cover
Contact Name
Lukmanulhakim
Contact Email
ukmanulhakim@fkip.untan.ac.id
Phone
+6281345635378
Journal Mail Official
jurnalvisi@untan.ac.id
Editorial Address
FKIP Universitas Tanjungpura Jl. Prof. Dr. Hadari Nawawi, Pontianak 78124 Telp: (0561) 740144 Kotak Post 1049
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Visi Ilmu Pendidikan
ISSN : 20859848     EISSN : 2579552X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jvip.vi.id
Core Subject : Education,
Jurnal Visi Ilmu Pendidikan published manuscripts on research in education, particularly related to teaching and learning, theory and practice in education, education policy, curriculum and materials development, education on culture and characters of nation, teacher education, and other relevant activities. The journal welcomes submissions from around the world Focus and Scope: 1. Research in education, 2. Teaching and learning, 3. Theory and practice in education, 4. Education policy, 5. Curriculum and materials development, 6. Education on culture and characters of nation, 7. Teacher education,
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 374 Documents
Penerapan Model ECIRR Menggunakan Kombinasi Real Laboratory dan Virtual Laboratory untuk Mereduksi Miskonsepsi Mahasiswa Hamdani M.Pd
Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Vol 6, No 3 (2014): Oktober 2014
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jvip.v6i3.9013

Abstract

Penelitian ini dilakukan utuk mereduksi miskonsepsi mahasiswa calon guru fisika tentang rangkaian listrik melalui penerapan model ECIRR (Elicit-Confront-Identify-Resolve-Reinforce) menggunakan kombinasi real laboratory dan virtual laboratory. Pengumpulan data dilakukan dengan pemberian tes diagnostik berbantuan CRI (Certainty of Response Index) saat pre test dan post test pada satu kelas. Hasil penelitian menunjukkan jumlah mahasiswa yang mengalami miskonsepsi berkurang dan tanggapan yang positif dari mahasiswa dan dosen tentang penerapan model ECIRR menggunakan kombinasi real laboratory dan virtual laboratory. Kata kunci : miskonsepsi, model ECIRR, real laboratory, virtual laboratory.   The purpose of this study was to reduce misconceptions held by pre-service physics teacher aboutelectric circuit concepts through the application of the ECIRR (Elicit-Confront-Identify-Resolve-Reinforce) model using a combination of real and virtual laboratory. The method used in this study was pre-experimental research design to form a one-group pretest-posttest design is done at a university in Pontianak. Research data were collected by using diagnostic test  that include Certainty of Response Index (CRI) and questionnaire.The results showed a decrease in the quantity of misconceptions ECIRR after application of the model using a combination of real laboratory and virtual laboratory. Pre-service teacher andlecturerresponded positivelyto heapplication of the modelusing a combination ofreal ECIRR virtual laboratory and laboratory. Key words: misconception., ECIRR model, real laboratory, virtual laboratory
The Effect of Cross Cultural Understanding (CCU) Subject Toward The Students’ Mindset (A Study on the Sixth Semester Students of English Study Program of FKIP UNTAN Pontianak in Academic Year 2008/2009) Eni Rosnija; Yenny Suharyanti
Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Vol 7, No 1 (2015): Januari 2015
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jvip.v7i1.17044

