cover
Contact Name
Halwan Alfisa Saifullah
Contact Email
halwan@ft.uns.ac.id
Phone
+6282133085744
Journal Mail Official
halwan@ft.uns.ac.id
Editorial Address
Matriks Teknik Sipil Gedung IV lt. 1 Jurusan Teknik Sipil Jl. Ir. Sutami 36A Surakarta Jawa Tengah - Indonesia 57126
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Matriks Teknik Sipil
ISSN : 23548630     EISSN : 27234223     DOI : -
Matrik Teknik Sipil adalah open access journal yang mempublikasikan penelitian di bidang struktur, hidrologi, transportasi, geoteknik dan management proyek. Matriks Teknik Sipil diterbitkan oleh Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret. Jurnal ini menyediakan open access yang pada prinsipnya membuat riset tersedia secara gratis untuk publik dan akan mensupport pertukaran pengetahuan global terbesar.
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2020): Juni" : 18 Documents clear
ANALISIS RANTAI PASOK TENAGA KERJA PADA KONSTRUKSI BANGUNAN GEDUNG DI WILAYAH SURAKARTA DENGAN REGRESI LINIER BERGANDA Widi Hartono; Sugiyarto Sugiyarto; Novita Putri Utami
Matriks Teknik Sipil Vol 8, No 2 (2020): Juni
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.3 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v8i2.44018

Abstract

Keterlambatan merupakan salah satu masalah yang paling umum terjadi dalam dunia konstruksi. Terdapat beberapa faktor yang menjadi penyebab terlambatnya proyek konstruksi, salah satunya adalah tenaga kerja. Rantai pasok tenaga kerja menjadi upaya untuk mendapatkan tenaga kerja yang tepat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses rantai pasok tenaga kerja, permasalahan yang terjadi, serta faktor yang menjadi pertimbangan dalam perekrutan tenaga kerja. Penelitian dilakukan pada 11 proyek konstruksi gedung di wilayah Surakarta. Penelitian dilakukan dengan cara pengisian kuesioner kepada 38 responden serta wawancara kepada pihak proyek. Dari hasil pengumpulan kuesioner dilakukan analisis data menggunakan metode analisis regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan variabel yang mempunyai pengaruh dalam rantai pasok tenaga kerja adalah usia, jenis kelamin, keahlian, kepemilikan sertifikat, pengalaman kerja, produktivitas dan jumlah kebutuhan. Dari ketujuh variabel tersebut, variabel keahlian menjadi variabel yang paling dominan, sehingga dalam proses rantai pasok tenaga kerja variabel keahlian perlu lebih diperhatikan.
ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA MARSHALL PADA CAMPURAN AC-WC DENGAN MENGGUNAKAN ANALISIS SARINGAN SISTEM KERING DAN SISTEM BASAH Arif Budiarto; Djoko Sarwono; R. Ardi Wibowo
Matriks Teknik Sipil Vol 8, No 2 (2020): Juni
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (898.506 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v8i2.44176

Abstract

Filler merupakan material yang sangat penting pada proses perancangan campuran aspal. Hal ini dikarenakan jumlah filler di dalam campuran dibatasi oleh spesifikasi yakni antara 4-9%.Terlalu sedikit filler di dalam campuran menyebabkan aspal mudah retak, sementara terlalu banyak filler menyebabkan aspal beresiko mengalami bleeding. Di Indonesia selama ini pendeteksian filler dalam merancang campuran aspal kurang mendapatkan perhatian, dikarenakan untuk mendeteksi sebaran ukuran material pada saat merancang campuran aspal masih menggunakan analisis saringan sistem kering. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui perubahan nilai Marshall Properties campuran AC-WC  antara menggunakan analisis saringan sistem kering dan basah . Aspal yang digunakan adalah aspal penetrasi 60/70. Kadar aspal yang digunakan adalah 5%; 5,5%; 6%; 6,5%; 7%. Pengujian yang dilakukan adalah pengujian Marshall dan penguujian volumetrik. Hasil penelitian menunjukan perubahan nilai karakteristik Marshall, bahwa benda uji sistem basah memiliki nilai stabilitas yang lebih besar dibandingkan dengan sistem kering yakni sebesar 1282,876 dan 1313,63 terdapat perbedaan sebesar 2,3%. Nilai VIM untuk sistem basah cenderung mengecil dibandingkan sistem kering yakni sebesar 4,245 dan 3,553, terdapat perbedaan sebesar 1,3%. Sementara untuk nilai flow benda uji sistem basah memiliki nilai flow yang lebih besar dibandingkan dengan sistem kering yakni 3,47 dan3,78, terdapat perbedaan 0,31%
Uji Balok Beton Bertulang Memadat Sendiri High Volume Fly Ash 60% Beda Sengkang Agus Setiya Budi; Halwan Alfisa Saifullah; Yulia Yolanda
Matriks Teknik Sipil Vol 8, No 2 (2020): Juni
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (849.604 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v8i2.45197

