cover
Contact Name
Besty Afriandini
Contact Email
bestyafriandini24@gmail.com
Phone
+6285328540548
Journal Mail Official
jurnalciveng@ump.ac.id
Editorial Address
Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik dan Sains Universitas Muhammadiyah Purwokerto Jl. K. H. Ahmad Dahlan PO Box 202, Purwokerto 53182 Telp. 0281-636751 Ext.165
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
CIVeng : Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan
ISSN : 27748413     EISSN : 27748413     DOI : 10.30595/CIVENG
Core Subject : Engineering,
CIVeng (Civil Engineering) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan berkala oleh Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Sains Universitas Muhammadiyah Purwokerto yang memuat artikel-artikel hasil penelitian ilmiah serta gagasan atau terobosan baru dalam bidang Teknik Sipil meliputi bidang keairan, konstruksi atau struktur bangunan, transportasi, geoteknik, manajemen konstruksi, dan teknik lingkungan. CIVeng terbit dua kali setahun setiap bulan Januari dan Juli.
Articles 36 Documents
ANALISIS NILAI BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN (BOK) PADA GRAB CAR DI DAERAH PURWOKERTO Bagas Ady Haryanto; Sulfah Anjarwati
CIVeng: Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Vol 2, No 1 (2021): CIVENG VOLUME 2 NO.1 JANUARI 2021
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.175 KB) | DOI: 10.30595/civeng.v2i1.9880

Abstract

Tingginya pertumbuhan penduduk didaerah perkotaan memicu peningkatan aktivitas, salah satunya dalam bidang transportasi, semakin bertambahnya penduduk semakin meningkatkan mobilitas transportasi, dengan demikian keberadaan sarana dan prasarana serta kualitasnya akan menjadi sebuah kebutuhan. Dalam era modern seperti sekarang ini banyak moda transportasi yang berkembang dan bermunculan, salah satunya transportasi angkutan sewa khusus yaitu grab car.  Grab car merupakan angkutan sewa khusus dengan besaran tarif tercantum dalam aplikasi. Grab car menggunakan kendaraan sedan ataupun bukan sedan atau utility. Dengan kondisi yang ada maka perlu adanya perhitungan Biaya Operasional Kendaraan (BOK) dengan metode komponen biaya sesuai perhitungan biaya operasional kendaraan bagian I DPU Tahun 2005 dan metode wawancara. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa nilai biaya operasional kendaraan grab car di daerah purwokerto untuk kendaraan bukan sedan / utility sebesar Rp 41.472,37 per km dan nilai biaya operasional kendaraan grab car di daerah purwokerto untuk kendaraan sedan sebesar Rp 19.527,09 Per Km.
BIAYA KEMACETAN PADA KENDARAAN PRIBADI DI PURWOKERTO Juanita Juanita
CIVeng: Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Vol 1, No 1 (2020): CIVENG VOLUME 1 NO.1 JANUARI 2020
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.102 KB) | DOI: 10.30595/civeng.v1i1.9288

Abstract

Kemacetan di jalan raya akan mengakibatkan kerugian terkait pengeluaran bahan bakar, waktu tempuh dan lain lain. Biaya kerugian yang diakibatkan kemacetan dengan sepeda motor di Jl Raya Dukuhwaluh per trip sebesar Rp 119,5,- arah timur barat, dan arah barat timur Rp 65,-, sedangkan Jl. Kombas Suprapto Rp 112,6,- arah timur barat dan Rp 146,8,- arah barat timur. Biaya kerugian kemacetan dengan mobil di Jl Raya Dukuhwaluh per trip sebesar Rp 656.28,- arah timur barat, sedangkan arah barat timur Rp 929,73,-. Jl. Kombas Suprapto Rp 674,51,- arah timur barat dan Rp 710,97,- arah barat timur. Sedangkan dengan angkot biaya per trip Rp 4000,- Biaya kerugian akibat kemacetan pada kedua ruas jalan yaitu Jl Raya Dukuhwaluh dan Jl Kombas Suprapto dengan pemakaian kendaraan pribadi (sepeda motor dan mobil) lebih rendah dibandingkan penggunaan angkot dengan tarif flat
ANALISIS DAYA DUKUNG DAN PENURUNAN PONDASI TIANG BOR PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG K UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO Rizqa Zain; Amris Azizi; M. Agus Salim Al Fathoni
CIVeng: Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Vol 2, No 2 (2021): CIVENG VOLUME 2 NO.2 JULI 2021
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.347 KB) | DOI: 10.30595/civeng.v2i2.11057

