cover
Contact Name
Rudianto Artiono
Contact Email
rudiantoartiono@unesa.ac.id
Phone
+6281554785969
Journal Mail Official
mathunesa@unesa.ac.id
Editorial Address
The Department of Mathematics, The first floor of C-8 Building, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Surabaya Jl. Ketintang, Surabaya 60231, East Java, Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika
ISSN : 23019115     EISSN : 2716506X     DOI : https://doi.org/10.26740/mathunesa
Core Subject : Education,
MATHunesa is a mathematical scientific journal published by the Department of Mathematics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, The State University of Surabaya with e-ISSN 2716-506X and p-ISSN 2301-9115. This journal is published every four months in April, August, and December. One volume consists of three publication numbers. MATHunesa aims at providing a platform and encourages emerging scholars and academicians globally to share their professional and academic experiences to explore, but not limited to the following topics: 1. Analysis Mathematics, 2. Algebra, 3. Applied Mathematics, 4. Statistics, 5. Computation, 6. Combinatorics, and 7. Also giving an opportunity to show the power of innovation and finding new things in the field of mathematics. This journal was published online for the first time in 2013 as part of the graduation for students majoring in Mathematics at the State University of Surabaya.
Articles 625 Documents
The Pemilihan Smartphone Terbaik di Kalangan Mahasiswa Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) Zavitri, Muthia Meilani; Haqiqi, Faris Akbar; Putri, Sabrina Ganeshswara; Putri, Maeya Ananda; Imania, Daimatul
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah menjadikan smartphone sebagai perangkat penting bagi mahasiswa untuk menunjang berbagai aktivitas akademik, seperti mengakses materi kuliah, berkomunikasi, dan mengelola tugas. Namun, beragamnya pilihan smartphone di pasaran sering kali menyulitkan mahasiswa untuk menentukan perangkat yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kriteria utama dalam pemilihan smartphone, menganalisis prioritas antar kriteria, serta memberikan rekomendasi smartphone terbaik menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP).Penelitian ini adalah penelitian terapan yang menggunakan data primer dari survei online melalui kuesioner yang disusun menggunakan Google Form. Variabel yang dianalisis meliputi harga, kamera, prosesor, daya tahan baterai, dan penyimpanan internal. Berdasarkan hasil analisis, kriteria dengan bobot terbesar adalah penyimpanan internal (28,7%), diikuti oleh prosesor (20,8%) dan daya tahan baterai (20,8%). Dari segi alternatif, merek Samsung menempati posisi terbaik dalam hampir semua kriteria utama, kecuali kamera yang lebih unggul pada merek iPhone.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode Analytical Hierarchy Process (AHP) mampu membantu mahasiswa membuat keputusan yang obyektif dan terstruktur dalam memilih smartphone. Berdasarkan analisis, smartphone merek Samsung merupakan alternatif terbaik untuk memenuhi kebutuhan akademik mahasiswa. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan panduan praktis bagi mahasiswa dan wawasan bagi produsen smartphone dalam memahami preferensi konsumen muda.Kata Kunci: smartphone, fungsi smartphone bagi mahasiswa, Analytical Hierarchy Process (AHP), kriteria
KLASIFIKASI TINGKAT KERAWANAN BANJIR DI KABUPATEN BANGKALAN MENGGUNAKAN METODE FUZZY TSUKAMOTO faisol, moh
