cover
Contact Name
Nikolas Fajar
Contact Email
nikolas.fajar@unima.ac.id
Phone
+6285299844243
Journal Mail Official
editor.mk@unima.ac.id
Editorial Address
Gedung Manajemen Lantai 2 Fakultas Ekonomi-Universitas Negeri Manado Jl Kampus UNIMA-Tondano 95618
Location
Kab. minahasa,
Sulawesi utara
INDONESIA
Manajemen dan Kewirausahaan
  • manajemen-dan-kewirausahaan
  • Website
ISSN : -     EISSN : 27746941     DOI : https://doi.org/10.52682/mk
Core Subject : Economy, Education,
The Manajemen & Kewirausahaan is intended to be the journal for publishing articles reporting the results of research on business, management, and entrepreneurship. The M&K invites manuscripts in the areas: Human Resource Management, Marketing Management, Finance Management, Strategic Management, Operation Management, Tourism Management, Digital Business, Management Information System, Entrepreneurship. The Manajemen & Kewirausahaan accepts any articles relevant to those subjects and any research methodology that meet the standards established for publication in the journal. The acceptance decision is made based upon an independent peer-review process that concerned on constructive and prompt evaluations of submitted manuscripts.
Articles 177 Documents
Pengaruh Biaya Keagenan, Kesempatan Bertumbuh, dan Kebijakan Dividen Terhadap Nilai Perusahaan di Sektor Properties & Real Estate yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2020-2024 Pinaria, Feysya Grasel; Lumapow, Lihard; Mentang, Stevianus
Manajemen dan Kewirausahaan Vol. 6 No. 2 (2025): Manajemen Kewirausahaan
Publisher : Manajemen FEB Unima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/6sxyjg46

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh biaya keagenan, kesempatan bertumbuh dan kebijakan dividen terhadap nilai perusahaan di sektor properties & real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode tahun 2020-2024. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan menggunakan data sekunder, dimana data yang ada untuk penelitian bersumber dari laporan keuangan dan laporan tahunan (annual report) perusahaan properties & real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020-2024. Populasi dalam penelitian ini 79 perusahaan dan digunakan metode purposive sampling untuk pengambilan sampel sehingga di dapat 51 perusahaan yang memenuhi kriteria pengambilan sampel. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode analisis regresi data panel melalui perangkat lunak Eviews 12. Hasil penelitian ini menunjukkan biaya keagenan yang diproksikan dengan OETS berpengaruh positif tidak signifikan terhadap nilai perusahaan. Kesempatan bertumbuh yang diproksikan dengan TAG berpengaruh positif tidak signifikan terhadap nilai perusahaan. Kebijakan dividen yang diproksikan dengan DPR berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap nilai perusahaan.   This study aims to examine the effect of agency costs, growth opportunities, and dividend policy on company value in the properties & real estate sector listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the 2020-2024 period. This type of research is quantitative research using secondary data, where the data for the study comes from the financial statements and annual reports of properties & real estate companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the 2020-2024 period. The population in this study was 79 companies, and a purposive sampling method was used for sampling, resulting in 51 companies that met the sampling criteria. The data analysis method used in this study was the panel data regression analysis method using Eviews 12 software. The results of this study indicate that agency costs, proxied by OETS, have a positive but insignificant effect on company value. Growth opportunities, proxied by TAG, have a positive but insigni~ficant effect on company value. Dividend policy, proxied by DPR, has a negative but insignificant effect on company value~.
Pengaruh Kepemilikan Institusional, Kepemilikan Manajerial dan Ukuran Perusahaan Terhadap Biaya Keagenan di Sektor Perusahaan Consumer Non-cyclicals yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2020 - 2024 Stevani Piri; Lihard Lumapow; Herningsih Lembong
Manajemen dan Kewirausahaan Vol. 7 No. 1 (2026): Manajemen dan Kewirausahaan
Publisher : Manajemen FEB Unima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/mk.v7i1.13151

