cover
Contact Name
-
Contact Email
pawiyatan@ivet.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
pawiyatan@ivet.ac.id
Editorial Address
Jl. Pawiyatan Luhur IV No.16, Bendan Duwur, Kec. Gajahmungkur, Kota Semarang, Jawa Tengah 50235
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Pawiyatan
Published by Universitas IVET
ISSN : -     EISSN : 27214702     DOI : -
Core Subject : Social,
Pawiyatan menyediakan sebuah platform untuk para dosen, peneliti, pelajar, praktisi dan akademisi untuk mempromosikan pengetahuan dan kredibilitas pada pendidikan. Jurnal yang diterbitkan dua kali setahun pada bulan januari dan juli berisi artikel-artikel yang terdiri dari makalah penelitian teoritis dan empiris berkualitas tinggi, makalah tinjauan dan pengabdian pada masyarakat.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 26 No 01 (2019): PAWIYATAN" : 10 Documents clear
Pembuatan Mesin Ukir Kaligrafi Kayu Untuk Menggantikan Ukir Kayu Kelompok Pengrajin Kaligrafi Di Desa Banjaran Kecamatan Bangsri Kabupaten Jepara Provinsi Jawa Tengah suwignyo, joko
Pawiyatan Vol 26 No 01 (2019): PAWIYATAN
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (858.191 KB)

Abstract

Di kecamatan Bangsri kabupaten Jepara untuk sentral kerajinan kaligrafi kayu terletak di desa Banjaran. Rata-rata penjualan perhari untuk kaligrafi ukir kayu 20-30 buah dengan harga kisaran Rp 400.000—Rp 6 juta per buah, sedangkan untuk ekspor per bulan 1 (satu) kontainer berisikan 4000-5000 buah. Mereka menawarkan kreasi-kreasi baru kaligrafi ukiran kayu yang unik dan inovatif dalam bentuk 2D (dua dimensi) atau 3D (tiga dimensi). Kelompok perajin kaligrafi kayu Harjo Kaligrafi dan Cahaya Seni merupakan kelompok perajin kaligrafi di desa Banjaran yang dijadikan mitra PKM. Banyak permasalahan yang dihadapi mitra mulai dari proses ukir kaligrafi kayu masih konvensional, produksi kecil, dan kepresisian produk kurang. Tujuan PKM yaitu Merubah proses ukir kaligrafi kayu konvensional dengan mesin otomatis ukir kayu otomatis. Metode yang dipakai yaitu waktu proses mesin ukir kaligrafi kayu dan uji kepresisian produk. Hasilnya dengan penggunaan mesin ukir kaligrafi kayu dengan kecepatan feed rate 80 mm/rev dapat menghemat waktu 2:56 jam atau 177% dibandingkan dengan proses ukir kaligrafi manual. Sedangkan kepresisian produk hasil ukir kaligrafi dengan kayu yang paling optimal pada feed rate 50 mm/rev dengan kepresisian 94%. Semakin kecil kecepatan feed rate untuk kepresisian hasil produk semakin tinggi.
Sistem Informasi Sms Gateway Program Studi Bimbingan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas IVET Semarang ristono, joko
Pawiyatan Vol 26 No 01 (2019): PAWIYATAN
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (799.959 KB)

Abstract

Universitas Ivet Semarang merupakan salah satu lembaga di bidang pendidikan. Namun dengan sistem yang manual, sering dirasakan kurang optimal dalam penggunaannya dan semakin berkembangnya teknologi dan informasi untuk membantu kerja manusia agar lebih efektif dan efisien. Berdasar dari alasan inilah penulis mengembangkan Aplikasi Sistem SMS Gateway menggunakan PHP dan MySQL. Penulis menganalisa dan merancang infrastruktur aplikasi yang dibangun dengan menggunakan metode waterfall, dengan tahapan analisis meliputi kelemahan sistem dan analisis kebutuhan sistem, desain atau perancangan yang meliputi sistem permodelan menggunakan metode UML dan perancangan Interface, kode dan pengetesan menggunakan PHP sebagai Bahasa pemrograman dan MySQL sebagai pengelola database serta gammu untuk menjembatani SMS Gateway, berlanjut pada tahap penerapan dan pemeliharaan. Dari penelitian ini menghasilkan aplikasi SMS Gateway yang terintegrasi dengan Web Jurusan Bimbingan Konseling, penggunaan SMS disini adalah untuk memberikan pemberitahuan kepada Dosen, Staf Jurusan dan Mahasiswa. Dengan sistem ini diharapkan dapat menanggulangi permasalahan yang terjadi dan juga memudahkan pihak jurusan dalam memaksimalkan kinerja dan pelayanan pemberian informasi.
Pemahaman Pengertian Kreativitas, Inovasi Kewirausahaan Dan Strategi Pemasaran Untuk Meningkatkan Kinerja Perusahaan yanto, tri
Pawiyatan Vol 26 No 01 (2019): PAWIYATAN
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (583.083 KB)