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bencana merupakan peristiwa yang mengganggu keseimbangan ekosistem dan sering kali membawa dampak negatif yang signifikan. Bencana yang disebabkan oleh faktor alam yang sering terjadi di Indonesia khususnya di Kabupaten Bangkalan adalah bencana banjir. Faktor penyebab terjadinya banjir adalah adanya perubahan keadaan geografis dan iklim di daerah tersebut, seperti curah hujan yang tinggi, kondisi topografi dataran rendah, dan jumlah hujan harian yang tinggi. Dampak banjir meliputi kerusakan infrastruktur, terganggunya aktivitas masyarakat, serta potensi kerugian ekonomi yang besar. Hal ini menekankan pentingnya pengembangan sistem klasifikasi tingkat kerawanan banjir yang akurat untuk mitigasi risiko, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasi tingkat kerawanan banjir di Kabupaten Bangkalan dengan menggunakan metode fuzzy Tsukamoto. tiga variabel utama digunakan, yaitu curah hujan, topografi wilayah, dan jumlah jumlah hari hujan. Variabel tersebut merupakan data historis tahun 2023. Data penelitian diambil dari 18 kecamatan yang ada di Kabupaten Bangkalan. Tahapan analisis menggunakan metode fuzzy tsukamoto meliputi fuzzifikasi, pembentukan aturan fuzzy, inferensi, dan defuzzyfikasi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat satu kecamatan yaitu kecamatan Bangkalan yang berada dalam tingkat kerawanan tinggi. Selain kecamatan Bangkalan, sebagian besar kecamatan lainnya berada pada kategori sedang, seperti Kamal, Kwanyar, Modung, dan beberapa kecamatan lainnya. Sementara itu, kecamatan Kokop dan Kecamatan Geger masuk dalam kategori tingkat kerawanan rendah. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai acuan dalam penyusunan kebijakan mitigasi banjir di Kabupaten Bangkalan yang lebih efektif. Kata kunci: Klasifikasi, Kerawanan Banjir, Fuzzy Tsukamoto
NILAI MINIMUM SPAN PELABELAN L(3,1) PADA GRAF HASIL OPERASI COMB ANTARA GRAF BINTANG DAN GRAF SIKLUS Aini, Siti; yulianti, kartika; S. Kusumah, Yaya
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji pelabelan pada graf hasil operasi comb antara graf bintang dan graf siklus (). Graf hasil operasi comb merupakan graf yang dibentuk dengan menggabungkan beberapa graf menjadi bentuk graf baru. Pelabelan merupakan salah satu jenis pelabelan pada graf yang melibatkan pemberian label pada simpul-simpul graf yang memenuhi aturan , jika dan , jika , untuk . Label terbesar dalam pelabelan graf disebut span. Untuk menentukan rumus dalam mencari nilai minimum span pelabelan pada graf , digunakan metode pendeteksian pola. Metode ini mencari pola nilai minimum label terbesar (span) untuk semua graf . Selanjutnya rumus tersebut dibuktikan secara matematis. Dari hasil penelitian ini, diperoleh nilai minimum span untuk pelabelan pada graf dengan dan , yaitu:
INTEGRAL FRAKSIONAL DARI FUNGSI HIPERBOLIK Janan, Syifaul
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study presented a fractional integral representation of hyperbolic sine and hyperbolic cosine function. The method used in this study involved the representation of the function in the form of a Maclaurin series, followed by the analysis of its fractional integral, and the determination of convergence interval. Furthermore, the computed results were visualized through simulations using MATLAB software. The results showed that when the fractional order alpha approaches 0, the graph obtained is getting closer to the initial function. Conversely, when alpha approaches 1, the graph is getting closer to the integral of the initial function. Keywords: Maclaurin series, hyperbolic function, fractional integral, Matlab
PENENTUAN TINGKAT KEGAGALAN KOMPONEN SISTEM TOILET KERETA API PROYEK 612 PT INKA PERSERO MENGGUNAKAN DISTRIBUSI WEIBULL Wilda Kusumaningtyas
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kereta api merupakan salah satu transportasi yang menjadi alternatif masyarakat dalam melakukan perjalanan darat. Kenyamanan fasilitas terutama sistem toilet kereta api menjadi perhatian produsen dan operator kereta api, karena memengaruhi kenyamanan penumpang selama perjalanan. Dalam artikel ini bertujuan untuk menentukan tingkat kegagalan yang terjadi pada komponen kereta api pada proyek 612 New Generation PT INKA dengan memanfaatkan distribusi Weibull sebagai bentuk evaluasi terhadap proses perbaikan dan pemeliharaan. Estimasi parameter distribusi Weibull yang digunakan yaitu memanfaatkan metode Maximum Likelihood Estimation (MLE). Hasil estimasi