cover
Contact Name
Tetti Seriati Situmorang
Contact Email
seriatitetti@gmail.com
Phone
+6281362184945
Journal Mail Official
lppm.stikesmitrahusada@gmail.com
Editorial Address
Jl Pintu Air IV Pasar 8 Kelurahan Kwala Bekala Kecamatan Medan Johor. Provinsi Sumatera Utara. Kode Pos : 20142
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Excellent Midwifery Journal
ISSN : 26208237     EISSN : 26209829     DOI : https://doi.org/10.55541/emj.v4i2.175
Core Subject : Health,
Pregnancy Maternity Childbed Neonates, Infant, Under-fives and Pre-School Children Family Planning Reproduction Health Adolenscent Health Elderly Health Maternal Health Child Health Public Health
Articles 249 Documents
PENGARUH PIJAT BAYI TERHADAP KUALITAS TIDUR BAYI USIA 0-6 BULAN DI BPM PERA KECAMATAN MEDAN TUNTUNGAN TAHUN 2019 Asnita Sinaga
Excellent Midwifery Journal Vol 3, No 1 (2020): EDISI APRIL
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.684 KB) | DOI: 10.55541/emj.v3i1.126

Abstract

Pijat bayi disebut juga sebagai stimulus touch atau terapi sentuh. Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui adakah pengaruh pijat bayi   terhadap kualitas tidur bayi usia 0-6 bulan di BPM Pera Kecamatan Medan Tuntungan Tahun 2019. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperiment, dengan pendekatan rancangan penelitian One Group Pretest dan PostTest Design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh bayi usia 0-6 bulan di BPM bidan Pera sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah  bayi usia 0-6 bulan yang berjumlah 10 orang dengan teknik pengambilan purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan uji T-test. Hasil yang diperoleh dari 10 responden sebelum dilakukan pemijatan bayi rewel, susah tidur, sering terbangun pada malam hari, dan rata-rata kualitas tidur responden adalah 11 jam/hari dan sesudah dilakukan pemijatan ada perbedaan signifikan dimana bayi menjadi rileks, bugar saat bangun tidur dan tidak rewel, mengatasi sakit perut dan adanya ikatan kasih sayang antara ibu dan bayinya, peningkatan kualitas tidur dari yang 11 jam/hari menjadi 15 jam/hari. Dengan hasil uji paired T-test  p=0,000 lebih kecil dari p=0,05,  dimana terdapat pengaruh antara  pijat bayi terhadap kualitas tidur bayi usia 0-6 bulan di BPM Pera Kecamatan Medan TuntunganTahun 2019. Mengembangkan edukasi tentang pijat bayi kepada masyarakat dengan cara memberikan penyuluhan dan penerapan pijat bayi. Kata kunci :Pijat bayi, Kualitas tidur bayi usia 0-6 bulan
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN CITRA RUMAH SAKIT TERHADAP TINGKAT KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM SUNDARI MEDAN TAHUN 2018 Al Anfal
Excellent Midwifery Journal Vol 3, No 2 (2020): EDISI OKTOBER
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (611.372 KB) | DOI: 10.55541/emj.v3i2.130

Abstract

Rumah Sakit merupakan salah satu sarana untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, sehingga rumah sakit harus memberikan pelayanan kesehatan yang memuaskan agar pasien merasa senang untuk berobat di rumah sakit. Berdasarkan survey pendahuluan yang dilakukan di Rumah Sakit Umum Sundari Medan didapatkan 5 orang (62,5%) dari 8 pasien merasa tidak puas terhadap pelayanan yang dilakukan Rumah Sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui untuk mengetahui pengaruh  kualitas pelayanan dan citra rumah sakit terhadap tingkat kepuasan pasien rawat inap Rumah Sakit Umum Sundari Medan Tahun 2018. Jenis penelitian ini adalah survei yang bersifat deskriptif analitik dengan penelitian Cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien rawat inap dan sampel sebanyak 71 orang. Metode analisa data dengan cara analisis univariat, analisis bivariat dan analisis multivariat dengan uji regresi logistik ganda. Hasil penelitian secara statistik menunjukkan pendidikan, pendapatan, citra rumah sakit, dan kualitas pelayanan berpengaruh terhadap tingkat kepuasan pasien (p< 0.05). Hasil uji regresi logistik berganda diketahui variabel yang berpengaruh terhadap tingkat kepuasaan adalah pendidikan, penghasilan, citra rumah sakit, dan kualitas pelayanan. kualitas pelayanan merupakan faktor yang paling dominan berpengaruh terhadap tingkat kepuasaan pasien. Disarankan pihak rumah sakit, perlu lebih meningkatkan kualitas pelayanan dan citra rumah sakit melalui pemberian pelatihan kepada dokter dan perawat yang ada di rumah Sakit. dokter perlu ketanggapan dengan adanya Komite Etik Rumah Sakit (KERS) untuk aktif mengawasi pelayanan yang diberikan kepada pasien selalu cepat merespon dan menanggapi keluh kesah pasien.  Kata Kunci : Citra Rumah Sakit, Kualitas Pelayanan, dan Kepuasaan Pasien
KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN INTRANATAL CARE DI PUSKESMAS SIATAS BARITA TAPANULI UTARA TAHUN 2021 Nurhamida Fitri
Excellent Midwifery Journal Vol 4, No 1 (2021): EDISI APRIL
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (680.867 KB) | DOI: 10.55541/emj.v4i1.150