Abstract

The main purpose of this research is to investigate how far is the effect of Cross Cultural Understanding (CCU) subject toward the students’ mindset. This research also focus on the effect of Cross Cultural Understanding (CCU) subject toward the students’ mindset on the concept of family, education, friendship, time and space. This research is descriptive method. The sample of this research is class A of the sixth semester students of English Study Program of FKIP UNTAN Pontianak in academic year 2008/2009 which consist of 24 students, and the sample is taken by random sampling. The data in this research have been collected by indirect technique through questionnaire. From the result of data analysis, the mean score of the effect of Cross Cultural Understanding (CCU) subject is 116.75 which qualified high effect, it means Cross Cultural Understanding (CCU) subject has high effect toward the students’ mindset. In the concept of family, Cross Cultural Understanding (CCU) subject has very high effect toward the mindset of 2 students, high effect toward the mindset of 7 students, moderate effect toward the mindset of 10 students, and low effect toward the mindset of 5 students. In the concept of education, Cross Cultural Understanding (CCU) subject has very high effect toward the mindset of 12 students, high effect toward the mindset of 11 students, and moderate effect toward the mindset of 1 students.In the concept of friendship, Cross Cultural Understanding (CCU) subject has very high effect toward the mindset of 2 students, high effect toward the mindset of 16 students, and moderate effect toward the mindset of 6 students. In the concept of time, Cross Cultural Understanding (CCU) subject has very high effect toward the mindset of 18 students, and high effect toward the mindset of 6 students.In the concept of space, Cross Cultural Understanding (CCU) subject has very high effect toward the mindset of 5 students, high effect toward the mindset of 16 students, and moderate effect toward the mindset of 3 students. Based on the analysis, there is a positive effect, which is generally qualified in the level of high effect of Cross Cultural Understanding (CCU) subject toward the students’ mindset.
Upaya Peningkatan Hasil Belajar Biologi Melalui Penggunaan Media Animasi Pada Pokok Bahasan Sistem Koordinasi Untuk Siswa Kelas Xi SMAN 2 Simpang Hilir Hellen Puspaningrum
Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Vol 7, No 3 (2015): Agustus 2015
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jvip.v7i3.17187

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki proses pelaksanaan pembelajaran dan meningkatkan hasil belajar siswa dengan mengkombinasikan model pembelajaran kooperatif dan media animasi pada pokok bahasan sistem koordinasi pada siswa kelas XI. Bentuk penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas, dilaksanakan di kelas XI IPA SMAN 2 Simpang Hilir Tahun Ajaran 2014/2015 dengan jumlah siswa sebanyak 19 orang. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah berupa lembar observasi untuk melihat pelaksanaan pembelajaran dan soal tes pilihan ganda berjumlah 15 butir untuk mengukur hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan persentase pelaksanaan pembelajaran pada siklus I dan siklus II sama yaitu sebesar 100 %. Sedangkan hasil belajar diperoleh rata-rata sebesar 65,61 pada siklus I dan meningkat menjadi 80,00 pada siklus II. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran kooperatif disertai media animasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Kata Kunci: pembelajaran kooperatif, media animasi, hasil belajar   Abstract: The aim of this research was to improve the process of learning and students learning outcome by combining cooperative learning and animationmedia on coordination systemsubject. This study conducted through a Classroom Action Research. This research was done in the class XI IPA SMAN 2 Simpang Hilir in Academic Year 2014/2015. They consisted of 19 students. The instruments was used in this research was an observation sheet and multiple choice questions that consisted 15 questions. It revealed that was 100 % on first cycle and second cycle. The students averages on first cycle were 65.61, and on second cycle were 80.00. Based on the mentioned results above, it can be concluded that improving students achievement through cooperative learning and animation media on coordination system subject of class XI IPA SMAN 2 Simpang Hilir was successful to be implemented. Keywords: copperative learning, animation, learning outcome
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO-VISUAL SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN IPS Sadin Sadin
Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Vol 11, No 2 (2019): JULI 2019
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jvip.v11i2.34508

