cover
Contact Name
-
Contact Email
jbd@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jbd@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Pusat Pengembangan KKN LPPM UNNES, Gedung Prof. Retno Sriningsih Satmoko Lantai 2, Kampus Sekaran Gunungpati Kota Semarang 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Bina Desa
ISSN : 27156311     EISSN : 27754375     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Bina Desa memuat hasil pengabdian kepada masyarakat berbasis penelitian seperti Pengembangan Masyarakat (Community Development), Pembelajaran Layanan (Service Learning), PAR (Participatory Action Research), ABCD (Asset Based Community Development), CBR (Community-Based Research), dan metodologi lainnya. Pada dasarnya adalah semua kegiatan yang bertujuan memberikan layanan kepada masyarakat dengan tujuan menangani berbagai masalah di masyarakat guna meningkatkan kesejahteraan dan memberdayakan masyarakat. Oleh karenanya pendekatan yang digunakan adalah multidisiplin ilmu sesuai konteks bidang garapan. Jurnal Bina Desa juga mempublikasikan hasil program Kuliah Kerja Nyata (KKN).
Articles 189 Documents
Peningkatan Kesadaran Masyarakat Terhadap Protokol Kesehatan dalam Upaya Pencegahan Covid-19
Jurnal Bina Desa Vol 4, No 2 (2022): Juni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPemerintah mengupayakan berbagai macam cara untuk mengatasi dampak yang ditimbulkan karena pandemi covid-19. Pandemi berdampak pada berbagai macam sektor kehidupan, baik ekonomi, pendidikan, dan pariwisata. Salah satu bentuk upaya pemerintah guna menghambat penyebaran covid-19 yaitu dengan menerapkan protokol kesehatan. Akan tetapi, masyarakat masih banyak yang menyepelekannya. Maka dari itu, dalam rangka pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa KKN BMC 1 UNNES melakukan berbagai bentuk kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya penerapan protokol kesehatan. Metode yang digunakan dalam melaksanakan pengabdian masyarakat ini dilakukan secara daring dan luring. Pengabdian ini membahas mengenai kegiatan KKN mahasiswa UNNES dalam rangka peningkatan kesadaran masyarakat terhadap protokol kesehatan pada masa pandemi covid-19, khususnya di sekitar Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal. Program pengabdian yang dilakukan adalah dengan memberikan sosialisasi pentingya menaati adaptasi kebiasaan baru, pembagian masker gratis, sosialisasi praktik mencuci tangan, dan pembuatan video adaptasi kebiasaan baru di tempat umum.AbstractThe government is trying various ways to overcome the impact caused by the COVID-19 pandemic. The pandemic has an impact on various sectors of life, including the economy, education, and tourism. One of the government's efforts to prevent the spread of COVID-19 is to implement health protocols. However, many people still ignore it. Therefore, in the context of community service, KKN BMC 1 UNNES students carry out various forms of activities that aim to increase public awareness of the importance of implementing health protocols. The method used in carrying out community service is carried out online and offline. This activity discusses KKN activities for UNNES students in order to increase public awareness of health protocols during the COVID-19 pandemic, especially around Dukuhturi District, Tegal Regency. The service program carried out was by providing socialization on the importance of obeying the adaptation of new habits, distributing free masks, socializing hand washing practices, and making videos for adapting new habits in public places.Keywords:, Community Dedication; Covid-19; Health Protocol; Pandemic 
Pelatihan Pembuatan Tempe Bergizi dari Biji Karet sebagai Produk Lokal Unggulan Desa Gondoriyo
Jurnal Bina Desa Vol 4, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakKegiatan pelatihan tempe biji karet dilaksanakan oleh Tim KKN Alternatif 1 UNNES dengan sasaran ibu-ibu PKK Desa Gondoriyo, yang selama ini biji karet belum dimanfaatkan secara maksiamal. Kegiatan ini bertujuan untuk (1) memberikan informasi kepada ibu-ibu PKK tentang pemanfaatan biji karet menjadi tempe (2) memberikan pelatihan cara pembuatan tempe dari biji karet (3) agar ibu-ibu PKK memiliki jiwa kewirausahaan. Metode yang dilakukan yaitu pemaparan sekilas terkait dengan bahan baku dalam pembuatan tempe, diskusi bersama dengan ibu-ibu PKK, kemudian dilanjutkan dengan mempraktikan cara pembuatan tempe biji karet. Kegiatan pelatihan ini berlokasi di rumah Ibu Dela. Adapun prosedur pembuatan tempe biji karet dilakukan melalui beberapa tahapan (1) pemecahan