Articles
47 Documents
KONSEP PENDIDIKAN TUT WURI HANDAYANI DALAM PERSEPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM DI MTS TARBIYAH ISLAMIYAH
Maulida Maulida;
Nurul Hasanah;
Fatimah Ahmad
Jurnal Iqtirahaat Volume 5 No 2 Desember 2021
Publisher : STAI Jama'iyah Mahmudiyah Tanjung Pura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (418.645 KB)
|
DOI: 10.56446/ji.v5i2.63
Konsep pendidikan Tut Wuri Handayani yang dikemukakan oleh Ki Hajar Dewantara telah dilaksanakan dengan baik pada Madrasah Tsanawiyah Tarbiyah Islamiyah dan telah sesuai dengan perspektif pendidikan agama Islam dimana guru mampu menjadi pendorong dan pemberi motivasi yang baik bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya. Bentuk penerapan konsep Tut Wuri Handayani yang telah dilakukan bahwa guru sebagai pendidik yang terus-menerus menuntun, menopang, menunjukkan dan memberdayakan arah yang benar bagi hidup dan karya anak-anak didiknya. Jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi lapangan (field research) dengan melakukan observasi di lokasi penelitian. Metode Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Teknik analisis data dengan cara trianggulasi data dan sumber. Hasil penelitian diperoleh bahwa tujuan konsep pendidikan Konsep pendidikan Tut Wuri Handayani berbasis Islam membentuk manusia yang memiliki nilai-nilai agama yang baik dan membentuk karakter yang baik dalam diri siswa. Madrasah Tsanawiyah Tarbiyah Islamiyah mampu menerapkan konsep Tut Wuri Handayani dengan baik. pembinaan dan pengajaran aqidah akhlaq yang cukup baik dilakukan dengan memberikan tauladan langsung bagi siswa. Keahlian lainnya yang dimiliki siswa Madrasah Tsanawiyah Tarbiyah Islamiyah adalah kemampuan berpidato yang baik sebagai salah satu keunggulan yang dimiliki Madrasah Tsanawiyah Tarbiyah Islamiyah ini adalah kegiatan pembiaan pidato terkait penerapan ajaran Islam dalam kehidupan. Hal ini menunjukkan bahwa guru mampu mengembangkan bakat anak didik yang tentunya sesuai dengan konsep Tut Wuri handayani dimana guru dituntut mampu menggali potensi diri siswa.
UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMAHAMI MATERI AL-QUR’AN HADIS MELALUI METODE INDEX CARD MATCH DI KELAS XI MAN 2 MODEL MEDAN
Rahmayani Siregar
Jurnal Iqtirahaat Volume 5 No 2 Desember 2021
Publisher : STAI Jama'iyah Mahmudiyah Tanjung Pura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (539.501 KB)
|
DOI: 10.56446/ji.v5i2.64
Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) atau dikenal dalam bahasa inggris classroom action research. Metode pengumpulan data dengan cara observasi, tes, angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan bentuk siklus pertama ke siklus yang berikutnya. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa rata-rata penggunaan metode Index Card Match metode Index Card Match dalam proses pembelajaran Qur’an Hadis pada siklus I sebesar 65,75% meningkat 88,75% pada siklus II. Peningkatan kemampuan memahami materi Qur’an Hadis siswa terlihat dari rata-rata hasil tes kemampuan pemahaman dari siklus I ke siklus II. Kemampuan pemahaman yang meningkat dengan metode pembelajaran Index Card Match meliputi instrumental dan relasional. Pada siklus I nilai rata-rata hasil belajar siswa adalah 75 dan ketuntasan klasikalnya mencapai 66,34%, sedangkan pada siklus II nilai rata-rata peserta didik adalah 90 dan ketuntasan klasikalnya mencapai 80,81%. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan sebesar 13,65%. Untuk persentase aktifitas belajar siswa pada siklus I adalah 72% sedangkan pada siklus II naik menjadi 81%. Ada peningkatan aktifitas siswa sebesar 9%., 4) Ada empat indikator utama kemampuan memahami pada siswa yang menjadi acuan dalam penelitian ini. Empat indikator tersebut telah muncul secara baik dan juga bertahap pada penelitian ini.
