cover
Contact Name
Nursan
Contact Email
mnursan@yahoo.co.id
Phone
+6281915849785
Journal Mail Official
jurnal.agroteksos@unram.ac.id
Editorial Address
Jl. Majapahit No 62 Mataram, NTB, Indonesia
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Agroteksos
Published by Universitas Mataram
ISSN : 08528268     EISSN : 26854368     DOI : https://doi.org/10.29303/agroteksos
Agroteksos merupakan jurnal pertama yang diterbitkan oleh Fakultas Pertanian Universitas Mataram. Agroteksos terdaftar di LIPI dengan p-ISSN (p-ISSN No. 0852-8268) pada 25 Mei 2007, dan e-ISSN (e-ISSN No. 2685-4368) pada 19 Juli 2019, Agroteksos menerbitkan minimal 6 artikel dalam satu edisi yang terbit 3 kali dalam setahun. Untuk peningkatan kualitas, Agroteksos telah menggunakan sistem jurnal online OJS 3. Agroteksos adalah Jurnal Ilmiah Pertanian yang memuat tulisan-tulisan hasil penelitian dan gagasan ilmiah di bidang Ilmu Pertanian, yang meliputi aspek Agronomi (termasuk kajian Pemuliaan, Produksi dan Perlindungan Tanaman, dan Ilmu Tanah), Teknologi dan Sosial Ekonomi Pertanian ( Agroteksos). Agroteksos diterbitkan oleh Fakultas Pertanian Universitas Mataram tiga kali dalam setahun (April, Agustus, dan Desember). Redaksi menerima artikel dalam bahasa Indonesia dan Inggris, baik dari universitas maupun luar universitas, baik dari dalam maupun dari luar negeri.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 480 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENAWARAN CABAI RAWIT DI KECAMATAN NARMADA KABUPATEN LOMBOK BARAT Anwar Anwar; Sri Mulyawati
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 33 No 1 (2023): Jurnal Agroteksos April 2023
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v33i1.840

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran cabai rawit (2) mengetahui pendapatan usahatani cabai rawit, dan (3) mengetahui efisiensi usahatani cabai rawit di Kecamatan Narmada. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat, dari 16 desa yang ada di Kecamatan Narmada ditetapkan tiga desa sebagai daerah sampel yaitu Desa Sembung, Desa Krama Jaya dan Desa Badrain secara purposive sampling atas dasar memiliki produksi cabai rawit yang tinggi, dan penentuan responden dilakukan secara proportional sampling, karena luas tanam yang dimiliki petani berbeda-beda. Analisis data menggunakan regresi linier berganda, biaya dan pendapatan, R/C ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel bebas modal (X1), harga cabai rawit (t) (P1), harga cabai rawit (t-1) (P2), dummy teknologi (D1), dan dummy informasi pasar (D2) secara bersama-sama berpengaruh nyata terhadap penawaran cabai rawit di Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat. Selanjutnya, pengujian secara parsial diperoleh dua variabel bebas yang berpengaruh nyata terhadap penawaran cabai rawit di Kecamatan Narmada yaitu modal (X1) dan dummy teknologi (D1). Rata-rata pendapatan sebesar Rp 23.374.076 per luas lahan garapan atau Rp 57.009.883 per hektar. Usahatani cabai rawit yang dilakukan memberikan nilai R/C ratio sebesar 2,80 artinya setiap Rp 1.000 biaya produksi yang dikeluarkan dalam usahatani cabai rawit akan memperoleh penerimaan sebesar Rp 2.800. Nilai R/C ratio sebesar 2,80 > 1 artinya bahwa usahatani cabai rawit yang dilakukan oleh petani responden di Kecamatan Narmada dikatakan efisien (layak untuk dikembangkan).
STUDI SOSIAL EKONOMI PERIKANAN TANGKAP SKALA KECIL DI KABUPATEN SUMBAWA BARAT Syarif Husni; Muhammad Nursan
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 33 No 1 (2023): Jurnal Agroteksos April 2023
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v33i1.817

