cover
Contact Name
Halida Thamrin
Contact Email
jurnal.wom@umi.ac.id
Phone
+6282343676670
Journal Mail Official
jurnal.wom@umi.ac.id
Editorial Address
Jl. Urip Sumoharjo Km. 5 Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia, 90231
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Window of Midwifery Journal
ISSN : -     EISSN : 27214001     DOI : https://doi.org/10.33096/wom.vi.8
Core Subject : Health,
Window of Midwifery Journal is a publication of scientific work in the field of midwifery in a broad sense such as child and maternal health, reproduction health, biomedical midwifery, etc. In addition, the Journal was first established since 2020 by the Institute of Study and Management Center Journal of the Faculty of Public Health University Muslim Indonesia located in Makassar, South Sulawesi. Window of Midwifery Journal published on June and December.
Articles 100 Documents
Asuhan Kebidanan Antenatal pada Ny. S dengan Emesis Gravidarum Gladyisa Valentine Meyer; Suryanti S; Nurlina Akbar
Window of Midwifery Journal Vol. 4 No. 1 (Juni, 2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehamilan dapat mempengaruhi kondisi tubuh perempuan secara keseluruhan seperti terjadinya perubahan fisiologis pada sistem organ, perubahan yang terjadi pada perempuan hamil karena ketidakseimbangan kerja hormon estrogen dan progesteron. Kondisi ini menyebabkan rasa yang tidak nyaman sehingga menimbulkan bermacam keluhan, salah satunya mual muntah yang biasa terjadi pada awal kehamilan. Mual muntah dalam bahasa medis disebut emesis gravidarum atau morning sickness merupakan suatu keaadan mual yang terkadang disertai muntah dengan frekuensi kurang dari 5 kali. Antenatal Care (ANC) merupakan suatu upaya preventif dari program pelayanan kesehatan obstetrik. Menurut World Health Organization(WHO) antenatal care adalah untuk mendeteksi dini terjadinya risiko tinggi terhadap kehamilan dan persalinan juga dapat menurunkan angka kematian ibu dan memantau keadaan janin. Pemanfaatan pelayanan ANC oleh seorang ibu hamil dapat dilihat dari cakupan pelayanan ANC. Tujuan dilakukan penelitian ini agar dapat melaksanakan Asuhan Kebidanan Antenatal pada Ny. S dengan Emesis Gravidarum, dengan menggunakan pendekatan manajemen kebidanan sesuai dengan wewenang bidan. Jenis penelitian yang dilakukan pada tanggal 8 Agustus 2022 ini bersifat deskriptif dengan menggunakan metode studi kasusaitu: Pengumpulan data dasar, diagnosa aktual, diagnosa potensial, tindakan segera, rencana asuhan, pelaksanaan asuhan serta mengevaluasi keberhasilannya. Hasil yang didapatkan kehamilan Ny. S gestasi 16-18 minggu berlansung normal, keadaan ibu dan janin baik, ibu tidak khawatir dengan mualnya. Simpulan dari kasus dan pengkajian yang dilakukan adalah penulis dapat menerapkan asuhan kebidanan yang sesuai dengan prioritas pasien dan kewenangan bidan sehingga asuhan yang diberikan dapat dikatakan efektif.
Asuhan Kebidanan Bayi Baru Lahir Normal Pada Bayi Ny. N Nur Fakhriyah Mumtihani; Halida Thamrin; Suchi Avnalurini Sharief
Window of Midwifery Journal Vol. 4 No. 1 (Juni, 2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Data World Health Organization pada tahun 2019 AKB secara global adalah angka kematian bayi 19 per 1000 kelahiran hidup. Angka kematian neonatal adalah angka kematian yang terjadi sebelum bayi berumur satu bulan atau 28 hari. Bayi baru lahir sangat memerlukan asuhan yang segera, cepat, tepat aman serta bersih. Tujuan disusunnya studi kasus ini adalah agar dapat melaksanakan Asuhan Kebidanan Bayi Baru Lahir Normal pada Bayi Ny. N di klinik Pratama BKIA Rakyat Makassar tahun 2022 dengan penerapan manajemen asuhan kebidanan sesuai wewenang bidan. Bayi baru lahir atau disebut juga dengan neonatus adalah bayi yang berusia 0-28 hari. Bayi baru lahir normal adalah bayi yang lahir dari usia kehamilan 37 minggu sampai 42 minggu dengan berat badan lahir 2500 sampai 4000 gram, dan menangis spontan kurang dari 30 detik setelah lahir dengan nilai APGAR antara 7-10. Jenis penelitian ini menggunakan metode 7 langkah Varney yang meliputi pengumpulan data, identifikasi diagnosa/masalah aktual, masalah potensial, tindakan segera/kolaborasi, rencana tindakan, implementasi, serta evaluasi. Berdasarkan dari teori dan studi kasus yang dilakukan, penulis tidak menemukan adanya kesenjangan antara teori dan kasus. Setelah penulis mempelajari teori dan pengalaman langsung di lahan praktek melalui studi kasus tentang asuhan kebidanan bayi baru lahir normal pada bayi Ny. N di Klinik Pratama BKIA Rakyat Makassar tahun 2022. Bidan diharapkan senantiasa memberikan perhatian serta berupaya meningkatkan kemampuan dalam melaksanakan pelayanan kesehatan pada bayi baru lahir normal.
Asuhan Kebidanan Postpartum pada Ny. Y dengan Nyeri Luka Jahitan Perineum Dian Anisya; Azrida M; Andi Tenri Abeng
