cover
Contact Name
Ahmad Rustam
Contact Email
ahmad.rustam1988@gmail.com
Phone
+6285399507330
Journal Mail Official
ahmad.rustam1988@gmail.com
Editorial Address
http://jurnal.ardenjaya.com/index.php/ajsh/1
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora
Published by Arden Jaya Publisher
ISSN : 28081447     EISSN : 28081307     DOI : 10.57250
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora (AJSH) menerbitkan karya hasil penelitian dan kajian ilmiah pada ruang lingkup ilmu sosial dan ilmu humaniora diantaranya: antropologi, kajian bisnis, kajian komunikasi, tata kelola perusahaan, kriminologi, kajian lintas budaya, demografi, kajian ekonomi pembangunan, studi pendidikan dan etika, geografi sosial, studi manajemen teknologi informasi, hubungan industrial, hubungan internasional, studi hukum, studi media, ilmu politik, studi dinamika kependudukan, studi psikologi, studi administrasi publik, sosial kesejahteraan, studi agama dan linguistik. Nama terbitan berkala : Arus Jurnal Sosial dan Humaniora (AJSH) Bulan dan tahun pertama kali terbit : Agustus (2021) Edisi berlaku ISSN yang di ajukan : Vol. 1, No. 2, Aguatus (2021) Frekuensi terbitan : 3 Kali dalam Setahun Bahasa untuk artikel yang diterbitkan : Indonesia dan Inggris Media terbitan (cetak/elektronik) : Cetak dan Elektronik Alamat url terbitan : http://jurnal.ardenjaya.com/index.php/Ajsh
Articles 104 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 1: April (2025)" : 104 Documents clear
Efektivitas Restitusi terhadap Kasus Tindak Pidana Penganiayaan dalam Perspektif Victimologi (Studi Perkara Nomor 104/Pid.B./2024/PN Kbu) Arianti, Serlynovita; Dinata, M. Ruhly Kesuma
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i1.1065

Abstract

Penganiayaan merupakan tindakan yang menyebabkan seseorang cedera atau luka, baik secara fisik maupun psikologis. Dalam perspektif Victimology, penting untuk memahami korban serta perlindungan hukum yang dapat diberikan untuk mendukung mereka dalam proses pemulihan. Masalah yang peneliti temui pada Putusan Nomor 104/Pid.B/2024/PN Kbu adalah dasar pertimbangan Hakim dalam menjatuhkan putusan terhadap pelaku tindak pidana penganiayaan dan bagaimana Pelaksanaan Hak Resitusi Sebagai Perlindungan Terhadap Korban Tindak Pidana. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis pertimbangan Hakim dalam menjatuhkan putusan terhadap korban dan ingin mngetahui efektivitas hak restitusi sebagai bentuk perlindungan terhadap korban tindak penganiayaan luka sedang. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pedekatan normatif, spesifikasi penelitian yang digunakan yaitu deskriptif. Hasil penelitian ini ialah pihak hakim memberikan putusan tidak sesuai dengan KUHP (Kitab Undang-undang Hukum Pidana) dikarenakan korban tidak diberikan haknya sebagai korban tindak pidana penganiayaan luka sedang. Sesuai dengan KUHP korban mendapatkan hak atas kesembuhan secara fisik maupunn psikis dan mendapatkan hak biaya atas kesembuhan korban atau uang ganti rugi.
Dukungan Emosional Orang Tua dalam Membangun Kemandirian Mahasiswa S1 Pendidikan Sosiologi 2022 Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Restu Panuju, Cinta; Kuntari , Septi
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i1.1066

