Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

EFEKTIFITAS PERAWATAN TERHADAP PROSES PENYEMBUHAN TALI PUSAT PADA BAYI BARU LAHIR DI RSUD LABUANG BAJI MAKASSAR Saleh, Sitti Nurul Hikma
Gema Wiralodra Vol 11 No 1 (2020): Gema Wiralodra
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/gemawiralodra.v11i1.106

Abstract

Perawatan adalah proses perbuatan, cara merawat, pemeliharaan, penyelenggaraan. Hal yang paling terpenting dalam membersihkan tali pusat adalah memastikan tali pusat dan area disekelilingnya selalu bersih dan kering. Selalu mencuci tangan dengan menggunakan air bersih dan sabun sebelum membersihkan tali pusat. Selama tali pusat belum puput, sebaiknya bayi tidak dimandikan dengan cara dicelupkan ke dalam air. Cukup diusap saja dengan kain yang direndam air hangat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas perawatan terhadap proses penyembuhan tali pusat pada bayi baru lahir di RSUD Labuang Baji 2016. Rancangan penelitian menggunakan metode analitik dengan pendekatan Cros sectional Study untuk melihat hubungan antara perawatan tehnik terbuka, dan perawatan tehnik tertutup dengan penyembuhan luka tali pusat. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 31 orang yang merupakan bayi baru lahir di RSUD Labuang Baji Makassar. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara perawatan tehnik terbuka, dan perawatan tehnik tertutup dengan penyembuhan luka tali pusat dengan nilai masing-masing: perawata tehnik terbuka (? value = 0,235), dan perawatan tehnik tertutup (? value = 0,235). Kesimpulan pada penelitian ini yaitu ada hubungan perawatan tehnik terbuka dan perawatan tehnik tertutup terhadap penyembuhan luka tali pusat.    
Analisis Faktor Tingkat Kecemasan Ibu Hamil Trimester III Dalam Menghadapi Proses Persalinan Di Masa Pandemi Covid-19 Di Kota Kotamobagu Muzayyana, Muzayyana; Saleh, Sitti Nurul Hikma
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Vol 6, No 3 (2021): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jkm.v6i3.9013

Abstract

Objective: Persalinan dan kelahiran merupakan kejadian fisiologis dalam kehidupan dan perjuangan penuh risiko bagi seorang perempuan, Perasaan cemas seringkali menyertai pada masa kehamilan dan akan mencapai puncaknya pada saat persalinan. Kecemasan dialami oleh ibu hamil karena kurangnya pengetahuan dan dukungan dari keluarga, masyarakat, maupun lingkungan serta adanya penyakit yang dialami ibu menyebabkan kecemasan terhadap dirinya maupun bayinyaMethods: Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan desain cross sectional menggunakan pendekatan observasional dengan alat bantu kuesioner. Populasi dalam penelitian ini yaitu ibu hamil trimester ketiga sebanyak 105 orang. Sampel sebanyak 65 orang. Dilaksanakan di seluruh Puskesmas di Kota Kotamobagu sebanyak 5 Puskesmas pada bulan Januari- Mei Tahun 2021, Untuk mengetahui faktor yang menyebabkan tingkat kecemasan ibu hamil trimester 3 di masa pandemi Covid-19 di Kota KotamobaguResults: Dapat di ketahui bahwa pendidikan ibu memiliki hubungan yang sangat kuat dengan kecemasan ibu hamil trimester 3 dalam masa pandemi covid-19 dengan nilai signifikan (P-V=0.028 < α=0.05). Tingkat stres pada ibu memiliki hubungan yang sangat kuat dengan kecemasan ibu hamil trimester 3 dalam masa pandemi covid-19 dengan nilai signifikan (P-V=0.013 < α=0.05).Conclusion:  Faktor pendidikan dan tingkat stres pada ibu hamil di wilayah Kota Kotamobagu memiliki pengaruh dan hubungan yang kuat terhadap tingkat kecemasan ibu hamil sehingga menimbulkan kecemasan yang berisiko.
Penguatan Kemandirian Kesehatan Masyarakat Pedesaan melalui Metode KIE Berbasis Prioritas Kebutuhan” Sudirman, Sudirman; Susianawati, Desak Eka; Parmi, Parmi; Purnamasari, Niluh Desy; Saleh, Sitti Nurul Hikma
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Juli 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v7i4.6661