Window of Midwifery Journal Vol. 4 No. 1 (Juni, 2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa nifas (purperium) dimulai sejak 2 jam setelah lahirnya plasenta sampai dengan 6 minggu (42 hari), ruptur perineum adalah perlukaan jalan lahir yang terjadi pada saat kelahiran bayi baik menggunakan alat maupun tidak menggunakan alat. Menurut World Health Menurut (WHO) terdapat 2,7 juta kasus rupture perineum pada ibu bersalin, diperkirakan akan mencapai 6,3 juta di tahun 2050. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk mengidentifikasi dan memberi asuhan kebidanan pada ibu bersalin yang mengalami ruptur perineum di PMB Hasnawati. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan metode memperoleh data yaitu dengan studi kepustakaan dan menggunakan metode studi kasus Manajemen Kebidanan yang terdiri dari 7 langkah Varney yang meliputi pengumpulan data, identifikasi diagnosa/masalah aktual, masalah potensial, tindakan segera/kolaborasi,rencana tindakan, implementasi, serta evaluasi. Hasil asuhan pada Ny. Y dengan nyeri luka jahitan perineum asuhan dilakukan selama 2 hari dengan melakukan kunjungan masa nifas sebanyak 2 kali, di PMB Hasnawati ditemukan ibu mengalami nyeri luka jahitan perineum setelah ibu melahirkan pada tanggal 13 Juli 2022, selama pemantauan tidak ditemukan adanya masalah potensial seperti tanda-tanda infeksi serta pada hari kedua masa nifas Ny. Y. Nyeri pada jahitan perineum yang dirasakan ibu sudah berkurang. Kesimpulan dari studi kasus setelah pemantauan dan analisa data pada ibu dengan nyeri luka jahitan perineum di PMB Hasnawati tahun 2022 pemantaun masa nifas berjalan normal, tanda-tanda vital dalam batas normal dan telah dilakukan pendokumentasian semua temuan dan tindakan yang telah dilaksanakan pada Ny. Y dengan hasil tidak ditemukannya kesenjangan antara teori dan kasus yang di dapatkan.
Asuhan Kebidanan Antenatal pada Ny. F dengan Emesis Gravidarum Andi Nilna Raudatul Fariha; Een Kurnaesih; Nurul Husnah
Window of Midwifery Journal Vol. 4 No. 1 (Juni, 2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehamilan merupakan penyatuan dari hasil konsepsi dimana ovum bertemu dengan sperma di tuba falopi lalu menjadi embrio dan dilanjutkan dengan nidasi atau implantasi. Selama kehamilan terjadi, muncul perubahan fisiologi yang sering dirasakan ialah merupakan mual muntah. Emesis gravidarum adalah gejala mual muntah yang terjadi pada awal kehamilan karena meningkatnya kadar hormon estrogen dan progesteron. Menurut World Health Organization angka kejadian emesis gravidarum sedikitnya 15% dari semua wanita hamil. Angka kejadian mual muntah di dunia yaitu 70-80% dari jumlah ibu hamil. Tujuan penelitian ini agar dapat melaksanakan asuhan kebidanan antenatal pada Ny. F dengan emesis gravidarum dan menggunakan manajemen kebidanan sesuai dengan wewenang bidan. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan metode studi kasus manajemen metode kebidanan yang terdiri dari 7 langkah varney. Hasil yang didapatkan pada Ny. F berlangsung normal, keadaan ibu dan janin  baik, ibu tidak khawatir dengan mualnya. Kesimpulan dari kasus dan pengkajian yang dilakukan adalah penulis dapat menerapkan asuhan kebidanan yang sesuai dengan prioritas pasien dan kewenangan bidan sehingga asuhan yang diberikan dapat dikatakan berhasil dan efektif.
Asuhan Kebidanan Antenatal pada Ny. D dengan Emesis Gravidarum Asmiwatty Zahra Uar; Suchi Avnalurini Sharief; Sundari
Window of Midwifery Journal Vol. 4 No. 1 (Juni, 2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan data dari World Health Organization AKI diseluruh dunia pada tahun 2015 diperkirakan 216/100.000 kelahiran hidup, menurut hasil rekapitulasi profil kesehatan Indonesia tahun 2019, AKI menurut provinsi di Indonesia pada tahun 2018-2019 terjadi penurunan dari 4.226/4.810.130 kelahiran hidup menjadi 4.221/4.778.621 kelahiran hidup, menurut data dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan AKI di Kota Makassar pada tahun 2021 terdapat 195 jiwa, tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu mahasiswa mampu menggunakan pendekatan manajemen kebidanan dan memberikan asuhan kebidanan kehamilan sesuai dengan standar, dan didasarkan pada teori ilmiah yang menggabungkan praktik dan pengalaman, penulis membutuhkan data subjektif dan objektif terkait teori yang digunakan sebagai dasar analisis pemecahan masalah, untuk itu penulis menggunakan metode anamnesis, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, studi kasus dan studi kepustakaan, berdasarkan hasil penilitiannya penulis menemukan bahwasanya kasus yang terjadi pada Ny. D merupakan hal yang fisiologis, kesimpulan yang dapat penulis tarik yakni Ny. D dengan keluhan terkadang merasakan mual terdapat kesenjangan antara teori dan praktik.
Asuhan Kebidanan Post Natal pada Ny. N dengan Nyeri Luka Perineum Wa Ode Rahayu; Saputri, Linda Hardiyanti; Nurhayati; Wa Ode , Wa Ode Rahayu
Window of Midwifery Journal Vol. 4 No. 2 (Desember, 2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wom.vi.693

