cover
Contact Name
-
Contact Email
jbd@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jbd@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Pusat Pengembangan KKN LPPM UNNES, Gedung Prof. Retno Sriningsih Satmoko Lantai 2, Kampus Sekaran Gunungpati Kota Semarang 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Bina Desa
ISSN : 27156311     EISSN : 27754375     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Bina Desa memuat hasil pengabdian kepada masyarakat berbasis penelitian seperti Pengembangan Masyarakat (Community Development), Pembelajaran Layanan (Service Learning), PAR (Participatory Action Research), ABCD (Asset Based Community Development), CBR (Community-Based Research), dan metodologi lainnya. Pada dasarnya adalah semua kegiatan yang bertujuan memberikan layanan kepada masyarakat dengan tujuan menangani berbagai masalah di masyarakat guna meningkatkan kesejahteraan dan memberdayakan masyarakat. Oleh karenanya pendekatan yang digunakan adalah multidisiplin ilmu sesuai konteks bidang garapan. Jurnal Bina Desa juga mempublikasikan hasil program Kuliah Kerja Nyata (KKN).
Articles 189 Documents
Media Pembelajaran Berbasis Buku Matematika Bergambar untuk Meningkatkan Minat Belajar Matematika
Jurnal Bina Desa Vol 5, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakDalam rangka meningkatkan minat belajar siswa SD di Desa Margorejo setelah adanya pandemi Covid-19 yang dampaknya masih terasa sampai saat ini. Ditemukan beberapa masalah yang menjadi penghambat, salah satunya seperti mayoritas siswa kelas 3 SD di Desa Margorejo mempunyai kesulitan menghitung operasi matematika dasar seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Adapun faktor yang dapat mempengaruhi prestasi belajar siswa antara lain, kondisi siswa, minat belajar, metode pengajaran dari guru, fasilitas dan media yang digunakan dalam belajar mengajar. Untuk itu dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membuatkan media pembelajaran berbasis buku dan memberikan edukasi matematika dasar yang diharapkan dapat memberikan pemahaman yang mudah dan menambah minat siswa dalam belajar matematika. Kegiatan ini dilakukan dengan melakukan observasi ke sekolah dasar dan pengadaan program bimbel untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa, lalu mulai mencari dan merancang materi yang dikemas sederhana. Buku ini juga didesain dengan tampilan gambar yang menarik sehingga disukai siswa. Kemudian edukasi diberikan dengan sasaran kelas 3 SD 5 Margorejo yang dilakukan untuk memberikan pemahaman lebih mengenai operasi hitung matematika dasar. Hasil akhir menunjukkan bahwa siswa antusias ketika diminta untuk menjawab soal yang diberikan dan dapat memberikan jawaban yang tepat dan benar. AbstractIn order to increase the interest in learning for elementary school students in Margorejo Village after the Covid-19 pandemic, the impact of which is still being feels today. There are problems that become obstacles, one of which was that most 3rd-grade students in Margorejo Village had difficulty calculating basic mathematical operations such as addition, subtraction, multiplication, and division. The factors that can affect student achievement include the condition of students, interest in learning, teaching methods from teachers, facilities, and media used in teaching and learning. For this reason, this community service activity aims to develop book-based learning media and provide mathematics education which is expected to provide easy understanding and increase students' interest in learning mathematics. This activity was implemented by observing elementary schools and procuring tutoring programs to determine students' understanding level, then starting to find and designing simple packaged materials. This book is also designed with an attractive display of images so that students like it. Then the implementation of educational activities targeting third-grade students of SD 5 Margorejo to provide a deeper understanding of basic mathematical arithmetic operations. The final results show that students are enthusiastic when asked to answer the questions that have been given and can provide appropriate and correct answers.Keywords: Arithmetic; Book; Learning Media; Mathematics
