cover
Contact Name
Irfana Tri Wijayanti
Contact Email
info@stikesbup.ac.id
Phone
+62295384984
Journal Mail Official
p3m@stikesbup.ac.id
Editorial Address
Jalan Ki Ageng Selo No. 15, Pati
Location
Kab. pati,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan
ISSN : 20874154     EISSN : 27748669     DOI : https://doi.org/10.52299/jks
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) merupakan wadah atau sarana yang menerbitkan tulisan ilmiah hasil-hasil penelitian maupun nonhasil penelitian di bidang ilmu-ilmu kebidanan khususnya dan ilmu-ilmu kesehatan pada umumnya yang belum pernah diterbitkan atau sedang dalam proses penerbitan di jurnal-jurnal ilmiah lain. Redaksi berhak mengubah tulisan tanpa mengubah maksud atau substansi dari naskah yang dikirimkan. Naskah yang belum layak diterbitkan dalam Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan tidak dikembalikan kepada pengirimnya, kecuali atas permintaan dari penulis yang bersangkutan.
Articles 156 Documents
PENGARUH BUAH BIT TERHADAP PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL Hasna Annabila, Putri; Sri Widayati , Rina
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jks.v16i01.315

Abstract

Ibu hamil mengalami perubahan fisiologis selama kehamilan, salah satunya adalah perubahan kadar hemoglobin akibat proses hemodilusi. Proses hemodilusi (pengenceran darah) yang dimulai pada minggu ke 10 dan  mencapai puncak pada 32-36 minggu. Bit yang dikenal dengan nama kar bit atau bit merah mengandung 42 miligram kalori, 1,6 gram protein, 0,1 gram lemak, 108 miligram asam folat, 27,0 miligram kalsium, 43 miligram fosfor, 23 miligram vitamin C, 9,6 miligram karbohidrat, dan 1,0 miligram zat besi. Sehingga jus buah bit dapat dijadikan alternatif non farmakologi dalam pencegahan anemia. Mengetahui Pengaruh Pemberian Jus Buah Bit Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil. Jenis penelitian ini pre-eksperimental yang menggunakan metode penelitian kuantitatif. Penelitian ini menunjukkan rata-rata kadar hemoglobin sebelum dilakukan pemberian jus buah bit sebesar 11.1450 g/dL dan rata-rata kadar hemoglobin setelah dilakukan pemberian jus buah bit sebesar 12.9650 g/dL, artinya rata-rata kadar hemoglobin meningkat sebesar 1.82 g/dL. Didapatkan hasil p = 0,001 (Pvalue < 0,05) p-value. Terdapat pengaruh pemberian jus buah bit terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil di PMB Tuti Sri Haryani Boyolali.
HUBUNGAN POLA ASUH DAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA BALITA USIA 24-59 BULAN DI DESA CISITU KABUPATEN SUKABUMI TAHUN 2024 Agustian, Agnes; Barbara, Maria AD
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jks.v16i01.368

Abstract

Balita yang mengalami stunting akan memiliki tingkat kecerdasan tidak maksimal, menjadikan anak menjadi lebih rentan terhadap penyakit dan di masa depan dapat beresiko pada menurunnya tingkat produktivitas. Faktor pola asuh dan pemberian ASI eksklusif dapat berdampak pada terjadinya stunting pada balita. Untuk mengetahui hubungan pola asuh dan pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan di Desa Cisitu Kabupaten Sukabumi  tahun 2024. Rancangan penelitian menggunakan analitik korelasional, dengan pendekatan cross sectional. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah balita  usia 24-59 bulan di Desa Cisitu Kabupaten Sukabumi sebanyak 93 orang. Instrumen penelitian menggunakan Kuesioner Pola Asuh, Mikrotoise dan Z-Score, dan Lembar Observasi. Penelitian dilakukan pada bulan Agustus 2024. Sebagian kecil balita mengalami stunting (44,1%),  mendapatkan pola asuh kurang baik (35,5%), dan tidak mendapatkan ASI eksklusif (38,7%). Terdapat hubungan pola asuh (p=0,005) dan pemberian ASI eksklusif (p=0,000) dengan kejadian stunting pada balita. Terdapat hubungan pola asuh dan pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan di Desa Cisitu Kabupaten Sukabumi tahun 2024.
PENGARUH PEMBERIAN EDUKASI TERHADAP PENGETAHUAN ORANG TUA DALAM PENCEGAHAN STUNTING DALAM KELUARGA Maslikhah; Ana Setyowati
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jks.v16i01.373

