cover
Contact Name
Noor Hasanah
Contact Email
enhasanah@uin-antasari.ac.id
Phone
+6281255123605
Journal Mail Official
enhasanah@uin-antasari.ac.id
Editorial Address
https://jurnal.uin-antasari.ac.id/index.php/tiftk/about/editorialTeam
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam
ISSN : 2579714X     EISSN : 28295919     DOI : -
Jurnal Tarbiyah Islamiyah adalah jurnal yang memuat artikel Pendidikan Agama Islam baiak berupa hasil penelitian atau hasil kajian tentang Pendidikan Agama Islam dan kajian Agama Islam umum
Articles 340 Documents
Urgensi Kompetensi Kepribadian Guru dalam Sistem Pendidikan Perspektif Hadits Nabawi Muhammad Irwansyah; Melda Diana Nasution; Afrida Afrida
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 9, No 2 (2019): Juli - Desember
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (799.578 KB) | DOI: 10.18592/jt ipai.v9i2.3421

Abstract

Kompetensi kepribadian guru merupakan bekal utama dalam menjalankan tugasnya secara profesional. Guru seharusnya memeiliki kompetensi kepribadian, yang diantaranya memiliki kerpibadian yang mantap, stabil, dewasa, arif, berwibawa, berakhlak mulia, dan teladan. Dalam hadis-hadis Rasulullah shallaallahu `alaihi wa sallam banyak membahas tentang sikap yang harus dimiliki seorang pendidik. Karena, pada hakikatnya Rasulullah diutus sebagai pendidik bagi umatnya, terutama dalam mendidik akhlak manusia. Rasulullah sendiri ialah seorang Nabi yang memiliki akhlak sempurna, sehingga setiap ucapan, tingkah laku serta kebiasaan Rasulullah menjadi hukum dan pedoman umat manusia setelah al-Quran.
PEMBELAJARAN PAI BERWAWASAN LINGKUNGAN HIDUP Muhdi Muhdi
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 5, No 1 (2015): Juni
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4042.317 KB) | DOI: 10.18592/jtipai.v5i1.1826

Abstract

Dalam dua dasawarsa terakhir ini, kita dihadapkan pada kenyataan bahwa lingkungan di negeri ini mengalami kerusakan yang semakin parah. Banjir, tanah longsor, dan kerusakan hutan menjadi masalah yang semakin luas dan dialami oleh banyak daerah di negeri ini. Berbagai bencana yang menimpa pendudukan baik desa maupun kota silih berganti terjadi. Semua itu menyisakan problem kemanusiaan yang mendalam, mulai dari ambruknya tempat tinggal, terhentinya aktivitas perekonomian, penyebaran penyakit menular yang cepat meluas, dan korban jiwa yang tidak saja dalam jumlah puluhan, ratusan bahkan ribuan. Memperhatikan berbagai fakta bencana yang terjadi, ternyata kenestapaan tersebut tidak melulu murni bencana alam seperti gunung meletus atau sunami, tetapi bencana yang muncul akibat perusakan alam yang dilakukan oleh manusia serakah yang tidak bertanggung jawab. Mempertimbangkan hal ini, langkah kuratif yang dilakukan pemerintah maupun pihak yang yang peduli tidak bisa tidak harus diikuti dengan langkah antisipatif lewat pendekatan budaya. Pendekatan budaya ini kurang lebihnya disetting dalam upaya internalisasi nilai-nilai sadar lingkungan lewat proses pendidikan. Tulisan ini bermaksud menguraikan konsep dasar persoalan ini dari arah pembelajaran PAI sebagai sarananya.Kata Kunci: Pembelajaran, PAI, Lingkungan
PROFESIONALISME GURU MENURUT ISLAM Abdul Khaliq
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 2, No 2 (2012): Desember
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.854 KB) | DOI: 10.18592/jtipai.v2i2.1876