biji karet (2) Penjemuran biji karet (3) Perendaman biji karet (4) Pembersihan biji karet (5) Perebusan biji karet (6) Pemotongan biji karet (7) Pengukusan biji karet (8) Peragian biji karet (9) Pengemasan tempe biji karet. Tim KKN Alternatif 1 UNNES 2020 melakukan pelatihan kepada ibu-ibu PKK dalam pembuatan tempe dari biji karet. AbstractTempe rubber seed training activities are carried out by the UNNES Alternatif 1 KKN Team with the target of the Gondoriyo Village PKK ladies, who until now have not been used maximally. The activity aims to (1) Provid information to PKK mothers about the use of rubber seeds into tempe (2) Provide training on how to make tempe from rubber seeds (3) so that PKK mothers have an entrepreneurial spirit. The method used is brief presentation related to raw materials in making tempe, a joint discussion with PKK mothers, then proceed with practicing how to make rubber seed tempe. This training activity is located at the home of Mrs. Dela. As for the procedure for making rubber seed tempe through several stages (1) spliting of rubber seeds (2) splitting of rubber seeds (3) drying of rubber seeds (4) immersion of rubber seeds (5) cleaning of rubber seeds (6) boiling of rubber seeds (7) cutting of rubber seeds (8) steaming of rubber seeds (9) ruber seeds fermentasion (10) packaging of rubber seed tempeh. UNNES 2020 Alternative KKN Team conducted training for PKK women in making tempeh from rubber seeds.Keywords: HCN; rubber seeds; tempe
Edukasi Pentingnya Program Vaksinasi Pemerintah untuk Masyarakat Melalui Media Sosial dan Cetak
Jurnal Bina Desa Vol 4, No 2 (2022): Juni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakDalam upaya menurunkan angka infeksi virus Covid-19, pemerintah menyiapkan vaksin yang siap diberikan kepada seluruh masyarakat Indonesia. pemberian vaksin Covid-19 adalah solusi yang dinilai paling jitu untuk melindungi dan mengurangi jumlah kasus Covid-19. meski demikian, masih banyak masyarakat yang merasa vaksin Covid-19 ini bukan suatu hal yang penting dan belum aman untuk diberikan. Sosialisasi tentang pentingnya vaksinis yang dilakukan oleh mahasiwa KKN BMC UNNES sebagai salah satu program kerja wajib. Sosialisasi ini bertujuan untuk mengubah persepsi masyarakat atas program vaksinisasi yang dilakukan pemerintah melalui edukasi pentingnya vaksin. Tujuan dari edukasi ini adalah agar seluruh masyarakat bisa segera mendapatkan vaksin Covid-19, agar bisa mengurangi angka penyebaran virus Covid-19 yang terjadi di Indonesia. Permasalahan yang dihadapi dalam mengedukasi pentingnya vaksinisasi adalah tidak dilakukan secara langsung sehingga edukasi dirasa kurang maksimal. Kegiatan yang dilakukan dalam Edukasi pentingnya vaksinisas meliputi: (1) Menempelkan poster tentang pentingnya vaksin di kantor sekolah, posko PPKM dan kelurahan setempat; (2) Memasang spanduk alur pendaftaran vaksinasi pada salah satu lokasi vaksinasi di sekitar kelurahan setempat; dan (3) Sosialisasi melalui grup Whatsapp RT setempat dan juga meminta data jumlah warga yang sudah di vaksin.AbstractIn an effort to reduce the number of Covid-19 virus infections, the government has prepared a vaccine that is ready to be given to all Indonesian people. The administration of the Covid-19 vaccine is the most effective solution to protect and reduce the number of Covid-19 cases. However, there are still many people who feel that the Covid-19 vaccine is not important and is not safe to give. Socialization about the importance of vaccination by KKN BMC UNNES students as one of the mandatory work programs. This socialization aims to change the public's perception of the government's vaccination program through education on the importance of vaccines. The purpose of this education is so that all people can immediately get the Covid-19 vaccine, in order to reduce the number of the spread of the Covid-19 virus that occurred in Indonesia. The problem faced in educating the importance of vaccination is that it is not done directly so that education is felt to be less than optimal. Activities carried out in educating the importance of vaccination include: (1) Placing posters about the importance of vaccines in school offices, PPKM posts and local villages; (2) Install a vaccination registration flow banner at one of the vaccination locations around the local kelurahan; and (3) Socialize through the local RT Whatsapp group and also ask for data on the number of residents who have been vaccinated.Keywords: Socialization; Social Media; Vaccination Education