Abstract

Studi yang diarahkan untuk mengkaji pengaruh kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial, serta ukuran perusahaan terhadap biaya keagenan pada perusahaan sektor consumer non-cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selang tahun 2020–2024. Dengan metode kuantitatif dengan data berupa laporan keuangan dari 31 perusahaan sebagai sampel dari 63 perusahaan yang terdaftar sebagai populasi dari sektor consumer non-cyclical berdasarkan teknik purposive sampling. Kriteria yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan terdaftar sebagai emiten dan menerbitkan laporan keuangan lengkap sepanjang 2019-2023. Analisis data dengan regresi data panel yakni model Random Effect Model yang paling relevan dengan hasil penelitian yaitu kepemilikan institusional dan kepemilikan manajerial memiliki pengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap biaya keagenan, sementara ukuran perusahaan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap biaya keagenan. Temuan ini mengindikasikan bahwa struktur kepemilikan belum mampu menekan biaya keagenan secara signifikan, sedangkan ukuran perusahaan berperan penting dalam menurunkan biaya keagenan melalui besarnya skala aset serta mekanisme pengawasan yang lebih efektif. This study examines the effects of institutional ownership, managerial ownership, and company size on agency costs in non-cyclical consumer-sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) between 2020 and 2024. Using a quantitative method with financial reports from 31 companies,selected purposively from a population of 63 companies registered in the non-cyclical consumer sector. The criteria used in this research are that the company is registered as an issuer and publishes complete financial reports throughout 2019-2023. Data analysis was conducted using panel data regression, namely the Random Effect Model, which was most relevant to the research results, namely that institutional ownership and managerial ownership had a negative but insignificant effect on agency costs, while company size had a negative and significant effect on agency costs. These findings indicate that ownership structure has not been able to significantly reduce agency costs, while company size plays an important role in reducing agency costs through the scale of assets and more effective oversight mechanisms.    
Pengaruh Penguasaan Teknologi, Keaktifan Berorganisasi dan Adaptabilitas Terhadap Kesiapan Kerja Mahasiswa FEB UNIMA Trivo Kamagi; Jenny Nancy Kaligis; Aural Sampelan
Manajemen dan Kewirausahaan Vol. 7 No. 1 (2026): Manajemen dan Kewirausahaan
Publisher : Manajemen FEB Unima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/mk.v7i1.13354

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk menelaah sejauh mana penguasaan teknologi, partisipasi dalam organisasi, dan kemampuan adaptasi memengaruhi kesiapan kerja mahasiswa FEB UNIMA. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada mahasiswa aktif FEB UNIMA dengan total populasi sebesar 280 orang. Sebanyak 74 responden dianggap layak setelah serangkaian skrining yang bertujuan untuk menghilangkan bias dalam penelitian ini. Selanjutnya, data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, regresi linier berganda, uji t, dan uji F dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara bersama-sama (simultan), variabel penguasaan teknologi, keaktifan berorganisasi, dan adaptabilitas memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja mahasiswa. Namun, ketika dianalisis secara parsial, penguasaan teknologi tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kesiapan kerja, sementara keaktifan berorganisasi dan adaptabilitas terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan dalam meningkatkan kesiapan kerja mahasiswa FEB UNIMA. Dengan demikian, perlu dorongan bagi mahasiswa untuk bersikap proaktif dalam melibatkan diri dalam organisasi sebagai wadah untuk belajar dan mempersiapkan diri dalam dunia kerja yang penuh dinamika This study was conducted to explain the extent to which technological mastery, organizational participation, and adaptability affect the work readiness of FEB UNIMA students. The approach used in this study is a quantitative approach, with data collection through questionnaires distributed to active students of FEB UNIMA, with a total population of 280 people. A total of 74 respondents were considered eligible after a series of screenings aimed at eliminating bias in this study. Furthermore, the collected data were analyzed using validity and reliability tests, multiple linear regression, t-test, and F-test with the help of SPSS software. The results showed that together (simultaneously), the variables of mastery of technology, organizational activeness,and adaptability have a positive and significant influence on student work readiness. However, when analyzed partially, mastery of technology does not have a significant effect on work readiness, while organizational activeness and adaptability are proven to have a positive and significant influence on increasing the work readiness of FEB UNIMA students. Thus, it is necessary to encourage students to be proactive in involving themselves in organizations as a forum for learning and preparing themselves in a dynamic world of work                
Dinamika Proses Manajemen Kinerja dalam Perspektif Organisasi:: Analisis terhadap Penetapan, Evaluasi, dan Pengembangan Kinerja Nur Laelalistiani; Marhamatu Saadiah; Machdum Bachtiar
Manajemen dan Kewirausahaan Vol. 7 No. 1 (2026): Manajemen dan Kewirausahaan
Publisher : Manajemen FEB Unima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/mk.v7i1.13372

