cover
Contact Name
Noor Hasanah
Contact Email
enhasanah@uin-antasari.ac.id
Phone
+6281255123605
Journal Mail Official
enhasanah@uin-antasari.ac.id
Editorial Address
https://jurnal.uin-antasari.ac.id/index.php/tiftk/about/editorialTeam
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam
ISSN : 2579714X     EISSN : 28295919     DOI : -
Jurnal Tarbiyah Islamiyah adalah jurnal yang memuat artikel Pendidikan Agama Islam baiak berupa hasil penelitian atau hasil kajian tentang Pendidikan Agama Islam dan kajian Agama Islam umum
Articles 340 Documents
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN PAI DI SD ALAM MUHAMMADIYAH (MUHAMMADIYAH GREEN SCHOOL) KOTA BANJARBARU Rusdiah Rusdiah
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 4, No 2 (2014): Desember
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.128 KB) | DOI: 10.18592/jtipai.v4i2.1847

Abstract

Pelaksanaan pembelajaran PAI di SD Alam Muhammadiyah (Muhammadiyah Green School) Kota Banjarbaru adalah:Kegiatan awal pembelajaran, membuka pelajaran, menimbulkan motivasi dan minat peserta didik, menghubungkan pelajaran yang terdahulu dengan pelajaran yang akan dipelajari. Kegiatan inti pembelajaran seperti penggunaan metode, strategi, media dan sumber belajar. Kegiatan akhir pembelajaran seperti rangkuman, evaluasi, perbaikan dan pengayaan serta laporan hasil belajar juga dilaksanakan. Faktor-faktor yang mempengaruhi adalah faktor lingkungan, instrumental, fisiologis dan psikologis. Dalam faktor lingkungan, menjalin hubungan yang baik dengan wali peserta didik dalam pengembangan pendidikan di rumah. Sekolah berada di lingkungan alam asri dan tenang yang dapat menunjang pembelajaran, juga lingkungan sosial sekitar sekolah yang merupakan masyarakat religius. Faktor instrumental program pengajaran tidak dibuat dan latar belakang pendidik kurang relevan dengan profesi mengajar. Faktor fisiologis, peserta didik berada pada komunitas yang sama, sehingga tidak ada kesulitan dalam menerima pelajaran. Faktor psikologis, banyak ragamnya. Pendidik tidak mengorbankan prinsip individualitas demi kepentingan umum pada pelaksanaan pembelajaran. Kata Kunci: Pelaksanaan, Pembelajaran, dan PAI
MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM ALQURAN Samsuni Samsuni
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 9, No 1 (2019): Juni
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (40.662 KB) | DOI: 10.18592/jtipai.v9i1.3100

Abstract

 Masih banyak lagi hal-hal positif yang terlahir dari pesatnya pertumbuhan ilmu pengetahuan dan teknologi. Hal ini memberikan pekerjaan rumah baru bagi seluruh umat manusia khususnya umat Islam yang notabenenya adalah kaum yang membawa keselamatan. Oleh karena itu, sudah waktunya kaum muslimin secara khusus harus kembali mengkaji Alquran yang khususnya dalam permasalahan kemansuiaan yang berhubungan dengan penggunaan sains dan teknologi serta sikap mereka dalam menghadapi permasalahan tersebut. Umat islam sudah seharusnya mengenali batasan-batasan Alquran dalam konteks pemberdayaan manusia, apa saja yang harus diberdayakan dan hal-hal apa saja yang dibolehkan dalam pemberdayaan itu, sehingga kemajuan-kemajuan serta temuan-temuan ilmiah yang dihasilkan itu benar-benar sesuai dengan nilai-nilai Alquran yang secara pasti sesuai dengan nilai-nilai kemanusiaan.Melihat permasalahan tersebut di atas, manajemen sumber daya manusia sangat sedikit sekali dikaji dengan mengetengahkan Alquran sebagai pijakan dasarnya serta dihubungkan dengannya. Dalam tulisan ini memuat kajian manajemen sumber daya manusia dalam Alquran yang sebenarnya sudah ada sejak diturunkannya wahyu ini untuk digali dan diteliti. Kata Kunci: Alquran, Manajemen, Sumber Daya Manusia
PERAN PENDIDIKAN ISLAM TERHADAP PENGARUH PERUBAHAN SOSIAL Rusdiana Hamid
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 3, No 2 (2013): Desember
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.126 KB) | DOI: 10.18592/jtipai.v3i2.1859

