cover
Contact Name
Anak Agung Eka Suwarnata
Contact Email
agrisintech.fpunb@gmail.com
Phone
+6285237240748
Journal Mail Official
agrisintech.fpunb@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Pertanian, Universitas Nusa Bangsa, Jalan K.H. Sholeh Iskandar Km.4, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, 16166
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Agrisintech (Journal of Agribusiness and Agrotechnology)
ISSN : 27218597     EISSN : 27218589     DOI : https://doi.org/10.31938/agrisintech
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Agrisintech merupakan jurnal ilmiah yang menerima karya ilmiah dalam Rumpun Ilmu dengan kategori: 1. Sub Rumpun Ilmu Pertanian dan Perkebunan Sosiologi dengan bidang Ilmu Tanah, Holtikultura, Ilmu Hama dan Penyakit Tanaman dan Perkebunan, Perkebunan, Pemuliaan Tanaman dan bidang pertanian dan perkebunan lain yang belum tercantum. 2. Sub Rumpun Teknologi dalam Ilmu Tanaman dengan bidang ilmu Teknologi Industri Pertanian, Teknologi Hasil Pertanian, Teknologi Pertanian, Teknologi Pasca Panen,Teknologi Perkebunan, Bioteknologi Pertanian dan Perkebunan, Ilmu Pangan, dan Bidang Teknologi dalam Ilmu Tanaman yang belum tercantum. 3. Sub Rumpun Ilmu Sosiologi Pertanian dengan bidang ilmu Sosial Ekonomi Pertanian, Ekonomi Pertanian, Sosiologi Pedesaan, Agribisnis, Penyuluh Pertanian, dan Bidang Sosiologi Pertanian lain yang belum tercantum.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 1 (2024): April" : 5 Documents clear
Karakter Fisik Umbi Beberapa Varietas Bawang Merah (Allium ascaloncium L.) Widiayani, Nuniek; Syam'un, Elkawakib; Dariati, Tigin; Iswoyo, Hari; Dungga, Novaty Eny; Faried, Muhammad
Agrisintech (Journal of Agribusiness and Agrotechnology) Vol 5 No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Nusa Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31938/agrisintech.v5i1.598

Abstract

This study aimed to analyze the various physical characteristics of the bulbs of several shallot varieties, which are widely developed in Indonesia. The various characteristics of shallot bulbs are essential to know. This research was conducted from May to June 2023 at the Teaching Farm, Faculty of Agriculture, Hasanuddin University, Makassar, South Sulawesi. The study was arranged in a randomized block design (RBD). Seven varieties of onions are the object of research namely Sanren F1 F1, Lokana, Rubaru, Ambassador 3 Agrihorti, Violetta 2 Agrihorti, Kramat 1 1, dan Mentes . Sampling was done randomly on each treatment plot. The number of bulbs sampled was 5 per variety in each replication. The parameters observed included equatorial diameter (cm), polar diameter (cm), bulb thickness (cm), average geometric diameter (cm), average arithmetic diameter (cm), bulb weight (g), and bulb volume (cm3), and shape index, then those parameters are calculated using formulas. The Lokana variety has the largest bulb size compared to other varieties. In general, the seven shallot varieties had equatorial diameters ranging from 2.03 to 3.02 cm, polar diameters ranging from 2.51 to 3.12 cm, bulb thickness ranging from 2.25 to 2.73 cm, bulb weights ranging from 6. 30 – 14.36 g, the volume between 7.60 – 26.27 cm3, geometric diameter between 2.29 – 2.95 cm, arithmetic diameter between 2.29 – 2.96 cm. The Lokana variety has greater physical characteristics than other varieties. Penelitian mengenai karakter fisik umbi bawang merah masih sangat terbatas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis berbagai karakter fisik dan geometrikal umbi beberapa varietas bawang merah yang banyak dikembangkan di Indonesia. Berbagai karakter dari umbi bawang merah menjadi penting untuk diketahui. Penelitian ini dilaksanakan bulan Mei hingga Juni 2023, di Teaching Farm, Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, pada ketinggian 9 mdpl.  Penelitian disusun dalam rancangan acak kelompok (RAK). Tujuh varietas bawang yang menjadi objek penelitian yaitu Sanren F1 F1, Lokana, Rubaru, Ambassador 3 Agrihorti, Violetta 2 Agrihorti, Kramat 1 1, dan Mentes. Pengambilan sampel dilakukan secara acak pada setiap petakan perlakuan. Jumlah umbi yang dijadikan sampel sebanyak 5 buah per varietas pada setiap ulangan. Parameter yang diamati meliputi diameter equitorial (cm), diameter polar (cm), tebal umbi (cm), rata-rata diameter geometrik (cm), rata-rata diameter aritmetika (cm), bobot umbi (g), volume umbi (cm3), dan indeks bentuk, lalu parameter tersebut dihitung menggunakan rumus. Varietas Lokana memiliki ukuran umbi yang paling besar, dibandingkan varietas lainnya. Tujuh varietas bawang merah memiliki diameter equitorial berkisar antara 2,03 – 3,02 cm, diameter polar antara 2,51 – 3,12 cm, ketebalan umbi antara 2,25 – 2,73 cm, bobot umbi antara 6,30 – 14,36 g, volume antara 7,60 – 26,27 cm3, diameter geometrik antara 2,29 – 2,95 cm, diameter aritmetik antara 2,29 – 2,96 cm. Varietas Lokana memiliki karakter fisik yang lebih besar dibandingkan varietas lainnya.
Peran Kelompok Tani Terhadap Peningkatan Hasil Produksi Kelapa Sawit di Desa Pasir Emas Hidayat, Mastur Arif; Sayekti, Agatha Ayiek Sih; Nurjanah, Danik
Agrisintech (Journal of Agribusiness and Agrotechnology) Vol 5 No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Nusa Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31938/agrisintech.v5i1.604

