cover
Contact Name
M Mansyur
Contact Email
mansyurhurdi@gmail.com
Phone
+6287853147623
Journal Mail Official
eduthinkjournal@gmail.com
Editorial Address
PP. Miftahul Panyepen Palengaan Pamekasan
Location
Kab. pamekasan,
Jawa timur
INDONESIA
Eduthink: Jurnal Pemikiran Pendidikan Islam
ISSN : -     EISSN : 27230015     DOI : 10.36420
Core Subject : Religion, Education,
EDUTHINK: Jurnal pemikiran pendidikan Islam includes studies on Deradicalization of Islamic Education, philosophy of Islamic Education, islamic Education Policy, Gender and Islamic Education, Comparison of Islamic Education, Islamic Education and Science, Nusantara Islamic Education, Pesantren Education, Islamic Education and Social Transformation, Leadership of Islamic Education, Figure of Islamic Education, Islamic Education Management, Curriculum of Islamic Education, Innovation of Islamic Education and Madrasah Education
Articles 99 Documents
PERAN ISTIGHOSAH DALAM MENINGKATAKAN KECERDASAN SPIRITUAL Muhammad Syukron
EDUTHINK: Jurnal Pemikiran Pendidikan Islam Vol. 4 No. 02 (2023)
Publisher : Prodi PAI Fakultas Tarbiyah IAI Miftahul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36420/eduthink.v4i02.364

Abstract

Keberhasilan santri dalam menggapai kebahagiaan selamat dunia akhirat tergantung pada kecerdasan spiritual yang ia miliki. Kecerdasan spiritual adalah landasan untuk mengembangkan kecerdasan-kecerdasan lainnya secara efektif. Maka peran istighotsah didalam meningkatkan kecerdasan spiritual sangat diperlukan untuk melatih dan membimbing jiwa santri asrama Al Ghozali agar dekat kepada Allah SWT.Fokus penelitian ini adalah 1) Bagaimana peran istighotsah dalam meningkatkan kecerdasan spiritual santri asrama Al Ghozali; 2) Apa yang menjadi faktor penghambat dan pendukung peran istighotsah dalam meningkatkan kecerdasan spiritual santri asrama Al Ghozali. Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk menganalis pelaksanaan peran istighosah santri asrama Al Ghozali; 2) Untuk menganalisis faktor pendukung dan penghambat kegiatan  istighosah dalam membentuk kecerdasan  spiritual santri di asrama Al Ghozali. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Terdapat dua jenis data sekunder dan primer guna mendukung penelitian ini. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun teknik analisis datanya menggunkan pengumpulan data, reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sedangkan untuk menguji kredibilitas pada penelitian ini menggunkan ketekunan peneliti dan trianggulasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) Istighotsah memiliki peranan penting dalam meningkatkan kecerdasan spiritual santri dibuktikan dengan adanya manfaat yang diperoleh santri, yakni keberkahan yang membawa kebahagiaan hidup selamat dunia akhirat. 2) yang menjadi faktor penghambatnya adalah kemalasan santri, rasa kantuk saat istighotsah karena lampu harus dimatikan. Namun itu semua tidak berarti bagi santri yang percaya dengan adanya barokah. Sehingga kemalasan dan rasa ngantuk yang ada menjadi pemacu semangat untuk mendapatkan barokah.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM DERADIKALISASI Tri Wuryaniningsih
EDUTHINK: Jurnal Pemikiran Pendidikan Islam Vol. 4 No. 02 (2023)
Publisher : Prodi PAI Fakultas Tarbiyah IAI Miftahul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36420/eduthink.v4i02.365