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika proses manajemen kinerja dalam perspektif organisasi dengan menitikberatkan pada aspek penetapan tujuan, evaluasi kinerja, dan pengembangan kinerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan (library research) dengan mengkaji berbagai literatur ilmiah yang relevan terkait konsep, teori, dan praktik manajemen kinerja dalam organisasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa manajemen kinerja merupakan proses yang sistematis dan berkelanjutan yang mencakup tahap perencanaan, pemantauan, evaluasi, serta pengembangan sumber daya manusia dalam satu siklus manajerial yang terpadu. Penetapan tujuan yang jelas, terukur, dan selaras dengan visi organisasi menjadi dasar dalam mengarahkan aktivitas kerja serta meningkatkan efektivitas pencapaian target. Evaluasi kinerja berperan sebagai mekanisme pengendalian dan refleksi organisasi untuk menilai pencapaian kerja serta mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki. Selanjutnya, pengembangan kinerja menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kompetensi, motivasi, produktivitas, serta daya saing organisasi. Implementasi manajemen kinerja yang efektif memerlukan pendekatan yang adaptif, partisipatif, dan berbasis data agar mampu menjawab berbagai tantangan organisasi yang dinamis. Dengan demikian, manajemen kinerja memiliki peran penting dalam mendukung pencapaian tujuan organisasi secara optimal, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas kinerja sumber daya manusia. This study aims to analyze the dynamics of the performance management process from an organizational perspective by focusing on goal setting, performance evaluation, and performance development. The research uses a library research approach by examining various relevant academic literature related to concepts, theories, and practices of performance management in organizations. The results of the study indicate that performance management is a systematic and continuous process that includes planning, monitoring, evaluation, and human resource development within an integrated managerial cycle. Clear and measurable goal setting that aligns with the organization’s vision becomes the foundation for directing work activities and improving the effectiveness of achieving organizational targets. Performance evaluation serves as a mechanism for organizational control and reflection to assess work achievements and identify areas that require improvement. Furthermore, performance development becomes a strategic step in enhancing competence, motivation, productivity, and organizational competitiveness. The effective implementation of performance management requires adaptive, participatory, and data-driven approaches to address the dynamic challenges faced by organizations. Therefore, performance management plays an important role in supporting the achievement of organizational goals optimally, sustainably, and with a strong orientation toward improving the quality of human resource performance.
Isu-Isu Kontemporer Dalam Dunia Kerja Ridwan Nugraha; Nia Pratiwi; Machdum Bachtiar
Manajemen dan Kewirausahaan Vol. 7 No. 1 (2026): Manajemen dan Kewirausahaan
Publisher : Manajemen FEB Unima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/v7i1.13383

