cover
Contact Name
Ahmad Rustam
Contact Email
almufi.ajpkm@gmail.com
Phone
+6285399507330
Journal Mail Official
almufi.ajpkm@gmail.com
Editorial Address
Jl. Bandara Halu Oleo, Ambaipua, Ranomeeto, Konawe Selatan
Location
Kab. bireuen,
Aceh
INDONESIA
Almufi Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
ISSN : 28076834     EISSN : 28076990     DOI : 10.63821
Almufi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) diterbitkan oleh Yayasan Almubarak Fil Ilmi dengan peer-reviewed journal. Dalam AJPKM memuat artikel ilmiah dari berbagai bidang / disiplin ilmu yang diadopsi dalam berbagai aktivitas pengabdian kepada masyarakat dan penelitian terapan lainnya. Artikel yang terpublikasi di AJPKM teridiri dari hasil-hasil penelitian ilmiah asli, artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru, atau komentar atau kritik terhadap tulisan yang ada dimuat di AJPKM maupun dalam terbitan berkala ilmiah lainnya. AJPKM menerima Artikel atau naskah dalam bidang riset terapan dan hilirisasi hasil penelitian ilmiah baik pendekatan kuantitatif maupun kualitatif dengan format pengabdian kepada masyarakat yang mencakup bidang keilmuan yang relevan di antaranya: Pendidikan Sosial Sains Hukum Keolahragaan Bahasa Bisnis dan Ekonomi Teknik dan Kejuruan Kesenian Almufi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) terbit setiap bulan Juli dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 1: Juni (2023)" : 6 Documents clear
Penyuluhan Kebijakan Hukum dan Perlindungan Hak Anak pada Satuan PAUD se-Jakarta Barat Bersama KPAI Sri Watini; Diah Andika Sari; Satia Imelda Yuanita; Oom Rohmawati; Femi Indriyatama; Tita Juwita; Yulia Faridatul Alawiyah; Helmi; Raden Dewi; Yuni Christina; Kalipah; RD Tati Hamdiah
Almufi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1: Juni (2023)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap anak berhak mendapatkan perlindungan secara hukum. Perlindungan hak anak memberikan anak kesempatan untuk mengembangkan potensinya secara optimal tanpa gangguan. Kegiatan PKM ini bertujuan untuk memberi pengetahuan dan menjelaskan pentingnya terlaksananya penyelenggaraan perlindungan hak anak dengan baik dalam upaya peningkatan kesadaran hukum perlindungan anak untuk masyarakat khususnya pendidik PAUD. Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini adalah dalam bentuk penyuluhan, ceramah, tanya jawab, dan diskusi, serta evaluasi. Adapun hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini antara lain adanya perubahan pengetahuan, pemahaman, dan peningkatan kompetensi guru dalam memberikan layanan holistik yaitu perlindungan anak antara lain: antusiasme para pendidik PAUD untuk berpartisipasi aktif  mengikuti  kegiatan  sosialisasi  kebijakan hukum dan perlindungan  anak  usia  dini  sampai  selesai  dan  adanya kemauan dari peserta untuk belajar dan berbagi pengalaman terkait kasus perlindungan anak.
Pembinaan Moderasi Beragama pada Santri Deni Iriyadi; Ahmad Rustam
Almufi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1: Juni (2023)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Moderasi beragama merupakan pada keseimbangan dalam semua aspek keberadaan duniawi dan spiritual seseorang. Pesantren di Indonesia merupakan lembaga pendidikan Islam tertua, dan metode pengajarannya sudah ada sejak awal masuknya Islam ke bangsa ini. Kita tahu bahwa sepanjang sejarah berdirinya pesantren di Indonesia, pesantren selalu mendorong para santrinya untuk mengenyam pendidikan moderat (tausuth) dalam bidang agama, khususnya agama Islam. Untuk itu perlu dilakukan pembinaan moderasi beragama kepada santri yang dilakukan melalui beberapa langkah yaitu penyampaian materi, melakukan prkatek (role model) tentang moderasi beragama, hingga melakukan evaluasi terhadap kegiatan yang telah dilakukan. Dari kegiatan tersebut para santri telah mampu untuk memahami konsep moderasi beragama, memahami prilaku moderasi beragama dari skala yang kecil hingga skala besar, dan mampu mempraktekkan prilaku moderasi beragama dilingkungan pondok maupun lingkungan tempat tinggal.