Abstract

Perubahan sosial terjadi karena adanya perubahan-perubahan kondisi sosial primer yang menjadi unsur yang mempertahankan kesimbangan masyarakat, seperti unsur geografis, biologis, ekonomi, teknologi, agama dan politik. Terjadinya kebutuhan sosial yang berubah sebagai akibat pergeseran tersebut, mendorong adanya perubahan-perubahan pada unsur lain, termasuk sistem kerja, hukum dan lain-lain. Pada dewasa ini perubahan sosial  berlangsung secara evolusi dan revolusi. Pendidikan Islam adalah suatu upaya memberikan ilmu pengetahuan yang bernilai Islami kepada peserta didik untuk menumbuh kembangkan potensi-potensi yang dimiliki dalam rangka meraih harapan dan kebutuhan hidup yang diinginkan, agar sejahtera lahir batin dunia dan akhirat. Pendidikan Islam  sebagai lembaga, memberikan layanan kepada masyarakat untuk menyiapkan  manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Allah, berakhlak mulia, berilmu pengetahuan, dan mempunyai keterampilan serta sehat jasmani dan rohani. Agar mampu hidup mandiri, dan mampu membawa perubahan-perubahan yang positif. Kata Kunci: Pendidikan Islam, Perubahan, dan Sosial
Bentuk Penciptaan Manusia dari Tanah Menurut Al-Qur’an (Kajian Mutaradif Ayat) Adriani Yulizar
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 9, No 2 (2019): Desember
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (862.343 KB) | DOI: 10.18592/jtipai.v9i2.3420

Abstract

Sebagian  ulama menganggap bahwa dalam Al-Qur’an terdapat bentuk kata yang mutaradif dan mempunyai arti yang sama, sedangkan yang lain berpendapat bahwa terdapat kata mutaradif tetapi mempunyai sedikit perbedaan sesuai dengan konteks ayat masing-masing. Kata turab thin shalshal fakhkhar memang menunjukkan sebagai sinonim, tapi sebenarnya tidak sinonim seutuhnya, karena setiap kata tersebut mempunyai makna khusus yang tidak dimiliki oleh kata lain yang dianggap sinonim. 
HAKIKAT PENDIDIK DAN PESERTA DIDIK M. Ramli
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 5, No 1 (2015): Juni
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4042.162 KB) | DOI: 10.18592/jtipai.v5i1.1825

Abstract

Hakikat seorang pendidik kaitannya dalam pendidikan Islam adalah mendidik dan sekaligus di dalamnya mengajar sesuai dengan keilmuwan yang dimilikinya. Secara umumnya pendidik adalah orang yang memiliki tanggungjawab mendidik. Bila dipersempit pengertian pendidik adalah guru yang dalam hal ini di suatu lembaga sekolah. Sedangkan pengajar adalah pendidik yang baik. Adapun hakekat pendidik adalah Allah SWT yang mengajarkan ilmu kepada manusia dan manusia pula yang mempunyai sebuah kewajiban baginya untuk mentransferkan ilmu itu kepada orang lain demi kemaslahatan ummat, hakekat peserta didik merupakan individu yang akan dipenuhi kebutuhan ilmu pengetahuan, sikap dan tingkah lakunya, karena peserta didik adalah anggota masyarakat yang berusaha mengembangkan potensi diri melalui proses pembelajaran.Kata Kunci: Hakikat, Pendidik, Peserta Didik
KONSEP PENERAPAN ASPEK AFEKTIF PADA MATA PELAJARAN AKIDAH AKHLAK Tamjidnoor Tamjidnoor
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 2, No 2 (2012): Desember
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.939 KB) | DOI: 10.18592/jtipai.v2i2.1875

