cover
Contact Name
Tambun
Contact Email
tambunsimarsoit@gmail.com
Phone
+6281375020453
Journal Mail Official
tambunsimarsoit@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Romeby Lestari Blok C, No C14 Deliserdang, Sumatera Utara, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Fruitset Sains : Jurnal Pertanian Agroteknologi
ISSN : 23029668     EISSN : 28091183     DOI : https://doi.org/10.35335/fruitset
Core Subject : Agriculture,
Diterbitkan oleh Institute Of Computer Science (IOCS). Terbit dua kali dalam setahun (Juni dan Desember). Terbit perdana pada Desember 2012. Fruitset Sains : Jurnal Pertanian Agroteknologi merupakan jurnal ilmiah yang dapat memuat tulisan ilmiah yang berkaitan dengan penelitian dibidang agroteknologi dan Ilmu Pertanian yang mencakup bidang genetika, pemuliaan tanaman, teknologi benih, hama, gulma, dan penyakit, budidaya tanaman, Ekonomi Pertanian serta ilmu dan kesuburan tanah
Articles 252 Documents
ANALISIS MUTU CPO MENGGUNAKAN METODE TRITASI (Studi Kasus: PT Hari Sawit Jaya) Muhammad Arrahman; Hilwa Walida; Siti Hartati Yusida Saragih; Novilda Elizabeth Mustamu; Yudi Triyanto
Fruitset Sains : Jurnal Pertanian Agroteknologi Vol. 10 No. 2 (2022): Juni: Ilmu Pertanian
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengolahan minyak kelapa sawit menghendaki mutu yang baik secara kualitatif maupun kuantitatif. Proses pengolahan yang kurang cermat mengakibatkan efek samping yang tidak diinginkan seperti menurunkan mutu minyak. PT.HSJ yang berlokasi di Desa Sidomulyo, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhan Batu, Provinsi Sumatera Utara merupakan anak perusahaan dari PT. Asian Agri yang bergerak di sektor pengolahan minyak kelapa sawit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mutu minyak kelapa sawit mentah di perkebunan PT. Hari Sawit Jaya. Sampel diambil dari keran pipa ex vacuum drier CPO dalam 2 hari yang berbeda. Adapun dalam satu hari pengambilan, sampel diambil sebanyak 5 sampel setiap 2 jam sekali. Parameter penelitian ini adalah kadar asam lemak bebas, kadar air dan zat pengotor. Hasil Penelitian CPO di PT. HSJ telah memenuhi standar yang ditetapkan oleh PT.HSJ dan SNI. Rata-rata kadar asam lemak bebas, kadar air dan kadar zat pengotor pada pengambilan sampel hari pertama adalah 3,06%, 0,20%, 0,022% dan hari kedua dengan rata-rata 3,17%, 0,19%, 0,022%.
INFLUENCE OF PRODUCTION COSTS ON INCOME OF OIL PALM FARMERS (Elaeis Guineensis) Susan Novrini; Surya Dharma; Annur Haposan Parlindungan
Fruitset Sains : Jurnal Pertanian Agroteknologi Vol. 10 No. 2 (2022): Juni: Ilmu Pertanian
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Oil palm plantations were first introduced in Indonesia by the Dutch in 1848. Oil palm (Elais Guinensiss) is one of the plantation commodities that occupies an important position as a source of foreign exchange for Indonesia, so it has bright prospects. One of the oil palm producing areas in Labuhan Batu Regency is Bulu Cina Village. This study aims to (1) find out how the effect of production costs on the income of oil palm farmers, (2) to find out how much profit the oil palm farmers get. The method of determining the research area is purposive, the sampling method is by census (saturated sampling), data collection is primary data and secondary data, data analysis method is regression analysis, to answer the second problem using the income formula. The results showed (1) Based on the results of the regression there was a simultaneous significant effect of production costs on the income of oil palm farmers. (2) Based on the regression results, there is a partial significant effect of fertilization costs on the income of oil palm farmers, (3) Based on the regression results, there is a partial significant effect of FFB transportation costs on the income of oil palm farmers, (4) Based on the regression results there is a partial significant effect the cost of weed control on the income of oil palm farmers, (5) Based on the regression results, it can be seen that partially there is no significant effect on the cost of procurement of harvesting equipment on the income of oil palm farmers, (6) The average income of oil palm farmers received per year is Rp 69,239,566, - for an average land area of 1.9 hectares. The average production cost incurred by farmers per year for an average land area of 1.9 ha is Rp. 15,238,900,-.
