Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP)
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) merupakan salah satu ajang mempertemukan para peneliti disemua bidang pada tingkat nasional. Tujuan diadakan kegiatan ini agar peneliti akan mampu mengembangkan jaringan sosial, bertukar pengetahuan dan membangun jaringan yang kuat antara komunitas riset Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan setiap tahun oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas PGRI Adi Buana
Articles
970 Documents
Pengaruh Spiritual Emotional Freedom Technique Terhadap Dismenore Pada Remaja Putri
Murniati Ningsih;
Nyna Puspita Ningrum;
Nina Hidayatunnikmah
SNHRP Vol. 5 (2023): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 5 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak Menstruasi merupakan proses pengeluaran darah dari uterus disertai serpihan selaput dinding uterus pada Wanita dewasa yang terjadi secara periodik . Remaja putri yang mengalami menstruasi sebagian besar akan mengalami dismenore. Nyeri dismenore biasanya terasa sehari sebelum masa menstruasi dan berlangsung selama dua hari atausampai berakhirnya masa menstruasi. Penyebab dismenore bermacam macam bisa suatu proses tanda dari penyakit, stress yang berlebihan serta meningkatnya hormon prostaglandin. Yaitu teori yang menyatakan saat menstruasi terjadi karena adanya peningkatan produksi hormone prostaglandin oleh dinding Rahim. Angka kejadian dismenore di dunia sangat besar, rata-rata lebih dari 50 Persen perempuan mengalami dismenore primer. Dismenore dapat diatasi dengan dua cara, yaitu farmakologi dan non farmakologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Terapi SEFT (spiritual emotional freedom technique) terhadap dismenore. Desain penelitian ini adalah eksperimen semu (Quasi Eksperiment) dengan rancangan With Control group Pre Test and Post Test Desaign. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 105 remaja putri Teknik purposive sampling. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 1 Klampis Bangkalan dengan variable independent terapi spiritual emotional freedom technique (SEFT) dan variable dependen skala nyeri dismenore. Instrument lembar observasi dengan skala Visual Anolougue Scale (VAS). Analisis menggunakan uji Paired t test , hasil peelitian didapatkan sebelum dan sesudah terapi spiritual emotional freedom technique (SEFT) pada remaja putri di dapatkan dari intensitas nyeri sedang 67,9 Persen menjadi nyeri ringan dan sedang masing masing 42,9 Persen .dari hsil uji statistic dengan uji t Paired Test diperoleh nilai p = 0.000 berarti nilai p < 0,05 dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pemberian terapi spiritual emotional freedom technique (SEFT) terhadap tingkat dismenore pada remaja putri di SMP Negeri 1 Klampis Bangkalan. Disarankan bagi remaja putri untuk dijadikan wawasan remaja bagaimana melakukan terapi spiritual emotional freedom technique (SEFT) untuk menurunkan gejala dismenore pada remaja putri.
Pengaruh Senam Aerobik Low Impact Terhadap Nyeri Dismenore Pada Remaja Putri
Diah Kumalasari;
Nyna Puspita Ningrum;
Nina Hidayatunnikmah
SNHRP Vol. 5 (2023): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 5 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Masa remaja transisi dari anak-anak menjadi dewasa menunjukan maturasi psikologis individu dan ketika memasuki usia pubertas akan terjadi perubahan sistem reproduksi. Menstruasi akan terjadi dan merupakan sebagian dari peristiwa keluarnya darah secara periodic dan siklik (bulanan) disertai pelepasan selaput lender rahim (endometrium) melalui vagina pada wanita yang akan disertai dengan dismenore dari keluhan ginekologis akibat ketidakseimbangan hormone progesterone dalam darah sehingga mengakibatkan timbul rasa nyeri. Penelitia ini betujuan untuk menganalisis pengaruh senam aerobik low impact terhadap penurunan intensitas nyeri dismenore pada remaja putri. Desain penelitian ini adalah Eksperimental dengan Rancangan one grup design pre post test. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja putri dengan sebanyak 39 remaja dengan tehnik total sampling. Penelitian dilaksanakan di Pondok Pesantren Raudatul Ulum Klampis Barat. Variabel independen senam aerobik low impact dan variabel dependen skala nyeri dismenore Instrumen lembar observasi Numeric Rating Scale (NRS). Analisis menggunakan wilcoxon (0,05). Hasil penelitian didapatkan intensitas nyeri dismenore sebelum dilakukan senam Aerobik Low Impact pada remaja putri sebagian besar menunjukan sedang sejumlah 29 (74.4persen). Intensitas nyeri dismenore setelah dilakukan senam Aerobik Low Impact pada remaja putri sebagian besar menunjukan ringan sejumlah 22 (56.4persen). dari hasil uji statistic wilcoxon rank test diperoleh nilai p = 0,000 berarti nilai p < α (0,05) dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh senam Aerobik Low Impact terhadap penurunan intensitas nyeri dismenore pada remaja putri di Pondok Pesantren Raudatul Ulum Klampis Barat. Disarankan bagi remaja putri untuk dijadikan wawasan remaja bagaimana melakukan senam aerobik low impact untuk menurunkan gejala nyeri dismenore pada remaja putri.