Abstract

Aspek afektif adalah tujuan pembelajaran yang berkenaan dengan penghayatan dalam jiwa siswa terhadap nilai-nilai kebenaran yang diterimanya yang akan tercermin dalam perilaku dan perasaan serta minat. Aspek afektif adalah aspek yang bersangkut paut dengan sikap mental, perasaan dan kesadaran siswa. Hasil belajar dalam aspek ini  diperoleh melalui proses internalisasi, yaitu suatu proses kearah pertumbuhan batiniah atau rohaniah siswa. Pertumbuhan itu terjadi ketika siswa menyadari suatu “nilai” yang terkandung dalam pengajaran agama dan kemudian pengajaran nilai-nilai itu dijadikan suatu “sistem nilai diri”, sehingga menuntun segenap pernyataan sikap, tingkah laku dan perbuatan moralnya dalam menjalani kehidupan. Kata Kunci: Aspek Afektif dan akidah akhlak
PENDAMPINGAN ANAK DROP OUT DI DESA ANGKIPIH PARAMASAN KABUPATEN BANJAR MELALUI PENDEKATAN EDUKATIF DAN EKONOMI Muhammad Yusuf; Syarifpuddin Syarifpuddin
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 10, No 2 (2020): Desember
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.748 KB) | DOI: 10.18592/jtipai.v10i2.4441

Abstract

ABSTRACTThis research is based on the existence of dropout children who have no desire to continue to a higher level. This is because they want to work to help their parents and want to migrate to other areas to earn a living. Guidance and skills education for them will be able to improve their economic standard of living for the better. Train dropout children to be skilled by getting used to living patterns in a productive direction. The research was conducted with an approach to the community by using the method in the workings of PAR (Participatory Action Research). The PAR (Participatory Action Research) method is one of the approaches or development paradigms that places research as an integral part of development activities. The results of the study show that the subject of assistance with the condition of the Angkipih community's social capital picture still needs development efforts. However, this community is actually not a society that cannot be progressive and cooperative, so there needs to be assistance efforts to direct awareness to increase knowledge and simple skills (life skills) so that they can live independently.KEYWORDS: Drop Out Students; Skills Education; Social Capital. ABSTRAKRiset ini didasari oleh adanya anak droup out yang tidak ada keinginan untuk meneruskan ke jenjang yang lebih tinggi. Hal ini dikarenakan mereka ingin bekerja membantu orangtua dan ingin merantau ke luar daerah untuk mencari nafkah. Bimbingan dan pendidikan keterampilan untuk mereka akan dapat meningkatkan taraf hidup ekonomi menjadi lebih baik. Melatih anak dropout menjadi terampil dengan membiasakan pola hidup ke arah yang produktif. Riset dilakukan dengan pendekatan terhadap masyarakat dengan menggunakan metode dalam cara kerja PAR (Participatory Action Research). Metode PAR (Participatory Action Research) yang merupakan salah satu model pendekatan atau paradigma pembangunan yang menempatkan penelitian menjadi bagian integral dengan kegiatan pembangunan. Hasil penelitian menunjukkan subyek pendampingan dengan kondisi gambaran social capital masyarakat Angkipih yang masih perlu upaya pembangunan. Namun, masyarakat ini sebenarnya bukanlah masyarakat yang tidak bisa bersikap progresif dan kooperatif, sehingga perlu adanya upaya pendampingan untuk mengarahkan kepada kesadaran untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan sederhana (life skill) sehingga bisa hidup secara mandir.KATA KUNCI: Anak Droup Out; Pendidikan Keterampilan; Modal Sosial.
PELAKSANAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF MATA PELAJARAN PAI DI MAN 2 KANDANGAN Masyithah Masyithah
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 4, No 1 (2014): Juni
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.884 KB) | DOI: 10.18592/jtipai.v4i1.1842