Abstract

Masa nifas adalah masa sesudah persalinan yaitu sejak kelahiran bayi, plasenta dan selaput yang diperlukan untuk memulihkan kembali kesehatan seperti sebelum hamil dengan waktu kurang lebih 6 minggu. Proses persalinan merupakan proses yang sering mengakibatkan terjadinya perlukaan pada daerah perineum yang mempengaruhi proses masa nifas. Kejadian ruptur perineum pada ibu bersalin di dunia terdapat 2,7 juta kasus, angka ini diperkirakan akan mencapai 6,3 juta pada tahun 2050. Di Benua Asia sendiri 50% ibu bersalin mengalami ruptur perineum, robekan perineum atau trauma jalan lahir di Indonesia terjadi pada golongan umur 25-30 tahun yaitu 24%, dan pada ibu umur 32-39 tahun sebesar 62%. Di RSIA Masyita Makassar pada bulan Mei-Juli tahun 2022 jumlah keseluruhan ibu yang melahirkan dengan persalinan normal 186 orang serta tampa ruptur 89 orang dan dengan ruptur 97 orang. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah dapat melaksanakan asuhan kebidanan post natal pada Ny. N dengan nyeri luka perineum dengan penerapan manajemen asuhan kebidanan sesuai wewenang bidan di RSIA Masyita Makassar 2022. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan metode studi kasus Manejemen Kebidanan yang terdiri dari 7 langkah Varney, yaitu pengumpulan data dasar, interpretasi data dasar, diagnosa aktual, diagnosa potensial, tindakan segera, rencana asuhan, pelaksanaan asuhan serta mengevaluasi keberhasilannya.
Asuhan Kebidanan pada Ny. P dengan Akseptor KB IUD Post Plasenta Azikin, Nur; Sitti Hadriyanti Hamang; Suryanti S
Window of Midwifery Journal Vol. 4 No. 2 (Desember, 2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wom.vi.802

