ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat | ISSN 2809-347X (Online) | is an official journal published by the Faculty of Islamic Economics, Djuanda University, Bogor as a medium for disseminating, exchanging information and communication carried out by devotees as a result of community service activities. ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat is an electronic journal that is professionally managed using the Open Journal System, published 3 times a year in April, August, and December. Journal scope of ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat covers several fields of knowledge based on community service activities in the economic sector including: Islamic Economics, Islamic Banking, Micro, Small and Medium Enterprises, Economic Empowerment, Product Innovation, and others related to the economic field.
Articles
15 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 3 No. 2 (2023): Agustus"
:
15 Documents
clear
Inovasi dan Strategi Digitalisasi Pada UMKM Aneka Jajanan Pak Mandor Desa Ciburayut
Khoerunisa Azkia;
Yayang Sri Maria
ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Djuanda Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30997/almujtamae.v3i2.6616
Aneka Jajanan Pak Mandor adalah salah satu produk UMKM yang ada di desa Ciburayut, yang diinovasikan dari segi kemasan, produk dan pemasaran. Permasalahan seputar inovasi produk, tampilan kemasan dan target pasar menjadi permasalahan yang selalu dihadapi oleh pelaku UMKM. Pengembangan desain kemasan dan inovasi produk sangat diperlukan guna meningkatkan kualitas dalam ajang memperkuat daya saing pasar. Inovasi merupakan salah satu cara pelaku usaha untuk dapat bersaing secara sehat dan upaya meningkatkan eksistensi produk yang diual. Melalui inovasi kemasan dan inovasi produk yang dilakukan pelaku UMKM dapat meningkatkan daya jual dari produk itu sendiri, karena kemasan dan produk merupakan perpaduan yang tidak dapat dipisahkan dan merupakan satu kesatuan yang berhadapan langsung dengan konsumen. Tidak hanya inovasi produk dan tampilan kemasan yang menjadi perhatian, namun target pasar yang luas juga menjadi salah satu tujuan dari hasil inovasi yang dikembangkan. Maka dari itu perlu juga dikembangkan pemasaran yang lebih luas baik secara offline maupun online. Program ini dilakukan dengan metode pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dengan pendampingan proses produksi hingga pendampingan pemasaran. Hal ini dapat membatu pelaku usaha untuk meningkatkan semangat dalam berwirausaha serta meningkatkan kesadaran UMKM dalam inovasi produknya, kemasan dan pemasaran digital.
Pemberdayaan Ekonomi Melalui Upgrading Packaging dan Pemasaran Produk Keripik Singkong (Kripsi) Di Desa Cipelang Kecamatan Cijeruk Kabupaten Bogor
Siti Maesaroh;
Agung Muttaqien;
Hanrezi Dhania Hasnin
ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Djuanda Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30997/almujtamae.v3i2.6704
Desa Cipelang memiliki potensi yang besar di bidang pertanian yang mengasilkan tanaman pangan, seperti singkong, ubi dan lain-lain. Masyarakat Desa Cipelang memanfaatkan potensi berupa singkong yang melimpah tersebut dengan membuat usaha keripik singkong yang dapat memberikan nilai tambah secara ekonomis. Namun, beberapa pengusaha rumahan keripik singkong ini masih melakukan segala kegiatan usahanya secara tradisional yang hasil produksinya hanya dikemas biasa menggunakan plastik bening tanpa perlakuan khusus dengan memberi nama merk produk serta lingkup pemasaran yang sempit. Maka solusi yang dari permasalahan ini ialah dengan pembaruan kemasan dan memperluas lingkup pemasaran. Target dari kegiatan ini berupa pendampingan UMKM rumahan keripik singkong (KRIPSI) Ibu Fatimah dengan cara mendampingi dan memberikan pemahaman terkait pentingnya kemasan untuk menarik konsumen dan cara memanfaatkan sumber daya alam serta teknologi yang digunakan untuk pemasaran. Adapun metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu menggunakan metode FGD (Focuss Group Discusion) dan pelaksanaan pendampingan usaha. Sehingga dihasilkan sebuah pembaruan kemasan berupa adanya logo sebagai identitas dari produk UMKM KRIPSI sehingga dapat dikenal oleh masyarakat luas dan lingkup pemasaran yang lebih luas serta pemahaman pelaku UMKM KRIPSI meningkat terkait pengoptimalan sumber daya alam yang ada untuk mensejahterakan UMKM KRIPSI sendiri.