Implementasi Kegiatan Sebulan (Sehat Mental Tanpa Bully dan Intimidasi) sebagai Upaya Meminimalisir Aksi Bullying di SD
Jurnal Bina Desa Vol 4, No 2 (2022): Juni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini secara umum digunakan untuk mengetahui perilaku bullying dan meminimalisir tindakan bullying di SDN Gunungpati 03. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi langsung dan wawancara. Sedangkan metode pelaksanaannya dengan melakukan pengarahan, memulai permainan, dan ceramah. Berdasarkan penelitian yang dilakukan di kelas 4 dan 5 yang berjumlah 33 siswa, diketahui bahwa siswa tersebut tergolong ke dalam korban dan pelaku bullying di sekolah. Bullying berupa perlakuan fisik lebih besar dilakukan oleh siswa laki-laki berupa pukulan, tendangan, dan saling dorong. Sedangkan kekerasan pada siswa perempuan berupa perilaku verbal seperti mengejek, membentak, dan memberi julukan tertentu. Dampak terbanyak yang dialami oleh siswa laki-laki adalah luka fisik sedangkan perempuan adalah trauma. Untuk meminimalisir tindakan bullying dapat dilakukan dengan menerapkan kegiatan SEBULAN (Sehat Mental Tanpa Bully dan Intimidasi) yang telah dijalankan oleh Tim KKN Alternatif 1 UNNES tahun 2020.AbstractThis research is generally used to determine bullying behavior and minimize bullying at SDN Gunungpati 03. Data collection was carried out by direct observation and interviews. While the method of implementation is by giving directions, starting games, and lectures. Based on research conducted in grades 4 and 5 with a total of 33 students, it is known that these students are classified as victims and perpetrators of bullying at school. Bullying in the form of greater physical treatment was carried out by male students in the form of punches, kicks, and pushing each other. Meanwhile, violence against female students took the form of verbal behavior such as mocking, yelling, and giving certain nicknames. The most impact experienced by male students was physical injury, while the female students were traumatized. To minimize acts of bullying, this can be done by implementing the SEBULAN (Healthy Mental Without Bully and Intimidation) activities that have been carried out by the UNNES Alternative 1 KKN Team in 2020.Keywords: Bullying; Elementary School; Mental Health
Penerapan Metode Bercerita untuk Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Anak-anak Kelas V SDN Benerkulon
Jurnal Bina Desa Vol 4, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakArtikel ini akan membahas tentang penelitian tindakan kelas mengenai penerapan metode bercerita. Penulisan dari artikel ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana sebenarnya pengaruh penerapan metode bercerita dalam meningkatkan kemampuan berbahasa khususnya untuk anak-anak SD kelas V. Latar belakang penelitian ini adalah karena memiliki kemampuan berbahasa yang baik sangatlah penting bagi siswa SD. Memiliki kemampuan berbahasa yang baik bisa membuat seseorang dapat menggukapkan ide-ide, fikiran, dan perasaan dengan mudah. Jika tidak memiliki kemampuan berbahasa yang baik, seseorang akan mengalami kesulitan dalam mengungkapkan apa yang ada dalam pikirannya. Penelitian ini dilakukan dengan beberapa tahap seperti, perencanaan, observasi, pelaksanaan, dan refleksi. Sasaran yang akan diteliti dalam penelitian ini adalah anak-anak kelas V SDN Benerkulon. Hasil dari penelitian ini nunjukkan jika kemampuan berbahasa siswa kelas V SDN Benerkulon mengalami peningkatan setelah menerapkan metode bercerita dalam pembelajarannya.AbstractThis article will dicuss about Classroom Action Research regarding the applying storytelling methode. The writing of this article aims to find out how the actual effect of the application of the storytelling method in improving language skills, especially for fifth grade elementary school students. Background of the research is motivated because the student’s language skills for elementary school students are very important. In fact, having good language skills can make a person able express ideas, thoughts, and feeling easily. If we do not have good language skills, we will have difficulty expressing what on mine. This research was conducted in sereveral stapes such planning, observation, implementation, and reflection. The targets to be studied in this research are the fifth graders at SDN Benerkulon. The results of this study show that the language skills of the fifth grade students of SDN Benerkulon have increased after applying the storytelling method in their learning.Keywords: elementary school students; language skills; story telling.