Abstract

Tujuan penelitian adalah 1) mengetahui karakteristik nelayan kecil, 2) menganalisis pendapatan nelayan dan 3) menganalisi faktor sosial ekonomi yang mempengaruhi pendapatan nelayan kecil di Kabupaten Sumbawa Barat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan pengumpulan data menggunakan teknik survey, yaitu wawancara langsung dengan responden dengan berpedoman pada daftar pertanyaan yang dibuat terlebih dahulu. Penelitian dilaksanakan tahun 2021, meliputi Kecamatan Sekongkang dan Kecamatan Jereweh, dilakukan secara purposive sampling atas dasar jumlah nelayan kecil yang terbanyak. Sementara itu dipilih desa sampel yaitu Desa Aik Kangkung mewakili Kecamatan Sekongkang, Desa Pasir Putih dan Desa Benete mewakili Kecamatan Maluk dilakukan secara Purposive Sampling atas dasar jumlah nelayan kecil yang terbanyak. Metode penentuan responden dilakukan secara sensus dengan seluruh responden sebanyak 28 orang, yaitu 10 orang di Desa Aik Kangkung, Desa Pasir Putih 6 orang dan Desa Benete 8 orang. Hasil penelitian menunjukkan : 1) Karakteristik nelayan kecil yaitu: kelompok usia produktif, didominasi berpendidikan rendah, tanggungan keluarga 1-6 orang, memiliki pengalaman sebagai nelayan 5- 25 tahun, 2) Pendapatan nelayan kecil rata-rata sebesar Rp 1.747.930 per bulan dengan biaya produksi Rp 2.282.071 per bulan, produksi 96 kg/bulan dan harga ikan Rp 24.844 per kg, dan 3) Faktor sosial ekonomi yang berpengaruh nyata terhadap pendapatan nelayan kecil adalah jumlah trip penangkapan, produksi ikan, harga ikan, dan biaya produksi, sedangkan umur, tingkat pendidikan, jumlah tanggungan keluarga dan pengalaman nelayan tidak berpengaruh nyata.
FAKTOR INTERNAL EKSTERNAL PENGEMBANGAN POTENSI HHBK KELOMPOK MITRA TANI DI SEKITAR KAWASAN HUTAN DESA PEMEPEK Pande Komang Suparyana; Sharfina Nabilah; Endah Wahyuningsih; I Ketut Manu Mahatmayana
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 33 No 1 (2023): Jurnal Agroteksos April 2023
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v33i1.832

Abstract

Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) adalah semua bahan berwujud atau bukan kayu yang diambil dari hutan untuk dimanfaatkan dalam rangka kegiatan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan. Hasil hutan bukan kayu yang dapat diperdagangkan memiliki nilai ekonomi. Tujuan penelitian ini untuk menentukan faktor internal eksternal Pengembangan Potensi HHBK Kelompok Mitra Tani di Sekitar Kawasan Hutan Desa Pemepek. Responden dalam penelitian ini berjumlah 40 responden yang merupakan keseluruhan anggota Kelompok Mitra Tani di Sekitar Kawasan Hutan Desa Pemepek. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif. Rancangan penelitian ini di gunakan karena mampu menggambarkan analisis lingkungan internal dan eksternal dalam kegiatan Pengembangan Potensi HHBK Kelompok Mitra Tani di Sekitar Kawasan Hutan Desa Pemepek yang akan dikaji dalam variable SWOT, yakni kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman. Hasil penelitian menunjukkan Faktor Eksternal Pengembangan Potensi HHBK Kelompok Mitra Tani adalah Lahan yang masih luas; Tenaga kerja yang banyak; Pendapatan utama masyarakat; Potensi sumberdaya HHBK; Inovasi dalam proses pengolahan; Kurang permodalan; Kurang pengetahuan tentang budidaya; Pemasaran produk HHBK; Penguatan kelembagaan; dan Tidak adanya pelatihan secara khusus kepada para petani. Faktor Internal Pengembangan Potensi HHBK Kelompok Mitra Tani di Sekitar Kawasan Hutan Desa Pemepek adalah Permintaan komoditas HHBK tinggi; Peraturan KHDTK; Kebijakan pemerintah dalam HHBK; Adanya dukungan pemerintah dalam hal pameran produk pertanian; Kegiatan CSR dalam pelestarian lingkungan; Harga tidak stabil; Alih fungsi lahan; Perusakan lingkungan dan penebangan hutan; Penegakan aturan belum efektif; dan Minimnya pengetahuan dalam pelestarian lingkungan. Kelompok Mitra Tani di Sekitar Kawasan Hutan Desa Pemepek disarankan untuk mengantisipasi ancaman-ancaman dan memanfaatkan peluang serta memaksimalkan kekuatan serta meminimalkan kelemahan yang ada. Kelompok Mitra Tani dapat memanfaatkan Faktor Internal dan eksternal tersebut dalam Pengembangan Potensi HHBK
PERILAKU PETANI TERHADAP PROGRAM PENERAPAN PESTISIDA NABATI DALAM PROGRAM PENGENDALIAN HAMA TERPADU DI KABUPATEN LOMBOK BARAT Buya Alif Kamil Radityo; Baiq Yulfia Elsadewi Yanuartati; Lalu Wirasapta Karyadi
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 33 No 1 (2023): Jurnal Agroteksos April 2023
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v33i1.811

