cover
Contact Name
Arif Zainudin
Contact Email
ipi@upstegal.ac.id
Phone
+6288980867344
Journal Mail Official
cakrawala.upstegal@gmail.com
Editorial Address
Jl Halmahera Km 01, Kota Tegal
Location
Kota tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
Cakrawala: Jurnal Pendidikan
ISSN : 18584497     EISSN : 25499300     DOI : https://doi.org/10.24905/cakrawala
Core Subject : Education,
Cakrawala: Jurnal Ilmu Pendidikan (P-ISSN:1858-4497, E-ISSN: 2549-9300) is a scholarly journal aimed to provide a platform for both established and early-career researchers. This journal accepts research-based papers from the fields of Teaching and Learning; Language and Literacy Education; and Applied Human Development in the Context of Schooling with submissions accepted throughout the year. It is published biannually, May and November, by Universitas Pancasakti Tegal, Indonesia. Papers are all subject to peer review before being accepted for inclusion. Contributions for future editions are welcome. Starting from Vol. 12 No. 1, Cakrawala has been accredited SINTA 3 by the Ministry of Research, Technology and Higher Education (Ristekdikti) of The Republic of Indonesia based on Director Decree No. 23/E/KPT/2019 dated 08 Agustus 2019. The Decree is as an achievement for the Peer-reviewed journal which has excellent quality in management and publication and is effective for 5 years until 2023.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 9 No 1 (2015)" : 10 Documents clear
Aspek Pragmatik Dalam Pemerolehan Bahasa Kedua Masfuad Edi; Yuvita
Cakrawala: Jurnal Pendidikan Vol 9 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.923 KB) | DOI: 10.24905/cakrawala.v9i1.75

Abstract

Pembelajar bahasa kedua memiliki kompetensi pragmatik baik jika mereka diajarkan bahasa yang mengarah pada ranahpragmatik. Sangatlah penting untuk mengetahui dengan baik aspek pragmatik bahasa kedua agar terhindar darikesalahpahaman dan salah tafsir terhadap ungkapan orang lain dalam berkomunikasi. Tanpa perintah atau instruksi dalampragmatik, pembelajar tidak dapat mencapai kemampuan yang memadai dalam ranah pragmatik
Lingkungan Belajar dan Kecerdasan Emosional Sebagai Faktor yang Mempengaruhi Stres Kuliah Mahasiswa Dewi Amaliah Nafiati
Cakrawala: Jurnal Pendidikan Vol 9 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.454 KB) | DOI: 10.24905/cakrawala.v9i1.77

Abstract

Lingkungan belajar merupakan manifestasi mahasiswa dalam proses belajar. Kecerdasan emosional melatih kemampuanmahasiswa untuk mengelola perasaannya, memotivasi dirinya, kesanggupan untuk tegar dalam menghadapi frustasi,kesanggupan mengendalikan dorongan dan menunda kepuasaan sesaat, mengatur suasana hati yang reaktif, serta mampuberempati dan bekerja sama dengan orang lain sehingga dapat mendukung seorang mahasiswa untuk menghadapi streskuliah dan mencapai tujuan serta cita-citanya.Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah lingkungan belajar dankecerdasan emosional mahasiswa berpengaruh secara simultan dan parsial terhadap stres kuliah pada mahasiswaPendidikan Ekonomi, FKIP-UPS Tegal.Populasi dalam penelitian adalah mahasiswa FKIP-Universitas Pancasakti Tegal.Penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Responden penelitian ini adalah mahasiswa semester VIII(delapan) sebanyak 87 mahasiswa yang tersebar pada tiga kelas. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan alatstatistik, yaitu uji F untuk mengetahui secara keseluruhan pengaruh dari semua variabel independent secara simultantehadap variabel dependent. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lingkungan Belajar dan Kecerdasan Emosional secarasimultan berpengaruh terhadap Stres Kuliah Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi FKIP Universitas PancasaktiTegal. Pengujian ini menunjukkan hasil yang signifikan dan berarti dapat disimpulkan bahwa lingkungan belajar yang baikdapat mengurangi stres kuliah pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi FKIP Universitas Pancasakti Tegal.Kecerdasan emosional berpengaruh positif terhadap stres kuliah pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi FKIPUniversitas Pancasakti Tega
Kemampuan Guru Jurusan IPS dalam Mengembangkan Kurikulum pada Sekolah Menengah Atas di Kota Salatiga Sri Muryani; Ermy Wuryani
Cakrawala: Jurnal Pendidikan Vol 9 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.57 KB) | DOI: 10.24905/cakrawala.v9i1.78

