cover
Contact Name
Fadly Umar
Contact Email
mppk.journal@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalmppk@gmail.com
Editorial Address
Jl. Singgani No.6, Mamboro, Palu Utara, Palu City, Central Sulawesi 94145
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Media Publikasi Penelitian Kebidanan
ISSN : 26157624     EISSN : 26208717     DOI : -
Core Subject : Health,
Media Publikasi Penelitian Kebidanan periodic scientific journal that is published byInstitut Graha Ananda Palu. with ISSN Number: 2620-8717 (Online) | 2615-7624 (Print). Welcomes and invites original research article in midwifery, including : Birth | Pregnancy | Newborn | Adolescence | Family Planning | Climacterium | Midwifery Community | Education in midwifery | complementary therapy in midwifery
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 1: MARET 2023" : 14 Documents clear
Paparan Asap Rokok Dengan Kejadian Dismenorea Pada Remaja Putri Kelas XII SMA Agustin; Hairil Akbar; Sitti Nurul Hikma Saleh
Media Publikasi Penelitian Kebidanan Vol. 6 No. 1: MARET 2023
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan dan Bisnis Graha Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Dismenore yang terjadi pada saat menstruasi dipengarui oleh beberapa factor, salah satunya akibat terapapar asap rokok. Nikotin salah satu senyawa yang terkandung pada asap rokok merupakan vasokonstriktor yang berefek menurunkan aliran darah ke endometrium yang mana hal ini sering terjadi pada wanita yang dismenorea. bertujuan untuk menganalisis paparan asap rokok dengan kejadian dismenorea pada siswa SMA kelas XII. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Bolaang Uki, teknik pengambilan sampel menggunkan total sampling di mana semua populasi dijadikan sampel. Total sampel berjumlah 83 responden. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunak uji Chi-square dengan derajat kemaknaan: (α = 0.05). Hasil penelitian: bahwa ada hubungan yang signifikan antara keterpaparan asap rokok dengan kejadian nyeri dismenorea pada sisiwi kelas XII di SMA Negeri 1 bolaang Uki. Sebagian besar siswi kelas XII SMA Negeri Bolaang Uki berusi 17 tahun dengan proporsi 56,6%. paparan asap rokok pada responden cukup tinggi hingga mencapai proporsi sebesar 88%. sebagain besar responden mengalami nyeri sedang (48,2%), serta telah terjadi skala nyeri berat dengan distribus sebesar 19.3 %. Kesimpulan: paparan asap rokok pada siswi dapat menyebabkan keadaan nyeri pada saat megalami dimenore, sebisa mungkin siswi menghindari asap rokok agar megurangi risiko nyeri pada saat dismenore.
Efektifitas Prenatal Yoga Terhadap Pengurangan Ketidaknyamanan Dalam Kehamilan Trimester III di Puskesmas Ollot Bolangitang Barat Kabupaten Bolaang Mongondow Utara Muzayyana; Alhidayah; Ade Marchelina Lauma
Media Publikasi Penelitian Kebidanan Vol. 6 No. 1: MARET 2023
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan dan Bisnis Graha Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa kehamilan merupakan hal yang unik dan alami dimana ibu hamil mengalami beberapa perubahan dalam dirinya. Perubahan ini sebagai bentuk adaptasi dari kondisi tidak hamil ke kondisi kehamilan yang secara fisiologis dan psikis dirasakan pada saat hamil. Tujuan penelitian prenatal yoga ini adalah mempersiapkan ibu hamil secara fisik, mental dan spiritual akibat ketidaknyamanan yang dirasakan selama kehamilan untuk proses persalinan. Jenis penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimental grup pre-test dan post-test design. Populasi dalam penelitian ini yaitu ibu hamil trimester ketiga sebanyak 66 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 orang di tentukan menggunakan rumus slovin, Kriteria inklusi yaitu umur kehamilan ≥ 28 minggu dan kriteria eksklusi yaitu memiliki kontraindikasi di antaranya pre-eklampsi, placenta previa totalis, cervix incompetence, hipertensi, ada Riwayat keguguran sebelumnya yang disebabkan oleh lemah kandungan dan penyakit jantung. subjek dilakukan prenatal yoga 4 kali selama 4 minggu berturut-turut, pre-test dan post-test berupa kuesioner ketidaknyamanan menggunakan comparative scale nyeri. Data dianalisis menggunakan Teknik univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang mengalami ketidaknyamanan pada saat pre-test sebelum dilakukan prenatal yoga yaitu 5,14 (1,317) sedangkan ketidaknyamanan yang dialami responden setelah dilakukan prenatal yoga pada saat post-test adalah 2,51 (1,770) dan terdapat pengaruh yang signifikan antara prentatal yoga terhadap pengurangan keluhan ketidaknyamanan pada kehamilan trimester III yaitu p-value ≤ 0,000 (C1 95%). Prenatal yoga sangat bermanfaat dalam mengurangi ketidaknyamanan selama kehamilan di trimester III, sehingga diharapkan bidan dapat memberikan pelayanan kesehatan berupa prenatal yoga kepada ibu hamil, yaitu dilakukannya prenatal yoga secara rutin dan teratur sejak usai kehamilan 28 minggu sampai masa kelahiran.