Pelatihan Implementasi Metode Virtual Reality untuk Penggambaran Tiga Dimensi (3D) Materi Bangun Ruang Guna Meningkatkan Pemahaman Siswa Rustam; Khaerudin Saleh; Nur Ibrahim; Nasywan Azrial Fariqin; Iqbal Afriadi
Almufi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1: Juni (2023)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelajaran matematika seringkali membosankan karena sebagian besar siswa mengalami kesulitan dalam memahami pelajaran, khususnya pada materi geometri. Siswa kesulitan membayangkan bentuk geometris asli karena guru masih menggunakan metode menggambar konvensional yaitu menggunakan media dua dimensi seperti papan tulis. Kelemahan lain dari metode konvensional adalah kurangnya efisiensi waktu. Guru dan siswa menghabiskan banyak waktu dalam menjelaskan bentuk geometris. Berangkat dari permasalahan tersebut, tim pengabdian mencoba memberikan solusi berupa penggambaran tiga dimensi bentuk geometris dengan menggunakan metode virtual reality (VR). Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini adalah ceramah, praktik penggunaan VR box untuk memvisualisasikan bentuk spasial, diskusi, dan evaluasi. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa peserta sangat antusias menyaksikan visualisasi bangun ruang menggunakan VR box, dan peserta dapat melihat posisi dan letak jaring-jaring, diagonal bidang, dan diagonal ruang.
Meningkatkan Kreativitas dan Produktivitas Masyarakat Pesisir dengan Inovasi Teknologi dan Kegiatan Sosial Berbasis KKN Rahmat
Almufi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1: Juni (2023)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatkan kreativitas dan poduktivitas masyarakat pesisir dengan inovasi teknologi dan kegiatan sosial berbasis KKN, merupakan salah satu bentuk kegiatan  pengabdian kepada masyarakat. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk memanfaatkan potensi yang ada dilingkungan mereka, terutama yang tinggal di daerah pesisisir untuk memanfaatkan teknologi dalam mengolah sumber daya yang ada agar lebih bernilai ekonomis dan diharapkan dapat menjadi salah satu sumber penghasilan mayarakat sekitar. Beberapa masalah yang menjadi perhatian pengabdian  KKN ini, yaitu: (1) Kurangannya mata pencaharian di Desa Batu Sempe Indah; (2) Tidak adanya papan penanda atau penunjuk jalan di berbagai lokasi tertentu di Desa Batu Sempe Indah; (3) Lingkungan desa, jalan raya mupun pesisir pantai tidak terjaga kebersihanya; (4) Kurangnya guru yang mengajar pada SD Swasta Batu Sempe Indah; (5) Minimnya pengetahuan masyarakat tentang penggunaan aplikasi Teknologi Informasi; (6) kurangnya perawatan dan kurangnya keragaman jenis tanaman yang ditanam pada kebun dasawisma desa Batu Sempe Indah; dan (7) kurangnya fasilitas olahraga di desa Batu Sempe Indah. Hasil yang diperoleh dari pengabdian KKN di Desa  Batu Sempe Indah, yaitu: (1) Masyarakat Desa Batu Sempe Indah, khususnya ibu-ibu rumah tangga telah mampu membuat tempe yang dapat dijadikan sebagai salah satu mata pencaharian mereka; (2) papan nama kantor desa, sekolah, masjid, dusun dan penunjuk jalan telah terpasang di desa batu Sempe Indah; (3)  terciptanya kerja bakti, sehingga lingkungan desa, jalan raya mupun pesisir pantai  Desa  Batu Sempe Indah dapat terjaga kebersihanya; 4) Kebutuhan guru di SDS desa Batu Sempe Indah tercukupi selama KKN berlangsung; (5) Meningkatnya keterampilan masyarakat dan pegawai desa Batu Sempe Indah dalam mengoperasikan  microsoft word dan excel untuk kebutuhan perkantoran; (6) Kebun dasawisma desa telah terlihat lebih hidup dan telah ditanami banyak jenis tanaman; (7) Desa Batu Sempe Indah telah memiliki fasilitas olahraga yang dapat digunakan setiap saat oleh masyarakat setempat.