ENDOPHY BACTERIAL ISOLATE TEST FOR INHIBITORS OF LEAF DROPPING DISEASE (Pestalotiopsis sp) IN THE LABORATORY Fenty Maimunah Simbolon; Syamsafitri; Mindalisma; Ramayanti A
Fruitset Sains : Jurnal Pertanian Agroteknologi Vol. 10 No. 2 (2022): Juni: Ilmu Pertanian
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was conducted at the Sungai Putih Research Center, Rubber Research Center, Kec. Galang, Kab. Deli Serdang North Sumatra, North Sumatra Province. This research was conducted from December 2020 to April 2021. The aim of this study was to test the ability of Endofid bacterial isolates to inhibit the development of leaf fall disease (Pestalotiopsis sp) in the laboratory. The study used a non-factorial completely randomized design (RAl) with endophytic bacteria treatment with 6 levels of treatment, namely control (SPE0), isolate 1 from Sungai Putih (SPE1), isolate 2 from Sungai Putih (SPE2), isolate 3 from Bandar Betsi (BBE3). ), isolate 4 from Bandar Betsi (BBE4), isolate 5 from Bandar Betsi (BBE5). The parameters observed were the identification of the fungus Pestalotiopsis sp and indophytic bacteria, the percentage of broad inhibition of the fungus Pestalotiopsis sp, the Antagonist Test of Endophytic Bacteria against Pestalotiopsis sp by In Vitro, the Pathogenicity Test of Chili Against Selected Endophytic Bacteria, the Growth Test of Chili Plants against Selected Endophytic Bacteria. The results of statistical analysis showed that the endophytic bacterial isolate had a significant effect on the percentage of inhibition of the area of Pestalotiopsis sp. The growth of chili seed sprouts by immersing the endophytic bacteria solution resulted in a smaller percentage than the control, but it could increase the growth of plant height and root length of chili plants.
ANALISIS KELAYAKAN USAHATANI TANAMAN NILAM DI DESA LERE KECAMATAN BASALA KABUPATEN KONAWE SELATAN Saenal Wahid
Fruitset Sains : Jurnal Pertanian Agroteknologi Vol. 10 No. 4 (2022): Ilmu Pertanian
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan dan kelayakan usaha agroindustri tanaman nilam yang ada di Desa Lere Kecamatan Basala Kabupaten Konawe Selatan. Teknik penentuan sampel pada penelitian ini menggunakan metode sensus dan yang menjadi informan dalam penelitian ini yaitu petani nilam yang berada di Desa Lere Kecamatan Basala Kabupaten Konawe Selatan sebanyak 16 responden.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil analisis kelayakan usaha agroindustri tanaman nilam  layak dijalankan dengan angka total pendapatan usaha yang dihasilkan yaitu sebesar Rp. 109.809.734., dengan rata – rata pendapatan tiap petani nilam yaitu sebesar Rp. 6.863.108., dan berdasarkan hasil perhitungan R/C Ratio yaitu sebesar 3,58 > 1 dan di katakana layak, yang memiliki makna setiap pengeluaran Rp. 100 akan memberikan pendapatan sebesar Rp. 358. Berdasarkan hasil perhitungan BEP Harga yaitu Rp. 131.081., dan BEP produksi 90 Kg Sementara nilai produksi pada usaha agroindustri tanaman nilam sebesar 324 Kg dengan harga jual Rp. 470.000 lebih besar dari BEP harga dan BEP produksi maka usaha agroindustri tanaman nilam dikatakan menguntungkan.
PROGRAM PENGEMBANGAN USAHA AGRIBISNIS PEDESAAN (PUAP) BAGI PENDAPATAN PETANI: LITERATURE REVIEW Omirais Lawolo; Hotden Leonardo Nainggolan; Albina Ginting; Yanto Raya Tampubolon; Ritha Tarigan
Fruitset Sains : Jurnal Pertanian Agroteknologi Vol. 10 No. 4 (2022): Ilmu Pertanian
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program PUAP (Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan) adalah program Kementrian Pertanian berupa fasilitasi bantuan modal usaha untuk petani anggota, baik petani penggarap, petani pemilik, rumah tangga tani maupun buruh tani untuk mengatasi kemiskinan dan menciptaan lapangan kerja di perdesaan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian literatur terkait program pengembangan usaha agribisnis pedesaan (PUAP) bagi pendapatan petani. Penelitian ini mengkaji hasil-hasil   penelitian yang sudah dipublikasikan pada jurnal ilmiah, buku dan sumber terpercaya. Dengan demikian, data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh bukan dari pengalaman langsung, melainkan dari hasil penelitian yang telah dilakukan peneliti terdahulu. Metode analisis data berdasarkan hasil penelitian terpublikasi yang memenuhi kriteria inklusi, kemudian jurnal dikumpulkan dan dibuat ringkasan meliputi nama peneliti, tahun terbit, tujuan penelitian, metode penelitian, dan ringkasan hasil atau temuan. Dalam 10 tahun terakhir terdapat sembilan literatur yang membahas tentang program usaha agribisnis pedesaan  yang dipublikasikan pada jurnal nasional terakreditasi sinta dengan pencarian melalui portal google scholar dan research gate dengan mengetik kata kunci “program pengembangan usaha agribisnis pedesaan”. Hasil penelitian yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis critical appraisal untuk menganalisis dari inti artikel jurnal, sehingga mengetahui persamaan dan perbedaan dari artikel-artikel jurnal dimaksud.
