cover
Contact Name
Ahmad Tohir
Contact Email
isbank@stebisigm.ac.id
Phone
+6281315545733
Journal Mail Official
isbank@stebisigm.ac.id
Editorial Address
Jl. Jend. Sudirman KM.4 No.629, 20 Ilir D. IV, Kec. Ilir Tim. I, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30129
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Islamic Banking : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah
ISSN : 24609595     EISSN : 26865149     DOI : https://doi.org/10.36908/isbank
Islamic Banking : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah is an open access peer-reviewed online journal that provides a forum for sharing scientific studies on Islamic economics and banking. Editors welcome articles and research reports that address current issues such as: sharia economics, sharia business, sharia banking and sharia management.
Articles 189 Documents
Efisiensi Alokasi dalam Pandangan Adiwarman A. Karim Siti Mardiyah
Islamic Banking : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah Vol 2 No 1 (2016): Islamic Banking : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah - Agustus 2
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.222 KB) | DOI: 10.36908/isbank.v2i1.34

Abstract

Efektivitas dan efesiensi lembaga sangat diperlukan bagi mewujudkan tujuan kemaslahatan ekonomi Islam.Ekonomi konvensional telah secara gambling menjelaskan konsep efisiensi ekonomi, baik efisiensi alokatif maupun efisiensi teknik.Salah satu tokoh Ekonomi Islam yang konsen terhadap teori efisiensi alokasi adalah Adiwarman Karim seorang ekonom Islam kontemporer dari Indonesia.
Pemikiran Ekonomi Ibnu Qayyim Putri Apria Ningsih
Islamic Banking : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah Vol 2 No 1 (2016): Islamic Banking : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah - Agustus 2
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.312 KB) | DOI: 10.36908/isbank.v2i1.35

Abstract

Secara historis, konsep dan sistem ekonomi Islam sudah dipraktekkan pada pelaku ekonomi pada masa-masa awal kehadiran Islam. Mulai dari zaman Nabi Muhammad, para sahabat, tabi’in, sampai para tabi’ tabi’in sudah menerapkan system ekonomi dengan menuju kepada ajaran-ajaran Islam. Dalam masa-masa perkembangan ekonomi yang sangat panjang itu lahirlah ekonom-ekonom Muslim terkemuka dan salah satu diantaranya adalah Ibn Qayyim. Beliau adalah seorang tokoh pemikir dan ulama terkenal dalam berbagai bidang disiplin ilmu termasuk ekonomi. Hal itu tertuang dalam falsafah ekonomi Islam, dia juga membedakan secara rinci antara kekayaan dan kemiskinan, selain itu dalam tulisannya juga menyinggung akan pentingnya zakat, riba dan mekanisme pasar.
Pemikiran Tokoh Ekonomi Islam: Ibnu Taimiyah Meriyati Meriyati
Islamic Banking : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah Vol 2 No 1 (2016): Islamic Banking : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah - Agustus 2
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.135 KB) | DOI: 10.36908/isbank.v2i1.36

Abstract

Kehidupan manusia tidak bisa dipisahkan dengan masalah ekonomi yang melibatkan hubungan antar manusia dengan manusia lainnya, hubungan itu harus didasarkan pada norma – norma agama islam yang mengatur segala aspek kehidupan termasuk yang berkaitan dengan masalah mu’amalah. Dalam konteks, usaha mengembangkan system ekonomi islam, kita mencoba melihat sebuah konsep pemikiran yang sangat brilian pada zamannya, sebagai inspirasi dan petunjuk. Untuk itu penulis mencoba menyampaikan pokok – pokok pikiran dari salah satu ulama yaitu: Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah yang berkaitan dengan masalah ekonomi,beliau memiliki ilmu pengetahuan yang sangat dalam tentang ajaran islam. Islam masa kini membutuhkan pandangan ekonomi yang jernih tentang apa yang diharapkan dan bagaimana sesuatu itu bisa dilakukan. Untuk mewujudkan hal tersebut diperlukan kebebasan dalam berusaha dan hak milik, yang dibatasi oleh hukum moral dan diawasi oleh Negara yang adil dan mampu menegakkan hukum syari’at. Seluruh kegiatan ekonomi dibolehkan, kecuali suatu kegiatan tersebut secara tegas dilarang oleh syari'at.
Pemikiran Ekonomi Al-Maqrizi Fadilla Fadilla
Islamic Banking : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah Vol 2 No 1 (2016): Islamic Banking : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah - Agustus 2
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.79 KB) | DOI: 10.36908/isbank.v2i1.37

