cover
Contact Name
Irrine Budi Sulistiawati
Contact Email
irrine@lecturer.itn.ac.id
Phone
+628123386004
Journal Mail Official
irrine@lecturer.itn.ac.id
Editorial Address
Jl Raya Karanglo KM 2 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
ALINIER: Journal of Artificial Intelligence & Applications
ISSN : -     EISSN : 27221245     DOI : https://doi.org/10.36040
Core Subject : Engineering,
Every technique that is related to Control, Automation and Artificial Intelligence Starting from a Memorandum of Understanding between Departments/Electrical Engineering Study Programs, Universities/Institutes/Polytechnics are members of Forum Teknik Elektro (FORTEI) Regional VII East Java Required Scientific Publication of the Department of Electrical Engineering, Institut Teknologi Nasional Malang, so an Alinier Journal was created Alinier Journal accepts basic and applied articles related to Artificial Intelligence and its applications. This journal focuses on findings and new ideas that review artificial intelligence problems related to simulation, case studies, implementation, and emphasizes the perspectives of utilization, solutions, latest developments and technological advances. This journal participates in the Seminar Nasional Forum Teknik Elektro Regional 7 (Sinarfe7) which is held annually by FORTEI Reg. VII East Java
Articles 65 Documents
Monitoring Kapasitas Baterai dan Kecepatan Laju Skuter Listrik Berbasis Android Muhammad Faizal Sugianto; Miftachul Ulum; Achmad Fiqfi Ibadillah
ALINIER: Journal of Artificial Intelligence & Applications Vol. 2 No. 1 (2021): ALINIER Journal of Artificial Intelligence & Applications
Publisher : Program Studi Teknik Elektro S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1110.833 KB) | DOI: 10.36040/alinier.v2i1.3267

Abstract

Kendaraan yang digunakan manusia pada umumnya masih menggunakan bahan bakar fosil. Namun kendaraan tersebut memiliki efek samping yaitu memiliki emisi yang menjadi polutan bagi lingkungan. Oleh karena itu, mulai digalakkan penggunaan kendaraan yang berbahan bakar ramah lingkungan. Skuter elektrik merupakan salah satu jenis dari kendaraan elektrik yang sering digunakan oleh masyarakat. Skuter elektrik menggunakan baterai sebagai sumber energi penggeraknya. Berdasarkan masalah tersebut dibuatlah rancang bangun monitoring kapasitas baterai dan kecepatan skuter elektrik berbasis android untuk dapat mengambil data yang digunakan untuk menganalisa pengaruh kapasitas baterai terhadap jarak tempuh skuter.
Implementasi Sistem Kontrol pada Robot Penjaga Gawang Berbasis Odometry dan PID Raynold Dwi Agung Wardana; Koko Joni; Kunto Aji Wibisono; Miftachul Ulum
ALINIER: Journal of Artificial Intelligence & Applications Vol. 2 No. 1 (2021): ALINIER Journal of Artificial Intelligence & Applications
Publisher : Program Studi Teknik Elektro S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (588.767 KB) | DOI: 10.36040/alinier.v2i1.3268

