Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENINGKATAN PRODUKSI PETANI BUDIDAYA LELE DI KELURAHAN MAMBURUNGAN TIMUR MELALUI PELATIHAN TEKNOLOGI BIOFLOK Awaludin, Awaludin; Maulianawati, Diana; Rukisah, Rukisah; Nursia, Nursia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : LPPM UBT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.773 KB) | DOI: 10.35334/jpmb.v2i2.523

Abstract

Peran produksi ikan sebagai benteng ketahanan pangan nasional, hingga kini dinilai masih belum maksimal.Potensi perikanan air tawar di Kota Tarakan sangat menjanjikan hal ini disebabkan tingginya permintaan ikanair tawar. Salah satu komoditi perikanan yang di budidaya di Kota Tarakan yaitu ikan lele. Permintaan ikanlele sangat tinggi menuntut adanya peningkatan produktifitas. Banyak metode yang telah dilakukan dalammeningkatkan produksi, salah satunya adalah teknologi bioflok. Teknologi bioflok adalah teknik manajemenkualitas air yang didasarkan pada pertumbuhan dan pengendalian bakteri. Teknologi bioflok mampumemperbaiki kualitas air dan dapat dijadikan pakan langsung oleh organisme budidaya, sehingga mampumengurangi biaya produksi. Teknologi ini telah banyak diaplikasikan pada organisme budidaya salah satunyaadalah ikan lele. Teknik budidaya ikan lele yang dilakukan di Tarakan dengan menggunakan metodekonvensional sehingga biaya produksi tinggi, penggunaan pakan yang tinggi serta tingkat kelulusanhidupanikan lele rendah. Sehingga pelatihan yang dilakukan di Kelurahan Mamburungan Timur Kota Tarakanbertujuan untuk meningkatkan produksi petani budidaya ikan lele dengan menggunakan teknologi bioflok.
PENGEMBANGAN MAJALAH BIOPEDIA BERDASARKAN PENELITIAN STUDI KEANEKARAGAMAN DAN KELIMPAHAN BELALANG (ORDO ORTHOPTERA) DI HUTAN PENELITIAN UNVERSITAS BORNEO TARAKAN Nurshakila Nurshakila; Nursia Nursia; Fatmawati Fatmawati
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 3, No 2 (2021): Oktober
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/bjbe.v3i2.2536

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan pada produk majalah biopedia sebagai sumber belajar bagi siswa SMA pada materi invertebrata kelas insekta. Jenis penelitian ini adalah Research and Developmen (RD) dengan desain penelitian model Borg and Gall (1983). Adapun langkah- langkah model Borg and Gall (1983) yang digunakan pada penelitian ini yaitu dimulai dari penelitian dan pengumpulan data awal, perencanaan, pengembangan produk awal, uji coba produk dan revisi produk. Analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil pengembangan produk majalah mendapatkan nilai validasi dari ahli media dengan rata-rata 95% (sangat layak), ahli materi dengan rata-rata 92% (sangat layak), ahli bahasa dengan rata-rata 97,5% (sangat layak) dan ahli praktisi dengan rata-rata 94% (sangat layak). Penelitian uji coba produk dilakukan dengan uji coba terbatas dan jumlah sampel sebanyak 12 siswa kelas X di SMA Muhammadiyah Boarding School Tarakan, hasil yang diperoleh rata-rata 89% (sangat layak). Dari hasil validasi dan uji coba produk respon siswa di peroleh nilai rata-rata 92,5%. Sehingga majalah biopedia yang berjudul “keanekaragaman hayati belalang orthoptera di hutan penelitian Universitas Borneo Tarakan” sangat layak digunakan sebagai sumber belajar siswa. Kata kunciHutan Penelitian Universitas Borneo Tarakan, Ordo orthoptera, Majalah AbstractThis study aims to determine the feasibility of the product of the biopedia magazine as a learning resource for high school students in the invertebrate class of insects. This type of research is Research and Development (RD) with a research design model of Borg and Gall (1983). The steps of the Borg and Gall (1983) model used in this research are starting from research and initial data collection, planning, initial product development, product testing and product revision. Data analysis used descriptive qualitative and quantitative approaches. The results of magazine product development get validation scores from media experts with an average of 95% (very decent), material experts with an average of 92% (very decent), linguists with an average of 97.5% (very decent) and experts practitioners with an average of 94% (very decent). The product trial research was conducted with a limited trial and the number of samples was 12 students of class X at SMA Muhammadiyah Boarding School Tarakan, the results obtained were an average of 89% (very feasible). From the results of the validation and testing of student response products, an average value of 92.5% was obtained. So the biopedia magazine entitled "Biodiversity of Orthoptera grasshoppers in the research forest of the University of Borneo Tarakan" is very suitable to be used as a source of student learning. KeywordsResearch Forest, University of Borneo Tarakan, Order of Orthoptera, Magazine
ANALISIS KETERAMPILAN PROSES SAINS MAHASISWA MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK Silfia Ilma; Nursia Nursia
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 4, No 2 (2022): Oktober
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/bjbe.v4i2.3229