Abstract

Masalah inflasi merupakan masalah ekonomi yang terjadi hampir di setiap negara di dunia ini.Inflasi bukan hanya terjadi di negara berkembang tapi inflasi juga terjadi di negara-negara maju. Banyak pembahasan mengenai uang dan inflasi, salah satu cendikiawan muslim yang kajiannya membahas tentang uang dan inflasi adalah Al-Maqrizi. Nama lengkap Al-Maqrizi adalah Taqiyuddin Abu Al-Abbas Ammad bin Ali bin Abdul Qadir Al-Husaini. Ia lahir di desa Barjuwam, Kairo, pada tahun 766 H (1364-1365M). Menurut Al-Maqrizi inflasi terjadi karena dua hal yaitu faktor alamiah dan karena kesalahan manunsia. Inflasi alamiah disebabkan karena bencana alam. Sedangkan faktor kedua karena kesalahan manusia antara lain (1) Korupsi dan administrasi yang buruk dari para penguasa, (2) Pejabat yang banyak korup menyebabkan pengeluaran negara drastis naik sehingga pemerintah menerapkan pajak yang berlebihan, (3) Peningkatan sirkulasi mata uang fulus.
Pemikiran Tokoh Ekonomi Muslim: Imam Al-Syatibi Melis Melis
Islamic Banking : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah Vol 2 No 1 (2016): Islamic Banking : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah - Agustus 2
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.691 KB) | DOI: 10.36908/isbank.v2i1.38

Abstract

Ekonomi Islam sebagai ekonomi didasarkan atas sumber hukum Islam; Al-Qur’an dan Al-Hadits.Keadaan ini menjadikan ekonomi Islam mempunyai karakter sendiri dalam definisi, prinsip, sistem, aturan dan praktek.Melalui usaha untuk menafsirkan Al-Qur’an dan Al-Hadits ini yang menjadikan ekonomi Islam berbeda dengan ekonomi konvensional.Di samping itu, ekonomi Islam bisa berarti suatu ilmu yang dasar hukumnya berbeda dengan ekonomi konvensional.Dari sumber hukum ini yang menyebabkan ilmu ekonomi ini disebut “ekonomi Islam”. Banyak ekonom muslim yang mendefinisikan dan mengeksplor ruang lingkup ekonomi Islam, diantaranya adalah Al-Syatibi. Al-Syatibi mempunyai pemikiran sendiri mengenai ekonomi Islam dan mempunyai konsep sendiri tentang ekonomi Islam. Menurutnya dalam ekonomi Islam itu terdapat maqashid syariah yang terdiri dari dharuriyat, hajjiyat dan tahsiniyat. Selain itu Al-Syatibi juga mempunyai konsep sendiri mengenai objek kepemilikan dan pajak.
Pemikiran Ekonomi Ibnu Hazm Choiriyah Choiriyah
Islamic Banking : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah Vol 2 No 1 (2016): Islamic Banking : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah - Agustus 2
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.91 KB) | DOI: 10.36908/isbank.v2i1.39

Abstract

Kegiatan Ekonomi tak lepas dari upaya pemenuhan kebutuhan hidup manusia.Banyak permasalahan yang ditimbulkan dari ekonomi itu sendiri. Ekonomi islam tampil sebagai jawaban dari masalah ekonomi yang terjadi pada sistem ekonomi sebelumnya. Masalah ekonomi yang terjadi membuat para pakar Muslim membuat alternatif baru, yaitu ekonomi islam. Salah satu dari Ekonom Muslim yang akan kami bahas adalah Ibnu Hazm. Ia terlahir dari keluarga yang kaya raya. Ayahnya adalah Abu Umar Ahmad, seorang keturunan Persia dan wazir administrasi.Ia belajar dari usia remaja yang disukung dan diarahkan oleh orang tuanya. Ia memiliki karya-karya besar yang patut dibanggakan. Guru-guru yang mengajarinya pun merupakan faktor keberhasilannya tersebut.Banyak bidang ilmu yang menjadi pokok bahasannya, termasuk dalam bidang ekonomi.
Studi Pemikiran Abu A’la Al-Maududi Tentang Ekonomi Islam Moh Faizal
Islamic Banking : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah Vol 2 No 1 (2016): Islamic Banking : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah - Agustus 2
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.097 KB) | DOI: 10.36908/isbank.v2i1.40

