cover
Contact Name
Rudianto Artiono
Contact Email
rudiantoartiono@unesa.ac.id
Phone
+6281554785969
Journal Mail Official
mathunesa@unesa.ac.id
Editorial Address
The Department of Mathematics, The first floor of C-8 Building, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Surabaya Jl. Ketintang, Surabaya 60231, East Java, Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika
ISSN : 23019115     EISSN : 2716506X     DOI : https://doi.org/10.26740/mathunesa
Core Subject : Education,
MATHunesa is a mathematical scientific journal published by the Department of Mathematics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, The State University of Surabaya with e-ISSN 2716-506X and p-ISSN 2301-9115. This journal is published every four months in April, August, and December. One volume consists of three publication numbers. MATHunesa aims at providing a platform and encourages emerging scholars and academicians globally to share their professional and academic experiences to explore, but not limited to the following topics: 1. Analysis Mathematics, 2. Algebra, 3. Applied Mathematics, 4. Statistics, 5. Computation, 6. Combinatorics, and 7. Also giving an opportunity to show the power of innovation and finding new things in the field of mathematics. This journal was published online for the first time in 2013 as part of the graduation for students majoring in Mathematics at the State University of Surabaya.
Articles 625 Documents
STRUKTUR GRAF DENGAN BARISAN DERAJAT {(m-1)^m,(n-1)^n } dan {m^n,n^m } Astri Widyawati Sulistyo Cahyani; I Ketut Budayasa
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A graph consists of a set of vertices and a set of edges . One of the essential aspects of a graph is the degree sequence, which represents the degrees of vertices and provides a concise summary of the graph’s characteristics. This study examines graphs with the degree sequence where vertices each have a degree of and vertices each have a degree of . This graph is degree-equivalent to the complete graph but not isomorphic to it, denoted as . Meanwhile, the complement of this graph, denoted as , has the degree sequence , which is degree-equivalent to the bipartite graph but is not isomorphic to it. In this paper, we prove the characteristics of these graphs, including connectivity, the existence of cut vertices and cut edges, as well as Hamiltonian properties, with and pancyclic properties. Keywords: Degree-equivalent, Degree sequence, Hamiltonian, Pancyclic
PELABELAN TOTAL ANTIAJAIB -(a,b) SUPER PADA GRAF Ardila Septiana Putri; I Ketut Budayasa
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelabelan total antiajaib - - pada graf adalah sebuah fungsi bijektif . Bobot total dihitung sebagai dan total bobot membentuk barisan aritmetika dengan suku awal beda . Jika maka pelabelan tersebut disebut pelabelan total antiajaib - - super pada graf . Menentukan syarat perlu atau cukup bagi graf dan subgraf H dari agar terdapat pelabelan total antiajaib - - pada graf merupakan permasalahan sulit. Syarat perlu untuk graf dan subgraf (dengan ) setiap subgraf yang isomorfik dengan harus dapat diberi label total yang membentuk barisan aritmetika, yaitu jumlah subgraf yang isomorfik dengan . Selain itu, pelabelan harus memenuhi kondisi bijektif. Selanjutnya akan dibuktikan bahwa terdapat pelabelan total antiajaib super pada graf kipas . Kata Kunci: Pelabelan total antiajaib, pelabelan total super, graf bipartit komplet subgraf , graf kipas ​
PELABELAN TOTAL (A,D)-SISI ANTIAJAIB SUPER PADA GRAF G + K_1 Nadeak, Christyan Tamaro
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Let be a graph of order and size . A bijection is called -edge antimagic total labeling if the set of edge weight forms an arithmetic sequence with initial term a and difference d, or equals to the set . An -edge antimagic total labeling is called super -edge antimagic total labeling if the labelling of the vertex set is This study discuss a super -edge antimagic total labeling for graph .
Model Matematika Penyebaran ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) dan Pneumonia Berbasis Integral Tak Wajar: Analisis Laju Infeksi dan Prospek Vaksinasi Riza Prastya; Aldha Aulia Imtiyaz Hasibuan; Goffri Simarsoit; Nurul Fitriyah Siagian; Rawiyah; Ruth Prima Stefani Br. Nababan; Suvriadi Panggabean
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model matematika berbasis integral tak wajar guna menganalisis dinamika penyebaran Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan pneumonia di Kota Medan. Model SEIR (Susceptible-Exposed-Infected-Recovered) yang dimodifikasi digunakan untuk memetakan laju infeksi, efektivitas vaksinasi, dan dampak faktor lingkungan terhadap kedua penyakit tersebut. Simulasi numerik dilakukan menggunakan metode Runge-Kutta Fehlberg (RKF45) dengan parameter yang diambil dari data sekunder dan literatur terkait. Hasil simulasi menunjukkan bahwa bilangan reproduksi dasar () untuk ISPA adalah 3.808, sementara untuk pneumonia adalah 2.26, yang menunjukkan potensi penyebaran endemik di Kota Medan jika tidak ada intervensi. Total infeksi kumulatif selama periode simulasi mencapai 2.306.336 kasus untuk ISPA dan 3.286 kasus untuk pneumonia, menunjukkan beban epidemi yang signifikan. Efektivitas vaksinasi terbukti sangat penting dalam mengurangi laju infeksi pneumonia, dengan pengurangan signifikan pada tingkat transmisi setelah pemberian vaksin. Penelitian ini merekomendasikan implementasi kebijakan kesehatan seperti kampanye vaksinasi massal, edukasi masyarakat tentang pencegahan penyakit, dan peningkatan sanitasi sebagai langkah strategis untuk mengendalikan penyebaran ISPA dan pneumonia. Pendekatan integral tak wajar memberikan wawasan mendalam tentang distribusi temporal kasus dan dampak intervensi jangka panjang.