Abstract

This research aims to determine external and internal factors on palm oil production results and determine the role of farmer groups in palm oil production activities. The research location was determined deliberately in Pasir Emas Village, Singingi District, Kuantan Singingi Regency, Riau Province. The sampling method used was the purposive sampling method with the number of samples taken in this research being 32 respondents who were members of farmer groups. The data analysis method used in this research is a quantitative descriptive method with multiple linear regression analysis. The results of the research show that the role of farmer groups, business experience, farming and fertilizer use inputs equally influence coconut production results. Only the fertilizer input variable has a significant influence partially on production yield variables. The role of farmer groups is as a liaison between farmers and KUDs and groups also play a role as implementers of activities in the field Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor eksternal dan faktor internal terhadap hasil produksi kelapa sawit dan mengetahui peran kelompok tani dalam kegiatan produksi kelapa sawit. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara tertuju di Desa Pasir Emas Kecamatan Singingi Kabupaten Kuantan Singingi Provinsi Riau. Metode penentuan sampel yang digunakan yaitu metode purposive sampling dengan jumlah sample yang diambil pada penelitian ini adalah sebanyak 32 responden yang merupakan anggota kelompok tani. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukan peran kelompok tani, pengalaman berusaha, tani dan input penggunaan pupuk secara bersama sama berpengaruh terhadap hasil produksi kelapa. Secara parsial, hanya variabel input pupuk yang berpengaruh signifikan terhadap variabel hasil produksi. Peran kelompok tani adalah sebagai penghubung antara petani dengan KUD dan sebagai pelaksana kegiatan di lapangan.
Pengaruh Pupuk NPK dan ZPT Air Kelapa Terhadap Hasil Tanaman Pakcoy (Brassica rapa L.) Sintia, Ema; Sa'diyah, Halimatus
Agrisintech (Journal of Agribusiness and Agrotechnology) Vol 5 No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Nusa Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31938/agrisintech.v5i1.609