EWS (Early Warning System) Sederhana Sebagai Pendeteksi Dini Tanah longsor di Kawasan Desa Kenalan
Jurnal Bina Desa Vol 5, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakArtikel ini bertujuan untuk mengungkapkan hasil sosialiasi terkait pencotohan dari pembuatan EWS (Early Warning System) sederhana sebagai pendeteksi dini tanah longsor di kawasan Desa Kenalan, Borobudur. Curah hujan yang tinggi pada bulan Oktober 2022 lalu membuat beberapa titik di desa Kenalan mengalami tanah longsor yang menyebabkan banyaknya kerugian baik materiil maupun non materiil, meskipun tidak memakan korban jiwa tetapi hal tersebut tetap perlu diwaspadai untuk bencana tanah longsor kedepannya. Mengatasi hal tersebut, Mahasiswa UNNES GIAT 3 yang melakukan kegiatan KKN di wilayah tersebut mengadakan sosialisasi dan pencotohan pembuatan EWS (Early Warning System) sederhana untuk mewaspadai dari adanya tanah longsor dan mengurangi kerugian yang ada. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode uji tindak (action research) yang melibatkan kelompok masyarakat sasaran yaitu masyarakat yang berada di wilayah dengan lereng curam seperti di Dusun Wonolelo. Hasil yang diperoleh dari pelatihan ini berupa masyarakat mengenal EWS sederhana dan dapat membuatnya di rumah masing – masing.AbstractThis article aims to reveal the results of socialization related to the example of making a simple EWS (Early Warning System) as an early detection of landslides in the Kenalan Village area, Borobudur. High rainfall in October 2022 made several points in Kenalan village experience landslides which caused a lot of material and non-material losses, even though it did not take any lives but this still needs to be watched out for landslide disasters in the future. To overcome this, UNNES GIAT 3 students who carried out KKN activities in the area held a socialization and sample of making a simple EWS (Early Warning System) to be aware of landslides and reduce existing losses. The method used in this activity is anaction researchthat involves the target community group, namely people living in areas with steep slopes such as Wonolelo Hamlet. The results obtained from this training are that people know a simple EWS and can make it at their own homes. Keywords : EWS; Landslide; Rainfall
Inovasi Pembuatan Makanan Tambahan dari Daun Kelor Guna Mencegah Stunting
Jurnal Bina Desa Vol 4, No 3 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakKegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan inovasi pemanfaatan sumber daya alam, khususnya daun kelor, yang mampu menghasilkan produk yang dapat diterima oleh para anak dan balita, memberikan alternatif PMT ( Pemberian Makanan Tambahan ) kepada para Ibu melalui produk berbahan dasar daun kelor , yang mempunyai nilai gizi yang baik, ekonomis, mudah untuk di buat, namun di buat dengan sajian yang modern, dengan di sajikan berupa Churros dengan saus coklat cair di harapkan dapat menarik perhatian para anak-anak dan balita. Metode kegiatan dilakukan dengan bentuk sosialisai dan penyuluhan mengenai stunting dan PMT, dengan sasaran utama kegiatan Ibu-Ibu yang ada di Desa Kanoman, Kecamatan Karangnongko, Klaten. Hasil kegiatan pengabdian pada masyarakat ini menunjukkan bahwa para peserta sangat antusias dan merasa termotivasi untuk membuat produk Churros berbahan dasar daun kelor. Para peserta sangat mengharapkan kegiatan pelatihan produk olahan lainnya dengan bahan dasar dan sajian yang berbeda.AbstractThis service activity aims to provide innovation in the use of natural resources, especially Moringa leaves, which are able to produce products that are acceptable to children and toddlers, provide an alternative PMT (Supplementary Feeding) to mothers through products made from Moringa leaves, which have value. good nutrition, economical, easy to make, but made with a modern dish, served in the form of Churros with liquid chocolate sauce is expected to attract the attention of children and toddlers. The method of activity is carried out in the form of socialization and counseling about stunting and PMT, with the main target being the activities of mothers in Kanoman Village, Karangnongko District, Klaten. The results of this community service activity showed that the participants were very enthusiastic and felt motivated to make Churros products made from Moringa leaves. The participants really expected other processed product training activities with different basic ingredients and presentations.Keywords: Innovation; Moringa Leaf Churros; Training; Socialization; Supplementary Food