Abstract

Saat ini di pedesaan telah tumbuh berbagai macam bentuk kegiatan usaha mewujudkan kemandirian bangsa melalui penciptaan kerja dan pemberdayaan UKM (Usaha Kecil dan Menengah). Di antaranya yang saat ini ada adalah usaha kerajinan batik yang hampir setiap daerah bermunculan. Usaha tersebut masih dilakukan dengan menonjolkan kekhasan daerahnya masing-masing, termasuk kerajinan batik yang ada di daerah Kabupaten Grobogan. Mereka belum bisa memenuhi permintaan sesuai dengan kebutuhan pasar, dan masih memenuhi pasar daerah masing-masing. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Grobogan yang terdiri dari 23 Kecamatan. Dari 23 Kecamatan sebagian besar mereka memiliki usaha batik. Sesuai pendekatan penelitian yang digunakan yaitu dengan pendekatan kuantitatif dan berdasarkan data yang dikumpulkan dalam penelitian ini, maka teknik yang dipergunakan dalam pengumpulan data adalah sebagai berikut: (1) Dengan kuesioner, (2) Dokumentasi yang dimiliki oleh Dinas Koperasi dan Dinas Perdagangan serta para pengraji, (3) Wawancara, dan (4) Obaservasi. Hasil analisis secara parsial di antara variabel-variabel bebas (X1, X2 dan X3) terhadap vaviabel terikat (Y) dapat dijelaskan bahwa pemahaman pengertian kreativitas tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap kinerja perusahaan, sedangkan untuk pemahaman inovasi dan pemahaman strategi pemasaean mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja perusahaan. Koefisien determination (Adjusted R Square) sebesar 93,90 atau 93,90%. Ini berarti bahwa pengaruh antara X1, X2 dan X3 secara simultan terhadap Y adalah sebesar 93,90%, sedangkan sisanya 6,10% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini. Atau dapat diartikan pula bahwa kinerja perusahaan itu 93,90% dipengaruhi oleh pemahaman pengertian tentang kreativitas, inovasi dan strategi pemasaran. Sedangkan hanya 6,10 % kinerja peusahaan itu yang dipengaruhi oleh fakto lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini. Faktor lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini ada kemungkinan di antaranya berupa selera konsumen, harga dan lain-lain.
Pengaruh Motivasi dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Dampaknya Pada Karir Dosen slamet, slamet
Pawiyatan Vol 26 No 01 (2019): PAWIYATAN
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (647.149 KB)