Abstract

Perubahan dunia kerja modern ditandai oleh perkembangan teknologi digital, globalisasi ekonomi, serta dinamika hubungan industrial yang semakin kompleks. Berbagai isu kontemporer seperti outsourcing, kecerdasan buatan, otomatisasi, model kerja fleksibel dan hybrid, pemutusan hubungan kerja (PHK), serta sistem kompensasi menjadi faktor penting dalam pengelolaan sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai isu kontemporer dalam dunia kerja serta dampaknya terhadap organisasi dan tenaga kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai jurnal ilmiah, regulasi ketenagakerjaan, serta hasil penelitian terdahulu yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa outsourcing memberikan efisiensi operasional bagi perusahaan namun berpotensi menimbulkan ketidakpastian kerja bagi pekerja. Perkembangan kecerdasan buatan dan otomatisasi meningkatkan produktivitas sekaligus memunculkan tantangan baru berupa perubahan struktur pekerjaan. Model kerja fleksibel dan hybrid memberikan keseimbangan kerja dan kehidupan pribadi, tetapi membutuhkan adaptasi kepemimpinan dan komunikasi organisasi. Selain itu, meningkatnya kasus pemutusan hubungan kerja berdampak pada kesejahteraan ekonomi dan mental pekerja, sementara sistem kompensasi yang adil menjadi faktor penting dalam meningkatkan motivasi dan produktivitas kerja. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan organisasi dan regulasi pemerintah yang adaptif untuk menciptakan keseimbangan antara efisiensi bisnis dan perlindungan tenaga kerja. Changes in the modern workplace are characterized by the development of digital technology, economic globalization, and increasingly complex industrial relations dynamics. Contemporary issues such as outsourcing, artificial intelligence, automation, flexible and hybrid work models, layoffs, and compensation systems are becoming crucial factors in human resource management. This study aims to analyze contemporary issues in the workplace and their impact on organizations and the workforce. The research method used is a literature review, reviewing various scientific journals, labor regulations, and relevant previous research. The study's findings indicate that outsourcing provides operational efficiency for companies but has the potential to create job insecurity for workers. Developments in artificial intelligence and automation increase productivity while simultaneously presenting new challenges in the form of changes in job structures. Flexible and hybrid work models provide work-life balance but require adaptations in leadership and organizational communication. Furthermore, the increasing number of layoffs impacts workers' economic and mental well-being, while a fair compensation system is a crucial factor in increasing motivation and productivity. Therefore, adaptive organizational policies and government regulations are needed to strike a balance between business efficiency and employee protection.  
Pengembangan Kepemimpinan Ummu Salamah; Adhika Abdu Nuryanditra; Firda Hidayah; Machdum Bachtiar
Manajemen dan Kewirausahaan Vol. 7 No. 1 (2026): Manajemen dan Kewirausahaan
Publisher : Manajemen FEB Unima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/v7.i1.13392

