cover
Contact Name
Irfana Tri Wijayanti
Contact Email
info@stikesbup.ac.id
Phone
+62295384984
Journal Mail Official
p3m@stikesbup.ac.id
Editorial Address
Jalan Ki Ageng Selo No. 15, Pati
Location
Kab. pati,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan
ISSN : 20874154     EISSN : 27748669     DOI : https://doi.org/10.52299/jks
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) merupakan wadah atau sarana yang menerbitkan tulisan ilmiah hasil-hasil penelitian maupun nonhasil penelitian di bidang ilmu-ilmu kebidanan khususnya dan ilmu-ilmu kesehatan pada umumnya yang belum pernah diterbitkan atau sedang dalam proses penerbitan di jurnal-jurnal ilmiah lain. Redaksi berhak mengubah tulisan tanpa mengubah maksud atau substansi dari naskah yang dikirimkan. Naskah yang belum layak diterbitkan dalam Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan tidak dikembalikan kepada pengirimnya, kecuali atas permintaan dari penulis yang bersangkutan.
Articles 156 Documents
HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH IBU MENYUSUI DENGAN STATUS GIZI BAYI USIA 0-11 BULAN DI DESA KALIWINING PUSKESMAS RAMBIPUJI JEMBER Umu Imaroh; Yessy Nur Endah Sary; Agustina Widayati
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 15 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jks.v15i1.178

Abstract

Gizi ibu harus dipenuhi semasa hamil dan menyusui sebab jika tidak hal tersebut akan menimbulkan dampak negative terhadap status gizi ibu, kesehatan ibu dan anak karena ASI yang dihasilkan kualitasnya rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis apakah ada hubungan antara IMT ibu menyusui dengan status gizi bayi usia 0-11 bulan di Desa Kaliwining Puskesmas Rambipuji Jember. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah semua ibu menyusui yang bayinya berusia 0-11 bulan di wilayah Desa Kaliwining Puskesmas Rambipuji dan jumlah sampel yang digunakan adalah 133 orang ibu menyusui. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan lembar pengumpulan data. Data dianalisis menggunakan SPSS Statistic Versi 25 dengan ?<0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia ibu menyusui paling banyak berusia 21-30 (68,4%), tingkat pendidikan paling banyak merupakan lulusan SMA (42,1%), IMT paling banyak dengan kategori normal , yaitu sebanyak 95 responden atau sebesar 71,4%, status gizi paling banyak yaitu gizi kurang (40,6%). Tidak adanya hubungan antara IMT ibu menyusui dengan status gizi bayi usia 0-11 bulan (p-value > 0,05) di Desa Kaliwining Wilayah Kerja Puskesmas Rambipuji Kabupaten Jember. Status gizi bayi dapat dipengaruhi oleh faktor lain seperti pola asuh, pemberian ASI eksklusif, imunisasi tepat waktu, dan lain sebagainya. Saran penelitian ini adalah meningkatkan pelayanan pemantauan pertumbuhan balita di posyandu, memberikan penyuluhan dan konseling menyusui, MPASI dan PMT, memberi pelatihan khusus bagi kader, melakukan kerjasama lintas sektor, dan para orang tua melakukan upaya pemenuhan gizi seimbang pada anak sejak dini.
PENGARUH KONSUMSI IKAN GABUS TERHADAP LAMA PENYEMBUHAN LUKA PASCA SECSIO CAESARIA DI RS GRAHA JUANDA BEKASI TAHUN 2023 Farida, Ida; Desi Intarti, Wiwit; Puri Kresna Wati
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 15 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jks.v15i1.193