ANALISIS KOMPOS AMPAS TEBU (Saccharum SP.) UNTUK DIJADIKAN PUPUK ORGANIK DENGAN MENGGUNAKAN BIOAKTIVATOR EM4 Azan Arofah Siregar; Widya Lestari; Siti Hartati Yusida Saragih; Khairul Rizal
Fruitset Sains : Jurnal Pertanian Agroteknologi Vol. 10 No. 3 (2022): Agustus: Ilmu Pertanian
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan ampas tebu sebagai bahan organik dapat berpotensi untuk menjadi pupuk kompos yang dapat menggantikan pupuk anorganik dan bermanfaat bagi pertumbuhan tanaman perkembangan-perkembangan dalam bidang pertanian dan industri  pertanian di Indonesia. Penelitian ini bertujuan memperoleh kompos yang memenuhi syarat untuk digunakan sebagai pupuk organik serta mengurangi penumpukan limbah lingkungan. Riset ini menggunakan ampas tebu sebagai bahan utamanya. Pemanfaatan ampas tebu ini di mix dengan gula  merah, kotoran kambing, kulit pisang serta Em 4 untuk selanjutnya di fermentasikan sehingga yang siap diaplikasikan .dari hasil riset ini kompos berbahan dasar ampas tebu memiliki beberapa kandungan unsur hara yaitu N 2,00% K 2,49%, C-organik 23,69% yang menunjukkan kompos telah matang dan siap digunakan.
ANALISIS PERAN KELOMPOK TANI DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS MADU LEBAH HUTAN DI KECAMATAN LUNYUK KABUPATEN SUMBAWA Mega Trishuta Pathiassana
Fruitset Sains : Jurnal Pertanian Agroteknologi Vol. 10 No. 4 (2022): Ilmu Pertanian
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelompok tani merupakan salah satu bentuk organisasi tani yang berfungsi sebagai media penyuluhan bagi petani. Kelas pembelajaran, wahana kerjasama, dan unit produksi merupakan tiga bagian fungsi yang harus dijalankan oleh kelompok tani untuk mencapai tujuannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis peran kelompok tani dalam memfasilitasi petani madu hutan di Kecamatan Lunyuk, serta menganalisis hubungan antara peran kelompok tani dengan produktivitas usahatani madu di wilayah tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus dengan menggunakan analisis kolerasi kuantitatif. Analisis data menggunakan Fisher Exact Test dengan ? = 0,05. Hasil penelitian ini  menunjukan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara peran kelompok tani dengan produktivitas madu hutan di Kecamatan Lunyuk, Sumbawa. Hal ini dapat menjadi evaluasi bagi pengelola kelompok tani di wilayah Kecamatan Lunyuk untuk meningkatkan keterlibatan dan kontribusinya, terutama bagi para petani pemetik madu hutan agar lebih berperan dalam peningkatan produktivitas madu hutan di wilayahnya.
PERAN KELEMBAGAAN GAPOKTAN MAJU BERSAMA DALAM PENGEMBANGAN USAHATANI JAGUNG DI DESA KAPITA KECAMATAN BANGKALA KABUPATEN JENEPONTO Nilasari; Muhammad Arifin Fattah
Fruitset Sains : Jurnal Pertanian Agroteknologi Vol. 10 No. 3 (2022): Agustus: Ilmu Pertanian
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Mendeskripsikan: 1) Peran Kelembagaan Gapoktan Maju Bersama dalam pengembagan usahatani jagung; 2) Apa masalah yang di hadapi dalam menjalankan perannya. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni - Agustus 2022. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik  skoring, Untuk menentukan skor pilihan jawaban responden menggunakan skala likert.Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai indeks% keseluruhan dari peran kelembagaan gapoktan menunjukan bahwa peran gapoktan dalam pengembangan usahatani jagung di Desa Kapita Kecamatan Bangkala Kabupaten Jeneponto termasuk kategori sangat baik yaitu dengan skor 81%. Dengan mendiskripsikan: 1) peran Kelembagaan Gapoktan dalam pengembangan usahatani jagung adalah (a) lembaga sentral dengan adanya keterlibatan dalam penyaluran bantuan dari pemerintah yaitu penyediaan sarana produksi pertanian seperti pupuk, racun, dan bibit (b) Beperan dalam meningkatkan produksi jagung dengan melakukan kegiatan penyuluhan dan pelatihan keterampilan. (c) Lembaga Usaha Ekonomi Pedesaan (LUEP) yang dapat memberikan pinjaman modal dan tempat pemasaran hasil produksi jagung. 2) Masalah yang dihadapi Gapoktan Maju Bersama dalam menjalankan perannya adalah (a) Kurangnya modal. (b) Kurang meningkatnya hasil produksi. (c) Belum mampu memasaran hasil panen jagung secara bersama-sama (Kolektif).