Abstract

 AbstrakPembelajaran dengan menggunakan media Audio-visual adalah sebuah cara pembelajaran dengan menggunakan media yang mengandung unsur suara dan gambar, dimana dalam proses penyerapan materi melibatkan indra penglihatan dan indra pendengaran.Setelah dilaksankan penelitian tindakan kelas dengan mengunakan media Audio-Visual selama 2 siklus tindakan di Kelas VII-A SMPN 2 Teluk Batang, hasil belajar siswa mengalami peningkatan. pemahaman siswa mengalami peningkatan. Diamati dari pencapaian rata-rata tampak jelas adanya peningkatan dari 59,23 pada siklus I menjadi 69,61 pada siklus kedua. Sementara itu dari pencapaian ketuntasan belajar siswa tampak juga terjadi peningkatan dari 61,54% pada siklus pertama dan menunjukkan pembelajaran belum tuntas menjadi 89,74% siswa telah tuntas pada siklus kedua dan menunjukkan pembelajaran telah tuntas.Kata Kunci: Media Audio Visual, Pembelajaran IPS, Prestasi Belajar
PEACE EDUCATION Abas Yusuf
Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Vol 1, No 1 (2009): Volume 1 Nomor 1 Edisi Januari 2009
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jvip.v1i1.46

Abstract

Abstrak: Tantangan dalam dunia pendidikan adalah bagaimana caranya agar budaya ini dapat dipelajari dan diajarkan. Pertanyaan yang harus dijawab oleh para pendidik intelektual adalah: bagaimana seseorang dapat mempelajari sikap dan perilaku yang selaras dengan budaya perdamaian? Berdasarkan pengalaman beberapa negara rawan konflik yang mencoba menjawab pertanyaan ini, jawabannya tidaklah sederhana. Faktor-faktor yang terlibat tidak sekedar kognisi dan emosi yang menjadi lahan garapan para pendidik, melainkan meluas ke faktor-faktor politik, ekonomi, dan sosial budaya yang seringkali terbentuk dari akar sejarah yang panjang. Kata-kata Kunci
MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT Rini Astini
Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Vol 10, No 1 (2018): Januari 2018
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jvip.v10i1.25983

Abstract

Motivasi dan Prestasi Belajar siswa/siswi kelas VII A SMP Negeri 3 Sukadana sangatlah rendah khususnya pada mata pelajaran Matematika. hal ini didtemukan saat pelaksanaan team theacing yang berkesimpulan bahwa masalah utama pada saat pelaksanaan pelajaran Matematika adalah semagat belajar dan kemampuan siswa masih sangat kuraan  saat pembelajaran berlangsung. Untuk mengatasi kurangnya motivasi siswa dalam pelajaran matematika maka perlu usaha peningkatan motivasi dengan memberi variasi model pembelajaran yang bersifat  Cooperative Learning  yang menarik atau menyenangkan, yang melibatkan siswa, yang dapat meningkatkan aktivitas dan tanggung jawab siswa. Salah satunya adalah model pembelajaran  Teams Games Tournament (TGT).  Setelah diterapkannya pembelajaran dengan menggunakan model Teams Games Tournament  (TGT) selama 2 siklus penelitian tindakan kelas yaitu berupa peningkatan prestasi belajar dan motivasi siswa  Pada siklus I dengan materi Operasi Hitung Bilangan Bulat rata-rata hasil nilai siswa 62,78. Pada siklus II dengan materi persegi rata-rata hasil nilai siswa 68,33.
LANGUAGE ASSESMENT FOR YOUNG LEARNERS Sri Sumarni
Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Vol 2, No 1 (2010): Volume 2 Nomor 1 Edisi Januari 2010
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jvip.v2i1.40

Abstract

Teaching English in Asia typically dominated by teachers and textbooks based. Even worse, teaching English for young learners is generally a matter of vocabularies memorization. The teaching focuses on short-term purposes, those are testing purposes. In fact, in teaching English, the assessment should focus on the function of the language itself. Those teaching styles might be caused by short-term purpose of teaching English: focuses on knowledge and memorization for testing purposes rather than communicative competence. Therefore all the teaching efforts focused on answering the tests while the primary function of learning English is being ignored. Memorizing vocabularies is general activities in teaching of English in primary level. Thus to avoid such short-term purpose learning, a well and careful designed assessment should put into consideration in teaching English for young learners. Consequently the teaching-learning process will focus on authentic use of language. For those reason, authenticity in the assessment is a major consideration. Key words: Teaching, young learners, assessment, authenticity
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN IMAJINATIF DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MENGARANG BAHASA INDONESIA Are Salbiah
Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Vol 11, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jvip.v11i1.30041

