cover
Contact Name
Noor Hasanah
Contact Email
enhasanah@uin-antasari.ac.id
Phone
+6281255123605
Journal Mail Official
enhasanah@uin-antasari.ac.id
Editorial Address
https://jurnal.uin-antasari.ac.id/index.php/tiftk/about/editorialTeam
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam
ISSN : 2579714X     EISSN : 28295919     DOI : -
Jurnal Tarbiyah Islamiyah adalah jurnal yang memuat artikel Pendidikan Agama Islam baiak berupa hasil penelitian atau hasil kajian tentang Pendidikan Agama Islam dan kajian Agama Islam umum
Articles 340 Documents
INTENSITAS PEMBELAJARAN AQIDAH AKHLAK DALAM MENINGKATKAN PEMBINAAN PERILAKU SISWA DI MTsN 2 GAMBUT Suriagiri Suriagiri
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 4, No 1 (2014): Juni
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.159 KB) | DOI: 10.18592/jtipai.v4i1.1841

Abstract

Intensitas pembelajaran aqidah akhlak dalam meningkatkan pembinaan perilaku siswa dilakukan guru melalui pendekatan dan langkah-langkah dengan memberikan contoh yang teladan, membiasakan, menegakkan disiplin, memberikan dorongan dan motivasi, memberikan hadiah, menghukum, penciptaan suasana yang berpengaruh bagi pertumbuhan positif Serta faktor yang mempengaruhi intensitas pembelajaran aqidah akhlak dalam meningkatkan pembinaan perilaku siswa di MTsN 2 Gambut. Hasil penelitian bahwa  intensitas pembelajaran aqidah akhlak dalam meningkatkan pembinaan perilaku siswa di MTsN 2 Gambut yang dilakukan guru melalui pendekatan dan langkah-langkah dengan memberikan contoh yang teladan, membiasakan, menegakkan disiplin, memberikan dorongan dan motivasi, memberikan hadiah, menghukum, penciptaan suasana yang berpengaruh bagi pertumbuhan positif. Dari hasil penelitian tersebut dapat dikatakan cukup baik. Kata Kunci: Pembelajaran, Pembinaan, dan Perilaku Siswa
PERANAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBENTUK KARAKTER ANAK DIDIK DI SDN PARING GULING KECAMATAN BUNGUR KABUPATEN TAPIN Mudhiah Mudhiah
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 9, No 1 (2019): Juni
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (45.802 KB) | DOI: 10.18592/jtipai.v9i1.3092

Abstract

Penelitian ini termasuk jenis penelitian lapangan (field research) dengan mengambil lokasi penelitian di SDN Paring Guling Kecamatan Bungur Kabupaten Tapin. Subjek dalam penelitian ini adalah 1 orang guru Pendidikan Agama Islam dan anak didik di SDN Paring Guling Kecamatan Bungur Kabupaten Tapin. Sedangkan objeknya adalah peranan Pendidikan Agama Islam dalam membentuk karakter anak didik di SDN Paring Guling Kecamatan Bungur Kabupaten Tapin. Untuk mengumpulkan data menggunakan 3 macam teknik yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengambilan kesimpulan menggunakan metode induktif, yaitu memaparkan dari temuan yang bersifat khusus menjadi suatu kesimpulan yang umum.Hasil penelitian menunjukkan bahwa peranan Pendidikan Agama Islam di SDN Paring Guling Kecamatan Bungur Kabupaten Tapin sudah cukup baik, meskipun pada prosesnya sewaktu-waktu masih dijumpai kesulitan dikarenakan tingkat kecerdasan dan kecakapan anak didik yang berbeda-beda dalam proses penerimaannya. Namun usaha pihak sekolah khususnya pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam sudah menjalankan perannya semaksimal mungkin dalam setiap kegiatannya di sekolah dalam rangka pembentukan karakter di SDN Paring Guling Kecamatan Bungur Kabupaten Tapin. Kata Kunci: Pendidikan, Karakter dan SDN Paring Guling
TAUHID, AKHLAK, DAN MANUSIA DALAM PENDIDIKAN ISLAM M. Noor Fuady
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 6, No 1 (2016): Juni
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.962 KB) | DOI: 10.18592/jtipai.v6i1.1806