Abstract

Pasangan usia subur pada tahun 2019 menurut BKKBN yang menggunakan KB aktif sejumlah 63,5% dan mengalami penurunan di tahun sebelumnya dengan jumlah 63,27%. Penggunaan KB IUD dapat mengurangi jumlah kehamilan yang tidak diinginkan dimasa depan, sehingga akan mengurangi angka kematian ibu dan bayi di Indonesia. Tujuan dilakukannya penelitian ini agar dapat mengetahui cara melakukan Asuhan Kebidanan pada Ny. P Akseptor KB IUD Post Plasenta di RSIA Sitti Khadijah 1 Cabang Makassar. Keluarga berencana menurut WHO (World Health Organisation) adalah tindakan yang membantu individu atau pasangan suami istri untuk menunda, menjarangkan, dan menghindari kehamilan. Metode yang digunakan dalam metode penelitian ini yaitu manajemen 7 langkah Varney yaitu identifikasi data dasar, identifikasi masalah aktual, identifikasi masalah potensial, kolaborasi, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Hasil evaluasi yang didapatkan yaitu keadaan umum ibu baik ditandai dengan tanda-tanda vital dalam batas normal dan ibu telah menjadi akseptor KB IUD post plasenta. Segera memasang IUD setelah plasenta lahir dapat membantu ibu untuk menjarangkan kehamilan sebelum terjadi pembuahan, sehingga ketika uterus belum kembali normal dan terjadi pembuahan akan mengakibatkan komplikasi di kehamilan tersebut.
Asuhan Kebidanan Bayi Baru Lahir pada Bayi Ny. L Pratama Wara-wara, Jihan; Saputri, Linda Hardianti; Thamrin, Halida
Window of Midwifery Journal Vol. 4 No. 2 (Desember, 2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wom.vi.946

Abstract

Angka kematian bayi adalah jumlah kematian bayi dalam usia 28 hari pertama kehidupan per 1000 kelahiran hidup menurut WHO pada tahun 2013 di dunia sebanyak 34 per 1.000 kelahiran hidup, di negara berkembang sebanyak 37 per 1.000 kelahiran hidup dan di negara maju sebanyak 5 per 1.000 kelahiran hidup, ini menunjukan bahwa angka kematian bayi di negara berkembang lebih tinggi. Menurut Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia tahun 2017 menunjukkan angka kematian bayi 24 per 1.000 kelahiran hidup, dan angka kematian balita 32 per 1.000 kelahiran hidup. Meskipun demikian angka kematian bayi dan balita diharapkan akan terus mengalami penurunan, intervensi-intervensi yang dapat mendukung kelangsungan hidup anak ditujukan untuk dapat menurunkan angka kematian bayi menjadi 16 per 1000 kelahiran hidup di tahun 2024. Sementara itu, sesuai dengan target pembangunan berkelanjutan, angka kematian balita diharapkan dapat mencapai angka 18,8 per 1.000 kelahiran hidup di tahun 2030. Tujuan dilakukannya studi kasus ini adalah untuk memberikan asuhan kebidanan pada kasus bayi baru lahir pada Bayi Ny. L dengan lahir cukup bulan di Klinik Pratama BKIA Rakyat, penyusunan studi kasus ini didasarkan pada teori ilmiah yang menggabungkan praktek dan pengalaman, penulis membutuhkan data subjektif dan objektif terkait teori yang digunakan sebagai dasar analisis pemecahan masalah, untuk itu penulis menggunakan metode anamnesis, pemeriksaan fisik, studi kasus, studi kepustakaan dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa kasus yang terjadi pada Bayi Ny. L merupakan hal yang fisiologis, kesimpulan yang dapat penulis tarik yakni Bayi Ny. L dengan lahir cukup bulan tidak terdapat kesenjangan antara teori dan tinjauan kasus.
Asuhan Kebidanan Persalinan Normal pada Ny. F Febriana Bulqis Warina; Sundari; Sitti Hadriyanti Hamang
Window of Midwifery Journal Vol. 4 No. 2 (Desember, 2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wom.vi.1061

