cover
Contact Name
Tetti Seriati Situmorang
Contact Email
seriatitetti@gmail.com
Phone
+6281362184945
Journal Mail Official
lppm.stikesmitrahusada@gmail.com
Editorial Address
Jl Pintu Air IV Pasar 8 Kelurahan Kwala Bekala Kecamatan Medan Johor. Provinsi Sumatera Utara. Kode Pos : 20142
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Excellent Midwifery Journal
ISSN : 26208237     EISSN : 26209829     DOI : https://doi.org/10.55541/emj.v4i2.175
Core Subject : Health,
Pregnancy Maternity Childbed Neonates, Infant, Under-fives and Pre-School Children Family Planning Reproduction Health Adolenscent Health Elderly Health Maternal Health Child Health Public Health
Articles 238 Documents
PENGARUH AIR JAHE TERHADAP PENURUNAN MUAL MUNTAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DI PMB JULIANA DALIMUNTHE TAHUN 2024 Fatwiany; Kamaliah
Excellent Midwifery Journal Vol. 7 No. 2 (2024): EDISI OKTOBER
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mual muntah dapat terjadi sampai umur kehamilan 20 minggu, dimana segala apa yang dimakan dan diminum dimuntahkan sehingga mempengaruhi keadaan umum dan pekerjaan sehari-hari, berat badan menurun, dan dehidrasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh air jahe terhadap penurunan mual muntah pada ibu hamil trimester I di PMB Juliana Dalimunthe. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei sampai dengan Juni tahun 2024. Jumlah sampel yaitu 50 orang yang ditentukan menggunakan tehnik Accidental Sampling. Data dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian diperoleh Ada pengaruh pemberian air Jahe terhadap penurunan frekuensi mual dan muntah pada ibu hamil Trimester I dengan nilai p=0,170 dan tidak ada pengaruh kelompok intervensi terhadap penurunan frekuensi mual dan muntah pada ibu hamil Trimester I dengan nilai p=0,000. Diharapkan dijadikan salah satu pertimbangan bagi masyarakat dan pelayan kesehatan untuk menjadikan air jahe sebagai pilihan obat yang bersifat herbal untuk menurunkan mual dan muntah pada ibu hamil trimester I.
ANALISIS PENERAPAN MODEL ASUHAN KEBIDANAN: SCOPING REVIEW Sitanggang, Hotmauli; Desi Aulia Fitri; Eka Maria; Radika Syahlina
Excellent Midwifery Journal Vol. 7 No. 2 (2024): EDISI OKTOBER
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Model asuhan kebidanan merupakan suatu kerangka kerja yang digunakan bidan dalam memberikan asuhan kebidanan. Model ini didasarkan pada filosofi bahwa kehamilan dan persalinan merupakan hal fisiologis. Seorang bidan tidak hanya memberikan perawatan dari segi biologi tetapi juga harus memperhatikan kebutuhan sosial budaya dan spiritual pasiennya, sehingga dikatakan bahwa pelayanan kebidanan efektif dan komprehensif bagi ibu, bayi dan keluarganya melalui skrining, pencegahan dan pengobatan yang tepat. Tujuan: Untuk menganalisis penerapan model asuhan kebidanan pada ibu hamil. Metode: : Studi ini menggunakan metode Scoping Review yang sesuai dengan Pedoman PRISMA-ScR. Fokus review ditentukan dengan kata kunci, kriteria inklusi dan eksklusi, strategi pencarian artikel dengan database yang relevan (PubMed, ProQuest, dan Wiley), proses seleksi artikel dideskripsikan dalam PRISMA flowchart, Critical Appraisal menggunakan CEBM, selanjutnya ekstraksi data, dan menyajikan hasil. Hasil : 1311 Artikel ditemukan, setelah dilakukan remove duplikat dan seleksi artikel. Akhirnya, 8 artikel terseleksi yang sesuai dengan kriteria inklusi, Enam tema ditemukan dalam penelitian ini Yaitu Continuity of Care (CoC), Telemedicine, Antenatal Care : SBB (Safety Baby Bundle ), Midwifery-led Continuity of Care, Midwifery Continuity of Care, Maternity Care. Kesimpulan : Penerapan model asuhan kebidanan terbukti meningkatkan kualitas pelayanan bagi ibu hamil. Pendekatan holistik yang mencakup aspek fisik, psikologis, dan sosial memberikan dampak positif terhadap kesehatan ibu dan janin.
PENGALAMAN IBU DALAM PEMBERIAN ASI PADA BAYI DI UNIT PERINATOLOGI RUMAH SAKIT IMELDA MEDAN TAHUN 2024 Hutabarat, Eva Nirwana; Sitanggang, Apriani Floresinta
Excellent Midwifery Journal Vol. 7 No. 2 (2024): EDISI OKTOBER