Abstract

Salah satu faktor utama yang menentukan mutu pendidikan adalah guru, karena guru yang berada di garda terdepan dalam menciptakan kualitas sumber daya manusia. Guru dalam Islam sebagai pemegang jabatan profesional membawa misi ganda dalam waktu yang bersamaan, yaitu misi agama dan misi ilmu pengetahuan. Syarat profesionalisme guru sebagai pendidik dalam Islam adalah: (a) Sehat jasmani dan rohani; (b) Bertakwa; (c) Berilmu pengetahuan yang luas; (d) Berlaku adil; (e) Berwibawa; (f) Ikhlas; (g) Mempunyai Tujuan yang Rabbani; (h) Mampu Merencanakan dan Melaksanakan Evaluasi Pendidikan; dan (i) Menguasai Bidang yang ditekuni Kata Kunci: Profesionalisme, Guru, Islam
UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR AL QUR’AN HADIS MELALUI MEDIA PEMBELAJARAN GAME PUZZLE PADA MATERI KELESTARIAN LINGKUNGAN QS. AR RUUM : 41-42 PADA SISWA KELAS XII IPA MAN 3 BANJARMASIN TAHUN PELAJARAN 2019/2020 Lailatul Isnainah
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 10, No 2 (2020): Juli - Desember
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (30.173 KB) | DOI: 10.18592/jt ipai.v10i2.4453

Abstract

Kata Kunci : Media Pembelajaran Game Puzzle, Prestasi Belajar SiswaThe purpose of this study was to determine the increase in student achievement in the subject of Al Qur'an Hadith in MAN 3 Banjarmasin through the use of Puzzle Game learning media. This research method uses Classroom Action Research with two cycles with steps, namely planning, implementing action, observation and reflection. The subjects of this study were students of class XII IPA 1 at MAN 3 Banjarmasin in the 2019/2020 semester 1 (one) academic year, totaling 39 students, consisting of 11 male students and 28 female students. The data collected is the result of the observation of the implementation of learning and the test of learning outcomes. The data analysis used descriptive quantitative techniques. The results of the study stated that the learning outcomes with classical completeness in the first and second cycle meetings were an average of 87% for the written test and 82% for the practical test. Cycle II reaches an average of 100%. The data obtained show that the use of Puzzle Game learning media can improve student learning outcomes in the subject of Al Qur'an Hadith on environmental sustainability material QS. Ar Ruum: 41-42.Tujuan Penelitian ini adalah mengetahui peningkatan prestasi  belajar siswa pada mata pelajaran Al Qur’an Hadits  di MAN 3 Banjarmasin melalui penggunakan media pembelajaran Game Puzzle . Metode penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas dengan dua siklus dengan langkah yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XII IPA 1 pada MAN 3 Banjarmasin tahun pelajaran 2019/2020 semester 1 (satu) yang berjumlah 39 siswa, terdiri dari 11 siswa laki-laki dan 28 siswa perempuan. Data yang dikumpulkan adalah hasil observasi pelaksanaan pembelajaran dan tes hasil belajar. Analisis data menggunakan teknik kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian menyebutkan bahwa hasil belajar dengan ketuntasan klasikal siklus I pertemuan pertama dan kedua rata-rata 87 % untuk tes tertulis dan 82% untuk tes praktik. Siklus II mencapai rata-rata 100 % , Data-data yang diperoleh menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran Game Puzzle dapat meningkatkan prestasi  belajar siswa pada mata pelajaran Al Qur’an Hadits pada materi kelestarian lingkungan QS. Ar Ruum : 41-42.
PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN PADA MATA PELAJARAN FIQIH KELAS VIII DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI KELAYAN BANJARMASIN Aswan Aswan
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 4, No 2 (2014): Desember
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.707 KB) | DOI: 10.18592/jtipai.v4i2.1843

Abstract

Media pembelajaran adalah segala sesuatu yang bisa digunakan untuk menyalurkan pesan atau informasi sehingga dapat merangsang pikiran, perhatian, dan minat siswa untuk belajar dan mudah dalam memahami pelajaran. Hasil penelitian yang penulis lakukan dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran pada mata pelajaran fiqih kelas VIII di Madrasah Tsanawiyah Negeri Kelayan Banjarmasin cukup baik namun belum optimal karena terbatas pada media-media yang sudah ada saja seperti buku pelajaran dan papan tulis, media-media elektonik belum tersedia sepenuhnya. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan media pembelajaran fiqih tersebut adalah latar belakang pendidikan guru, pengalaman mengajar, pendidikan dan pelatihan/training profesi keguruan, dan fasilitas. Kata Kunci: Media, Pembelajaran, dan Fiqh
PENERAPAN DISIPLIN SISWA MELAKSANAKAN SHALAT DHUHA DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI 3 KOTA BANJARMASIN Surawardi Surawardi
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 9, No 1 (2019): Januari - Juni
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.161 KB) | DOI: 10.18592/jt ipai.v9i1.3096

