cover
Contact Name
Abdul Mannan
Contact Email
neraca.peradaban@gmail.com
Phone
+6287700097751
Journal Mail Official
journal.stiehidayatullah@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kalimulya Raya Jl. Kb. Duren, Kalimulya, Kec. Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat 16413
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Neraca Peradaban
ISSN : -     EISSN : 27754286     DOI : 10.55182/jnp
Core Subject : Economy,
Jurnal Neraca Peradaban adalah jurnal yang diterbitkan Prodi Akuntansi STIE Hidayatullah Depok. Cakupan dan Fokus, meliputi bidang akuntansi.
Articles 156 Documents
Analisis Strategi Penghimpunan Dana Zakat, Infak Dan Sedekah Di Lazismu Kabupaten Garut Nurjaman, Mumad; Kasyaf, Irfan; Sejadi, Wildan Kembar; Naiya, Naiya
Jurnal Neraca Peradaban Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Neraca Peradaban
Publisher : Prodi Akuntansi STIE Hidayatullah Depok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55182/jnp.v5i1.721

Abstract

Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi penghimpunan dana zakat, infak dan sedekah di Lazismu Kabupaten Garut meliputi tiga aspek utama. Pertama, penguatan hubungan dengan donatur melalui program komunikasi. Kedua, mengikuti zaman yaitu dengan memanfaatkan sosial media. Ketiga, peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya zakat, infak dan sedekah melalui sosialisai dan edukasi secara langsung dan tidak langsung. Selain itu, tantangan yang dihadapi antara lain rendahnya kesadaran di kalangan masyarakat terhadap menunaikan zakat dan keterbatasan sumber daya manusia di Lazismu Kabupaten Garut. Strategi yang diterapkan oleh Lazismu Kabupaten Garut cukup efektif dalam menghimpun dana zakat, infak dan sedekah, namun masih perlu peningkatan dalam beberapa aspek seperti pemanfaatan teknologi dan pengembangan kapasitas organisasi. Rekomendasi yang diajukan antara lain peningkatan penggunaan platform digital untuk donasi, pengembangan program edukasi , dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di Lazismu Kabupaten Garut.
Pengaruh Pengetahuan Perpajakan, Kesadaran Wajib Pajak Dan Sanksi Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi Pada Pegawai Kantor Lembaga Perlindungan Saksi Dan Korban Rizki Sammaulidah; Adelina Suryati; Desy Arigawati
Jurnal Neraca Peradaban Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Neraca Peradaban
Publisher : Prodi Akuntansi STIE Hidayatullah Depok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55182/jnp.v5i3.735

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan perpajakan, kesadaran wajib pajak, dan sanksi pajak terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi pada pegawai Kantor Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) di Jakarta Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik survei melalui penyebaran kuesioner kepada 55 responden yang merupakan pegawai LPSK di Jakarta Timur. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan perpajakan (X1) mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak, dengan nilai signifikansi sebesar 0,001 dan koefisien regresi sebesar 0,253. Kesadaran wajib pajak (X2) mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak, dengan nilai signifikansi kurang dari 0,001 dan koefisien regresi sebesar 0,355. Sementara itu, sanksi pajak (X3) tidak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi, dengan nilai signifikansi sebesar 0,321. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi pada pegawai Kantor Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban, dengan nilai signifikansi kurang dari 0,001 dan nilai adjusted R² sebesar 0,615. Hal ini menunjukkan bahwa sebesar 61,5% variasi kepatuhan pajak dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan kebijakan perpajakan, khususnya yang berkaitan dengan upaya peningkatan kepatuhan wajib pajak orang pribadi.
Pengaruh Implementasi Sistem Informasi Akutansi Dan Teknologi Digital Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pada Pt Mitra Lestari Multiplas Dini Fitriani; Desy Arigawati; Adelina Suryati
Jurnal Neraca Peradaban Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Neraca Peradaban
Publisher : Prodi Akuntansi STIE Hidayatullah Depok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55182/jnp.v5i3.759

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh implementasi sistem informasi akuntansi dan teknologi digital terhadap kualitas laporan keuangan pada PT Mitra Lestari Multiplas. Fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana kedua faktor tersebut dapat meningkatkan ketepatan waktu, keandalan, dan relevansi laporan keuangan perusahaan. Populasi penelitian adalah karyawan bagian akuntansi dan keuangan, dengan jumlah sampel 136 responden yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif, sedangkan teknik analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda menggunakan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi sistem informasi akuntansi berpengaruh signifikan dan menjadi variabel yang paling dominan terhadap kualitas laporan keuangan. Teknologi digital juga berpengaruh signifikan meskipun kontribusinya lebih kecil. Secara simultan, keduanya berpengaruh signifikan, sehingga dapat disimpulkan bahwa optimalisasi sistem informasi akuntansi yang didukung oleh pemanfaatan teknologi digital mampu meningkatkan kualitas laporan keuangan perusahaan.
Pengaruh Perputaran Persediaan Dan Penjualan Terhadap Profitabilitas Pada Pt Mitra Lestari Multiplas Tahun 2020-2024 Dina Fitriana; Desy Arigawati; Iis Dewi Herawati
Jurnal Neraca Peradaban Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Neraca Peradaban
Publisher : Prodi Akuntansi STIE Hidayatullah Depok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55182/jnp.v6i1.760