Abstract

Pakchoy or Brassica rapa L. is called a plant with a distinctive taste and high nutritional content. Pakchoy productivity is still experiencing a decline and is inversely proportional to the increase in demand for pakchoy products. The research was carried out with the aim of finding out the effect of applying NPK fertilizer and coconut water PGR on the yield of pak choy plants. This research used factorial completely randomized design with 2 factors namely NPK fertilizer doses (0 kg/ha; 150 kg/ha; 300 kg/ha; 450 kg/ha) and coconut water PGR concentrations (0%; 25%; 50%; 75 %). The significant interaction effect is in the leaf chlorophyll variable with the highest value at the NPK fertilizer dose of 300 kg/ha and the PGR concentration of 0% coconut water was 43.2 per mm2. The significant interaction effect was also shown in the dry weight variable with the highest value at the NPK fertilizer dose of 450 kg/ha and the PGR concentration of 0% coconut water of 14.5 g. NPK fertilizer has significant and very significant effect on the research variables with the best treatment of 450 kg/ha. The PGR of coconut water treatment had no significant effect on the research variables, except for the variable number of leaves with the highest average at a concentration of 0%. Pakcoy atau Brassica rapa L. disebut sebagai tanaman dengan cita rasa yang khas dan kandungan nutrisi tinggi. Produktivitas pakcoy masih mengalami penurunan dan berbanding terbalik dengan peningkatan permintaan produk pakcoy. Penelitian dilakukam dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi pupuk NPK dan ZPT air kelapa terhadap hasil tanaman pakcoy. Penelitian ini menggunakan rancangan faktorial RAL dengan 2 faktor berupa dosis pupuk NPK (0 kg/ha; 150 kg/ha; 300 kg/ha; 450 kg/ha) dan konsentrasi ZPT air kelapa (0%; 25%; 50%; 75%). Pengaruh interaksi nyata pada variabel klorofil daun dengan nilai tertinggi pada dosis pupuk NPK 300 kg/ha dan konsentrasi ZPT air kelapa 0% sebesar 43,2 per mm2. Pengaruh interaksi nyata juga ditunjukkan pada variabel berat kering dengan nilai tertinggi pada dosis pupuk NPK 450 kg/ha dan konsentrasi ZPT air kelapa 0% sebesar 14,5 g. Pupuk NPK berpengaruh nyata dan sangat nyata terhadap variabel penelitian dengan perlakuan terbaik 450 kg/ha. Perlakuan ZPT air kelapa tidak berpengaruh nyata terhadap variabel penelitian, kecuali terhadap variabel jumlah daun dengan rata-rata tertinggi pada konsentrasi 0%.
Karakteristik Fisik Edible Film Nanokomposit Berbasis Kitosan Dengan Penambahan Beeswax dan NP-ZnO Hutabarat, Friska Tania; Setyadi Gumaran; Utari, Ni Wayan Arya
Agrisintech (Journal of Agribusiness and Agrotechnology) Vol 5 No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Nusa Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31938/agrisintech.v5i1.613