Abstract

Kabupaten Lombok Barat telah membuat kebijakan penerapan pertanian berbahan dasar organik dalam pertanian sejak tahun 2012. Pada awal tahun 2022 telah dipilih 2 (dua) kecamatan yakni Kecamatan Narmada dan Kecamatan Kuripan sebagai sasaran program Pemberdayaan Petani dalam Pemasyarakatan Pengendalian Hama Terpadu (P4). Salah satu program tersebut bertujuan untuk memberdayakan petani agar konsisten menerapkan pestisida nabati di dalam usahatani. Oleh karena itu, penting dilakukan penelitian tentang bagaimana perilaku petani dan apa saja kendala-kendala yang dihadapi petani dalam penerapan pestisida nabati di Kabupaten Lombok Barat. Penelitian ini menggunakan metode desktipitif dengan pengumpulan data dengan teknik wawancara dan kuesioner. Penelitian ini melibatkan 30 responden yang berasal dari 3 kelompok tani yang tersebar di Kecamatan Narmada dan Kuripan. Setelah data diperoleh kemudian dilakukan analisis kategorikal. Hali penelitian menunjukkan bahwa perilaku petani berada pada kategori baik dinilai dari pengetahuan yang tinggi, sikap yang setuju, namun masih kurang terampil dalam penerapan pestisida nabati. Selanjutnya dilakukan analisis data inventarisasi dan konfirmatif sehingga didapatkan bahwa kurangnya waktu penerapan, kurangnya pengetahuan dan informasi petani, serta usia yang tidak produktif menjadi kendala petani dalam penerapan pestisida nabati di Kabupaten Lombok Barat.
PENGARUH PUPUK KANDANG KAMBING DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN MENTIMUN JEPANG (Cucumis sativus L. var japanese) Agisniati Zain; Nurrachman Nurrachman; Mulat Isnaini
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 33 No 1 (2023): Jurnal Agroteksos April 2023
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v33i1.807

Abstract

This study aims to determine the effect of goat manure and NPK fertilizer on the growth and yield of Japanese cucumber (Cucumis sativus L. var japonese). The experiment was designed using a factorial randomized block design (RBD) with two treatment factors. The first factor was goat manure (K) which consisted of 3 levels, namely K0 (without goat manure), K1 (240 g/plant), and K2 (480 g/plant). The second factor is NPK fertilizer (P) consisting of 3 levels, namely P0 (without NPK), P1 (4.8 g/plant), and P2 (7.2 g/plant). From the two factors above, 9 treatment combinations were obtained. Each treatment combination was repeated 3 times, resulting in 27 experimental plots. Data obtained from the experiment were analyzed using Analysis of Variant 5% (ANNOVA). There were significantly different treatments, so it was continued with the BNJ test at the 5% level. The results of the analysis of the diversity of treatments of goat manure and NPK fertilizer had a significant effect on the number of fruit, fruit weight per plot, and wet chestnut weight. The number of fruit shown in the K1P1 treatment combination was 9.66 fruit, the highest fruit weight per plot was in the K2P2 treatment combination, namely 15.86 kg, the best wet chestnut weight in the treatment combination was 706.06 g. The NPK fertilizer treatment had a significant effect on the rate of increase in the number of leaves and the highest dry matter weight was shown by the P1 treatment. The goat manure treatment had a significant effect on the highest number of fruit in the K1 treatment, namely 9.24 fruit. Keywords: Japanese cucumber, goat manure, NPK fertilizer
ANALISIS KELAYAKAN USAHA PEMBIBITAN PADI DI KECAMATAN LABUHAN HAJI KABUPATEN LOMBOK TIMUR FADLI FADLI; M Yusuf; Aeko Fria Utama FR
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 33 No 1 (2023): Jurnal Agroteksos April 2023
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v33i1.829