Abstract

Pondasi merupakan bagian penting dari suatu bangunan sipil, pondasi sebagai dasar penahan beban terdasar dari suatu konstruksi. Pondasi bertugas meletakkan bangunan dan meneruskan beban bangunan atas ke dasar tanah yang cukup kuat mendukungnya. Tujuan dari penelitian ini untuk menghitung daya dukung dan penurunan tiang bor, dimana kapasitas daya dukung pondasi dihitung berdasarkan data SPT dengan menggunakan 2 Metode yaitu Metode Meyerhoff dan Metode Reese & Wright. Dari hasil Analisa dan perhitungan daya dukung tiang kedalaman 18 m, diameter d1 = 0,4m dan diameter d2 = 0,6m. Berdasarkan Metode Meyerhoff, daya dukung tiang tunggal (Qull) sebesar Qu1 = 902,674 ton dan Qu2 = 466,6 ton, sedangkan menggunakan Metode Reese & Wright daya dukung tiang tunggal (Qull) sebesar Qu1 = 474,884 ton dan Qu2 = 296,107 ton. Dari analisa data Shop Drawing dan As Built Drawing  dan perhitungan ulang beban aksial menggunakan Etabs 19, cek aman beban aksial yang di pikul oleh bore pile dengan Metode Meyerhoff maupun Metode Reese & Wright setelah dilakukan perbandingan dengan daya dukung izin tiap kelompok, seluruh pondasi tiang bor  mampu menahan beban yang bekerja diatasnya, sehingga pondasi dikategorikan aman (Qall > Pp). Perbandingan daya dukung ijin tiang sebesar 1:0,639. Penurunan pondasi yang terjadi pada setiap tiang dikatagorikan aman karena penurunan tidak lebih besar dari penurunan maksimum yang diizinkan.
ANALISIS PELAKSANAAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG K UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO Reszzah Maretnowati; Amris Azizi; Sulfah Anjarwati
CIVeng: Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Vol 1, No 2 (2020): CIVENG VOLUME 1 NO.2 JULI 2020
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.486 KB) | DOI: 10.30595/civeng.v1i2.9298

Abstract

Penelitian ini  di latar belakangi oleh adanya permasalahan apakah pelaksanaan K3 pada proyek Pembangunan Gedung K Universitas Muhammadiyah Purokerto sudah terlaksana sesuai dengan SOP perusahaan. PT Krakatau Indah selaku pelaksana proyek berkomitmen melindungi pekerjanya dari kecelakaan kerja dengan berpedoman pada SOP K3 perusahaan, tujuannya untuk mengetahui apakah pelaksanaan K3 sudah terlaksana sesuai dengan SOP perusahaan. Pelaksanaan K3 wajib dipatuhi dan dilaksanakan oleh pekerja demi mencegah kecelakaan kerja. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan alat ukur kuesioner dengan jumlah responden 48 pekerja finishing (pemasangan kusen ACP, pengecatan, dan curtain wall). Pengolahan data hasil kuisioner menggunakan program IBM SPSS Statistics 26 dan Microsoft Excel. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pelaksanaan K3 pada proyek Pembangunan Gedung K Universitas Muhammadiyah Purwokerto sudah dilaksanakan sesuai dengan SOP perusahaan (86,28%). Hasil tersebut didukung oleh beberapa faktor yaitu top management (85%), peraturan dan prosedur K3 (83,19%), komunikasi pekerja (87,81%), kopetensi pekerja (86,81%), lingkungan kerja (87,08%), kesehatan kerja (88,54%), dan kinerja pekerja (85,52%).
ANALISIS OPERASIONAL WADUK PANGSAR SOEDIRMAN UNTUK REDUKSI PENINGKATAN SEDIMEN MASUK Teguh Marhendi
CIVeng: Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Vol 3, No 1 (2022): CIVENG VOLUME 3 NO.1 JANUARI 2022
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (966.428 KB) | DOI: 10.30595/civeng.v3i1.12810