Abstract

Masalah tumbuh kembang pada balita menjadi permasalahan kesehatan yang sering dirasakan oleh banyak negara salah satunya yaitu stunting. Laporan RISKESDAS 2018 menunjukkan penurunan prevalensi stunting di tingkat nasional sebesar 6,4% selama 5 tahun, yaitu dari 37,2% (2013) menjadi 30,8% (2018). Proporsi status gizi; pendek dansangat pendek pada seseorang, mencapai 29,9% atau lebih tinggi dibandingkan target rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) 2019 sebesar 28%. Upaya yang dapat dilakukan untuk menurunkan prevalensi stunting di antaranya dengan meningkatkan pengetahuan keluarga. Salah satu cara untuk meningkatkan pengetahuan tentang stunting dengan cara pemberian edukasi. Metode penelitian ini adalah pre eksperimental dengan rancangan One Group Pretest Posttest. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 60 orang tua dengan tehnik pengambilan sampel random sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner. Analisis data menggunakan paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan pengetahuan sebelum dan setelah pemberian edukasi dengan nilai p value =0,01 dengan hubungan rendah (nilai korelasi 0,339), rata-rata kenaikan pengetahuan 7,1. Disarankan untuk instansi membentuk atau menguatkan program pencegahan stunting kepada calon orang tua maupun calon pengantin agar kelak bisa menerapkan kepada keluarganya
APLIKASI MYTHERAPHY DALAM PENINGKATAN KEPATUHAN KONSUMSI TABLET FE PADA IBU HAMIL TRIMESTER III Sa'adah, Yuli Nuri; Rizky, Fathia
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jks.v16i01.374

Abstract

Kepatuhan dalam mengkonsumsi tablet zat besi adalah ketaatan ibu hamil melaksanakan anjuran petugas kesehatan untuk mengkonsumsi tablet zat besi. Ketidakpatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi tablet Fe dapat berdampak pada terjadinya anemia pada kehamilan. Untuk mengetahui pengaruh penggunaan aplikasi pengingat MyTherapy terhadap kepatuhan konsumsi tablet Fe pada ibu hamil trimester III di Desa Nyalindung. Penelitian quasi-eksperimental dengan pretest-postest one group design. Variabel bebas adalah penggunaan aplikasi pengingat MyTherapy, variabel terikat adalah kepatuhan konsumsi tablet Fe. Populasi dan sampel adalah ibu hamil dengan usia kehamilan 28-34 minggu. Instrumen penelitian adalah aplikasi MyTherapy dan kuesioner kepatuhan yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Penelitian dilakukan di Desa Nyalindung Kabupaten Sukabumi bulan Agustus 2024.  Sebagian besar responden Tidak Patuh mengonsumsi tablet Fe (70,8%) sebelum menggunakan aplikasi pengingat. Sebagian kecil responden Tidak Patuh mengonsumsi tablet Fe (47,9%) sebelum menggunakan aplikasi pengingat MyTherapy. Terdapat pengaruh penggunaan aplikasi pengingat MyTherapy terhadap kepatuhan konsumsi tablet Fe (p=0,013). Terdapat pengaruh penggunaan aplikasi pengingat MyTherapy terhadap kepatuhan konsumsi tablet Fe pada ibu hamil trimester III di Desa Nyalindung Wilayah Kerja Puskesmas Nyalindung Kabupaten Sukabumi tahun 2024 (p=0,013).
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NYONYA S UMUR 31 TAHUN DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN ANISA MAULIDDINA Della Khairunnisa; Tri Ariani
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jks.v16i01.375

