cover
Contact Name
Avid Leonardo Sari
Contact Email
digilib.websttd@gmail.com
Phone
+6281221512892
Journal Mail Official
digilib.websttd@gmail.com
Editorial Address
Jalan Raya Setu No.89, Cibuntu, Cibitung. Bekasi-Jawa Barat
Location
Kab. bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat
ISSN : 20866569     EISSN : 2776351X     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat adalah jurnal Ilmiah yang diterbitkan dua kali setahun (Juni dan Desember) oleh Politeknik Transportasi Darat Indonesia- STTD. Artikel yang dimuat di jurnal ini merupakan artikel dengan topik penelitian dan kajian Transportasi Darat. Selain Sebagai wadah Komunikasi Ilmiah Penerbitan jurnal ini bertujuan untuk menyebar luaskan hasil hasil penelitian yang berkaitan dengan bidang ilmu transportasi dan sumber daya manusia di bidang transportasi darat serta pengembangan Politeknik Transportasi Darat Indonesia- STTD. Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat telah terdaftar pada International Standard Serial Number (ISSN: 2086-6569 & e-ISSN: 2776-351X)
Articles 131 Documents
Penggunaan Alat Semboyan 21 Malam pada Gerbong Daop 5 Purwokerto Azhar Hermawan; Sidemus Purwanto Rumaratu; Yunanda P
Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat Vol 11 No 1 (2020): June 2020
Publisher : Politeknik Transportasi Darat Indonesia - STTD Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.684 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis penggunaan alat semboyan 21 malam pada gerbong Daop 5 Purwokerto. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitati dengan pendekatan analsisi deskriptif. Penelitian ini menggunakan beberapa tahapan, diantaranya adalah tahap persiapan, tahap perancangan, tahap perwujudan alat dan tahap pengujian alat. Data dalam penelitian terdiri dari data primer dan data sekunder. Analisis data hasil penelitian menggunakan analisis gangguan semboyan 21 malam gerbong dan analisis kondisi eksisting semboyan 21 malam gerbong. Berasarkan data dan analisis, dapat disimpulkan bahwa: 1) Dari segi indikasi pencahayaan lampu Semboyan 21 malam gerbong yang kurang terang maka diusulkan untuk mengganti lampu yang digunakan sekarang dengan LED karena dari segi pencahayaan yang dihasilkan lebih terang, jelas dan jarak tampak yang lebih jauh; 2) Dengan berbagai macam bentuk, ukuran dan rangkaian lampu Semboyan 21 malam yang ada di lintas Purwokerto - Kutoarjo maka diusulkan untuk memehuni Peratutan Dinas 3 PT.KAI dan spesifikasi teknis semboyan 21 No.054/ST-N.F/RE. agar ada keseragaman di setiap stasiun dan dipo; dan 3) Keterbatasan semboyan 21 dan cadangan semboyan 21 yang kurang memadai disebabkan karena lampu semboyan 21 hanya bergantung pada daya baterai yang digunakan selama perjalanan.
Peningkatan Unit Pengawas Urusan Gerbong (PUG) Menjadi Unit Pelaksana Teknis (Depo) Di Rewulu Hartono AS; Syamsul Abdul Rahman; Siti Umiyati
Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat Vol 11 No 1 (2020): June 2020
Publisher : Politeknik Transportasi Darat Indonesia - STTD Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.383 KB)