Abstract

Keterampilan proses sains berperan dalam pengembangan keterampilan mahasiswa dalam memeroleh fakta, konsep, dan pelibatan keterampilan berpikir tingkat tinggi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis keterampilan proses sains mahasiswa dalam pembelajaran berbasis proyek selama pandemi COVID-19. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif. Instrument penelitian yang digunakan adalah lembar observasi keterampilan proses sains. Teknik analisis data dengan menggunakan persentase. Hasil penelitian diperoleh bahwa aspek obeservasi persentase 82 kategori sangat baik, prediksi persentase 80 kategori baik, melakukan pengukuran persentase 73 kategori baik, berkomunikasi persentase 85 kategori sangat baik, dan klasifikasi persentase 71 kategori baik. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah keterampilan proses sains mahasiswa selama masa pandemic COVID-19 tertinggi pada aspek berkomunikasi dengan persentase 85 kategori sangat baik. Kemudian terendah pada aspek klasifikasi dengan persentase 71 kategori baik.  Penerapan pembelajaran berbasis proyek secara online direkomendasikan dalam memberdayakan keterampilan proses sains mahasiswa.
UJI KUALITATIF BERAS KRAYAN DAN POTENSI PENERAPANNYA PADA LEMBAR KERJA SISWA (LKS) SEBAGAI BAHAN AJAR SAINS BIOLOGIUJI KUALITATIF BERAS KRAYAN DAN POTENSI PENERAPANNYA PADA LEMBAR KERJA SISWA (LKS) SEBAGAI BAHAN AJAR SAINS BIOLOGI eikke eikke; fatmawati fatmawati; nursia nursia
Biopedagogia Vol 5, No 2 (2023): November
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/biopedagogia.v5i2.2687

Abstract

This study used both qualitative and quantitative methods to conduct descriptive research. Throught qualitative test and documentation, this study intented to evaluate the content of carbs (reduced sugar) in krayan rice, specifically white Adan, red Adan, black Adan, Tuan Sia, Tuan Boda, Air, Abang, Abang, Kelabit, and Nanung. The Fehling, Benedict. And Iodine test was the qualitative test method employed. Carbohydrates were one of the most important nutrients for human health because they served a variety of tasks, including delivering energy to body cells, particularly brain cells and the central nervous system, which required blood glucose intake. The results of the study on the krayan rice sample revealed a carbohydrate content with the type of decreasing sugar as demonstrated by a shift in color to brick red, but with varying color intensities, concentrated color such as Nanung rice, Adan black rice, Kelabit rice, and Abang rice. Positive test for starch (polysaccharide) carbohydrates, namely Amylose, as evidenced by a blue color change in the sample. With a validation score of 96% and inclusion in the valid evaluation criteria, the result of the qualitative test of krayan rice were poured into the form of students Worksheets (LKS) as Biology Science Teaching Materials for class VIII students, especially in natural science (IPA) subject. Keybords: Carbohydrates, Krayan rice, LKS 
KERAGAMAN PROTISTA DI HUTAN MANGROVE SEBAGAI SUMBER BELAJAR MAHASISIWA PENDIDIKAN BIOLOGI UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN Wijarini, Fitri; Nursia, Nursia; Listiani, Listiani
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 2, No 1 (2020): April
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Biology Education Departement

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.725 KB) | DOI: 10.35334/bjbe.v2i1.1840