parameter distribusi Weibull menunjukkan bahwa metode MLE secara manual lebih sensitif dalam mendeteksi perubahan pola kegagalan dalam data. Selain itu, nilai MTBF yang diperoleh melalui metode MLE baik yang dihitung secara manual maupun dengan pemrosesan data memiliki nilai yang sama pada beberapa komponen, namun terdapat selisih yang terlampau jauh seperti pada komponen F, G, J, K, L, M, S, V, X, dan AC. Sedangkan penentuan tingkat kegagalan dengan menggunakan metode yang dihitung dengan bantuan pemrosesan data lebih akurat dan presisi untuk menentukan parameter distribusi Weibull sehingga didapatkan tingkat kegagalan terendah yaitu pada komponen AF sebesar 0.00022 dan tingkat kegagalan tertinggi yaitu pada komponen D sebesar 0.00116.
- ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI DIABETES MELITUS DI JAWA BARAT MENGGUNAKAN MULTIVARIATE ADAPTIVE REGRESSION SPLINES (MARS): - Santi, Vera Maya
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes mellitus is a metabolic disorder characterized by chronically elevated blood sugar levels due to impaired insulin secretion or action. West Java ranks second among Indonesian provinces with the highest number of diabetes mellitus cases based on medical diagnoses. In 2022, the number of diabetes mellitus cases in this province reached its lowest point in the past five years, suggesting the influence of significant factors contributing to this decline. Therefore, identifying the factors affecting diabetes mellitus prevalence in West Java in 2022 is essential. However, the data exhibit no clear pattern, necessitating a nonparametric regression approach for modeling these factors. This study employs Multivariate Adaptive Regression Splines (MARS), a flexible method that partitions data into segments and applies linear regression within each segment. Model selection criteria include Generalized Cross Validation (GCV) and Akaike Information Criterion (AIC). Based on GCV, seven significant variables were identified, whereas AIC indicated eight significant variables influencing diabetes mellitus prevalence in West Java. Structural differences between models are also observed in the number of basis functions: the GCV model utilizes 13 basis functions, while the AIC model employs 14. In terms of model performance, the GCV model achieves an R² value of 0.994, whereas the AIC model attains an R² value of 0.995.
COMPARISON OF THE PERFORMANCE OF NAÏVE BAYES AND CORRELATED NAÏVE BAYES METHODS WITH THE APPLICATION OF SYNTHETIC MINORITY OVER-SAMPLING TECHNIQUE Radia Sultan; Siswanto; Andi Isna Yunita
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Classification is the process of creating a model to recognize patterns with the aim of mapping them into specific classes and predicting classes. Naive Bayes is a popular, simple and effective classification method with a probabilistic approach based on Bayes' Theorem. The assumption of independence in this method sometimes makes the classification performance decrease. Correlated naïve bayes corrects this assumption by considering attribute correlations, while SMOTE is used to overcome data imbalances. This approach is important in medical data analysis, one of which is predicting ischemic heart disease. This study aims to compare the performance of Naïve Bayes and Correlated Naïve Bayes methods in the classification of ischemic heart disease, with the application of SMOTE to overcome data imbalance. The analysis was carried out using ischemic heart disease data at the Integrated Heart Center of Dr. Wahidin Sudirohusodo Hospital, Makassar City, for the period of July 2021 to July 2022. Naïve Bayes managed to classify 66 data with 75% accuracy, 94% precision, and 62% sensitivity. Meanwhile, Correlated Naïve Bayes showed better performance by correctly classifying 77 data, resulting in 87.5% accuracy, 86% precision, and 94% sensitivity. These results show that Correlated Naïve Bayes has a superior performance in classifying ischemic heart disease.
