cover
Contact Name
Fadhlan Muchlas Abrori
Contact Email
fadhlan1991@gmail.com
Phone
+6281944925268
Journal Mail Official
fadhlan1991@gmail.com
Editorial Address
Jl. Amal Lama no. 1 Pantai Amal Jurusan Pendidikan Biologi, Universitas Borneo Tarakan
Location
Kota tarakan,
Kalimantan utara
INDONESIA
Borneo Journal of Biology Education (BJBE)
ISSN : 27156826     EISSN : 27146073     DOI : 10.52222/bjbe
Borneo Journal Of Biology Education (BJBE), Jurnal Pendidikan Biologi merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Borneo Tarakan. BJBE merupakan media publikasi ilmiah seperti gagasan, Kajian, dan hasil penelitian yang berkualitas terkait Biologi dan Pendidikan Biologi yang mempunyai tujuan pendidikan nasional. Cakupan kajian perkembangan ilmu Biologi dan pembelajaran biologi dari penelitian serta aplikasinya dalam dimasa yang akan datang. Borneo Journal Of Biology Education (BJBE) Terbit 2 kali setahun pada bulan April dan Oktober.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2020): April" : 7 Documents clear
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DAN KETERAMPILAN METAKOGNITIF TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII SMP NEGERI DI KABUPATEN NUNUKAN Poetri, Dini Andini; Nugroho, Endik Deni; Vlorensius, Vlorensius
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 2, No 1 (2020): April
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Biology Education Departement

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.668 KB) | DOI: 10.35334/bjbe.v2i1.1735

Abstract

Kecerdasan emosional merupakan kemampuan siswa dalam mengenali dan mengontrol emosi diri, sehingga berdampak positif pada saat mengikuti pembelajaran. Kecerdasan emosional erat kaitannya dengan keterampilan metakognitif. Keterampilan metakognitif adalah kemampuan siswa untuk mengontrol proses belajarnya, mulai dari tahap perencanaan, memilih strategi yang tepat sesuai masalah yang dihadapi kemudian melihat kemajuan dalam belajar dan mengoreksi jika terjadi kesalahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kecerdasan emosional terhadap hasil belajar siswa dan menganalisis hubungan antara keterampilan metakognitif terhadap hasil belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian survey dengan menggunakan metode deskriptif korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah 920 siswa kelas VII seluruh SMP Negeri di Kabupaten Nunukan dan sampel penelitian adalah 242 siswa dengan penentuan sampel menggunakan rumus Nomogram Harry King. Keseluruhan data diperoleh berdasarkan skor dari angket kecerdasan emosional, tes essai keterampilan metakognitif, dan tes pilihan ganda hasil belajar siswa. Kemudian, data dianalisis dengan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional memiliki korelasi terhadap hasil belajar siswa sebesar 0,122 yang berarti kecerdasan emosional tidak memiliki hubungan terhadap hasil belajar siswa. Disamping itu, keterampilan metakognitif memiliki korelasi terhadap hasil belajar siswa sebesar 0,029 yang berarti keterampilan metakognitif memiliki hubungan terhadap hasil belajar siswa. Sumbangan efektif kecerdasan emosional terhadap hasil belajar sebesar 0,9% dan sumbangan relatifnya 34%. Selanjutnya, sumbangan efektif keterampilan metakognitif terhadap hasil belajar sebesar 1,3% dan sumbangan relatifnya 48%. Kata kunci: Kecerdasan emosional, Metakognitif, hasil belajar
ETNOBOTANI TUMBUHAN FAMILY ARECACEAE DI KOTA TARAKAN Kurniawan, Yoga Noval; Nuraini, Nuraini; Kamelia, Kamelia; Mantang, Resti; Zulfadli, Zulfadli; Rupa, Darius
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 2, No 1 (2020): April
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Biology Education Departement

