Jurnal Ilmu Akuntansi dan Bisnis Syariah (AKSY)
Jurnal Ilmu Akuntansi dan Bisnis Syariah (AKSY) is a peer-reviewed and open access (OA) journal that is published twice a year, every January and July (six months). Published by Islamic Accounting Department, Faculty of Islamic Economics and Business, UIN SGD Bandung. This journal concentrates on the studies of accounting and sharia business sciences. Also, communicating the results of research, ideas, theories, methods, and other actual problems related.
Articles
192 Documents
PRINSIP-PRINSIP DASAR MANAJEMEN KEUANGAN SYARI’AH
Iwan Setiawan
Jurnal Ilmu Akuntansi dan Bisnis Syariah (AKSY) Vol 3, No 2 (2021): AKSY: Jurnal Ilmu Akuntansi dan Bisnis Syariah
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15575/aksy.v3i2.25063
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prinsip-prinsip dasar manajemen keuangan syariah. Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif-analitis dan pendekatan kualitatif. Sumber dan teknik pengumpulan data diperoleh dengan studi literatur. Teknik analisis data dilakukan secara deduktif dan induktif. Hasil penelitian prinsip-prinsip dasar manajemen keuangan diantaranya: (1) Prinsip self interest behaviour; (2) Prinsip risk aversion; (3) Prinsip diversification; (4) Prinsip incremental benefit; (5) Prinsip signaling; (6) Prinsip capital market efficiency; (7) Prinsip risk return trade off; (8) Prinsip time value of money. Sitem keuangan syariah berkembang sangatlah pesat dikalangan para pelaku perbankan syariah maupun dalam system pembiayaan syariah. Sebelum mempelajari lebih lanjut akan sitem keuangan syariah ataupun pembiayaan syarih kita harus mengetahui terlebih dahulu akan prinsip-prinsip dasar keuangan syariah. Manajemen keungan merupakan salah satu seni mengatur, megontrol, mengawasi maupul mengelola uang.
MANAJEMEN KAS TINJAUAN EKONOMI ISLAM
Gojali, Dudang
Jurnal Ilmu Akuntansi dan Bisnis Syariah (AKSY) Vol 4, No 2 (2022): AKSY: Jurnal Ilmu Akuntansi dan Bisnis Syariah
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15575/aksy.v4i2.25141
Kas mempunyai kedudukan sentral dalam menjaga kelancaran operasiperusahaan, hal ini membutuhkan pengelolaan khusus yang disebut manajemen kas agar perusahaan dapat berjalan dengan efektif. Oleh karena itu, jika tidak adamanajemen kas pada sebuah perusahaan, maka perusahaan akan sulit bertransaksi dengan pihak lain. Artikel mengenai manajemen kas ini membahas bagaimana cara melakukan kegiatan perencanaan, perkiraan, pengumpulan, pengeluaran dan investasi kas dari suatu perusahaan agar dapat beroperasi dengan lancar. Metode penulisan artikel ini bersifat deskriptif analisis, yaitu metode atau cara kerja dalam suatu pemecahan masalah dengan cara mendeskripsikan, menggambarkan, menjelaskan dan menganalisis situasi dan kondisi obyek permasalahan dari sudut pandang penulis berdasarkan hasil telaah pustaka. Tujuan perusahaan menyimpan/ membutuhkan kas adalah untuk transaksi (diperlukan dalam pelaksanaan operasi usaha perusahaan), untuk berjaga-jaga (untuk mengantisipasi aliran kas masuk dan keluar yang tidak kontinyu dan sulit diperkirakan), serta untuk berspekulasi. Ada kewajiban zakat bagi perusahaan yang dimiliki muslim dari kas perusahaan yang telah mencapai nisab. Dalam manajemen kas terdapat dua model, diantaranya model Baumol dan model Miller And Orr
MANAJEMEN PERMODALAN DAN DIVIDEN PERSFEKTIF ISLAM
Iwan Setiawan
Jurnal Ilmu Akuntansi dan Bisnis Syariah (AKSY) Vol 4, No 1 (2022): AKSY: Jurnal Ilmu Akuntansi dan Bisnis Syariah
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15575/aksy.v4i1.25064
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis terkait dengan manajemen permodalan dan deviden perspektif Islam. Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif-analitis dan pendekatan kualitatif. Sumber dan teknik pengumpulan data diperoleh dengan studi literatur. Teknik analisis data dilakukan secara deduktif dan induktif. Hasil penelitian menunjukkan laba tidak hanya untuk kepentingan pemilik atau pendiri, tetapi juga sangat penting bagi perkembangan bisnis bank syariah. Bank sebagai lembaga keuangan yang salah satu fungsinya menghimpun dana masyarakat, harus memiliki sumber untuk menghimpun dana sebelum disalurkan kembali kepada masyarakat. Sebagai lembaga intermediasi, modal pertama lembaga keuangan adalah kepercayaan, yaitu kepercayaan dari pihak-pihak yang dihubungkannya. Dengan kata lain, modal pertama suatu lembaga keuangan adalah kredibilitas yang dimiliki nasabah atau masyarakat luas. Sedangkan modal kedua suatu lembaga keuangan adalah profesionalisme, yaitu profesionalisme dalam mengelola uang atau dana titipan yang diamanahkan kepadanya.