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana dukungan emosional yang diberikan oleh orang tua berperan dalam membentuk kemandirian mahasiswa, khususnya pada mahasiswa Pendidikan Sosiologi angkatan 2022. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, serta dianalisis menggunakan teori Interaksi Simbolik untuk memahami dinamika relasi dan makna yang terbentuk dalam proses komunikasi antara orang tua dan anak. Pemilihan informan dilakukan secara purposive sampling, dengan melibatkan mahasiswa yang memiliki hubungan komunikasi aktif dengan orang tua maupun yang kurang mendapatkan dukungan emosional. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan emosional dari orang tua, seperti komunikasi intensif, pemberian semangat, dan rasa percaya terhadap anak, sangat berpengaruh terhadap pembentukan sikap mandiri pada mahasiswa. Mahasiswa yang mendapatkan dukungan emosional cenderung lebih tenang dalam mengambil keputusan dan merasa didukung saat menghadapi tantangan. Namun, penelitian ini juga menemukan bahwa keberhasilan dalam membangun kemandirian tidak hanya bergantung pada dukungan orang tua, tetapi juga ditentukan oleh pola pikir dan keyakinan diri mahasiswa itu sendiri. Sementara itu, bagi mahasiswa yang tidak mendapatkan dukungan emosional dari orang tua, mereka cenderung mencari dukungan dari teman atau saudara, dan tetap berupaya membentuk kemandirian melalui pengalaman pribadi.
Rasionalitas Petani dalam Memutuskan Konversi Lahan Komoditi di Desa Pangkalan Kapas Kecamatan Kampar Kiri Hulu David, Muhammad; Risdayati
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i1.1070

Abstract

Peralihan fungsi lahan tanaman karet menjadi tanaman serai wangi disebut konversi lahan. Konversi lahan merupakan tindakan mengubah atau mengalihkan fungsi lahan sebagian atau keseluruhan lahan menjadi lahan perkebunan sereh wangi. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pertimbangan petani dalam melakukan konversi lahan dan dampak yang dirasakan terhadap kehidupan sosial dan ekonomi petani. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petani karet yang mengganti lahannya menjadi lahan serai wangi yang berjumlah 56 orang, teknik penarikan sampel yang digunakan adalah sampel sensus yaitu mengambil semua populasi menjadi sampel. Instrument data adalah kuesioner, dan dianilisa secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa faktor bernilai dominan yaitu faktor ekonomi (608) dan faktor lingkungan (600). Selanjutnya faktor yang kurang dominan adalah faktor teknis (628). Dampak yang ditimbulkan dari konversi lahan ada 5 dampak yaitu, perubahan jam kerja, interaksi social, pendapatan, mata pencaharian dan penguasaan lahan.
Kontribusi Pemikiran Al-Farabi dalam Membentuk Karakter Netizen di Media Sosial Auliya, Fikri; Masykur; Gufron, Iffan Ahmad
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i1.1074

Abstract

Era digital membawa perubahan besar dalam cara manusia berinteraksi, terutama dalam media sosial. Tekhnologi digital menawarkan manfaat yang luas, tetapi juga menimbulkan tantangan etis, seperti penyalahgunaan informasi, perundungan siber, dan hilangnya privasi. Artikel ini mengeksplorasi pemikiran Al-Farabi terkait etika digital, dengan focus pada konsep kebajikan, keadilan, dan kebijaksanaan. Menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini menganalisis bagaimana prinsip-prinsip etika Al-Farabi dapat diterapkan dalam perilaku pengguna media sosial. Hasilnya menunjukan bahwa penerapan etika Al-Farabi dalam dunia digital dapat membantu menerapkan suasana daring yang lebih adil, bertanggung jawab, dan harmonis. Dengan demikian, pemikiran Al-Farabi memberikan kontribusi penting dalam membangun kesadaran etis di era digital.
Campur Kode pada Mahasiswa Internship di Ogawaya Gero Onsen Sifa, Nadia; Wardhaningtyas, Setiyani
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i1.1075