Faktor-Faktor Penyebab Kejadian Flour Albus Patalogis Di Wilayah Kerja Puskesmas Klampis
Nurhasanah;
Nyna Puspita Ningrum;
Nina Hidayatunnikmah
SNHRP Vol. 5 (2023): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 5 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Dalam kesehatan reproduksi ada beberapa hal yang sering terjadi pada perempuan, salah satu di antaranya adalah keputihan. Masalah keputihan adalah masalah yang sejak lama menjadi persoalan bagi kaum perempuan. Keputihan tidak selalu bersifat patologis, namun demikian pada umumnya orang menganggap keputihan sebagai hal yang normal. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor – faktor penyebab kejadian flour albus patologis. Desain penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan case control. Populasi dalam penelitian ini adalah wanita usia subur yang mengalami flour albus patologis di wilayah kerja Puskesmas Klampis sejumlah 43 dengan sampel 43 responden. Penelitian dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Klampis Kecamatan Klampis Kabupaten Bangkalan. Variabel independen faktor-faktor penyebab terjadinya flour albus dan variabel dependen kejadian flour albus. Instrumen menggunakan kuesioner dengan analisis menggunakan chi-square/Lambda (0,05). Hasil penelitian uji statistic chi-square diperoleh nilai p = 0,000 dapat disimpulkan bahwa ada hubungan usia dengan terjadinya flour albus patologis. Uji statistic Lambda diperoleh nilai p = 0,000 dapat disimpulkan bahwa ada hubungan pendidikan dengan terjadinya flour albus patologis. Uji statistic chi-square diperoleh nilai p = 0,033 dapat disimpulkan bahwa ada hubungan pekerjaan dengan terjadinya flour albus patologis. Uji statistic chi-square diperoleh nilai p = 0,000 dapat disimpulkan bahwa ada hubungan status gizi dengan terjadinya flour albus patologis diwilayah kerja Puskesmas Klampis. Disarankan wanita usia subur dapat meningkatkan pengetahuan, personal hygiene organ reproduksi untuk menghindari keputihan patologis dengan selalu berkonsultasi dengan petugas kesehatan agar dapat mengarahkan terhadap perilaku hygiene yang tepat dan benar.
Pengaruh Partisipasi Suami Terhadap Kejadian Unmet Need Pasangan Usia Subur Di Desa Lerpak Wilayah Kerja Puskesmas Geger
Puji Hartini Mundasari;
Setiana Andarwulan;
Anik Latifah
SNHRP Vol. 5 (2023): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 5 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Program keluarga berencana adalah upaya peningkatan kepedulian dan peran serta masyarakat melalui pendewasaan usia perkawinan. Namun masih terjadi Unmet need pada pasangan usia subur yang tidak menginginkan anak ataupun menginginkan anak dengan jarak 2 tahun atau lebih tetapi tidak menggunakan alat kontrasepsi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh partisipasi suami terhadap kejadian unmet need. Desain penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasangan usia subur yang tercatat sejumlah 54 dengan sampel 47 responden dengan tehnik random sampling. Penelitian dilaksanakan di Desa Lerpak wilayah kerja Puskesmas Geger. Variabel independen partisipasi suami dan variabel dependen kejadian unmet need. Instrumen kuesioner. Analisis menggunakan Lambda (0,05). Hasil penelitian didapatkan partisipasi suami hampir setengahnya menunjukan cukup sejumlah 20 (42.6Persen). Kejadian unmet need pasangan usia subur sebagian besar menunjukan Tidak: PUS menggunakan KB sejumlah 26 (55.3persen). Dari hasil uji statistic chi-square diperoleh nilai p = 0,000 berarti nilai p < α (0,05) dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh partisipasi suami terhadap kejadian unmet need pasangan usia subur di Desa Lerpak Wilayah Kerja Puskesmas Geger. Disarankan pasangan usia subur dapat membuat keputusan yang baik terhadap penentuan program keluarga yang harus di ikuti supaya dapat membentuk keluarga berencana, dan partisipasi suami yang merupakan pemberi keputusan dalam keluarga dapat mencari informasi tentang program keluarga berencana sepaya menjadi motivator ibu dalam mengikuti program keluarga berencana yang di tetapkan pemerintah.