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/bjbe.v2i1.1736

Abstract

Etnobotani adalah cabang ilmu yang mempelajari hubungan manusia dengan tumbuhan dan lingkungannya.Tumbuhan Arecaceae adalah salah satu family tumbuhan terpenting bagi manusia yang jenisnya banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya sebagai bahan kerajinan, makanan, minuman, obat tradisional, hiasan, bahan bangunan, dan sebagainya. Bagian tumbuhan yang dimanfaatkan oleh masyarakat terdiri dari  akar,  batang,  daun,  bunga  dan buah. Kota Tarakan merupakan salah satu kota yang banyak memanfaatkan family tersebut. Pemanfaatan family ini diantaranya digunakan sebagai bahan pangan, obat-obatan dan lain sebagainya. Akan tetapi, saat ini family tersebut di kota Tarakan hanya beberapa kelompok masyarakat saja yang masih memanfaatkannya secara tradisional. Penelitian ini berguna untuk memberikan informasi kepada masyarakat modern mengenai jenis kelas Arecaceae yang ada di Tarakan dan pemanfaatanya oleh masyarakat secara tradisional.Penelitian ini dilakukan pada tanggal 8 Oktober 2019 dan berlangsung selama dua bulan yaitu dari bulan Oktober sampai bulan November 2019.Alat dan bahan yang digunakan yaitu kamera, alat tulis dan lembar observasi.Objek penelitian ini adalah jenis tumbuhan Arecaceae yang dimanfaatkan oleh masyarakat Kota Tarakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu crution atau jelajah, observasi dan wawancara. Teknik pengambilan responden menggunakan snowball sampling. hasil yang didapatkan pada penelitian ini yaitu jenis-jenis tumbuhan yang termasuk kedalam family Arecaceae yang ditemukan adalah Cocus nucifera, Areca catechu, Chrysalidocarpus lutescens, Elaeis gulneensis, Arenga pinnata, Zalaca edulis. Tumbuhan tersebut di masyarakat kota Tarakan dimanfaatkan sebagai bahan pangan, obat tradisional dan lainnyaKata kunciEtnobotani, Arecaceae, Tarakan
PROFIL KECENDERUNGAN GAYA BELAJAR MAHASISWA SEMESTER AWAL JURUSAN PENDIDIKAN BIOLOGI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN Adhani, Aidil
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 2, No 1 (2020): April
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Biology Education Departement

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.633 KB) | DOI: 10.35334/bjbe.v2i1.1839

Abstract

Mahasiswa merupakan kumpulan individu dengan berbagai karakter. Salah satu karakter yang bisa dibedakan adalah gaya belajarnya. Gaya belajar merupakan kebiasaan belajar yang disenangi oleh mahasiswa untuk mempermudah mempelajari topik perkuliahan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kecenderungan gaya belajar mahasiswa baru jurudan Pendidikan biologi FKIP UBT agar dosen dapat memfasilitasi dengan baik kebutuhan belajar mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan angket gaya belajar sebagai instrument penelitian. Hasil analisis data menujukkan bahwa persentase gaya belajar visual (46,67%), auditorial (30%), kinestetik (8,33%), visual-auditorial (11,67), dan visual kinestetik (3,33%). Kecenderungan gaya belajar mahasiswa yang dominan yaitu visual dan yang persentase terendah yaitu gaya belajar kinestetik.Kata kunciAuditorial, kinestetik, learning style, mahasiswa, visual
PENGARUH PENERAPAN PENDEKATAN SETS (SCIENCE, ENVIRONMENT, TECHNOLOGY AND SOCIETY) PADA MATA PELAJARAN IPA TERHADAP LITERASI SAINS SISWA KELAS VII DI SMP NEGERI 2 TARAKAN Ulfah, Nurul; Ibrahim, Ibrahim; Vlorensius, Vlorensius
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 2, No 1 (2020): April
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Biology Education Departement

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/bjbe.v2i1.1737

Abstract

Kemampuan siswa dalam menguasai dan mempelajari ilmu pengetahuan berkaitan erat dengan perkembangan sains dan teknologi yang saat ini semakin pesat sehingga siswa dituntut agar memiliki kemampuan literasi sains yang baik. Salah satu pendekatan pembelajaran yang memungkinkan untuk digunakan di kelas dalam usaha meningkatkan literasi sains siswa ialah melalui pendekatan SETS (Science, Environment, Technology and Society). Titik pusat pembelajaran sains berwawasan SETS ialah penggabungan antara konsep sains yang dipelajari dan implikasinya terhadap lingkungan, teknologi dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan pendekatan SETS terhadap literasi sains siswa. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain penelitian time series. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 2 Tarakan dan sampel penelitian adalah kelas VII J. Hasil penelitian uji homogenitas dan uji normalitas didapatkan hasil bahwa data homogeny dan normal. Analisis uji T sampel berpasangan diperoleh hasil dengan nilai signifikasi 0,000. Jika sig(2-tailed) 0,05 maka Ha diterima, kesimpulannya bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara pretes dan postes. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1) Pendekatan SETS berpengaruh dan terdapat perbedaan yang signifikan antara pretes pertama hingga keempat dengan postes pertama hingga keempat, 2) Grafik hasil penelitian menunjukkan hasil nilai rata-rata pretes stabil dan konsisten kemudian setelah diberikan perlakuan keadaannya meningkat secara konsisten pula. Kata kunci: Literasi Sains, Pembelajaran IPA, Pendekatan SETS.
KERAGAMAN PROTISTA DI HUTAN MANGROVE SEBAGAI SUMBER BELAJAR MAHASISIWA PENDIDIKAN BIOLOGI UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN Wijarini, Fitri; Nursia, Nursia; Listiani, Listiani
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 2, No 1 (2020): April
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Biology Education Departement