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang campur kode pada tuturan mahasiswa internship diOgawaya Gero Onsen. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bentuk dan faktor penyebab penggunaan campur kode pada tuturan mahasiswa di Ogawaya Gero Onsen. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode studi kasus.  Instrumen dalam penelitian kualitatif adalah peneliti itu sendiri, karena peneliti terjun langsung ke lapangan untuk mengumpulkan data dalam kondisi yang alamiah dengan melakukan observasi (pengamatan).Peneliti selama menjadi peserta internship melakukan pengamatan terkait penggunaan campur kode pada tuturan mahasiswa internship di Ogawaya Gero Onsen. Hasil penelitian terdapat bentuk campur kode ke dalam, campur kode ke luar, dan campur kode campuran. Pada penelitian ini banyak terjadi campur kode ke luar. Faktor yang mempegaruhi campur kode pada penelitian ini yaitu faktorfungsi dan tujuan pembicaraan, faktor pribadi penutur, faktor keterbatasan penggunaan kode, faktor penggunaan istilah yang populer, faktor untuk membangkitkan rasa humor, dan faktor topik prmbicaraan.
Analisis Yuridis Tindak Pidana Penganiayaan yang Mengakibatkan Kematian (Studi Perkara Nomor 281/Pid.B/2024/PN Kbu) Elvia, Marissa; Satyanegara, Ery
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i1.1077

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara yuridis tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan kematian, dengan studi kasus perkara Nomor 281/Pid.B/2024/PN Kbu. Dalam kasus ini, terdakwa melakukan kekerasan fisik yang berujung pada kematian korban akibat tindakan penusukan. Penelitian menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan menganalisis putusan pengadilan, peraturan perundang-undangan, serta teori-teori hukum pidana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertanggungjawaban pidana terhadap pelaku diputus berdasarkan unsur-unsur tindak pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 351 ayat (3) dan Pasal 338 KUHP. Majelis Hakim mempertimbangkan unsur kesengajaan, alat bukti, serta keadaan psikologis dan fisik pelaku. Penerapan hukum dalam perkara ini mencerminkan fungsi represif hukum pidana sekaligus memberikan perlindungan terhadap hak korban. Disarankan agar upaya preventif seperti edukasi hukum dan pembinaan karakter masyarakat lebih ditingkatkan guna menekan angka tindak pidana penganiayaan.
Representasi Perjuangan Perempuan Melawan Kekerasan dalam Film (Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak): Analisis Semiotika Roland Barthes Dalam Konteks Sosiologi Gender Jernih, Shakira Nawaittul; Lindawati, Yustika Irfani
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i1.1080

Abstract

Film “Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak” merupakan salah satu karya yang menggambarkan perjuangan perempuan melawan kekerasan dalam konteks patriarki. Dalam film ini, kekerasan terhadap perempuam ditampilkan dalam berbagai bentuk termasuk kekerasam verbal, fisik, dan seksual. Melalui analisis semiotika Roland Barthes, film ini menunjukkan bagaimana perempuan berjuang untuk membebaskan diri dari belenggu kekerasan dan ketidakadilan gender. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk kekerasan yang dialami oleh tokoh perempuan dan cara-cara perlawanan yang dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan dalam film ini tidak hanya menjadi korban, tetapi juga berperan aktif dalam melawan kekerasan yang dialaminya.
Aktualisasi Metode Dakwah dalam Menghadapi Tantangan Perubahan Sosial Masyarakat melalui Teknologi Raniatunnada; Hogantara, Kenan; Nirwana, Jeshica; Fawwaz, Muhammad
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i1.1082

