa depan. Bisnis dalam konklusi Al-Qur'an disebut dengan aktivitas sekaligus materi bisnis yang layak, jika mereka memenuhi kebutuhan material dan spiritual secara seimbang, tidak mengandung kepalsuan, kehancuran dan ketidakadilan. Tapi mengandung nilai persatuan, keseimbangan, kehendak bebas, akuntabilitas, kebenaran, kebajikan dan kejujuran. Penelitian ini menggunakan metode kulitatif dengan jenis kepustakaan yang bersifat deskriptif.ABSTRACTBusiness is something that is very important in human life. No wonder Islam is rooted in the Qur'an and Sunnah provide guidance in the field of business. Business for many years, was suggested as a business for profit as much as possible, even to go to the dirty tricks and unethical. Business ethics is very important to put forward in the era of globalization often ignore the moral values and ethics. Thus, Islam emphasizes that the business activities of human beings are not merely intended as a way to satisfy the desire, but rather on finding a balanced life with a positive attitude rather than destructive. This paper aims to examine business ethics from the perspective of the Qur'an in an effort to build an Islamic business to business challenges in the future. Business in the conclusion of the Qur'an called activities as well as materials. A viable business, if they meet the material and spiritual needs in a balanced, contains no falsehood, destruction and injustice. But it contains the value of unity, equilibrium, free will, accountability, truth, virtue and honesty. This research employs a qualitative method with a descriptive library research type.
ANALISIS PRINSIP 5C DALAM PEMBERIAN KREDIT GUNA BHAKTI UNTUK MEMINIMALISIR KREDIT BERMASALAH PADA BANK BJB KANTOR CABANG PEMBANTU BANJARAN Djuarni, Wenny; Pondianty, Windi Arini
El-Ecosy : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Vol 3, No 2 (2023): Juli (El-Ecosy: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam)
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/eeki.v3i2.3701

Abstract

ABSTRAK Kredit merupakan penghasilan atau pendapatan utama di sektor perbankan. Kredit Guna Bhakti menjadi produk unggul di Bank BJB, dan menjadi produk yang rentan mengalami masalah dalam pengembalian. Dalam meminimalisir kredit bermasalah, tahapan analisis kredit harus menerapkan prinsip 5C secara maksimal.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui imlementasi prinsip 5C dalam meminimalisir kredit bermasalah di Bank BJB Kantor Cabang Pembantu Banjaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif kualitatif yaitu metode yang menggunakan data deskriptif berupa kalimat tertulis serta lisan dari objek yang diamati. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan proses implementasi prinsip 5C dalam pemberian Kredit Guna Bhakti di Bank BJB KCP Banjaran telah dilakukan sesuai dengan prinsip yang ditetapkan. Dengan tingkat koletibilitas di kategori lancar, membuktikan bahwa Prinsip 5C dengan kredit bermasalah memiliki hubungan yang erat.ABSTRACTCredit is the main source of income in the banking sector. Kredit Guna Bhakti has become a flagship product at Bank BJB and is susceptible to repayment issues. To minimize problem loans, the credit analysis process must fully adhere to the 5C principles. This research aims to assess the implementation of the 5C principles in minimizing problem loans at Bank BJB Branch Office Banjaran. The research methodology employed in this study is qualitative descriptive analysis, which utilizes written and oral descriptive data from the observed subjects. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. The results of this study indicate that the implementation of the 5C principles in providing Kredit Guna Bhakti at Bank BJB KCP Banjaran has been carried out by the established principles. With a collectibility rate categorized as current, this demonstrates a close relationship between the 5C principles and problem loans.