Abstract

Persalinan merupakan proses membuka dan menipisnya serviks dan janin turun kedalam jalan larih. Jumlah kasus kematian ibu juga merupakan salah satu indikator utama yang bergunan untuk menggambarkan tingkat kesadaran prilaku sehat, status gizi, kesehatan ibu kondisi lingkungan, tingkat pelayanan kesehatan waktu melahirkan, dan ketika masa nifas. Beberapa determinan penting yang mempengaruhi kasus kematian ibu secara langsung antara lain kasus gizi dan anemia pada kehamilan, selain itu tingkat pendidikan ibu, kesehatan lingkungan fisik maupun budaya, ekonomi keluarga, dan pola kerja rumah tangga. Angka kematian ibu merupakan salah satu indikator yang dapat mengambarkan kesejahteraan masyarakat di suatu negara. Menurut data World Health Organization, angka kematian ibu di dunia pada tahun 2015 adalah 216 per 100.000 kelahiran hidup atau diperkirakan jumlah kematian ibu adalah 303.000 kematian dengan jumlah tertinggi berada di negara berkembang yaitu sebesar 302.000 kematian. Tujuan dari penelitian ini yaitu memberikan asuhan kebidanan persalinan sesuai dengan standar menggunakan pendekatan menajemen kebidanan. Peneliti memperoleh data dengan menggunakan metode anamnesa, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, studi dokumentasi, dan studi kasus. Hasil dari penelitian ini yaitu pelaksanaan tindakan implementasi asuhan yang telah direncanakan pada Ny. F dengan persalinan normal di klinik pratama BKIA Rakyat Makassar tahun 2022 dengan hasil yaitu semua asuhan yang telah direncanakan dapat terlaksanakan seluruhnya dengan baik tanpa ada hambatan apapun.
Asuhan Kebidanan pada Ny. A Akseptor KB Suntik Depo Medroxyprogesterone Acetate (DMPA) dengan Amenorea Andi Rezky Ramadhani; Nurhayati, Nurhayati; Avnalurini Sharief, Suchi
Window of Midwifery Journal Vol. 4 No. 2 (Desember, 2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wom.vi.1623

Abstract

Peningkatan pertumbuhan penduduk menjadi masalah karena dapat menghambat usaha peningkatan dan kesejahteraan rakyat Indonesia. Hal  ini membuat pemerintah berupaya untuk menekan laju pertumbuhan penduduk dengan penggunaan kontrasepsi dalam program keluarga berencana. Program keluarga berencana dapat membantu individu atau pasangan suami istri dalam mengatur interval kehamilan dan menekan jumlah kelahiran dengan penggunaan alat kontrasepsi baik yang hormonal maupun non-hormonal yang dimana masing-masing memiliki tingkat efektifitas yang berbeda-beda dan hampir sama. Menurut World Health Organization tahun 2019, diantara 1,9 miliar wanita usia subur (15-49 tahun) yang berada di dunia, terdapat 1,1 miliar yang membutuhkan KB, saat ini terdapat 406 juta pengguna kontrasepsi metode modern, diantaranya yaitu pengguna KB Intrauterine Device sebanyak 159 juta akseptor, KB implant sebanyak 23 juta akseptor, KB suntik sebanyak 74 juta akseptor, KB pil sebanyak 150 juta akseptor. Tujuan dari penelitian ini yaitu melaksanakan asuhan kebidanan Keluarga Berencana terhadap akseptor KB Depo Medroxyprogesterone Acetate di Klinik Pratama BKIA Rakyat serta membantu klien mengatasi keluhannya. Pada kasus ini didapatkan Ny. A telah menggunakan KB suntik 3 bulan kurang lebih 3 tahun sejak tahun 2020 sampai sekarang dan mengeluh tidak haid sejak tiga bulan yang lalu serta tidak ditemukan adanya tanda-tanda kehamilan. Berdasarkan hasil pengkajian tersebut maka ditemukan diagnosa aktual yaitu Ny. A Akseptor KB suntik Depo Medroxyprogesterone Acetate dengan Amenorea. KB suntik DMPA memiliki berbagai efek samping salah satunya adalah amenorea. Amenorea disebabkan oleh kandungan hormone progesterone yang terdapat pada KB suntik DMPA. Berdasarkan hasil pengkajian tersebut tidak ditemukan adanya kesenjangan antara teori dan hasil penelitian.

Page 7 of 10 | Total Record : 100