cover
Contact Name
Halida Thamrin
Contact Email
jurnal.wom@umi.ac.id
Phone
+6282343676670
Journal Mail Official
jurnal.wom@umi.ac.id
Editorial Address
Jl. Urip Sumoharjo Km. 5 Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia, 90231
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Window of Midwifery Journal
ISSN : -     EISSN : 27214001     DOI : https://doi.org/10.33096/wom.vi.8
Core Subject : Health,
Window of Midwifery Journal is a publication of scientific work in the field of midwifery in a broad sense such as child and maternal health, reproduction health, biomedical midwifery, etc. In addition, the Journal was first established since 2020 by the Institute of Study and Management Center Journal of the Faculty of Public Health University Muslim Indonesia located in Makassar, South Sulawesi. Window of Midwifery Journal published on June and December.
Articles 100 Documents
Asuhan Kebidanan Persalinan pada Ny. A dengan Partus Normal Fita Anggriani; Sundari; Nurana, Sitti
Window of Midwifery Journal Vol. 4 No. 2 (Desember, 2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wom.vi.1624

Abstract

Tercatat dalam hasil penelitian data survey persalinan normal di Klinik Pratama BKIA Rakyat Makassar dari tahun 2019 sampai 2023 sebanyak kurang lebih 5.000 ibu yang bersalin normal. Dasar kesehatan Indonesia menunjukan angka kematian ibu di Indonesia masih tinggi yaitu 395 per 100.000 kelahiran hidup.Terdapat empat penyebab kematian ibu di dunia yakni partus lama, perdarahan, infeksi, dan kejang. Tujuan dilakukannya studi kasus ini ialah agar terlaksananya Asuhan Kebidanan Intranatal pada Ny. A dengan Partus Normal di Klinik Pratama BKIA Rakyat Makassar tahun 2023 dengan penerapan asuhan kebidanan didasari wewenang bidan. Persalinan merupakan proses membuka dan menipisnya serviks dan janin turun kedalam jalan lahir, kemudian dengan pengeluaran bayi yang cukup bulan atau dapat hidup di luar kandungan disusul dengan pengeluaran plasenta dan selaput janin dari tubuh ibu melalui jalan lahir dengan bantuan atau tanpa bantuan (kekuatan sendiri). Pasien yang dikaji dalam studi kasus ini adalah Ny. A, usia 24 tahun, nikah 1 kali, suku Makassar, agama Islam, pendidikan SMA, pekerjaan IRT, alamat Jln. Tarakan Lr. 182 c. Berdasarkan studi kasus pada Ny. A tidak ditemukan adanya kesenjangan antara teori dan kasus berdasarkan data G1P0AO, gestasi 38-40 minggu, punggung kanan, presentasi kepala, BDP, tunggal, keadaain ibu dan janin baik, dan inpartu kala I fase aktif. Setelah penulis mempelajari teori dan pengalaman langsung di lahan praktik melalui studi kasus tentang asuhan kebidanan pada Ny. A dengan partus normal di Klinik Pratama BKIA Rakyat Makassar.
Asuhan Kebidanan Antenatal pada Ny. R dengan Ketidaknyamanan Sering Buang Air Kecil Fithrah, Andi Nidaul; Avnalurini Sharief, Suchi; Azrida M
Window of Midwifery Journal Vol. 5 No. 1 (Juni, 2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wom.vi.1628

Abstract

Kehamilan merupakan suatu proses bertemunya sel sperma dan ovum dalam ovarium yang disebut konsepsi yang kemudian dilanjutkan nidasi. Selama kehamilan terjadi perubahan-perubahan yang menimbulkan beberapa ketidaknyamanan pada ibu hamil. Ketidaknyamanan selama hamil trimester III yang sering terjadi adalah sering buang air kecil. Pada tahun 2022 Jurnal Kebidanan mencatat 50% ibu hamil mengalami sering buang air kecil dan lebih banyak dialami usia kehamilan 28-40 minggu sekitar 17,5%. Tujuan studi kasus ini agar dapat melaksanakan asuhan kebidanan antenatal pada Ny. R di RSIA Masyita Makassar 2023 dengan ketidaknyamanan sering buang air kecil. Pendekatan manajemen asuhan kebidanan 7 langkah Varney dan pendokumentasian bentuk SOAP. Pada studi kasus Ny. R gestasi 38 minggu dengan ketidaknyamanan sering buang air kecil tidak ditemukan kesenjangan antara teori dan kasus. Diharapkan bidan senantiasa berupaya untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan dalam memberikan asuhan yang sesuai standar.
Asuhan Kebidanan pada Ny. M Akseptor KB Depo Medroxyprogesterone Acetate Waode Tarisya F.H; Masnilawati, Andi; Sudirman, Suryanti
Window of Midwifery Journal Vol. 5 No. 1 (Juni, 2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wom.vi.1629