Hubungan Pengetahuan dan Dukungan Keluarga Dalam Pemberian Imunisasi BCG Polio 1 Pada Bayi Usia 1 Bulan di Puskesmas Kotobangon Alhidayah; Muzayyana; St Masita Baguna
Media Publikasi Penelitian Kebidanan Vol. 6 No. 1: MARET 2023
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan dan Bisnis Graha Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

World Health Organization (WHO) pada tahun 2013 terdapat 9 juta penduduk dunia telah terinfeksi kuman TB. Pada tahun 2014 terdapat 9,6 juta penduduk dunia terinfeksi kuman TB, Pada tahun 2014, jumlah kasus TB paru terbanyak berada pada wilayah Afrika (37%), wilayah Asia Tenggara (28%), dan Wilayah M editerania Timur (17%). Di indonesia pada tahun 2005 hanya (72%). Artinya angka di beberapa daerah sangat rendah. Ada sekitar 2.400 anak di indonesia meninggal setiap hari termasuk yang meninggal karena sebab-sebab yang seharusnya dapat dicegah, misalnya Tubercolosis, campak. Cakupan Imunisasi BCG Provinsi Sulawesi Utara tahun 2018 yaitu mencapai (92%), dengan target tahunan sebesar (95%). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan dukungan keluarga dalam pemberian imunisasi BCG Polio 1 di Puskesmas Kotobangon. Metode penelitian yang digunakan adalah analitik dengan desain studi cross sectional. Dengan Populasia semua ibu yang memiliki bayi di wilayah kerja puskesmas kotobangon berjumlah 51 orang. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa ada hubungan antara pengetahuan dan dukungan keluarga dalam pemberian imunisasi BCG Polio 1 pada bayi usia 1 bulan di Puskesmas Kotobangon dengan nilai (p-value= 0,000).
Dukungan Keluarga dan Kepesertaan Jaminan Sosial (BPJS) dengan Kesiapan Ibu Dalam Persalinan di Puskesmas Modayag Sitti Nurul Hikma Saleh; Agustin
Media Publikasi Penelitian Kebidanan Vol. 6 No. 1: MARET 2023
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan dan Bisnis Graha Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kematian saat proses persalinan menjadikan masyarakat memiliki paradigma bahwa persalinan itu merupakan pertaruhan hidup dan mati seorang ibu. ibu hamil yang sedang menghadapi persalinan di Puskesmas Modayag, diketahui bahwa 3 dari 5 orang ibu hamil mengakui tidak siap menghadapi persalinan karena kekhawatian biaya persalinan dan tidak memiliki BPJS, serta dukungan keluarga yang tidak maksimal seperti tidak adanya pendampingan. Penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dukungan keluarga dan jaminan sosial (BPJS) terhadap kesiapan ibu hamil mengahdapi persalinan. Penelitian ini menggunakan jenis deskriptif-kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi sebanyak 31 orang Sampel sebanyak 31 orang, ditentukan dengna metode sampling jenuh. Analisis data menggunakan Chi Square (α=0.05). Penyajian data menggunakan tabel disertai penjelasan secara deskripif. Dukungan keluarga memiliki hubungan yang signifikan terhadap kesiapan ibu menghadapi proses persalinan dengan tingkat signifikansi sebesar 0,032 (< α 0,05). kepemilikan jaminan sosial memiliki hubungan yang signifikan terhadap kesiapan ibu menghadapi proses persalinan, dengan tingkat signifikansi sebesar 0,001 (< α 0,05). disimpulkan bahwa dukungan keluraga dan jaminan sosial khsusunya kesehatan, berhubungan dengan kesiapan ibu hamil menjalani peroses persalinan, karena meningkatkan rasas percaya diri dan rasa nyaman ibu baik pada saat hamil maupun pada proses persalinan.