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PAI MELALUI METODE RESITASI SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 3 HINAI
Muamar Al Qadri;
Rika Adela
Jurnal Iqtirahaat Volume 6 No 1 Juni 2022
Publisher : STAI Jama'iyah Mahmudiyah Tanjung Pura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56446/ji.v6i1.65
Metode resitasi merupakan metode pemberian tugas kepada siswa untuk dikerjakann baik dalam proses pembelajaran di kelas, atau diselesaikan di luar jam pelajaran tatap muka, dan harus dipertanggung jawabkan ketika proses pembelajaran. Saat observasi permasalahan pada kegiatan belajar mengajar awal masih terdapat hasil belajar yang belum maksimal. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas. Teknik pengumpulan metode penelitian dari 4 tahapan yaitu tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, refleksi yang dirangkum dalam siklus I dan siklus II. Adapun hasil penelitian adalah kegiatan belajar mengajar pada observasi awal masih terdapat hasil belajar yang belum maksimal. Pada siklus I terdapat hasil penelitian siswa yang mencapai ketuntasan belajar secara individu sebanyak 19 siswa atau 59 %, sedangkan 13 siswa atau 41% belum mencapai ketuntasan belajar sehingga perlu dilakukan perbaikan pada siklus II. Sedangkan pada siklus II dengan hasil belajar siswa 100% mencapai ketuntasan belajar secara individu dan mampu mengemukakan pendapat dalam diskusi serta menganalisis permasalahan yang dihadapi dan mampu menyelesaikan tugas dengan baik serta bertanggungjawab yang telah dilakukan dari tugas yang dikerjakan. Dari hasil penelitian dapat di simpulkan bahwa penggunaan metode resitasi dalam proses pembelajaran dapat meningkatkan meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran PAI siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Hinai.
PERAN GURU PROFESIONAL DALAM KEGIATAN MENGAJAR MENGGUNAKAN MEDIA BELAJAR BERBASIS COMPUTER DI MTs. SWASTA TARBIYAH WALADIYAH PULAU BANYAK
Endo Retno Suci;
Tasyari Syalsabila;
Muhammad Ali Mukhlis
Jurnal Iqtirahaat Volume 6 No 1 Juni 2022
Publisher : STAI Jama'iyah Mahmudiyah Tanjung Pura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56446/ji.v6i1.66
Latar belakang permasalahan pada penelitian ini adalah 1). siswa kurang aktif mengikutipelajaran Akidah Akhlak dalam bentuk aktif berdiskusi, aktif bertanya atau menjawab,aktif memberikan pendapat sehubungan pelaksanaan kegiatan belajar dan mengajardilaksanakan secara online atau daring. 2) Siswa kurang memiliki minat belajar pada matapelajaran Akidah Akhlak sehingga siswa kurang memahami materi pembinaan akhlaksiswa. 3) Guru bidang studi Akidah Akhlak belum menerapkan strategi pembelajaraninovatif dan kreatif dalam kegiatan mengajar di kelas sehingga siswa tidak terlibat aktifdalam kegiatan belajar. Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif deskripstif. Metodepengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisidata dilakukan secara interaktif dan berlangsung secara terus menerus sampai tuntas,sehingga datanya sudah jenuh. Teknik analisis data dengan cara reduksi data (datareduction), penyajian data (data Display), data penarikan kesimpulan dan verifikasi(conclusion drawing/verification). Hasil kesimpulan penelitian menujukkan bahwaanalisis tingkat profesional guru bidang studi Akidah Akhlak dalam kegitan belajar danmengajar di MTs. Swasta Tarbiyah Waladiyah Pulau Banyak diterapkan dengan cara yangsederhana dan mengacu pada kegiatan belajar yang berpusat pada aktivitas belajar siswa(student centred) sehingga pembelajaran ini dapat diterapkan dalam kegiatan belajar danmengajar sehari-hari didalam kelas. Proses pembelajaran bidang studi Akidah Akhlak diMTs Swasta Tarbiyah Waladiyah Pulau Banyak berjalan dengan efektif dan efesien. Halini disebabkan, proses untuk memahami materi pelajaran Akidah Akhlak melalui tingkatprofesionalisme guru sepenuhnya melibatkan keikut sertaan siswa dalam belajar, sehinggasiswa lebih leluasa dalam mengikuti proses pembelajaran.
UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA MASA PANDEMI COVID 19 MELALUI MODEL PEMBELAJARAN STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING DI SMP NEGERI 3 SEI LEPAN
Ahmad Fuadi;
Usmaidar Usmaidar;
Kiki Ardianti
Jurnal Iqtirahaat Volume 6 No 1 Juni 2022
Publisher : STAI Jama'iyah Mahmudiyah Tanjung Pura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56446/ji.v6i1.67
Berbagai hambatan yang dialami guru dalam melaksanakan aktivitas pembelajaran secaraonline diantaranya yaitu guru merasa kesulitan dalam memilih metode pembelajaran yangtepat karena minimnya pengetahuan tentang metode pembelajaran, kurang tersedianyafasilitas untuk menerapkan metode pembelajaran, minimnya kemampuan sebagian gurudalam mengoperasikan komputer sehubungan dengan pelaksanaan pembelajaran saat inimenerapkan sistem belajar secara online maka pelaksanaan sistem administrasi gurupunharus dilaksanakan secara online juga. Sehingga menimbulkan tantangan baru bagi gurudalam menyesuaikan dengan sistem administrasi yang membutuhkan inovasi, informasidan teknologi. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas. Teknik pengumpulanmetode penelitian dari 4 tahapan yaitu tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan,refleksi yang dirangkum dalam siklus I dan siklus II. Hasil penelitian menujukkan bahwaKemampuan Aktivitas Belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Sei Lepan dalam keadaanbaik sesuai dengan nilai hasil ulangan terakhir yang dipaparkan oleh guru bidang studiPendidikan Agama Islam. Penggunaan Pembelajaran Model Student Facilitator AndExplaining dalam kegiatan belajar dan mengajar di kelas VIII SMP Negeri 3 Sei Lepansangat efektif dan efesien pada bidang studi Pendidikan Agama Islam. PenggunaanPembelajaran Model Student Facilitator And Explaining dapat meningkatkan kemampuanAktivitas Belajar pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam pada siswa kelas VIIISMP Negeri 3 Sei Lepan dengan Presentase didapat dari nilai siswa yang telah memenuhiKetuntasan Kriteria Minimum (KKM) yaitu 70 untuk mata pelajaran Pendidikan AgamaIslam. Nilai ketuntasan prestasi memahami materi Aktivitas Belajar surat pendek Al quranoleh siswa sebagai indikator tingkat pencapaian prestasi belajar. Nilai individual siswajuga semakin meningkat.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN DARING DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA APLIKASI ZOOM MEETING PADA MATA PELAJARAN FIQIH KELAS XI MIPA MAN 2 LANGKAT
Kamaliah Kamaliah;
Syarifah Syarifah;
Mardiah Mardiah
Jurnal Iqtirahaat Volume 6 No 1 Juni 2022
Publisher : STAI Jama'iyah Mahmudiyah Tanjung Pura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56446/ji.v6i1.68
Pembelajaran daring merupakan sebuah tantangan baru bagi para tenaga pendidik dimasapandemi ini. Dalam penerapanya sebagian guu mampu melakukan pembelajaran denganbaik melalui media Zoom meeting namun terdapat kendala seperti kurangnya android yangmemadai bagi siswa dan permasalahan jaringan dan kouta internet. Jenis dan Pendekatanpenelitian ini adalah penelitian kualitatif. Adapun subjek dalam penelitian ini adalahInforman dalam penelitian ini yaitu Guru Fiqih dan Siswa MAN 2 Langkat. Metodepengumpulan data penelitian dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknikanalisis data dengan cara reduksi data (data reduction), penyajian data (data Display), datapenarikan kesimpulan dan verifikasi (conclusion drawing/verification). .Hasil penelitianini menunjukan bahwa implementasi pembelajaran daring melalui aplikasi Zoom Meetingpada pembelajaran Fiqih di kelas XI MIPA MAN 2 Langkat telah berjalan dengan cukupbaik dimulai dari guru yang telah merencakan pelaskaanan pembelajaran dengan membuatRPP, melakukan pelaksanaan pembelajaran sampai tahap evaluasi pembelajara. Namunmasih ada kendala dari segi siswa seperti susahnya jaringan dan keterbatasan media sepertihanphone dan laptop yang kurnag memadai bagi siswa serta besarnya konsumsi kuotainternet bila menggunakan aplikasi Zoom. Sehinga tidak