Abstract

Perkembangan peningkatan sedimentasi yang masuk Waduk Pangsar Soedirman sejak tahun 1989 hingga tahun 2018 sudah mencapai 77% atau sekitar 114 juta m³. Beberapa pemicu peningkatan sedimentasi  di Waduk Pangsar Soedirman antara lain perubahan penggunaan lahan di Daerah Aliran Sungai bagian hulu dan faktor kelerengan lahan. Peningkatan sedimentasi ini mendorong pihak pengelola Waduk Pangsar Soedirman untuk melakukan upaya mengurangi peningkatan sedimentasi yang masuk ke waduk. Kegiatan Flushing menjadi salah satu upaya yang rutin dilakukan sepanjang tahun dengan jumlah yang bervariasi antara 2 hingga 30 kali dalam  setahun. Penelitian ini bertujuan untuk  menganalisis efektivitas flushing dalam upaya reduksi sedimentasi terhadap valume air waduk yang terbuang saat pelaksanaan. Data penelitian berupa data Sedimen dan data Flushing Waduk Mrica periode tahun 1992-2018. Hasil analisis menunjukkan bahwa  jumlah total sedimentasi yang terbuang selama ini dari tahun 1992-2018 sebesar 13.058.611,99 m3 atau 3,327 % dari total air dan sedimen yang terbuang saat flushing. Sedangkan volume air yang terbuang sebesar 379.389.296,00 m3 atau 96,673 % atau efektivitas penggunaan model flushing terhadap reduksi peningkatan sedimen sebesar 3,44 %.
ANALISIS DESAIN ULANG PELAT LANTAI DENGAN METODE FLAT SLAB (Studi Kasus: Gedung Puskesmas Jatilawang, Kecamatan Jatilawang) Raharjo, Setiyo; Afriandini, Besty; Marhendi, Teguh
CIVeng: Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Vol. 3 No. 2 (2022): CIVENG VOLUME 3 NO.2 JULI 2022
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/civeng.v3i2.12930

Abstract

Menurut SNI 2847:2013, ada jenis pelat lantai yang langsung didukung oleh kolom dengan atau tanpa penebalan pelat di atas kolom (drop panel) yang dikenal dengan plat cendawan (flat slab). Struktur flat slab merupakan konstruksi plat beton bertulang tanpa balok, dengan dilakukan penebalan di sekitar kolom yang disebut droppanel. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa dimensi struktur plat lantai dengan metode flat slab berdasarkan perencanaan yang berlaku di Indonesia yaitu, SNI 2847:2013, PPURG 1987 dan SNI 03-1726-2012 dan apakah metode tersebut aman dilakukan dalam menahan lendutan dan gaya geser pada perencanaan plat lantai di gedung Puskesmas PONED Jatilawang. Metode yang digunakan untuk menghitung perencanaan flat slab adalah metode kuantitatif. Hasil analisis perhitungan premilinary desain yaitu ketebalan flat slab pelat lantai 1 adalah 150 mm, pelat lantai atap adalah 100 mm dan droppanel adalah 100 mm. Hasil kontrol desain berupa lendutan pada pelat lantai 1,649 cm dan pelat lantai atap 1,08 cm, pelat dapat menahan gaya geser dan tidak membutuhkan tulangan geser.
Analisis Dilatasi pada Bangunan Tak Beraturan Tipe L (Studi Kasus : Proyek Pembangunan Gedung Tower dan Multazam Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gombong) Hanif Muhammad Ihsaan; Arif Kurniawan Suksmono; Mukti Agung Wibowo
CIVeng: Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Vol. 7 No. 1 (2026): CIVENG VOLUME 7 NO.1 JANUARI 2026
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/civeng.v7i1.21736