RESPON PEMBERIAN PUPUK KANDANG PUYUH DAN AMPAS SABUT KELAPA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN MENTIMUN (Cucumis Sativus L) Lyndon Parulian Nainggolan; Meriksa Sembiring
Fruitset Sains : Jurnal Pertanian Agroteknologi Vol. 10 No. 3 (2022): Agustus: Ilmu Pertanian
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan Mentimun di lapangan dengan Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengaruh pupuk kandang puyuh terhadap pertumbuhan dan hasil produksi tanaman mentimun (Cucumis sativus) dan untuk mengetahui pengaruh pupuk ampas sabut kelapa terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman mentimun (Cucumis sativus) serta untuk mengetahui interaksi pemberian pupuk organik kandanng puyuh dan ampas sabut kelapa terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman mentimun (Cucumis sativus). Rancangan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan dua faktor yang diujikan sekali gus dan mempunyai 3 ulangan, Faktor pertama adalah Pupuk kandang puyuh (P) yaitu : P1 = 2 kg/plot, P2 = 4 kg/plot dan P3 = 6 kg/plot. Faktor kedua pupuk ampas sabut kelapa (K) terdiri dari 4 taraf yaitu :K0 = 0 (kontrol), K1 = 2 kg/plot, K2 (4 kg/plot) dan K3 (6 kg/plot). Parameter yang diamati terdiri dari pertumbuhan panjang tanaman (cm), jumlah cabang produktif, jumlah buah/sampel, produksi buah/sampel dan produksi buah/plot. Berdasarkan analisa DMRT hasil penelitian diperoleh bahwa penggunaan pemberian pupuk kandang puyuh dan pupuk ampas sabut kelapa memberikan pengaruh yang sangat nyata (p < 0.01) terhadap pertumbuhan tanaman mentimun, produksi/sampel maupun produksi/plot mentimun memberikan pengaruh yang berbeda tidak nyata (p > 0.05) terhadap jumlah cabang produktif dan jumlah buah/sampel.
KOMPARATIF RISIKO USAHATANI BAWANG MERAH ANTARA MUSIM HUJAN DAN MUSIM KEMARAU DI DESA SUMI KECAMATAN LAMBU KABUPATEN BIMA Hasrul Ainun Aminah; Nailah; Rasdiana Mudatsir
Fruitset Sains : Jurnal Pertanian Agroteknologi Vol. 10 No. 3 (2022): Agustus: Ilmu Pertanian
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Risiko yang dihadapi petani dapat berupa risiko hasil atau risiko produksi, risiko harga jual produksi dan risiko pendapatan. Risiko hasil atau produksi antara lain disebabkan oleh serangan hama dan penyakit, cuaca atau kondisi alam, suplai air yang bermasalah, dan variasi input yang digunakan. Keberhasilan usahatani bawang merah yang dilakukan oleh seorang petani pada dasarnya ditentukan oleh besarnya pendapatan, resiko dan juga oleh tingkat efisiensi yang akan dihadapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) pendapatan usahatani bawang merah antara musim hujan dan musim kemarau; 2) Tingkat risiko usahatani bawang merah antara musim hujan dan musim kemarau; 3) Perbandingan pendapatan usahatani bawang merah antara musim hujan dan musim kemarau di Desa Sumi Kecamatan Lambu Kabupaten Bima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan usahatani bawang merah pada musim hujan sebesar Rp 187.074.799,93/ha dan pada musim kemarau Rp 177.113.150,23/ha. Risiko produksi musim hujan 2,53%, risiko harga 31,46%, risiko pendapatan 2,34%. Pada musim kemarau, risiko produksi sebesar 2,41%, risiko harga sebesar 39,75%, dan risiko pendapatan sebesar 2,24%. Analisis komparatif pendapatan usahatani bawang merah antara musim hujan dan kemarau, t hitung 0,51 < t tabel 1,67 menunjukkan tidak signifikan.

Page 4 of 26 | Total Record : 252