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman Protista di hutan mangrove . pengambilan sampel dilakukan di keempat titik/plot yaitu plot A, B, C, dan D dimana masing- masing diukur sejauh 5 meter kedalam. Masing-masing Plot diberi perlakuan dengan diberikan rendaman jerami, diberikan rendaman serasah daun dan tidak diberi perlakuan. Hasil penelitian menunujukkan bahwa sebagain besar Protista yang ditemukan adalah Protista mirip hewan atau protozoa. Untuk Protista mirip alga hanya alga clorophyta yang ditemukan sedangkan alga mirip jamur tidak ditemukan. Keragaman protozoa yang ditemukan berasal dari kelas ciliate. Keragaman Protista hasil penelitian di hutan mangrove dapat digunakan sebagai sumber belajar mahasiswa penempuh mata kuliah Protista. Pemanfaatan keragaman Protista sebagai sumber belajar memberikan pengalaman yang nyata bagi mahasiswa .Kata kunciKeragaman Protista, Sumber belajar
STUDI MORFOLOGI DAN FENETIK IKAN SIDAT (Anguilla sp.) DI KABUPATEN MALINAU, PROVINSI KALIMANTAN UTARA Halimah, Putri; Nursia, Nursia
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 5, No 1 (2023): April
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Biology Education Departement

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/bjbe.v5i1.4124

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui morfologi dan fenetik ikan sidat (Anguilla sp.) di wilayah Kabupaten Malinau sebagai potensi lokal. Lokasi penelitian di Sungai Kabupaten Malinau dengan tiga satasiun yaitu Sungai Malinau Kota, Sungai Malinau Seberang dan Sungai Taras. Metode pengumpulan data menggunakan metode penangkapan secara langsung. Identifikasi dilakukan di Kabupaten Malinau. Parameter yang diukur yaitu Morfologi dan Fenetik ikan sidat (Anguilla sp.). Adapun parameter penunjang berupa faktor lingkungan yang meliputi pH, suhu, Total Dissolve Solid (TDS) dan Dissolved oxigen (DO). Hasil dari penelitian, penulis menyimpulkan ikan sidat yang ditemukan di Kabupaten Malinau yaitu Anguilla celebenensis sebanyak 12 individu dengan karakteristik morfologi yaitu berbentuk ular berwarna gelap dengan corak kuning kecoklatan, permukaan kulit berlendir, sirip ekor meruncing, mulut berbentuk terminal, struktur gigi carniform, sirip dubur, sirip dada dan sirip punggung menyatu. Dendogram temuan sidat di Malinau yang terbentuk memiliki 1 klad dengan nilai similaritas 80%.
Pengaruh Gaya Belajar dan Media Pembelajaran Interaktif terhadap Hasil Belajar Biologi Siswa SMA Negeri 1 Sebatik Nirwana, Nirwana; Fatmawati, Fatmawati; Nursia, Nursia
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 6, No 2 (2024): Oktober
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Biology Education Departement

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/bjbe.v6i2.5105

Abstract

Gaya belajar dan media pembelajaran merupakan hal yang penting dalam proses pembelajaran, oleh karena itu keduanya harus menjadi perhatian bagi tenaga pendidik. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan apakah gaya belajar dan media pembelajaran multimedia interaktif berpengaruh terhadap hasil belajar siswa SMA Negeri 1 pada pembelajaran biologi. Metode penenlitian yang digunakan adalah Quasi Ekperiment dengan desain The Non-Equivalent Control Group. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 1 Sebatik kelas XI Tahun Ajaran 2023/2024 dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 72 siswa yang diambil dengan Teknik Sampling Purposive. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan kuesioner gaya belajar, tes hasil belajar berupa pre-test dan post-test, dan lembar wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistic deskriptif dan analisis statistk inferensial dengan bantuan apalikasi SPSS 26. Berdasarkan hasil uji hipotesis menggunakan analisis kovarian, diperoleh (1) nilai P- value gaya belajar = 0,621, hasil tersebut jika dibandingkan dengan nilai signifikansi 0,005 maka 0,621 0,05. (2) nilai P-value media pembelajaran = 0,016 maka 0,016 0,05. dan (3) nilai P- value interaksi antara gaya belajar dan media pembelajaran = 0,514 maka 0,514 0,05. Hipotesis dari penelitian ini (1) tidak ada perbedaan rata- rata hasil belajar post-test berdasarkan gaya belajar mengacu pada kovarian hasil belajar pre-test. (2) terdapat perbedaan rata-rata hasil belajar post-test berdasarkan penggunaan media pembelajaran mengacu pada kovarian hasil belajar pre-test. (3) tidak ada perbedaan rata-rata hasil belajar post-test berdasarkan interaksi gaya belajar dan penggunaan media pembelajaran mengacu pada kovarian hasil belajar pre-test. Dapat disimpulkan bahwa dalam penelitian ini media pembelajaran berkontribusi terhadap hasil belajar biologi.
The Effect of Project-Based Learning (PjBL) Model on Students’ Science Literacy Skills Qisthina, Rara Amalina; Listiani, Listiani; Nursia, Nursia
Biopedagogia Vol 6, No 2 (2024): November
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/biopedagogia.v6i2.6186