Abstract

Kenyataan yang pernah penulis jumpai dalam beberapa kali pengalaman mengoreksi hasi ujian cerita rakyat bahasa Indonesia pada siswa. Dari hasil karangan para siswa tersebut banyak sekali penulis jumpai kelemahan-kelemahan siswa dalam penguasaan unsur-unsur pembentuk karangan itu sendiri. Terlepas dari faktor-faktor lain dari kenyataan tersebut, kita dapat berasumsi bahwa pembelajaran bahasa Indonesia khususnya cerita rakyat masih perlu mendapatkan perhatian lebih serius dari para guru bahasa Indonesia. Penelitian berdasarkan permasalahan, (a) Seberapa jauh peningkatan prestasi belajar siswa dengan diterapkannya metode pembelajaran imajinatif dalam belajar bahasa Indonesia pada siswa Kelas V SDN 20 Penjalaan Tahun Pelajaran 2017/2018? (b) Bagaimanakah pengaruh metode pembelajaran imajinatif terhadap motivasi belajar bahasa Indonesia pada siswa Kelas V SDN 20 Penjalaan Tahun Pelajaran 2017/2018 Tujuan penelitian tindakan ini adalah: (a) Mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa setelah diterapkannya metode pembelajaran imajinatif pada siswa Kelas V SDN 20 Penjalaan Tahun Pelajaran 2017/2018. (b) Mengetahui pengaruh motivasi belajar siswa setelah diterapkan metode pembelajaran imajinatif dalam belajar bahasa Indonesia pada siswa Kelas V SDN 20 Penjalaan Tahun Pelajaran 2017/2018. Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (70,73%), siklus II (80,50%), siklus III (90,24%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah merode pembelajaran imajinatif dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar Siswa SDN 20 Penjalaan, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran cerita rakyat bahasa Indonesia. Kata kunci: cerita rakyat bahasa indonesia, metode pembelajaran imajinatif 
Kemampuan TIK Guru dan Tenaga Kependidikan (SDM) Berperan dalam Peningkatakan E-Learning dan E-Governance Masluyah Suib
Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Vol 7, No 1 (2012): Volume 7 Nomor 1 Edisi Januari 2012
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jvip.v7i1.336

Abstract

Abstrak :Ketersediaan SDM TIK yang berkualitas serta memenuhi standard kompetensi TIK merupakan tantangan dan permasalahan. Unsur SDM guru/tenaga kependidikan merupakan pihak yang dipandang paling bertanggungjawab terhadap keberhasilan implementsi TIK. Sumber daya manusia dan modal intelektual (intellectual capital) merupakan aset yang sangat penting dalam menciptakan keunggulan bersaing yang langgeng. Sistem kebijakan publik adalah tatanan kelembagaan yang berperan atau merupakan wahana dalam penyelenggaraan sebagian atau keseluruhan proses kebijakan (formulasi, inplementasi dan evaluasi kinerja kebijakan) yang mengakomodasikan kegiatan teknis (Technical Process) maupun sosiopolitis (Sociopolitical Process) Keberhasilan kebijakan dalam implementasi, tentunya tergantung pada komitmen, kesungguhan, ketekunan, teraktualisasi dalam mutu kinerja para pelaksana (SDM) nya. Kata Kunci: Sistem kebijakan public, Unsur SDM, dan keberhasilan implementasi TIK
KEEFEKTIFAN MODEL KOOPERATIF TIPE THINK-TALK-WRITE DALAM MENULIS EKSPOSISI DI PERGURUAN TINGGI Yeni Rahmawati; Danang Prasetyo
Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Vol 12, No 2 (2020): Juli 2020
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jvip.v12i2.39607