Efektivitas Hypnobirthing Dalam Menurunkan Tingkat Kecemasan Ibu Hamil Dalam Menghadapi Persalinan Di Desa Manggis, Kabupaten Karangasem Ni Made Darmiyanti; Gusti Ayu Martha Winingsih; Ni Wayan Noviani; Gusti Ayu Raras Praminingrum; A.A Sagung Ratu Putri Saraswati
Media Publikasi Penelitian Kebidanan Vol. 6 No. 1: MARET 2023
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan dan Bisnis Graha Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Bayi yang terlahir dari ibu yang stress, takut, dan cemas akan terbiasa dengan kondisi tersebut, karenanya kerap kali akan merasa tidak nyaman, terancam, rewel, sedih dan sebagainya. Tujuan : ingin mengetahui tingkat kecemasan ibu sebelum dan setelah diberikan hypnobirthing serta efektivitas hypnobirthing dalam menurunkan tingkat kecemasan ibu dalam menghadapi persalinan. Metode: penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quase Experiment dengan one group Pre Test Post Test Desain, tanpa menggunakan kelompok kontrol yang bertujuan untuk melihat efek dari perlakuan (hypnobirthing) (Campbell, 1966). Populasi berjumlah keseluruhan ibu hamil saat ini sebanyak 78 orang. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 14 orang. Hasil : tingkat kecemasan sebelum diberikan hypnobirthing sebagian besar dalam kategori sedang, sedangkan tingkat kecemasan setelah diberikan hypnobirthing sebagian besar dalam kategori ringan. Hasil uji Paired sample t-test menunjukkan nilai sid (2 tiled) < 0,05 yang artinya hypnobirthing efektif menurunkan tingkat kecemasan ibu hamil. Kesimpulan: hypnobirthing menurunkan tingkat kecemasan ibu dalam menghadapi persalinan Kata Kunci: Kecemasan, Ibu Hamil, Hypnobirthing Abstrack Background: Babies born to mothers who are stressed, afraid and anxious will get used to these conditions, therefore they will often feel uncomfortable, threatened, cranky, sad and so on. Objective: to find out the level of maternal anxiety before and after being given hypnobirthing and the effectiveness of hypnobirthing in reducing the level of maternal anxiety in facing childbirth. Method: this study uses a quantitative approach, the method used in this research is Quase Experiment with one group Pre Test Post Test Design, without using a control group which aims to see the effect of the treatment (hypnobirthing) (Campbell, 1966). The total population of pregnant women is currently 78 people. The number of samples used in this study amounted to 14 people. Results: most of the anxiety levels before being given hypnobirthing were in the moderate category, while the anxiety levels after being given hypnobirthing were mostly in the mild category. The results of the Paired sample t-test showed a sid value (2 tiled) <0.05, which means that hypnobirthing is effective in reducing the anxiety level of pregnant women. Conclusion: hypnobirthing reduces the level of anxiety of mothers in facing childbirth. Keyword: Anxiety, Pregnant, Hypnobirthing
Pengaruh Aromaterapi Lavender Terhadap His Persalinan Pada Era Kebiasaan Baru Di PMB Bdn. Luh Koriawati, S.Tr.Keb: The Effect of Lavender Aromatherapy on Labor in the New Normal at Bdn. Luh Koriawati, S.Tr.Keb Midwife independent practice Ni Wayan Noviani; G.A Raras Praminingrum; Ni Made Darmiyanti; G.A. Martha Winingsih; A.A Sagung Ratu Putri Saraswati
Media Publikasi Penelitian Kebidanan Vol. 6 No. 1: MARET 2023
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan dan Bisnis Graha Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Beberapa faktor yang mempengaruhi persalinan yaitu 5P (power, passenger, passage, provider dan psyche). Penanganan alternatif untuk mengurangi rasa cemas pada ibu bersalin adalah dengan menggunakaan aromaterapi. Kontraksi uterus menyebabkan ibu akan merasakan nyeri persalinan sehingga menimbulkan rasa cemas, rasa takut dan stres. Tujuan : mengetahui pengaruh aromaterapi lavender terhadap his persalinan. Metode: Desain penelitian ini adalah Quasi eksperimen dengan one group pretest-posttes without control. Total sampel berjumlah 30 ibu bersalin yang sesuai kriteria inklusi dengan teknik purposive sampling. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah partograf dan lembar observasi. Analisis data bivariat menggunakan yaitu uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil : didapatkan bahwa ada perbedaan yang bermakna antara his persalinan sebelum diberikan aromaterapi dan setelah diberikan aromaterapi dilihat dari hasil p-value < 0.05. Kesimpulan: pemberian aromaterapi memiliki pengaruh terhadap his persalinan Kata Kunci: Aromaterapi lavender, his persalinan