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui secara empiris dan signifikan pengaruh: (1) motivasi kerja terhadap kinerja dosen; (2) kepuasan kerja terhadap kinerja dosen; (3) motivasi kerja terhadap karir dosen; (4) kepuasan kerja terhadap karir dosen; (5) kinerja terhadap karir dosen; (6) motivasi kerja terhadap kinerja dampaknya pada karir dosen; dan (7) kepuasan kerja terhadap kinerja dampaknya pada karir dosen. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan expost facto untuk mengetahui korelasi keempat variabel yang digunakan. Penelitian dilaksanakan di IKIP Veteran Semarang dengan subjek 98 dosen. Metode pengumpulan data digunakan dokumen dan angket. Dokumen untuk mengetahui: jumlah, nama, lama kerja, jenjang kepangkatan, jafa dosen, dan sebagainya, sedangkan angket digunakan untuk memperoleh informasi dari persepsi responden terhadap variabel motivasi kerja (X1), kepuasan kerja (X2), kinerja dosen (Y), dan karir dosen (Z). Teknik analisis data digunakan dua model, yaitu analisis deskriptif persentase dan analisis jalur (path analysis) dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan: (1) motivasi kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja dosen; (2) kepuasan kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja dosen; (3) motivasi kerja memiliki pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap karir dosen; (4) kepuasan kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap karir dosen; (5) kinerja dosen memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap karir dosen; (6) motivasi kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja dosen dampaknya pada karir dosen; dan (7) kepuasan kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja dosen dampaknya pada karir dosen IKIP Veteran Semarang.
Pembuatan Digester Kapasitas Volume 12 M3 Untuk Memenuhi Kebutuhan Kelompok Peternak Sapi Di Desa Besito Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus Provinsi Jawa Tengah achmad1, ngubaidi; Kasidi, Kasidi; Mahendra, Sena
Pawiyatan Vol 26 No 01 (2019): PAWIYATAN
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (913.947 KB)

Abstract

Di Kabupaten Kudus mengeluhkan kelangkaan tabung elpiji ukuran 3 kilogram (kg) dengan harga Rp. 14.800. Kelangkaan bahan bakar itu berimbas lesunya produksi usaha kecil. Potensi kabupaten Kudus untuk memenuhi kebutuhan elpiji sangat besar dengan membuat biogas. Jumlah kelompok peternak di kabupaten kudus yang terdaftar Bidang Peternakan Dinas Pertanian Perikanan dan Kehutanan mencapai 362 buah, dan ada 14 kelompok peternak berada di desa Besito Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus Provinsi Jawa Tengah. Kelompok peternak Gemah Makmur dan Besito Tama merupakan usaha penggemukan sapi dan salah satu sumber energi biogas. Kelompok peternak sapi ini memiliki permasalahan mulai dari kotoran sapi yang menggangu kesehatan masyarakat dan lingkungan, besarnya biaya memasak para anggota yang menggunakan gas elpiji. Tujuan kegiatan membuat dan menganalisa tekanan biogas pada alat digester kubah kapasitas 12 m3 dan instalasi saluran biogas ke rumah-rumah. Metode yang digunakan dengan membuat digester kubah kapasitas 12 m3 dengan memanfaatkan kotoran sapi. Hasilnya dengan pembuatan digester biogas dapat menghemat uang belanja Rp.4.000/hari dengan hasil biogas lebih dari 15 kg dan bisa digunakan 10-12 rumah. Tekanan biogas paling optimal 0.4206 lbf/in2 dengan jumlah lumpur 20 kg dan panjang pipa saluran biogas 10 m
Implementasi Kurikulum 2013 dan Permasalahannya (Studi Kasus Di Smk Ganesa Kabupaten Demak) Djaelani, Aunu Rofiq; Pratikto, Hawik Henry; Setiawan, Toni
Pawiyatan Vol 26 No 01 (2019): PAWIYATAN
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.408 KB)