Abstract

Abu A’la Al-Maududi merupakan salah satu pemikir besar dalam ekonomi Islam. sekarang dikenal sebagai Andra Prades. Tulisan beliau banyak mencakup bidang politik, sosial, ekonomi, kebudayaan dan Agama. Melalui bukunya Al jihad fil Islam, beliau menceritakan kehidupan yang dialaminya diperkumpulan tersebut. Sebagian besar ilmu yang diperolehnya dapat dikatakan lewat jerih payahnya sendiri dengan bimbingan sarjana-sarjana yang tangguh pada waktu itu dalam lingkungannya. Kepeduliannya terhadap problem umat dituangkan dalam butir-butir pemikirannya tentang prinsip-prinsip Ekonomi Islam yang tertuang dalam kumpulan risalahnya yang sudah dibukukan seperti Economic System of Islam, Economic Problem of Man and It’s Islamic Solution, Way of Life dan lain-lain. Al-Maududi telah menjelaskan bahwasanya Islam telah meletakkan beberapa prinsip dan menetapkan batasan-batasan tertentu untuk melaksanakan kegiatan ekonomi sehingga segala bentuk produksi, pertukaran dan distribusi kekayaan dapat serupa (conform) dengan ukuran Islam. Islam tidak membentuk metode-metode dan tehnik-tehnik yang berubah-ubah menurut waktu atau dengan detail-detail dari bentuk-bentuk dan alat-alat organisasi tetapi Islam membentuk metode-metode yang cocok pada setiap zaman dan sesuai dengan kebutuhan-kebutuhan masyarakat serta tuntutan situasi ekonomi.
Analisis Kebijakan Moneter pada Awal Pemerintahan Islam terhadap Pembangunan Perekonomian Islam Hoirul Amri
Islamic Banking : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah Vol 3 No 2 (2018): Islamic Banking : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah - Februari
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.894 KB) | DOI: 10.36908/isbank.v3i2.41

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kebijakan Moneter pada awal Pemerintahan Islam dalam Pembangunan Ekonomi Islam. Metodologi penelitian ini termasuk jenis penelitian pustaka (library research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peletakan dasar-dasar sistem keuangan Negara (Moneter) yang dilakukan oleh awal Pemerintahan Islam sangat signifikan, cemerlang dan spektakuler pada waktu itu sehingga Islam sebagai Agama dan Negara dapat berkembang pesat. dalam waktu yang relatif singkat. Kemudian pengelolaan sistem moneter pada awal Pemerintahan Islam diserahkan kepada lembaga Baitul Mal dan dampak kebijakan moneter terhadap ekonomi pada permulaan berdampak terhadap kenaikan Agregate Demand sekaligus Agregate Supply.
Implementasi Kebijakan Publik dalam Penanganan Kemiskinan; Studi Implementasi Program Bantuan Langsung Tunai (Blt) di Kelurahan Kuto Batu Kecamatan Ilir Timur II Choiriyah Choiriyah
Islamic Banking : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah Vol 3 No 2 (2018): Islamic Banking : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah - Februari
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.017 KB) | DOI: 10.36908/isbank.v3i2.42