Abstract

Gempa bumi merupakan peristiwa yang sering terjadi di Indonesia. Akibat dari gempa bumi tersebut adalah terjadinya getaran searah horizontal pada permukaan tanah. Maka itu perlu ditambahkannya beban gempa untuk memperkuat struktur tersebut. Selain itu, dilatasi juga menjadi salah satu cara untuk meminimalisir dampak dari gempa bumi tersebut. Namun bagaimana jika jarak dilatasi yang direncanakan berbeda dengan yang dilaksanakan di lapangan. Metode peneilitan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Metode ini akan dibantu dengan softwere ETABS Versi 20 yang digunakan untuk melakukan pemodelan struktur dan menganalisis prilaku struktur dari pemodelan yang sudah dibuat terhadap secara akurat. Selain itu hasil dari analisis struktur tersebut menggunakan softwere ETABS bisa dugunakan untuk menganalisis dilatasi dalam studi kasus di proyek penelitian ini.Nilai simpangan antar lantai terbesar pada arah X dan arah Y di gedung Tower adalah 64,889mm dan 67,494mm, di gedung Multazam 1 adalah 48,889mm dan 47,407mm, dan di gedung Multazam 2 adalah 47,110mm dan 47,131mm. Hasil dari jarak dilatasi terhadap struktur yang ditinjau (Tower dan Multazam 1) adalah 60mm pada perencanaan dan 150mm pada pelaksanaan. Nilai simpangan terbesar pada struktur yang ditinjau (Tower dan Multazam 1) pada arah X dan arah Y adalah 64,889mm dan 67,494mm. Berdasarkan nilai simpangan terbesar tersebut didapatkan jarak dilatasi sebesar 132,383mm, dimana jarak dilatasi tersebut lebih besar dari jarak dilatasi rencana (tidak aman) dan lebih kecil dari jarak dilatasi pelaksanaan (aman)
Analisis Keseimbangan Air Irigasi Untuk Kesesuaian Pola Tanam Padi Daerah Irigasi Baturraden Vanda Nahdlia Islamy; Teguh Marhendi; M. Agus Salim Al Fathoni
CIVeng: Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Vol. 7 No. 1 (2026): CIVENG VOLUME 7 NO.1 JANUARI 2026
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/civeng.v7i1.26462

Abstract

Indonesia sebagai negara agraris sangat bergantung pada sektor pertanian, khususnya komoditas padi yang memerlukan pasokan air irigasi yang stabil. Salah satu permasalahan utama yang dihadapi adalah ketidakseimbangan air, terutama pada musim kemarau, di mana kebutuhan air pertanian sering kali melebihi debit air yang tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keseimbangan antara ketersediaan air dan kebutuhan air irigasi, serta mengevaluasi kesesuaian pola tanam padi berdasarkan debit andalan di Daerah Irigasi Muntu, Desa Kemutug Lor, Kecamatan Baturraden. Metode F.J. Mock digunakan untuk menghitung ketersediaan air, sedangkan kebutuhan air dihitung menggunakan perangkat lunak Cropwat 8.0 dengan pendekatan Penman-Monteith. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat defisit air pada bulan-bulan kering, yang berpengaruh terhadap efektivitas distribusi irigasi. Oleh karena itu, diperlukan strategi penyesuaian pola tanam berbasis keseimbangan air agar efisiensi penggunaan air meningkat dan seluruh lahan pertanian dapat terairi secara optimal. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi petani dan pengelola irigasi dalam menyusun strategi pengelolaan air yang efisien dan sesuai dengan kondisi nyata di lapangan, serta dapat diterapkan pada wilayah lain dengan karakteristik hidrologi yang serupa
Analisis Kondisi dan Pemetaan Kerusakan Jalan Berbasis Sistem Informasi Geografis Ruas Jalan Ijo - Jatijajar Kebumen Nelly Suhayutianlin; Sulfah Anjarwati; Cremona Ayu Novita Sari
CIVeng: Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Vol. 7 No. 1 (2026): CIVENG VOLUME 7 NO.1 JANUARI 2026
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/civeng.v7i1.26882

