cover
Contact Name
Deni Juliasari
Contact Email
ejournal@itbwigalumajang.ac.id
Phone
+62334-881924
Journal Mail Official
ejournal@itbwigalumajang.ac.id
Editorial Address
Institut Teknologi dan Bisnis Widya Gama Lumajang Jl. Gatot Subroto No.4 Lumajang Jawa Timur - Indonesia
Location
Kab. lumajang,
Jawa timur
INDONESIA
Wiga : Jurnal Penelitian Ilmu Ekonomi
ISSN : 20880944     EISSN : 25495992     DOI : https://doi.org/10.30741/wiga
Core Subject : Economy, Social,
Wiga : Jurnal Penelitian Ilmu Ekonomi is published twice a year in March and September, published by Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Gama since March 2011. Wiga : Jurnal Penelitian Ilmu Ekonomi is intended as a forum for publishing scientific articles in the field of economics : Accounting, Banking, Taxation, Management, Marketing.
Articles 415 Documents
Analisis Kontribusi Nilai Teknologi Informasi Terhadap Kinerja Proses Bisnis Dan Dinamika Bersaing: Studi Empiris pada Hotel Berbintang di Surabaya Oyong Lisa; Sihwahjoeni Sihwahjoeni
Wiga : Jurnal Penelitian Ilmu Ekonomi Vol. 2 No. 1 (2012): Maret 2012
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Widya Gama Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30741/wiga.v2i1.61

Abstract

This study aimed to analyze the effect of information technology on business process performance, analyzing the effect of information technology on competitive dynamics, analyze the effect of business process performance against competitive dynamics, and analyze the impact of information technology on the dynamics of competing through business process performance. This research is explanatory research. The population in this study is the manager of information technology users totaling 276 people. The number of samples in this study as many as 164 people. The sampling technique using simple random sampling. Data analysis technique used is structural equation modeling (SEM). The analysis showed that information technology is positive and significant effect on the performance of business processes. Information technology and significant positive effect on the dynamics of competition. Business process performance and significant positive effect on the dynamics of competition. Business process performance mediates the effect of information technology againts competitive dynamics.
Pengaruh Firm Size Terhadap Earnings Response Coeffisient (ERC) Dengan Voluntary Disclousure Sebagai Variabel Intervening: Studi Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Ratna Wijayanti Daniar Paramita
Wiga : Jurnal Penelitian Ilmu Ekonomi Vol. 2 No. 1 (2012): Maret 2012
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Widya Gama Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30741/wiga.v2i1.63

Abstract

Earnings information is the most responded by investors because it provides a description of the company’s performance, but information alone is sometimes not enough profit to serve as the basis for decision making of investors because it is possible the information is biased, to measure the level of profit, can use a variable Earnings Response Coefficient (ERC.) The strong market reaction to earnings information reflected in the high earnings response coefficients (Earnings Response Coefficient) or ERC, if earnings are reported to have a response force (power of response). then that reported earnings quality. The purpose of this study was to identify the effects of direct and indirect size, and earnings response disclousure voluntary coeffisient (ERC) This research examined 20 manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange-year period 2005-2009. Statistical methods used to test the hypothesis is Structural Equation Model (SEM) with AMOS version 18. The empirical results of this research: The results of this study proves there is no significant effect of Size with Earnings Response Coefficient (ERC). Similarly, for the effect of the Size to voluntary disclousure have significant positive results. Against the influence of voluntary disclousure to Earning Response Coefficient (ERC) have positive test results significantly. Voluntary disclosure in this study an intervening variable for the indirect effect between the size of Earnings Response Coefficient (ERC). The persistence of earnings as a control variable to the Earnings Response Coefficient (ERC) have no significant relationship.
Pengaruh Lingkungan Kerja dan Disiplin Kerja serta Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Lumajang Zainul Hidayat; Muchamad Taufiq
Wiga : Jurnal Penelitian Ilmu Ekonomi Vol. 2 No. 1 (2012): Maret 2012
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Widya Gama Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30741/wiga.v2i1.64