Peran Mahasiswa dalam Menanamkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Melalui Sosialisasi Cuci Tangan Pakai Sabun di Masyarakat
Jurnal Bina Desa Vol 5, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakUNNES GIAT merupakan implementasi dari salah satu tridharma perguruan tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat. Setelah dilakukan identifikasi masalah yang ada di Desa Plumbungan, tim UNNES GIAT 3 Desa Plumbungan mengadakan program sosialisasi dan praktik cuci tangan pakai sabun yang dilaksanakan di SDN 1 Plumbungan Kegiatan ini dilakukan berdasarkan pada tidak adanya kebiasaan mencuci tangan pakai sabun di kalangan anak-anak khususnya siswa SD N 1 Plumbungan, minimnya fasilitas untuk mencuci tanga, dan kurangnya motivasi anak-anak dalam mencuci tangan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan melatih anak-anak SD menerapkan perilaku bersih dan sehat. Pelaksanaan kegiatan ini terdiri dari beberapak kegiatan yaitu sosialisasi pentingnya mencuci tanga, demonstrasi cara mencuci tangan yang benar, praktik mencuci tangan, pemberian sabun cair pada pihak sekolah, dan pemasangan poster ajakan mencuci tangan. Kegiatan ini sangat berpengaruh positif diantaranya siswa sangat antusias dalam mencuci tangan, siswa menjadi tahu cara mencuci tangan yang benar serta mengetahui manfaat mencuci tangan, fasilitas untuk mencuci tangan yang memadai serta pemasangan poster membuat siswa semakin bersemangat dalam melakukan kebiasaan mencuci tangan pakai sabun sebagai implementasi perilaku hidup bersih dan sehat. AbstractUNNES GIAT is an implementation of one of the tridharma of higher education, namely community service. After identifying the problems in Plumbungan Village, the UNNES GIAT 3 Plumbungan Village team held a socialization program and the practice of washing hands with soap which was held at SDN 1 Plumbungan This activity was carried out based on the absence of the habit of washing hands with soap among children, especially students of SD N 1 Plumbungan, the lack of facilities for washing hands, and the lack of motivation for children to wash their hands. This activity aims to improve the quality of health and train elementary school children to adopt clean and healthy behaviors. The implementation of this activity consisted of several activities, namely socialization of the importance of hand washing, demonstration of how to wash hands properly, hand washing practices, distribution of liquid soap to schools, and installation of posters inviting hand washing. This activity has a very positive effect including students are very enthusiastic about washing hands, students become aware of how to wash hands properly and know the benefits of washing hands, adequate hand washing facilities and posters make students more enthusiastic about carrying out the habit of washing hands with soap as an implementation of behavior live clean and healthy.Keywords: Elementary School; Hand wash; Sosialization
Literasi Digital dalam Pemenuhan Asesmen Kompetensi Minimum bagi Warga Belajar Pendidikan Kesetaraan
Jurnal Bina Desa Vol 4, No 3 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakWarga belajar pendidikan kesetaraan di PKBM Widya Bhakti sebagian besar adalah anak-anak pondok pesantren Rijalul Quran. Permasalahan yang kini dihadapi adalah adanya penyelenggaraan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) yang diselenggarakan secara daring menggunakan komputer dan jaringan internet. Selama ini, proses pembelajaran pendidikan kesetaraan kejar paket A, B, C di PKBM Widya Bhakti menggunakan sistem luring yang belum menggunakan komputer. Belum lagi bahwa warga belajarnya sebagian besar gaptek dengan komputer. Kegiatan ini bertujuan memberikan bimbingan kepada warga belajar dalam meningkatkan kemampuan pelaksanaan AKM, dan literasi digital. Pemecahan permasalahan yang ada pada mitra pada dasarnya menggunakan pendekatan