Abstract

Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mempercepat penyembuhan luka secsio caesaria, selain dengan menggunakan obat juga sangat penting dengan pemenuhan nutrisi seperti mengkonsumsi ikan gabus. Ikan gabus memiliki kandungan vitamin dan albumin yang dapat meningkatkan kadar albumin pada tubuh supaya kembali normal sehingga ikan gabus dianjurkan untuk ibu pasca operasi, khususnya operasi secsio. Penelitian ini menggunakan quasi esperimental dengan purposive sampling dengan sample 15 orang. jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian quasi experiment rancangan one group with pretest-posttest. Teknik data termasuk dalam analisis uivariat menggunakan distribusi frekuensi dan persentase pada setiap variabel,analisis bivariat menggunakan perhitungan statistic. Hasil penelitian Responden pada kelompok eksperimen setelah mengkonsumsi Ikan Gabus diketahui bahwa saat pretest responden yang lambat sembuh ada 14 orang (93,3%) dan yang cepat sembuh ada 1 orang (6,67 %) sedangkan saat posttest yang lambat sembuh hanya 2 orang (13,3 %) dan yang cepat sembuh ada 13 orang (87,7 %.) Artinya Luka pada pasien post operasi secsio caesarea setelah mengkonsumsi Ikan Gabus mengalami penyembuhan luka yang lebih cepat. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat pengaruh pemberian konsumsi Ikan Gabus terhadap lama penyembuhan luka pasca secsio caesaria.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA TERHADAP PELECEHAN SEKSUAL KEPADA REMAJA DI SMAN 26 BATAM Sepriyanti; heldaabiyan@gmail.com; Nuari Andolina
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 15 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jks.v15i1.201

Abstract

Latar Belakang : Kekerasan seksual adalah praktek seksual yang dinilai menyimpang karena dilakukan dengan cara-cara kekerasan, bertentangan dengan ajaran dan nilai-nilai agama serta melanggar hukum yang berlaku. Salah satu bentuk kekerasan seksual menurut komnas perempuan adalah pelecehan seksual. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan pelecehan seksual pada siswi kelas XI di SMAN 26 Batam. Metode : Metode penelitian ini adalah kuantitatif. Total sampel sebanyak 60 siswa dengan metode pengambilan sampel menggunakan proportional stratified random sampling. Variabel bebas penelitian ini adalah pengetahuan dan sikap, dan variabel terikat penelitian ini adalah pelecehan seksual. Hasil : Sebagian besar pengetahuan siswa di kelas XI SMAN 26 Kota Batam tentang pelecehan seksual adalah kurang yaitu sebanyak 30 siswa (50%). Gambaran sikap siswa di kelas XI SMAN 26 Kota Batam sebagian besar adalah sikap positif yaitu sebanyak 35 siswa (58,3%). Gambaran pelecehan seksual di kelas XI SMAN 26 Kota Batam Sebagian besar adalah ringan yaitu sebanyak 24 siswa (40,0%). Kesimpulan : Ada hubungan tingkat pengetahuan remaja dengan pelecehan seksual pada siswi kelas XI di SMAN 26 Batam Tahun ?<0,05 (p-value= 0,000). Ada hubungan tingkat pengetahuan remaja dengan pelecehan seksual pada siswi kelas XI di SMAN 26 Batam Tahun 2023 ?<0,05 (p-value=0,000). Kata kunci : Pengetahuan, Sikap, Pelecehan Seksual, Remaja
PENGHARUH PENGGUNAAN MEDIA VIDEO KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA TENTANG PENCEGAHAN HIV/AIDS KELAS X IPA 1 DI SMA 26 BATAM Fitrianne Haseza; Fitrianni; Yulinda Laska
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 15 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jks.v15i1.202

