cover
Contact Name
Halwan Alfisa Saifullah
Contact Email
halwan@ft.uns.ac.id
Phone
+6282133085744
Journal Mail Official
halwan@ft.uns.ac.id
Editorial Address
Matriks Teknik Sipil Gedung IV lt. 1 Jurusan Teknik Sipil Jl. Ir. Sutami 36A Surakarta Jawa Tengah - Indonesia 57126
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Matriks Teknik Sipil
ISSN : 23548630     EISSN : 27234223     DOI : -
Matrik Teknik Sipil adalah open access journal yang mempublikasikan penelitian di bidang struktur, hidrologi, transportasi, geoteknik dan management proyek. Matriks Teknik Sipil diterbitkan oleh Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret. Jurnal ini menyediakan open access yang pada prinsipnya membuat riset tersedia secara gratis untuk publik dan akan mensupport pertukaran pengetahuan global terbesar.
Articles 37 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 3 (2016): September 2016" : 37 Documents clear
STUDI KELAYAKAN INVESTASI THE CORAL HOTEL DI SURAKARTA Sugiyarto Sugiyarto; Timotheus Ardya Pradipta; Fajar Sri Handayani
Matriks Teknik Sipil Vol 4, No 3 (2016): September 2016
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.658 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v4i3.37065

Abstract

Sebelum membangun sebuah hotel dilakukan studi kelayakan investasi. Perhitungan ini sangat penting mengingat modal yang dikeluarkan cukup besar untuk membangun sebuah hotel agar jangan sampai nantinya hotel tersebut bangkrut setelah beroperasi sekian tahun. Analisis kelayakan investasi dilakukan dengan metode Net Present Value (NPV), Revenue Cost Ratio (RCR), Internal Rate of Return (IRR), Perhitungan Analisis titik impas (Break Event Point), Return On Investment (ROI) sebelum dan sesudah pajak, dan Tingkat Pengembalian Modal Sendiri (Return on Equity). Perhitungan biaya mengacu pada data harga tanah dari nilai jual objek pajak Kota Surakarta Tahun 2015 dan harga satuan gedung yang didasarkan pada Surat Keputusan Walikota Surakarta nomor : 974 / 049 / 2000 tentang pedoman teknik pembangunan gedung negara. The Coral Hotel Surakarta memiliki 11 lantai yang terdiri dari 10 lantai di atas permukaan tanah dan 1 lantai basement dan memiliki kamar sejumlah 96 kamar. Luas per kamar sebesar 16,52 m2 dan luas total seluruh kamar sebesar 1585,92 m2. Sedangkan untuk bunga kredit yang berlaku adalah sebesar 14% per tahun berdasarkan informasi data dari Bank BRI pada tahun 2015 dengan jangka waktu pengembalian 15 tahun. Studi ini memberikan hasil bahwa biaya investasi total adalah senilai Rp39.219.589.179,00. Penilaian kelayakan usulan proyek dilakukan dengan delapan cara teknik analisis yaitu NPV dihasilkan NPV positif sesuai yang diinginkan, RCR diperoleh 1,0941 lebih besar dari 1, IRR diperoleh 16,56 % lebih besar dari suku bunga komersil 14 %, BEP diperoleh 14 tahun yaitu lebih cepat dari syarat umur ekonomis 40 tahun, BEP Okupansi diperoleh 41,54 %, ROI sebelum pajak diperoleh 1,0046 lebih besar dari 1, ROI setelah pajak diperoleh 1,0087 lebih besar dari 1, RE diperoleh 1,2761 lebih besar dari 1 sehingga dapat dikatakan proyek pembangunan hotel tersebut layak untuk dikerjakan dengan harga sewa minimum kamar hotel adalah Rp240.531,20 / kamar / hari dan tingkat okupansi sebesar 41,54 % dari total seluruh kamar.
OPTIMASI DIAMETER PIPA PESAT PADA MODEL PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKROHIDRO (PLTMH) Tsani Rakhmawati; Raden Roro Rintis Hadiani; Solichin Solichin
Matriks Teknik Sipil Vol 4, No 3 (2016): September 2016
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.028 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v4i3.37081

