cover
Contact Name
Yuni Arfiani
Contact Email
ipi@upstegal.ac.id
Phone
+628562584220
Journal Mail Official
psej.upstegal@gmail.com
Editorial Address
Jl Halmahera Km 01 Kota Tegal, Jawa Tengah, 52121
Location
Kota tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal)
ISSN : 25286714     EISSN : 25410628     DOI : https://doi.org/10.24905/psej
Core Subject : Science, Education,
PSEJ contains a variety of scientific articles related to research in the field of Science Education and application of science (Biology, Chemistry, Physics). The scope of science education also includes study of Physics Education, Biology Education, Chemical Education and Environmental Education. The range of topics in the specific journals may include the Application of Science Learning, Research and Development of Science Education, Science Education Materials Development, the Technology and the Learning Media of Science education, the Evaluation of the Science Learning and Program.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 1 (2021)" : 5 Documents clear
Analisis Pembelajaran STEM di Daerah Terluar Tertinggal Terdepan Indonesia Selama Masa Pandemi Priyani, Niken Eka; Nawawi, Nawawi
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 6 No. 1 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.87 KB) | DOI: 10.24905/psej.v6i1.30

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran tentang Pembelajaran STEM, kendala dan solusi yang dilakukan oleh guru di daerah 3T (Terluar, Tertinggal dan Terdepan) serta daerah perbatasan Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan menggunakan aplikasi google formula yang dibagikan kepada 20 orang Guru Garis Depan yang ada di daerah 3T (Terdepan, Tertinggal, dan Terluar) dan perbatasan Indonesia. Diperoleh hasil bahwa 80% responden telah menggunakan STEM dalam Pembelajaran, 70% responden telah memahami penerapan STEM dalam Pembelajaran Jarak Jauh, 10% guru menggunakan media berbasis suara berupa pesan suara pada WhatsApp Group dan Handy Talkie. Sedangkan 20% menggunakan gambar dan power point, dan hampir 70% responden menggunakan Youtube atau Google Classroom, 50% reseponden telah menggunakan berbagai aplikasi online, sedangkan 30% meminta siswa membuat proyek, 10% responden meminta siswa mengerjakan praktikum mandiri, serta 10% responden mendatangi siswa secara langsung di rumah saat pandemic Covid-19.
Analisis Kebutuhan Pengembangan Media Video Animasi Berbasis Aplikasi Canva pada Pembelajaran IPA Permata Puspita Hapsari, Gita; Zulherman
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 6 No. 1 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.219 KB) | DOI: 10.24905/psej.v6i1.43

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kebutuhan untuk mengembangkan media video animasi berbasis aplikasi Canva dalam pembelajaran IPA. Analisis kebutuhan dilakukan berdasarkan tahapan awal dalam model pengembangan ADDIE, yaitu analysis (Analisis). Analisis ini dilakukan untuk mengetahui penggunaan media pada saat proses pembelajaran IPA secara daring. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah angket atau kuisioner dengan jenis data kuantitatif dan bersifat angket tertutup. Penyebaran angket ini menggunakan google form berupa link yang diisi secara online. Hasil analisis kebutuhan dari 10 guru kelas IV dan 163 siswa kelas IV di 9 sekolah dasar yang berada di Jakarta dan Wonogiri menunjukkan bahwa 90% guru menyatakan bahwa media video animasi berbasis Canva itu menarik, 90% guru menyatakan perlu dan setuju menggunakan media video animasi berbasis aplikasi Canva dalam pembelajaran IPA. Hasil analisis pada siswa menunjukkan tidak jauh dari hasil analisis pada guru yaitu 91,4 % siswa menyatakan bahwa media video animasi berbasis aplikasi Canva itu menarik dan 83,4% siswa menyatakan perlu menggunakan media video aplikasi Canva dalam pembelajaran IPA. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan perlu ada pengembangan media video animasi berbasis aplikasi Canva dalam pembelajaran IPA.
Analisis Science Self Directed Learning (SSDL) Mahasiswa Calon Guru SD pada Pembelajaran IPA Berbasis Hybrid Wijayanti, Arfilia; Fajriyah, Khusnul; Suyitno, Suyitno
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 6 No. 1 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.492 KB) | DOI: 10.24905/psej.v6i1.45