Abstract

Chitosan, as one of the hydrophilic materials used in edible films, does not exhibit optimal properties when used as a single coating material. To enhance its effectiveness, this research explores the utilization of the hydrophobic lipid beeswax and antimicrobial nanoparticle ZnO (NP-ZnO) in the production of chitosan-based edible films. The study employed a completely randomized design (CRD) with variations in NP-ZnO concentration (1%, 2%, and 3%) and beeswax emulsi on at the same concentrations, resulting in nine treatment levels plus one control. The research findings indicate that the combination of beeswax and NP-ZnO significantly influences film characteristics. The film thickness ranged from 0.06 to 0.12 mm, while color change values  were between 75.63 and 77.06. However, the water vapor transmission rate ranged from 3.10 to 15.51 g/m2, and the tensile strength varied f rom 2.37 to 8.68 Mpa with film elongation ranging from 26.17% to 87.81%. FTIR analysis of the best sample revealed interactions between components B1Z1 in the film, as evidenced by the presence of O-H, C-H, C=C, C=O, C-N, and C-O groups. The research results demonstrate that the addition of beeswax and NP-ZnO has an impact on the chitosan-based nanocomposite film layer. Kitosan, sebagai salah satu bahan edible film yang memiliki sifat hidrofilik tidak optimal jika digunakan sebagai bahan pelapis tunggal. Untuk meningkatkan efektivitasnya, penelitian ini mengeksplorasi penggunaan lipid beeswax yang bersifat hidrofobikdan nanopartikel ZnO (NP-ZnO) yang mempunyai sifat antimikroba dalam pembuatan edible film berbasis kitosan. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan variasi konsentrasi NP-ZnO (1%, 2%, dan 3%) dan emulsi beeswax dengan konsentrasi yang sama sehingga menghasilkan sembilan taraf perlakuan ditambah satu kontrol.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi beeswax dan NP-ZnO secara signifikan memengaruhi karakteristik film. Ditemukan nilai ketebalan film berada pada 0,06 sampai 0,12 mm, sementara nilai perubahan warna berada pada angka 75,63 sampai 77,06. Meskipun demikian, laju transmisi uap air berada pada nilai 3,10 sampai 15,51 g/m2, dan didapatkan nilai kekuatan tarik dari 2,37 sampai 8,68 Mpa dengan elongasi film dari 26,17% sampai 87,81%. Analisis untuk FTIR menggunakan sampel terbaik dan menunjukkan adanya interaksi antara komponen B1Z1 dalam film, ditandai oleh adanya gugus O-H, C-H, C=C, C=O, C-N, dan C-O. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan beeswax dan NP-ZnO memberikan pengaruh terhadap lapisan film nanokomposit berbasis kitosan
Pendugaan Umur Simpan Kopi Bubuk Arabika Java Preanger Dengan Metode ASLT Model Arrhenius Aini, Nurul; Gumaran, Setyadi; Utari, Ni Wayan Arya
Agrisintech (Journal of Agribusiness and Agrotechnology) Vol 5 No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Nusa Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31938/agrisintech.v5i1.651

Abstract

West Java is famous for its specialty coffee named Java Preanger arabica, which is including in the specialty category with an excellent title. To maintain its superior taste quality, special treatment in necessary to preserve the coffee quality. As time passes, the quality of coffee tend to decline, hence the need to evaluate its shelf life estimation to determine the optimal consumption period. To uphold product quality, its crucial to use appropriate packaging and ensure suitable storage temperatures. This research aims to estimate the shelf life of powdered coffee based on its moisture content using the ASLT Arrhenius model, as well as to evaluate the most effective packaging type in preserving coffee quality during storage. The research findings indicate the moisture content increase and coffee quality deteriorates with storage. Coffee packaged in kraft foil has a maximum shelf life of 96 days 35˚C, 96 days at 45˚C, 94 days at 55˚C, and 96 days at room temperature. Therefore, kraft foil packaging is the optimal choice for maintaining the quality of powdered coffee. Jawa Barat terkenal dengan kopi khasnya, yakni Arabika Java Preanger yang mendapatkan predikat excellent dalam kategori specialty. Untuk mempertahankan kualitas citarasa yang unggul, perlakuam khusus diperlukan agar mutu kopi tetap terjaga. Seiring berjalannya waktu, kualitas kopi cenderung menurun sehingga estimasi umur simpannya perlu dievaluasi untuk menentukan waktu optimal konsumsi. Untuk menjaga kualitas produk, penting untuk menggunakan kemasan yang tepat dan memperhatikan suhu penyimpanan yang sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk memperkirakan umur simpan kopi bubuk berdasarkan kadar air dengan menggunakan metode ASLT model Arrhenius, serta mengevaluasi jenis kemasan yang paling efektif dalam menjaga mutu kopi selama proses penyimpanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar air meningkat dan kualitas mutu kopi menurun seiring dengan penyimpanan. Kemasan kopi dengan kraft foil memiliki umur simpan maksimum selama 96 hari pada suhu 35˚C, 95 hari pada suhu 45˚C, 94 hari pada suhu 55˚C, dan 96 hari pada suhu ruangan. Oleh karena itu, kemasan kraft foil merupakan pilihan optimal untuk menjaga kualitas mutu kopi bubuk.

Page 1 of 1 | Total Record : 5