Abstract

Latar Belakang : Penularan HIV/AIDS terjadi karena kurangnya pengetahuan di kalangan remaja. Remaja harus paham pentingnya kesehatan reproduksi dan menghindari seks bebas untuk mencegah penularan HIV dan perilaku seks berisiko. Hal ini terjadi karena kurangnya pengetahuan di kalangan remaja. Remaja harus paham pentingnya kesehatan reproduksi dan menghindari seks bebas untuk mencegah penularan HIV. Metode : Metode penelitian ini adalah Quasi eksperimen dengan rancangan pre tes – pos tes one group didesign. Total sampel sebanyak 35 siswa dengan metode pengambilan sampel menggunakan total sampling. Variabel bebas penelitian ini adalah pengetahuan remaja, dan variable terikat penelitian ini adalah pemberian video pembelajaran. Hasil : Gambaran pengetahuan siswa di kelas XI IPA 1 SMAN 26 Kota Batam tentang HIV/AIDS sebelum diberikan media video sebagian besar adalah pengetahuan kurang yaitu sebanyak 57,1%. Gambaran pengetahuan siswa di kelas XI IPA 1 SMAN 26 Kota Batam tentang HIV/AIDS sesudah diberikan media video sebagian besar adalah pengetahuan baik yaitu 77,1%. Hasil uji Wilcoxon signed rank test data pretest-posttest pengetahuan p-value= 0,000. Kesimpulan : Data tersebut menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pemberian video terhadap pengetahuan Remaja Tentang Pencegahan HIV/AIDS Kelas X IPA 1 Di SMAN 26 Batam Tahun 2023. Kata kunci : Pengetahuan, Pemberian video, HIV/AIDS
Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Stunting pada Anak Balita di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Peninjauan Tahun 2022 : pendapatan keluarga, pengetahuan ibu dan status gizi dan kejadian stunting pada balita Wahyu Ernawati; Sri Sukati; Andini Zuitasari; Siti Aisyah
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 15 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jks.v15i1.217

Abstract

Menurut World Health Organization (WHO) tahun 2018, prevalensi balita stunting tertinggi di dunia yaitu Asia Tenggara/South-East Asia Regional (SEAR). Indonesia berada di urutan ke-3 di Asia Tenggara yang memiliki balita stunting. Adapun pada tahun 2005-2017 di Indonesia rata-rata prevalensi balita stunting 36,4%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pendapatan keluarga, pengetahuan ibu dan status gizi dengan kejadian stunting pada balita di Wilayah UPTD Puskesmas Peninjauan Tahun 2023. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan menggunakan survei analitik dengan pendekatan cross sectional dengan populasi 347 balita dan sampel sebanyak 77 dengan menggunakan metode purposive sampling. Analisis data menggunakan uji statistic Chi Square dengan p-value < nilai ? = 0,05. Hasil penelitian ini dari 41 responden yang pendapatan keluarganya rendah 21 (61,0 %) mengalami kejadian stunting p.value = 0,000, dari 31 responden yang pengetahuan kurang baik 25 (64,1%) mengalami kejadian stunting p.value = 0,000, sedangkan dari 35 responden yang status gizi saat kehamilan tidak baik 23 (65,7 %) mengalami kejadian stunting p.value = 0,000. Bidan diharapkan memberikan edukasi kepada ibu mengenai pentingnya mengatur pola makan selama kehamilan sehingga gizi ibu baik dan anak yang di lahirkan tumbuh kembangnya sempurna sehingga tidak mengalami stunting.
HUBUNGAN SIKAP BIDAN, KOMPETENSI DAN BEBAN KERJA DENGAN KEPATUHAN BIDAN DALAM PENERAPAN SOP RUJUKAN PONED PUSKESMAS Indah Lugita Sari; Istiana Kusumastuti; Fanni Hanifa
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 15 No. 2 (2024): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jks.v15i2.218

Abstract

Kematian Ibu sangat tinggi, pada tahun 2020 sekitar 287.000 ibu hami meninggal. Di Afrika dan Asia Selatan Angka Kematian Ibu mencapai 87% (253.000). Bidan harus menjalankan tugasnya sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP). Hal ini karena dengan adanya kepatuhan bidan dalam melakukan tindakan sesuai dengan SOP akan mendukung keselamatan pasien dan keselamatan bidan. Bidan harus memiliki kompetensi dalam memberikan pelayanan. Bidan dalam melaksanakan tugasnya memiliki beban kerja, sehingga bidan harus menjalankan tugasnya dengan baik. Mengatahui Hubungan Sikap Bidan, Kompetensi Dan Beban Kerja Dengan Kepatuhan Bidan Dalam Penerapan Sop Rujukan PONED Puskemas. Penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 55 orang Bidan di Poned Puskesmas Kabupaten Bangka Kepulauan Bangka Belitung. Hasil pengukuran dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil hubungan antara sikap bidan (p value 0,003 < 0,05), kompetensi bidan (p value 0,001 < 0,05), beban kerja (p value 0,006 < 0,05) dengan kepatuhan bidan dakam penerapan SOP Rujukan PONED Puskemas. Kesimpulan ada hubungan sikap bidan, kompetensi dan beban kerja dengan kepatuhan bidan dalam penerapan sop rujukan poned puskemas. Diharapkan bidan mampu menerapkan SOP rujukan dengan baik.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN REMAJA TENTANG GIZI REMAJA DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN STUNTING Maslikhah
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 15 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jks.v15i1.222