PERBANDINGAN LEVEL 1 DAN 2 TRANSFORMASI WAVELET DISKRIT UNTUK DENOISING CITRA Umam, Ahmad Khairul; Nirwana Haidar Hari; Joko Prasetyo; Richa Latifatin Nisa'; Elisa Dwi Aprilia
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The wavelet transform is an improvement of the Fourier transform. The Fourier transform changes the domain from the signal domain to the frequency domain, while the wavelet transform changes the signal domain to the scale (dilation) and translation domains. Discrete wavelet transformation (DWT) can be used to reduce noise in images. In this study, level 1 and 2 DWT methods for image denoising are compared. Lena and Mandrill grayscale test images of 512×512 pixels were used. The wavelets used are Haar, symlets, biorthogonal, coiflets, and Daubechies wavelets. We compare the PSNR value and computation time for Lena and Mandrill images using DWT level 1 and 2. From the research results, the highest PSNR values are for DWT level 2. As for the fastest computation times, they are for DWT level 1.
PENENTUAN DIAMETER OPTIMAL PADA JARINGAN DISTRIBUSI AIR MENGGUNAKAN PSEUDO-GENETIC ALGORITHM Nur Aidah, Anisa; yulianti, kartika; Sumiaty, Encum
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian ini dibangun model matematika untuk menentukan diameter pipa secara optimal pada sebuah jaringan saluran distribusi air dengan tujuan meminimumkan biaya sekaligus menjaga kinerja hidraulik sistem. Optimasi dilakukan dengan mempertimbangkan batasan teknis berupa tekanan minimum dan kecepatan aliran dalam pipa. Permasalahan optimasi dipandang sebagai kombinasi aspek teknis dan ekonomi, sehingga digunakan pendekatan Pseudo-Genetic Algorithm (PGA) yang dimodifikasi melalui representasi kromosom alfanumerik serta penerapan operator mutasi berbasis Gray Code. Studi kasus diterapkan pada jaringan distribusi PDAM Tirta Raharja Unit Sadu, dan simulasi hidraulik dilakukan menggunakan perangkat lunak EPANET 2.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma ini menghasilkan solusi dengan total biaya minimum sebesar Rp31.141.171.200,00. Seluruh pipa memenuhi batas tekanan minimum, meskipun beberapa segmen pipa memiliki kecepatan aliran di bawah standar. Temuan ini menunjukkan bahwa metode yang digunakan efektif secara ekonomi dan layak secara teknis, meskipun masih terdapat ruang untuk peningkatan performa hidraulik. Kata Kunci: Optimisasi jaringan pipa, Pseudo-Genetic Algorithm, Gray Code, EPANET 2.0, Efisiensi biaya
PEMODELAN REGRESI DATA PANEL UNTUK JUMLAH KASUS PENYAKIT TUBERKULOSIS DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR Berek, Joseph
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberkulosis (TBC) merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan utama, terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis yang menular melalui percikan air liur dari penderita. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola penyebaran TBC serta mengidentifikasi model regresi data panel yang paling sesuai dan faktor-faktor yang memengaruhi jumlah kasus di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) selama periode 2020–2023. Variabel yang dianalisis mencakup jumlah penduduk miskin, perokok aktif, bayi kurang gizi, penduduk usia produktif, akses sanitasi layak, akses air bersih, dan kasus AIDS. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan kasus TBC pada 2022–2023. Model terbaik yang digunakan adalah Fixed Effect Model (FEM) dengan efek individu dan waktu. Faktor yang paling berpengaruh terhadap jumlah kasus TBC adalah akses sanitasi layak dan jumlah kasus AIDS, dengan adjusted R² sebesar 85,04%. Persamaan regresi data panelnya adalah sebagai berikut:
PEMBUKTIAN TEOREMA THALES DENGAN MENGGUNAKAN BILANGAN KOMPLEKS Lamuda, Zulfatra
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teorema Thales merupakan salah satu teorema yang cukup terkenal dalam geometri. Teorema ini menyatakan jika sebuah segitiga dibentuk di dalam sebuah setengah lingkaran dimana diameternya adalah salah satu sisi segitiga maka segitiga tersebut adalah segitiga siku-siku. Tulisan ini akan menyajikan pembuktian teorema Thales dengan menggunakan pendekatan bilangan kompleks.