PEMILIHAN PRODUSEN FAST MOVING CONSUMER GOODS KOPI TERBAIK MENGGUNAKAN METODE GABUNGAN BWM, WASPAS DAN TOPSIS DALAM HIMPUNAN FUZZY INTUISIONISTIK Caesar, Caesar Dani Farrel; Yunianti, Dwi Nur Yunianti
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan produsen Fast Moving Consumer Goods (FMCG) kopi terbaik dengan menggunakan metode gabungan Best Worst Method (BWM),Weighted Aggregated Sum Product Assessment (WASPAS), dan Technique for Order of Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) dalam himpunan fuzzy intuitionistic. Kriteria pemilihan produsen FMCG meliputi produk terlaris, harga diskon, dukungan promosi, ketepatan waktu pengiriman, umur produk, pengemasan, dan opsi pembayaran. Hasil analisis menggunakan metodeBWM menunjukkan bahwa kriteria produk terlaris merupakan yang paling penting dengan bobot 0.2916, diikuti oleh harga diskon dengan bobot 0.1632, dan dukungan promosi dengan bobot 0.1555. Penerapan metode WASPAS dan TOPSIS menghasilkan peringkat alternatif produsen, dimana WINGS Food (Top Coffee) menempati peringkat pertama dengan nilai kedekatan relatif 0.9538, diikuti oleh PT Santos Jaya Abadi (Kapal Api) dan PT Java Prima Abadi (Luwak Coffee). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan Multi Criteria Decision Making (MCDM) yang menggabungkan BWM, WASPAS, dan TOPSIS dapat memberikan hasil yang optimal dalam pemilihan produsen FMCG kopi. Kata Kunci: FMCG, fuzzy intuitionistic, BWM,WASPAS, TOPSIS, MCDM, produsen kopi.
EDGE-COLORING COMPELTE GRAPH WHICH CONTAIN PROPERLY COLORED C4 Kaawoan, George Yuan
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Suppose is a graph and is a subgraph of . All edges of graph are given arbitrary colors such that there is a properly colored subgaph . However, this problem is difficult to prove, thus the problem is given a constraint. Suppose is a complete graph with vertices with 4 as the minimum for , and (subgraph of ) is a cycle with 4 vertices. All edges of complete graph G are given arbitrary colors such that there is a properly colored subgraph cycle . This study has proven that there is a sufficient condition that graph contains a properly colored cycle through the minimum color degree. This study has also proven that there is a sufficient condition that graph contains a properly colored cycle through the cardinality of the union of the neighboring color of vertex and neighboring color of vertex . Keywords: Graph coloring, complete graph, cycle graph, as well as minimum color degree.
ANALISIS CLUSTERING INDEKS KEDALAMAN KEMISKINAN DI INDONESIA MENGGUNAKAN K-MEANS Handitia, Nanda Reza; A'yunin Sofro
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Poverty is one of the main issues in sustainable development that is measured using various indicators, one of which is the poverty depth index (P1). This index provides a more comprehensive picture of the severity of poverty than the percentage of poor people (P0). In this study, a clustering analysis of provinces in Indonesia is conducted based on time series data of the poverty depth index to identify similar patterns of change. This research applies the K-Means method with three distance measurement approaches, namely Dynamic Time Warping (DTW), Derivative Dynamic Time Warping (DDTW), and Weighted Dynamic Time Warping (WDTW). DTW is used to handle time shifts in the data, DDTW considers the pattern of change by calculating the first derivative, while WDTW assigns weights to each data point to produce more stable results. The clustering results were validated using the silhouette coefficient to determine the most optimal method. The results showed that the K-Means method with WDTW distance measurement had a silhouette coefficient value of 0.884 (strong).