Abstract

Fitrah yang bersifat potensial tersebut harus dikembangkan secara faktual dan aktual. Untuk melakukan upaya tersebut, Islam memberikan prinsip-prinsip dasarnya berupa nilai-nilai Islami sehingga pertumbuhan potensi manusia terbimbing dan terarah. Manusia merupakan elemen utama dalam pendidikan. Karena hanya manusia yang harus dan dapat dididik serta harus dan dapat mendidik, tanpa pendidikan perkembangan manusia tidak dapat berjalan secara optimal. Pendidikan Islam berfungsi membimbing dan mengarahkan manusia agar mampu mengemban amanah dari Allah, yaitu menjalankan hidupnya dimuka bumi bagi sebagai ‘abd Allah maupun sebagai khalifah Allah. Kedua misi manusia tersebut, baik sebagai ‘abd Allah maupun khalifah Allah, merupakan perjanjian primordial antara manusia dan Allah. Untuk mengemban misi tersebut, manusia dibekali alat-alat potensial, sehingga manusia dapat mengetahui, memahami dan menjalankan tugas tersebut. Namun manusia mudah jatuh dan tergelincir sehingga melupakan misi yang harus diembannya. Kunci kunci: tauhid, akhlak, manusia, pendidikan, Islam
NILAI-NILAI PENDIDIKAN AKHLAK DALAM AL-QURAN: KAJIAN TAFSIR SURAT AL-HUJURAT AYAT 9-13 Miftahul Jannah
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 11, No 2 (2021): Desember
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1115.841 KB) | DOI: 10.18592/jtipai.v11i2.4910

Abstract

ABSTRACTThis research aims to provide an understanding to the public about the importance of moral education. Moral education is the basis for all people in religious life. Morals teach to always have good character and behavior in relation to God or in social life. The method used is qualitative through data search or library research. Library research is a series of activities related to the methods of collecting library data, reading and recording and processing research materials. The primary source used is the letter Al-Hujurat verses 9-13 using the tahlili method. The results of the study show that the values of moral education contained in the letter Al-Hujurat verses 9-13 include: fairness, brotherhood, respect for others, humanism, prohibition of backbiting, and piety.KEYWORDS: Moral Education; Religious Life; Character.ABSTRAKPenulisan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya pendidikan akhlak. Pendidikan akhlak merupakan dasar bagi semua orang dalam berkehidupan beragama. Akhlak mengajarkan untuk selalu memiliki budi pekerti dan perilaku yang baik dengan hubungan kepada Allah atau dalam kehidupan bermasyarakat. Metode yang digunakan adalah kualitatif melalui penelusuran data-data atau library reseach. Library research yaitu serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca dan mencatat serta mengolah bahan penelitian. Adapun sumber primer yang digunakan adalah surat Al-Hujurat ayat 9-13 dengan menggunakan metode tahlili. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai-nilai pendidikan akhlak yang terkandung dalam surat Al-Hujurat ayat 9-13 meliputi: sikap adil, persaudaraan, sikap menghargai orang lain, sikap humanis, larangan menggujing/ghibah, dan taqwa.KATA KUNCI: Pendidikan Akhlak; Kehidupan Beragama; Budi Pekerti. 
PELAKSANAAN INSTRUMEN NON TES DALAM BIMBINGAN DAN KONSELING (STUDI DI SMP NEGERI 1 BATU AMPAR) Nurul Rahmi; Syamsul Arifien
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 9, No 2 (2019): Desember
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (47.725 KB) | DOI: 10.18592/jtipai.v9i2.3108