Abstract

Sungguh kita yakini bahwa agama Islam adalah agama yang sempurna dengan dua sumber hukum yakni Al-Qur’an dan hadis. Islam turun membawa prinsip sebagai agama rahmatal lil ‘alamiin. Namun kenapa ada saja tuduhan bahwa Islam adalah agama teroris yang berprinsip radikal. Ini tentunya menjadi pertanyaan besar bagi kita selaku personal yang bergelut di bidang pendidikan, sudah efektifkah pendidikan Islam dalam meminimalisir tindakan radikal yang dilakukan sebagian umat Islam. Peran tersebut tentunya diharapkan diambil oleh pembelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah. Masalah ini menjadi semakin serius jika pemerintah tidak dilakukan sebuah gebrakan yang dapat membentuk karakter para siswa sebagai umat Islam yang moderat.Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Pendidikan Agama Islam dapat berperan dalam deradikalisasi melalui muatan materi, corak berpikir Guru dan pembinaan guru terhadap siswa. Selajutnya diperlukan inovasi kurikulum Pendidikan Agama Islam yang harus dapat mencetak generasi berkarakter moderat dengan cara memberi konten nilai toleransi dan cinta tanah air, menyediakan guru yang berparadigma inklusif yang menyajikan kreatif serta terhubung dengan fakta aktual.
PERAN GURU PAI DALAM PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI SARANA PEMBELAJARAN DAN DAKWAH ATRAKTIF ABAD 21 Ninik Yusrotul ‘Ula; Imam Syafi’i
EDUTHINK: Jurnal Pemikiran Pendidikan Islam Vol. 4 No. 02 (2023)
Publisher : Prodi PAI Fakultas Tarbiyah IAI Miftahul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36420/eduthink.v4i02.366

Abstract

Pada abad 21, guru PAI berperan penting dalam mengembangkan tuntutan pendidikan yang serba teknologi, termasuk pemanfaatan media sosial. Islam sebagai agama dakwah perlu untuk menyiarkan ajaran agama Islam pada generasi milenial melalui media yang atraktif agar mudah diterima. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pemanfaatan media sosial sebagai sarana pembelajaran dan dakwah atraktif abad 21 di SMK Negeri Kabuh dan untuk menganalisisperan guru PAI dalam pemanfaatan media sosial sebagai sarana pembelajaran dan dakwah atraktif abad 21 di SMK Negeri Kabuh. Metode dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian kualitatif ini memiliki empat tahap yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Dalam mencari keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pemanfaatan media sosial sebagai sarana pembelajaran dan dakwah atraktif abad 21 di SMK Negeri Kabuh ialah: untuk mendapatkan banyak informasi, dapat menjalin silaturrahmi, membentuk komunitas tertentu,menjadi media yang inovatif dan kreatif, membantu tercapainyaketerampilan 4 C,dan menjadi ruang dakwah online. (2) Peran Guru PAI dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana pembelajaran dan dakwah atraktif abad 21, yaitu:guru PAI sebagai pembimbing, guru PAI sebagai model (uswah),guru PAI sebagai penasehat, guru PAI juga sebagai demonstrator, pengelola kelas, fasilitator, mediator, dan evaluator dalam pembelajaran.
PERAN MASJID DALAM USAHA MEMAJUKAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Dwi Susilowati; Sholehuddin al Ayubi; Mustain Mustain
EDUTHINK: Jurnal Pemikiran Pendidikan Islam Vol. 4 No. 02 (2023)
Publisher : Prodi PAI Fakultas Tarbiyah IAI Miftahul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36420/eduthink.v4i02.367

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan masjid, faktor pendukung dan penghambat dalam dalam memajukan pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di Masjid Al-Ikhlas Perum. Swan Menganti Park Pelemwatu Menganti Gresik. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis diskriptif yang data bersumber dari sumber data primer dan sekunder. Hasil penelitian ini menunjukan bahwasanya peran masid dalam memajukan pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di Masjid Al-Ikhlas Perum. Swan Menganti Park Pelemwatu Menganti Gresik meliputi: Pertama, Sebagai tempat pelaksanaan peribadatan Kedua, Sebagai pusat pendidikan non Ketiga, Sebagai tempat kegiatan sosial kemasyarakatan. Sedannkan faktor pendukung dan penghambat dalam dalam dalam memajukan pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di Masjid Al-Ikhlas Perum. Swan Menganti Park Pelemwatu Menganti Gresikterlihat dari dukungan dari ta’mir masjid yang memberikan kesempatan jamaah untuk selalu mengembangkan potensi diri mereka melalui berbagai kegiatan yang sudah diprogramkan. Hal ini juga terlihat dari antusiasme para jamaah mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN KITAB ADĀBUL ĀLIM WA AL-MUTA‘ ALLIM UNTUK MEMBENTUK KARAKTER SISWA Nur Rohman; Ainur Rofiq
EDUTHINK: Jurnal Pemikiran Pendidikan Islam Vol. 4 No. 02 (2023)
Publisher : Prodi PAI Fakultas Tarbiyah IAI Miftahul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36420/eduthink.v4i02.368