Abstract

Asuhan komprehensif dapat diartikan sebagai manajemen kebidanan mulai dari ibu hamil, bersalin,sampai bayi baru lahir sehingga persalinan dapat berlangsung dengan aman, bayi yang dilahirkanselamat dan sehat sampai dengan masa nifas. Asuhan Kebidanan Komprehensif mencakup empatkegiatan pemeriksaan berkesinambungan, diantaranya adalah asuhan kebidanan kehamilan (AntenatalCare), asuhan kebidanan persalinan (Intranatal Care), asuhan kebidanan masa nifas (Postnatal Care)dan asuhan kebidanan bayi baru lahir (Neonatal Care). Asuhan kebidanan komprehensif sangatdiperlukan untuk meningkatkan kualitas layanan pada ibu dan bayi. Tujuan dari penulisan artikel iniadalah memberikan gambaran asuhan berkelanjutan dari masa kehamilan hingga masa nifas. Penelitianini merupakan penelitian studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Informan pada penelitian ini adalahibu hamil trimester tiga. Asuhan kebidanan menggunakan manajemen kebidanan berdasarkan 7langkah Varney pada Ny. S usia 31 tahun G2P1A0 hamil 36 minggu 3 hari di PMB Anisa Mauliddina.Asuhan kebidanan komprehensif yang telah dilakukan pada Ny.S dari kehamilan, persalinan, bayi barulahir, dan nifas didapatkan hasil pemeriksaan dalam batas normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwaproses kehamilan, persalinan, bayi baru lahir dan masa nifas dapat dilalui dengan baik dan mendapatkanasuhan sesuai standar asuhan kebidanan. Telah dilakukan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny.SG2P1A0 dari kehamilan hingga nifas tidak ditemukannya penyulit dari asuhan tersebut.
EFEKTIVITAS AIR REBUSAN DAUN SIRIH HIJAU TERHADAP FLUOR ALBUS PADA REMAJA DI SMA PGRI 10 GLENMORE BANYUWANGI Ineke Permatasari; Dea Savira
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jks.v16i01.377

Abstract

Keluarnya cairan dari vagina merupakan salah satu indikasi awal. Memberikan air ekstrak yang terbuat dari daun sirih hijau kepada wanita usia subur merupakan cara yang efektif untuk menurunkan kadar fluor albus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah air rebusan daun sirih hijau dapat mengurangi fluor albus pada remaja. Penelitian ini menggunakan metodologi desain satu kelompok sebelum tes pra-eksperimental. 22 Juni–12 Juli 2024. Penelitian ini melibatkan 43 orang yang menjawab, 30 di antaranya adalah sampel. Metode pengambilan sampel purposif sederhana digunakan. Fluor albus sebagai variabel terikat dan daun sirih hijau sebagai variabel bebas. Alat penelitian yang dia gunakan adalah lembar observasi dan kuisioner. Tingkat flour albus menurun pada 26 responden (87%) dan tidak menurun pada 4 responden (13%), menurut uji statistik menggunakan uji T berpasangan dengan hasil. Uji statistik menghasilkan nilai 0,000, yang menunjukkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masalah fluor albus dapat diatasi dengan air rebusan daun sirih hijau.
PENERAPAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) TERHADAP BAHAYA DEBU KAYU PADA PEKERJA GERGAJI KAYU: LITERATURE REVIEW Roiful Fatah; Khilda Durrotun Nafisah
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jks.v16i01.378