Abstract

Bimbingan dan Konseling yang ada di sekolah merupakan salah satu faktor yang ikut memperlancara proses belajar, layanan siswa Non Tes merupakan salah satu teknik dalam bimbingan dan konseling yang ikut membantu individu (siswa) untuk mengembangkan bakat, minat serta memahami dirinya sesuai dengan kemampuan dan memecahkan berbagai masalah yang dihadapi siswa ke arah yang lebih optimal.Penelitian ini bertujuan untuk mengemukakan tentang Pelaksanaan Instrumen Non Tes dalam Bimbingan dan Konseling (Studi di SMP Negeri 1 Batu Ampar). Faktor-faktor apa saja yang mendukung Pelaksanaan Instrumen Non Tes dalam Bimbingan dan Konseling (Studi di SMP Negeri 1 Batu Ampar). Subjek penelitian ini adalah guru Bimbingan dan Konseling di SMP Negeri 1 Batu Ampar dengan objek pelaksanaan Instrumen Non Tes tahun 2018/2019. Teknik yang digunakan dalam penggalian data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian data dianalisis dengan analisis kualitatif dan diambil kesimpulan secara induktif.Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa Pelaksanaan Instrumen Non Tes dalam Bimbingan dan Konseling di SMP Negeri 1 Batu Ampar meliputi jenis metode, tujuan dan faktor pendukung serta faktor penghambat. Kata Kunci: Pelaksanaan, Instrumen Non Tes, Bimbingan dan Konseling dan SMP   Negeri 1 Batu Ampar
ROMANTISME PERADABAN ISLAM DI EROPA (NILAI SKI) DALAM NOVEL 99 CAHAYA DI LANGIT EROPA KARANGAN HANUM SALSABIELA RAIS DAN RANGGA ALMAHENDRA Yusnadi Yusnadi
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 6, No 2 (2016): Desember
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.818 KB) | DOI: 10.18592/jtipai.v6i2.1817

Abstract

Penelitian ini mengemukakan tentang romantisme peradaban Islam di Eropa masalah yang menjadi bahasan yaitu sejarah peradaban Islam dalam skripsi ini yaitu, sejarah peradan Islam di Eropa dalam novel 99 Cahaya di Langit Eropa. Adapun rumusan masalah dari judul yang dikemukakan tersebut adalah: Bagaimana Romantisme Peradaban Islam di Eropa (Nilai SKI) dalam novel 99 Cahaya di Langit Eropa Karangan Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra?. Tujuan Penelitian ini untuk mengidentifikasi dan mengulas lebih dalam romantisme peradaban Islam di Eropa (Nilai SKI) melalui novel 99 Cahaya di Lagit Eropa, sehingga dapat menjadi tambahan wawasan bagi saya sendiri dan yang membaca karya ini. Penelitian ini merupakan penelitian pustaka dengan mengambil subjek dan objek penelitian, subjek penelitian ini adalah novel 99 Cahaya di Langit Eropa dan objeknya adalah romantisme peradaban Islam di Eropa (Nilai SKI). Metode untuk pengalian datanya yaitu: koleksi data, seleksi data, klasifikasi data, interpretasi data. Untuk menganalisis data mengunakan metode analisis isi.Hasil penelitian ini adalah sejarah peradaban Islam di Austria yang tertampil dalam novel ini: Kekalahan Islam Turki Ottoman kalah dalam Ekspansi ke Wina, Cappucino, kopi itu bukan dari Italia. Aslinya berasal dari biji-biji kopi Turki yang tertinggal di medan perang di Kahlenberg, Roti Croissant, dijadikan sebagai simbol kekalahan Turki, Sebuah masjid, masjid Vienna Islamic Center. Sejarah Peradaban Islam di Prancis: Celestrial Sphere-by Yunus Ibn al-Husayn al-Asturbi (1145), Piring bertuliskan Arab kufic, Lukisan Bunda Maria bertuliskan “Laa Ilaaha Illallah”, Le Grande Mosquee de Paris, Pintu-pintu Notre Dame yang arsitekturnya disebut ogive atau kurva lancip pengaruh budaya Islam. Peradaban Islam di Cordoba & Granada: Mezquita, mesjid yang sekarang menjadi gereja, Sultan al Rahman yang mempunyai sifat bijaksana, Averroes atau Ibnu Rushd. Filsuf terkenal dari Cordoba, Istana Al Hambra, pengusiran  Islam dari bumi Spanyol,  pembebasan massal kepada seluruh penduduk. Sejarah peradaban Islam di Istambul Turki: Peradaban Islam di Istambul yang tertampil dalam novel ini: Hagia Sophia sebuah bangunan Gereja dan di ubah menjadi masjid dan sekarang di fungsikan sebaagai museum, Blue Mosque , Topkapi Palace adalah sebuah istana peninggal Turki Utsmani. Kata kunci: romantisme, peradaban Islam, Eropa
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN ALQURAN PADA MAN PELAIHARI Taufiqurrahman Taufiqurrahman; Afifah Afifah
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 2, No 1 (2012): Juni
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.341 KB) | DOI: 10.18592/jtipai.v2i1.1869