Abstract

The aims of this study are to analyze the costs, income and feasibility of a rice nursery in Labuhan Haji District, East Lombok Regency. The method used in this study is descriptive method, while data collection was carried out using a survey technique. Data were analyzed descriptively. The results showed that: The average production costs incurred by farmers in the rice nursery business amounted to IDR 5,105,000/ha, with an income of IDR 18,628,000/ha. The value of R/C and B/C ratio of rice nursery business is 5.43 and 0.78
STUDI KELAYAKAN USAHTANI KOPI PADA HUTAN KEMASYARAKATAN DONGO BARU DI KABUPATEN LOMBOK TIMUR PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT Abdullah Usman; Alhilal Maulidil Akbar Irsada
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 33 No 1 (2023): Jurnal Agroteksos April 2023
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v33i1.796

Abstract

Coffee is one of the plantation crops that are widely cultivated in Indonesia, both in large plantations and smallholder plantations. Standard Arabica coffee farming is cultivated at an altitude of >800 masl. This study aims to determine the investment costs, operational costs, benefits and feasibility of coffee farming in Sapit Village. The total respondents in this study were 41 respondents who were taken from the total population in the aSakan Block Community Forest group with the sampling method using purposive sampling with consideration of the age of the coffee plant at least 1 year. The results of this study are the investment cost of Rp. 8.757.561, the total operational costs for a period of 5 years is Rp. 10,276,223, the benefit is Rp. 31,775,950. The feasibility of coffee farming with an interest rate of 9%, but the NPV calculation interest rate used is 4.5% with the results obtained, namely, the NVP value is IDR 5,826.956, Net B/C ratio is 1.55, IRR 9, 81%, Gross B/C 1.35 and PP for 3 year 2 months 9 days.
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI DI LAHAN KERING YANG DITUMPANGSARIKAN DENGAN TANAMAN KACANG-KACANGAN PADA WAKTU TANAM YANG BERBEDA Ulfa Kariska Sari; I Komang Damar Jaya; Novita Hidayatun Nufus
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 33 No 1 (2023): Jurnal Agroteksos April 2023
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v33i1.804

Abstract

This study aimed to determine growth and yield of red chili (Capsicum annum L.) in dryland intercropped with legumes at different planting times. A field experiment was conducted from May to September 2022 in Amor-Amor Hamlet, Gumantar Village, Kayangan District, North Lombok Regency. There were six intercropping treatments and three monoculture treatments tested. The treatments were: intercropping chili with groundnut or with mungbean planted or inserted at the same time, one week and three weeks after planting (WAP) the chili. The monoculture treatments were chili, groundnut and mungbean. The treatments were arranged in a Randomized Block Design with three replications. The results showed that intercropping chili with mungbean and groundnut at various planting times affected the growth and yield of chili. The yield of chili increased with the presence of groundnut planted simultaneously and with mungbean planted three weeks after chili. Meanwhile, there was a decrease in the yield of groundnut and mungbean as a result of intercropping treatment.
PENGARUH APLIKASI PUPUK KOMPOS DAN BIOCHAR TERHADAP POPULASI BAKTERI DI RIZOSFER DAN PERTUMBUHAN TANAMAN PADI GOGO (Oryza sativa L.) Mifatun Rahma wati; Lolita Endang Susilowati; Zaenal Arifin
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 33 No 1 (2023): Jurnal Agroteksos April 2023
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v33i1.820

Abstract

This study aims to examine the effect of the application of compost and biochar on the bacterial population in the rhizosphere and the growth of upland rice (Oryza sativa L.). and analysis of chemical and biological properties in the laboratory of chemistry and soil fertility, Faculty of Agriculture, University of Mataram. The soil used in this study had a pH value of 5.0 and available-P had 0.95 ppm, total N was 0.19%, K-exchanged was 0.22 meq/100g. C-organic value is only 1.2% and cation exchange capacity value (17.43 meq/100 g soil). the administration of doses of urea and phonska fertilizers combined with the provision of compost and biochar had an effect on the variables of plant height, number of tillers and leaf width where the P1 treatment gave a significant value compared to the P0 and P2 treatments. Parameters of root weight and stem weight in treatment P1 were more significant than those in treatment P0 and P2. In the variable total microorganisms with the number of bacterial colonies, phosphate solubilizing bacterial colonies and phosphate solubilizing fungal colonies had a significant value in the P1 treatment, in the respiration parameters of microorganisms p1 had a significant value with an average value of 4.36 mg C-CO2 / g soil.
KERAGAAN 14 GENOTIPE TOMAT (Solanum lycopersicum L.) DI EMPAT LINGKUNGAN DATARAN RENDAH Suprayanti Martia Dewi
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 33 No 1 (2023): Jurnal Agroteksos April 2023
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v33i1.828