Abstract

Robot sepak bola beroda adalah suatu robot yang bekerja secara tim untuk melakukan permainan sepak bola. Peran penjaga gawang dalam permainan ini sangat penting di lapangan karena merupakan pertahan terakhir menyelamatkan bola sebelum bola masuk gawang pertahanan area sendiri. Robot sepak bola penjaga gawang dengan menggunakan metode odometry diatur oleh pergerakan pada robot menuju titik yang ditarget di (x,y) sehingga penggerakan robot penjaga gawang. Odometry yang menggunakan empat rotary encoder internal motor sebagai pembacaan pulsa, mempunyai selisih sudut motor satu 45⁰, motor dua 135⁰, motor tiga 225⁰, motor empat 315⁰. Dengan system metode PID untuk mengatur kecepatan roda sehingga didapatkan respon kecepatan yang cepat mencapai set point serta setabil. Pada pengujian metode ini memakai lapangan robot sepak bola beroda dengan ukuran setengah lapangan 4.5m x 6m, pada sensor rotary encoder internal motor sebesar 0.5 putaran 37.5 pulsa jarak dihasilkan 10 cm, 1 putaran 75 pulsa jarak dihasilkan 24 cm, 1,5 putaran 112.5 pulsa jarak dihasilkan 35 cm, 2 putaran 150 pulsa jarak dihasilkan 49 cm, dan Mean Error 1%.
Modifikasi Firefly Algorithm Untuk Partial Shading pada Photovoltaic Budiman; Machrus Ali
ALINIER: Journal of Artificial Intelligence & Applications Vol. 2 No. 1 (2021): ALINIER Journal of Artificial Intelligence & Applications
Publisher : Program Studi Teknik Elektro S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.606 KB) | DOI: 10.36040/alinier.v2i1.3534

Abstract

Shadows of buildings or trees can partially cover the PV resulting in differences in solar radiation reception. Partial shading occurs when the PV module receives different solar radiation due to shadows of buildings or trees or clouds. This condition causes the output power of the PV array to decrease. Based on the PV curve, partial shading has a direct effect, so that a decrease in voltage or current causes a decrease in the output power of the PV. Because this requires a good control device. In this study, the method was compared without control (Uncontrolled), conventional PID (PID), PID tuned by Firefly Algorithm (PID-FA), and PID tuned by Modified Firefly Algorithm (PID-MFA). From the simulation results, it is found that the best voltage is obtained from the PID-MFA controller, the best voltage obtained from the PID-MFA controller is 1.2755 pu, the best current on the PID-MFA is 4,313; 3.67; 2,551 pu, and the maximum power is 3,253 pu. Thus it can be concluded that the best controller is PID-MFA. This research can later be used as a reference and other controllers are used to obtain an optimal controller.
Rancangan dan Implementasi Sistem Absensi dengan Sensor Fingerprint dan Sensor Suhu Non–Contact Berbasis IoT Menggunakan Google Sheets Sotyohadi; Irrine Budi S; Dyah Ayu Girindraswari; Aryuanto Soetedjo; Yoga Prasetyo; Wilhan Jechovanda Susant0; I Komang Somawirata; Awan Uji Krismanto
ALINIER: Journal of Artificial Intelligence & Applications Vol. 2 No. 1 (2021): ALINIER Journal of Artificial Intelligence & Applications
Publisher : Program Studi Teknik Elektro S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.96 KB) | DOI: 10.36040/alinier.v2i1.3545

Abstract

Virus Corona atau Covid-19 merupakan virus baru dari Wuhan, Provinsi Hubei yang menyebar secara contagious. Pada bulan Juni 2020, Kementrian Pendidikan, Nadiem Makarim, mengatakan bahwa pada bulan November murid Taman Kanak-kanak telah diperbolehkan masuk sekolah. Namun, dengan jumlah murid tiap kelas sebanyak 5 anak serta harus mematuhi protokol kesehatan. Gejala dari Virus Corona yaitu seperti flu yang ditandai dengan kenaikan suhu tubuh pada manusia. Sehingga, pandemi Covid-19 telah mengubah aspek pada dunia pendidikan, karena mengharuskan semua elemen pendidikan untuk beradaptasi dan melanjutkan sisa semester. Sebagai salah satu upaya pendeteksian dini dan pencegahan penularan pada dunia pendidikan yang melangsungkan kegiatan belajar mengajar secara offline, yaitu dengan membuat alat absensi sekaligus pendeteksi suhu tubuh siswa sekolah. Penelitian ini merancang dan mengimplementasikan sensor suhu MLX90614 yang terintegrasi dengan sensor fingerprint. Data suhu tubuh dan kehadiran siswa nantinya akan dikirim dengan ESP8266 menuju internet, sehingga internet berfungsi sebagai penyimpanan database pengukuran suhu dan kehadiran siswa. Oleh karena itu, user dapat dengan mudah memonitoring kehadiran siswa sekaligus kondisi suhu tubuh siswa melalui sebuah aplikasi yang dapat diunduh pada smartphone.
Penerapan Metode Jaringan Syaraf Tiruan Untuk Prediksi Kebutuhan Beban Listrik Purwoharjono Purwoharjono
ALINIER: Journal of Artificial Intelligence & Applications Vol. 2 No. 1 (2021): ALINIER Journal of Artificial Intelligence & Applications
Publisher : Program Studi Teknik Elektro S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.922 KB) | DOI: 10.36040/alinier.v2i1.3566