Praktik Menyusui Pada Ibu Nifas Di Wilayah Kerja Puskesmas I Denpasar Timur Ni Made Rai Widiastuti Rai; Ni Ketut Ayu Sugiartini; Ni Wayan Sukma Adnyani; Maria Gabriela Yuniati
Media Publikasi Penelitian Kebidanan Vol. 6 No. 1: MARET 2023
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan dan Bisnis Graha Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Menyusui merupakan proses alami yang tidak mudah dilakukan, maka diperlukan latihan tehnik menyusui yang tepat. Teknik menyusui yang tidak benar dapat mengakibatkan puting susu menjadi lecet dan ASI tidak keluar secara optimal, sehingga mempengaruhi produksi ASI selanjutnya atau bayi enggan menyusu. Bila bayi jarang menyusu maka akan berpengaruh terhadap produksi ASI, karena isapan bayi sangat berpengaruh pada rangsangan produksi ASI. Penelitian ini bertujuan untuk melihat karakteristik dan praktek menyusui pada ibu nifas di Kota Denpasar. Metode : Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan sampel penelitian sebanyak 30 responden yang dipilih secara purposive sampling. Variabel yang digunakan adalah karakteristik meliputi umur, pendidikan, status pekerjaan, paritas dan praktik menyusui yang meliputi teknik menyusui, pola pemberian ASI dan kendala dalam memberikan ASI. Data primer dikumpulkan dengan menggunakan metode wawancara dan diikuti secara prosfektif dalam masa nifas atau selama 42 hari. Hasil : Hasil penelitian ini menunjukan karakteristik responden sebagaian besar yaitu 86,7% responden berumur 20-35 tahun, sebagian besar yaitu 66,7% dengan pendidikan tinggi, setengahnya yaitu 56,7% tidak bekerja, sebagian besar yaitu 63,3% multipara. Pada teknik menyusui didapatkan yaitu sebagian besar (73,3%) dalam ketegori baik dan sebagian kecil yaitu 26,7% dalam ketegori kurang baik. Pada pola pemberian ASI didapatkan sebagian besar yaitu 80% memberikan ASI saja dan sebagian kecil yaitu 20% memberikan tambahan susu formula. Kendala yang dihadapai saat pemberian ASI yaitu sebagian kecil yaitu 16,7% mengatakan putting susu lecet dan sebagian kecil yaitu 26,7% dengan bendungan ASI pada minggu pertama setelah kelahiran. Kesimpulan: Kesimpulan dalam penelitian ini adalah sebagian besar responden memiliki praktek menyusui dalam kategori baik, sebagian besar ibu memberikan ASI saja dan kendala yang yang dihadapi yaitu lecet puting susu dan bendungan ASI pada minggu pertama setelah kelahiran. Diharapkan tenaga kesehatan dapat terus memfasilitasi ibu dalam menyusui dan dibantu dengan tambahan terapi komplementer seperti pijat oksitosin untuk membantu mengatasi bendungan ASI dan meningkatkan produksi ASI ibu nifas.
Hubungan Pengetahuan Dan Pengalaman Kerja Tenaga Kesehatan Terhadap Kepatuhan 5 Moments Hand Hygiene Di Ruang Maternitas Rsud I Lagaligo Wotu Tahun 2021 Evi Kurniasari; M.Irsan Arief Ilham
Media Publikasi Penelitian Kebidanan Vol. 6 No. 1: MARET 2023
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan dan Bisnis Graha Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

5 momen cuci tangan merupakan program yang dilakukan oleh World Health Organization (WHO) untuk mengatasi infeski nosocomial atau yang sekarang lebih di kenal dengan Healthcare Associated Infections (HAIs) yang artinya bahwa infeksi ini tidak hanya didapatkan di rumah sakit akan tetapi didapatkan juga dipelayanan kesehatan yang lain. Pelaksanaan program ini dipengaruhi oleh berbagai hal seperti pengetahuan dan lama kerja tenaga kesehatan. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara pengetahuan dan lama kerja tenaga kesehatan terhadap kepatuhan penerapan 5 momen cuci tangan di ruang Maternitas RSUD I Lagaligo Wotu. Variabel pada penelitian ini adalah pengetahuan, lama kerja dan kepatuhan 5 momen cuci tangan. Pengambilan sampel pada penelitan ini yaitu secara purposive sampling berjumlah 48 tenaga kesehatan dengan keterbatasan penelitian di RSUD I Lagaligo. Pengumpulan data dengan cara membagikan kuesioner dan mengisi audit observasi. Data di analisis menggunakan uji alternatif Fisher dengan (p) = < 0,05.Hasil penelitian menggunakan uji Fisher didapatkan nilai (p) =0,001 confidence interval 95% (α =0,05) yang berarti p < 0,05 atau Ho ditolak, berarti ada hubungan antara pengetahuan dengan kepatuhan penerapan 5 momen cuci tangan dan nilai (p) =0,003 dengan confidence interval 95% (α =0,05) yang berarti p < 0,05 atau Ho ditolak, maka dapat disimpulkan terdapat hubungan antara Pengalaman kerja dengan kepatuhan penerapan 5 momen cuci tangan di RSUD I Lagaligo Wotu tahun 2021.