Abstract

Perubahan kurikulum merupakan suatu keniscayaan, perubahan kurikulum dimaknai dengan pengembangan kurikulum memang harus dilaksanankan karena merupakan tuntutan jaman. Namun dalam implementasinya perubahan atau pengembangan kurikulum, dari kurikulum 2006 (KTSP) ke kurikulum 2013 mengalami permasalahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji masalah penerapan kurikulum 2013 yang dihadapi sekolah, guru dan siswa. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif, sumber data dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan dan siswa SMK Ganesa Kabupaten Demak. Teknik pengumpulan data dengan kajian dokumen, observasi partisipatif dan wawancara mendalam. Analisis data digunakan model interaktif, keabsahan data menggunakan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukan bahwa Permasalahan penerapan kurikulum 2013: (1) Sering bergantinya regulasi dan revisi peraturan yang berulang, belum meratanya pelatihan pada guru, belum lengkapnya sarana dan prasarana, buku pegangan guru dan buku pegangan siswa, perubahan budaya ilmiah, gerakan literasi sekolah dan supervisi internal belum optimal; (2) Belum semua guru ikut pelatihan, guru belum memahami substansi kurikulum 2013, guru masih kesulitan dalam menyusun RPP, dan menerapkan dengan model pembelajaran yang sesuai pendekatan saintifik, literasi dalam pembelajaran dan standar penilaian masih dirasa sulit dan rumit oleh guru; (3) Permasalah yang dihadapi siswa yaitu siswa kebanyakan dari keluarga menengah ke bawah dengan dukungan belajar dari orang tua yang kurang. Siswa terbiasa pasif mendengarkan penjelasan guru, butuh waktu untuk menjadi aktif mencari dan mempelajari materi. Beban belajar siswa bertambah dari 46 jam menjadi 50 jam belajar dalam seminggu membuat siswa menjadi jenuh. Buku pegangan siswa jumlahnya masih kurang dan buku sumber belajar lainnya jumlahnya masih terbatas, menjadikan proses KBM kurang bisa optimal.
Nilai-nilai Pedagogik dalam Pendidikan Soelistijanto, R.
Pawiyatan Vol 26 No 01 (2019): PAWIYATAN
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (823.008 KB)