Abstract

Penelitian ini meneliti penggunaan strategi dakwah untuk menghadapi tantangan yang ditimbulkan oleh perubahan sosial yang didorong oleh teknologi. Laju pesat perkembangan teknologi informasi telah merevolusi permainan interaksi sosial secara dramatis, dan ada kebutuhan bagi para praktisi dakwah untuk menyesuaikan pendekatan mereka agar dapat mengimbanginya. Dengan menggunakan metode tinjauan pustaka, penelitian ini mengevaluasi berbagai sumber akademis, termasuk artikel jurnal, buku, dan publikasi penelitian. Penelitian ini menunjukkan bahwa media baru seperti media sosial, podcast, dan aplikasi seluler kini menjadi sarana dakwah yang layak, dengan jangkauan yang lebih luas dan komunikasi yang lebih interaktif. Meskipun demikian, masalah seperti tingkat literasi digital yang tidak merata, kelebihan informasi, dan penyebaran disinformasi agama menimbulkan hambatan yang kuat. Rekomendasi tentang cara menyusun strategi dakwah digital holistik yang memadukan inovasi teknologi dan komunikasi keagamaan yang disengaja menyimpulkan penelitian ini. Kesimpulan dari penelitian ini sangat penting bagi komunitas Islam, lembaga dakwah, dan pembuat kebijakan saat ini.
Implementasi Akad Mukhabarah dalam Pelaksanaan Bagi Hasil antara Petani dan Pemilik Lahan di Kelurahan Apala Kabupaten Bone Kursia; Keri, Ismail; Hasni
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i1.1084

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme pelaksanaan kerja sama dan implementasi prinsip bagi hasil (mukhabarah) dalam pembagian keuntungan antara petani penggarap dan pemilik lahan sawah di Kel. Apala Kec. Barebbo Kab. Bone. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data penelitian dilakukan dengan wawancara dan yang kemudian dianalisis dengan tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Berdasarkan penelitian ini diperoleh hasil pelaksanaan kerja sama antara petani penggarap dan pemilik lahan sawah didahului dengan akad yaitu pemilik lahan menyerahkan lahan untuk dikelola oleh petani penggarap dengan bentuk perjanjian secara lisan dengan batas waktu perjanjian yang tidak ditentukan. Namun pada umumnya, waktu perjanjian dilakukan satu kali panen. Modal yang mencakup biaya benih, alat bertani, penanaman bibit, pupuk, serta pestisida ditanggung oleh petani penggarap sesuai kesepakatan, sehingga penentuan jenis tanaman dilakukan oleh petani. Implementasi prinsip bagi hasil (mukhabarah) dalam pembagian keuntungan antara petani penggarap dan pemilik lahan sawah yaitu menerapkan sistem hasil panen dijadikan upah dan hasil panen milik bersama. Kadar pembagian hasil panen ditetapkan di awal kerja sama sesuai kesepakatan berdasarkan kontribusi masing-masing.
Penerapan Transparansi dan Akuntabilitas Pendistribusian Raskin dalam Perspektif Ekonomi Syariah di Desa Manajeng Kabupaten Bone Aprilia, Amanda Dwita; Hamzah, Aksi; Jumriani
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i1.1085

Abstract

Kemiskinan tidak hanya terkait dengan rendahnya pendapatan, tetapi juga pendidikan, kesehatan, dan ketidakberdayaan masyarakat miskin dalam proses pembangunan. Program Raskin bertujuan mengurangi kemiskinan melalui distribusi beras, namun sering kali terhambat oleh masalah distribusi yang tidak tepat sasaran, data penerima yang tidak akurat, dan kurangnya transparansi. Penelitian ini menerapkan pendekatan lapangan (field research) dengan analisis kualitatif deskriptif untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai fenomena yang diteliti. Data utama yang digunakan adalah hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi yang diperoleh dari Desa Manajeng. Pendekatan ini diharapkan mampu menggali berbagai dimensi implementasi prinsip-prinsip tersebut. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi Raskin di Desa Manajeng telah menerapkan beberapa prinsip penting terkait dengan keadilan sosial, transparansi, akuntabilitas, dan ekonomi syariah. Sistem transparansi dalam pendistribusian Raskin sudah cukup baik, dengan keterbukaan informasi dan pengawasan dari berbagai pihak, tetapi terdapat kesenjangan informasi di kalangan penerima yang perlu ditangani dengan meningkatkan edukasi masyarakat. Semua pihak yang terlibat, mulai dari aparat desa hingga masyarakat, berkomitmen terhadap prinsip akuntabilitas. Dalam perspektif ekonomi syariah, distribusi Raskin menekankan pemeliharaan jiwa, harta, dan kesejahteraan masyarakat.

Page 7 of 11 | Total Record : 104