Abstract

Keluarga berencana adalah program dari pemerintah untuk meningkatkan kepedulian pada masyarakat dengan cara pendewasaan usia nikah, mengatur jarak kelahiran, dan meningkatkan kesejahteraan keluarga untuk mewujudkan keluarga kecil yang bahagia. Kontrasepsi adalah upaya untuk menunda atau mencegah terjadinya kehamilan. Melalui program keluarga berencana dapat menekan laju pertumbuhan penduduk sehingga meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak. Masih banyak wanita usia subur di Indonesia yang masih ingin menunda kelahiran dan ada juga yang tidak menggunakan kontrasepsi apapun alasanya karena beberapa efek samping yang menyebabkan beberapa akseptor mengalami drop out . Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memahami Asuhan Kebidanan pada Ny. M Akseptor KB Depo Medroxyprogesterone Acetatedi RSIA Masyita Makassar. Berdasarkan hasil pengkajian, tidak ditemukan adanya kesenjangan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pendekatan studi kasus dengan 7 langkah varney yang mencakup dalam beberapa metode seperti studi kepustakaan, studi kasus, dan studi dokumentasi yang disimpulkan dalam bentuk SOAP. Subjek ibu datang ke RSIA Masyita untuk melakukan kunjungan ulang dengan mendapatkan suntik KB DMPA. Pasien yang dikaji adalah Ny. M umur 37 tahun, nikah 1 kali, suku Makassar, agama Islam, pendidikan SMA, pekerjaan IRT, alamat Jl. Bonto Billa 3. Berdasarkan studi kasus pada Ny. M dengan Akseptor KB Depo Medroxyprogesterone Acetate ditemukan tidak ada kesenjangan antara teori dan kasus. Setelah penulis mempelajari teori dan pengalaman langsung dilahan praktek melalui studi kasus tentang Asuhan Kebidanan pada Ny. M Akseptor KB Depo Medroxyprogesterone Acetate di RSIA Masyita Makassar Tahun 2023, bidan diharapkan berusaha dan secara antusias memberikan perhatian serta mengupayakan dalam pelayanan KB.
Asuhan Kebidanan Post Partum pada Ny. F dengan Nyeri Luka Perineum Andi Putri Andini; M, Azrida; Thamrin, Halida
Window of Midwifery Journal Vol. 5 No. 1 (Juni, 2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wom.vi.1633

Abstract

Masa nifas merupakan masa yang paling rentan bagi ibu dikarenakan sebagai penyumbang kematian pada ibu yang cukup besar oleh karena itu, pada masa ini dibutuhkan pengawasan dan perawatan yang tepat agar perawatan masa nifas yang menjadi salah satu upaya untuk dapat membantu dan mempercepat proses kembali pulihnya alat-alat reproduksi, kebutuhan nutrisi, pencegahan infeksi serta dapat memulihkan kesehatan ibu. Pada masa nifas, ibu dapat mengalami berbagai masalah kesehatan, bahkan dapat berlanjut pada komplikasi masa nifas, sehingga masa ini menjadi cukup penting bagi tenaga kesehatan khususnya bidan melakukan pemantauan terhadap ibu nifas. Tujuan disusunnya studi kasus ini adalah untuk dapat melaksanakan asuhan kebidanan pada Ny. F dengan nyeri luka perineum. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif dengan metode studi kasus manajemen asuhan kebidanan 7 langkah varney dan catatan perkembangan dalam bentuk SOAP. Hasil pada studi kasus Ny. F dengan nyeri luka perineum tidak ditemukan adanya kendala dalam mengenai hal tersebut. Kesimpulan hasil study Ny. F post partum hari pertama dengan nyeri luka perineum di Klinik Pratama BKIA Rakyat, yaitu asuhan yang telah diberikan berhasil dengan ditandai keadaan umum ibu baik, air susu ibu sudah mulai lancar, ibu sudah tidak merasakan nyeri pada perineumnya dan tidak ada tanda-tanda infeksi ditemukan.
Asuhan Kebidanan Postpartum pada Ny. R dengan Nyeri Luka Perineum Iffah Zahirah A; Hardianti Saputri, Linda; Husnah, Nurul
Window of Midwifery Journal Vol. 5 No. 1 (Juni, 2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wom.vi.1635