Pengaruh Pelvic Rocking Terhadap Penurunan Nyeri Punggung Pada Ibu Hamil TRimester III Di Puskesmas Socah Bangkalan
Ria Agustin;
Tetty Rihardini;
Solichatin
SNHRP Vol. 5 (2023): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 5 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Perubahan fisik maupun psikis akan terjadi pada ibu selama kehamilan, perubahan postur tubuh karena pusat gravitasi tubuhnya bergeser ke depan seiring dengan pertumbuhan rahim selama kehamilan. Postur tubuh yang buruk selama kehamilan akan menyebabkan tubuh meregang lebih jauh dan menjadi lebih lelah, terutama di bagian punggung, Nyeri punggung dapat menjadi masalah, membuat ibu kelelahan secara emosional dan fisik serta mengganggu aktivitas fisik sehari-hari termasuk relaksasi, konsentrasi, dan interaksi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pelvic Rocking Terhadap Penurunan Nyeri Punggung Pada Ibu Hamil Trimester III. Desain penelitian ini adalah Eksperimental dengan Rancangan pretest-posttest with control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester III sebanyak 38 dengan sampel 30 dengan teknik random sampling. Penelitian dilaksanakan di Puskesmas Socah Bangkalan. Variabel independen Pelvic Rocking Exercise dan variabel dependen penurunan nyeri punggung ibu hamil. Instrumen lembar observasi. Analisis menggunakan wilcoxon (0,05). Hasil penelitian didapatkan nyeri punggung ibu hamil sebelum dilakukan pelvic rocking exersice pada kelompok perlakuan sebagian besar menunjukan nyeri berat sejumlah 9 (60Persen ) dan pada kelompok kontrol sebagian besar menunjukan nyeri berat sejumlah 10 (66.7Persen). Hasil uji statistic wilcoxon pada kelompok kontrol diperoleh nilai p = 0,414 berarti nilai p > α (0,05) dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh tanpa pelvic rocking exersice terhadap penurunan nyeri punggung pada ibu hamil trimester iii di Puskesmas Socah Bangkalan. Disarankan petugas yang akan membantu persalinan berupaya pada ibu hamil yang mengalami nyeri punggung dengan melakukan Pelvic Rocking Exersice supaya dapat menurunkan nyeri punggung
Pengaruh Pemberian Teh Rosella Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Pada Remaja Putri
Tarwihah;
Nyna Puspita Ningrum;
Nina Hidayatunnikmah
SNHRP Vol. 5 (2023): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 5 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Anemia masih menjadi salah satu masalah gizi yang sering dijumpai di dunia, khususnya di Negara berkembang seperti Indonesia. Anemia merupakan masalah gizi yang banyak diderita oleh wanita terutama pada remaja putri. Remaja putri memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami anemia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian teh rosella terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada remaja putri. Desain penelitian ini adalah Eksperimental dengan Rancangan one grup design pre post test. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja putri dengan sebanyak 36 dengan tehnik random sampling. Penelitian dilaksanakan di SMA Al-Ghozali Buduran Arosbaya Barat Bangkalan Madura. Variabel independen pemberian teh rosella dan variabel dependen kadar hemoglobin Instrumen lembar observasi dan hematologi analyzer. Analisis menggunakan wilcoxon (0,05). Hasil penelitian didapatkan kadar hemoglobin pada remaja putri sebelum diberikan teh rosella seluruhnya menunjukan tidak normal <12 gr/dl sejumlah 36 (100Persen). Kadar hemoglobin pada remaja putri sesudah diberikan teh rosella sebagian besar normal >12 gr/dl sejumlah 19 (52.8persen). Dari hasil uji statistic wilcoxon rank test diperoleh nilai p = 0,000 berarti nilai p < α (0,05) dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pemberian teh rosella terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada remaja putri di SMA Al-Ghozali Buduran Arosbaya Barat Bangkalan Madura. Disarankan untuk remaja putri yang mengalami anemia untuk mengkonsmi teh rosella dengan disertai peningkatan asupan makanan yang berkualitas dan mengurangi beban kerjannya.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pemilihan Alat Kontrasepsi Jangka Panjang Di Desa Sanggraagung Bangkalan