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi keragaan hasil 14 genotipe tomat di empat lokasi yaitu Purwakarta, Lombok, Tajur dan Leuwikopo. Percobaan di tiap lokasi menggunakan Rancangan Kelompok Lengkap Teracak (RKLT) dengan tiga ulangan dimana ulangan tersarang dalam lokasi. Analisis data menggunakan analisis ragam per lokasi, analisis ragam gabungan dan korelasi hasil dengan komponen hasil. Hasil penelitian menunjukkan terdapat interaksi genotipe dan lingkungan yang berbeda nyata untuk karakter diameter batang dan sangat nyata untuk karakter bobot buah pertanaman, ukuran buah, diameter buah, tinggi tanaman, panjang daun, waktu berbunga, waktu panen, jumlah buah per tanaman dan bobot buah pertanaman. Genotipe denganproduktivitas di atas 1000 g tanaman–1 berdasarkan rata–rata genotipe di semua lokasi adalah IPBT43, IPBT64 dan IPBT78 dengan produktivitas mencapai 21.54, 22.97 dan 22.71 ton ha–1.IPBT3, IPBT30, IPBT33 dan IPBT53 memiliki waktu berbunga tercepat di antara genotipe lainnya.IPBT3, IPBT8, IPBT30, IPBT33, IPBT43 dan IPBT53 memiliki umur panen tercepatdi antara genotipe lainnya.Panjang buah tertinggi adalah IPBT78 dan Ratna.Diameter buah tertinggi adalah IPBT78 dan Intan.Jumlah buah pertanaman tertinggi adalah IPBT33, IPBT3 dan IPBT53. Karakter tebal daging buah di masing–masing lokasi berkorelasi positif terhadap bobot buah per tanaman tomat sehingga baik digunakan sebagai karakter seleksi genotipe unggul dataran rendah.

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 35 No 3 (2025): Jurnal Agroteksos Desember 2025 Vol 35 No 2 (2025): Jurnal Agroteksos Agustus 2025 Vol 35 No 1 (2025): Jurnal Agroteksos April 2025 Vol 34 No 3 (2024): Jurnal Agroteksos Desember 2024 Vol 34 No 2 (2024): Jurnal Agroteksos Agustus 2024 Vol 34 No 1 (2024): Jurnal Agroteksos April 2024 Vol 33 No 3 (2023): Jurnal Agroteksos Desember 2023 Vol 33 No 2 (2023): Jurnal Agroteksos Agustus 2023 Vol 33 No 1 (2023): Jurnal Agroteksos April 2023 Vol 32 No 3 (2022): Jurnal Agroteksos Desember 2022 Vol 32 No 2 (2022): Jurnal Agroteksos Agustus 2022 Vol 32 No 1 (2022): Jurnal Agroteksos April 2022 Vol 31 No 1 (2021): Jurnal Agroteksos April 2021 Vol 31 No 3 (2021): Jurnal Agroteksos Desember 2021 Vol 31 No 2 (2021): Jurnal Agroteksos Agustus 2021 Vol 30 No 2 (2020): Jurnal Agroteksos Agustus 2020 Vol 30 No 3 (2020): Jurnal Agroteksos Desember 2020 Vol 30 No 1 (2020): Jurnal Agroteksos April 2020 Vol 29 No 3 (2019): Jurnal Agroteksos Desember 2019 Vol 29 No 2 (2019): Jurnal Agroteksos Agustus 2019 Vol 29 No 1 (2019): Jurnal Agroteksos April 2019 Vol 28 No 2 (2018): Jurnal Agroteksos Agustus 2018 Vol 24 No 3 (2014): jurnal Agroteksos 3 Desember 2014 Vol 13 No 3 (2003): Jurnal Agroteksos 3 Oktober 2003 Vol 28 No 3 (2018): Jurnal Agroteksos Desember 2018 Vol 28 No 1 (2018): Jurnal Agroteksos April 2018 Vol 13 No 4 (2003): Jurnal Agroteksos januari 2003 Vol 7 No 3 (1997): JURNAL ILMIAH AGROTEKSOS 1997 Vol 26 No 2 (2016): Jurnal Agroteksos 2 Agustus 2016 Vol 26 No 1 (2016): jurnal agroteksos 1 April 2016 Vol 26 No 1 (2015): Jurnal Agroteksos 3 Desember 2015 Vol 25 No 1 (2015): Jurnal Agroteksos 2 Agustus 2015 Vol 25 No 1 (2015): jurnal agroteksos 1 April 2015 More Issue