cover
Contact Name
Yani Osmawati
Contact Email
jurnaldeviance@budiluhur.ac.id
Phone
+6221-5853753
Journal Mail Official
jurnaldeviance@budiluhur.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Ciledug, Petukangan Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan 12260
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Deviance: Jurnal Kriminologi
ISSN : 25803158     EISSN : 25803166     DOI : -
Core Subject : Social,
Deviance Jurnal Kriminologi (ISSN 2580-3158 for printed version and ISSN 2580-3166 Online version), is a peer-reviewed, open-access journal published by Universitas Budi Luhur. This journal publishes twice a year (June and December). Deviance Jurnal Kriminologi publishes articles on criminological Issue. The journal invites scholar to submit original articles from variety of persperctives (sociological, philosophical, geographical, psychological, jurisprudential, cultural, political, policy standpoints, etc), focusing on crime and society
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2021)" : 7 Documents clear
Analisis Teori Aktivitas Rutin terhadap Kerentanan Anak yang menjadi Korban Kekerasan Seksual Argo Putra Setyawan; Nadia Utami Larasati
Deviance Jurnal kriminologi Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/djk.2050

Abstract

Kejahatan berupa kekerasan seksual terhadap anak terus mengalami peningkatan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Anak merupakan kelompok yang rentan dan kekerasan seksual akan berdampak serius pada mereka. Penelitian bertujuan untuk membahas faktor-faktor terkait kerentanan anak yang menjadi korban kekerasan seksual dan upaya untuk menanggulangi risiko serta peningkatan jumlah kasus kekerasan seksual terhadap anak. Pembahasan masalah ini dianalisis menggunakan Teori Aktivitas Rutin untuk melihat faktor-faktor yang menyebabkan anak menjadi korban kekerasan seksual. Penulisan ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan cara mengumpulkan data dan informasi dengan teknik wawancara melalui media sosial dan juga aplikasi Prisga dari informan yang berguna untuk analisis permasalahan. Penelitian ini juga menggunakan pendekatan deskriptif untuk mengkaji keadaan kelompok manusia saat ini, suatu objek, seperangkat kondisi, cara berpikir, atau sekelompok peristiwa. Temuan studi ini menunjukkan faktor yang menyebabkan anak menjadi korban kekerasan seksual dan langkah-langkah yang dapat diambil untuk menguranginya.
KATA PENGANTAR DEVIANCE JURNAL KRIMINOLOGI VOLUME 5 NOMOR 2 TAHUN 2021 Nadia Utami Larasati
Deviance Jurnal kriminologi Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/djk.v5i2.2181