Abstract

Patient satisfaction is one of the most important things in reviewing the quality of health services, especially Intranatal care services in a Puskesmas, this condition is evident from the data presented, namely the number of complaints from patients and the public about the quality of health services, if the quality of health services is not always maintained and increased the possibility of the number of patients will shrink. This study aims to identify patient satisfaction with Intranatal Care services at Siatas Barita Health Center which is assessed from 5 aspects, namely tangible, reliability, responsiveness, assurance and empathy. The design used in this study is descriptive design, namely to identify patient satisfaction with intranatal care services at Siatas Barita Health Center with a total sample of 47 people, sampling through convenience sampling technique using a questionnaire as a research instrument. The results showed (0%) expressed very satisfied, 45 patients (95%) expressed satisfaction and two patients (5%) expressed dissatisfaction with the intranatal care services provided by health workers at the Siatas Barita Health Center. Based on the research it can be concluded that the majority of patients expressed satisfaction with intranatal care services at the Siatas Barita Health Center, and only two patients (5%) expressed dissatisfaction, especially with the services in welcoming patients who came to visit and the hospitality of health workers, therefore officers must further improve their abilities and care for the complaints felt by patients in order to realize the patient's satisfaction with the services provided by health workers, especially in intranatal care services at Siatas Barita Tapanuli Utara Health Center. Keywords:  Patient Satisfaction, Intranatal Care Services
PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI PADA KASUS CARPAL TUNNEL SYNDROME DEXTRA DENGAN MODALITAS ULTRASOUND DIATHERMY , MOBILIZATION NERVE MEDIANUS DAN ULTT DI RSU PINDAD BANDUNG Rahmi Rachmawati Sari
Excellent Midwifery Journal Vol 4, No 2 (2021): EDISI OKTOBER
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.632 KB) | DOI: 10.55541/emj.v4i2.170

Abstract

Carpal tunnel syndrome adalah salah satu penyakit yang mengenai nervus medianus. Untuk mengetahui pelaksanaan Fisioterapi dalam  mengurangi nyeri dan meningkatkan LGS menambah kekuatan otot Carpal Dextra dengan modalitas ultrasound diathermy, Mobilization Nerve Medianus dan ULTT 1.Hasil yang diperoleh setelah dilakukan terapi sebanyak 6 kali didapatkan hasil penilaian nyeri pada tangan nyeri diam T1=1 menjadi T6=0 nyeri tekan T1=4,5 menjadi T6=3 nyeri gerak T1=6,3 menjadi T6=5. Peningkatan kekuatan otot T1=3 menjadi T6=5. Serta peningkatan LGS Carpal Dextra pasif  yaitu T1= S 500-00-600 menjadi T6 = S 500-00-600 dan T1 = F 200-00-600 menjadi T6 = S 200-00-600 dan LGS carpal Dextra aktif yaitu T1 = S 400-00-500 menjadi T6 = S 500-00-600 dan T1 = F 100-00-400 menjadi T6 = S 200-00-600 .Kata Kunci: Carpal Tunnel Syndrome, Ultrasound Diathermy, Mobilization Nerve Medianus
FAKTOR RISIKO TERJADINYA HIPERTENSI PADA USIA 18-40 TAHUN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIMALINGKAR MEDAN TAHUN 2017 astaria ginting
Excellent Midwifery Journal Vol 1, No 1 (2018): EDISI APRIL
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.434 KB) | DOI: 10.55541/emj.v1i1.33