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif, bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pengembangan kurikulum pada guru mata pelajaran IPS khususnya guru mata pelajaran Ekonomi dan Sejarah di SMA Negeri Salatiga. Deskripsi pengembangan kurikulum diidentifikasi berdasarkan: (1) Kepatuhan langkah-langkah urgensi dan pemahaman pengembangan kurikulum, (2) Kelengkapan dokumen hasil pengembangan, dan (3) Ketepatan dan kesesuaian isi dokumen pengembangan kurikulum. Kemampuan deskripsi untuk berkembang dinyatakan secara kuantitatif dalam lima tingkatan; Sangat baik, baik, cukup, kurang, dan sangat kurang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kesesuaian langkah, pemahaman urgensi, dan gambaran proses pengembangan kurikulum semakin tinggi tingkat langkah pengembangan kurikulum semakin sedikit jumlah guru yang melakukan, dan jika dilakukan umumnya dilakukan secara berkelompok, dan dalam umumnya guru belum memahami urgensi untuk semua langkah pengembangan kurikulum (2) dalam hal kelengkapan pengembangan kurikulum, pada umumnya guru membuat dokumen pengembangan perangkat lunak yang lengkap sesuai butir-butir yang ada dalam format silabus dan RPP, ( 3) kesesuaian dan keakuratan dokumen hasil pengembangan kurikulum; Secara umum kemampuan pengembangan silabus dalam kategori rendah, pengembangan RPP dalam kategori cukup, kurang, dan kurang tepat. Hasil penelitian tersebut menggambarkan bahwa, kurangnya pemahaman guru tentang urgensi pengembangan kurikulum telah berdampak buruk pada kemampuan guru untuk mengembangkan silabus dan RPP. Demikian pula dengan hasil pengembangan kurikulum yang tidak diikuti dengan ketepatan dan kejelasan silabus dan RPP, juga mengisyaratkan bahwa pengembangan kurikulum belum dimaknai sebagai bagian dari tanggung jawab profesionalnya.
Interferensi Gramatikal Bahasa Indonesia Ke Dalam Bahasa Inggris dan Implikasinya Terhadap Kemampuan Produktif Pembelajar Bahasa Inggris Tingkat Pemula J.C Sutoto Pradjarto
Cakrawala: Jurnal Pendidikan Vol 9 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.139 KB) | DOI: 10.24905/cakrawala.v9i1.79

Abstract

Interferensi gramatikal, yang terjadi sebagai akibat adanya kontak bahasa, adalah pemindahanbentuk-bentuk tatabahasa dari bahasa yang dikuasai ke bahasa lain yang kurang dikuasai, ataubahasa sasaran. Interferensi tersebut, dalam pembelajaran bahasa sangat potensial menimbulkankesalahan gramatika pada bahasa sasaran (target language). Melalui kajian analisis kontrastif antaraBahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, kesalahan-kesalahan gramatikal yang potensial dibuat olehsiswa, akan bisa diramalkan sebelumnya.Interferensi gramatikal yang potensial menimbulkankesalahan berbahasa, secara langsung ataupun tidak langsung akan mempengaruhi / menentukantinggi rendahnya kemampuan produktif siswa..
Kajian Tentang Rate of Return Perguruan Tinggi dan Implikasinya Pada Peningkatan Mutu Pembelajaran Faridah
Cakrawala: Jurnal Pendidikan Vol 9 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.008 KB) | DOI: 10.24905/cakrawala.v9i1.80