Abstract

Minimnya pemahaman masyarakat pedesaan terhadap isu kesehatan dan rendahnya akses terhadap layanan dasar menjadi tantangan utama dalam peningkatan kualitas hidup. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di pedesaan melalui pemenuhan dasar-dasar kesehatan berdasarkan hasil kajian prioritas masalah di Desa Bunga dan Desa Ue Rani, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi. Metode yang digunakan adalah pendekatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) melalui survei, observasi, FGD, dan penyuluhan dengan sasaran lima fokus utama: pemanfaatan tempat sampah, pengenalan stunting, partisipasi posyandu, pemanfaatan TOGA, serta edukasi penyakit hipertensi dan asam urat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa tiga program mencapai target 100%, yaitu edukasi sampah, stunting, dan penyakit degeneratif, sementara dua lainnya, posyandu dan TOGA, mencapai 75% dan 80%. Kegiatan ini menunjukkan efektivitas pendekatan partisipatif dalam membangun kesadaran kesehatan komunitas. Kesimpulannya, kegiatan pengabdian ini memberikan dampak positif dalam peningkatan pengetahuan dan perilaku masyarakat, serta menjadi fondasi awal bagi upaya intervensi kesehatan berbasis masyarakat yang lebih berkelanjutan.
Pengaruh Komunikasi Terapeutik dengan Intensitas Nyeri Saat Persalinan Ani, Ani; Yuliandini, Astri; Saleh, Sitti Nurul Hikma
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 3 (2025): Juni 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i3.6669

Abstract

Nyeri persalinan merupakan pengalaman fisiologis yang intens dan subjektif, dipengaruhi oleh faktor fisik dan psikologis. Salah satu pendekatan nonfarmakologis untuk mengurangi nyeri adalah komunikasi terapeutik, yang bertujuan memberikan kenyamanan emosional dan menurunkan kecemasan ibu bersalin. Tujuannya Mengetahui pengaruh komunikasi terapeutik terhadap intensitas nyeri saat persalinan di RSUD Batara Siang Pangkep. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 32 ibu bersalin yang dipilih dengan teknik total sampling. Intervensi berupa komunikasi terapeutik diberikan selama proses persalinan. Pengukuran nyeri menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah intervensi, lalu dianalisis menggunakan uji statistik Wilcoxon Signed-Rank Test. Sebelum intervensi, mayoritas responden mengalami nyeri berat (56,3%) dan sangat berat (21,9%). Setelah komunikasi terapeutik, intensitas nyeri menurun secara signifikan dengan mayoritas responden mengalami nyeri sedang (65,6%) dan munculnya kategori nyeri ringan (3,1%). Uji statistik menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang menandakan adanya pengaruh signifikan. Komunikasi terapeutik terbukti efektif menurunkan intensitas nyeri persalinan secara signifikan.
Efforts to Control the Prevalence of Drug Use Among School Children Using a Kie Approach Sudirman, Sudirman; Saleh, Sitti Nurul Hikma; Subardin. AB, Subardin. AB; Sri Purwiningsih, Sri Purwiningsih
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i8.20671

Abstract

ABSTRACT Drug abuse among students is an increasingly concerning issue that requires appropriate preventive intervention in school environments. This community service activity aims to increase students' knowledge about drugs through a Communication, Information, and Education (KIE) approach. The method used involved counseling sessions for junior high school students participating in Loru Village and Pombewe Village, Sigi District. The activity lasted for two days. The material was delivered through lectures, interactive discussions, and educational media such as slides and leaflets. Evaluation was conducted using pre-tests and post-tests to measure changes in participants' knowledge levels. The results showed a significant improvement in understanding across all aspects of the material, including types, impacts, and the dangers of drug use. In conclusion, the KIE approach has proven effective in enhancing students' understanding and has the potential to serve as a preventive strategy in efforts to control drug abuse among students. Keywords: Counseling, Drugs, KIE, Students
Hubungan pemberian MP-Asi dengan status gizi balita 1 tahun di UPTD Puskesmas Pinolosian Agustin, Agustin; Saleh, Sitti Nurul Hikma; Sriwahyuningsih, Ade
Gema Wiralodra Vol. 14 No. 1 (2023): Gema Wiralodra
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/gw.v14i1.319