Abstract

Masa remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak menjadi dewasa, ditandai dengan perubahan fisik dan mental. Perubahan fisik ditandai dengan berfungsinya alat reproduksi seperti mimpi basah untuk remaja pria dan menstruasi untuk remaja wanita. Pada masa remaja pertumbuhan fisik terjadi sangat cepat. Hal lain seperti perilaku, gaya hidup, tidak terkecuali pengalaman dalam menentukan makanan apa yang akan dikonsumsi, inilah yang akan berpengaruh pada keadaan gizi seorang remaja. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan tentang gizi remaja dengan perilaku pencegahan stunting. Metode penelitian ini peneliti menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan desain Cross Sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan Total Population sampling. Instrumen yang digunakan menggunakan lembar kuesioner dan analisis yang digunakan menggunakan uji statistik Spearmen Rho. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan remaja tentang gizi remja dengan perilaku pencegahan stunting dengan p value 0,741 (> 0.05). Pencegahan perilaku stunting dengan menghindari makan makanan siap saji.
EFEKTIVITAS KONSUMSI PERASAN AIR JERUK NIPIS HANGAT DALAM MENGURANGI EMESIS GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL TRIMESTER 1 DI PMB I TAHUN 2023 Aninditya Azis; Dwi Reza Wahyuni; Restu Khoiriah
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 15 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jks.v15i1.226

Abstract

Emesis gravidarum merupakan gejala mual dan disertai muntah yang terjadi pada awal kehamilan yang disebabkan karena terjadinya peningkatan kadar hormon estrogen dan progesteron yang diproduksi oleh Human Chorionic Gonadotropin (HCG) dalam serum dari plasenta. Emesis gravidarum dapat menimbulkan adalah penurunan nafsu makan yang mengakibatkan perubahan keseimbangan elektrolit pada ibu sehingga. janin akan kekurangan nutrisi dan cairan, hal tersebut dapat menyebabkan berat bayi lahir rendah dan proses tumbuh kembangnya terganggu. Upaya non-farmakologis yang dapat dilakukan untuk mengatasi ketidaknyamanan tersebut adalah konsumsi perasan air jeruk nipis hangat Jenis penelitian ini Pre-Experimental dengan rancangan One Group Pretest-Posttest design. Populasi penelitian ini ialah seluruh ibu hamil trimester 1 di BPM I, Bekasi. Sampel berjumlah 30 ibu hamil dengan teknik pengambilan purposive sampling. Pretest dan postest dilakukan dengan kuesioner the pregnancy-unique quantification of emesis ( PUQE ). Intervensi dilakukan selama 4 hari berturut-turut. Hasil penelitian analysis bivariat menggunakan Uji Paired T Test. Didapatkan nilai P value 0,000 < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak, yang berarti konsumsi perasan air jeruk nipis hangat efektif dalam mengurangi emesis gravidarum pada ibu hamil trimester 1 di PMB I.
ANALISIS KETIDAKTEPATAN PENGISIAN HASIL PENIMBANGAN POSYANDU BALITA DALAM KARTU MENUJU SEHAT DI POSYANDU ASTER 3 PAJANGAN BANTUL Tri Ariani; M Muslim; Reni Tri Lestari
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 15 No. 2 (2024): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jks.v15i2.255