Pelatihan Kewirausahaan Produksi Obat Anti Infeksi Kuku melalui Pemanfaatan Bahan Tradisional Berkearifan Lokal Sebagai Literasi Budaya di Sekolah Dasar Rahmattullah
Almufi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1: Juni (2023)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk melatih para guru dalam  peningkatan hasil belajar  Pelatihan Kewirausahaan Produksi Obat  Anti Infeksi Kuku melalui Pemanfaatan Bahan Tradisional Berkearifan Lokal Sebagai Literasi Budaya di Sekolah Dasar.  Adapun tahap dalam pengolahan obat tradisional anti infeksi kuku mengukuti proses meliputi tahap pertama,  dilakukan pencarian bahan di sekitar tempat tinggal.   Bahan yang digunakan dapat berupa tumbuhan sering ditemui di pinggir jalan.    Tumbuhan tersebut mengandung khasiat yang tidak diduga dapat menyembuhkan penyakit kulit infeksi kuku.  Pada tahap kedua,  dilakukan pencucian dan pengeringan.   Tumbuhan yang diambil dari luar harus dicuci terlebih dahulu karena tumbuh di lingkungan sekitar tanpa ada pemuliaan tanaman.   Sehingga jika tidak dicuci,  dikhawatirkan masih ada bakteri lain yang menepel pada tumbuhan tersebut yang tidak diketahui spesifikasinya bakal dapat membahayakan.   Pada tahap ketiga, dilakukan penumbukan. Pada tahap ini semua bahan dimasukkan kedalam lesung untuk dilakukan pengahalusan ukuran bahan dari wujud semula menjadi potongan kecil yang bercampur semua bahan.          Pada tahap keempat,  bahan yang telah mengalami percampuran dalam satu gumpalan masih perlu dihaluskan lagi dengan batu giling.   Semua gumpalan diletakkan diposisi awal dan diakhir dari penggiringan digeser ke depan supaya tidak tercampur lagi antara masukan dan luaran.   Pada tahap kelima dilakukan proses pembentukan wujud akhir.  Produksi obat tradisional dianggap sudah berhasil bila telah mencapai proses ini dan sudah bisa dipakai langsung apa bila kebelulan ada pasien yang berada di sampingnya.  Namun jika ingin dipakai di waktu yang berbeda, maka diperlukan tahap selanjutnya yaitu proses pengeringan.           tahap keenam,  para pelaku dapat melakukan pembentukan dengan menambah tepung beras putih pada adonan untuk dibuat bentuk sesuai dengan kreasi.              Pada tahap ketujuh dapat dilakukan proses pengeringan.  Pada saat matahari terbit, dapat dilakukan proses penjemuran di halaman sekolah.  Hasil yang didapat dalam pengabdian ini adalah obat tradisional anti infeksi kuku yang dapat digunakan kapan saja diperlukan dengan melarutkan terlebih dahulu kedalam air hangat yang kemudian dapat ditempel pada bagian yang terkena infeksi kuku lalu dibalut dengan kain perban steril.  
Pelatihan Kewirausahaan Pembuatan Bedak Dingin SDN Gue Gajah Rahmattullah
Almufi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1: Juni (2023)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penciptaan produk kewirausahaan yang menggunakan bahan dasar dari lingkungan sekitar dan perlakuan tradisional terhadap produksi barang merupakan usaha yang dapat dikatakan literasi budaya. Kegiatan ini sangat baik dipraktekkan kepada peserta didik sekolah dasar dalam menanamkan jiwa kecintaan terhadap leluhur dan tradisi budaya daerah. Kegiatan ini dilakukan oleh SDN Geu Gajah dalam mendidik anak untuk melestarikan budaya bangsa. Pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan literasi budaya dan menanamkan jiwa cinta kepada leluhur melalui produk kewirausahaan berbasis bahan dasar tumbuhan yang tumbuh di perkarangan. Bahan yang digunakan adalah beras putih, daun jeruk purut, bunga kenanga, kencur, kunyit, air. Peralatan yang digunakan adalah lesung lengkap dengan tongkat penumbuk dan batu giling lengkap dengan penggiling tradisional. Adapun tahap dalam pengolahan meliputi pertama, identifikasi tumbuhan lingkungan sekitar yang dapat digunakan sebagai bahan baku tradisional bedak dingin. Tahap kedua, melakukan pencucian seluruh bahan baku yang akan dipakai dalam produksi. Tahap ketiga, melakukan proses produksi meliputi penumbukan kasar dan penghalusan bahan. Tahap keempat, melakukan pembentukan wujud bedak dingin, Tahap kelima melakukan pengeringan. Hasil didapat dalam pengabdian ini adalah sebuah padatan bedak dingin yang dapat dipakai setiap saat dengan merubah wujud dari padat menjadi cair untuk dioleskan merata pada bagian tubuh.

Page 1 of 1 | Total Record : 6