Abstract

Penelitian ini bertolak dari pemikiran bahwa tujuan pembelajaran pendidikan Alquran (BTA) agar siswa memiliki kemampuan membaca dan menulis Alquran dengan baik dan benar sesuai dengan ilmu tajwid, maka diperlukan keefektivitasan pembelajaran agar tujuan yang diinginkan dapat tercapai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran pendidikan Alquran pada MAN Pelaihari sudah cukup efektif. Hal ini dapat dilihat variabel yang mendukung yaitu kemampuan guru MAN Pelaihari yang cukup bagus dalam menerapkan metode pembelajaran pendidikan Alquran (BTA), kemampuan siswa dalam membaca Alquran ada 71 orang yang mendapat nilai amat baik dengan interval nilai (80,00-94,90) berada pada kategori efektif (63,40%), dan kemampuan siswa  menulis Alquran (surah-surah pendek) ada 65 orang yang mendapat nilai baik (65,00-79,90) berada pada kategori cukup efektif (58,03%). Kata kunci: Efektivitas pembelajaran pendidikan Alquran.
PENDIDIKAN KERUKUNAN SEBAGAI SARANA MEWUJUDKAN HARMONISASI KEHIDUPAN BERAGAMA: STUDI NORMATIF PRAKSIS PADA AGAMA-AGAMA DI KALIMANTAN SELATAN Amal Fathullah
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 10, No 1 (2020): Juni
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.933 KB) | DOI: 10.18592/jtipai.v10i1.3908