Abstract

The objectives of this research are : 1 ) to learn about the effect of Environment and Diciplin and Motivation to Performance at Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Lumajang ; 2 ) to learn about the effect of Environment and Diciplin and Motivation partially to Performance at Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Lumajang ; 3 ) to learn about the effect of Environment and Diciplin and Motivation that has dominant effect to Performance at Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Lumajang. Where numbers of employee wich become the population are 60 persons respondent by spesialis. Data collection is by giving questionnaire toward respondents, interview upon organization member, and also viewing the document needed. The data collected is supported by assumption and reliability testing. The analysis model is supported by classic assumption testing ; multicolobierity test auto correlation test. To find out the accuracy of the model is by viewing determination coefficient, simultaneous hypothesis testing is taken by F test and partial hypothesis is taken by t test. From the double regression data analysis gained similarity regression line : Y = -1.435 + 0.330 X1 + 0.609 X2 + 0.156 X3 + e and founded that Hypothesis test result 1 : Fcount is 143.958 with probability 0,000 and Ftabel ( = 0,05; df 1=3; df2 = 60) is 2.769, it mean that Environment (X1) and Diciplin (X2) and Motivation ( X3) variables is simultan having effect to performance (Y), then the first hypothesis is accepted. Hypothesis 2 : Found that the value of tcount X1 is 3.059 and the value of ttabel is 2.003 and than tcount bigger the value ttabel 2.003, the second hypothesis is which stated about Environment (X1) and Diciplin (X2) and Motivation ( X3) variable is partially effect the performance (Y) is accepted. Diciplin (X2) is the dominantly variable wich giving effect toword performance with Standardized Coefficien Beta for variabel X2 is 0.425, it mean that performance (Y) can be exlaned by the variable of Diciplin (X2) there’s 42,5 percent. By that, the third hypothesis is accepted.
Analisis Faktor-Faktor Pribadi Yang Mempengaruhi Keputusan Pembelian Sepeda Motor Yamaha Di Lumajang Ainun Jariah
Wiga : Jurnal Penelitian Ilmu Ekonomi Vol. 2 No. 2 (2012): September 2012
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Widya Gama Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30741/wiga.v2i2.65

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh factor-faktor pribadi yang terdiri dari umur dan tahap siklus hidup, pekerjaan, situasi ekonomi, gaya hidup, kepribadian dan konsep diri terhadap keputusan pembelian sepeda motor Yamaha di Lumajang. Penelitian ini melakukan pengujian terhadap hipotesis yang menyatakan terdapat pengaruh factor-faktor pribadi yang terdiri dari umur dan tahap siklus hidup, pekerjaan, situasi ekonomi, gaya hidup, kepribadian dan konsep diri terhadap keputusan pembelian sepeda motor Yamaha di Lumajang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode statistik regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk variabel umur dan tahap siklus hidup mempunyai pengaruh negative atau berlawanan terhadap keputusan pembelian sepeda motor yamaha, variabel pekerjaan tidak mempunyai pengaruh terhadap keputusan pembelian sepeda motor yamaha, variabel situasi ekonomi mempunyai pengaruh positif atau searah terhadap keputusan pembelian sepeda motor yamaha, variabel gaya hidup tidak mempunyai pengaruh terhadap keputusan pembelian sepeda motor yamaha, dan variabel kepribadian dan konsep diri mempunyai pengaruh negatif atau berlawanan terhadap keputusan pembelian sepeda motor yamaha. Sedangkan secara simultan terdapat pengaruh umur dan tahap siklus hidup, pekerjaan, situasi ekonomi, gaya hidup, kepribadian dan konsep diri secara bersama-sama mempunyai pengaruh terhadap keputusan pembelian sepeda motor yamaha dengan koefisien determinasi (adjusted R2) diperoleh sebesar 0,487, yang menunjukkan bahwa 48,7% keputusan pembelian sepeda motor yamaha dapat dijelaskan oleh umur dan tahap siklus hidup, pekerjaan, situasi ekonomi, gaya hidup, kepribadian dan konsep diri, sedangkan sisanya 51,3% keputusan pembelian sepeda motor yamaha dipengaruhi oleh variabel-variabel lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Keterbatasan penelitian ini adalah hanya meneliti pengaruh umur dan tahap siklus hidup, pekerjaan, situasi ekonomi, gaya hidup, kepribadian dan konsep diri terhadap keputusan pembelian. Sedangkan variabel lain yang mempengaruhi keputusan pembelian diharapkan dapat diteliti oleh peneliti selanjutnya.
Pentingnya Pengungkapan (Disclosure) Laporan Keuangan Dalam Meminimalisasi Asimetri Informasi: Kajian Literatur dan Riview Beberapa Artikel Penelitian Terkait Pengungkapan Ery Hidayanti; Sunyoto Sunyoto
Wiga : Jurnal Penelitian Ilmu Ekonomi Vol. 2 No. 2 (2012): September 2012
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Widya Gama Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30741/wiga.v2i2.67