Pemberian TERNAK (Terapi Senam Otak) Terhadap Resiko Jatuh Lansia Panti Werdha Malang Mizam Ari Kurniyanti; Diaz capriani
Media Publikasi Penelitian Kebidanan Vol. 6 No. 1: MARET 2023
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan dan Bisnis Graha Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan fisiologis muskuloskeletal pada lansia adalah penurunan massa dan kekuatan otot yang menyebabkan lansia berisiko jatuh. Salah satu terapi yang dapat diberikan adalah TERNAK (Terapi Senam Otak). Tujuam ini untuk engetahui efektifitas pemberian TERNAK terhadap resiko jatuh lansia. Metode menggunakan teknik purposive sampling dan metode penelitian pre-experimental design dengan Uji Wilcoxon sedangkan jumlah responden lansia sebanyak 24 orang. Alat yang digunakan untuk mengukur risiko jatuh adalah Morse Fall Scale (MFS). Hasil pre test diperoleh rata-rata skor risiko jatuh = 38,12 (15-70), hasil post test diperoleh rata-rata skor risiko jatuh = 36,38 (13-68), dan hasil analisis diperoleh pvalue = 0,000 yang berarti pemberian TERNAK (Terapi Senam Otak) berpengaruh terhadap penurunan lansia. Pemberian TERNAK (Terapi Senam Otak) efektif digunakan sebagai terapi lansia dengan resiko jatuh.
Manfaat Bawang Merah Sebagai Antipiretik Pada Penanganan Anak Dengan Hipertermi: Studi Fenomenology Yuhanah; Nuridah; Evodius Nasus; Rizka Mutmainah
Media Publikasi Penelitian Kebidanan Vol. 6 No. 1: MARET 2023
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan dan Bisnis Graha Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penanganan awal kejadian demam pada umumnya dilakukan dengan menggunakan obat kimia namun tidak sedikit pula orang tua menggunakan obat herbal yang berasal dari rempah-rempah seperti bawang merah. Tujuan untuk mengeksplorasi pengalaman orangtua anak dalam memanfaatkan minyak bawang merah sebagai antipiretik pada anak yang mengalami hipertermi. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi yang menggali pengalaman para orangtua dalam memberikan intervensi penanganan hipertermi pada anak dengan memanfaatkan minyak bawang merah. Informan dalam penelitian ini adalah orangtua yang berjumlah 35 orang, dilakukan melalui in-deepth interview dengan menggunakan pedoman wawancara semiterstruktur dan diambil dengan teknik purposive sampling. Pendekatan fenomenologi ini akan dikategorikan dalam bentuk tema dan sub-tema. Hasil data dianalisa dengan menggunakan analisis kualitatif. Dalam penelitian ini didapatkan semua informan menyatakan bahwa pemberian minyak bawang memiliki efek menurunkan demam pada anak. Dalam hasil wawancara ditemukan 3 tema tatalaksana pemanfaatan bawang merah seperti pengolahan, media campuran, dan waktu efek terapi. Pemberian minyak bawang merah merupakan intervensi non farmakologi dilakukan pada awal demam yang dialami oleh anak dan terbukti efektif menurunkan suhu pada kondisi hipertermi. Hal ini menjadi dasar alasan para orangtua dalam memanfaatkan minyak bawang merah sebagai penanganan awal pada kondisi hipertermi pada anak.

Page 1 of 2 | Total Record : 14