Abstract

Lembaga pendidikan formal kejuruan adalah salah satu lembaga yang diresmikan dalam rangka mempersiakan peserta didik dalam dunia kerja. Hal ini tentu selaras dengan progam pemerintah terkait progam pengurangan angka pengangguran. Pesatnya teknologi yang masuk pada dunia pendidikan membawa dua dampak positif dan negatif. salah satu dampak negatif tersebut adalah perubahan karakter siswa yang kurang baik terhadap guru dan lingkungan mereka belajar seperti kasus yang terjadi di SMK Hasyim Asy‘aridi mana ditemukan siswa yang membentak gurunya. Maka dari itu perlu di adakan pembelajaran tambahan husus dalam bidang karakter yaitu pembelajaran kitab Adābul Ālim wal muta"Ālim. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisa langkah – langkah persiapan implementasi pembelajaran kitab Adābul Ālim Wa al-Muta‘allim , menganalisa metode implementasi pembelajaran kitab Adābul Ālim Wa al-Muta‘allim . Menganalisa hasil implementasi pembelajaran kitab Adābul Ālim Wa al-Muta‘allim . Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis kualitatif, pendekatannya dengan studi kasus dan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian dari analisa implementasi pembelajaran kitab Adābul ‘ Ālim wal Muta’ allim yang ditemukan adalah: a) Adanya sikap menghormati siswa kepada seluruh dewan guru, b) Siswa menunduk ketika lewat depan guru, c)Tidak gaduh berteriak – teriak ketika ada dewan guru sedang lewat, d) Kitab dan buku tertata rapi di rak masing – masing, e) Siswa mulai menyadari akan pentingnya berakhlak baik terhadap siapapun.
PROGRAM PENGAJIAN RUTIN DALAM PENINGKATAN PEMAHAMAN AGAMA ISLAM PADA JAMA’AH IBU-IBU DI DESA BULUREJO KECAMATAN DIWEK KABUPATEN JOMBANG Khusnul Lathifah
EDUTHINK: Jurnal Pemikiran Pendidikan Islam Vol. 4 No. 02 (2023)
Publisher : Prodi PAI Fakultas Tarbiyah IAI Miftahul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36420/eduthink.v4i02.369

Abstract

Pemahaman agama Islam di era modern ini penuh dengan tantangan, adanya arus globalisasi dan mudahnya akses komunikasi menjadikan manusia lupa akan hakikat tujuannya hidup di dunia. Begitu juga bagi perempuan, mereka kering dengan nilai-nilai keagamaan. Sehingga perlu adanya kegiatan keagaamaan untuk meningkatkan pemahaman agama Islam secara efektif. Salah satu upaya menambah dan meningkatkan pemahaman agama Islam adalah dengan diadakannya pengajian rutin kamis sore di masjid jami’ Desa Bulurejo, Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang. Tujuan penelitian ini untuk 1) menganalisis dan mendeskripsikan Pelaksanaan Pengajian rutin dalam Peningkatan Pemahaman Agama Islam pada jama’ah ibu-ibu di Desa Bulurejo Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang. 2) menganalisis dan mendeskripsikan Efektifitas Pengajian Rutin dalam Peningkatan Pemahaman Agama Islam pada Jama’ah ibu-ibu yang dilaksanakan di Desa Bulurejo Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang. Untuk mengidentifikasi permasalahan tersebut penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Adapun pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan analisa pengumpulan data, reduksi data, penyajian data Verifikasi dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya pelaksanaan pengajian rutin setiap kamis sore yang diisi oleh beberapa pemateri dan diikuti oleh ibu-ibu masyarakat bulurejo dan sekitarnya. Sedangkan efektifitas pelaksanaan pengajian menunjukkan adanya peningkatan agama Islam yang sangat baik.
KREATIVITAS GURU AQIDAH AKHLAK UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA Siti Nur Kamila; Ashari Ashari
EDUTHINK: Jurnal Pemikiran Pendidikan Islam Vol. 4 No. 02 (2023)
Publisher : Prodi PAI Fakultas Tarbiyah IAI Miftahul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36420/eduthink.v4i02.370