Abstract

Pendidikan Tinggi mempunyai peranan yang penting dalam meningkatkan sumber daya manusia.Pendidikan Tinggimenjadikan sumber daya manusia lebih cepat mengerti dan siap dalam menghadapi perubahan-perubahan dalamkehidupan. Pada umumnya pendidikan, termasuk pendidikan tinggi diakui sebagai investasi sumber daya manusia. Investasipendidikan berfungsi untuk melakukan pencegahan akan masalah-masalah sosial dan melakukan pengembangan terhadapberbagai sumber daya yang dimiliki. Rate of return merupakan alat perencanaan pendidikan. Pendekatan rate of returnmenjadi bagian yang tak terpisahkan dari teori-teori yang membahas pendidikan dari segi ekonomi. Nilai Rate of return akanmeningkat seiring dengan peningkatan nilai pendapatan individu. Peningkatan mutu pembelajaran merupakan treatmentterhadap tingkat pendapatan seseorang. Muitu pembelajaran yang ditingkatkan akan mempengaruhi capaian belajarseseorang.Kelebihan yang dimiliki sebagai akibat dari pendidikan mutu pembelajaran , akan memberikan daya tawar yangtinggi pada individu untuk mampu bersaing dan peluang mendapat pekerjaan
Hambatan Implementasi Kurikulum 2013 oleh Guru Bimbingan dan Konseling di SMP Negeri 1 Kota Tegal Dino Rozan; Suriswo
Cakrawala: Jurnal Pendidikan Vol 9 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.092 KB) | DOI: 10.24905/cakrawala.v9i1.81

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1). kondisi sarana dan prasarana yang mendukung layanan BK dalamimplementasi kurikulum 2013 di SMP 01 Kota Tegal. (2). Dukungan kepala sekolah dan wakil kepala sekolah serta guruguru dalam implementasi kurikulum 2013 dalam layanan BK di SMP 01 Kota Tegal. (3). Materi layanan BK dalamimplementasi kurikulum 2013 di SMP 01 Kota Tegal.Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif, jenis penelitian ini adalahpenelitian kasus. Variabel atau subyek yang diteliti yaitu guru-guru BK dan Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, dansiswa kelas VII SMP Negeri 01 Kota Tegal. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan dokumentasi. Dalampenelitian ini peneliti menggunakan triangulasi teknik pengumpulan data dan sumber data sebagai uji keabsahan data.Dalam penelitian ini peneliti menggunakan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1). kondisisarana dan prasarana yang mendukung layanan BK dalam implementasi kurikulum 2013 di SMP 01 Kota Tegal adalahmenunjukkan cukup memadai (2). Dukungan kepala sekolah dan wakil kepala sekolah serta guru-guru dalam implementasikurikulum 2013 dalam layanan BK di SMP 01 Kota Tegal menunjukkan sangat apresiasif.(3). Materi layanan BK dalamimplementasi kurikulum 2013 di SMP 01 Kota Tegal menunjukkan sesuai dengan kemampuan dasar, bakat, dan minatpeserta didik, dan sudah sesuai dengan peminatan peserta didik. Hambatan-hambatan yang ditemukan dalam penelitianadalah (1).sarana layanan BK masih menggunakan kelas, (2). belum memiliki LCD khusus untuk guru BK. (3).terbatasnyadana dan sekolah tidak diperbolehkan memungut dana dari siswa, (4). materi layanan peminatan yang disampaikan kepadasiswa,dan guru BK mencari atau berusaha sendiri.
Penerapan Model Pembelajaran Konstruktivistik dengan Pendekatan Siklus Belajar dalam Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Sadali
Cakrawala: Jurnal Pendidikan Vol 9 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.768 KB) | DOI: 10.24905/cakrawala.v9i1.82