Abstract

Sungai memiliki potensi energi yang dapat dimanfaatkan menjadi energi listrik. Sungai Kendat, yang terletak di Desa Dukuh, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali dipilih menjadi lokasi penelitian karena debitnya yang ada sepanjang tahun. Lokasi sungai tersebut dekat dengan perumahan yang mengalami keterbatasan listrik sehingga berpotensi untuk dibangun Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro. Hasil survei menunjukkan ada site terjunan yang berpotensi menghasilkan daya. Berdasarkan hal tersebut dilakukan simulasi optimasi diameter pipa pesat pada Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro agar diperoleh daya yang maksimum dengan biaya yang minimum. Metode yang digunakan berdasarkan analisis kehilangan energi pada pipa pesat untuk memperoleh tinggi jatuh efektif. Debit dan tinggi jatuh efektif merupakan variabel terpenting untuk menghitung potensi energi pada turbin. Turbin yang digunakan merupakan jenis Propeller Open Flume yaitu turbin yang bekerja dengan memanfaatkan aliran keluar pipa hisap (draft tube). Hasil penelitian menunjukan grafik hubungan diameter dan daya. Diameter pipa berbanding lurus dengan tinggi jatuh efektif dan daya, sedangkan berbanding terbalik dengan kehilangan energi. Analisis yang dilakukan pada model dengan debit 0,26 m3/detik, menghasilkan tinggi jatuh efektif sebesar 2,78 m, daya (Po) = 5,63 kW, D= 12 inchi.
PENGARUH ELEKTROOSMOSIS PADA TANAH LEMPUNG DITINJAU DARI PARAMETER KONSOLIDASI TANAH Herfin Ardita Prastiwi; Niken Silmi Surjandari; Yuseph Muslih Purwana
Matriks Teknik Sipil Vol 4, No 3 (2016): September 2016
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.644 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v4i3.37097

Abstract

Tanah lempung dengan kadar air yang tinggi memiliki daya dukung tanah yang rendah, plastisitas yang tinggi, kembang susut yang relatif besar, kuat geser yang rendah dan permeabilitas yang rendah mengakibatkan penurunan yang besar. Perbaikan tanah diperlukan guna memperbaiki sifat fisik dari tanah lempung. Metode elektroosmosis merupakan metode yang digunakan dalam penelitian ini untuk mengurangi kadar air pada tanah lempung dengan mengaliri arus listrik searah (DC). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh elektroosmosis pada tanah lempung ditinjau dari parameter konsolidasi tanah sehingga mendapatkan nilai indeks pemampatan (Cc), koefisien konsolidasi (Cv), penurunan (Sc) dan lama penurunan (t). Penelitian ini dilakukan percobaan uji model fisik ditinjau dari parameter konsolidasi tanah lempung dibawah pengaruh elektroosmosis tanpa preloading dan dengan preloading di laboratorium. Model elektroosmosis berbentuk box berukuran 30 x 30 x 15 cm dengan pemberian beda potensial 0, 4.5, 9, 12 V. Hasil konsolidasi tanah parameter nilai Cc semakin tinggi beda potensial dan preloading yang diberikan maka semakin kecil nilai Cc. Tanpa preloading pada anoda Cc = 0,476 dan dengan preloading Cc = 0,453. Parameter nilai Cv terjadi titik balik voltase pada posisi anoda Cv = 0,070 cm²/det beda potesial 10 V dan pada posisi katoda nilai Cv = 0,054 cm²/det beda potensial 11 V. Nilai Sc yang diberi elektroosmosis dengan preloading pada beda potensial 12 V posisi anoda Sc = 0,946 g/cm2 lebih kecil dibanding nilai Sc yang diberi elektroosmosis tanpa preloading pada beda potensial 12 V posisi anoda Sc = 1,030 g/cm2. Semakin besar beda potensial dan preloading yang diberikan semakin cepat waktu penurunan yang terjadi, tanpa preloading posisi anoda beda potensial 12 V nilai t = 1,161 hari dan dengan preloading t = 1,389 hari. Volume air yang keluar pada beda potensial 12 V tanpa preloading 180 ml lebih sedikit dibanding volume air yang keluar dengan preloading 343 ml.
ANALISIS PERBANDINGAN PENGGUNAAN PERANCAH BAJA KONVENSIONAL DAN PERANCAH BAJA MODIFIKASI Arum Destyarini; Widi Hartono; Sugiyarto Sugiyarto
Matriks Teknik Sipil Vol 4, No 3 (2016): September 2016
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.249 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v4i3.37076