Pendampingan Pemasaran UMKM Unggulan Desa Wates Jaya Melalui Media Sosial Dan Marketplace
Ari Nursalam;
Anas Alhifni
ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Djuanda Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30997/almujtamae.v3i2.7150
Masalah yang terjadi pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di desa Wates Jaya adalah mengenai pemasaran dan kurangnya pemahaman masyarakat terhadap pemasaran dan pengembangan bisnis berbasis online seperti pada UMKM dery flowers dan keripik anur. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan pendampingan pemasaran untuk pelaku UMKM dery flowers dan keripik An-Nur melalui pendampingan, pelatihan pemasaran, dan inovasi pada produk. Diharapkan program pendampingan pemasaran UMKM ini diharapkan bisa menjadi solusi ditengah situasi dan kondisi terkini bagi para pelaku UMKM setempat dimana penulis melakukan pengabdian. Metode pelaksanaan yang dilakukan yaitu wawancara dan diskusi terhadap pemilik UMKM tentang kondisi saat ini. Serta melakukan pelatihan dan pendampingan pemasaran berbasis online sehingga pendapatan pelaku UMKM dapat meningkat melalui peningkatan pemasaran dan juga meningkatkan dalam pengetahuan dan keterampilan. Hasil yang didapat oleh pelaku UMKM dery flowers dan keripik anur dari program ini yaitu sudah mempunyai akun media sosial, inovasi produk, pelatihan pembuatan editing pada pelaku UMKM, kemitraan pemasaran, dan pembuatan izin usaha melalui pembuatan NIB dan diharapkan mampu meningkatkan penjualan untuk meningkatkan pendapatan usaha.
Pelatihan Pencatatan Laporan Keuangan UMKM Desa Wates Jaya
Irda Febriani;
Imam Abdul Aziz
ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Djuanda Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30997/almujtamae.v3i2.7160
Pencatatan laporan keuangan merupakan salah satu kegiatan yang sangat penting di UMKM untuk bisa menentukan dan menulis secara rapi mana modal dan mana keuntungan yang telah diraih. Pengelolaan dana yang baik merupakan faktor penunjang yang dapat menyebabkan keberhasilan UMKM. Metode praktis dan manjur dalam pengelolaan dana pada UMKM adalah dengan menerapkan akuntansi dengan baik. Kegiatan ini difokuskan pada upaya peningkatan penjualan secara online, dan inovasi kemasan yang terbaukan dan pengelolaan keuangan secara syariah. Adapun jenis kegiatan ini adalah penelitian lapangan (Field Research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data utama dari penelitian ini yaitu masyarakat umum, UMKM, dan keadaan sekitar. Setelah itu dilakukannya sosialisasi dilakukan secara langsung dengan metode Pendidikan Masyarakat (popular education) yakni kegiatan pengabdian yang ditujukan untuk belajar bersama masyarakat atau menguatkan kemampuan, potensi dan aset masyarakat. Metode Pendidikan Masyarakat ini diselenggarakan dengan pola explicit instruction atau pengajaran langsung dan tanya jawab dengan melibatkan peran aktif semua elemen yang terlibat dalam pelatihan, serta dibarengi dengan metode simulasi (praktik langsung) terkait materi pencatatan laporan keuangan. Dengan diadakannya sosialisasi ini para masyarakat memiliki nilai positif terkhusus para pelaku UMKM diantaranya dapat mengetahui bagaimana caranya melakukan pencatatan, bisa memisahkan keuangan pribadi dengan keuangan usaha, dan semakin mengetahui bagaimana melakukan pencatatan laporan keuangan serta manfaat dari pencatatan laporan keuangan tersebut.
Inovasi Produk dan Pengembangan Potensi Ekonomi Lokal Pada Pengolahan Daun Kelor di Desa Sukaharja
Siti Latifah
ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Djuanda Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30997/almujtamae.v3i2.7163
Desa Sukaharja adalah salah satu desa yang terletak di Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang memiliki banyak potensi. Namun, belum ada pengembangan terkait olahan berbahan dasar tanaman kelor. Berdasarkan observasi di Masyarakat Desa Sukaharja bahwa terdapat pohon kelor yang tumbuh dan dibiarkan begitu saja oleh masyarakat yang disebabkan karena rendahnya keterampilan dalam mengolah tanaman kelor yang dapat menjadi potensi desa. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan ide dan solusi untuk meningkatkan kreativitas masyarakat serta meningkatkan pemberdayaan masyarakat tentang pemanfaatan sumber daya alam sekitar yang dapat bernilai ekonomi bagi masyarakat. Metode pelaksanaan yang dilakukan adalah berupa pelatihan dan pendampingan kepada pemuda dan masyarakat umum yang akan mengembangkan potensi sumber daya alam yang ada disekitar wilayah Desa Sukaharja dengan menciptakan sebuah inovasi produk cokelat daun kelor. Pelatihan ini berupa cara pembuatan cokelat daun kelor hingga pengemasan produknya. Adapun pendampingan dilakukan melalui kegiatan pemberian saran terkait dengan strategi pemasaran yang dilakukan.