Abstract

Pelaksanaan model pembelajaran kooperatif mata pelajaran PAI di MAN 2 Kandangan adalah sebagai berikut: 1) Jenis metode pembelajaran kooperatif mata pelajaran PAI yang digunakan adalah jenis metode Make a Match dan STAD. 2) Pelaksanaan Model Pembelajaran Kooperatif Mata Pelajaran PAIdi MAN 2 Kandangan terdiri dari: a) Perencanaan, guru selalu menyusunsilabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran setiap sebelum pembelajaran berlangsung. b) Guru PAI telah mengimplemetasikan pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif jenis Make a Match pada kelas X dan STAD pada kelas XI dan XII dengan sangat baik, yakni 87%, 93% dan 93% dari kegiatan pembelajaran telah dilaksanakan dengan baik. c) Persentase keaktifan siswa adalah 57%, 74% dan 83% dan termasuk dalam kategori baik. Kata Kunci: Model, Pembelajaran da Kooperatif
PENDIDIKAN MELALUI PROGRAM MA’HAD AL-JAMI’AH KEPADA MAHASISWI DI ASRAMA II PUTERI UIN ANTASARI Masyithah Masyithah
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 9, No 1 (2019): Juni
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.002 KB) | DOI: 10.18592/jtipai.v9i1.3095

Abstract

Hasil penelitian adalah pendidikan melalui program kepada mahasiswi di asrama puteri II Ma’had al-Jami’ah UIN Antasari Banjarmasin adalah kegiatan dilaksanakan dan dikonsentrasikan pada malam hari yaitu dimulai pukul 18.00 sampai 06.00 WITA. Kegiatan harian yaitu halaqoh dilaksanakan pada malam Senin, dan malam Kamis. Kegiatan mingguan tausiah keagamaan dilaksanakan pada malam Senin, malam Rabu, malam Sabtu, dan malam Minggu kegiatan maulid   habsyi   atau   membaca   surah   Al-   Kahfi,   malam   Kamis   kegiatan muhadharah dan qiamul lail dilaksanakan setiap malam. Semua kegiatan dilaksanakan dan diawasi oleh murabbiyah dan dewan musyrifah selama pemondokan. Murabbiah memberikan bimbingan serta mengontrol kelancaran kegiatan program berlangsung yang dibantu oleh musyrifah.Metode yang digunakan adalah   punishment, ceramah, tanya jawab, demonstrasi dan metode drill.Kendala yang dihadapi pembimbing adalah kemampuan mahasiswa dibawah standar Ma’had al-Jami’ah, minat dan ketidak ikhlasan hati mahasiswa dalam mengikuti program asrama serta waktu yang relatif singkat berkisar 45 menit sehingga pembelajaran kurang maksimal.Evaluasi kegiatan program yang dilakukan terhadap mahasiswi melalui dua bentuk evaluasi yaitu bentuk lisan dan praktek ibadahyang dilakikan diakhir pemondokan wajib dilaksanakan dan diikuti oleh seluruh mahasantriawti/ mahasiswi untuk penentuan kelulusan asrama. Kata Kunci: Pendidikan, Program, Ma’had al-Jami’ah
PERSEPSI TENTANG NASIONALISME (Studi pada Mahasiswa PGMI Fakultas Tarbiyah dan Keguruan IAIN Antasari Banjarmasin) Burdjani AS
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 6, No 1 (2016): Juni
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.164 KB) | DOI: 10.18592/jtipai.v6i1.1807