Abstract

Hypertension is no longer a parent disease, currently hypertension has at a young age of about 5-10% occur on the age of 20-30 years. This study aims to determine the risk factors associated with the incidence of hypertension on the age of 18-40 years in the work area Puskesmas Simalingkar 2017. This type of research is an analytic survey with case control and in its implementation using questionnaire. The population in this study were all hypertensive patients on the age of 18-40 years who are in the working area of Simalingkar Puskesmas and the sample consists of 47 cases and 47 controls. Sampling with consecutive sampling, the group base on the same gender, education and occupation. Method of data analysis by means of chi-square test and multiple logistic regression test at α = 0.05. The results showed statistically that obesity (p<0.001), smoking (p<0.001) and coffee consumption (p = 0.031) were associated with hypertension occurrence at 18-40 years of age. Variables that are not related to the incidence of hypertension at the age of 18-40 years are alcohol consumption and physical activity. Based on the results of multiple regression shows that the most dominant variable influential were smoking habit with OR = 13,807. It can be concluded that the variables associated with the incidence of hypertension at the age of 18-40 years are obesity, smoking and coffee consumption. It is suggested to the health center of Simalingkar in order to improve the health service especially in the case of health promotion about the danger of obesity, smoking and coffee consumption to hypertension at 18-40 years old and also to conduct health counseling on patient who risks hypertension, to do disease prevention as early as possible.
DETERMINANT OF MIDWIFE OBEDIENT IN VILLAGES TOWARDS STANDARD OF ANTENATAL CARE IN WORKING AREA OF PUBLIC HEALTH CENTRE (PUSKESMAS) OF WANI II 2018 ARFIAH ARFIAH
Excellent Midwifery Journal Vol 1, No 2 (2018): EDISI OKTOBER
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.02 KB) | DOI: 10.55541/emj.v1i2.60

Abstract

Pelayanan antenatal merupakan pelayanan kesehatan oleh tenaga kesehatan untuk ibu selama masa kehamilannya, dilaksanakan sesuai standar pelayanan kesehatan antenatal. Penelitian ini bertujuan mengetahui determinan kepatuhan bidan di desa terhadap pelaksanan standar antenatal care. Penelitian ini menggunakan rancangan Cross sectional untuk melihat hubungan tingkat kepatuhan bidan di Desa terhadap pelaksanaan standar antenatal care. Sampel sebanyak tiga puluh bidan di desa Wani II yang ditetapkan secara purposif. Data diuji menggunakan Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepatuhan bidan menerapkan standar antenatal care di Puskesmas Wani II Kecamatan Tanantovea rbelum baik 76.7%, p = 0.014 lebih kecil dari alpha 0.05 terdapat hubungan pengetahuan dengan kepatuhan bidan terhadap standar antenatal care, nilai p = 0.021 lebih kecil dari alpha 0.05 terdapat hubungan motivasi dengan kepatuhan bidan terhadap standar antenatal care, nilai p = 0.008 lebih kecil dari alpha 0.05 terdapat hubungan persepsi dengan kepatuhan bidan terhadap standar antenatal care. Tenaga kesehatan khususnya bidan, menciptakan kebijakan system reward & punishment yang sesuai kondisi bagi bidan dan dijalankan secara konsisten dan berkesinambungan. Kata kunci : Kepatuhan, Standar Antenatal Care, Pengetahuan, Motivasi, Persepsi.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL TENTANG HIPERTENSI DALAM KEHAMILAN TERHADAP RESIKO PREEKLAMSIA BERAT Ester Simanullang
Excellent Midwifery Journal Vol 2, No 1 (2019): EDISI APRIL
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (634.717 KB) | DOI: 10.55541/emj.v2i1.76

Abstract

Hypertension is the increase in systolic blood  pressure above 140 mmHg and diastolic above  90 mmHg. Hypertension often causes changes in blood vessels that can  lead  to increasing blood  pressure. Today people prefer to choose  ready meals are generally very low in fiber, high in fat and salt mengandum  lost. The public should be aware that taking makanana above can  lead  to hypertension. So for people who have suffered or are expected to organize their daily diet. Regulate diet but to draw up the frequency of  food  consumption, food  habits, consumption of drinks, the portion size and qulity of food daily. Research  aims to determine the aattitude of  the attitude of the mother of  hypertension  on the incidence of pre-eclampsia. The study design was descriptive. Respondents in this study were pregnant women  who have hypertension and pre-eclampsia in the People’s Health Center Island Asahan number of 30 respondents. Sampling of this research is total sampling. Collecting data in this study using a questionnaire designed by researcher and distributed  to the respondents. Whereas the data analysis using Chi-square statistical test with a cinfidence  level of  95% (α = 0,05). The results showed no relationship between  knowledge and attitude of pregnant women about hypertension on the incidence of pre-eclampsia with a value of 0.001 (<0.05). Keywords        : Knowledge attitude, hypertension and pre-eclampsia 
PENGARUH POLA MENYUSUI TERHADAP MENTAL EMOSIONAL ANAK USIA 3-5 TAHUN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS HARAPAN RAYA PEKANBARU TAHUN 2019 Susi Hartati
Excellent Midwifery Journal Vol 2, No 2 (2019): EDISI OKTOBER
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.275 KB) | DOI: 10.55541/emj.v2i2.95