Abstract

This study aimed to determine the effect of the application of Project-Based Learning (PjBL) model on students' science literacy skills at SMA Hang Tuah Tarakan. The study was motivated by the observed low levels of science literacy among students, attributed to a lack of exposure to tasks that require in-depth reasoning and critical thinking. Employing a quantitative approach with a quasi- experimental method, the study utilized a non-equivalent control group with a pretest-posttest design. The population consisted of all tenth-grade students at SMA Hang Tuah Tarakan, with purposive sampling used to select two groups: class X-A and class X-C, comprising a total of 52 students. Data on science literacy were collected through a multiple-choice test instrument. Data analysis included prerequisite testing (normality and homogeneity tests), hypothesis testing, and N- Gain testing to measure improvement. The hypothesis was tested using an Independent Sample T-Test, which revealed a significant difference in science literacy skills between the experimental and control groups, with a Sig. (2-tailed) value of 0.020, which was less than the significance level of  = 0.05. These findings demonstrated that the application of the PjBL model had a positive effect on enhancing students' science literacy skills.
ANALYSIS OF REMEDIAL TEACHING IN BIOLOGY SUBJECT AT CLASS XI SMA NEGERI 1 SEBATIK ACADEMIC YEAR 2022/2023 Masnia, Masnia; Vlorensius, Vlorensius; Nursia, Nursia
Biopedagogia Vol 6, No 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/biopedagogia.v6i1.4706

Abstract

Abstract: A crucial part of the entire teaching and learning process is remedial learning. Teachers attempt to assist students in achieving the best possible learning success through remedial programs. The purpose of this study was to examine Remedial Teaching in biology subject at class XI SMA Negeri 1 Sebatik. This study was qualitative and descriptive in nature. Interviews, observations, and documentation were the methods of data collecting used in this study. Data reduction, data display, and conclusion-making were the stages of data analysis. Source triangulation is the method utilized for triangulation to verify the accuracy of the data. One biology teacher from class XI SMA served as the research subject, and purposive sampling was used to select the sample. The study’s findings demonstrated what biology teacher did when organizing remedial teaching: Biology teacher re-evaluated the situation (made a diagnostic) and chose different courses of action and activities that were not carried out, such as offering assistance and counseling. Regarding the application of remedial teaching: Remedial instruction took place in the classroom. It was time for the End of semester examination (UAS) remedial work to be completed. The group work method was the technique employed. The strategy of the restorative approach was curative. Remedial teaching evaluation involved the teacher summarizing the content to reevaluate learning achievement. Students who had received remedial treatment but were still lacking were given a summary-style reevaluation. Biology teacher only carried out re-diagnoses through observing teaching experiences in each learning process.  Keywods: Remedial Teaching, Planning, Implementation, Evaluation
Distribution and Abundance of Violin Crabs (Uca sp.) In The Mangrove Ecosystem Area of Tarakan City and The Potential of Implementation In Biology Learning Wahid, Abdul; Nursia, Nursia; Adhani, Aidil; Rupa, Darius
Biopedagogia Vol 6, No 2 (2024): November
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/biopedagogia.v6i2.6121

Abstract

The mangrove ecosystem area of Tarakan City has a wide variety of flora and fauna where the dominant group is invertebrate fauna such as snails and crabs, one type of crab in the mangrove ecosystem is the Violin Crab (Uca sp). This type  of  research  is  an  exploratory  descriptive  study  with  a  quantitative  and qualitative. Based on the results of the distribution analysis of the Violin Crab (Uca sp) the distribution percentage value was categorized as group except for Uca vocans which was categorized as normal. Station II, the residential area of Lingkas Ujung, Uca demani, Uca tetragonon, Uca chlorophthalmus crassipes, the percentage distribution is categorized in groups. For the results of the abundance of violin crabs (Uca sp) which has a relatively high relative abundance of species at station I, Uca demani 69.41% is categorized as the highest and Uca vocans 0% is categorized as the lowest and lowest. Station II in the Lingkas Ujung Uca residential area with 79.58% categorized as the highest and Uca chlorophthalmus crassipes 9.54% categorized as the lowest. Finally, for the results of the analysis of the relationship between research and Biology learning regarding violin crab research related to the syllabus for high school biology subjects, namely basic competencies 3.2 Analyzing various levels of biodiversity in Indonesia and their threats and conservation and 4.2 Presenting the results of observations of various levels of biodiversity in Indonesia.