semua siswa mampu mengikutipembelajaran daring melalui Zoom. Faktor pendudukung pembelajaran daring melaluiaplikasi Zoom Meeting pada pembelajaran Fiqih di kelas XI MIPA MAN 2 Langkatadalah media pembelajaran yang mempuni yang dimilki oleh guru dan peserta didik sertakualitas jaringan dan kuota internet yang memadai. Faktor penghambat dalammengimplementasikan pembelajaran daring melalui Zoom Meeting dikelas XI MIPAyaitu, kurangnya efektifitas dan efisiensi waktu dikarenakan banyak anak anak yang tidakdisiplin dalam waktu. Saran untuk sekolah hendaknya lebih memfasilitasi guru dalampelaksanaan pembelajaran terutama pada pelaksanaan pembelajaran daring sepertisekarang ini.
PERAN GURU PROFESIONAL DALAM PENGEMBANGAN BAHAN AJAR DI MAS JAM’IYAH MAHMUDIYAH TANJUNG PURA
Khairuddin Khairuddin;
Rani Febriyanni;
Gita Sari
Jurnal Iqtirahaat Volume 6 No 1 Juni 2022
Publisher : STAI Jama'iyah Mahmudiyah Tanjung Pura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56446/ji.v6i1.69
Latar belakang dilakukan penelitian ini guru yang profesional adalah guru yang memiliki kemampuan dan keahlian khusus dalam bidang keguruan sehingga mampu melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai guru dengan kemampuan maksimal, begitu pula dengan pengembangan bahan ajar. Adapun tujuan dilaksanakan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana profesionalisme guru dalam mengembangkan bahan ajar di Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Jam’iyah Mahmudiyah Tanjung Pura. Jenis Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian sebagai informan adalah kepala Madrasah, guru dan siswa. Teknik pengumupalan data pada penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini yaitu: Adapun profesionalisme guru dalam mengembangkan bahan pembelajaran di MA Jam’iyah Mahmudiyah Tanjung Pura, semakin profesional guru tersebut maka akan semakin mudah baginya dalam mengembangkan bahan ajar. Bukan hanya itu, guru yang profesional akan meguasai bahan dengan berpedoman pada silabus yang ditetapkan, mengembangkan kreatifitasnya dengan cara sharing pengalaman antara guru, mengembangkan media pembelajaran serta dapat memanfaatkan media media massa dan media cetak. mengembangkan dirinya melalui seminar pendidikan, workshop, dan belajar mandiri.
UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERTANYA SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW PADA MATA PELAJARAN FIKIH KELAS VII MTS JAM’IYAH MAHMUDIYAH TANJUNG PURA
Fahri Ramadhan;
Diani Syahfitri;
Muhijar Muchtar
Jurnal Iqtirahaat Volume 6 No 1 Juni 2022
Publisher : STAI Jama'iyah Mahmudiyah Tanjung Pura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56446/ji.v6i1.70
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan bertanya siswa dan untukmeningkatkan keterampilan bertanya siswa melalui model pembelajaran kooperatif tipeJigsaw. Sebelum menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw, keaktifan siswadidalam kelas rendah, terkhususnya siswa yang bertanya saat proses pembelajaran masihtergolong rendah, dapat dilihat ketika proses pembelajaran berlangsung, banyak siswayang masih tidak fokus dan bermain dengan teman-temannya. Jenis penelitian adalahpenlitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII yangberjumlah 27 orang. Metode penelitian ini dilakukan dengan 2 siklus, dimana tiap siklusmelakukan dua kali pertemuan. Instrument penelitian yang digunakan pada penelitian iniadalah observasi, wawancara, tes lisan dan dokumentasi. Teknik pengumpulan datamenggunakan instrument tes lisan yang dilakukan disetiap akhir pertemuan pada tiapsiklus. Hasil penelitian menujukkan bahwa pada siklus I siswa yang tuntas berjumlah 19siswa dari 27 siswa, dengan angka persentase 70,37 %. Sedangkan pada pelaksanaan siklusII siswa yang tuntas 23 siswa dengan angka persentase 88,88%. Hal ini menunjukkanbahwa adanya peningkatan keterampilan bertanya siswa sebesar 18.,51% dari siklus I kesiklus II dengan menerapkan model pembelajaran Jigsaw kelas VII MTs Jam’iyahMahmudiyah Tanjung Pura.