Abstract

Demi meningkatkan mobilitas masyarakat yang semakin meningkat setiap tahunnnya pemerintah perlu meningkatkan kapasitas transportasi baik jalan maupun sarana dan prasarananya. Transportasi ialah perpindahan orang atau barang dari suatu tempat ke tempat lainnya atau dari tempat asal ke tempat tujuan dengan menggunakan sebuah sarana yang di gerakan oleh manusia, hewan bahkan mesin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak dari Peningkatan Unit Pengawas Urusan Gerbong (Pug) Menjadi Unit Pelaksana Teknis (Depo) Di Rewulu. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan literatur dengan menggunakan data primer dan data sekunder. Dari hasil Penelitian didapatkan hasil bahwa fungsi Unit Pengawas Urusan Gerbong akan di tingkatkan menjadi Depo Gerbong Kelas C di Rewulu. Terdapat Kekurangan Pegawai Sebanyak 18 Pegawai (Pelaksana/Teknisi) Dan Belum Semua Pegawai Memiliki Sertifikat Kompetensi Tenaga Perawatan Sarana Perkeretaapian. Dalam rangka peningkatan status masih ada beberapa fasilitas yang belum memenuhi standar fasilitas minimum.
Kajian Tingkat Okupansi Kereta Api Penataran Relasi Sidoarjo-Malang Uriansah Pratama; Abdul Hafiz Ardiansyah; Femmy Schouten
Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat Vol 11 No 2 (2020): December 2020
Publisher : Politeknik Transportasi Darat Indonesia - STTD Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.182 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kajian tingkat okupansi kereta api penataran relasi Sidoarjo-Malang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian ini berjenis data primer dan data sekunder. Analisis penelitian dilakukan dengann: 1) analisis kapasitas penumpang; 2) Analisis load factor; 3) Analisis kenyamanan tempat duduk dan penumpang berdiri; dan 4) Analisis pelayanan kereta api penataran susuai SPM. Berdasarkan hasil analisis luasan kereta saat ini adalah didapat nilai kenyamanan tempat duduk sebesar 0,48m2/space. Artinya nilai tersebut sudah memenuhi nilai standar kenyamanan tempat duduk. Sedangkan untuk nilai kenyamanan tempat berdiri didapat nilai kenyamanan berdiri sebesar 0,170m2/space. Artinya nilai tersebut belum memenuhi standar nilai kenyamanan berdiri. adapun luas ruang yang dapat dioptimalkan untuk penumpang berdiri sebesar 45 penumpang sesuai standar kenyamanan tempat berdiri; dan Berdasarkan hasil survey pada fasilitas penumpang KA Penataran diketahui rata-rata hampir memenuhi standar pelayanan pada 5 jenis pelayanan, dan masih belum memenuhi standar pelayanan pada 2 jenis pelayanan yakni Kenyamanan dan kesetaraan seperti tidak adanya fasilitas hand grip untuk penumpang berdiri dan kursi prioritas untuk penumpang disabilitas, ibu hamil, membawa balita, lanjut usia dan orang sakit.
Penerapan Rute Aman Selamat Sekolah di Kawasan Pendidikan Kota Balikpapan Budiharso Hidayat; Ananta Dwi Sambada; Fauzi Fauzi
Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat Vol 11 No 2 (2020): December 2020
Publisher : Politeknik Transportasi Darat Indonesia - STTD Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.345 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapan rute aman selamat sekolah di kawasan pendidikan kota Balikpapan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif. Data dalam penelitian ini berjenis data primer dan data sekunder. Pada kajian ini peneliti mengambil populasi masing-masing dari 4 sekolah di kawasan pendidikan. Dalam mengambil sampel peneliti menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kepercayaan 90%. Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa 1) Kawasan Rute Aman Selamat Sekolah (RASS) mencakup 4 sekolah yaitu SD 001 Balikpapan, SMPN 12 Balikpapan, SMPN 1 Balikpapan, SMAN 1 Balikpapan; 2) Fasilitas rute pejalan kaki dan desainnya mencakup lebar trotoar pada jalan KP Tendean, jalan Wilyopuspoyudho, Jalam Arsh. Moh, Jalan Milino, Jalan Brigjen Ery Supardjan, Jalan Tanjung Pura, Jalan Telagasari, Jalan Telagasari Dalam, Jalan RE Martadinata. Adapun fasilitas penyebrangan terdapat pada Jalan KP Tendean; 3) Fasilitas angkutan umum mencakup mendesain halte untuk lokasi eksisting; dan 4) Fasilitas drop zone/pick up point diterapkan agar memberikan rasa aman bagi siswa yang diantar jemput dan tidak mengganggu aktivitas lau lintas sekitar
Analisis Pola Operasi Weekday MRT Jakarta Berdasarkan Kepadatan Penumpang Uned Supriadi; Bagas Setyoning Adji; Widorisnomo Widorisnomo
Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat Vol 11 No 2 (2020): December 2020
Publisher : Politeknik Transportasi Darat Indonesia - STTD Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (756.491 KB)