Abstract

Masa nifas adalah masa setelah melahirkan dimulai lahirnya bayi, plasenta dan selaputnya yang membutuhkan waktu pemulihan selama kurang lebih 6 minggu. Terjadinya robekan perineum disebabkan oleh proses persalinan ketika bayi lahir secara spontan dengan alat atau tindakan. Menurut data World Health Organization terdapat 2,9 juta kasus robekan perineum pada ibu melahirkan dan diperkirakan akan meningkat menjadi 6,8 juta di tahun 2050. Di Indonesia 75 persen dari 100.000 wanita yang melahirkan yaitu 75.000 wanita mengalami robekan perineum. Berdasarkan data yang diperoleh dari RSIA Masyita Makassar pada bulan Januari sampai Desember 2022 jumlah keseluruhan ibu nifas yang melahirkan normal sebanyak 623 orang tidak disertai rupture 230 orang dan disertai rupture 393 orang. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah memberikan asuhan kebidanan postpartum pada Ny. R dengan nyeri luka perineum menggunakan manajemen kebidanan sesuai wewenang bidan. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif dan menggunakan metode kasus 7 langkah Varney yang didokumentasikan dalam bentuk SOAP. Adapun hasil dari penelitian ini  tidak ditemukan kesenjangan antara teori dan studi kasus yang diperoleh dari lahan praktek dan studi kasus Ny. R dengan nyeri luka perineum di RSIA Masyita Makassar.
Manajemen Asuhan Kebidanan Antenatal pada Ny. S dengan Preeklampsia Ringan Tuhulele, Julmiati Arasty; M, Azrida; Nurtjaja
Window of Midwifery Journal Vol. 4 No. 2 (Desember, 2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wom.vi.1639

Abstract

Persalinan adalah proses membuka dan menipisnya dan janin turun ke dalam jalan lahir. Persalinan dan kelahiran normal adalah proses pengeluaran janin yang terjadi pada kehamilan cukup bulan, lahir spontan dengan presentasi belakang kepala tanpa komplikasi baik ibu maupun janin. Pre eklamsia adalah peningkatan tekanan darah yang baru timbul setelah usia kehamilan mencapai 20 minggu, disertai dengan penambahan berat badan ibu yang cepat akibat tubuh membengkak dan pada pemeriksaan laboratorium dijumpai protein di dalam urine. Metode yang digunakan dalam studi kasus ini adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus dengan penerapan Manajemen Asuhan Kebidanan Tujuh langkah Varney. Pasien yang dikaji dalam studi kasus ini adalah Ny. S dengan masalah aktual G2P1A0, gestasi 34-36 minggu, situs memanjang, kepala, punggung kiri, tunggal, hidup, keadaan janin baik dan keadaan ibu dengan preeklamsia ringan dan masalah potensial yaitu preeklamsia berat. Setelah melakukan pengkajian langsung di lahan praktek penulis menarik kesimpulan bahwa pada kasus Ny. S dengan Preeklamsia ringan belum teratasi ditandai dengan tekanan darah 150/100 mmHg, oedema pada kedua kaki, albumin +1. Adapun saran bagi petugas kesehatan khususnya bidan diharapkan senantiasa berupaya untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan dalam melaksanakan pelayanan kesehatan yang lebih profesional.
Asuhan Kebidanan pada Inpartu Kala I Fase Aktif dengan Penerapan Gym Ball untuk Mengurangi Nyeri Persalinan Cut Ratna Dewi; Zahara, Evi; Nanda Norisa; Rina Julianti
Window of Midwifery Journal Vol. 5 No. 1 (Juni, 2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wom.vi.1866