Abstract

Perancah baja merupakan komponen yang sangat penting dalam pekerjaan bekisting untuk menunjang pekerjaan selanjutnya. Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi penggunaan perancah baja serta untuk menganalisis perbandingan penggunaan perancah baja. Analisis perbandingan yang dilakukan yaitu analisis kualitatif meliputi kriteria produktivitas dan durasi pekerjaan, biaya, metode pelaksanaan, keselamatan kerja, mobilisasi, akses, lokasi dan tempat penyimpanan, ketahanan material terhadap cuaca serta mutu dan kualitas dan analisis kualitatif meliputi sub kriteria produktivitas tenaga kerja, durasi pekerjaan, total biaya sewa dan biaya investasi material. Hasil dari analisis tersebut diolah dengan bantuan software expert choice. Hasil analisis, penggunaan perancah baja yang terpilih dari hasil combined pada software expert choice yaitu perancah baja modifikasi dengan bobot 0,641 sedangkan perancah baja konvensional memperoleh bobot 0,359 dengan nilai inconsistency 0,02.
PENGARUH PENAMBAHAN SERAT BENDRAT DAN ABU SEKAM PADI TERHADAP KUAT TEKAN DAN KAPASITAS LENTUR MAKSIMUM BALOK BETON BERTULANG PADA BETON MUTU TINGGI Slamet Prayitno; Supardi Supardi; Deny Wijaya
Matriks Teknik Sipil Vol 4, No 3 (2016): September 2016
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.455 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v4i3.37092

Abstract

Salah satu struktur konstruksi yang masih banyak dipakai untuk konstruksi bangunan gedung, struktur pondasi, perkerasan jalan dan jembatan adalah beton. High strength concrete yaitu beton dengan kekuatan yang cukup tinggi atau diatas kekuatan standar yang dipengaruhi dari beberapa hal, seperti FAS (faktor air semen), kualitas agregat, bahan tambah dan kontrak kualitas dari pembuatan beton tersebut. Beton serat adalah beton yang tersusun dari semen hidrolis, agregat dan sejumlah kecil serat sebagai bahan tambahan yang tersebar secara merata berorientasi random dan dengan proporsi tertentu. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dan data diolah menggunakan excel. Pengujian kuat tekan dilakukan pada silinder berukuran 15 cm x 30 cm dan kuat lentur dilakukan pada balok berukuran 8 cm x 12 cm x 100 cm dengan variasi persentase serat 0%; 0,5%; 1%; 1,5%, dan 2% berjumlah 3 buah per persentase serat. Mutu beton yang direncanakan adalah beton mutu tinggi. Pengujian kuat tekan dan kuat lentur balok bertulang dilakukan pada umur 28 hari dengan metode rancang campur American Concrete Institute. Nilai kuat tekan tertinggi dengan penambahan serat bendrat dan abu sekam padi adalah 50,06 MPa. Kapasitas lentur maksimum tertinggi hasil pengujian dengan penambahan serat bendrat dan abu sekam padi adalah 8,423 kNm. Penambahan serat bendrat 1% merupakan penambahan yang memberikan hasil optimum.
PERENCANAAN BANGUNAN PENGOLAHAN GREY WATER RUMAH TANGGA DENGAN LAHAN BASAH BUATAN DAN PROSES PENGOLAHANNYA Siti Qomariyah; Koosdaryani Koosdaryani; Ruth Dias Kusumasari Fitriani
Matriks Teknik Sipil Vol 4, No 3 (2016): September 2016
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.985 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v4i3.37103

Abstract

Kekurangan pasokan air baku di wilayah perkotaan pada musim kemarau terjadi baik secara kuantitas maupun kualitas. Mencari alternatif sumber air yang baru telah menjadi isu global. Salah satu alternatif sumber air adalah dari limbah domestik tipe greywater. Tulisan ini menguraikan manfaat pengolahan (recycling) dan pemanfaatan kembali (reuse) limbah greywater bagi keperluan non-potable seperti menyiram tanaman/irigasi, membilas toilet, mencuci kendaraan, dan keperluan out-door lainnya. Kebutuhan air tersebut tidak membutuhkan kualitas air setinggi kualitas air minum dan memasak. Teknologi lahan basah buatan merupakan sistem pengolahan limbah yang didesain menggunakan proses alami dengan melibatkan tanaman air, pasir, kerilik serta mikroorganisme untuk mengolah air limbah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatan kualitas lingkungan dengan cara meminimalisir pencemar yang bersumber dari limbah domestik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode eksperimen. Lahan basah buatan ini terdiri dari tiga kolam yaitu kolam 1 untuk menampung limbah grey water dengan kapasitas 0,7425 m3. Kolam 2 adalah bangunan utama lahan basah buatan dengan kapasitas 0,875 m3. Kolam 3 berfungsi sebagai menampung air hasil olahan, dengan kapasitas mencapai 0,66 m3. Rancangan anggaran biaya untuk pembuatan lahan basah buatan yaitu Rp. 4.142.000 Kata-kata kunci : limbah domestik rumah tangga, lahan basah buatan, pengolahan air untuk keperluan non-potable, pengolahan, pemanfaatan kembali
STABILISASI TANAH GAMBUT MENGGUNAKAN CAMPURAN SERBUK BATA MERAH DITINJAU DARI PENGUJIAN CBR Deki Tecnikal; Niken Silmi Surjandari; Raden Harya Dananjaya
Matriks Teknik Sipil Vol 4, No 3 (2016): September 2016
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.447 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v4i3.37088