Abstract

Transportasi merupakan urat nadi dalam setiap kehidupan masayarakat. Pergerakan masyarakat tidak akan dapat berjalan dengan lancar tanpa adanya sarana transportasi sehingga akan berpengaruh kepada pertumbuhan ekonomi. Akan tetapi seiring dengan perkembangan zaman pergerakan masyarakat dalam berpindah tempat setiap hari telah menyebabkan terjadinya kemacetan di jalan raya. Pertumbuhan kendaraan pribadi tidak seiring dengan luasnya jalan raya. Oleh sebab itu pemerintah mulai memikirkan penggunaan moda transportasi yang murah dan mampu mengangkut orang dalam jumlah banyak yang salah satu diantaranya adalah kereta api dan MRT. Penelitian ini berusaha untuk menganalisis pola operasi weekday MRT Jakarta berdasarkan kepadatan penumpang. Penelitian ini menggunakan pendekatan literatur yaitu suatu metode pengumpulan data dan informasi berdasarkan buku-buku referensi maupun peraturan yang ada dan berlaku. Data yang diperlukan terlebih dahulu dalam menunjang penelitian adalah data sekunder maupun data primer, yang kemudian akan dilakukan analisis untuk mencari permasalahan yang ada serta mencari penyelesaian masalah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan jumlah penumpang pada pukul 18:00 – 19:00 WIB sebesar 104 % dengan kebutuhan armada sebanyak 14 stamformasi dan jumlah perjalanan sebanyak 19 perjalanan dan antara pukul 19:00 – 20:00 WIB sebesar 120 % dengan headway 10 menit dapat di perkecil menjadi headway 7 menit dengan jumlah perjalanan sebanyak 13 perjalanan.
Efektifitas Penggunaan Rantai Pengaman pada Rangkaian Kereta Erfianto R Chan; Eky Hezkiel Jeremy; Tertib Sinulingga
Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat Vol 11 No 2 (2020): December 2020
Publisher : Politeknik Transportasi Darat Indonesia - STTD Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.509 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji efektifitas penggunaan rantai pengaman pada rangkaian kereta. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif. Data yang digunakan berjenis data kualitatif berupa data primer dan data sekunder yang digunakan sebagai petunjuk untuk mengetahui seberapa pentingnya penggunaan rantai pengaman dan kelayakan alat perangkai yang digunakan pada saat ini untuk menarik rangkaian kereta serta sistem pengereman. Berdasarkan hasil analisa dan pembahasan yang telah dilakukan maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: 1) Putusnya rangkaian kereta dapat terjadi apabila tidak sesuainya prosedur perawatan yang dilakukan dengan semestinya, sehingga membuat menurunnya kualitas atau kemampuan dari sarana dan prasarana yang tersedia; 2) Alat perangkai otomatis tetap kuat untuk menarik rangkaian pada kelandaian 33 % dengan kecepatan maksimal 35 km/jam; 3) Bila terjadi putusnya alat perangkai maka akan terjadi sistem pengereman otomatis fail safe yang menurut perhitungan tidak larat dan tidak tergelincir dan dapat untuk menghentikan kereta pada kelandaian 33 %; dan 4) Gaya tarik maksimal yang bekerja pada rantai pengaman hanya sebesar14.700 kg dimana tidak akan kuat untuk menarik beban kereta pada kelandaian 33% sebesar 16.069 kg sehingga akan terputus.
Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas pada Jalan Bunga Raya-Raden Patah Kota Batam Puput Famela Rahayu; Nomin Nomin; Novita Sari
Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat Vol 11 No 2 (2020): December 2020
Publisher : Politeknik Transportasi Darat Indonesia - STTD Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.096 KB)

Abstract

Ruas jalan Bunga Raya-Raden Patah merupakan jalan yang menghubungkan antara pusat-pusat kegiatan utama perkantoran dan perdagangan yang berada di Kota Batam. Ruas jalan tersebut juga merupakan jalan satu-satunya yang menghubungkan dua pusat kegiatan utama di Kota Batam sehingga akan berdampak pada kinerja lalu lintas. Dengan adanya masalah ini perlu adanya pengkajian ulang untuk meningkatkan kinerja lalu lintas di ruas Bunga Raya-Raden Patah Kota Batam. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja lalu lintas (ruas, simpang dan jaringan) dan merumuskan konsep Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas di daerah lintas pada Jalan Bunga Raya-Raden Patah Kota Batam. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan menganalisa pembebanan jaringan pada sistem jaringan jalan di wilayah studi dengan menggunakan bantuan software Vissim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja lalu lintas pada Jalan Bunga Raya-Raden Patah Kota Batam memiliki nilai tundaan rata-rata 109 detik, dengan kecepatan jaringan 37 km/jam, total jarak perjalanan 12,90 km dan total waktu yang dibutuhkan 1.254 detik. Setelah dilakukan usulan penanganan Manajemen dan Rekayasa Lalu lintas dalam mengatasi permasalahan lalu lintas tersebut terdapat 2 rekomendasi penangananan yang dilakukan yaitu; 1) melakukan peningkatan kapasitas ruas dan memperbaiki waktu apill di simpang indomobil dan simpang baloi; dan 2) melakukan peningkatan ruas, memperbaiki waktu apill di simpang indomobil dan simpang baloi, menutup fasilitas putar balik arah di ruas yos sudarso 1 dan bunga raya 1, melakukan perekayasaan simpang prioritas di simpang polsek lubuk baja dengan membuka median pada ruas bunga raya 1 serta merubah fase apill di simpang baloi.
Peningkatan Kinerja Angkutan Kota di Kota Kupang dalam Kerangka Balanced Scorecard Pipit Rusmandani; Shalma Nur Fauzia
Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat Vol 11 No 2 (2020): December 2020
Publisher : Politeknik Transportasi Darat Indonesia - STTD Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (807.829 KB)