Yuli Hermianti;
Setiana Andarwulan;
Anik Latifah
SNHRP Vol. 5 (2023): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 5 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Metode Kontrasepsi Jangka Panjang merupakan usaha dalam menekan pertumbuhan penduduk. Pasangan Usia Subur dapat menentukan pilihan kontrasepsi sesuai dengan kondisi kebutuhannya. Peserta KB aktif memilih suntikan dan pil sebagai alat kontrasepsi yang dominan dibanding dengan metode kontrasepsi jangka panjang. Penelitian ini bertujuan menganalisis Faktor yang mempengaruhi pemilihan alat kontrasepsi jangka panjang. Desain penelitian ini adalah kuantitatif dengan Analisis Observasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Akseptor MJKP yang terdata dalam register KB yang berada di Desa Sanggraagung Bangkalan 55 dengan sampel 40 responden. Penelitian dilaksanakan di Desa Sanggraagung Bangkalan dari bulan Januari – Mei 2023. Variabel independen usia, paritas, tingkat pendidikan, tujuan KB, pengetahuan dan variabel dependen Pemilihan Alat Kontrasepsi Jangka Panjang. Instrumen menggunakan kuesioner dengan analisis menggunakan spearman rank (0,05). Hasil penelitian dari hasil uji statistik terdapat pengaruh usia dengan pemilihan alat kontrasepsi jangka panjang dengan nilai p = 0.002. Terdapat pengaruh paritas dengan pemilihan alat kontrasepsi jangka panjang dengan nilai p = 0.042. Terdapat pengaruh tingkat pendidikan dengan pemilihan alat kontrasepsi jangka panjang dengan nilai p = 0.036. Terdapat pengaruh tujuan KB dengan pemilihan alat kontrasepsi jangka panjang dengan nilai p = 0.000. Terdapat pengaruh tingkat pengetahuan dengan pemilihan alat kontrasepsi jangka panjang dengan pemilihan alat kontrasepsi jangka panjang dengan nilai p = 0.009. Faktor yang paling berpengaruh terhadap pemilihan alat kontrasepsi jangka panjang adalah paritas dan usia di Desa Sanggraagung Bangkalan. Disarankan wanita usia subur dapat meningkatkan informasi untuk dapat memilih program kontrasepsi jangka panjang yang sesuai dengan kebutuhan dirinya dan keluarga
Perbedaan Tekanan Darah Pada Akseptor KB Suntik Progestin Dan Suntik Kombinasi Di Desa Parseh Puskesmas Jaddih
Sri Istatik;
Setiana Andarwulan;
Anik Latifah
SNHRP Vol. 5 (2023): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 5 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kontrasepsi adalah usaha untuk mencegah kehamilan yang bertujuan untuk menjarangkan kehamilan, merencanakan jumlah anak dan meningkatkan kesejahteraan keluarga agar dapat memberikan perhatian dan pendidikan yang maksimal pada anak Kontrasepsi suntik sering dipakai karena merupakan metode kontrasepsi jangka panjang yang daya kerjanya panjang/lama dan sangat efektif, pemakaiannya sangat praktis, harganya relatif murah, aman dan tidak membutuhkan pemakaian setiap hari atau setiap akan berhubungan seksual, tetapi tetap reversible. Namun alat kontrasepsi suntik juga mempunyai berbagai efek samping seperti perubahan tekanan darah. Penelitian analitik observasional dengan cross sectional. Populasi dan sampel akseptor KB suntik sebanyak 66 orang di Desa Parseh Puskesmas Jaddih pada bulan Januari – Maret 2023 dengan tehnik total sampling. Variabel Akseptor KB suntik dan Tekanan Darah. Instrumen yang digunakan adalah lembar kueioner dan SOP tekanan darah. Hasil penelitian penggunaan KB suntik progestin dengan tekanan darah didapatkan mean 1.48 , standart deviasi 0.566, standart deviasi error mean 0.098. Penggunaan KB suntik kombinasi dengan tekanan darah didapatkan mean 2.36, standart deviasi 0.822, standart deviasi error mean 0.143. Sedangkan signifikansi (α ) yang didapatkan antara penggunaan KB suntik progestin dan kombinasi dengan tekanan adalah 0.000 yang berarti ada perbedaan tekanan darah pada akseptor KB suntik progestin dan suntik kombinasi. Saran bagi ibu menignkatkan pengetahuan tentang erbedaan tekanan darah pada akseptor kb suntik progestin dan suntik kombinasi.