Abstract

Kreativitas guru untuk meningkatkan motivasi belajar siswa di MTs Hikmatul Amanah Pacet Mojokerto 1.perencanaan guru aqidah akhlak ialah: a).menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran atau yang biasa disebut (RPP), b).merancang materi pembelajaran,c).menyiapkan metode-metode pembelajaran, dan d).media. 2. Kreativitas guru aqidah akhlak untuk meningkatkan motivasi belajar siswa di MTs Hikmatul Amanah : a).menggunakan metode yang berbeda, b).menyusun materi dengan baik, dan c). pengoptimalan waktu luang sebelum dimulainya pembelajaran aktif, sehingga pembelajaran akan lebih efisien dan efektif penggunaan media dan metode yang beragam dapat memotivasi siswa untuk belajar karena lebih bersemangat, keaktifan siswa menciptakan suasana belajar tidak cepat bosan dalam mengikuti pembelajaran, Tujuan penelitian ini ialah menganalisis implikasi agar mengetahui tentang kreativitas guru untuk meningkatkan motivasi peserta didik di MTs Hikmatul Amanah, oleh karena itu peneliti menggunakan Jenis kualitatif Pendekatan Studi kasus yaitu dengan cara mengumpulkan data ,kemudian menganalisis serta mengambil kesimpulan data yang telah di peneliti temukan. Hasil Penelitian Menunjukan bahwa kreativitas guru untuk meningkatkan motivasi belajar siswa di MTs Hikmatul Amanah 1. antusias dalam mengerjakan tugas pembelajaran akidah ahlak, meskipun pasti ada siswa yang masih malas, dikarnakan masalah mereka sendiri serta lingkungan seperti suasana bingung atau mood yang berantakan 2.siswa aktif selama belajar, aktif dalam kegiatan tanya jawab dan diskusi di kelas, karena kita tahu bahwa motivasi belajar siswa dapat diukur dari semangat belajar dan hasil tugas dan ulangan seperti yang kita ketahui, efek adalah hasil dari suatu tindakan yang dilakukan jadi bersifat sementara ketika efek positif tercapai itu harus diterapkan, tetapi jika efeknya negatif, kita dapat mengevaluasinya untuk pembelajaran di masa mendatang 3.siswa dapat lebih termotivasi untuk berpartisipasi dalam pembelajaran. beberapa siswa mengatakan bahwa mereka menyukai cara guru menyampaikan materi aqidah akhlaq, dan beberapa siswa juga merasakan efek dari metode tersebut, yaitu mempermudah siswa dalam menyelesaikan tugasnya.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PAI BERBASIS KECERDASAN LINGUISTIK DALAM MENUMBUHKAN SIKAP PERCAYA DIRI SISWA Faida Ningsih; Ashari Ashari
EDUTHINK: Jurnal Pemikiran Pendidikan Islam Vol. 4 No. 02 (2023)
Publisher : Prodi PAI Fakultas Tarbiyah IAI Miftahul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36420/eduthink.v4i02.372