Abstract

Fenomena meningkatnya penggunaan kendaraan pribadi dan semakin menurun minat masyarakat menggunakan moda transportasi umum telah menjadi permasalahan utama yang dihadapi di daerah perkotaan, hal ini juga terjadi di Kota Kupang terbukti dari 991.416 perjalanan/hari hanya 3% saja yang menjadikan angkutan umum sebagai moda transportasi. Oleh sebab itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peningkatan Kinerja Angkutan Kota di Kota Kupang dalam Kerangka Balanced Scorecard. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengukuran kinerja menggunakan balanced scorecard. Hasil analisis kinerja angkutan kota di Kota Kupang dengan menggunakan metode Balanced Scorecard memberikan gambaran aspek angkutan kota yang bermasalah dari tiap perspektif yang dari segi nilai masuk kedalam prioritas perbaikan, yaitu: Retensi pelanggan pada perspektif pelanggan; Tingkat laba pada perspektif keuangan; Retensi pekerja pada perspektif pertumbuhan dan pembelajaran
Perencanaan Peron Stasiun Tarik Pada Proyek Pembangunan Jalur Ganda Lintas Sepanjang Mojokerto Nico Djajasinga; Annasthasya Noor Asyifa; Siti Umiyati
Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat Vol 12 No 1 (2021): June 2021
Publisher : Politeknik Transportasi Darat Indonesia - STTD Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.495 KB)

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui perencanaan platform di Stasiun Tarik untuk proyek pembangunan double track Sepanjang Mojokerto. Karena peron lama di Stasiun Tarik memiliki beberapa kekurangan peralatan dan memerlukan perencanaan dalam mengatur pergerakan arus penumpang. Maka penulis melakukan penelitian perencanaan platform yang disesuaikan dengan persyaratan teknis platform yang tertuang dalam PM 29 tahun 2011 dan penempatan platform disesuaikan dengan Detail Engineering Desain (DED). Hal ini untuk memperbaiki kekurangan pada platform yang ada dan platform perencanaan dalam konteks pembangunan jalur ganda. Metode penelitian ini menggunakan analisis kondisi peron eksisting dan Level of Service, metode peramalan jumlah penumpang tahun depan secara aritmatika dan arus pergerakan penumpang untuk Detail Engineering Desain (DED) building layout station. Hasil analisa dan penelitian diketahui bahwa lebar peron yang sesuai Stasiun Tarik untuk double track adalah 2 meter untuk peron samping dan 4 meter untuk peron pulau. Sedangkan panjang platform adalah 140,7 meter. Arus pergerakan penumpang difasilitasi oleh pintu keluar yang berbeda dengan pintu masuk. Sehingga ada pemisahan arus penumpang yang akan menuju peron dan penumpang yang akan keluar stasiun
Peningkatan Fasilitas Pelayanan Penumpang Kereta Api Di Stasiun Sepanjang Daop 8 Surabaya Azhar Hermawan; Annisa Nursabrina; Purwatiningsih Purwatiningsih
Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat Vol 12 No 1 (2021): June 2021
Publisher : Politeknik Transportasi Darat Indonesia - STTD Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.507 KB)

Abstract

Regional Operation 8 Surabaya is one of the operating areas located in the working area of the Railway Engineering Hall of East Java Region. Sepanjang Station is one of the medium-class stations located on the Wonokromo-Mojokerto cross and at this time the condition of the facility is not in accordance with minimum service standards in The Minister of Transportation Regulation Number PM 63 of 2019 and the technical standards of station building in The Minister of Transportation Regulation Number PM 29 of 2011. Therefore, improvements in passenger service facilities to fulfill the right of passengers as consumers to receive services in accordance with their standards. This research uses field survey methods by observing directly to find out the existing conditions of the Sepanjang Station, as well as surveying passengers in rush hour to find the number of passengers at the station at certain hours of the day. The observations obtained that the passenger service facilities at Sepanjang Station are still not in accordance with the standards of medium-class stations. There are several passenger service facilities that need to be improved. Because a high level of safety, security and comfort can be achieved if the infrastructure conditions are in good condition, for that the feasibility factor of station infrastructure is very influential in the implementation of fast and safe rail transportation.

Page 9 of 14 | Total Record : 131