Abstract

Kecelakaan kerja merupakan masalah yang sangat penting karena dapat merugikan pekerja dan perusahaan. Pekerja dirugikan akibat cacat, sakit, bahkan kematian, sedangkan perusahaan mengalami kerugian pada sumber daya manusia, peralatan, bahan, dan lingkungan kerja yang rusak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penggunaan APD dapat melindungi pekerja gergaji kayu. Metode yang digunakan dalam studi ini adalah tinjauan literatur. Penelusuran literatur dilakukan melalui database elektronik seperti PubMed, Google Scholar, dan Scopus. Tinjauan literatur mengacu pada jurnal internasional yang diterbitkan dalam 5 tahun terakhir, tersedia dalam bentuk full text, dan bukan hasil review. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan APD oleh pekerja sudah menjadi kebiasaan rutin. Namun, saat berbicara atau menerima pesanan, APD sering dilepas, yang meningkatkan risiko terpapar debu. Kebersihan masker yang digunakan pekerja sudah baik karena masker yang digunakan bersifat sekali pakai. Penggunaan APD berpengaruh terhadap perkembangan gejala pernapasan. Meskipun mayoritas pekerja menggunakan APD, masih ada yang tidak menggunakannya. Oleh karena itu, perusahaan perlu melakukan pengawasan (sweeping) untuk meningkatkan kedisiplinan pekerja dalam penggunaan APD. 
FAKTOR-FAKTOR RISIKO STUNTING PADA BALITA: SCOPING REVIEW Nita Indah; Silviatul Amalia
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jks.v16i01.380

Abstract

Stunting telah menjadi masalah dan tantangan global. Masalah Stunting pada anak perlu ditangani dengan segera. Meskipun demikian, penelitian sebelumnya masih belum konsisten dan masih banyak ketidakpastian mengenai faktor risiko dominan yang menyebabkan stunting. scoping review ini bertujuan untuk mengevaluasi dan mengevaluasi faktor yang berkontribusi pada stunting pada balita. Artikel dalam bahasa Indonesia atau Inggris yang diterbitkan dalam 5 tahun terakhir; artikel asli yang berfokus pada faktor yang berkontribusi pada stunting pada balita. Studi ini menggunakan PRISMA-ScR Checklist dengan 5 tahap merujuk pada Arksey dan O'Malley. Pencarian artikel menggunakan 4 basis data: PubMed, DOAJ, Wiley Online Library, dan Sience Direct. Sebanyak 10 dari 2442 artikel yang diperoleh relevan dan memenuhi kriteria inklusi. Tinjauan ini menghasilkan dua tema: faktor-faktor resiko kejadian stunting dari ibu dan anak. Dapat disimpulkan bahwa faktor dominan kejadian stunting yaitu ekonomi, pendidikan, BB kuran dan paritas dari persepsi ibu dan dari persepsi anak terdapat faktor usia, jenis kelamin, ASI, dan BBLR
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPEREMESIS GRAVIDARUM (HEG) Dwi Saputri; Dwi Darma; Nana Meilina
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jks.v16i01.400