Abstract

Tahan gambut merupakan tanah yang tidak baik untuk kontruksi,dimana memeiliki daya dukung yang kurang baik dan memiliki nilai CBR rendah. Banyak cara untuk menstabilisasikan tanah salah satunya yaitu dengan cara stabilisasi kimia dengan stabilisasi yang bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan daya dukung yang standar untuk sebuah kontruksidan mengurangi sifat yang kurang baik dari tanah tersebut. Campuran serbuk bata merah dapat menutupi rongga pori tanah sehingga bisa meningkatkan daya dukung tanah. Penelitian ini dilakukan untuk mencari pengaruh dari penamabahan serbuk bata merah dengan beberapa varian prosentase , dengan pengujian CBR laboratorium terendam dan tidak terendam dengan mengacu pada standar ASTM 2002. (Annual Book of ASTM Standards).. Dari hasil penngujian penambahan serbuk bata merah terhadap tanah gambut dapat menaikkan nilai CBR baik terendam dan tidak terendam , dimana nilai CBR terendam bisa mencapai titik optimumpada nilai 4,97% dan untuk CBR tidak terendam pada nilai 5,47%. Dimana nilai tersebut didapatkan pada varian campuran 11% serbuk bata merah.
HUBUNGAN TUNDAAN DAN PANJANG ANTRIAN TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR MINYAK PADA LAJUR PENDEKAT SIMPANG (Studi Kasus pada Jalan Arteri Kota Surakarta) Lukman Khafidz; Agus Sumarsono; Amirotul M.H Mahmudah
Matriks Teknik Sipil Vol 4, No 3 (2016): September 2016
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.5 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v4i3.37083

Abstract

BBM merupakan salah satu sumber daya alam yang jumlahnya sangat terbatas, sehingga ketersediaan BBM akan semakin langka seiring meningkatnya kebutuhan energi terutama di bidang transportasi. Peningkatan jumlah kendaraan bermotor menyebabkan semakin meningkatnya konsumsi BBM untuk energi kendaraan bermotor. Kondisi kendaraan berhenti (idle) akibat simpang bersinyal mengakibatkan bahan bakar terbuang percuma. Sehingga penelitian analisa konsumsi BBM yang terbuang pada saat kendaraan berhenti (idle) akibat simpang bersinyal perlu diteliti. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan tundaan dan panjang antrian terhadap konsumsi bahan bakar akibat simpang bersinyal di Kota Surakarta. Survai primer yang dilakukan dalam penelitian ini berupa volume kendaraan, lama tundaan dan panjang antrian pada simpang. Konsumsi BBM berdasarkan lama tundaan dengan menggunakan persamaan pada saat berhenti (idle) dari LAPI-ITB. Hubungan tundaan dan panjang antrian dengan konsumsi BBM menggunakan analisis regresi linier, dengan nilai konsumsi BBM (Y, liter) sebagai variable terikat dipengaruhi oleh variable bebas yaitu tundaan (X1,detik) dan panjang antrian (X2, meter). Berdasarkan analisis dan pembahasan, kesimpulan yang didapat adalah nilai rata-rata tundaan, panjang antrian dan konsumsi bahan bakar minyak pada masing-masing pendekat simpang di Surakarta secara berturut-turut pendekat selatan Simpang Manahan 95,4 detik, 27,6 m dan 0,502 liter, pendekat selatan Simpang Sumber 100,8 detik, 45,66 m dan 0,316 liter, pendekat barat Simpang Panggung 119,63 detik, 63,2 m dan 0,701 liter dan pendekat barat Simpang Pedaringan 74,23 detik, 50,68 m dan 0,416 liter.Model persamaan yang diperoleh tidak memenuhi kriteria sehingga tidak dapat digunakan.
KORELASI NILAI KOHESI DAN SUDUT GESER DALAM DENGAN NILAI TAHANAN KONUS SONDIR MENGGUNAKAN METODE STATISTIKA Muhammad Agus Bahtiar; Niken Silmi Surjandari; Setiono Setiono
Matriks Teknik Sipil Vol 4, No 3 (2016): September 2016
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v4i3.37073