Abstract

Masalah kemiskinan baik di Indonesia Khususnya Kota Palembang masih terus menuntut pemerintah untuk menemukan program yang benar dan tepat dalam menangani masalah kemiskinan tersebut, hal ini di tandai dengan masih meningkatnya jumlah masyarakat miskin akibat dampak kenaikan bahan bakar (BBM) di seluruh penjuru Indonesia. Tanpa disadari, dampak dari permasalahan ini akan sangat berpengaruh dalam berbagai bidang kehidupan. Berdasarkan Instruksi Presiden R.I Nomor 3 tahun 2008 tanggal 14 Mei 2008 tentang pelaksanaan program Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk Rumah Tangga Sasaran (RTS) dalam rangka kompensasi perngurangan subsidi BBM, membuktikan bahwa pemerintah Susilo Bambang Yudhoyono saat itu masih memberikan perhatian pada permasalahan kemiskinan. Kemiskinan merupakan masalah klasik di berbagai negara, khususnya negara-negara berkembang. Kata kemiskinan diartikan sebagai kondisi tidak terpenuhinya kebutuhan manusia secara material seolah-olah kemiskinan ini sendiri hanya memiliki arti yang terbatas. Persoalan kemiskinan merupakan masalah yang sangat kompleks. Hak-hak dasar masyarakat antara lain, terpenuhinya kebutuhan pangan, kesehatan, pendidikan, pekerjaan, perumahan, air bersih, pertanahan, sumber daya alam dan lingkungan hidup, rasa aman dari perlakuan atau ancaman tindakan kekerasan dan hak untuk berpartisipasi dalam kehidupan sosial politik.
Pemikiran Ekonomi Sayyid Qutb Havis Aravik
Islamic Banking : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah Vol 3 No 2 (2018): Islamic Banking : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah - Februari
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.157 KB) | DOI: 10.36908/isbank.v3i2.43

Abstract

Studi ini membahas pemikiran ekonomi Sayyid Qutb, dengan tujuan mempelajari pemikiran ekonomi Sayyid Quthb. Ini penting karena selama ini, Sayyid Qutb selalu diidentifikasi dengan tokoh-tokoh politik fundamentalis dan jauh dari ide-ide ekonomi. Faktanya, banyak ide ekonomi lahir dari Sayyid Qutb. Bahkan karyanya adalah Al-Adalah al-Ijtima'iyyah fi al-Islam, Ma'rakah al-Islam wa ar-Ra'sumaliyyah, Nahw al-Mujtma 'Islami, dan Tafsir fi Zilal al-Qur’an. berbicara banyak tentang ekonomi. Penelitian ini merupakan studi kualitatif berbasis perpustakaan (library research). Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk menggambarkan atau menggambarkan realitas yang ada atau apa yang terjadi atau realitas sebenarnya dari objek yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran ekonomi Sayyid Qutb sangat relevan dalam konteks saat ini. Sayyid Qutb melihat bahwa komunitas itu terbagi menjadi dua, yaitu komunitas Islam dan komunitas jahiliyah. Di bidang keadilan sosial, Qutb mendekonstruksi konsep dan penerapan keadilan sosial melalui apa yang ia sebut "sosialisme".

Page 3 of 19 | Total Record : 189


Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 11 No 1 (2025): Islamic Banking:Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah - Agustus 20 Vol 10 No 2 (2025): Islamic Banking:Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah - Februari 2 Vol 10 No 1 (2024): Islamic Banking:Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah - Agustus 20 Vol 9 No 2 (2024): Islamic Banking:Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah - Februari 20 Vol 9 No 1 (2023): Islamic Banking:Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah - Agustus 202 Vol 8 No 2 (2023): Islamic Banking:Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah - Februari 20 Vol 8 No 1 (2022): Islamic Banking:Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah - Agustus 202 Vol 7 No 2 (2022): Islamic Banking:Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah - Februari 20 Vol 7 No 1 (2021): Islamic Banking:Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah - Agustus 202 Vol 6 No 2 (2021): Islamic Banking:Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah - Februari 20 Vol 6 No 1 (2020): Islamic Banking:Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah - Agustus 202 Vol 5 No 2 (2020): Islamic Banking:Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah - Februari 20 Vol 5 No 1 (2019): Islamic Banking:Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah - Agustus 201 Vol 4 No 2 (2019): Islamic Banking:Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah - Februari 20 Vol 4 No 1 (2018): Islamic Banking:Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah - Agustus 201 Vol 3 No 2 (2018): Islamic Banking : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah - Februari Vol 3 No 1 (2017): Islamic Banking:Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah - Agustus 201 Vol 2 No 2 (2017): Islamic Banking : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah - Februari Vol 2 No 1 (2016): Islamic Banking : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah - Agustus 2 Vol 1 No 2 (2016): Islamic Banking : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah - Februari Vol 1 No 1 (2015): Islamic Banking : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah - Agustus 2 More Issue