Implementasi Program Kerja Terhadap Kepuasan Pelayanan Pada Ella Skin Care Yogyakarta
Dian Rahayu;
Audita Nuvriasari;
Dwi Wahyuprasetia;
Fina Damayanti;
Salwa Nur Azizah;
Yuli Astuti
ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Djuanda Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30997/almujtamae.v3i2.7469
Ella Skin Care Yogyakarta memiliki berbagai macam jenis pelayanan jasa yang disediakan, baik di perawatan wajah, perawatan tubuh, dan perawatan rambut. Akan tetapi, Ella Skin Care Yogyakarta belum bisa mengembangkan usahanya dengan mengikuti perkembangan teknologi masa kini, seperti tidak ada alur pelayanan yang disediakan Ella Skin Care Yogyakarta, kemasan yang masih menggunakan plastik, dan juga tidak ada pengukuran kuesioner terkait kepuasan pelayanan agar dapat memperluas pasar. Metode yang dilakukan adalah pendampingan inovasi usaha dengan membuat program kerja. Teknis pelaksanaannya dengan melakukan tahapan observasi terkait program kerja untuk pihak Ella Skin Care Yogyakarta yang berupa pengarahan dan konsultasi serta persetujuan terkait beberapa program kerja yang akan dilaksanakan. Setelah dilaksanakan program ini yang didapatkan adalah implementasi program kerja dalam meningkatkan kepuasan pelayanan Ella Skin Care Yogyakarta. Diharapkan Ella Skin Care Yogyakarta mampu mencapai tingkat kepuasan pelayanan yang lebih baik lagi dari sebelumnya.
Peningkatan Perekonomian Dengan Potensi Lokal Desa Glagahsari Melalui Produk Olahan Jambu Biji
Rio Candra Pratama;
Ardana Putri Farahdiansari
ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Djuanda Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30997/almujtamae.v3i2.8671
Penataan ekonomi perdesaan dapat dilakukan melalui pemanfaatan potensi sumber daya desa secara optimal. Pemetaan potensi ekonomi lokal dapat dilakukan dengan mengidentifikasi potensi ekonomi di daerah tertentu, meliputi identifikasi potensi sektoral sumber daya alam, sumber daya manusia, sektor pertanian, perkebunan, pariwisata dan sektor-sektor lainnya yang berpotensi untuk meningkatkan perekonomian daerah. Seperti halnya dengan potensi local jambu biji yang dimiliki desa Glagahsari kecamatan Soko kabupaten Tuban. Sebagai desa yang hampir semua warganya memiliki tanaman jambu biji di rumahnya, maka hasil panen jambu biji dan produk olahannya menjadi salah satu potensi yang layak untuk dikembangkan. Kandungan vitamin jambu biji yang tinggi menjadikan buah local ini layak dijadikan salah satu buah yang perlu diperluas konsumsinya baik secara langsung maupun melalui produk olahannya. Pengabdian masyarakat yang dilakukan mahasiswa Universitas Bojonegoro ini bertujuan melatih para warga untuk lebih mengenali potensi jambu biji serta menjadikannya sebagai potensi olahan yang layak jual sehingga dapat menjadi komoditi wirausaha warga. Sehingga selain menjadi peningkatan makanan bernutrisi untuk keluarga, maka produk olahan jambu biji ini dapat menjadi sebagai sarana peningkatan perekonomian rumah tangga.
Gerakan Gaya Hidup Halal di SMKN 3 Depok: Food, Fashion & Transaction
Prima Dwi Priyatno;
Dewi Darmastuti;
Agus Maulana
ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Djuanda Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30997/almujtamae.v3i2.10089
Survei “Kesadaran Halal Generasi Milenial Muslim di Indonesia” menunjukkan bahwa sebagian besar generasi milenial Muslim masih kurang memahami kriteria produk halal. Kesadaran Halal atau Halal awareness merupakan tingkat pemahaman umat Islam dalam mengenali permasalahan terkait konsep Halal. Tujuan dilaksanakannya layanan ini adalah untuk mensosialisasikan sekaligus meningkatkan kesadaran tentang gerakan gaya hidup halal. Diharapkan para peserta mendapatkan lebih banyak informasi dan pengetahuan terkait gaya hidup Halal khususnya di bidang makanan, fashion dan keuangan. Metode yang dilakuan dengan cara sosialasi dan kampanye, dengan tahapan pertama melakukan audiensi dengan Pimpinan SMA Negeri 3 Depok untuk mengetahui profil sivitas akademika di lingkungan sekolah lalu melakukan memberikan pre-test/kuesioner kepada peserta, hal ini dilakukan untuk mengetahui dan mengukur pemahaman peserta terhadap gaya hidup halal. Melaksanakan kegiatan peningkatan kesadaran dalam bentuk seminar/konferensi. Hasil kegiatan ini dapat dilihat adanya peningkatan, menunjukan pergerakan yang positif, dapat dilihat dari grafik pada gambar 5, nilai terendah masih ada diangka 20 untuk 1 orang siswa, namun nilai tertinggi naik menjadi 100 pada lebih dari 5 orang siswa, dan rata-rata nilai yang dihasilkan dari post-test adalah 77.88, nilai rata-rata bertambah sebesar 67%, dimana nilai rata-rata hasil pre-test 52.50.