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif dan dengan analisis deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik-teknik observasi, wawancara, doumentasi dan angket. Adapun teknik pengolahan data yang digunakan adalah editing, tabulating, interpretasi data, dan klasifikasi. Subjek dalam penelitian ini adalah Dewan Guru dan 100 orang siswa kelas VIII yang di jadikan sample penelitian. Objek dari penelitian ini adalah penerapan disiplin siswa melaksanakan shalat dhuha yang diterapkan oleh pihak sekolah dan langkah-langkah yang dilakukan sekolah dalam penerapan disiplin siswa melaksanakan shalat dhuha.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Penerapan disiplin siswa melaksanakan shalat dhuha secara berjamaah sangat efektif, terbukti dari antusias siswa dalam melaksanakan kegiatan shalat dhuha di sekolah. Melalui kegiatan shalat dhuha tersebut sebagian siswa sudah dapat berperilaku disiplin dan berperilaku baik. Jarang sekali ditemui siswa yang melanggar peraturan tata tertib di sekolah.Aspek-aspek kedisiplinan yang perlu ditanamkan pada siswa antara lain ketepatan waktu hadirnya ke sekolah, keaktifan hadir dalam pelajaran, kesiapan mengikuti pelajaran, sikap dan perhatian siswa dalam belajar, kepatuhan siswa mengerjakan tugas dan kebiasaan belajar dirumah. Dan penerapan disiplin siswa melaksanakan shalat dhuha yang sangat efektif itu tidak luput dari langkah-langkah yang dilakukan sekolah, yaitu motivasi, nasehat, keteladanan, pembiasaan, pengawasan, hukuman dan pemberian hadiah. Kata Kunci: Penerapan, Disiplin, Shalat Dhuha dan Madrasah Tsanawiyah
PENDIDIKAN KEAGAMAAN DI KALANGAN PENGEMIS DI BANJARMASIN TIMUR KOTA BANJARMASIN Murdan Murdan
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 6, No 1 (2016): Juni
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.635 KB) | DOI: 10.18592/jtipai.v6i1.1808

Abstract

Pendidikan keagamaan yang diberikan kepada para pengemis yang sering mangkal di pertigaan dan atau di perempatan jalan di kota Banjarmasin Timur Banjarmasin sudah cukup berhasil. Sedangkan bentuk pembinaan dilakukan dengan cara persuasip dan kerjasama dengan Dinas Sosial Kota Banjarmasin Bentuk pembinaan keagamaan yang diberikan kepada mereka adalah tentang pendidikan keimanan terutama berkenaan dengan materi rukun Iman dan rukun Islam, pendidikan shalat meliputi tata cara melaksanakan shalat, rukun dan syarat serta yang membatalkan shalat, pendidikan puasa dengan materi berkisar tentang syarat, rukun dan yang membatalkannya, pendidikan akhlak dengan membiasakan mengucap kalimat thayyibah seperti mengucap ”bismillah” ketika mengawali aktivitas dan mengucap alhamdulillah ketika mengakhiri aktivitas, mengucap ”istighfar” jika membuat kesalahan atau ada kekeliruan dan membiasakan mengucap ”salam” ketika bertemu dengan sesama muslim atau jika masuk dan atau keluar rumah dan pendidikan dalam membaca al-Qur’an. Kata kunci: pendidikan, keagamaan, pembinaan, kalimat thayyibah
NILAI-NILAI TOLERANSI DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (Studi pada SMP Negeri 1 Basarang di Kecamatan Basarang Kabupaten Kapuas) Rahma Fitri Awal
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 10, No 2 (2020): Juli - Desember
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (557.185 KB) | DOI: 10.18592/jt ipai.v10i2.5080