Abstract

Persalinan kala I fase aktif multigravida umumnya berlangsung kurang lebih 7 jam dan terjadi ketidaknyamanan pada ibu akibat kontraksi berupa rasa nyeri. Gym ball merupakan salah satu upaya dalam mengatasi nyeri serta mempercepat proses kemajuan persalinan dengan cara kerja memperlebar area panggul. Tujuan penelitian ini untuk melakukan asuhan kebidanan kala I dengan nyeri persalinan pada ibu Y di Praktik Mandiri Bidan N Kabupaten Aceh Barat. Metode penelitian berupa studi kasus, dilaksanakan dengan manajemen asuhan kebidanan varney. Asuhan kebidanan didokumentasikan berdasarkan SOAP. Subyek penelitian ini ialah ibu Y G5P2A2 gravida 38 minggu 3 hari yang mengalami ketidaknyamanan berupa nyeri pada kala I fase aktif. Tempat penelitian di Praktik Mandiri Bidan N Kabupaten Aceh Barat. Hasil asuhan kebidanan persalinan kala I dengan nyeri yaitu dilakukan manajemen nyeri dengan menggunakan gym ball. Penggunaan gym ball efektif mengurangi nyeri persalinan kala I fase aktif yang dialami ibu. Rasa nyeri persalinan semakin berkurang dari skala 8 menjadi 4 pada penggunaan gym ball dengan teknik pelvic rocking. Persalinan kala I fase aktif berlangsung selama 60 menit. Kesimpulan gym ball efektif mengurangi nyeridan mempercepat kemajuan persalinan pada kala I ibu Y G5P2A2.
Asuhan Kebidanan pada Bayi Ny. M dengan Lahir Normal Anggraini Mutmainun, Ayu; Thamrin, Halida; Sundari, Sundari
Window of Midwifery Journal Vol. 5 No. 2 (Desember, 2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/vgbczs33

Abstract

Berdasarkan data dari World Health Organization tahun 2020, terdapat 5 juta kematian neonatus setiap tahun dengan angka  mortalitas neonatus 34 per 1000 kelahiran hidup dan 98% kematian tersebut terjadi di negara berkembang, khususnya di Asia Tenggara adalah 39 per 1.000 kelahiran hidup. Bayi baru lahir termaksuk kategori normal jika bayi yang lahir dengan presentasi belakang kepala melalui vagina tanpa memakai alat, pada usia kehamilan genap 37 minggu sampai dengan 42 minggu, dengan berat badan 2500-4000 gram, nilai APGAR lebih dari 7 dan tanpa cacat bawaan. Pengkajian ini bertujuan melaksanakan asuhan kebidanan pada bayi Ny. M lahir normal di RSIA Masyita Makassar dengan penerapan manajemen asuhan kebidanan sesuai wewenang bidan. Jenis penelitian bersifat deskriptif dengan metode studi kasus manajemen asuhan kebidanan 7 langkah Varney dan catatan perkembangan dalam bentuk SOAP. Pada studi kasus ini dilakukan wawancara, pemeriksaan fisik, dokumentasi, dan diskusi. Berdasarkan studi kasus tidak ditemukan adanya perbedaan antara teori dan kasus, yaitu bayi lahir dengan presentasi belakang kepala (ubun-ubun kecil), spontan, berat badan lahir 3.310 gram, nilai APGAR 8 per 10, keadaan fisik bayi secara head to toe baik dan sejalan dengan teori bayi baru lahir normal. Berdasarkan hasil tinjauan asuhan kebidanan terdapat umur kehamilan cukup bulan, sesuai masa kehamilan, presentasi belakang kepala, panjang badan normal, lingkar kepala dan lingkar dada normal, kulit kemerahan dan tampak verniks caseosa, dan bayi tampak aktif. Penelitian ini, bidan diharapkan senantiasa berupaya meningkatkan keterampilan dan kemampuan dalam melaksanakan pelayanan kesehatan yang lebih profesional.
Asuhan Kebidanan Perawatan Tali Pusat pada Bayi Ny. N Nur Khadijah; Akbar, Nurlina; Karuniawati, Nia
Window of Midwifery Journal Vol. 5 No. 2 (Desember, 2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/dqj1bb65