Pemberdayaan Ekonomi dan Pengotimalisasian Lahan dengan Pembuatan Kebun Mandiri dari Limbah Dapur Guna Mencegah Krisis Pangan di Masa Pandemi
Jurnal Bina Desa Vol 4, No 2 (2022): Juni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakWabah Pandemi Covid-19 berdampak buruk pada berbagai macam aspek kehidupan, salah satunya adalah perekonomian. Wabah ini menjadi penyebab besar adanya kebijakan pembatasan kegiatan dan karantina pada beberapa wilayah. Adanya Pemberhantian Hubungan Kerja atau PHK semakin memperparah keadaan ekonomi masyarakat Indonesia. Krisis Pangan adalah salah satu dampak yang diperkirakan akan timbul dari keadaan sekarang ini. Untuk mencegah terjadinya krisis pangan, Pengabdian mahasiswa Universitas negeri Semarang melalui KKN Bersama Melawan Covid-19 khususnya di wilayah kelurahan Gaga mengadakan kegiatan pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan pembuatan kebun mandiri dari limbah dapur pribadi. Pelatihan Pembuatan Kebun Mandiri ini dilaksanakan di RTRW 005/016 Kelurahan Gaga, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang. Kegiatan ini dilakukan dengan sosialisasi serta penyiapan limbah dapur untuk kemudian di tanam yang dilakukan secara tatap muka dan juga melalui daring. Kegiatan pelatihan pembuatan kebun mandiri dari limbah dapur ini dilakukan selama 1 minggu dengan masa pemantauan selama 2-3 minggu berikutnya. Pelatihan ini menarik minat masyarakat dikarenakan cukup membantu dalam mengurangi biaya pengeluaran untuk pangan.AbstractCovid-19 pandemic give such a negative impact on a various life aspects, economy aspects is one of them. This pandemic is a major cause of some limiting activities policy and quarantine in several regions. The existence of the fired Employment Relations exacerbates the economic situations of Indonesians people. Food crisis is one of the high impact that are expected to arise from the current situation. To prevent a food crisis, Semarang State University Student trough the KKN BMC that against Covid-19, especially in the Gaga Village area, held a community economic empowerment activities by making independent gardens from individual kitchen waste. This Independetnt Garden training was held at RT/RW 005/016 Gaga Village, Larangan District, Tangerang Citu. This activity was carried out by socializing and preparing kitchen waste for later planting which was carried out faceto- face that still prioritize Covid-19 Prevention. This training is also done by online metode. This training activity for making an independent garden from kitchen waste is carried out for 1 week with 2-3 weeks after for monitoring period. This training attracted the public’s interest because it was quite helpful in reducing the cost of spending on food.Keyword : Covid-19; Economic Crisis; Food Crisis; Food Waste; Planting
Peran Mahasiswa KKN BMC UNNES dalam Program Vaksinasi Covid-19
Jurnal Bina Desa Vol 4, No 2 (2022): Juni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakKasus corona viris di Kota Jakarta Selatan termasuk kedalam salah satu daerah zona merah dengan resiko penyebaran Covid-19 yang tinggi. Salah satu usaha yang dilakukan pemerintah untuk memutuskan penyebaran dan memberantas Covid-19 yaitu dengan menyelenggarakan pemberian vaksin Covid-19. Pengabdian mahasiswa dalam pelaksanaan program vaksinasi bertujuan untuk menyukseskan program yang telah diadakan oleh pemerintah untuk masyarakat Indonesia. Tujuan jangka panjang dari program ini, yaitu terbentuknya kekebalan kelompok sehingga dapat mencegah penularan maupun keparahan dari penyakit ini. Kegiatan yang dilakukan pada program ini meliputi: (1) Edukasi pentingnya vaksinasi Covid-19 dengan media yang menarik; (2) Menginformasikan tempat dan waktu untuk melakukan vaksinasi; (3) Pembuatan buku saku Covid-19; (4) Ikut membantu dalam penyelenggaraan vaksinasi Covid-19; (5) Pembagian bakti sosial pada masyarakat yang terdampak Covid-19; dan (6) Pembagian hand sanitizer pasa masyarakat AbstractThe corona virus case in South Jakarta City is included in one of the red zone areas with a high risk of spreading Covid-19. One of the efforts made by the government to stop the spread and eradicate Covid-19 is by administering the Covid-19 vaccine. Student service in the implementation