Abstract

Puji syukur kami panjatkan kepada Allah Tuhan Yang Maha Esa karena berkat rahmat-Nya, Volume 5 Nomor 2 Tahun 2021 Jurnal Deviance ini bisa hadir menyapa para pembaca sekalian. Seperti biasa, tema-tema beragam dalam disiplin ilmu Kriminologi kami hadirkan dalam edisi ini tidak saja sebagai wujud kontribusi keilmuan kami, tetapi juga untuk memantik diskusi dan perdebatan konstruktif dalam pengembangan ilmu sosial, khususnya Kriminologi diantara para ilmuwan, pengamat, peneliti isu-isu sosial, dan sekaligus para pengambil kebijakan. Naskah yang ditulis oleh Tiara Paramita dan Adrianus Eliasta Meliala menjadi pembuka edisi kali ini dengan mengetengahkan judul “Intervention by Separation and Reunification of Victims of Munchausen Syndrome by Proxy”. Artikel yang ditulis ini bertujuan untuk melihat bagaimana dampak dari metode intervensi dengan cara pemisahan dan penyatuan kembali anak sebagai korban tindak kekerasan Munchausen Syndrome by Proxy terhadap orangtua sebagai pelaku tindak kekerasan Munchausen Syndrome by Proxy. Hasil studi ini menunjukkan bahwa intervensi pemisahan masih menjadi salah satu metode intervensi yang digunakan untuk korban kekerasan pada anak. Namun, intervensi ini juga dapat menimbulkan luka psikologis yang mendalam pada anak akibat dipisahkan dari orangtuanya, dimana trauma dari pemisahan tersebut akan sangat berdampak terhadap perkambangan psikologi anak dalam hal kepercayaannya terhadap orang lain. Artikel berikutnya ditulis oleh Muh. Ardila Amry dan Satria Novembri yang berjudul “Analisis Bentuk Labelling terhadap Mantan Narapidana Narkotika di Kelurahan Kampung Jawa, Kota Solok, Sumatera Barat”. Studi ini dilatarbelakangi oleh fenomena labelling mantan narapidana narkotika oleh masyarakat di kelurahan Kampung Jawa, Kota Solok, Sumatera Barat. Dengan menggunakan perspektif labelling, artikel ini menyimpulkan bahwa pada dasarnya mantan narapidana narkotika tidak akan mempermasalahkan jika masyarakat melakukan pemberian cap atau label dan diskriminasi sosial sebagai bentuk pertanggungjawaban atas norma-norma masyarakat yang pernah dilanggar. Artikel kedua berjudul “ Artikel ketiga mengkaji kerentanan anak yang menjadi korban kekerasan seksual melalui teori Aktivitas Rutin. Naskah berjudul “Analisis Teori Aktivitas Rutin terhadap Kerentanan Anak yang menjadi Korban Kekerasan Seksual” yang ditulis oleh Argo Putra Setyawan dan Nadia Utami Larasati ini mendemonstrasikan faktor-faktor yang menyebabkan anak menjadi korban kekerasan seksual dan langkah-langkah yang dapat diambil untuk menguranginya. Naskah keempat berjudul “Analisis Rational Choice Theory terhadap Perilaku Menyimpang akibat Sistem Transaksi Mikro Game Online pada Smartphone”. Artikel yang ditulis oleh Shinta Julianti dan Muhammad Reza Aljabar ini menyimpulkan bahwa ketiga informan dalam studi ini mempunyai alasan tersendiri mengapa mereka melakukan tindakan menyimpang akibat transaksi mikro game online. Mereka memiliki prioritas yang berbeda-beda ketika bermain game online di smartphone yang didasarkan pada pertimbangan pilihan rasional mereka masing-masing. Naskah berikutnya berjudul “Penerapan Prinsip Proficiency dan Due Professional Care dalam Pencegahan Kejahatan di Bidang ‘Creative Accounting’. Artikel yang ditulis oleh Shakina Apriliani Utari ini untuk bertujuan untuk menjelaskan bagaimana penerapan dan mengetahui seberapa besar pengaruh prinsip Proficiency dan Due Professional Care dalam penerapannya untuk mencegah ‘Creative Accounting’. Studi ini menyimpulkan bahwa penerapan prinsip Proficiency dan Due Professional Care yang dijalankan oleh auditor yang bekerja pada 15 Kantor Akuntan Publik di wilayah DKI Jakarta dan Depok dapat diterapkan dengan baik serta dijalankan secara konsisten dan berpengaruh terhadap pencegahan ‘Creative Accounting’. Artikel terakhir ditulis oleh Sisi Renia Alviani dan Yani Osmawati. Naskah ini mengkaji kasus tawuran di wilayah Manggarai, Jakarta Selatan. Artikel berjudul “Tinjauan Teori Kriminologi Kultural terhadap Pemaknaan Tawuran: Studi Kasus Tawuran di Wilayah Manggarai, Jakarta Selatan” ini menyimpulkan bahwa tawuran yang terjadi di Manggarai dan sekitarnya didasarkan pada aksi solidaritas antar sesama yang tinggi. Tawuran dimaknai sebagai tindakan yang wajar dan bukan merupakan tindak kejahatan bagi masyarakat setempat. Saran dan masukan berharga dari para pembaca sekalian akan selalu kami nanti untuk lebih meningkatkan kualitas terbitan kami ke depan. Kami pun menunggu kontribusi Anda semua untuk mengirimkan naskahnya ke Jurnal Deviance sebagai wujud partisipasi aktif pengembangan wacana dan keilmuan disiplin ilmu Kriminologi. Salam hormat, Editor in Chief Jurnal Deviance Nadia Utami Larasati
Analisis Bentuk Labelling terhadap Mantan Narapidana Narkotika di Kelurahan Kampung Jawa, Kota Solok, Sumatera Barat Ardila Amry; Satria Novembri
Deviance Jurnal kriminologi Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/djk.2158

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena labelling mantan narapidana narkotika oleh masyarakat di kelurahan Kampung Jawa, Kota Solok, Sumatera Barat. Hal ini dikarenakan orang yang melanggar norma dianggap sebagai penyimpang yang berperilaku tidak sesuai dengan norma dan aturan yang berlaku di masyarakat. Menurut pandangan masyarakat para mantan narapidana narkotika akan kembali melakukan penyimpangan yang sama akibat kecanduan barang haram yang menimpa mantan narapidana narkotika sehingga memicu diskriminasi sosial dan pemberian label terhadap mantan narapidana narkotika. Pada penelitian ini penulis menggunakan teori labelling yang dikemukakan oleh Edwin Lemert yang merupakan identitas diri yang diberikan oleh kelompok kepada seseorang berdasarkan pada identitas yang di anggap minoritas oleh suatu kelompok masyarakat. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa pada dasarnya mantan narapidana narkotika tidak akan mempermasalahkan jika masyarakat melakukan pemberian cap atau label dan diskriminasi sosial sebagai bentuk pertanggungjawaban atas norma-norma masyarakat yang pernah dilanggar
Analisis Rational Choice Theory terhadap Perilaku Menyimpang akibat Sistem Transaksi Mikro Game Online pada Smartphone Shinta Julianti; Muhammad Reza Aljabar
Deviance Jurnal kriminologi Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/djk.2145

