cover
Contact Name
Fuad Zaini
Contact Email
fuadzaini06@gmail.com
Phone
+6282360501584
Journal Mail Official
fuadzaini06@gmail.com
Editorial Address
Jl. Williem Iskandar No. K-2/22, Medan, Provinsi Sumatera Utara, 20226
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pusat Studi Pendidikan Rakyat (PUSDIKRA)
ISSN : -     EISSN : 2808831X     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pusat Studi Pendidikan Rakyat (PUSDIKRA) merupakan jurnal yang berfokus kepada penerbitan artikel pada bidang penelitian-penelitian sosial. jurnal ini berupaya memberikan sumbangsi ilmu pengetahuan pada bidang pendidikan, penelitian, sosial science, dan pengabdian.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 197 Documents
Implementasi Nilai Pancasila dalam Praktik Non-Publik Khairunnisak, Desty Surya; Kholifah, Dwi Nur; Faizin, Moh.
Jurnal Pusat Studi Pendidikan Rakyat Volume 5 Nomor 4 November 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jpspr.v5i4.2981

Abstract

Pancasila merupakan fondasi utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia. Sebagai ideologi dan pandangan hidup, Pancasila berfungsi sebagai pedoman dalam setiap aspek kehidupan, baik dalam tataran pemerintahan maupun masyarakat. Makalah ini menitikberatkan pada implementasi nilai-nilai Pancasila di luar sektor publik, meliputi bidang sosial, pendidikan non-formal, ekonomi, dan kehidupan beragama. Nilai-nilai dasar seperti kemanusiaan, keadilan, persatuan, dan ketuhanan memiliki relevansi yang besar dalam menciptakan harmoni sosial. Dalam dunia pendidikan non-formal, misalnya, nilai disiplin dan gotong royong menjadi fondasi pembentukan karakter bangsa. Pada sektor ekonomi, prinsip keadilan sosial diwujudkan melalui tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dan pengembangan usaha kecil menengah. Di bidang keagamaan, nilai toleransi dan persaudaraan antarumat beragama memperkuat persatuan bangsa. Makalah ini juga menguraikan tantangan implementasi nilai Pancasila di era globalisasi dan digitalisasi, seperti arus budaya asing, kapitalisme digital, serta menurunnya semangat nasionalisme di kalangan masyarakat modern. Dengan menginternalisasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, diharapkan masyarakat Indonesia mampu menghadapi tantangan global dengan tetap mempertahankan identitas dan jati diri bangsa.
TINJAUAN SOSIOLOGI DAN TINJAUAN HUKUM TERHADAP ANAK-ANAK YANG BEKERJA SEBAGAI BADUT DIKOTA RANTAUPRAPAT KABUPATEN LABUHANBATU Sitompul, Winda Kartika; Lubis, Khairul Fahmi; Adi, Panggih Nur
Jurnal Pusat Studi Pendidikan Rakyat Volume 5 Nomor 4 November 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jpspr.v5i4.3023

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana tinjauan sosiologi dan tinjauan hukum terhadap anak-anak yang bekerja sebagai badut dikota rantauprapat kabupaten labuhanbatu. Anak-anak yang bekerja sebagai badut dikota rantauprapat adalah anak yang masih berusia sekolah atau dibawah umur yang dipekerjakan oleh seseorang yang memanfaatkan suatu keuntungan dari anak yang bekerja sebagai badut. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah mengguakan metode kualitatif deskriftif dan adapaun tempat penelitian ini dilaksanakan di wilayah Kota Rantauprapat. Tempat penelitian ini dilaksanakan di instansi pemerintahan dalam peninjauan langsung terhadap ke empat informan pemberi informasi yaitu kepada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Labuhanbatu (DP3A), Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (Unit PPA) Polres Labuhanbatu, Lembaga Perlindungan Perempuan dan Anak (LPPA), dan juga anak yang bekerja sebagai badut yang bernama Indro. Adapun hasil wawancara kepada ke empat sumber informasi yaitu bahwa terjadinya suatu pelanggaran terhadapa hak-hak anak yang seharusnya menjadi suatu perhatian kepada pemerintah untuk anak-anak yang bekerja sebagai badut anak yang ada dia Kabupaten Labuhanbatu. Dan juga anak-anak mendapatkan suatu perlindungan agar anak dapat tumbuh hidup dan berkembang sesuai dengan Undang- undang Nomor 35 Tahun 2014 yakni bahwa anak dan hak anak agar dapat hidup tumbuh dan berkembang sesuai harkat dan martabat kemanusian serta mendapatkan perlindungan dan kekerasan dan diskriminasi”. Hal ini dituangkan pada Peraturan Daerah tentang perlindungan anak kabupaten labyhanbatu nomor 5 tahun 2015 yaitu pasal 1 ayat 8: Hak anak adalah bagian dari hak asasi manusia yang wajib dijamin, dilindungi dan dipenuhi oleh orang tua, keluarga, wali, masyarakat, pemerintah dan negara.
Menurunnya Rasa Nasionalisme Dikalangan Generasi Muda Diera Digital Hasibuan, Fadhila
Jurnal Pusat Studi Pendidikan Rakyat Volume 6 Nomor 1 Februari 2026
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jpspr.v6i1.3070