Abstract

Tanah merupakan salah satu sumber daya alam yang sangat penting untuk mendukung keberhasilan pembangunan fisik infrastruktur. Tanah merupakan dasar pijakan terakhir untuk menerima pembebanan yang ada diatasnya. Peran tanah yang sangat besar ini harus diketahui sifat dan karakteristik dari tanah itu sendiri sebelum para pelaku pembangunan akan melakukan kegiatan kegiatan pembangunan. Setiap daerah memiliki keadaan tanah yang beragam, baik dari segi jenis tanah, daya dukung, maupun parameter lainnya dari tanah. Tentu saja hal tersebut dapat mengakibatkan daya dukung dan parameter tanah selalu berubah parameter tanah tersebut mencakupi sudut geser tanah dan kohesi tanah. Penelitian ini menggunakan metode statistika, yaitu dengan mencari persamaan regresi linier kohesi (c), sudut geser dalam () persamaan (qc) dan pengujian statistik meliputi uji R2 , uji variansi (uji F), uji signifikansi (uji t), dan uji validalitas. Sampel tanah dibatasi untuk nilai indeks plastisitas lebih dari 17 dengan kata lain tanah yang mempunyai sifat plastisitas yang tinggi. Hasil analisis regresi linier sederhana menghasilkan persamaan qc = 0,915untuk persamaan qc fungsi dan qc = 96,193 c + 12,375 untuk persamaan qc fungsi c. Persamaan regresi sederhana qc fungsi didapat R= 0,874, persamaan regresi qc fungsi c didapat R= 0,414. Uji validitas persamaan regresi qc fungsidari hasil analisis didapat R=1, uji validitas qc fungsidari data sekunder didapat R=0,949. Uji validitas persamaan regresi qc fungsi c dari persamaan Sunggono (1984) didapat R= 1, uji validitas qc fungsi c dari hasil analisis didapatkan -0,704.
PENGARUH PENAMBAHAN SERAT GALVANIS DAN SERBUK KACA TERHADAP KUAT TEKAN, MODULUS OF RUPTURE, DAN KETAHANAN KEJUT (IMPACT) BETON Slamet Prayitno; Sunarmasto Sunarmasto; Ma'sum Budi Prakoso
Matriks Teknik Sipil Vol 4, No 3 (2016): September 2016
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v4i3.37089

Abstract

Kemajuan pengetahuan dunia konstruksi tentang teknologi beton memungkinkan dilakukan penelitian untuk mendapatkan produk-produk konstruksi yang lebih baik. Beton yang baik memungkinkan untuk dibangunnya struktur-struktur besar baik yang berupa gedung-gedung bertingkat maupun sarana transportasi. Penelitian telah dilakukan dan salah satunya adalah dengan penggantian sebagian semen dengan serbuk kaca karena kandungan dalam serbuk kaca dimanfaatkan sebagai filler, selain itu menambahkan serat kawat galvanis pada beton segar akan memberikan kontribusi terhadap perbaikan karakteristik beton. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggantian sebagian semen dengan serbuk kaca dan penambahan serat kawat galvanis terhadap kuat tekan, modulus of rupture dan ketahanan kejut (impact). Metode yang digunakan adalah metode eksperimen yang dilaksanakan di laboratorium Bahan UNS. Benda uji berbentuk silinder dengan diameter 15 cm dan tinggi 30 cm untuk pengujian kuat tekan, Benda uji berbentuk kubus dengan dimensi 10 x 10 x 50 cm untuk pengujian modulus of rupture dan Benda uji berbentuk silinder dengan diameter 15 cm dan tinggi 5 cm untuk pengujian ketahanan kejut (impact). Benda uji masing-masing berjumlah 3 buah untuk 1 variasi kadar serbuk kaca. Persentase serbuk yang digunakan adalah 0%; 2%; 4%; 6%; dan 8%. Pengujian menggunakan alat Compression Testing Machine untuk pengujian kuat tekan, Loading Frame untuk modulus of rupture dan Impact Drop Weight untuk pengujian ketahanan kejut (impact). Perhitungan analisis menggunakan bantuan program Microsoft Excel. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kadar penggantian sebagian semen dengan serbuk kaca dari 4% - 4,3% memberikan nilai optimum dari kuat tekan, modulus of rupture, dan kuat kejut masing-masing sebesar: 44,4587 MPa; 2,9275 MPa; 3625,709 J (pada saat retak pertama); 4186,995 J (pada saat runtuh total).

Page 3 of 4 | Total Record : 37