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi kebutuhan beban listrik. Prediksi kebutuhan beban listrik ini dilakukan dengan menggunakan Metode Jaringan Syaraf Tiruan (JST). JST ini menggunakan algoritma backpropagation. Lokasi penelitian ini dilakukukan di Kota Pontianak Kalimantan Barat. Peningkatan konsumsi listrik diwilayah Kota Pontianak mengalami peningkatan setiap tahunnya namun tidak diimbangi dengan pemenuhan energi listrik yang mencukupi. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari simulasi menggunakan algoritma backpropagation ini dapat dikatakan bahwa algoritma backpropagation ini dapat bekerja dengan baik dalam mengenali data masukan yang diberikan ke sistem karena tingkat kesalahan menggunakan Mean Square Error (MSE) dan Mean Absolute Percentage Error (MAPE) relatif kecil.
Alat Pendeteksi Wajah Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Menggunakan Metode Viola-Jones Muhamad Adityas Hani Pratama; Diana Rahmawati; Kunto Aji Wibisono
ALINIER: Journal of Artificial Intelligence & Applications Vol. 2 No. 2 (2021): ALINIER Journal of Artificial Intelligence & Applications
Publisher : Program Studi Teknik Elektro S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (746.694 KB) | DOI: 10.36040/alinier.v2i2.4290

Abstract

Wajah atau muka adalah bagian depan dari kepala, dalam bagian wajah terdiri dari hidung, mulut, mata, pipi, dahi, bibir dan dagu. Pendeteksian wajah terdapat berbagai macam cara, salah satunya adalah dengan menggunakan metode Viola-Jones. Metode Viola-Jones adalah metode yang menggabungkan support vector machines, algoritma boosting, dan cascade classifier. Penelitian ini akan mendeteksi wajah dari beberapa mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura yang akan masuk ke ruangan dan keluarannya akan ditampilkan pada monitor beserta nama terang. Wajah tersebut akan dijadikan sebagai input yang nantinya akan diolah atau di training, setelah itu akan diolah dan diklasifikasi untuk menentukan label atau nama terangnya. Penelitian ini mendapat tingkat keakurasian deteksi wajah sebesar 80%, hal ini dikarena terdapat beberapa faktor yang memengaruhi pengolahan citra salah satunya adalah intensitas cahaya yang sangat besar sekali pengaruhnya terhadap gambar atau image. Metode viola-jones mempunyai 4 tahapan yakni haar-like feature, integral image, adaboost, cascade classifier, dari 4 tahap tersebut haar-like feature, integral image adalah fitur yang digunakan untuk mendeteksi bagian-bagian wajah dari piksel per piksel, setelah itu adaboost, dan cascade classifier digunakan untuk mengklasifikasi bagian-bagian wajah yang terdeteksi, bagian-bagian yang bukan wajah akan dibuang.
Penerapan Algoritma Fuzzy Logic pada Solar MPPT Controller Bima Romadhon; Irrine Budi S
ALINIER: Journal of Artificial Intelligence & Applications Vol. 2 No. 2 (2021): ALINIER Journal of Artificial Intelligence & Applications
Publisher : Program Studi Teknik Elektro S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (751.695 KB) | DOI: 10.36040/alinier.v2i2.4303