Abstract

The rapid development of technology and globalization in the digital era have brought about significant changes in the mindsets, behaviors, and lifestyles of Indonesia's young generation. Easy access to global information has led to a greater familiarity with foreign cultures than with national culture, resulting in a decline in nationalism and concern for national values. This study aims to analyze the factors causing the decline in nationalism among the younger generation and to find effective solutions to revitalize it. The research method used is a descriptive qualitative approach with a literature review approach, which examines various literature and data related to the phenomenon of nationalism in the digital era. The results indicate that the main causes of the decline in nationalism are the influence of foreign cultures, excessive use of social media, and weak character education in the family and school environment. Possible efforts include strengthening civic education, instilling the values of Pancasila, and utilizing digital media to revitalize patriotism.
PKM Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Alat Peraga Matematika SD Pulungan, Putri Su’aidah; Marpaung, Agus Salim
Jurnal Pusat Studi Pendidikan Rakyat Volume 6 Nomor 1 Februari 2026
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jpspr.v6i1.3148

Abstract

Pelatihan dan pendampingan dalam pembuatan alat peraga bilbul untuk Sekolah Dasar (SD) pada Lembaga Tutor Belajar (LTB) merupakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan di Desa Lubuk Palas, Kecamatan Silo Laut, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, berfungsi sebagai sarana bimbingan belajar bagi siswa SD yang mengalami kesulitan dalam memahami materi pelajaran, terutama matematika. Dengan adanya tantangan dalam pemahaman konsep matematika, LTB berupaya meningkatkan kualitas pembelajaran melalui pelatihan dan pendampingan pembuatan alat peraga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kreativitas siswa dan ketersediaan alat peraga yang dapat membantu mereka memahami konsep matematika dengan lebih baik. Metode penelitian yang digunakan meliputi observasi, sosialisasi, dan pelaksanaan pelatihan pembuatan alat peraga, yang melibatkan mentor LTB dan siswa. Kegiatan ini dilaksanakan secara offline dari tanggal 4 hingga 31 Agustus 2024, dengan melibatkan 25 siswa dan 5 mentor. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa siswa aktif terlibat dalam pembuatan alat peraga, seperti bangun ruang, pecahan, dan bilangan bulat, yang membantu mereka memahami konsep-konsep matematika secara lebih konkret. Evaluasi menunjukkan peningkatan kreativitas siswa dalam mempersiapkan alat peraga sebagai media pembelajaran. Kesimpulannya, pelatihan dan pendampingan ini memberikan dampak positif yang signifikan bagi siswa dan mentor di LTB, mendorong mereka untuk lebih aktif dan inovatif dalam proses belajar mengajar. Kegiatan ini tidak hanya memperkaya pengalaman belajar siswa, tetapi juga meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mentor dalam penggunaan alat peraga yang efektif.
Pengembangan Media Audio Visual Astarani, Thea Fitri; Pitaloka, Ayu; Irmayani, Ade; Ramadhani, Muhammad Luthfie
Jurnal Pusat Studi Pendidikan Rakyat Volume 6 Nomor 1 Februari 2026
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jpspr.v6i1.3230

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran audiovisual yang layak, praktis, dan efektif dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan hasil belajar siswa. Pengembangan media ini dilakukan karena pembelajaran masih didominasi oleh metode ceramah, yang kurang menarik dan memengaruhi motivasi serta pemahaman siswa. Metode penelitian yang digunakan meliputi instrumen pengumpulan data berupa lembar validasi ahli, kuesioner tanggapan guru dan siswa, serta tes hasil belajar. Data dianalisis secara deskriptif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran audiovisual yang dikembangkan dinilai sangat layak oleh ahli materi pelajaran dan ahli media, mendapat tanggapan positif dari guru dan siswa, serta mampu meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Oleh karena itu, media pembelajaran audiovisual ini dapat digunakan sebagai media pembelajaran alternatif untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih aktif, menarik, dan bermakna.
Implementasi Nilai-Nilai Adat Budaya Dalihan Na Tolu Pada Masyarakat Suku Batak Yeska Amelia Sagala; Lubis, Khairul Fahmi
Jurnal Pusat Studi Pendidikan Rakyat Volume 5 Nomor 4 November 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jpspr.v5i4.3252