Abstract

Berdasarkan data dari World Health Organization di tahun 2017, tetanus serta infeksi tali pusat adalah penyebab morbilitas dan mortalitas berkelanjutan di berbagai negara. Pada tahun 2021 angka kematian bayi neonatal (usia 0-28 hari) secara global sebesar 17 dari 100 bayi lahir hidup. Salah satu ancaman bayi baru lahir adalah terjadinya infeksi tali pusat dikarenakan perawatan tali pusat yang tidak baik dan benar serta adanya ketidaksesuaian dengan standar operasional prosedur yang telah ditentukan. Dari pendataan yang diperoleh dari RSKDIA Siti Fatimah Makassar pada bulan Juni 2022 sampai Februari tahun 2023 jumlah keseluruhan bayi baru lahir mencapai 1.406 bayi. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan agar dapat melaksanakan asuhan kebidanan perawatan tali pusat pada bayi Ny. N di RSKDIA Siti Fatimah dengan penerapan manajemen asuhan kebidanan sesuai wewenang bidan. Jenis penelitian ini berdasarkan teori ilmiah yang dipadukan dengan praktik dan pengalaman mengkaji kasus dan disusun dengan metode 7 langkah Varney dan catatan perkembangan dalam bentuk SOAP. Bedasarkan studi kasus asuhan kebidanan perawatan tali pusat pada bayi Ny. N tidak ditemukan adanya perbedaan antara teori dan kasus, yaitu bayi lahir dengan normal, keadaan umum baik, berat badan 2500 gram, cukup bulan (gestasi 39 minggu 2 hari), nilai APGAR 8 per 10, pada pemeriksaan fisik tidak ditemukan tanda bahaya pada bayi dan tidak terdapat tanda-tanda infeksi terutama pada tali pusat. Dengan adanya penelitian ini diharapkan agar orang tua maupun bidan mampu menerapkan asuhan bayi baru lahir terutama perawatan tali pusat.
Asuhan Kebidanan Keluarga Berencana pada Ny. N Akseptor Depo Progestin Kamtelat, Kalsum; Abeng, Andi Tenri; Hamang, Sitti Hadriyanti
Window of Midwifery Journal Vol. 5 No. 2 (Desember, 2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/syc13g52

Abstract

Jumlah penduduk Indonesia semakin meningkat setiap tahun sehingga Indonesia memiliki jumlah penduduk terbesar keempat di dunia, pada tahun 2020 penduduk Indonesia mencapai 271.066.366 jiwa yang terdiri dari 136.142.501 jiwa penduduk laki-laki dan 134.923.865 jiwa penduduk perempuan. Program Keluarga Berencana (KB) merupakan salah satu program pemerintah yang diselenggarakan untuk mengatur kelahiran anak, jarak, dan usia ideal melahirkan, mengatur kehamilan untuk mewujudkan keluarga yang berkualitas menurut World Health Organization, keluarga berencana adalah tindakan yang membantu individu atau pasangan suami istri untuk mengatur interval di antara kelahiran, menentukan jumlah anak dalam keluarga, serta mendapatkan kehamilan yang memang diinginkan. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan keluarga yang sejahtera menurut profil kesehatan Indonesia tahun 2020, kontrasepsi yang sering digunakan adalah kontrasepsi suntikan yang sebesar 72,9%, diikuti oleh KB pil 19,4%, KB implant sebanyak 8,5% dan KB AKDR sebanyak 8,5%, sedangkan kontrasepsi yang paling sedikit digunakan adalah Metode Operasi Wanita (MOP) sebanyak 2,6%, Metpde Operasi Pria (MOP) kondom 1,1%. Tujuan dari penelitian ini yaitu melaksanakan asuhan kebidanan keluarga berencana terhadap akseptor KB Depo Progestin di Praktik Bidan Mandiri Hj. Sitti Hasniah tahun 2023. Berdasarkan hasil pengkajian, tidak ditemukan adanya kesenjangan dan ibu tetap menjadi akseptor KB Suntik Depo Progestin. Dengan menggunakan manajemen asuhan 7 langkah varney dan pendokumentasian dalam bentuk SOAP, kesimpulan hasil studi kasus Ny. N berjalan dengan normal, tidak ada kesenjangan dan komplikasi yang terjadi pada ibu dan ibu tetap menjadi aksepto KB Suntik Depo Progestin.

Page 8 of 10 | Total Record : 100