Abstract

Sel surya memiliki keunggulan dalam biaya produksi yang rendah dan efisiensi yang tinggi, dan telah menjadi salah satu contoh energi terbarukan yang bersih, dengan produk terbanyak berjenis silicon polycrystalline dan silicon monocrystalline menjadi produk utama di pasar photovoltaic (PV). Kelemahan dari sel jenis ini adalah tidak akan berfungsi baik ditempat dengan intensitas cahaya rendah, efisiensinya akan turun drastis dalam cuaca berawan. Suatu modul PV memiliki karakteristik daya keluaran yang dipengaruhi oleh intensitas radiasi matahari yang diterima oleh modul. Kenaikan suhu sel surya lebih tinggi akibat radiasi matahari akan menurunkan daya sel surya. Beberapa parameter lain yang berpengaruh pada kinerja sel surya selain radiasi cahaya matahari dan suhu, adalah daya pembebanan yang berpengaruh pada efisiensi produksi daya modul PV. Dalam sistem PLTS terdapat empat bagian utama, yaitu PV, Solar Charger Controller (SCC), Baterai, dan Inverter. Fungsi utama solar charge controller adalah untuk menjaga jumlah muatan yang berasal dari PV ke sistem baterai untuk menghindari overcharge. Fungsi dasar dari SCC adalah, membatasi dan mengatur tegangan dari modul PV untuk menghindari pengisian dan pengosongan baterai yang berlebihan. SCC di pasaran terdapat versi MPPT, meskipun ada versi PWM yang tidak dibahas pada penelitian ini. SCC berjenis MPPT mampu memaksimalkan daya maksimum dari modul PV. MPPT memonitor daya keluaran modul PV, membandingkannya dengan tegangan baterai kemudian memberikan daya maksimum yang dapat dihasilkan modul PV untuk mengisi baterai. Pada pengujian yang telah dilakukan terbukti bahwa pengunaan modul MPPT mampu memaksimalkan produksi daya dari modul PV, hal ini dikarenakan pada kondisi pengujian diberikan dummy load dengan hambatan rendah, sehingga tegangan pada panel surya tanpa MPPT drop baik pada jenis silicon monocrytalline maupun polycrystalline, sebaliknya, pada MPPT tidak terjadi daya turun yang berlebihan. Keyword : Buck Converter, Efisiensi, Energi, MPPT, Sel Surya.
Pengembangan Aplikasi Radio Streaming Online Pada Android Mobil: Aplikasi Radio Streaming Mohammad Ibrahim Ashari; Michael Ardita; Anis Artiyani
ALINIER: Journal of Artificial Intelligence & Applications Vol. 2 No. 2 (2021): ALINIER Journal of Artificial Intelligence & Applications
Publisher : Program Studi Teknik Elektro S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603 KB) | DOI: 10.36040/alinier.v2i2.4373

Abstract

Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi mendukung dalam kemajuan smartphone dalam pengembangan akan radio streaming. Radio streaming merupakan salah satu aplikasi yang terdapat pada smartphone. Salah satu radio streaming yang terus berkembang adalah TuneIn Radio. Pada aplikasi ini belum ditampilkan informasi berapa banyak pengguna aplikasi tersebut yang sedang mendengarkan setiap stasiun radio yang tersedia pada aplikasi tersebut. Dalam pembuatan pengembangan aplikasi radio streaming ini digunakan aplikasi Eclipse untuk dapat diterapkan ke dalam telepon genggam berbasis android. Sehingga aplikasi yang dibuat dapat menampilkan informasi pada pengguna banyaknya pendengar yang sedang mendengarkan setiap stasiun radio yang tersedia.
Perancangan Sistem Autonomous Drone Quadcopter Dengan Menggunakan Metode Waypoint Adi Kurniawan Saputro; Koko Joni; Firman Mardiansyah; Riza Alfita; Harianto
ALINIER: Journal of Artificial Intelligence & Applications Vol. 2 No. 2 (2021): ALINIER Journal of Artificial Intelligence & Applications
Publisher : Program Studi Teknik Elektro S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.284 KB) | DOI: 10.36040/alinier.v2i2.4607