of the vaccination program is aimed at the success of the program that has been held by the government for the people of Indonesia. The long-term goal of this program is the formation of group immunity so that it can prevent the transmission and severity of this disease. Activities carried out in this program include: (1) Education on the importance of Covid-19 vaccination with interesting media; (2) Informing where and when to vaccinate; (3) Making a Covid-19 pocket book; (4) Participating in the implementation of Covid-19 vaccination; (5) Distribution of social services to communities affected by Covid-19; and (6) Distribution of hand sanitizers to the communityKeywords: Covid-19; Dedication; Vaccine
Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Ecobricks dalam Pengelolaan Sampah Plastik
Jurnal Bina Desa Vol 4, No 2 (2022): Juni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakIndonesia merupakan negara besar karena jumlah penduduknya yang menduduki peringkat keempat dunia. Kuantitas penduduk yang sebesar itu dengan keadaan ekonomi yang mayoritas banyak dibawah garis kemiskinan menyebabkan kebutuhan masyarakat banyak pada sektor konsumtif. Hal itu menyebabkan jumlah sampah yang dihasilkan dari berbagai sumber sangat banyak. Ecobrick menjadi salah satu terobosan yang dapat dikembangkan oleh masyarakat karena penggunaannya yang sederhana, ramah lingkungan, dan efektif dalam mendayagunakan kembali sampah, utamanya plastik. Kebijakan tersebut sangat tepat jika melihat angka sampah yang dihasilkan Indonesia pada tahun 2020, yaitu lebih dari 60 ton. Tujuan dari sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kepedulian warga RT 05 tentang pentingnya pengelolaan sampah plastik. Metode sosialisasi ini menggunakan metode ceramah dan praktik langsung pembuatan ecobrick. Hasil yang diperoleh yaitu warga dapat memahami pentingnya pengelolaan sampah yang dibuat menjadi ecobrick dan cara pembuatannya. Diharapkan kegiatan ini dapat terus berlanjut ke depannya, dan warga RT 05 dapat menjadi kader inisiasi pengelolaan sampah plastik di Desa Candinegara.AbstractIndonesia is a large country because of its population which is ranked fourth in the world. Such a large population with an economic condition that dominates below the poverty line causes many people's needs to be in the consumer sector. This causes the amount of waste generated from various sources to be very large. Ecobrick is one of the breakthroughs that can be developed by the community because of its simple use, environmentally friendly especially plastic. This policy is very appropriate if you look at the number of waste generated by Indonesia in 2020, it amounts to more than 60 tons. The purpose of this socialization is to increase the knowledge and awareness of RT 05 residents about the importance of managing plastic waste. This socialization method uses the lecture method and direct practice of making ecobricks. The results obtained are that residents can understand the importance of managing waste made into ecobricks and how to make it. It is hoped that this activity can be continuously implied, and residents of RT 05 become cadres of initiation of plastic waste management in Candinegara Village.Keywords: Environtment; Knowledge; Manage; Waste
Pelatihan BUDIKDAMBER Sebagai Solusi Alternatif Budidaya Ikan dan Sayuran Hidroponik
Jurnal Bina Desa Vol 4, No 2 (2022): Juni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakDaerah pedesaan pada umumnya adalah daerah yang dapat dengan mudah dijadikan sebagai tempat untuk budidaya ikan maupun sayuran. Namun pada kenyataannya, untuk melakukan budidaya tersebut diperlukan lahan yang luas serta modal yang cukup besar. Hal ini menjadi permasalahan sekaligus tantangan untuk melakukan budidaya ikan dan sayuran tanpa memiliki lahan yang luas serta modal yang cukup. Oleh karena itu, diperlukan solusi yang tepat untuk menangani masalah tersebut. Salah satu solusi alternatif yang tepat untuk permasalahan ini adalah program “BUDIKDAMBER” atau Budidaya Ikan dalam Ember. Sebagai civitas academica, Tim KKN BMC 1 UNNES melaksanakan pelatihan “BUDIKDAMBER” dengan warga desa Karangreja sebagai pesertanya. Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat desa, khususnya desa Karangreja agar dapat melakukan budidaya ikan dan sayuran hidroponik secara bersamaan tanpa mengeluarkan modal yang besar serta lahan yang luas. Hasil dari pengabdian melalui program “BUDIKDAMBER” ini yaitu: (1) Masyarakat desa, khususnya di desa Karangreja dapat mengerti mengenai cara yang tepat dan hemat untuk melakukan budidaya ikan serta sayuran; dan (2) Penerapan “BUDIKDAMBER” dapat membantu ketahanan pangan dalam skala mikro di masyarakat desa.AbstractRural areas commonly are areas that can easily be used for fish and vegetable cultivation. But in fact, to carry out such cultivation requires a large area of land and sufficient capital. This becomes problem as well as challenge to cultivate fish and vegetables without having a large area of land and sufficient capital. Therefore, an appropriate solution is needed to deal with this problem. One of the appropriate alternative solutions for this problem is the program of “BUDIKDAMBER” which stands for “Budidaya Ikan dalam Ember” (Fish Cultivation in Pails). As an academic community, the KKN BMC 1 Team from UNNES conducted the “BUDIKDAMBER” training with Karangreja villagers as participants. This training program aims to empower villagers, especially those in Karangreja village, so that they can do the cultivation of fish and hydroponic vegetables simultaneously without spending a large amount of capital and large area of land. The results of the "BUDIKDAMBER" program are: (1) Villagers, especially those in Karangreja village, can understand the correct and efficient way to cultivate fish and vegetables; and (2) The application of "BUDIKDAMBER" can help food security on a micro scale in rural inhabitants.Keywords: Budikdamber; Fish cultivation; Food security; Hydroponics
Pemanfaatan Ekstrak Kulit Bawang Merah sebagai Inovasi Pembuatan Hand Sanitizer Cair
Jurnal Bina Desa Vol 4, No 2 (2022): Juni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakKegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat RT 02/RW 03, Dusun Pengkol Jati, Desa Tlogomulyo, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan mengenai pemanfaatan ekstrak kulit bawang merah (Allium Cepa. L) menjadi hand sanitizer cair. Target luaran yang diharapkan adalah masyarakat dapat membuat hand sanitizer cair secara mandiri  dari kulit bawang merah yang biasanya tidak terpakai menjadi terpakai, sehingga dapat menghemat pengeluaran untuk membeli hand sanitizer di era pandemi ini, menambah pengetahuan dan wawasan masyarakat tentang pemanfaatan ekstrak kulit bawang merah menjadi produk yang bermanfaat, serta menumbuhkan kreatifitas masyarakat RT 02/RW 03, Dusun Pengkol Jati, Desa Tlogomulyo, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan pelatihan secara luring. Hasil dari pelatihan ini adalah masyarakat RT 02/RW 03, Dusun Pengkol Jati, Desa Tlogomulyo, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan dapat membuat hand sanitizer dengan memanfaatkan ekstrak kulit bawang merah, serta menambah kreatifitas masyarakat dalam memanfaatkan kulit bawang merah yang nantinya dapat di kembangkan menjadi home industry.AbstractThis service activity aims to provide education to the community of RT 02/RW 03, Dusun Pengkol Jati, Tlogomulyo Village, Gubug District, Grobogan Regency regarding the use of onion peel extract (Allium Cepa. L) as a liquid hand sanitizer. The expected output target is that people can make liquid hand sanitizers independently from onion skins that are usually unused, so they can save on spending on buying hand sanitizers in this pandemic era, increase public knowledge and insight about the use of onion peel extract into products. which is useful, as well as fostering the creativity of the community in RT 02/RW 03, Dusun Pengkol Jati, Tlogomulyo Village, Gubug District, Grobogan Regency. The method used is offline counseling and training. The result of this training is that the community of RT 02/RW 03, Dusun Pengkol Jati, Tlogomulyo Village, Gubug District, Grobogan Regency can make hand sanitizers by utilizing onion peel extract, and increase community creativity in utilizing onion skins which can later be developed into home industry. Keywords: Dedication; Hand Sanitizer; Onion Peel Extract

Page 6 of 19 | Total Record : 189