Abstract

Fokus dalam penelitian ini Untuk Mengetahui implementasi pembelajaran PAI berbasis kecerdasan linguistik dalam menumbuhkan sikap percaya diri siswa di SMK Nurul Imamul Hasan Situbondo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implemeantasi pembelajaran PAI berbasis kecerdasan linguistik dalam menumbuhkan sikap percaya diri siswa di SMK Nurul Imamul Hasan Situbondo yaitu membaca asmaul husna, membaca juz amma dan surat-surat tertentu, membaca surat al waqiah, membaca surat yasin untuk kelas, menggunakan bahasa yang sesuai ketika mengajar pelajaran bahasa, mengadakan agenda bulanan, menghafalkan mufrodat dan dalil-dalil tertentu, sebelum masuk kelas siswa berbaris dan berhitung menggunakan tiga bahasa
PENGARUH USTADZ DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN TAHFIDZ AL-QURAN Dewi Masitho; Ainur Rofiq
EDUTHINK: Jurnal Pemikiran Pendidikan Islam Vol. 4 No. 02 (2023)
Publisher : Prodi PAI Fakultas Tarbiyah IAI Miftahul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36420/eduthink.v4i02.373

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh ustadz dalam meningkatkan hafalan al-Quran pada para siswa di MTs Bustanul Ulum Sumberkarang Dlanggu. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari sampai bulan Februari 2022. Pendekatan yang digunakan dalam melakukan penelitian ini adalah pendekatan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian Survey dengan para responden menggunakan kuesioner sebagai metode pokok. Dilakukan dengan pengisian angket. Instrumen yang digunakan untuk tes yaitu kuesioner yang telah melalui proses uji validitas. Sampel dari penelitian ini adalah kelas VII (tujuh) Mts Bustanul Ulum yang berjumlah 34 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pada ustadz dalam meningkatkan kemampuan tahfidz siswa di kelas VII. Hasil ini dapat dibuktikan dengan nilai t hitung sebesar 7.785, koefisien regresi (b) sebesar0,627, nilai signifikansi (p) sebesar 0,000 (p < 0,05) dan koefisien determinasi (R2 ) sebesar 0,654 atau 65,4% yang artinya 65,4% kemampuan tahfidz siswa dipengaruhi oleh ustadz, sedangkan sisanya sebesar 34,6% dipengaruhi oleh variabel lainnya. Dari penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan ustadz berpengaruh dalam meningkat kemampuan tahfidz al-Quran pada siswa.
PENERAPAN KOMPETENSI SOSIAL GURU DALAM MENGATASI KESULITAN BELAJAR PESERTA DIDIK Ufi Isnawati
EDUTHINK: Jurnal Pemikiran Pendidikan Islam Vol. 4 No. 02 (2023)
Publisher : Prodi PAI Fakultas Tarbiyah IAI Miftahul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36420/eduthink.v4i02.374

Abstract

Fokus dalam penelitian ini yaitu Bagaimana proses penerapan kompetensi sosial guru dalam mengatasi kesulitas belajar peserta didik pada mata pelajaran fiqih di MTs. Misbahul Hidayah Situbondo. Metode penelitian dalam tesis ini adalah kualitatif deskriptif, pengumpulan data dapat menggunakan sumber data primer dan sumber data sekunder, teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, analisis data menggunakan model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Proses penerapan kompetensi sosial guru pendidikan agama Islam dalam mengatasi kesulitan belajar peserta didik di MTs. Misbahul Hidayah Situbondo berjalan kurang optimal. Ketidakoptimalan itu terjadi karena kurangnya komunikasi antara guru pendidikan agama Islam dengan pihak terkait (sesama teman seprofesi, orang tua, dan masyarakat) dalam mengatasi kesulitan belajar peserta didik dan jenis kesulitan belajar yang dialami oleh peserta didik di MTs. Misbahul Hidayah Situbondo ialah lambat belajar dan ketidakmampuan belajar. Kedua jenis kesulitan tersebut berfokus pada materi muatan lokal juz amma

Page 6 of 10 | Total Record : 99