Pendampingan Kemitraan Pemasaran UMKM Rengginang Dan Kopi Bujal (Bumdes Jaya Laksana) Desa Wates Jaya Dalam Upaya Keberlangsungan Usaha
Agustin, Nur Hidayah
ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Djuanda Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30997/almujtamae.v3i2.5452
Masalah yang terjadi pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di desa Wates Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor adalah mengenai pemasaran, seperti pada UMKM Rengginang 2jett dan Kopi BUJAL (BUMDES Jaya Laksana). Adapun beberapa faktor yang menyebabkannya yaitu masih kurangnya pengembangan dan pendampingan unit usaha menengah kecil masyarakat (UMKM) di Desa Wates Jaya Kecamatan Cigombong Kabupaten Bogor, sehingga masih banyak UMKM yang belum berkembang, bahkan tidak memproduksi lagi. Selain itu, masih kurangnya pemahaman masyarakat akan pemasaran dan pengembangan bisnis berbasis online. Pemanfaatan antara Sumber Daya Manusia (SDM) yang dirasa belum cukup optimal dalam pengelolaan beberapa produk UMKM. Solusi yang diberikan adalah memberikan pendampingan kemitraan pemasaran untuk pelaku UMKM rengginang dan kopi berupa pendampingan dan pelatihan pemasaran. Diharapkan program pendampingan kemitraan UMKM ini diharapkan bisa menjadi solusi ditengah situasi dan kondisi terkini bagi para pelaku UMKM setempat dimana penulis melakukan PKM. Tujuan dari program ini yaitu untuk mengembangkan mitra pemasaran produk rengginang dan kopi desa Wates Jaya. Metode pelaksanaan yang dilakukan penulis yaitu melakukan wawancara dan diskusi terhadap pemilik UMKM tentang kondisi saat ini di tengah kondisi pandemi COVID-19. Serta melakukan pelatihan dan pendampingan pemasaran berbasis online. Sehingga pendapatan pelaku UMKM dapat meningkat melalui peningkatan pemasaran dan juga meningkatkan dalam pengetahuan dan keterampilan. Hasil yang didapat oleh pelaku UMKM rengginang dan kopi dari program ini yaitu sudah memiliki mitra untuk usahanya, yaitu mitra bahan baku dan mitra pemasaran untuk produk rengginang dan kopi. Dan produk UMKM rengginang dan kopi sudah mempunyai toko online yang bisa digunakan sebagai media pemasaran online agar dapat memasarkan produknya secara luas dan pendapatan juga meningkat.
Peningkatan Pengetahuan dan Pemahaman Masyarakat Desa Bojongmurni Terhadap Zakat Pertanian
Rohayati
ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Djuanda Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30997/almujtamae.v3i2.5469
Kurangnya pengetahuan dan pemahaman masyarakat akan pentingnya mengeluarkan zakat dari hasil pertanian. Sehingga hal tersebut merupakan suatu masalah yang menyebabkan kurangnya pemahaman masyarakat. Untuk mengoptimalkan pemahaman masyarakat tentang zakat pertanian, maka harus dilakukan sosialisasi terlebih dahulu tentang zakat pertanian. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Desa Bojongmurni Rt 01 Rw 01, dalam sistem penelitian ini dilakukan dengan melakukan sosialisasi, pelatihan dan pendampingan. Tujuan dari program ini yaitu untuk mengedukasi masyarakat tentang kewajiban membayar zakat hasil pertanian. Karena pemahaman yang dimiliki masyarakat sendiri tentang zakat pertanian masih sempit seperti hasil dari pertanian tersebut dikeluarkan tetapi tidak mengetahui berapa yang harus dikeluarkan. Sehingga jika pengetahuan dan pemahaman yang dimiliki oleh masyarakat lebih dioptimalkan lagi maka akan mempengaruhi kesadaran masyarakat untuk membayar zakat pertanian. Metode yang dilakukan yaitu dengan cara pengabdian kepada masyarakat dimana metode tersebut merupakan salah satu pola yang digunakan untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dengan tiga tahap yaitu sosialisasi zakat pertanian, pelatihan perhitungan zakat pertanian, dan pendampingan. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah pemahaman masyarakat tentang zakat pertanian telah meningkat dan masyarakat mengerti dalam hal perhitungan zakatnya. Sehingga masyarakat berkomitmen untuk menunaikan zakat hasil pertanian untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.