Abstract

Nilai-nilai toleransi yang dimiliki oleh seorang guru merupakan  peranan yang signifikan dalam membentuk sikap dan tingkah laku peserta didik termasuk diantaranya nilai-nilai toleransi.  Pembelajaran toleransi dalam Pendidikan Agama Islam  yang diterapkan oleh pendidik dalam pembelajaran yang diberikan kepada peserta didik  yang berbeda secara kultural mengarahkan atau mendorong peserta didik memiliki perasaan positif, mengembangkan konsep diri, mengembangkan toleransi dan mau menerima orang lain. Pentingnya nilai-nilai toleransi bagi peserta didik agar mereka menjadi pribadi yang toleran terhadap segala bentuk perbedaan.Hal inilah yang tampak pada perkembangan peserta didik di SMP Negeri 1 Basarang Kabupaten Kapuas. Peserta didik menunjukkan sikap saling tolong menolong terhadap sesama tanpa memandang suku, ras dan agama. Peserta didik juga saling menghargai satu dengan yang lain dalam hal menjalankan ibadah. Bahkan tak jarang mereka memiliki sahabat karib dari teman-temannya yang berbeda agama dan keyakinan. Sesuai pada tujuan untuk (1) menjelaskan nilai-nilai toleransi yang terkandung pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 1 Basarang Kabupaten Kapuas. (2) mendeskripsikan bentuk penanaman nilai-nilai toleransi pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 1 Basarang Kabupaten Kapuas.Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis metode kualitatif, hal tersebut sesuai data pada kehidupan nyata sebagai tempat kajiannya itu penulis melakukan penelitian langsung ke lokasi untuk mendapatkan dan mengumpulkan data. Penelitian lapangan mempunyai keuntungan karena lebih mendekati realitas sehingga hasilnya mencerminkan keadaan nyata. Pendekatan penelitian yang dilaksanakan di lapangan adalah meneliti masalah yang sifatnya kualitatif, yakni prosedur data penelitian yang menghasilkan data deskriptif  berupa kata-kata yang tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati. Dengan teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi.Hasil penelitian ini pemaparan tentang temuan-temuan yang peneliti peroleh melalui observasi, wawancara dan studi dokumen. Observasi dilakukan dengan cara mengadakan pengamatan secara langsung terhadap upaya guru PAI dalam menanamkan kan nilai-nilai toleransi  di SMP Negeri 1 Basarang, Penulis melakukan wawancara dengan mengadakan tanya-jawab secara langsung dan mendalam dengan beberapa informan yang terkait langsung maupun tidak langsung dalam penelitian ini, yakni; Guru PAI dan peserta didik SMP Negeri 1 Basarang. Adapun Simpulan bahwa Nilai-nilai toleransi pembelajaran PAI Toleransi di lingungan sekolah dalam kehidupan sehari-hari serta bentuk penanaman nilai-nilai toleransi dalam penanamkan pada saat pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Kegiatan pembelajaran dilaksanakan dengan tidak mengedapankan perbedaan, Siswa di dalam kelas saling menghargai satu sama lainnya. Menghargai dan menghormati perayaan hari besar keagamaan umat lain.
STUDI ISLAM DENGAN PENDEKATAN NORMATIF Aswan Aswan
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 3, No 1 (2013): Juni
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.859 KB) | DOI: 10.18592/jtipai.v3i1.1854

Abstract

Studi Islam dengan pendekatan normatif adalah suatu pendekatan yang memandang agama dari segi ajarannya yang pokok dan asli dari Tuhan yang didalamnya belum terdapat penalaran pemikiran manusia. Tetapi untuk memahaminya manusia tidak bisa lepas untuk menggunakan akal pikirannya. Alquran memberikan penghargaan yang tinggi terhadap akal. Banyak ayat Alquran yang mendorong manusia supaya berpikir dan mempergunakan akalnya dalam memahami segala ajaran atau wahyu yang diturunkan-Nya.Kata-kata yang dipakai dalam Alquran untuk menggambarkan perbuatan berpikir bukan hanya 'aqala, tetapi juga Nazara yang berarti melihat secara abstrak dalam arti berpikir dan merenungkan. Tadabbara yang berarti merenungkan. Tafakkara yang berarti berpikir. Faqiha yang berarti mengerti, faham. Tadzakkara yang berarti mengingat, memperoleh peringatan, mendapat pelajaran, memperhatikan dan mempelajari. Fahima yang berarti memahami.  Kata Kunci: Studi, Islam, Pendekatan, dan Normatif
PEMAHAMAN DA’IYAH KOTA BANJARMASIN TERHADAP HADIS MENCELA MAKANAN Noor Ainah
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 9, No 1 (2019): Januari - Juni
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (41.8 KB) | DOI: 10.18592/jt ipai.v9i1.3117