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.725 KB) | DOI: 10.35334/bjbe.v2i1.1840

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman Protista di hutan mangrove . pengambilan sampel dilakukan di keempat titik/plot yaitu plot A, B, C, dan D dimana masing- masing diukur sejauh 5 meter kedalam. Masing-masing Plot diberi perlakuan dengan diberikan rendaman jerami, diberikan rendaman serasah daun dan tidak diberi perlakuan. Hasil penelitian menunujukkan bahwa sebagain besar Protista yang ditemukan adalah Protista mirip hewan atau protozoa. Untuk Protista mirip alga hanya alga clorophyta yang ditemukan sedangkan alga mirip jamur tidak ditemukan. Keragaman protozoa yang ditemukan berasal dari kelas ciliate. Keragaman Protista hasil penelitian di hutan mangrove dapat digunakan sebagai sumber belajar mahasiswa penempuh mata kuliah Protista. Pemanfaatan keragaman Protista sebagai sumber belajar memberikan pengalaman yang nyata bagi mahasiswa .Kata kunciKeragaman Protista, Sumber belajar
STUDI VARIASI MORFOLOGI GENUS IPOMOEA DI KOTA TARAKAN Nadila, Nadila; Arifah, Mardhiyah Noor; Nurshakila, Nurshakila; Febriansyah, Anca Rizki; Vlorensius, Vlorensius; Zulfadli, Zulfadli
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 2, No 1 (2020): April
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Biology Education Departement

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.558 KB) | DOI: 10.35334/bjbe.v2i1.1738

Abstract

Ipomoea merupakan salah satu genus dari family Convolvulaceae. Ipomoea umumnya di konsumsi oleh masyarakat karena  memiliki kandungan gizi seperti vitamin A, vitamin C dan unsur mineral seperti zat kapur, zat besi, magnesium, dan fosfor yang dibutuhkan oleh tubuh manusia, Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk megetahui variasi morfologi genus Ipomoea di Kota Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November sampai dengan Desember 2019. Pengambilan sampel dilakukan dengan mengunakan metode cruising/jelajah. Hasil dari penelitian yaitu ditemukan 5 lima jenis tumbuhan dari genus Ipomoea di Tarakan. Kelima jenis tersebut yaitu Ubi kates (Ipomoe cairica), Tapak Kuda (Ipomoe pes-caprae (L.), Kangkung Pagar (Ipomoe carnea Jacq), Ubi jalar (Ipomoea batatas L.) dan Kangkung air (Ipomoe aquatica). Bagian morfologi yang paling bervariasi antar satu spesies dengan spesies lain pada genus Ipomoea adalah warna pada bunga serta arah tumbuhnya.Kata kunciVariasi, Morfologi, Genus Ipomoea, Tarakan
PENGETAHUAN MASYARAKAT KALIAMOK – MALINAU TENTANG TUMBUHAN OBAT Setiawan, Ade; Abrori, Fadhlan Muchlas
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 2, No 1 (2020): April
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Biology Education Departement

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.391 KB) | DOI: 10.35334/bjbe.v2i1.1740

Abstract

Tujuan penelian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pengetahuan antara masyarakat generasi tua dan generasi muda terkait tumbuhan obat. Terdapat perbedaan pengetahuan antara generasi muda dan generasi tua terkait tumbuhan obat. Berdasarkan data yang diperoleh generasi tua setidaknya masih menggunakan 12 spesies tumbuhan obat dalam kehidupan sehari-hari. Sementara generasi muda hanya menggunakan 7 spesies. Kata kunciPengetahuan Masyarakat, Tumbuhan Obat

Page 1 of 1 | Total Record : 7