PERBANDINGAN LAPORAN KEUANGAN KONVENSIONAL DAN SYARIAH
Setiawan, Iwan
Jurnal Ilmu Akuntansi dan Bisnis Syariah (AKSY) Vol 4, No 2 (2022): AKSY: Jurnal Ilmu Akuntansi dan Bisnis Syariah
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15575/aksy.v4i2.25065
Laporan keuangan (Financial Statment) merupakan Produk Akhir dariserangkaian proses Pencatatan dan Pengikhtisaran data transaksi bisnis, seorangakuntan diharapkan mampu unuk mengorganisir seluruh data akuntansi sehinggamenghasilkan laporan keuangan dan bahkan harus dapat menginterpestasikan sertamenganilisis laporan kuangan yang dibuatnya. Bahkan tolak ukur sehat tidaknyasuatu Lembaga keuangan ataupun Perusahaan itu dilihat dari laporan keuangandan hal tersebut akan mempengaruhi keputusan pihak eksternal dalam hal ivestasiataupun lainnya dalam hal ini penulis menyajikan dua bahan laporan keuangansebagai perbandingan yakni laporan keuangan konvensional dan syariah, dimnakeduanya memiliki kesamaan dan perbedaan dalam banyak hal. Nmun padahakikatnya tujuan keduanya ialah sama yakni meyajikan laporan kesehatan lembagaatau prushan dalam bentuk laporan keuangan.
Penyelesaian Non Performing Finance pada Keuangan Syariah
Dudang Gojali
Jurnal Ilmu Akuntansi dan Bisnis Syariah (AKSY) Vol 3, No 1 (2021): AKSY: Jurnal Ilmu Akuntansi dan Bisnis Syariah
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15575/aksy.v3i1.25137
Adanya pembiayaan bermasalah pada keuangan syariah dapat memberikandampak risiko bagi bank itu sendiri maupun secara nasional baik secara langsungmaupun tidak langsung. Penyelesaian pembiayaan yang bermasalah di lembagakeuangan syariah dilakukan secara hukum Islam. Upaya untuk menekan/meminimalisasi pembiayaan bermasalah secara umum dapat dilakukansecara bertahap dengan pendekatan persuasif. Penerapan prinsip analisispembiayaan terdiri 5c yaitu character, capacity, capital, collateral, dan condition ofeconomy. Selain prinsip 5c terdapat Prinsip syariah yaitu penyediaan dana yangdilakukan tidak mengandung unsur riba, maisir, gharar, haram dan zalim. Pendekatan analisis pembiayaan, prinsip analisis pembiayaan terdiri 5C dan prinsip syariah. Penyelesaian pembiayaan bermasalah dilakukan melalui penagihan, restrukturisasi, dan pengambilalihan agunan. Non Performing Finance (NPF) Disebabkan oleh satu atau lebih faktor yang harus diperhatikan yaitu faktor internal yaitu yang ada di dalam perusahaan sendiri, dan Faktor Ektern yaitu faktor di luar kekuasaan manajemen perusahaan. penyelesaian pembiayaan yang bermasalah di lembaga keuangan syariah dilakukan secara hukum Islam. Rekonsiliasi/penyelesaian terjadi dalam tiga cara: Shuhl (damai), Tahkim (Arbitrase Syariah) dan Qhada (Otoritas Kehakiman).
MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN DALAM TINJAUAN ISLAM
Dudang Gojali
Jurnal Ilmu Akuntansi dan Bisnis Syariah (AKSY) Vol 4, No 1 (2022): AKSY: Jurnal Ilmu Akuntansi dan Bisnis Syariah
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15575/aksy.v4i1.25139
Risiko merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari setiap kegiatan. Karena masadepan itu sulit diprediksi. Tidak ada seorang pun di dunia ini yang tahu persis apayang akan terjadi di masa depan, bahkan mungkin sedetik. Selalu ada faktorketidakpastian yang menciptakan risiko. Manajemen risiko merupakan suatu prosesdimana identifikasi, analisis, penilaian, pengendalian, dan upaya untuk menghindariatau menghapus risiko yang tidak dapat diterima. Dalam suatu perusahaan,manajemen risiko merupakan suatu proses perencanaan, pengaturan danpengontrolan aktivitas sebuah organisasi dalam meminimalisir risiko pendapatansuatu perusahaan. (Djojosoedarso, 1999). Sistem manajemen risiko yangkomprehensif harus mencakup tiga komponen yaitu lingkungan manajemen risikoyang tepat dan kebijakan serta prosedur yang baik, proses pengukuran, mitigasi danpemantauan yang tepat, dan pengendalian internal yang tepat
THE EFFECT OF WORKING CAPITAL TO TOTAL ASSET (WCTA) AND NET PROFIT MARGIN (NPM) ON THE RETURN STOCK OF PT ANEKA TAMBANG, TBK
Nur Ihsan Fahira;
Endang Hendra
Jurnal Ilmu Akuntansi dan Bisnis Syariah (AKSY) Vol 5, No 1 (2023): AKSY: Jurnal Ilmu Akuntansi dan Bisnis Syariah
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15575/aksy.v5i1.25537
Investment is the placement of a number of funds or other resources carried out in the present to get future profits. Investors who invest in companies must know the factors that can cause profits or losses when investing. One of the factors that investors can consider to carry out investments is understanding financial statement information to determine the effectiveness of the company in generating the value of Working Capital to Total Assets (WCTA) or the company's ability to use the company's current assets, knowing the Net Profit Margin (NPM) to assess the company's ability to generate profits, as well as knowing the level of profit on the capital invested in the investment or Stock Return. The results indicated that partial Working Capital to Total Assets (WCTA) had no significant effect on Stock Return with a coefficient of determination of 8.2%. Partially, Net Profit Margin had no significant effect on Stock Return with a coefficient of determination of 12.5%. Thus simultaneously, Working Capital to Total Assets (WCTA) and Net Profit Margin had no significant effect on Stock Return with a coefficient of determination of 25.3%.Keywords: Working Capital to Total Asset (WCTA), Net Profit Margin (NPM), Stock Rteurn
THE EFFECT OF THE IMPLEMENTATION OF PSAK 109 AND THE INTERNAL CONTROL SYSTEM ON GOOD ZAKAT GOVERNANCE IN BAZNAS REGENCY/CITY IN WEST JAVA
Lina Yulianti
Jurnal Ilmu Akuntansi dan Bisnis Syariah (AKSY) Vol 5, No 1 (2023): AKSY: Jurnal Ilmu Akuntansi dan Bisnis Syariah
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15575/aksy.v5i1.25528
AbstrakLahirnya UU Zakat Nomor 23 Tahun 2011 serta terbitnya standar akuntansi zakat menumbuhkan harapan baru terhadap pengelolaan zakat di Indonesia. Untuk mencapai tujuan pengelolaan tersebut maka zakat harus dikelola dengan baik, amanah dan transparan. PSAK 109 diberlakukan sebagai pedoman dalam penyusunan laporan keuangan di lembaga zakat. Namun pada prakteknya, PSAK 109 masih belum diterapkan secara merata. Selain itu beberapa hasil riset menunjukan bahwa zakat belum dikelola dengan baik, masih terdapat kendala dalam pengelolaannya. Studi ini mencoba menjelaskan tentang pengaruh penerapan PSAK 109 dan pelaksanaan sistem pengendalian intern. terhadap good zakat governance. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan dilakukan pada BAZNAS kab/kota di Jawa Barat. Hasil penelitian menunjukan bahwa PSAK 109, sistem pengendalian internal dan good zakat governance sudah diterapkan dengan baik di BAZNAS kab/kota di Jawa Barat. Adapun faktor penghambat penerapannya; masih terdapat kendala dalam perolehan dana APBD dari pemerintah, sedikit pemahaman SDM mengenai penerapan PSAK 109 dan belum terlalu menerapkan nilai etika dalam bekerja. Selanjutnya, berdasarkan hasil uji hipotesis dan uji koefisien determinasi bahwa penerapan PSAK 109 dan penerapan sistem pengendalian internal mempunyai pengaruh signifikan terhadap good zakat governance. Ditunjukan dengan hasil koefisien determinasi sebesar 0,721 atau 72,1%, artinya kontribusi diterapkannya PSAK 109 dan sistem pengendalian internal terhadap;good zakat governance, cukup besar.Kata Kunci: PSAK109, Pengendalian Internal, Zakat, Good Governance
ANALYSIS OF PUBLIC PERCEPTION OF HALAL LABELING ON NON-FOOD HALAL PRODUCTS IN BANDUNG CITY
Musthafa Hasan Bishri;
Iis Muhibah
Jurnal Ilmu Akuntansi dan Bisnis Syariah (AKSY) Vol 5, No 1 (2023): AKSY: Jurnal Ilmu Akuntansi dan Bisnis Syariah
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15575/aksy.v5i1.25533
This study aims to determine clearly and based on scientific indication how people's perceptions of labeling non-food products, whether they agree or disagree, are essential. Then also to find out what factors influence these perceptions. The method used in this research is descriptive analysis with a quantitative approach. Based on the conclusions of this study, as many as 86% of the people of Bandung City said they "agreed" with halal labeling on non-food products. Then another 14% said they disagreed with halal labeling on non-food products. As for the important perception, as many as 73.7% of the people of Bandung City said it was "important" to halal labeling on non-food products. Then another 26.3% stated that halal labeling on non-food products is unimportant. At the same time, the factors that induce these perceptions are significantly induced by factors of education level, age, income, understanding, access to information media, and experience.Keywords: Halal Labeling, Perception, Halal Product
THE EFFECT OF OPERATING PROFIT MARGIN AND TOTAL ASSET TURN OVER ON RETURN ON ASSETS AT PT. ADHI KARYA (PERSERO) TBK. PERIOD 2012-2021
Widiawati Widiawati;
Mila Badriyah;
Puspa Miranti
Jurnal Ilmu Akuntansi dan Bisnis Syariah (AKSY) Vol 5, No 1 (2023): AKSY: Jurnal Ilmu Akuntansi dan Bisnis Syariah
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15575/aksy.v5i1.25529
AbstractThis research is motivated by the fluctuating value of Return On Assets, whereas it is well known that profitability is a measure of a company's success in managing a company. Therefore the researchers conducted a study that allegedly influenced Return On Assets, namely Operating Profit Margin and Total Asset Turn Over. The purpose of this study was to determine how much influence Operating Profit Margin (OPM) and Total Asset Turn Over (TATO) have on Return On Assets (ROA) partially and simultaneously. The method used in this research is descriptive method with a quantitative approach. The results of the study concluded that the test results of the analysis of the coefficient of determination of the Operating Profit Margin partially did not have a significant effect on Return On Assets of 6.7%. Meanwhile, Total Asset Turn Over has a partial but not significant effect on Return On Assets of 90.3%. Thus, Operating Profit Margin and Total Asset Turn Over simultaneously have an effect but not significant on Return On Assets of 95.9%.Keywords: Operating Profit Margin, Total Asset Turn Over, Return On Asset