Abstract

ASI dapat mempengaruhi tumbuh kembang bayi, termasuk perkembangan mental emosional melalui kelekatan yang terbentuk lewat menyusui. Kelekatan yang kurang antara ibu dan bayi dapat menyebabkan timbulnya gangguan mental emosional yang berpengaruh terhadap perkembangan anak pada tahap selanjutnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Pola Menyusui terhadap Mental Emosional Pada Anak Usia 3-5 Tahun. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan analisis kolerasi dengan desain penelitian Cross Sectional. Penelitian ini dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Harapan Raya Pekanbaru Tahun 2019. Sampel sebanyak 92 balita. Teknik pengambilan sampel Consecutive Sampling, skala ukur Nominal dan rasio, instrument penelitian menggunakan  Kuesioner, dan pengolahan data secara univariat dan bivariat. Berdasarkan hasil analisis univariat mayoritas menyusui predominan 32 anak (34,8%) dan gangguan mental emosional mayoritas tidak mengalami gangguan mental emosional yaitu 53 anak (57,6%), berdasarkan analisis bivariat dengan Uji Non Parametrik yaitu uji Man Whitney menunjukkan terdapat pengaruh mental emosional pada anak usia 3-5 tahun berdasarkan pola menyusui (p value ( 0,002) < α (0,1)). Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh  pola menyusui terhadap mental emosional pada anak usia 3-5 tahun. Disarankan kepada pihak puskesmas Harapan Raya Kota Pekanbaru untuk memberikan informasi mengenai determinan yang mempengaruh mental emosional anak. Kata Kunci: ASI Eksklusif, ASI Parsial, ASI Predominan, Mental Emosional
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI OSTEOARTRITIS Studi Kasus Kontrol Di Rumah Sakit TK II Putri Hijau Medan Tahun 2017 Erita Gustina
Excellent Midwifery Journal Vol 3, No 1 (2020): EDISI APRIL
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.233 KB) | DOI: 10.55541/emj.v3i1.120