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: ASI (Air Susu Ibu) merupakan nutrisi penting bagi bayi, terutama bagi mereka yang dirawat di unit perinatologi. Namun, pelaksanaan pemberian ASI di ruang perinatologi sering menghadapi berbagai tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman ibu dalam pemberian ASI pada bayi di ruang perinatologi RSU Imelda Medan dengan fokus pada pelaksanaan, metode, dukungan, dan hambatan yang dihadapi.Tujuan:Menggali pelaksanaan ibu dalam pemberian ASI di ruang perinatologi RSU Imelda Medan,meneliti metode pemberian ASI di ruang perinatologi RSU Imelda Medan,menilai dukungan yang diterima ibu selama pemberian ASI di ruang perinatologi RSU Imelda Medan,mengidentifikasi hambatan dalam pemberian ASI pada bayi di ruang perinatologi RSU Imelda Medan.Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan lima ibu yang pernah menyusui bayi mereka di ruang perinatologi RSU Imelda Medan. Analisis dilakukan untuk mengidentifikasi tema dan subtema dari pengalaman yang dilaporkan.Hasil: Penelitian ini mengidentifikasi empat tema utama: pelaksanaan pemberian ASI, metode pemberian ASI, dukungan selama pemberian ASI, dan hambatan pemberian ASI. Pelaksanaan pemberian ASI umumnya dilakukan di pojok ASI dengan beberapa ibu juga menggunakan susu formula. Metode pemberian ASI meliputi penggunaan botol, memompa ASI, dan menyusu langsung. Dukungan dari keluarga dan tenaga kesehatan terbukti krusial dalam mendukung ibu. Hambatan yang dihadapi termasuk kesulitan bayi dalam menyusu langsung dan ASI yang belum lancar.Kesimpulan: Pengalaman ibu dalam pemberian ASI di ruang perinatologi RSU Imelda Medan dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk metode yang digunakan, dukungan dari keluarga dan tenaga kesehatan, serta hambatan yang dihadapi. Penelitian ini menunjukkan pentingnya dukungan yang efektif untuk meningkatkan keberhasilan pemberian ASI pada ibu dengan bayi yang dirawat di perinatologi.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN SIKAP IBU YANG MENYAPIH BAYI DI BAWAH 1 TAHUN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MEDAN JOHOR TAHUN 2024 Nona Try Agista
Excellent Midwifery Journal Vol. 7 No. 2 (2024): EDISI OKTOBER
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Waktu penyapihan yang baik di lakukan pada usia anak mencapai 2 tahun. Penyapihan yang dilakukan pada usia kurang dari tahun menyebabkan masalah pada anak. Faktor penyebab dari penyapihan kurang dari 2 tahun adalah pengetahuan dengan sikap ibu tentang waktu menyapih. Informasi sangat penting diberikan untuk meningkatkan pengetahuan dan memberikan sikap yang positif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dengan sikap ibu yang menyaih bayi di bawah umur 1 tahun. Desain penelitian menggunakan survey analytic dan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ibu yang menyapih bayi di bawah umur 1 tahun sebanyak 31 ibu, sampel 31 responden di Puskesmas Medan Johor dengan teknik Total Sampling. Analisa data yang di gunakan adalah uji Chi Square. Hasil penelitian didapatkan pengetahuan ibu yang menyapih bayi di bawah umur 1 tahun sebagian besar dalam kategori Kurang sebanyak 15 (48,38%) responden, sebagian besar Sikap Negatif sebanyak 1 (3,22%) responden, hasil analisis dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan bermakna antara pengetahuan dengan sikap ibu yang menyapih (p-value=0,817> α (0,05) atau dapat disimpulkan bahwa hipotesa dapat diterima, artinya tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap ibu yang Menyapih Bayi 1 Tahun di Puskesmas Medan Johor.. Diharapkan ibu memberikan ASI Eksklusif pada bayinya sampai usia 6 bulan dan ASI sampai usia 2 tahun agar anak mendapatkan makanan terbaik dari ibu agar bayi tidak mudah terkena infeksi. Kata Kunci : Hubungan Pengetahuan dengan Sikap Ibu Menyapih Di Bawah Umur 1 tahun
HUBUNGAN JENIS KELAMIN DAN POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN DIABETES MELITUS TIPE 2 PADA USIA PRODUKTIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SERING MEDAN Purba, Monalisa Lavenia; Wahyu, Afnijar
Excellent Midwifery Journal Vol. 8 No. 1 (2025): EDISI APRIL
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55541/emj.v8i1.333