pelatihan, pembelajaran clasical, pendampingan yang dilakukan secara komprehensif dan keberlanjutan. Peserta pendampingan sangat senang dengan kegiatan yang selenggarakan. Mereka dapat belajar sambil praktik banyak terkait peningkatan literasi digital mereka. Adapun hambatannya mereka harus membuat jadwal di luar kegiatan pondok pesantren yang diijinkan oleh pengurus pondoknya serta terdapatnya pendamping dari pondok dalam mengikuti berbagai kegiatan di luar pondok.AbstractMost of the residents studying equality education at PKBM Widya Bhakti are children from the Rijalul Quran Islamic boarding school. The problem that is currently being faced is the implementation of the Minimum Competency Assessment (AKM) which is held online using a computer and internet network. So far, the learning process for pursuing equality education packages A, B, C at PKBM Widya Bhakti uses an offline system that does not yet use a computer. Not to mention that most of the learning residents are ignorant with computers. This activity aims to provide guidance to learning residents in improving the ability to implement AKM, and digital literacy. Solving problems that exist with partners basically uses a training approach, classical learning, mentoring that is carried out in a comprehensive and sustainable manner. The mentoring participants were very happy with the activities held. They can learn by doing a lot about improving their digital literacy. As for the obstacles, they have to make a schedule outside the activities of the Islamic boarding school which is permitted by the boarding school administrator as well as the presence of a companion from the boarding school in participating in various activities outside the boarding school.Keywords: AKM; Digital Literacy; Equality Education
Edukasi dan Pendampingan Program Cegah Stunting
Jurnal Bina Desa Vol 5, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakProgram edukasi stunting merupakan program pencegahan stunting pada bayi dan balita. Metode pelaksanaan dalam program pencegahan stunting kepada masyarakat melalui Pemberdayaan Kader Posyandu Desa Kandangan, Pendampingan Pra Nikah melalui Pusat Informasi dan Konseling Remaja Desa Kandangan, Pendampingan Kehamilan, serta Pemenuhan Gizi Seimbang untuk Kesehatan Masyarakat. Populasi dalam penelitian ini adalah Ibu-Ibu Kader Posyandu Desa Kandangan, Remaja Dusun Termas, Ibu-Ibu Desa Kandangan yang memiliki bayi dan balita, dan Ibu-Ibu Hamil di Wilayah Desa Kandangan. Pemahaman menganai apa itu stunting perlu lebih ditekankan didalam masyarakat serta Penguatan dan Keaktifan Kader perlu dimasifkan untuk terwujudnya program yang aktif dan baik.AbstractThe stunting education program is a stunting prevention program for infants and toddlers. The method of implementing the stunting prevention program for the community is through the Empowerment of Posyandu Cadres in Kandangan Village, Pre-Marriage Assistance through the Kandangan Village Youth Information and Counseling Center, Pregnancy Assistance, and Fulfillment of Balanced Nutrition for Public Health. The population in this study were Posyandu Cadres in Kandangan Village, Teenagers in Termas Hamlet, Mothers in Kandangan Village who have babies and toddlers, and Pregnant Women in the Kandangan Village area. An understanding of what stunting is needs to be emphasized more in the community and the Strengthening and Activeness of Cadres needs to be massively developed to create an active and good program.Keywords: Education; Health and Society; Stunting
Program Bimbingan Belajar Matematika sebagai Upaya Memajukan Pendidikan Anak-Anak