Abstract

Dalam kenyataannya masyarakat masih saja tidak sadar akan persatuan negara dan bangsa ini. Masih banyak terjadi perkelahian antar suku ataupun agama, korupsi, nilai-nilai, norma-norma, serta adab-adab pun banyak yang dilanggar oleh rakyat Indonesia. Namun dengan berbagai hal tersebut tidak menutup kemungkinan nasionalisme bangsa Indonesia akan sampai ketingkat puncak sama halnya pada saat rakyat Indonesia membela negera dan bangsa Indonesia dari penjajah dengan gerakan-gerakan perlawanan berbasis etno-religius inilah yang memberi dasar bagi munculnya kesadaran “nasionalisme purba”(archaic nasionalism).Pokok permasalahan dalam penelitian ini sebagai berikut: 1) Bagaimana pandangan mahasiswa terhadap nasionalisme Jurusan PGMI Fakultas Terbiyah dan Keguruan IAIN Antasari Banjarmasin?, 2) Bagaimana sikap asionalisme mahasiswa Jurusan PGMI Fakultas Terbiyah dan Keguruan IAIN Antasari Banjarmasin?, 3) Faktor-faktor yang mempengaruhi sikap mahasiswa Jurusan PGMI Fakultas Terbiyah dan Keguruan IAIN Antasari Banjarmasin?Persepsi nasionalisme mahasiswa dijurusan PGMI fakultas tarbiyah dan keguruan IAIN Antasari Banjarmasin dipandang baik. Hal ini dilihat dari berbagai pendapat tentang permasalahan-permasalahan di Indonesia sekarang ini yang berkaitan dengan ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, dan hankam.Sikap nasionalisme mahasiswa dijurusan PGMI fakultas tarbiyah dan keguruan IAIN Antasari Banjarmasin dilihat baik. Hal ini dilihat dari tanggapan dan sikap mahasiswa terhadap masalah-masalah di Indonesia sekarang ini yang berkaitan dengan IPOLEK SUSBUD dan HANKAM.Faktor-faktor yang mempengaruhi nasionalisme mahasiswa dijurusan PGMI fakultas tarbiyah dan keguruan IAIN Antasari Banjarmasin adalah ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, dan hankam. Kunci kunci: persepsi, nasionalisme, mahasiswa

Page 9 of 34 | Total Record : 340


Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 15 No. 1 (2025): June Vol. 14 No. 2 (2024): December Vol. 14 No. 1 (2024): June Vol. 13 No. 2 (2023): December Vol. 13 No. 1 (2023): Juni Vol. 13 No. 1 (2023): June Vol 13, No 1 (2023): Juni Vol 12, No 2 (2022): DESEMBER Vol. 12 No. 2 (2022): December Vol 12, No 1 (2022) Vol. 12 No. 1 (2022): June Vol 12, No 1 (2022): Juni Vol 11, No 2 (2021): Desember Vol. 11 No. 2 (2021): December Vol. 11 No. 1 (2021): June Vol 11, No 1 (2021): Januari - Juni Vol 11, No 1 (2021): Juni Vol. 10 No. 2 (2020): December Vol 10, No 2 (2020): Desember Vol 10, No 2 (2020): Juli - Desember Vol 10, No 1 (2020): Januari - Juni Vol. 10 No. 1 (2020): June Vol 10, No 1 (2020): Juni Vol. 9 No. 2 (2019): December Vol 9, No 2 (2019): Juli - Desember Vol 9, No 2 (2019): Desember Vol 9, No 1 (2019): Januari - Juni Vol 9, No 1 (2019): Juni Vol. 9 No. 1 (2019): June Vol 8, No 2 (2018): Juli - Desember Vol. 8 No. 2 (2018): December Vol 8, No 2 (2018): Desember Vol 8, No 1 (2018): Juni Vol 8, No 1 (2018): Januari - Juni Vol. 8 No. 1 (2018): June Vol. 7 No. 2 (2017): December Vol 7, No 2 (2017): Desember Vol. 7 No. 1 (2017): June Vol 7, No 1 (2017): Juni Vol. 6 No. 2 (2016): December Vol 6, No 2 (2016): Desember Vol 6, No 1 (2016): Juni Vol. 6 No. 1 (2016): June Vol 5, No 2 (2015): Desember Vol. 5 No. 2 (2015): December Vol 5, No 1 (2015): Juni Vol. 5 No. 1 (2015): June Vol. 4 No. 2 (2014): December Vol 4, No 2 (2014): Desember Vol 4, No 1 (2014): Juni Vol. 4 No. 1 (2014): June Vol. 3 No. 2 (2013): December Vol 3, No 2 (2013): Desember Vol 3, No 1 (2013): Juni Vol. 3 No. 1 (2013): June Vol. 2 No. 2 (2012): December Vol 2, No 2 (2012): Desember Vol 2, No 1 (2012): Juni Vol. 2 No. 1 (2012): June More Issue