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan kepemimpinan berbasis self-awareness, integritas, dan soft skills dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan menelaah berbagai sumber literatur ilmiah yang relevan, seperti buku, jurnal ilmiah, serta publikasi akademik yang berkaitan dengan pengembangan kepemimpinan dan manajemen sumber daya manusia. Hasil kajian menunjukkan bahwa self-awareness dan self-esteem menjadi fondasi psikologis yang penting dalam membentuk karakter pemimpin yang reflektif, percaya diri, dan bertanggung jawab. Pemimpin yang memiliki kesadaran diri yang baik mampu memahami kekuatan dan keterbatasan dirinya serta menjalankan peran kepemimpinan secara lebih efektif. Selain itu, etika dan integritas memiliki peran penting dalam membangun kepercayaan, meningkatkan kredibilitas pemimpin, serta menciptakan budaya organisasi yang sehat dan berkelanjutan. Penguatan soft skills yang meliputi kecerdasan intelektual (IQ), kecerdasan emosional (EQ), kecerdasan spiritual (SQ), kecerdasan menghadapi kesulitan (AQ), serta kemampuan interpersonal turut mendukung efektivitas kepemimpinan secara holistik. Selain itu, strategi seperti coaching, mentoring, adaptabilitas, dan pembelajaran berkelanjutan menjadi faktor penting dalam memastikan keberlanjutan pengembangan kepemimpinan di tengah dinamika organisasi. Integrasi aspek-aspek tersebut berkontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas SDM yang tangguh, inovatif, dan berdaya saing.   This study aims to analyze leadership development strategies based on self-awareness, integrity, and soft skills in improving the quality of human resources (HR). The study uses a library research method by reviewing various relevant academic sources, including books, scholarly journals, and other scientific publications related to leadership development and human resource management. The findings reveal that self-awareness and self-esteem function as essential psychological foundations in developing reflective, confident, and responsible leaders. Leaders who possess strong self-awareness are better able to understand their strengths, limitations, and leadership roles within an organization. In addition, ethics and integrity play a crucial role in fostering trust, strengthening credibility, and creating a healthy organizational culture. The development of soft skills, which include intellectual intelligence (IQ), emotional intelligence (EQ), spiritual intelligence (SQ), adversity intelligence (AQ), and interpersonal competence, contributes to holistic leadership effectiveness. Furthermore, strategies such as coaching, mentoring, adaptability, and continuous learning are vital for sustaining leadership development in a dynamic organizational environment. These strategies support leaders in responding effectively to organizational challenges and changes. Overall, the integration of self-awareness, integrity, and soft skills significantly contributes to strengthening the capacity of human resources to become resilient, innovative, and competitive in achieving organizational goals.  
Pengembangan Karir dan Manajemen Talenta di Era Modern Humairoh, Hasna; Suryaningtias, Nafisa Dwi; Nufus, Mufidah Hayati; Bachtiar, Machdum
Manajemen dan Kewirausahaan Vol. 7 No. 2 (2026): Manajemen dan Kewirausahaan
Publisher : Manajemen FEB Unima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/pt72fm62

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pengembangan karier dan manajemen talenta dalam meningkatkan kinerja serta retensi karyawan dalam organisasi. Pengelolaan sumber daya manusia yang efektif menjadi faktor kunci dalam menghadapi dinamika lingkungan kerja yang semakin kompleks dan kompetitif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik studi literatur dari berbagai sumber ilmiah yang relevan, seperti jurnal, buku, dan hasil penelitian terdahulu. Hasil kajian menunjukkan bahwa manajemen talenta memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan kinerja karyawan, pengembangan kompetensi, serta keberlanjutan organisasi. Selain itu, perencanaan jalur karier dan suksesi yang sistematis mampu meningkatkan motivasi kerja dan keterlibatan karyawan. Program pengembangan kompetensi melalui pelatihan, mentoring, dan coaching terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan individu. Di sisi lain, strategi retensi yang tepat, seperti pemberian penghargaan dan lingkungan kerja yang kondusif, mampu mempertahankan talenta terbaik dalam organisasi. Dengan demikian, integrasi antara pengembangan karier dan manajemen talenta menjadi strategi penting dalam menciptakan organisasi yang adaptif, produktif, dan berdaya saing tinggi di era modern.   This study aims to analyze the role of career development and talent management in improving employee performance and retention within organizations. Effective human resource management has become a crucial factor in addressing increasingly complex and competitive work environments. The research employs a qualitative approach, utilizing a literature review method that draws from various relevant scientific sources, including journals, books, and previous studies. The findings indicate that talent management significantly influences employee performance, competency development, and organizational sustainability. Furthermore, a systematic career path and succession planning enhance employee motivation and engagement. Competency development programs, including training, mentoring, and coaching, are proven to be effective in improving individual capabilities. On the other hand, appropriate retention strategies, such as fair compensation and a supportive work environment, play an essential role in retaining top talent. Therefore, the integration of career development and talent management is a key strategy in building adaptive, productive, and competitive organizations in the modern era.