Abstract

Pendidikan merupakan tugas mulia bagi Umat Manusia kepada generasi muda dan para siswa dan siswi. Pendidikan memiliki nilai-nilai luhur untuk mengajarkan ketrampilan, pengetahuan dan kepribadian kepada para siswa. Siapapun yang akan melaksanakan tugas Pendidikan harus memiliki nilai-nilai Pedagogik. Guru memiliki Iman dan Taqwa karena akan menjadi teladan bagi Siswa, Guru harus Rajin belajar dan mempersiapkan rancangan pembelajaran, karena akan melaksanakan pembelajaran bagi Siswa, Guru harus bisa menguasai metode pembelajaran karena akan melaksanakan tugas pembelajaran bagi Siswa, Guru harus bisa memberi semangat kepada Siswa supaya Siswa memiliki semangat untuk belajar dan tampil di kelas maupun di masyarakat bangsa dan negara. Kata Kunci: Pendidikan, Nilai-nilai Pedagogik, Guru, Siswa..
Pengelolaan Pajak Bumi Dan Bangunan Di Keluruahan Bendan Duwur Kecamatan Gajah Mungkur Kota Semarang
Pawiyatan Vol 26 No 01 (2019): PAWIYATAN
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengelolaan pajak bumi dan bangunan di Keluruahan Bendan Duwur Kecamatan Gajah Mungkur Kota Semarang. Penelitian ini mengunakan metode deskriptif analitis yaitu menggambarkan serta menganalisis fakta-fakta yang sesuai dengan identifikasi masalah secara sistematis dan faktual. Metode pendekatan yang digunakan adalah yuridis normatif yakni suatu metode pendekatan yang melihat permasalahan yang diteliti dengan menitikberatkan pada data sekunder. Teknis pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan melakukan studi lapangan yang meliputi observasi, wawancara, dan studi kepustakaan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengelolaan pajak bumi dan bangunan di Keluruahan Bendan Duwur Kecamatan Gajah Mungkur Kota Semarang. Pemerintah Keluruahan Bendan Duwur Kecamatan Gajah Mungkur Kota Semarang senantiasa berupaya optimal melakukan jemput bola dan memberikan pelayanan kepada para Wajib Pajak dalam pembayaran pajak, sekaligus melakukan penyuluhan, sosialisasi, dan menyebarkan informasi gratis baik dengan pamflet, brosur, ataupun bulletin Pajak. Kewenangan Pemerintah Pusat terhadap Pemerintah Daerah dalam pelaksanaan pengelolaan Pajak Bumi dan Bangunan tidak diatur. Adapun kendala-kendala yang terjadi dalam hal pengelolaan Pajak Bumi dan Bangunan oleh Pemerintah Keluruahan Bendan Duwur Kecamatan Gajah Mungkur Kota Semarang, yaitu: masih adanya daerah yang belum menerbitkan Peraturan Kepala Daerah mengenai pelaksanaan pengelolaan Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2), lemahnya sistem pengelolaan basis data objek, subjek dan wajib pajak, dan lemahnya sistem administrasi dan pelayanan kepada masyarakat wajib pajak.
Dampak Penguatan Dan Kreativitas Guru Terhadap Evaluasi Hasil Belajar Pelajaran Ips Siswa Kelas 5 Sd Di Kecamatan Sidomukti Kota Salatiga
Pawiyatan Vol 26 No 01 (2019): PAWIYATAN
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penguatan merupakan inspirasi guru menganalisis proses pengajaran, sehingga implementasi pembelajaran dapat memberi pengaruh pada hasil pembelajaran, guru akan mengetahui kesesuaian antara materi pembelajaran yang diberikan terhadap pengembangan materi pembelajaran yang diterima oleh para siswa melalui penguatan, guru dapat memberi motivasi belajar siswa, penguatan adalah suatu pendekatan yang dilaksanakan oleh guru setelah proses pembelajaran atau pada tahap akhir materi pembelajaran yang diinformasikan oleh guru, sehingga guru berusaha mengetahui seberapa besar bahan ajar dan materi yang diinformasikan mampu disimak, dipahami dan diimplikasikan sebagai keterampilan oleh siswa. Kreativitas guru adalah kemampuan untuk menemukan dan mengembangkan sesuatu yang baru atau hasil karya yang mengkombinasikan antara sesuatu yang lama menjadi baru. Artikel ini akan mengungkap tentang program penguatan yang dilaksanakan oleh guru pada saat proses pembelajaran atau saat selesai pembelajaran, selanjutnya mengungkap tentang kreativitas guru sebagai penunjang dalam proses pengajaran serta evaluasi hasil belajar siswa pelajaran IPS tingkat Sekolah Dasar kelas 5 di Kecamatan Sidomukti Kota Salatiga. Artikel ini sebagai hasil penelitian yang dilaksanakan menggunakan tiga instrumen sebagai sarana pengumpulan data, yaitu angket tentang penguatan, angket tentang kreativitas guru dan nilai mata pelajaran IPS siswa kelas 5 SD setelah diberikan penguatan dan kreativitas guru dalam pembelajaran.
Urgensi Pembelajaran Musik Bagi Anak Usia Dini
Pawiyatan Vol 26 No 01 (2019): PAWIYATAN
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Musik sangat penting dan perlu dikembangkan untuk anak usia dalam membantu perkembangnnya. Namun sebagian orang tua banyak yang kurang paham akan pentingnya musik bagi kecerdasan anak. Musik merupakan suatu wadah untuk mengekspresikan suasana diri. Dengan musik anak-anak diberi kesempatan untuk mengungkapkan perasaan-perasaan dan gagasannya dengan cara menari atau bergerak mengikuti suara musik. Pentingnya musik untuk anak usia dini antara lain untuk meningkatkan kreativitas dan imajinasi, dapat meningkatkan dan mengajarkan kecerdasan lain, dan dapat merangsang daya ingat anak. Dengan demikian musik sangat penting untuk diajarkan anak sejak usia dini agar perkembangnnya lebih baik. Masalah yang irumuskan dalam penelitian ini adalah: 1) bagaimana hubungan musik dengan otak manusia?; 2) apa manfaat yang diperoleh dari musik?; 3) bagaimana cara pengembangan kecerdasan musik pada anak usia dini?; 4) faktor apakah yang menjadi penghambat dan pendukung pengajaran musik bagi anak usia dini?; dan 5) bagaimana cara pengajaran musik agar efektif dapat diberikan kepada anak usia dini? Hasil penelitian memberikan gambaran bahwa manfaat musik dapat dijadikan alasan pendidik atau orang tua untuk mengembangkan musik pada anak. Beragam cara yang bisa dilakukan untuk membantu anak mengambangkan kecerdasan musikalnya. Cara-cara tersebut dapat berupa memperdengarkan musik beragam kepada anak-anak, mendengarkan dan menyanyikan lagu disertai gerakan, dan mengajarkan untuk bermain musik. Dari cara tersebut anak mampu mengeksplor bakat yang dimiliki dalam bermusik. Selain itu, aspek perkembangan anak yang lain akan ikut terbantu perkembangnnya dengan baik.

Page 1 of 1 | Total Record : 10