Abstract

Kartu Menuju Sehat merupakan kartu yang memuat kurva pertumbuhan normal anak berdasarkan indeks antropometri berat badan menurut umur. Dengan KMS gangguan pertumbuhan atau risiko kelebihan gizi dapat diketahui lebih dini. Kartu Menuju Sehat balita merupakan alat yang penting dalam mengamati kenaikan berat badan atau pertumbuhan balita sehingga butuh ketelitian dalam pengisiannya.Mengetahui penyebab terjadinya ketidaktepatan dalam pengisian Buku KMS sebagai Sistem Informasi Posyandu. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekataan content analysis dilakukan dengan melakukan wawancara mendalam atau indept interview. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Sampel dalam penelitian ini adalah informan penelitian yaitu kader posyandu yang bertugas melaksanakan penimbangan balita, membuat pencatatan hasil penimbangan di Buku KMS Berdasarkan faktor predisposisi (factor predisposisi) yang menjadi sebab ketidaktepatan dalam pengisian grafik berat badan dalam buku KMS adalah dikarenakan kader yang tidak pernah mendapatkan pelatihan tentang cara pengisian buku KMS khususnya tentang grafik berat badan, faktor pendukung (enabling factor) dari sarana dan prasarana sudah tersedia lengkap, faktor pendorong (factor reinforcing) panduan pelaksanaan kegiatan posyandu dan kebijakan yang tidak diketahui oleh kader posyandu.
PENGARUH PEMBERIAN KOMBINASI MINYAK KEMIRI DAN MINYAK KELAPA TERHADAP PERTUMBUHAN RAMBUT BAYI DI PMB JUWENI SAMARINDA Juweni; Noorbaya Siti; Anggraini Ryzky Diah; Pertiwi Desi; Haeruddin
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 15 No. 2 (2024): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jks.v15i2.260

Abstract

Bayi merupakan individu yang lemah dan memerlukan proses untuk beradaptasi dalam tumbuh kembang. Rambut merupakan mahkota bagi penampilan dan keindahan pada bagian tubuh bayi. Kondisi rambut bayi baru lahir berbeda-beda ada yang tebal, tipis bahkan botak. Minyak kemiri mengandung asam linoleat, alkaloid dan asam linolenat yang dapat menembus poros akar dan batang rambut hingga bagian terdalam. Minyak kelapa mengandung asam lemak jenuh, asam laurat dan asam palmitat yang berfungsi untuk menghaluskan dan melembutkan rambut dan kulit kelapa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kombinasi minyak kemiri dan minyak kelapa terhadap pertumbuhan rambut bayi di PMB Juweni Samarinda pada kelompok kontrol dan kelompok intervensi. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian adalah metode kuasi eksperiment dengan menggunakan kelompok kontrol dan kelompok intervensi. Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Responden adalah bayi berusia 6 bulan sampai 24 bulan yang berjumlah 20 orang bayi. Hasil penelitian berdasarkan hasil uji independent sample t test terhadap uji hipotesis diperoleh nilai equal variance assumed untuk nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,011. Hal ini menunjukkan bahwa nilai signifikansi (Sig.) sebesar 0,011 < 0,05 sehingga dapat dikatakan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Simpulan penelitian adalah terdapat pengaruh pemberian kombinasi minyak kemiri dan minyak kelapa terdapat pertumbuhan rambut bayi di PMB Juweni Samarinda pada kelompok kontrol dan kelompok intervensi sebesar 0,011. Saran bagi peneliti lain yang tertarik dapat melakukan penelitian lebih lanjut tentang faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan rambut bayi.

Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 15 No. 2 (2024): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 15 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 14 No. 2 (2023): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 14 No. 1 (2023): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 13 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 13 No. 1 (2022): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 12 No. 2 (2021): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 12 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 11 No. 2 (2020): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 11 No. 1 (2020): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health Vol. 10 No. 2 (2019): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 10 No. 1 (2019): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 9 No. 2 (2018): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 9 No. 1 (2018): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 8 No. 2 (2017): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 8 No. 1 (2017): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 7 No. 2 (2016): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 7 No. 1 (2016): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) More Issue