Abstract

Osteoartritis yang dikenal sebagai penyakit sendi degenerative atau osteoartritis sekalipun terdapat inflamasi merupakan kelainan sendi yang paling sering ditemukan  dan kerapkali menimbulkan ketidakmampuan atau disabilitas,Osteoartritis  terjadi sebagai hasil kombinasi antara degradasi rawan sendi, remodeling tulang dan inflamasi cairan sendi, jumlah penderita  osteoartritis di Indonesia paling banyak pada usia diatas 50 tahun. Penelitian  ini  adalah  penelitian analitik observasional dengan desain case control studyyang bersifat restrospektif  yang bertujuan untuk mengetahui osteoartritis dan faktor yang mempengaruhinya di Rumah Sakit TK II Putri Hijau Medan. Populasi dalam penelitian ini seluruh pasien osteoartritis dan bukan oasteoartritis yang dirawat inap di Rumah Sakit TK II Putri Hijau,  sampel terdiri dari sampel kasus sebanyak 40 dan sampel kontrol 80. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji statistik chi-square dengan nilai α= 0,05 dan  regresi logistik. Hasil penelitian yang berpengaruh terhadap kejadian osteoartritis adalah : usia  p = 0,023; OR=3,801, genetik p=0,008; OR=3,157, obesitas  p=0,027; OR=2,558, kebiasaan merokok        p=0,036; OR=3,059, dan jenis kelamin  p=0,034; OR= 2,296. Kesimpulan berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa faktor usia, genetik, obesitas, kebiasaan merokok dan jenis kelamin berpengaruh terhadap kejadian osteoartritis. Saran dari peneliti bagi pasien osteoartritis disarankan untuk melakukan olahraga dengan memperhatikan adanya resiko fraktur dan gangguan kesimbangan, bagi tenaga kesehatan khususnya perawat poli klinik dan rawat inap penyakit dalam dapat memberikan informasi dan edukasi konseling tentang osteoartritis bagi pasien, bagi rumah sakit agar dapat membuat program untuk senam persendian dan melakukan skrining awal untuk mewaspadai gejala awal timbulnya osteoartritis dan bagi peneliti selanjutnya dapat menjadi bahan referensi untuk melakukan penelitian lanjutan yang dengan faktor resiko lain yang berhubungan dengan osteoartritis. Kata kunci : Osteoatritis, faktor-faktor yang berpengaruhOsteoartritis yang dikenal sebagai penyakit sendi degenerative atau osteoartritis sekalipun terdapat inflamasi merupakan kelainan sendi yang paling sering ditemukan  dan kerapkali menimbulkan ketidakmampuan atau disabilitas,Osteoartritis  terjadi sebagai hasil kombinasi antara degradasi rawan sendi, remodeling tulang dan inflamasi cairan sendi, jumlah penderita  osteoartritis di Indonesia paling banyak pada usia diatas 50 tahun. Penelitian  ini  adalah  penelitian analitik observasional dengan desain case control studyyang bersifat restrospektif  yang bertujuan untuk mengetahui osteoartritis dan faktor yang mempengaruhinya di Rumah Sakit TK II Putri Hijau Medan. Populasi dalam penelitian ini seluruh pasien osteoartritis dan bukan oasteoartritis yang dirawat inap di Rumah Sakit TK II Putri Hijau,  sampel terdiri dari sampel kasus sebanyak 40 dan sampel kontrol 80. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji statistik chi-square dengan nilai α= 0,05 dan  regresi logistik. Hasil penelitian yang berpengaruh terhadap kejadian osteoartritis adalah : usia  p = 0,023; OR=3,801, genetik p=0,008; OR=3,157, obesitas  p=0,027; OR=2,558, kebiasaan merokok        p=0,036; OR=3,059, dan jenis kelamin  p=0,034; OR= 2,296. Kesimpulan berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa faktor usia, genetik, obesitas, kebiasaan merokok dan jenis kelamin berpengaruh terhadap kejadian osteoartritis. Saran dari peneliti bagi pasien osteoartritis disarankan untuk melakukan olahraga dengan memperhatikan adanya resiko fraktur dan gangguan kesimbangan, bagi tenaga kesehatan khususnya perawat poli klinik dan rawat inap penyakit dalam dapat memberikan informasi dan edukasi konseling tentang osteoartritis bagi pasien, bagi rumah sakit agar dapat membuat program untuk senam persendian dan melakukan skrining awal untuk mewaspadai gejala awal timbulnya osteoartritis dan bagi peneliti selanjutnya dapat menjadi bahan referensi untuk melakukan penelitian lanjutan yang dengan faktor resiko lain yang berhubungan dengan osteoartritis. Kata kunci : Osteoatritis, faktor-faktor yang berpengaruh
EFEKTIVITAS TERAPI LATIHAN TERHADAP PENURUNAN DEPRESI PADA PASIEN STROKE Wahyu Wijanarko; Mhd Ikhsan Nasution; Dewi Agustina
Excellent Midwifery Journal Vol 3, No 2 (2020): EDISI OKTOBER
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.445 KB) | DOI: 10.55541/emj.v3i2.142

Abstract

Exercise therapy is a systematic, planned physical exercise in posture or body training that aims to restore decreased body function, prevent or increase physical activity in order to carry out daily functional activities. Depression is a condition of feeling sad that has a negative impact on a person's thoughts, actions, feelings and mental health, in stroke sufferers this often occurs because of the inability to carry out functional activities. The purpose of this study was to determine the effectiveness of exercise therapy in reducing depression in stroke patients. The population used was all stroke patients who came to the Physiotherapy clinic at Siti Hajar Hospital Medan. Respondents used were stroke patients with depressive disorders as many as 24 respondents with purposive sampling technique, quasi-experimental design with the form of one group pre-test-post test. The results of the test analysis with the Paired T test obtained a correlation value of 0.915 which means that it has a strong and positive relationship between before exercise therapy and after it is given. The result of t count with a value of 7,218 and exceed the value of t table which means significant. At the p value of the Paired T test, the results were 0.000 (<0.05) with 95% confidence, which means that there is an effectiveness difference between before and after the treatment is given.

Page 6 of 25 | Total Record : 249