Abstract

Pentingnya pemberian MP-ASI > 6 bulan karena kematangan saluran pencernaan bayi terjadi pada usia 6 bulan ke atas karena sistem pencernaanya sudah relatif sempurna dan siap menerima MP-ASI. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan pemberian MP-ASI dini dengan status Gizi bayi 6-12 bulan di UPTD Puskesmas Pinolosian. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif menggunakan desain cross sectional. Populasi penelitian ini yaitu ibu yang mempunyai anak usia 1 tahun, ibu yang bersedia menjadi responden, bisa berkomunikasi dengan baik, dan ibu yang aktif mengikuti posyandu dengan sampel sebanyak 66 responden. Pada penelitian ini, dipilih  menggunakan metode accidental sampling. pengumpulan data menggunakan kuesioner, juga analisis data univariat serta bivariat dan juga menggunakan uji chi square dan program komputer. Populasi dalam penelitian ini berjumlah189 bayi dan sampel diambil secara purposive sampling  dengan jumlah sampel 66. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada hubungan pemberian MP-ASI dengan status gizi Anak Usia 1 Tahun di UPTD Puskesmas Pinolosian. (P Value = 0,000). Kesimpulan dari penelitian ini adalah  ada hubungan pemberian MP-ASI dengan status gizi anak usia 1 tahun, pemberian MP-ASI selama ≥ 6 Bulan sebanyak 34 orang (51,5%), sedangkan tidak memberikan MP-ASI  ≥ 6 bulan sebanyak 32 orang (48,5%).
EFEKTIFITAS SENAM HAMIL SEBAGAI PELAYANAN PRENATAL DALAM MENURUNKAN KECEMASAN MENGHADAPI PERSALINAN DESA MOYAG KECAMATAN KOTAMOBAGU TIMUR KOTA KOTAMOBAGU Muzayyana, Muzayyana; Saleh, Sitti Nurul Hikma; Hamza, St. Rahmawati; Agustin, Agustin
LOSARI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2021): Juni 2021
Publisher : LOSARI DIGITAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53860/losari.v3i1.39

Abstract

Senam merupakan olahraga terbaik yang dapat dilakukan oleh ibu hamil menjelang persalinannya. Salah satu jenis senam yang ditujukan bagi ibu hamil adalah senam hamil, Senam hamil adalah terapi latihan gerak untuk mempersiapkan ibu hamil, secara fisik atau mental, pada persalinan cepat, aman, dan spontan. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian yaitu model praktik edukasi kelompok dengan teknik ceramah, dan diskusi. Lokasi pelaksanaan di Desa Moyag, Kotamobagu Timur, Kota Kotamobagu, pada bulan Desember 2020, selama 7 hari. Proses hamil merupakan hal yang normal pada kehidupan seseorang khususnya pada wanita, dalam proses hamil beberapa kemungkinan akan terjadi berbagai perubahan pada wanita hamil antaranya yaitu terjadi penambahan volume pada rahim (Uterus). Perubahan volume pada uterus dalam proses kehamilan menimbulkan perubahan posisi pada pusar tubuh, perubahan bentuk tubuh, serta perubahan bentuk pada tulang spinal dan dapat berakibat lordosis. Kegiatan senam dalam proses kehamilan sebagai bentuk pencegahan agar memudahkan proses dalam persalinan ibu hamil atau melancarkan proses persalinan ibu hamil secara alami dan mengurangi tingkat risiko cedera, pelayanan ANC menjadi di indonesia telah memprogramkan senam ibu hamil yang dapat diselenggarakan oleh setiap organisasi penyedia layanan kesehatan yang ada di indonesia. Kegiatan edukasi ibu hamil dimulai dengan pemberian materi kepada setiap ibu hamil dengan harapan ibu hamil dapat memahami metode atau gerakan yang dapat di lakukan dalam masa kehamilan.