Abstract

Jalan Ijo – Jatijajar Kebumen termasuk dalam daerah yang rawan bencana banjir, dikarenakan daerah tersebut berada di dataran rendah sehingga rentan terjadi banjir apabila intensitas curah hujan tinggi. Selain itu jalan tersebut juga dilewati kendaraan baik kendaraan ringan maupun kendaraan berat. Hal tersebut yang menyebabkan kerusakan di beberapa ruas jalan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memodelkan kerusakan jalan pada ruas jalan Ijo – Jatijajar Kebumen dengan Sistem Informasi Geografis (SIG) serta menilai kondisi kerusakan jalan dengan metode Surface Distress Index (SDI). Metode penelitian ini menggunakan metode  Surface Distress Index (SDI) dan metode Sistem Informasi Geografis (SIG). Berdasarkan hasil analisa, penelitian ini dilakukan sepanjang 9,25 km yang memiliki kerusakan sedang maupun rusak ringan. Hasil penelitian ini terdapat jalan dengan kondisi baik dengan persentase sebesar 91%, kondisi sedang dengan persentase sebesar 8%, kondisi rusak ringan dengan persentase sebesar 1%. Berdasarkan hasil analisis diperoleh rata-rata nilai SDI pada ruas Jalan Ijo – Jatijajar Kebumen sebesar 13,49 dengan kondisi “Baik”. Dari hasil pemetaan menggunakan Arcgis 10.8 didapat jenis informasi dalam data koordinat kerusakan yang mana terdapat 135 titik kerusakan lubang dengan persentase sebesar 61%, 73 titik kerusakan retak dengan persentase sebesar 32%, dan 15 titik kerusakan kedalaman bekas roda dengan persentase 7%.
Analisis Pengaruh Stabilisasi Kapur Terhadap Nilai CBR pada Subgrade Jalan Perumahan Mentas Gemilang Residence Kecamatan Tenjo, Bogor Siska Dewi; Aristya Hartanto; Dhika Bagus; Muhamad Hassan; Nawan; Rani Ulpa; Herdiansah; Asep Maulana
CIVeng: Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Vol. 7 No. 1 (2026): CIVENG VOLUME 7 NO.1 JANUARI 2026
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/civeng.v7i1.27277

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penggunaan kapur terhadap peningkatan nilai CBR (California Bearing Ratio) pada tanah dasar (subgrade) di wilayah Perumahan Mentas Gemilang Residence, Kecamatan Tenjo, Bogor. Sampel tanah diambil dari kedalaman 0,00 – 0,050 meter, kemudian diuji dalam kondisi alami atau tanah asli serta ditambahkan kapur sebanyak 3%, 6%, dan 9% dari berat keringnya. Berdasarkan hasil pengujian komposisi kapur 6% menghasilkan peningkatan nilai CBR soaked yang paling tinggi, dari 4,5% (Tanah asli) menjadi 7,35%, serta penurunan nilai potensi pengembangan (swelling) dari 1,35% menjadi 0,035%. Penambahan kapur diatas 6% tidak memberikan peningkatan lebih lanjut, bahkan cenderung menurunkan nilai CBR. Hasil ini menunjukan bahwa kadar kapur 6% merupakan titik optimum dalam upaya stabilisasi dilokasi tersebut.

Page 3 of 4 | Total Record : 36