Abstract

Agency theory arising due to the different interests between managers as agents of the owners of capital as a principal. This problem arises from the desire berrnula the agency for not acting in the best interests principal Jensen and Meckling (1976). The agent to make a more informed decision to maximize their own welfare than the welfare principal. This is where the asymmetry arises, as principal on the other hand is in need of all the relevant information about the overall condition of the company, but not rnempunyai access to internal corporate information, but the information is very useful for making economic decisions. Based on this phenomenon arising from the lack of transparency in the financial statements of the agent causing the authors formulate the problem associated with pendisclosuran purposes, gains and losses as well as the relationship between pendisclosuran pendisclosuran against asymmetry. Thus the aim of this paper is to describe the importance of disclosure to the financial statements in order to overcome or minimize the information asymmetry through the publication of financial statements. Hopefully with a full disclosure by firms all relevant financial information will ultimately be very useful for stakeholders and will reduce the asymmetry of information that has been happening.
Implementasi Marketing Mix Dan Pengaruhnya Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Pada Produk Unggulan Keripik Pisang Agung Di Kabupaten Lumajang Hesti Budiwati
Wiga : Jurnal Penelitian Ilmu Ekonomi Vol. 2 No. 2 (2012): September 2012
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Widya Gama Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30741/wiga.v2i2.68

Abstract

Pengembangan strategi pemasaran yang benar sepanjang waktu memerlukan kedisiplinan, fleksibelitas dan keberlanjutan. Pemasaran juga harus selalu meningkatkan strategi untuk sejumlah produk dan jasa di dalam organisasinya. Memasarkan kebutuhan dan keinginan konsumen adalah inti dari pemasaran. Sasaran dari setiap bisnis adalah menghantarkan nilai pelanggan untuk menghasilkan laba. Strategi pemasaran adalah logika pemasaran yang dilaksanakan dengan harapan bahwa unit bisnis akan mencapai sasaran pemasaran. Strategi pemasaran ini terdiri dari strategi spesifik untuk pasar sasaran, penentuan posisi produk, bauran pemasaran dan tingkat pengeluaran pemasaran. Strategi pemasaran yang baik dan tepat merupakan fakor penting, karena strategiberpengaruh langsung terhadap kelancaran dan keberhasilan dalam penguasaan pasar. Analisa terhadap strategi pemasaran yang efektif dapat berguna sebagai alat untuk mengetahui kekuatan dan kelamahan yang dimiliki oleh suatu perusahaan, sehingga perusahaan dapat memperbaiki kelemahan dan meningkatkan kekuatan yang dimilikinya. Strategi pemasaran tersebut juga harus mampu menghadapi tantangan perubahan lingkungan dan strategi pemasaran tersebut mampu menghadapi persaingan yang semakin ketat di pasaran.
Analisis Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Untuk Menilai Kecukupan Modal Bank Dalam Mendukung Kegiatannya Secara Efisien: Studi Kasus Pada Bank Perkreditan Rakyat yang Berkantor Pusat di Kabupaten Lumajang Periode 2007-2009 Ninik Lukiana
Wiga : Jurnal Penelitian Ilmu Ekonomi Vol. 2 No. 2 (2012): September 2012
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Widya Gama Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30741/wiga.v2i2.70

Abstract

Bank pada hakekatnya adalah suatu lembaga yang berperan sebagai perantara keuangan (financial intermediary) antara pihak-pihak yang memiliki kelebihandana (surplus unit) dengan pihak-pihak yang memerlukan dana (defisit unit) serta lembaga yang memperlancar arus lalu lintas pembayaran. Bank juga lembaga kepercayaan yang disamping berfungsi sebagai lembaga intermediasi juga sebagai lembaga yang menjadi sarana dalam pelaksanaan kebijakan pemerintah di bidang moneter. Penyempurnaan sistem perbankan di Indonesia ditempuh antara lain dengan cara menyederhanakan jenis bank serta memperjelas ruang lingkup dan batas kegiatan yang dapat diselenggarkan. Melalui upaya ini diharapkan perbankan dapat lebih meningkatkan peranannya dalam melaksanakan pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya, pertumbuhan ekonomi dan stabilitas nasional kearah peningkatan taraf hidup rakyat banyak.
Kajian Empiris Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi Dan Penyebabnya Syafi'i Syafi'i
Wiga : Jurnal Penelitian Ilmu Ekonomi Vol. 2 No. 2 (2012): September 2012
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Widya Gama Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30741/wiga.v2i2.72