Abstract

Game online gratis di dalam smartphone bisa menjadi kegiatan yang menghibur bagi diri sendiri maupun bersama orang lain. Meski demikian, banyak game online gratis yang tersebar dengan sistem microtransaction pada saat ini. Penelitian ini membahas mengenai fenomena bagaimana seorang pemain game online gratis di smartphone berpotensi melakukan perilaku menyimpang akibat sistem microtransaction di dalam game online. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data observasi dan wawancara terhadap tiga informan yang memiliki pengalaman bermain game online gratis dengan sistem microtransaction. Data dianalisis menggunakan kajian kriminologi yaitu Rational Choice Theory, yang menyatakan bahwa pemain melakukan tindakan menyimpang atas pemikiran rasional untuk melakukan transaksi di game online tersebut. Pemikiran rasional oleh pelaku terdiri dari merencanakan tindakan sebelum melakukan aksinya, memaksimalkan keuntungan dan meminimalisir kerugian, faktor pribadi dan situasional serta pertimbangan kemampuan dan akses terhadap informasi dan target
Penerapan Prinsip Proficiency dan Due Professional Care dalam Pencegahan Kejahatan di Bidang ‘Creative Accounting’ Shakina Apriliani Utari
Deviance Jurnal kriminologi Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/djk.1214

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai prinsip Proficiency dan Due Professional Care oleh Auditor dalam pencegahan ‘Creative Accounting’. Berbagai kasus yang terjadi terkait pelanggaran dan penyimpangan ‘Creative Accounting’ biasanya dilakukan atas kolaborasi antara akuntan, auditor internal serta manajemen di perusahaan dengan akuntan publik yang bekerja di Kantor Akuntan Publik (KAP). Auditor eksternal ini sebagai ‘gatekeeper’ memiliki peran penting dalam mendeteksi dan mencegah hal terkait pelanggaran dan penyimpangan ‘Creative Accounting’. Tujuan. penelitian ini. untuk. menjelaskan bagaimana. penerapan dan mengetahui seberapa besar pengaruh prinsip Proficiency dan Due Professional Care dalam penerapannya untuk mencegah ‘Creative Accounting’. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif menggunakan survei. Responden dalam penelitian ini adalah Auditor yang bekerja di Kantor Akuntan Publik (KAP) di wilayah Jakarta dan Depok. Teknik pengambilan sampel menggunakan multistage random sampling dengan melakukan purposive sampling dan selanjutnya dengan convenience sampling. Metode analisis data menggunakan uji validitas, relibialitas, asumsi klasik dan regresi linear berganda. Dari hasil penelitian menyimpulkan bahwa penerapan prinsip Proficiency dan Due Professional Care yang dijalankan oleh auditor yang bekerja pada 15 KAP di wilayah Jakarta dan Depok dapat diterapkan dengan baik, dan juga dijalankan secara konsisten serta berpengaruh terhadap pencegahan ‘Creative Accounting’
Intervention by Separation and Reunification of Victims of Munchausen Syndrome by Proxy Tiara Paramita; Adrianus Eliasta Meliala
Deviance Jurnal kriminologi Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/djk.1372

Abstract

This study aims to analyze the impact of the intervention method by separating and reunifications children as victims of Munchausen Syndrome by Proxy against their parents as perpetrators of Munchausen Syndrome by Proxy. The subjects of this study were 9 expert figures with different backgrounds and several previous research journals as references. This research uses interpretative analysis by using an unstructured interview method and journal review for secondary data. After the data is collected completely and thoroughly, both from primary and secondary data collection, the data can be grouped or adjusted according to the type of data obtained from interviews with research subjects and previous research based on the journals. The results showed that the separation intervention is still one of the intervention methods used for victims of child abuse. However, this intervention can also cause deep psychological wounds in children due to being separated from their parents, where the trauma from the separation will greatly affect the psychological development of children in terms of their trust in others. Apart from that, reunification is still very possible, but the possibility of repeated acts of violence is also quite high. Continued and prolonged counseling is needed to minimize these negative impacts however, this follow-up step is still difficult to do, especially in Indonesia due to the lack of human resources from related institutions or agencies.
Tinjauan Teori Kriminologi Kultural terhadap Pemaknaan Tawuran: Studi Kasus Tawuran di Wilayah Manggarai, Jakarta Selatan Sisi Renia Alviani; Yani Osmawati
Deviance Jurnal kriminologi Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/djk.2112

Abstract

Tawuran yang terjadi di wilayah Manggarai telah berlangsung lama hingga diwariskan antar generasi. Fakta ini menjadikan tawuran sebagai sebuah fenomena yang melahirkan kejahatan menjadi sebuah kultur dan tawuran merupakan “produk”nya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan pemaknaan tawuran oleh pelaku yang terlibat di wilayah Manggarai dan sekitarnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah kualitatif deskriptif yang tahapannya mencakup pengamatan awal, perumusan masalah penelitian, pengumpulan data hingga simpulan. Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa tawuran yang terjadi di Manggarai dan sekitarnya didasarkan pada aksi solidaritas antar sesama yang tinggi. Tawuran dimaknai sebagai tindakan yang wajar dan bukan merupakan tindak kejahatan bagi masyarakat setempat. Para pelaku enggan memaknai tawuran sebagai tindak kejahatan karena mereka melakukan tawuran untuk membela harga diri dan kampung yang menyebabkan tawuran tetap abadi hingga saat ini.

Page 1 of 1 | Total Record : 7