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pembelajaran konstruktivistik dengan siklus belajar gunameningkatkan pemahaman materi dan keterampilan berpikir peserta didik pada pembelajaran IPS. Penelitian inimenggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan. Populasi pada penelitian ini adalah peserta didik MTs NegeriModel dan MTs Al-Hikmah 2, di wilayah Kabupaten Brebes. Adapun ubjek penelitian adalah 40 orang peserta didik dariMTs Negeri Model Brebes dijadikan sebagai kelompok eksperimen, dan 40 orang peserta didik MTs Al-Hikmah 2 Brebessebagai kelompok kontrol.Temuan penelitiant ini: Pertama, pembelajaran IPS perlu perbaikan yaitu: pada tujuan, materi.model, dan metode pembelajaran. sehingga mampu mendorong partisipasi aktif peserta didik dalam pembelajaran.Pelaksanaan pembelajaran IPS yang sebelumnya dengan pendekatan teacher-oriented perlu diubah menjadi studentoriented. Kedua, penerapan model konstruktivistik berpendekatan siklus belajar melalui penelitian ini dilaksanakan melaluitahapan sebagai berikut: (1) Pendahuluan, diarahkan untuk menetapkan masalah yang berkaitan dengan pokok bahasanatau sub pokok bahasan yang akan dipelajari; (2) Tahap Eksplorasi, guru memberi penjelasan ringkas atas sub-sub pokokbahasan yang harus dipelajari peserta didik; (3) Tahap Penjelasan, peserta didik mempresentasikan dan menjelaskan hasilkerjanya. (4) Tahap Penerapan Konsep, guru mengecek kembali pemahaman peserta didik terhadap materi yang telahmereka pelajari. (5) Tahap Evaluasi, guru mengevaluasi hasil belajar peserta didik. Ketiga, dibandingkan denganpembelajaran konvensional, penggunaan model pembelajaran konstruktivistik berpendekatan siklus belajar lebih efektifdalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan berpikir peserta didik dalam materi pelajaran IPS di kedua MTs yangditeliti.Keempat, peningkatan efektivitas model pembelajaran ini mempersyaratkan aspek-aspek: (1) kepatuhan akanprinsip-prinsip penyusunan RPP; (2) penghayatan akan pandangan konstruktivistik tentang esensi belajar dan peserta didiksebagai paradigma yang mewarnai seluruh prosedur, media, sumber dan bahan ajar, serta evaluasi.
Fasilitas Perpustakaan Universitas dan Minat Berkunjung Mahasiswa Tri Yuni Arti; Rony Yulianto
Cakrawala: Jurnal Pendidikan Vol 9 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.237 KB) | DOI: 10.24905/cakrawala.v9i1.83

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara fasilitas perpustakaan terhadap minat berkunjung mahasiswapendidikan ekonomi ke Perpustakaan Universitas Pancasakti Tegal. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswapendidikan ekonomi, FKIP Universitas Pancasakti Tegal pada semester Gasal Tahun Akademik 2014/2015 sejumlah 323orang. Sebanyak 71 orang mahasiswa yang diambil secara Insidental.Sampling digunakan sebagai subjek penelitian.Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini dengan cara kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwaterdapat hubungan yang signifikan antara fasilitas perpustakaan universitas terhadap minat berkunjung mahasiswapendidikan ekonomi Universitas Pancasakti Tegal, dengan nilai koefiesiensi rxy = 0,292 dan p = 0,013 .
Pengembangan Model Pelatihan PTK Berbasis Pendampingan Untuk Meningkatkan Profesionalitas Guru Matematika SMA di Kabupaten Brebes Masrukhi; Joko Widodo; Tri Joko Raharjo
Cakrawala: Jurnal Pendidikan Vol 9 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.967 KB)