PENGARUH KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU TERHADAP KUALITAS PEMBELAJARAN AL-QUR'AN HADITS PADA SISWA KELAS VIII MTs. SWASTA YASPEN MUSLIM PEMATANG TENGAH KECAMATAN TANJUNG PURA
Ahmad Fuadi, Usmaidar, Asriniarti
Jurnal Iqtirahaat Volume 6 No 2 Desember 2022
Publisher : STAI Jama'iyah Mahmudiyah Tanjung Pura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56446/ji.v6i2.72
The main background of the research problem relates to the importance of increasing the pedagogic competence of Al Qur'an Hadith teachers in carrying out learning activities so that they can improve the quality and student learning outcomes. Increasing pedagogic competence needs to be done by teachers to develop their abilities. Pedagogic competence of teachers can understand students by utilizing the principles of cognitive development of students and teachers can understand the development of students' personality and reflect on it in the learning process. The purpose of this study was to determine the effect of teacher pedagogic competence on the quality of learning Al-Qur'an Hadith in MTs students. Private Yaspen Muslim Pematang Tengah, whether the two variables have a significant relationship. This type of research is a quantitative research. Methods of collecting data by means of observation, interviews, questionnaires and documentation. The population was 114 students were taken as research samples totaling 24 students in MTs. Private Yaspen Muslim Pematang Tengah. Hypothesis testing analysis technique will be used Product Moment correlation formula. The results showed that the influence of teacher pedagogic competence on MTs students. Private Yaspen Muslim Pematang Tengah is good (58%). While the quality of learning the Qur'an hadith on MTs students. Private Yaspen Muslim Pematang Tengah is good (67%). The results of tabulation calculations between the influence of teacher pedagogic competence on the quality of learning Al-Qur'an Hadith in class VIII MTs. Private Yaspen Muslim Pematang Tengah with a moderate or moderate level of significanc
PENGARUH PENGGUNAAN STRATEGI PEMBELAJARAN RECONNECTING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN FIKIH KELAS VII MTsN 1 LANGKAT
Muamar Al Qadri, Zubaidah Nur Bilqis
Jurnal Iqtirahaat Volume 6 No 2 Desember 2022
Publisher : STAI Jama'iyah Mahmudiyah Tanjung Pura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56446/ji.v6i2.73
This research is motivated by the existence of symptoms that indicate that the Fiqh teacher has used the Reconnecting strategy well while the students' Fiqh learning outcomes are still not good. This study aims to determine the effect of using the Reconnecting learning strategy on student learning outcomes in Fiqh subjects at Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Langkat. This research was conducted in the even semester of the 2021/2022 academic year. The population of this study was the entire class VII of Madrasag Tsanawiyah Negeri 1 Langkat totaling 225 students. The research sample amounted to 45 students. Sampling using simple random sampling technique. Methods of data collection using questionnaires, tests and documentation. The data analysis technique uses product moment correlation with the help of SPSS statistics 28.0.0.0. The results of the data research analysis showed that there was a significant correlation between the use of the Reconnecting learning strategy and the learning outcomes in Fiqh subjects at Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Langkat. The correlation coefficient value of 0.490 is greater than rtable at the 5% significance level (0.301). Significant value 0.001 < 0.05 then Ha is accepted and Ho is rejected. The contribution of the Reconnecting learning strategy to student learning outcomes in Jurisprudence subjects is 49%.