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil Science Self Directed Learning (SSDL) atau kemandirian belajar sains mahasiswa calon guru SD pada pembelajaran berbasis hybrid. Penelitian ini menerapkan metode penelitian survey kuantitaif, yaitu penelitian yang menggunakan kuesioner terstandarisasi. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru SD semester gasal tahun 2020 di Universitas PGRI Semarang. Sampel pada penelitian ini berjumlah 212 mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profil SSDL atau kemandirian belajar sains mahasiswa pada perkuliahan berbasis Hybrid Learning pada kriteria intermediate. Skor SSDL terendah adalah 65 dengan kriteria SSDL pada kategori intermediate pada indikator (1) membentuk pendapat dan keputusan sendiri, (2) mencari informasi sumber belajar, (3) menetapkan tujuan pembelajaran secara pribadi, (4) berpikir mandiri dan merencanakan strategi belajar mandiri dan (5) pelaksanakan aktivitas sendiri. Skor SSDL tertinggi sebesar 68 juga pada kategori intermediate pada indikator (6) menemukan alternatif pemecahan masalah.dan (7) menilai dan mengembangkan hasil yang telah diperoleh. Disimpulkan bahwa profil Science Self Directed Learning (SSDL) atau kemandirian belajar sains mahasiswa pada perkuliahan berbasis Hybrid Learning pada kriteria intermediate. Hasil tersebut memberikan indikasi bahwa mahasiswa memiliki karakteristik yaitu berhasil dalam situasi yang mandiri, tetapi tidak sepenuhnya dapat mengidentifikasi kebutuhan belajar, perencanaan belajar dan dalam melaksanakan rencana belajar.
Pengaruh Model Treffinger Berbasis Socio Scientific Issues terhadap Critical Thinking Skills Zahra, Azmi Safrina; Fatkhurrohman, M Aji; Arfiani, Yuni
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 6 No. 1 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.299 KB) | DOI: 10.24905/psej.v6i1.110

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Treffinger berbasis Socio Scientific Issues terhadap kemampuan berpikir kritis dan mengetahui perbandingan efektivitas model Treffinger berbasis Socio Scientific Issues dan model Treffinger dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Jenis metode penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain penelitian pretest-posttest control group. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VII semester 2 MTs Negeri 3 Tegal tahun pelajaran 2018/2019. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Sampel penelitian ini terdiri dari dua kelas VII A sebagai kelas kontrol dan kelas VII B sebagai kelas eksperimen. Data dianalisis menggunakan uji regresi linier sederhana untuk mengetahui pengaruh model Treffinger berbasis Socio Scientific Issues terhadap kemampuan berpikir kritis dan uji N-Gain untuk mengetahui perbandingan efektivitas model Treffinger berbasis Socio Scientific Issues dan model Treffinger dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model Treffinger berbasis Socio Scientific Issues berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis sebesar 55,6%. Selain itu, hasil perbandingan efektivitas menunjukkan bahwa penggunaan model Treffinger berbasis Socio Scientific Issues lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dibandingkan dengan menggunakan model Treffinger.
Profil Capaian Kompetensi Literasi Sains Siswa SMP Negeri Kota Tegal Menggunakan PISA Afina, Dina Rohmi; Hayati, Muriani Nur; Fatkhurrohman, M Aji
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 6 No. 1 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.403 KB) | DOI: 10.24905/psej.v6i1.111

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui capaian kompetensi literasi sains dan ada tidaknya perbedaan kompetensi literasi sains antara sekolah peringkat atas, menengah, dan bawah. Kompetensi literasi sains diukur menggunakan tes PISA 2009 dan 2015. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Teknik sampling yang digunakan adalah multistage random sampling berdasarkan peringkat UNBK 2018. Sampel yang digunakan sebanyak 340 siswa kelas VIII dari 9 sekolah yang mewakili peringkat atas, menengah, dan bawah. Penelitian menghasilkan kompetensi literasi sains peserta didik tingkat SMP Negeri Kota Tegal dalam kategori sangat rendah, yaitu memperoleh rata-rata sebesar (40.62+0.97)%. Capaian kompetensi literasi sains pada kompetensi menjelaskan fenomena ilmiah mencapai skor (45.77+1.09)%; kompetensi mengevaluasi dan merancang penyelidikan ilmiah mencapai skor (27.50+1.36)%; dan kompetensi menginterpretasi data dan bukti ilmiah mencapai skor (36.73+1.08)%. Berdasarkan peringkat sekolah, tidak terdapat perbedaan skor kompetensi literasi sains antara kelompok sekolah peringkat atas, peringkat menengah, dan peringkat bawah dengan nilai signifikan 0.06>0.05.

Page 1 of 1 | Total Record : 5