Abstract

Masalah ini diangkat karena kebiasaan masyarakat sekarang yang sering mencela makanan, sehingga enggan untuk memakan makanan tersebut. Oleh karena itu perlu diadakan penelitian. Permasalahan yang diteliti adalah bagaimana pemahaman da’iyah tentang hadis mencela makanan. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan gambaran tentang da’iyah kota Banjarmasin berkenaan dengan hadis mencela makananPenelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan fenomenologis. Dimana sejumlah data diperoleh dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Untuk memilih responden, peneliti menggunakan metode purpose sampling dengan menggunakan kriteria untuk membatasinya. Adapun yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah da’iyah yang berada di kota Banjarmasin. Sedangkan objeknya adalah pemahaman mereka tentang hadis mencela makanan.Setelah dilakukan penelitian dan analisis terhadap data-data yang didapatkan, maka dapat dinyatakan bahwa kualitas hadis mencela makanan adalah shahih dan hadis ini tidak ada sabab wurudnya dan juga tidak bertentangan dengan al-Quran dan hadis-hadis lain. Pemahaman da’iyah kota Banjarmasin secara tekstual terhadap hadis mencela makanan itu ada persamaan yakni tidak boleh mencela makanan karena termasuk sikap kurang bersyukur atas nikmat yang telah Allah swt. Berikan. Akan tetapi juga ada perbedaan diantara pendapat-pendapat itu yakni tentang pemahaman hadis mencela makanan secara kontekstual.Kata Kunci: Hadis, Da’iyah, Mencela Makanan

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 15 No. 1 (2025): June Vol. 14 No. 2 (2024): December Vol. 14 No. 1 (2024): June Vol. 13 No. 2 (2023): December Vol. 13 No. 1 (2023): Juni Vol. 13 No. 1 (2023): June Vol 13, No 1 (2023): Juni Vol 12, No 2 (2022): DESEMBER Vol. 12 No. 2 (2022): December Vol 12, No 1 (2022) Vol. 12 No. 1 (2022): June Vol 12, No 1 (2022): Juni Vol 11, No 2 (2021): Desember Vol. 11 No. 2 (2021): December Vol. 11 No. 1 (2021): June Vol 11, No 1 (2021): Januari - Juni Vol 11, No 1 (2021): Juni Vol. 10 No. 2 (2020): December Vol 10, No 2 (2020): Desember Vol 10, No 2 (2020): Juli - Desember Vol 10, No 1 (2020): Januari - Juni Vol. 10 No. 1 (2020): June Vol 10, No 1 (2020): Juni Vol. 9 No. 2 (2019): December Vol 9, No 2 (2019): Desember Vol 9, No 2 (2019): Juli - Desember Vol 9, No 1 (2019): Januari - Juni Vol 9, No 1 (2019): Juni Vol. 9 No. 1 (2019): June Vol 8, No 2 (2018): Juli - Desember Vol. 8 No. 2 (2018): December Vol 8, No 2 (2018): Desember Vol 8, No 1 (2018): Juni Vol 8, No 1 (2018): Januari - Juni Vol. 8 No. 1 (2018): June Vol. 7 No. 2 (2017): December Vol 7, No 2 (2017): Desember Vol. 7 No. 1 (2017): June Vol 7, No 1 (2017): Juni Vol. 6 No. 2 (2016): December Vol 6, No 2 (2016): Desember Vol 6, No 1 (2016): Juni Vol. 6 No. 1 (2016): June Vol 5, No 2 (2015): Desember Vol. 5 No. 2 (2015): December Vol 5, No 1 (2015): Juni Vol. 5 No. 1 (2015): June Vol 4, No 2 (2014): Desember Vol. 4 No. 2 (2014): December Vol 4, No 1 (2014): Juni Vol. 4 No. 1 (2014): June Vol. 3 No. 2 (2013): December Vol 3, No 2 (2013): Desember Vol 3, No 1 (2013): Juni Vol. 3 No. 1 (2013): June Vol. 2 No. 2 (2012): December Vol 2, No 2 (2012): Desember Vol 2, No 1 (2012): Juni Vol. 2 No. 1 (2012): June More Issue