Abstract

ABSTRACT: Every religion has noble values and functions, both in the internal life of its adherents, as well as in external relations between religious followers. In internal life, religion is believed to have an educational function for its adherents. Religion provides sacred values that must be believed, provides guidance, guidelines for life, so that its adherents are properly religious and live in a harmonious and peaceful order between one another. Religion also has a saving function, that by practicing religion properly, its adherents believe they will survive in this world and the hereafter. Religion also functions in social supervision, in the sense that religion provides signs of actions that must be done and / or must be avoided, so that an orderly and safe life is created without any disturbance. Furthermore, religion also functions to foster brotherhood, both internally and between adherents of different religions. Although the religions that live in this world are different, because they have a brotherly function, the relationship between religions remains relatively harmonious from time to time. The target of fostering religious harmony is not only aimed at adults, but also aimed at school children through educational institutions. In this case outlined: Student acceptance, teaching staff, curriculum, value of the field of study, commemoration of religious holidays.KEYWORDS: Religion; Harmony Education; Religious Life.ABSTRAK: Setiap agama memiliki nilai dan fungsi luhur, baik dalam kehidupan internal pemeluknya, maupun dalam hubungan eksternal antar penganut agama. Dalam kehidupan internal, agama diyakini berfungsi edukatif bagi pemeluknya. Agama memberikan nilai-nilai sakral yang mesti diyakini, memberi bimbingan, pedoman hidup, sehingga pemeluknya beragama secara benar dan hidup dalam tata aturan yang rukun dan damai antar sesamanya. Agama juga berfungsi penyelamatan, bahwa dengan pengamalan agama secara benar, pemeluknya yakin mereka akan selamat hidupnya di dunia dan akhirat. Juga agama berfungsi dalam pengawasan sosal, dalam arti agama memberi rambu-rambu perbuatan yang harus dilakukan dan atau harus dijauhi, sehingga tercipta kehidupan yang tertib dan aman tanpa ada gangguan. Selanjutnya agama juga berfungsi memupuk persaudaraan, baik intern maupun antar pemeluk agama yang berbeda. Meskipun agama-agama yang hidup di dunia ini berbeda-beda, namun karena ada fungsi persaudaraan yang dimilikinya, maka hubungan antar agama boleh dikatakan tetap relatif harmonis dari masa ke masa. Sasaran pembinaan kerukunan hidup umat beragama tidak hanya diujukan kepada orang dewasa, tetapi juga ditujukan kepada anak-anak sekolah melalui lembaga pendidikan. Dalam hal ini digariskan: Penerimaan peserta didik, Tenaga pengajar, Kurikulum, Nilai bidang studi, Peringatan hari-hari besar agama.KATA KUNCI: Agama; Pendidikan Kerukunan; Kehidupan Beragama.
MANAJEMEN IMPLEMENTASI KURIKULUM DAN PROSES PEMBELAJARAN Yahya MOF
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 5, No 2 (2015): Desember
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3185.07 KB) | DOI: 10.18592/jtipai.v5i2.1835

Abstract

Pembelajaran dengan strategi tematik-integratif untuk MI dan SD. Di madrasah justru memiliki banyak kesempatan untuk menempatkan pembelajaran agama sebagai basis yang terintegrasi dengan mata pelajaran lainnya seperti Bahasa Indonesia, PKN, Kesenian dan Olahraga. Pembelajaran model ini akan lebih menarik dan bermakna bagi siswa, karena model pembelajaran ini menjanjikan tema-tema pembelajaran yang lebih aktual dan kontektual dalam kehidupan sehari-hari. Pembelajaran tematik memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan perhatian, aktivitas belajar dan pemahaman siswa terhadap materi yang dipelajarinya, karena pembelajarannya lebih berpusat pada siswa, memberikan pengalaman langsung kepada siswa, pisahan mata pelajaran tidak begitu jelas, menyajikan konsep dari berbagai mata pelajaran yang bersifat fleksibel dan hasil pembelajaran dapat berkembang sesuai minat dan kebutuhan siswa. Pembelajaran tematik agar berhasil dengan baik perlu dilakukan dengan menempuh tahapan perencanaan, penerapan dna evaluasi yang terprogram dengan baik.Kata Kunci: Implementasi Kurikulum, Pembelajaran Tematik, Proses Belajar
Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di MTsN Banjarmasin Selatan Istiqamah Istiqamah
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 8, No 2 (2018): Desember
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (41.013 KB) | DOI: 10.18592/jtipai.v8i2.2307