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perputaran persediaan dan penjualan terhadap profitabilitas pada PT Mitra Lestari Multiplas periode 2020–2024. Profitabilitas dalam penelitian ini diukur menggunakan Return on Assets (ROA) dan Net Profit Margin (NPM). Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan bulanan perusahaan. Populasi penelitian adalah seluruh laporan keuangan periode 2020–2024, dengan jumlah sampel sebanyak 60 laporan yang diperoleh melalui teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda menggunakan SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perputaran persediaan dan penjualan berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas baik secara parsial maupun simultan. Temuan ini menegaskan bahwa efisiensi dalam pengelolaan persediaan serta efektivitas strategi penjualan merupakan faktor penting dalam meningkatkan profitabilitas perusahaan.
Dinamika Akuntabilitas Hijau dalam Praktik Pelaporan Emisi Karbon pada Sektor Industri Manufaktur di Indonesia Suandi Ginting; Tarinih
Jurnal Neraca Peradaban Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Neraca Peradaban
Publisher : Prodi Akuntansi STIE Hidayatullah Depok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55182/jnp.v6i1.770

Abstract

In alignment with the escalating urgency of global decarbonization and Indonesia's Enhanced Nationally Determined Contribution (E-NDC) commitments, carbon emission accountability has emerged as a crucial instrument for corporate sustainability. This study aims to explore the dynamics of green accountability within carbon emission reporting practices in the Indonesian manufacturing sector, a primary contributor to national emissions. Adopting a qualitative approach with a descriptive-exploratory design, data were collected through in-depth interviews with sustainability managers, accountants, and Health, Safety, and Environment (HSE) practitioners, complemented by a rigorous documentary analysis of corporate sustainability reports. The findings reveal that current carbon reporting practices are predominantly driven by coercive institutional pressures resulting from the impending implementation of carbon taxes and stock exchange mandates. The study identifies a "decoupling" phenomenon, wherein a significant gap exists between the transparency rhetoric presented in reports and the technical realities on the ground, which remain hindered by low primary data integrity and limited digital infrastructure. Furthermore, the research highlights the evolving role of accountants as cross-departmental data integrators aimed at mitigating environmental information asymmetry. Analysis through the lens of Institutional Theory confirms that mimetic and normative isomorphisms play a pivotal role in shaping a hybrid accountability model in Indonesia. The implications of this study emphasize the necessity for synchronized government regulations and the accelerated digitalization of environmental accounting information systems to ensure substantive and credible reporting. These findings provide a theoretical contribution to the environmental accounting literature in emerging economies regarding how organizations navigate accountability demands amidst domestic regulatory uncertainty
Kolaborasi Pemerintah Dan Lembaga Pembiayaan Publik Dalam Meningkatkan Akses Kredit Bagi Pelaku Ekonomi Kreatif Yunita Fourina Dewi; Susilawati Susilawati; Istikomah Istikomah
Jurnal Neraca Peradaban Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Neraca Peradaban
Publisher : Prodi Akuntansi STIE Hidayatullah Depok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55182/jnp.v5i1.776

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif dinamika kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga pembiayaan publik dalam meningkatkan akses kredit bagi pelaku ekonomi kreatif di Kabupaten Bogor, serta merumuskan skema mitigasi risiko yang adaptif. Sebagai penelitian kualitatif dengan desain deskriptif-analitis, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap informan kunci dari Dinas Koperasi dan UMKM, Bappedalitbang, PT Bank BJB, serta komunitas ekonomi kreatif, yang diperkuat dengan observasi dan studi dokumentasi. Analisis data menerapkan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi yang berjalan saat ini baru sebatas koordinasi administratif-formalitas (pseudo-collaboration) akibat benturan dua logika kelembagaan: logika pelayanan publik dari pemerintah daerah dan logika pasar perbankan yang kaku di bawah prinsip kehati-hatian OJK. Hambatan struktural ini memicu kegagalan total operasionalisasi PP Nomor 24 Tahun 2022 di tingkat lokal, di mana sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HKI) belum dapat diimplementasikan sebagai jaminan utang murni karena absennya lembaga penilai (appraisal) independen dan pasar sekunder di daerah. Akibatnya, perbankan tetap menuntut agunan fisik konvensional yang mendiskriminasi karakteristik aset takberwujud (intangible assets) sektor kreatif. Sebagai solusi, penelitian ini merekomendasikan "Model Transformative Collaborative Governance Berbasis Ekosistem Digital" melalui pembentukan UPTD Kurasi Bisnis, integrasi basis data rekam jejak digital pelaku usaha, dan reformulasi anggaran APBD ke dalam skema Subsidi Imbal Jasa Penjaminan (IJP) bersama Jamkrida. Model ini secara akuntabel mampu menyinergikan inovasi industri kreatif dengan kepatuhan hukum tata kelola keuangan publik.