Abstract

Penelitian ini menerangkan bahwa Adat Budaya Dalihan Na Tolu mempunyai unsur-unsur yang sangat penting untuk diImplementasikan dalam kehidupan keluarga maupun bermasyarakat suku batak. Adat budaya Dalihan Na Tolu tidak hanya sekedar memahami namun harus diImplementasikan nilai-nilainya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Implementasi Nilai-nilai Adat Budaya Dalihan Na Tolu pada Masyarakat Suku Batak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Adapun yang memberikan informasi atau keterangan (Informan) adalah tokoh adat, tokoh masyarakat, kepala desa atau Lurah Aek Kota Batu, UPT.Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan NA IX-X, Orang Tua, dan Generasi Muda. Teknik pengumpulan data dengan cara, observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan terdapat beberapa hal yang harus diketahui yaitu Implementasi Nilai-nilai Adat Budaya Dalihan Na Tolu Pada Masyarakat Suku Batak di Kecamatan NA IX-X belum sepenuhnya diterapkan atau diImplementasikan. Dari penelitian yang sudah dilakukan diperoleh informasi yang menunjukkan bahwa Implementasi nilai-nilai adat budaya Dalihan Na Tolu sangat penting untuk tetap diterapkan serta dikembangkan agar adat budaya lokal tidak dapat pudar.
Meningkatkan Keterampilan Bertanya Pelajaran Bahasa Arab Dengan Menggunakan Metode Debate Pada Siswa Kelas VII-2 SMP Negeri 1 Hamparan Perak Khairawati, Khairawati
Jurnal Pusat Studi Pendidikan Rakyat Volume 6 Nomor 1 Februari 2026
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jpspr.v6i1.3277

Abstract

Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan jumlah subjek penelitian sebanyak 34 orang siswa yang berasal dari siswa kelas VII-2 SMP Negeri 1 Hamparan Perak Tahun Ajaran 2025/2026, dimana kegiatan dilakukan saat pembelajaran Bahasa Arab berlangsung. Untuk memperoleh data yang digunakan dalam penelitian ini penulis melakukan observasi dan memberikan angket keterampilan. Adapun teknik analisa data dalam penelitian ini adalah deskrBahasa Arabi kualitatif dengan menguraikan persentase yang digunakan. Sebelum dilakukan pembelajaran menggunakan pembelajaran Debate, tampak siswa masih kurang terampil dalam bertanya tetapi tetapi setelah dilakukan siklus I menggunakan pembelajaran debate terjadi peningkatan keterampilan bertanya siswa melalui observasi dan angket yaitu hingga akhir siklus I terdapat 6 orang (17,6%) yang terampil, 11 orang (32,4%) yang cukup terampil, dan 17 orang (50,0%) yang masih kurang terampil. Selanjutnya setelah dilakukan sikus II, terdapat 7 orang (20,7%) yang sangat terampil bertanya, 22 orang (64,6%) yang terampil dan 5 orang (14,7%) yang sudah cukup terampil bertanya. Dan dapat juga dilihat pada siklus pertama dengan jumlah 2465 dan rata-ratanya 72,5, dan pada siklus ke dua meningkat dengan jumlah 2714 dan rata-ratanya 79,82. Dan pada kegiatan observasi guru dalam melaksanakan pembelajaran pada pertemuan 1 siklus I dengan jumlah 26 dan rata-ratanya 65 (baik), pada pertemuan 2 siklus I dengan jumlah 30 dan rata-ratanya 75 (baik), pada pertemuan 3 siklus II dengan jumlah 33 dan rata-ratanya 82,5 (baik), dan pada pertemuan 4 siklus II dengan jumlah 38 dan rata-ratanya 95 (sangat baik). Dengan demikian maka dapat dikatakan kegiatan pembelajaran dengan menggunakan metode pembelajaran debate dapat meningkatkan keterampilan bertanya siswa kelas VII-2 SMP Negeri 1 Hamparan Perak Tahun Ajaran 2025/2026 pada pelajaran Bahasa Arab dalam materi usaha mempertahankan kemerdekaan. Dan disarankan kepada guru untuk menggunakan metode pembelajaran debate dalam menyampaikan materi pada pelajaran Bahasa Arab.