Abstract

Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di MTsN Banjarmasin Selatan meliputi ; Pertama : Perencanaan yang dilakukan oleh guru yang bersangkutan sudah cukup bagus karena guru tersebut telah mempersiapkan segala perencanaan sebelum memulai pelajaran yaitu membuat rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). Kedua: Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di MTsN Banjarmasin Selatan  dapat dilihat dengan adanya beberapa strategi, pendekatan, model, metode dan media pembelajaran, adanya aktivitas guru dan siswa pada saat pembelajaran.Sedangkan evaluasi yang dilakukan guru sudah terlaksana dengan baik dalam setiap pertemuan kelas. Guru selalu memberikan pre-test dan pro-test ditambah dengan tugas latihan yang diberikan guru pada saat pembelajaran.          Faktor-faktor yang mempengaruhi Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di MTs Ubudiyah Bati-Bati Kabupaten Tanah Laut, meliputi: Faktor guru, yaitu dilihat dari latar belakang pendidikannya, pengalaman mengajarnya dan kemampuan guru baik dalam penguasaan materi maupun dalam penerapan strategi/metode belajar merupakan faktor pendukung dalam pelaksanaan pembelajaran. Faktor siswa, yaitu dilihat  dari keaktifan siswa, kondisi kelas dan minat siswa dalam mengikuti pembelajaran dan pemahaman siswa terhadap pelajaran yang disampaikan oleh guru merupakan faktor pendukung dalam terlaksananya pembelajaran.Faktor sarana prasarana, yaitu media dan alat-alat pembelajaran yang kurang memadai dalam proses pembelajaran seperti LCD dan keadaan ruang kelas. Sehingga guru dituntut harus  lebih kreatif lagi untuk menggunakan fasilitas yang ada di sekolah dan menggunakan metode dan strategi yang tepat dalam mengajar dan harus mampu menguasai keadaan kelas agar siswa merasa nyaman pada saat pembelajaran.Kata Kunci : Pembelajaran, perencanaan dan metode serta evaluasi

Page 7 of 34 | Total Record : 340


Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 15 No. 1 (2025): June Vol. 14 No. 2 (2024): December Vol. 14 No. 1 (2024): June Vol. 13 No. 2 (2023): December Vol. 13 No. 1 (2023): Juni Vol. 13 No. 1 (2023): June Vol 13, No 1 (2023): Juni Vol. 12 No. 2 (2022): December Vol 12, No 2 (2022): DESEMBER Vol 12, No 1 (2022): Juni Vol 12, No 1 (2022) Vol. 12 No. 1 (2022): June Vol. 11 No. 2 (2021): December Vol 11, No 2 (2021): Desember Vol 11, No 1 (2021): Juni Vol. 11 No. 1 (2021): June Vol 11, No 1 (2021): Januari - Juni Vol. 10 No. 2 (2020): December Vol 10, No 2 (2020): Desember Vol 10, No 2 (2020): Juli - Desember Vol 10, No 1 (2020): Juni Vol 10, No 1 (2020): Januari - Juni Vol. 10 No. 1 (2020): June Vol 9, No 2 (2019): Desember Vol 9, No 2 (2019): Juli - Desember Vol. 9 No. 2 (2019): December Vol. 9 No. 1 (2019): June Vol 9, No 1 (2019): Januari - Juni Vol 9, No 1 (2019): Juni Vol 8, No 2 (2018): Juli - Desember Vol. 8 No. 2 (2018): December Vol 8, No 2 (2018): Desember Vol 8, No 1 (2018): Juni Vol 8, No 1 (2018): Januari - Juni Vol. 8 No. 1 (2018): June Vol. 7 No. 2 (2017): December Vol 7, No 2 (2017): Desember Vol. 7 No. 1 (2017): June Vol 7, No 1 (2017): Juni Vol. 6 No. 2 (2016): December Vol 6, No 2 (2016): Desember Vol 6, No 1 (2016): Juni Vol. 6 No. 1 (2016): June Vol 5, No 2 (2015): Desember Vol. 5 No. 2 (2015): December Vol. 5 No. 1 (2015): June Vol 5, No 1 (2015): Juni Vol 4, No 2 (2014): Desember Vol. 4 No. 2 (2014): December Vol 4, No 1 (2014): Juni Vol. 4 No. 1 (2014): June Vol 3, No 2 (2013): Desember Vol. 3 No. 2 (2013): December Vol 3, No 1 (2013): Juni Vol. 3 No. 1 (2013): June Vol 2, No 2 (2012): Desember Vol. 2 No. 2 (2012): December Vol 2, No 1 (2012): Juni Vol. 2 No. 1 (2012): June More Issue