MENGHITUNG DETERMINAN MATRIKS MENGGUNAKAN POLA ALJABAR DARI METODE SARRUS MOHAMAD NUR FAUZI; Nabila Asyiqotur Rohmah
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Matematika memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, matematika juga dapat memberikan pemecahan masalah di bidang teknik atau bidang lainnya. Salah satu materi yang diajarkan dalam matematika adalah determinan matriks. Ada banyak cara untuk menemukan determinan matriks, seperti Metode Sarrus. Cara ini sangat mudah diterapkan. Namun, metode ini sangat terbatas dalam penerapannya. Misalnya, dalam menentukan determinan matriks 3x3, metode Sarrus sangat mudah diterapkan. Namun, untuk matriks 4x4, metode ini merupakan proses yang cukup panjang dan tidak sederhana. Oleh karena itu, dalam penelitian ini kita akan membahas metode pola aljabar dari metode sarrus untuk menentukan determinan matriks nxn, khususnya matriks 4x4 dengan lebih cepat.
PEMODELAN REGRESI NONPARAMETRIK MENGGUNAKAN PENDEKATAN POLINOMIAL LOKAL PADA INFLASI DI INDONESIA Muhamad Al Hafiz
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Inflasi merupakan kondisi kenaikan harga suatu barang dan jasa secara umum dan terjadi secara terus menerus dalam jangka waktu tertentu. Fluktuasi dan tingkat inflasi yang tinggi merupakan tanda ketidakstabilan ekonomi yang dialami oleh suatu negara. Tentu saja terdapat faktor-faktor yang mempengaruhinya sehingga menyebabkan pola hubungan pada data tidak membentuk pola tertentu. Analisis regresi nonparametrik dapat digunakan untuk memodelkan data inflasi yang tidak membentuk pola tertentu. Penelitian ini menggunakan metode nonparametrik polinomial lokal untuk memodelkan inflasi dengan tiga faktor yang mempengaruhinya, yaitu suku bunga Sertifikasi Bank Indonesia , kurs jual rupiah terhadap dollar US dan jumlah uang beredar. Metode polinomial lokal mengestimasi fungsi regresi nonparametrik dengan mempertimbangkan bandwidth optimum dan orde polinomial optimum. Model regresi polinomial lokal optimum diperoleh berdasarkan nilai GCV minimum sebesar 0.06685779 dan MSE minimum sebesar 0.05824057 dengan bandwidth optimum 9.1 dan orde polinomialnya 3. Model terbaik memiliki nilai RMSE sebesar 0.2413308 yang menunjukkan bahwa model prediksi yang diperoleh memiliki akurasi yang baik karena mendekati angka 0 yang berarti bahwa model yang digunakan cukup akurat. Selanjutnya dari ketiga faktor yang mempengaruhi inflasi pada penelitian ini, dengan menggunakan dua pendekatan diketahui bahwa faktor yang paling berpengaruh yaitu faktor suku bunga yang memiliki hubungan non linier yang kuat terhadap inflasi, dan menyebabkan kenaikan RMSE yang paling signifikan terhadap inflasi menjadi 0.2475925. Kata kunci: inflasi, polinomial lokal, bandwidth, RMSE Abstract Inflation is a condition in which the prices of goods and services rise generally and continuously over a period of time. Fluctuations and high inflation rates are a sign of economic instability experienced by a country. Of course, there are factors that influence it, causing the relationship pattern in the data to not form a certain pattern. Nonparametric regression analysis can be used to model inflation data that does not form a certain pattern. This study uses the local polynomial nonparametric method to model inflation with three influencing factors, namely the Bank Indonesia Certification interest rate, the rupiah selling rate against the US dollar and the money supply. The local polynomial method estimates the nonparametric regression function by considering the optimum bandwidth and optimum polynomial order. The optimum local polynomial regression model is obtained based on the minimum GCV value of 0.06685779 and minimum MSE of 0.05824057 with an optimum bandwidth of 9.1 and polynomial order of 3. The best model has an RMSE value of 0.2413308 which indicates that the prediction model obtained has good accuracy because it is close to 0 which means that the model used is quite accurate. Furthermore, of the three factors that affect inflation in this study, using two approaches, it is known that the most influential factor is the interest rate factor which has a strong non-linear relationship to inflation, and causes the most significant increase in RMSE to inflation to 0.2475925. Keywords: inflation, local polynomial, bandwidth, RMSE