Abstract

Pajak merupakan sumber pendapatan negara yang utama. Dalam pelaksanaannya dihadapkan pada kesadaran subjek pajak termasuk Wajib Pajak Orang Pribadi. Kesadaran tersebut disebut dengan kepatuhan. Kepatuhan dapat dibedakan menjadi 2 yaitu kepatuhan formal dan kepatuhan material. Hasil penelitian terhadap kepatuhan formal Wajib Pajak Orang Pribadi dalam pelaporan Pajak Penghasilan di KPP Tegalsari periode 2004-2008 mengalami peningkatan pada tahun 2004 sebesar 55.1%, Tahun 2005 sebesar 59,8%, Tahun 2006 sebesar 61%, Tahun 2007 sebesar 63.4% dan Tahun 2008 sebesar 64,2%. Hasil penelitian terhadap kepatuhan material Wajib Pajak Orang Pribadi dalam pelaporan Pajak Penghasilan di KPP Tegalsari periode 2004-2008 mengalami peningkatan pada tahun 2004 sebesar 68.8%, Tahun 2005 sebesar 74.7%, Tahun 2006 sebesar 76,2%, Tahun 2007 sebesar 78,9% dan Tahun 2008 sebesar 79,8%.
Urgensi Pengawasan Pimpinan Terhadap Kinerja Pegawai Di Era Otonomi Daerah Muchamad Taufiq
Wiga : Jurnal Penelitian Ilmu Ekonomi Vol. 2 No. 2 (2012): September 2012
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Widya Gama Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30741/wiga.v2i2.74

Abstract

It was about ten years ago, Eldersveld and Derksen put forward their criticism which says : our knowledge of the nature of local political leadership in modern democracies based on systematic comparative scholarship is limited. This makes it difficult to generalize across political systems. Political scientists just have been more interested in their own political system, and in interviewing national poticians than in comparative studies of local leaders (1995:1). In many sense, Eldersveld and Derksen’s criticism is still relevant now days, and this book is partly aimed to fulfil that of the gap in scholarly literatures concerning Indonesian local leaders’ orientation towards decentralization and regional autonomy policies.
Pengaruh Kecerdasan Emosional Terhadap Tingkat Pemahaman Akuntasi M. Wimbo Wiyono
Wiga : Jurnal Penelitian Ilmu Ekonomi Vol. 2 No. 2 (2012): September 2012
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Widya Gama Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30741/wiga.v2i2.75

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh kecerdasan emosional dengan variabel pengenalan diri, pengendalian diri, motivasi, empati dan keterampilan sosial mahasiswa terhadap tingkat pemahaman akuntansi mahasiswa pada sekolah tinggi ilmu Ekonomi (STIE) Widya Gama Lumajang. Penelitian ini melakukan pengujian terhadap hipotesis yang menyatakan terdapat pengaruh kecerdasan emosional dengan variabel pengenalan diri, pengendalian diri, motivasi, empati dan keterampilan sosial mahasiswa terhadap tingkat pemahaman akuntansi. Metode penlitian yang digunakan adalah metode statistik regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk variabel pengenalan diri terdapat pengaruh negative atau berlawanan terhadap tingkat pemahaman akuntansi, variabel pengendalian diri terdapat pengaruh negative atau berlawanan terhadap tingkat pemahaman akuntansi, variabel motivasi tidak terdapat pengaruh positif atau searah terhadap tingkat pemahaman akuntansi, variabel empati tidak terdapat pengaruh negative atau berlawanan terhadap tingkat pemahaman akuntansi, dan variabel keterampilan sosial tidak terdapat pengaruh positif atau searah terhadap tingkat pemahaman akuntansi. Sedangkan secara simultan terdapat pengaruh pengenalan diri, pengendalian diri, motivasi, empati dan keterampilan sosial terhadap tingkat pemahaman akuntansi dengan koefisien determinasi (adjusted R2) diperoleh sebesar 0,332, yang menunjukkan bahwa 33,2% pemahaman akuntansi dapat dijelaskan oleh pengenalan diri, pengendalian diri, motivasi, empati dan keterampilan sosial, sedangkan sisanya 66.8% pemahaman akuntansi dipengaruhi oleh variabel-variabel lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Keterbatasan penelitian ini adalah hanya meneliti pengaruh pengenalan diri, pengendalian diri, motivasi, empati dan keterampilan sosial terhadap pemahaman akuntansi. Sedangkan variabel lain yang mempengaruhi tingkat pemahaman akuntansi diharapkan dapat diteliti oleh petneliti selanjutnya.