Jurnal Bina Desa Vol 4, No 3 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengimplementasikan kegiatan UNNES GIAT 3 yang akan dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas Negeri Semarang tahun 2022. Salah satu program kerja dalam kegiatan UNNES GIAT 3 adalah kegiatan Bimbingan Belajar yang dilaksanakan setiap sore di Posko Desa Giritengah khususnya bagi siswa Sekolah Dasar di sekitar Balai Desa Giritengah. Di sini, semua kegiatan belajar berlangsung di depan posko. Tujuan tutor adalah untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang proses pembelajaran dan sekaligus membantu siswa untuk beradaptasi dengan dirinya dan lingkungannya. Metode ini membantu siswa mengatasi tugas mereka dan meningkatkan pemahaman terutama pada mata pelajaran matematika. Sesi bimbingan belajar ini terdiri dari memotivasi siswa, menjelaskan apa yang mereka pelajari dan membantu mereka menyelesaikan studi mereka. Peran layanan bimbingan belajar meliputi memotivasi belajar, membuat anak merasa diperhatikan, mengajarkan pemahaman pelajaran, menambah pengetahuan, dan meningkatkan rasa percaya diri. Metode bimbingan belajar ini adalah tanya jawab, ceramah, dan diskusi.AbstractThe purpose of this activity is to implement the UNNES GIAT 3 activities which will be carried out by Semarang State University students in 2022. One of the work programs in the UNNES GIAT 3 activities is the tutoring activity which is carried out every evening at the Giritengah Village Post especially for elementary school students around Giritengah Village Hall. Here, all learning activities take place in front of the command post. The tutor's goal is to increase understanding of the learning process and at the same time help students to adapt to themselves and their environment. This method helps students cope with their assignments and improve understanding, especially in mathematics. These tutoring sessions consist of motivating students, explaining what they are learning and helping them complete their studies. The role of motivating tutoring services includes learning, making children feel cared for, prohibiting understanding of lessons, increasing knowledge, and increasing self-confidence. This tutoring method is question and answer, lecture, and discussion.Keywords: Elementary School; Math; Tutoring
Pemanfaatan Minyak Jelantah dalam Pembuatan Lilin Aromaterapi
Jurnal Bina Desa Vol 4, No 3 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 AbstrakPengabdian masyarakat yang berjudul Pemanfaatan Minyak Jelantah dalam Pembuatan Lilin Aromaterapi melibatkan Ibu-Ibu Dusun Kebandingan, Desa Pener, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah telah dilaksanakan pada tanggal 9 September 2022. Tujuan dari kegiatan ini yaitu mengurangi pencemaran lingkungan akibat limbah minyak goreng bekas atau minyak jelantah dengan mengolahnya menjadi lilin aromaterapi. Limbah minyak jelantah kemudian dikembangkan untuk dibuat menjadi lilin aromaterapi. Dengan demikian limbah rumah tangga berupa minyak jelantah yang dapat menyebabkan pencemaran lingkungan dapat diolah menjadi produk yang bernilai guna dan mampu menambah penghasilan rumah tangga. Target luaran yang dihasilkan yaitu suatu produk lilin aromaterapi dan jurnal pengabdian Bina Desa. Dalam mewujudkan target luaran tersebut metode yang diterapkan meliputi sosialisasi, pelatihan, dan praktik langsung untuk menambah kemampuan dan kreativitas peserta. Harapan dari pelatihan yang telah dilakukan ini, para peserta memiliki pengetahuan dan wawasan dalam pengolahan minyak goreng bekas sekaligus dapat menjadi ide usaha yang kreatif dan inovatif.AbstractThe community service entitled Utilization of Waste Cooking Oil in Making Aromatherapy Candles involving the women of Kebandingan Hamlet, Pener Village, Taman District, Pemalang Regency, Central Java was carried out on September 9, 2022. The purpose of this activity is to reduce environmental pollution due to waste cooking oil. or used cooking oil by processing it into aromatherapy candles. Waste cooking oil is then developed to be made into aromatherapy candles. Thus, household waste in the form of used cooking oil which can cause environmental pollution can be processed into useful products and can increase household income. The resulting output targets are an aromatherapy candle product and the Bina Desa devotion journal. In realizing the output targets, the methods applied include socialization, training, and hands-on practice to increase the abilities and creativity of the participants. It is hoped that from the training that has been carried out, the participants have knowledge and insight in processing used cooking oil as well as being able to become creative and innovative business ideas.Keywords: Aromatherapy Candles; Cooking Oil; Environmental Pollution Training
Penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) untuk Mewujudkan Masyarakat Sehat
Jurnal Bina Desa Vol 5, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTanaman Obat Keluarga (TOGA) adalah tanaman dengan efek farmakologis yang positif terhadap tubuh manusia dan biasanya ditanam di skala rumah maupun komunal. Tanaman obat ini kemudian dapat dimanfaatkan sebagai obat tradisional yang dapat dibuat dengan mudah. Tanaman yang dipilih biasanya adalah tanaman yang dapat digunakan untuk mengobati masalah kesehatan yang sederhana seperti flu dan batuk. Dalam kegiatan pengabdian ini, dua kegiatan dilakukan secara terpisah, yaitu sosialisasi dan penanaman tanaman obat bersama warga. Sosialisasi dilakukan untuk memberikan informasi kepada warga Desa Wadas terkait tanaman obat agar tanaman obat tersebut dapat bermanfaat setelah ditanam. Penanaman dilakukan untuk juga meningkatkan kesadaran terkait pemanfaatan lahan, di samping menjadi titik awal bagi warga dalam budidaya tanaman obat. Penanaman dilakukan di lahan balai desa agar warga dapat dengan mudah menjaga, merawat, dan memanfaatkan tanaman obat tersebut.AbstractMedicinal plants are plants with beneficial pharmacological effect on the human body and are usually planted in a family-scale or community-scale garden. These are then utilized as traditional medicines that can easily be prepared. The plants chosen are usually plants that can be used as first aids for simple medical problems such as common cold and cough. In this community service, two activities were done in separate ocassion, i.e. promotion of medicinal plants and planting the medicinal plants together with the locals. The promotion was done to disseminate information regarding medicinal plants to the people of Wadas Village so that once planted, these plants can be of use to them. The planting was done to also raise awareness on land utilization, besides providing the locals with a starting point in the cultivation of medicinal plants. The planting was done in the land near the village hall so that the locals can easily maintain, take care of, and utilize the plants according to their needs.Keywords: Medicinal Plants; Medicine; Traditional; Utilization
Sosialisasi Internet Positif untuk Anak Usia Sekolah Dasar di SD Negeri 2 Ngemplak
Jurnal Bina Desa Vol 5, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakInternet merupakan suatu kebutuhan penting bagi kehidupan di era digital ini. Internet dibutuhkan untuk mengakses berbagai informasi. Penggunaan gadget berdampak pada perkembangan psikologi anak usia Sekolah Dasar. Anak yang menggunakan gadget dengan durasi lebih dari 2 jam per hari mengalami perubahan perilaku. Internet Positif merupakan kebijakan yang dibuat oleh Pemerintah Indonesia untuk memblokir konten-konten negatif. Paparan pornografi pada anak dapat menyebabkan rusaknya otak, rusaknya kemampuan konsentrasi dan fokus, kecanduan, penyimpangan seks, hingga menjadi pelaku pelecehan atau kekerasan seksual di masa mendatang. Khalayak sasaran yang dipilih dalam kegiatan ini adalah siswa-siswa kelas 3,4,5, dan 6 SD Negeri 2 Ngemplak yang sudah mulai mengenal penggunaan internet dan gadget. Setelah sosialisasi ini dilakukan, siswa yang semula sering membicarakan hal-hal pornografi sudah tidak membahasnya lagi.AbstractThe internet is an important requirement for life in this digital era. Internet is needed to access various information. The use of gadgets has an impact on the psychological development of elementary school age children. Children who use gadgets for more than 2 hours per day experience changes in behavior. Positive Internet is a policy made by the Government of Indonesia to block negative content. Exposure to pornography in children can cause brain damage, impaired ability to concentrate and focus, addiction, sexual deviation, and become perpetrators of sexual harassment or violence in the future. The target audience selected for this activity were students in grades 3, 4, 5 and 6 of SD Negeri 2 Ngemplak who were already familiar with using the internet and gadgets. After this socialization was carried out, students who used to often talk about pornography did not discuss it anymore.Keywords : Internet; Negative Impacts; Pornography

Page 8 of 19 | Total Record : 189