Abstract

In this digital era, technological development is one of the main developments in human life today. And along with the times, there is drone technology which is currently becoming popular among the wider community with its ability to take photos and videos.[1] One of the technological innovations that are developing in the current era of globalization is drone technology which in military terms is also called Unmanned aerial vehicle (UAV) is a type of aircraft that can fly without a crew. The waypoint method works by finding the coordinates of the position to be addressed and then returning to the initial position. Autonomous is an autopilot mode with reference to GPS coordinate data on electronic devices that can move automatically without using a remote control in its movement. In the process of carrying out an autonomous drone mission, it requires several steps in which there are hyperlapses, waypoints, and intervals. From the results of testing autonomous missions on the DJI Mavic 2 Combo drone, a conclusion can be drawn where the drone is able to carry out its mission correctly. Di era digital ini perkembangan teknologi merupakan salah satu pokok pembangunan dalam kehidupan manusia saat ini. Dan seiring dengan perkembangan zaman, terdapat teknologi drone yang saat ini menjadi populer di kalangan masyarakat luas dengan kemampuannya yang dapat mengambil foto dan juga video.[1] Salah satu inovasi teknologi yang berkembang pada era globalisasi saat ini adalah teknologi drone yang dalam istilah militer disebut juga dengan Unmanned aerial vehicle (UAV) merupakan jenis pesawat yang dapat terbang tanpa awak. Dengan metode waypoint bekerja dengan cara mencari titik-titik koordinat posisi yang akan dituju kemudian kembali ke posisi awal. Autonomous merupakan suatu mode autopilot dengan acuan dari data koordinat GPS pada perangkat elektronik yang dapat bergerak secara otomatis tanpa menggunakan remote controle dalam pergerakannya. Dalam proses menjalanan misi autonomous drone membutuhkan beberapa langka yang didalamnya terdapat hyperlaps, waypoint, dan interval. Dari hasil pengujian misi autonomous pada drone DJI Mavic 2 Combo dapat ditarik sebuah kesimpulan dimana drone mampu menjalankan misinya dengan tepat.
Pemantauan Kecepatan Turbin Angin Sumbu Vertikal Secara Real-time Berdasarkan Internet of Things Aji Akbar Firdaus; Khuria; Kurnia Wijaya Kusuma; Nabila Salvaningtyas; Mimi Azmita
ALINIER: Journal of Artificial Intelligence & Applications Vol. 3 No. 1 (2022): ALINIER Journal of Artificial Intelligence & Applications
Publisher : Program Studi Teknik Elektro S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/alinier.v3i1.4758

Abstract

Salah satu upaya sumber energi terbarukan adalah dengan memanfaatkan energi angin sehingga dapat menghasilkan tegangan listrik adalah dengan menggunakan turbin angin. Namun kincir angin menggunakan sumbu horizontal dalam penerapannya, kincir angin horizontal sendiri hanya menghadap satu arah. Angin itu sendiri bergerak ke arah yang berubah tergantung pada cuaca, waktu dan musim. Oleh karena itu, dibuatlah turbin angin sumbu vertikal dan dipantau untuk mendapatkan daya yang maksimal. Penelitian ini dapat menampilkan data keluaran dari masing-masing sensor dan mendapatkan daya yang sama dengan perkalian antara pembacaan arus dan tegangan untuk penggunaan beban lampu LED dan persentase kesalahan sensor INA219 terkecil pada pembacaan arus adalah 5,1% dengan jarak antara kincir angin 40cm dan terbesar adalah 16,6% dengan jarak 50cm yang menunjukkan bahwa pada jarak tersebut sensor kurang mampu membaca nilai secara akurat. Kemudian untuk tegangan memiliki nilai prosentase error paling kecil yaitu 1,7%. Untuk persentase error sensor kecepatan LM393 terbesar adalah 4% yang artinya sangat akurat.