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) ada tidaknya perbedaan yang signifikan antara keterampilan menulis eksposisi mahasiswa Program Studi S-1 Pariwisata yang diajar dengan menggunakan model kooperatif tipe Think-Talk-Write dan yang diajar tanpa menggunakan model kooperatif tipe Think-Talk-Write; (2) keefektifan model kooperatif tipe Think-Talk-Write dalam pembelajaran menulis eksposisi mahasiswa Program Studi S-1 Pariwisata. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu dengan desain Randomized Control Group Pretest – Posttest Design. Populasi adalah seluruh mahasiswa Program Studi S-1 semester 2 Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta Tahun Ajaran 2019/2020. Teknik pengambilan sampel adalah cluster random sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan metode nontes berupa penugasan menulis eksposisi. Kemudian, data dianalisis dengan menggunakan uji-T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) ada perbedaan pada hasil pembelajaran menulis eksposisi mahasiswa yang menggunakan model pembelajaran Think-Talk-Write dan mahasiswa tanpamenggunakan model pembelajaran Think-Talk-Write. Hal ini ditunjukkan dengan nilai Sig (2-tailed) di kelas postes pada kelas eksperimen dan kelas kontrol kurang dari 0,050. (2) Model pembelajaran Think-Talk-Write efektif untuk digunakan dalam pembelajaran menulis eksposisi.

Page 5 of 38 | Total Record : 374


Filter by Year

2009 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 17, No 3 (2025): Oktober 2025 Vol 17, No 2 (2025): Mei 2025 Vol 17, No 1 (2025): Januari 2025 Vol 16, No 3 (2024): Oktober 2024 Vol 16, No 2 (2024): Mei 2024 Vol 16, No 1 (2024): Januari 2024 Vol 15, No 2 (2023): Juli 2023 Vol 15, No 1 (2023): Januari 2023 Vol 14, No 2 (2022): Juli 2022 Vol 14, No 1 (2022): Januari 2022 Vol 13, No 2 (2021): Juli 2021 Vol 13, No 1 (2021): Januari 2021 Vol 12, No 2 (2020): Juli 2020 Vol 12, No 1 (2020): Januari 2020 Vol 11, No 2 (2019): JULI 2019 Vol 11, No 1 (2019): Januari 2019 Vol 10, No 2 (2018): JULI 2018 Vol 10, No 1 (2018): Januari 2018 Vol 9, No 1 (2017): Januari 2017 Vol 8, No 2 (2012): Volume 8 Nomor 2 Edisi Mei 2012 Vol 8, No 2 (2016): APRIL 2016 Vol 8, No 1 (2016): Januari 2016 Vol 7, No 2 (2015): April 2015 Vol 6, No 3 (2014): Oktober 2014 Vol 12, No 1 (2014): Januari 2014 Vol 7, No 3 (2015): Agustus 2015 Vol 7, No 1 (2015): Januari 2015 Vol 10, No 1 (2013): Volume 10 Nomor 1 Edisi Januari 2013 Vol 11, No 2 (2013): Edisi April 2013 Vol 9, No 3 (2012): Volume 9 Nomor 3 Edisi Agustus 2012 Vol 7, No 1 (2012): Volume 7 Nomor 1 Edisi Januari 2012 Vol 6, No 3 (2011): Volume 6 Nomor 3 Edisi Agustus 2011 Vol 5, No 2 (2011): Volume 5 Nomor 2 Edisi April 2011 Vol 4, No 1 (2011): Volume 4 Nomor 1 Edisi Januari 2011 Vol 2, No 1 (2010): Volume 2 Nomor 1 Edisi Januari 2010 Vol 3, No 2 (2010): Volume 3 Nomor 2 Edisi Agustus 2010 Vol 1, No 2 (2009): Volume 1 No. 2 Edisi Agustus 2009 Vol 1, No 1 (2009): Volume 1 Nomor 1 Edisi Januari 2009 More Issue