Abstract

Background: WHO data states that 422 million people in the world suffer from Diabetes Mellitus or an increase of 8.5% in the population before the age of 65 (productive age). Factors that are thought to be associated with the incidence of type II diabetes mellitus in productive age are gender, genetic factors, body mass index, smoking history, physical activity, and eating patterns. Objective: To determine the risk factors associated with the incidence of type II diabetes mellitus in productive age. Methods: This research is a quantitative study using a cross-sectional survey approach. The research was conducted in the working area of the Sering Medan Health Center. Total population of 437 people and samples obtained as many as 82 people. Withdrawal of samples by purposive sampling. The data used are primary data and secondary data. The analysis was carried out univariately and bivariately by using Spearman's Rank test. Results: The risk factors associated with the incidence of type II diabetes mellitus in productive age in the working area of the Sering Medan Health Center is diet (p=0.000, r = 0.689). Meanwhile, the unrelated factor was gender (p=0.178). Conclusion: diet is associated with the incidence of type II diabetes mellitus in productive age. Suggestion: It is expected that health workers (nurses) will routinely provide health education to people of productive age who visit the puskesmas about the risk factors for type II diabetes mellitus.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KUALITAS HIDUP LANSIA DI DESA MANALU KECAMATAN PAKKAT Nahampun, Winona; Simanullang, Rostime Hermayerni
Excellent Midwifery Journal Vol. 8 No. 1 (2025): EDISI APRIL
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55541/emj.v8i1.335

Abstract

Latar belakang: Dukungan keluarga adalah sikap, tindakan, penerimaan keluarga terhadap individu dan mau memberikan bantuan sehingga memberikan rasa aman secara fisik dan psikologis pada individu dalam hidup sehari hari. Dukungan keluarga mempunyai efek yang besar dalam kualitas hidup lansia. Lansia yang tinggal bersama keluarga menjadi sumber dukungan yang memberikan arti penting bagi kehidupan lansia. Tujuan: Untuk mengetahui adanya hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup lanjut usia di desa manalu kecamatan pakkat. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian korelasi menggunakan uji Spearman’s. Tenik pengambilan sampel dalam penelitian ini diambil dengan teknik purposive sampling dengan jumlah responden 67 orang.Penelitian menggunakan instrumen penelitian berdasarkan WHOQOL-BREF. Hasil: Bahwa dukungan keluarga dengan mayoritas baik sebanyak 34 responden (50.7%), cukup sebanyak 24 responden (35.8%) dan kurang 9 responden (13.4%) dan kualitas hidup mayoritas tinggi sebanyak 35 responden (52.2%) sedang 27 responden (40.3%) dan rendah 5 responden (7.5%). Kesimpulan : Hasil uji statistik uji Spearman Rank dengan nilai p-value 0,000 dengan nilai koefisien (r) 0,420 menunjukkan bahwa ada hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup lansia.
The EFEKTIVITAS BRAIN GYM TERHADAP STRES DAN SELF EFICACY PADA PASIEN DIABETES MELITUS DI UPTD PUSKESMAS GUNUNGSITOLI BARAT KOTA GUNUNGSITOLI: EFEKTIVITAS BRAIN GYM TERHADAP STRES DAN SELF EFICACY PADA PASIEN DIABETES MELITUS DI UPTD PUSKESMAS GUNUNGSITOLI BARAT KOTA GUNUNGSITOLI Candra, Hadirat Candra Laoli
Excellent Midwifery Journal Vol. 8 No. 1 (2025): EDISI APRIL
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Diabetes Mellitus is a chronic, progressive disease that can cause variouscomplications in other organs, especially the eyes, kidneys, nerves, heart and bloodvessels.Objective: The aim of this study is to analyze the effectiveness of Brain Gym on stress inpatients with Diabetes Mellitus at the West Gunungsitoli Health Center UPTD. Methods: Thisstudy used Pre-Experimental with the One-group pre-post test design. The subject group wasobserved before the intervention, then observed again after the intervention. The population inthis study were patients with Diabetes Mellitus in the UPTD Gunungsitoli Barat Health Centerarea in 2023 with a total of 90 people. Results: The impact of stress on Diabetes Mellitussufferers will violate and not comply with the diet program, rarely exercise, irregular in takingmedication and rarely control blood sugar levels. all of these things prove that diabetes mellitussufferers when they are stressed cannot organize self-efficacy well. Sports activities in the formof brain gym will help the body stay fit and fresh, improve memory and optimize brain functionby stimulating the work of the right and left brain. brain gymnastics (brain gym) is a series ofsimple movements that include 3 basic movements, namely crossing the midline, stretchingmuscles and increasing energy and strengthening attitudes. Conclusion: there is a relationshipbetween the Effectiveness of Brain Gym on Stress and Self-Efficacy of Diabetes Mellitus at theUPTD Health Center, West Gunungsitolli District, Gunungsitoli City. Recommendation: thereis a relationship between the Effectiveness of Brain Gym on Stress and Self-Efficacy of DiabetesMellitus at the UPTD Health Center, West Gunungsitolli District, Gunungsitoli City. Keywords: Brain Gym, Stress, Self Efficacy and Diabetes Mellitus
HUBUNGAN KEPUASAN PASIEN DENGAN WAKTU TUNGGU PELAYANAN POLIKLINIK RUMAH SAKIT MURNI TEGUH CILEDUG Fajar Maulinda, Nur
Excellent Midwifery Journal Vol. 8 No. 1 (2025): EDISI APRIL
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55541/emj.v8i1.349