Abstract

Hiperemesis gravidarum merupakan keadaan ibu hamil yang mual dan muntah berlebihan sehingga mengganggu kesehatan dan mempengaruhi keadaan umum. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hiperemesis gravidarum (HEG) di BPM Irma Suryani Kota Prabumulih tahun 2023. Metode penelitian bersifat analitik, dengan mengunakan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang berkunjung di BPM Irma Suryani. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode teknik Random Sampling yaitu sebanyak 233 orang. Instrumen penelitian berupa checklist. Hasil penelitian berdasarkan analisa univariat diketahui bahwa dari 233 responden terdapat 72 responden  (30,9%) yang didiagnosa hiperemesis gravidarum dan 161 responden (69,1%) yang didiagnosa tidak hiperemesis gravidarum, terdapat 193 orang (82,8%) yang memiliki umur risiko rendah  dan 40 orang (17,2%) yang memiliki umur risiko tinggi, terdapat  200 orang (85,8%) yang memiliki gravida risiko rendah dan 33 orang (14,2%) yang memiliki gravida risiko tinggi, terdapat  181 orang (77,7%) yang tidak bekerja dan 52 orang (22,3%) yang bekerja. Dari 40 responden dengan umur risiko tinggi terdapat 30 responden (12,9 %) yang didiagnosa hiperemesis gravidarum sedangkan dari 193 responden yang memiliki umur risiko rendah terdapat 42 responden (18 %) yang didiagnosa hiperemesis gravidarum, dari 33 responden yang memiliki gravida risiko tinggi terdapat 24 responden (10,3%) yang didiagnosa hiperemesis gravidarum sedangkan dari 200 responden yang memiliki gravida risiko rendah terdapat 48 responden (20,6%) yang didiagnosa hiperemesis gravidarum, dari 52 responden yang bekerja terdapat 41 responden (17,6%) yang didiagnosa hiperemesis gravidarum sedangkan dari 181 responden yang tidak bekerja terdapat 31 responden (13,3%) yang didiagnosa hiperemesis gravidarum. Simpulan ada hubungan yang bermakna antara umur ibu  dengan hiperemesis gravidarum dengan nilai Pvalue 0,005< ? 0,05, ada hubungan yang bermakna antara gravida dengan hiperemesis gravidarum dengan nilai Pvalue 0,000< ? 0,05 dan ada hubungan yang bermakna antara pekerjaan dengan hiperemesis gravidarum dengan nilai Pvalue 0,000< ? 0,05
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TERHADAP TINDAKAN MENCUCI TANGAN DALAM PERAWATAN TALI PUSAT Precelia Fransiska; Rahmi Febriana
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jks.v16i01.401

Abstract

Perawatan tali pusat pada bayi baru lahir yang benar adalah perawatan tali pusat yang selalu memperhatikan kebersihan dan kesterilan tali pusat. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap ibu terhadap tindakan mencuci tangan dalam perawatan tali pusat di PMB Umi Kalsum Kota Prabumulih tahun 2024. Metode penelitian bersifat analitik, dengan mengunakan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin yang berkunjung di PMB Umi Kalsum saat melakukan penelitian bulan Maret tahun 2024. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode teknik Accidental Sampling yaitu sebanyak 45 orang. Instrumen penelitian berupa kuesioner. Hasil penelitian berdasarkan analisa bivariat diketahui bahwa dari 33 responden yang memilliki pengetahuan baik terdapat 30 orang (66,7%) melakukan tindakan cuci tangan  sebelum melakukan perawatan tali pusat sedangkan dari 12 responden yang memiliki pengetahuan kurang terdapat 5 responden (11,1%) melakukan tindakan cuci tangan  sebelum melakukan perawatan tali pusat. Dari 37  responden yang memiliki sikap mendukung terdapat 33 orang (73,3%) yang melakukan tindakan cuci tangan  sebelum melakukan perawatan tali pusat sedangkan dari 8 responden yang memiliki sikap tidak mendukung terdapat 2 orang (4,4%) melakukan tindakan cuci tangan  sebelum melakukan perawatan tali pusat. Simpulan ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan tindakan cuci tangan  sebelum melakukan perawatan tali pusat dengan nilai Pvalue 0,002< ? 0,05 dan ada hubungan yang bermakna antara sikap ibu dengan tindakan cuci tangan  sebelum melakukan perawatan tali pusat dengan nilai Pvalue 0,000< ? 0,05.

Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 15 No. 2 (2024): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 15 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 14 No. 2 (2023): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 14 No. 1 (2023): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 13 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 13 No. 1 (2022): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 12 No. 2 (2021): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 12 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 11 No. 2 (2020): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 11 No. 1 (2020): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health Vol. 10 No. 2 (2019): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 10 No. 1 (2019): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 9 No. 2 (2018): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 9 No. 1 (2018): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 8 No. 2 (2017): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 8 No. 1 (2017): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 7 No. 2 (2016): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 7 No. 1 (2016): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) More Issue