Efektifitas Abdominal Stretching Exercise Terhadap Intensitas Dysmenorrhea Pada Remaja Putri Di Smp Al-Asiyah Desa Dlemer Arosbaya
Dwinda Dian Nanik;
Nyna Puspita Ningrum;
Nina Hidayatunnikmah
SNHRP Vol. 5 (2023): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 5 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Remaja adalah usia individu mulai berinteraksi dengan orang dewasa. Memasuki masa remaja ada beberapa jenis hormon yang mulai berperan aktif terutama hormon estrogen dan progesteron, sehingga pada tubuh wanita tertentu akan mengalami perubahan. Disamping hal tersebut, wanita yang sudah memasuki masa remaja akan mengalami menstruasi. Wanita yang sudah menstruasi akan merasakan keluhan-keluhan yang mengganggu salah satunya dysmenorrhea atau nyeri haid.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Efektifitas Abdominal Stretching Exercise Terhadap Intensitas Dysmenorrhea Pada Remaja Putri di SMP Al-Asiyah Desa Dlemer Arosbaya. Metode penelitian menggunakan preeksperimental design dengan metode pendekatan one group pretest – posttest design. Hasil penelitian menunjukkan intensitas dysmenorrhea sebelum dilakukan Abdominal Stretching Exersice sebagian besar mengalami nyeri paling buruk sebanyak 19 responden (32,76 persen) dan sesudah dilakukan Abdominal Stretching Exersice sebagian besar yaitu 19 responden (32.76 persen) mengalami tidak nyeri. Uji statistic menggunakan Wilcoxon Signed Ranks Test didapatkan p-value 0,000 < α 0,05, artinya terjadinya efektifitas Abdominal Stretching Exercise terhadap intensitas dysmenorrhea Pada Remaja Putri di SMP Al-Asiyah Desa Dlemer Arosbaya.
Pengaruh Pemberian Terapi Musik Terhadap Respon Nyeri Pasca Imunisasi Campak Pada Bayi Usia 9-12 Bulan Di Polindes Karang Asem
Siti Komariyah;
Retno Setyo Iswati;
Desta Ayu.C.R
SNHRP Vol. 5 (2023): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 5 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Imunisasi dasar adalah upaya untuk meningkatkan kekebalan secara aktif terhadap suatu penyakit yang diakibatkan oleh virus dan bakteri sehingga apabila suatu saat terpapar dengan penyakit tersebut tidak akan sakit atau hanya mengalami sakit ringan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian terapi musik terhadap respon nyeri pasca imunisasi campak pada bayi usia 9-12 bulan. Desian penelitian ini Quasi Experiment dengan desain Two Pretest-Posttest Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh bayi usia 9 – 12 bulan yang dilakukan imunisasi campak berjumlah 43 dengan sampel 38 bayi. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Accidental Sampling. Variabel independen pemberian terapi musik Variabel dependen respon nyeri pasca imunisasi campak. Instrumen menggunakan Skala Wong Baker. Anailsa menggunakan uji wilcoxon (0,05). Hasil penelitian didapatkan uji statistic wilcoxon pada kelompok intervensi diperoleh nilai p = 0,000 < α (0,05) dengan demikian disimpulkan bahwa ada pengaruh pemberian terapi musik terhadap respon nyeri pasca imunisasi campak bayi usia 9 – 12 bulan. pada kelompok kontrol diperoleh nilai p = 0,157 > α (0,05) demikian dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh pemberian tanpa terapi musik terhadap respon nyeri pasca imunisasi campak bayi usia 9 – 12 bulan. Ada perbedaan pengaruh pemberian terapi music terhadap respon nyeri pasca imunisasi campak bayi usia 9-12 bulan antara kelompok intervensi dan control Saran ibu dengan petugas dapat menerapkan relaksasi terapi musik ketika melakukan imunisasi supaya bayi lebih tenang dan relax dan bayi tidak menjadi fokus terhadap nyeri yang di alami.