Abstract

Waktu tunggu pelayanan merupakan salah satu indikator penting dalam menilai kualitas pelayanan di rumah sakit, khususnya pada pelayanan rawat jalan. Standar pelayanan minimal (SPM) yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan mengharuskan waktu tunggu maksimal ≤ 60 menit sejak pendaftaran hingga pemeriksaan oleh dokter spesialis. Namun, kenyataannya banyak rumah sakit belum memenuhi standar tersebut, termasuk RS Murni Teguh Ciledug. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara waktu tunggu pelayanan dengan tingkat kepuasan pasien di Poliklinik RS Murni Teguh Ciledug. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif analitik. Data dikumpulkan melalui survei awal dan kuesioner kepada pasien di Poliklinik Ortopedi. Hasil awal menunjukkan sebagian besar pasien merasa tidak puas terhadap waktu tunggu yang melebihi standar yang ditetapkan. Faktor penyebab meliputi keterlambatan dokter, jumlah pasien yang tinggi, dan gangguan sistem informasi rumah sakit (SIMRS). Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara waktu tunggu dan kepuasan pasien. Oleh karena itu, manajemen rumah sakit perlu melakukan evaluasi dan perbaikan sistem pelayanan untuk meningkatkan efisiensi dan kepuasan pasien.
PENGARUH EDUKASI LAKTASI TERHADAP PENINGKATAN PEMBERIAN ASI IBU NIFAS DIRUMAH SAKIT MURNI TEGUHCILEDUG Setyaningsih, Giya Ayu
Excellent Midwifery Journal Vol. 8 No. 1 (2025): EDISI APRIL
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55541/emj.v8i1.350

Abstract

Menyusui adalah gizi utama dalam tumbuh kembang anak. Periode usia 0 hari sampai dengan enam hari bayi harus diberikan ASI secara ekslusif. Faktor penyebab kegagalan ASI yaitu status pekerjaan dan pengetahuan. Ibu menyusui yang bekerja cenderung tidak memiliki waktu Bersama bayinya. Salah satu acara agar ibu tetap dapat menyusui secara ekslusif adalah dengan memerah ASI. Edukasi penting dilakukan kepada ibu menyusui agar dapat meningkatkan keberhasilan ibu menyusui secara ekslusif. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman tentang ASI Ekslusif dan Menyusui pada ibu bekerja. Metode atau cara yang dilakukan memberikan edukasi kesehatan dengan cara diskusi dan pengisian kuesioner Pretest dan Posttest,maka hasil yang didapatkan yaitu sebelum diberikan edukasi. Dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman ibu menyusui, edukasi dapat meningkatkan pemahaman dan meningkatkan kesadaran serta perubahan perilaku ibu agar dapat menyusui secara ekslusif.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN DIET PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI RS MURNI TEGUH CILEDUG Qhory Anggraini
Excellent Midwifery Journal Vol. 8 No. 1 (2025): EDISI APRIL
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55541/emj.v8i1.351

Abstract

Kepatuhan diet diabetes melitus merupakan bentuk dari ketaatan dan kedisiplinan terhadap diet yang sedang dijalankan oleh penderita diet diabetes melitus. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Penelitian kuantitatif adalah penelitian yang datanya merupakan data kuantitatif sehingga analisis datanya menggunakan analisis kuantitatif (inferensi). Data kuantitatif adalah dalam bentuk angka, atau data kualitatif yang diangkakan. hasil penelitian Dari 50 orang responden terdapat 18 orang (36,0 %) dukungan keluarga baik, 26 orang responden (52,0%) yang dukungan keluarga cukup dan terdapat 6 orang responden (12,0%) yang dukungan keluarga kurang. Dari 50 orang responden didominasi oleh responden yang tidak patuh yaitu sebanyak 31 orang responden (62,0 %) sedangkan responden yang patuh sebanyak 19 responden (38,0 %). Ada hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan diet pada pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di RS Murni Teguh Ciledug Tahun 2023.