Abstract

Penelitian tindakan kelas (PTK) bagi guru matematika SMA sangat penting untuk mengembangkan keprofesiannya. Untukmeningkatkan kompetensi guru perlu dikembangkan sebuah model pelatihan PTK berbasis pendampingan. Penelitian inibertujuan untuk menghasilkan sebuah model pelatihan PTK berbasis pendampingan yang layak untuk meningkatkanprofesionalitas. Metode penelitian research and development (R&D). Tahapan pengembangan memproduk, (a) bukupedoman pelatihan dan panduan instruktur; (b) buku panduan, dan modul materi bagi peserta; dan (c) model pelatihan PTK.Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, dokumentasi, observasi dan angket. Validasi model dilakukan olehpakar dan praktisi. Uji coba model meliputi uji coba terbatas terhadap 16 guru dan uji coba diperluas terhadap 24 gurumatematika SMA kabupaten Brebes. Hasil penelitian menunjukkan:(1) perangkat produk yang divalidasi pakar dan praktisimemperoleh rerata skor 62,15 (kualifikasi baik), (2) model final pelatihan hasil pengembangan layak diterapkan. layakditandai dengan terdapat manfaat penggunaan model dengan rerata skor 3,59 (sangat tinggi), terdapat kepraktisanpenggunaan model dengan rerata skor 3,48 (sangat tinggi), dan terdapat kelayakan model dalam pelatihan dengan rerataskor 3,58 (sangat tinggi), serta implementasi lapangan yang diprogramkan mampu menghasilkan produk laporan hasilpenelitian PTK. Simpulan penelitian bahwa model final pelatihan PTK berbasis pendampingan dan perangkat pelatihannyalayak di digunakan untuk meningkatkan profesionalitas guru matematika SMA di kabupaten Brebes.
Pengaruh Penerapan Permainan Tradisional Tegal Terhadap Kemampuan Kerjasama Anak-Anak Yulia Nur Ekawati; Dahlya Indra Nurwanti; Anin Eka Sulistyawti
Cakrawala: Jurnal Pendidikan Vol 9 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.963 KB) | DOI: 10.24905/cakrawala.v9i1.85

Abstract

Permasalahan dalam pendidikan di Indonesia sehubungan dengan pembentukan karakter anak-anak dan urgensikebutuhan untuk melestarikan permainan tradisional sebagai bagian dari warisan budaya bangsa menjadi latar belakangpenelitian ini. Terdapat sejumlah karakteristik utama yang harus ditanamkan pada anak-anak, diantaranya respectdan kerjasama. Karakteristik tersebut dapat diajarkan secara implicit pada anak-anak melalui permainan tradisionalyang pada dasarnya memiliki nilai-nilai moral yang terkandung. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatifdeskriptif yang dlakukan untuk melihat pengaruh penerapan permainan tradisional Tegal sebagai teknik pembelajaranterhadap kemampuan kerjasama anak-anak. Jurnal ini juga menjelaskan penerapan permainan tradisional untukmengajar bahasa Inggris. Permainan yang digunakan dalam penelitian ini adalah tempolong/boi-boian dan gobak sodor.Subjek penelitian eksperimen ini adalah tigapuluh-delapan peserta didik kelas lima SIT MI Luqman Alhakim diKabupaten Tegal. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi langsung dan kuesioner. Hasil penelitian inimenunjukkan bahwa penerapan permainan tradisional sebagai teknik pembelajaran merupakan suatu carayang meaningful untuk mengajar anak-anak sekaligus merupakan cara yang efektif untuk melestarikan budaya dannilai-nilai tradisional Indonesia. Permainan berkelompok seperti tempolong dan gobak sodor terbukti efektif untuk melatihkemampuan kerjasama anak-anak. Hasil analisis juga menunjukkan bahwa bahwa penerapan permainan tradisionalsebagai teknik pembelajaran bahasa Inggris itu menyenangkan sehingga peserta didik termotivasi untuk bermain (sambilbelajar).

Page 1 of 1 | Total Record : 10