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisis kapasitas geser lentur pada balok beton bertulang High Volume Fly Ash – Self Compacting Concrete (HVFA-SCC) yang akan dibandingkan dengan balok beton bertulang beton normal yang diuji pada umur 28 hari. Fly ash pada penelitian ini digunakan sebagai pengganti semen karena memiliki kandungan silica (SiO2) yang tinggi. Benda uji yang digunakan adalah balok beton bertulang dengan luas penampang 10 cm x 18,5 cm dengan panjang 130 cm. Pengujian kapasitas geser lentur menggunakan loading frame dengan 2 titik pembebanan dengan jarak antar beban sebesar 20 cm. Dari pengujian ini didapatkan grafik hubungan beban-lendutan serta perhitungan kapasitas geser balok beton HVFA-SCC 60%. Berdasarkan hasil penelitian ini kapasitas geser pada pengujian balok beton bertulang HVFA-SCC 60% memiliki nilai yang lebih kecil dibandingkan dengan kapasitas geser hasil pengujian beton normal yang diuji pada umur 28 hari yakni sebesar 44,71 kN untuk HVFA-SCC 60% dan 48,63 kN untuk beton normal.
EVALUASI KONDISI JALAN DENGAN METODE PSI (PRESENT SERVICEABILITY INDEX) DAN PREDIKSI PENURUNAN UMUR LAYAN (STUDI KASUS: RUAS JALAN SURAKARTA-GEMOLONG-GEYER BTS KABUPATEN GROBOGAN) Maharyono, Prima Anugerah; Setyawan, Ary; Legowo, Slamet Jauhari
Matriks Teknik Sipil Vol 8, No 2 (2020): Juni
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v8i2.44028

Abstract

Tanah ekspansif pada ruas jalan Surakarta – Gemolong – Geyer menjadi salah satu masalah dalam perawatan jalan tersebut. Kerusakan hampir terjadi setiap tahun sehingga dibutuhkan solusi perbaikan jalan yang kuat dan nyaman bagi pengemudi. Penggunaan jalan dengan perkerasan kaku menjadi salah satu solusi yang diterapkan pada ruas Jalan Surakarta – Gemolong - Geyer. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kondisi fungsional jalan berdasarkan Present Serviceability Index (PSI) pada ruas perkerasan kaku dan memprediksi penurunan umur layan pada Ruas Jalan Surakarta – Gemolong – Geyer Batas Kabupaten Grobogan. Pada penelitian ini dilakukan analisis kondisi fungsional jalan dengan metode Present Serviceability Index (PSI). Nilai Present Serviceability Index (PSI) didapatkan dari korelasi dengan nilai International Roughness Index (IRI). Data nilai International Roughness Index (IRI) didapatkan dari Dinas Bina Marga Jawa Tengah. Sedangkan untuk prediksi penurunan umur layan jalan menggunakan metode AASHTO 1993, metode ini menggunakan data lalu lintas harian dari sumber data yang sama. Berdasarkan analisis kondisi fungsional jalan didapat rata – rata nilai Present Serviceability Index (PSI) pada ruas Jalan Surakarta – Gemolong – Geyer STA 16+000 – STA 17+000 sebesar 1,07 atau masuk dalam kategori “Kurang”. Sedangkan hasil analisis untuk prediksi penurunan umur layan jalan menunjukan pada tahun 2019 atau pada tahun ke-2, sisa umur layan jalan sebesar 97% dan umur layan akan berakhir pada tahun ke-5.
STUDI WILLINGNESS TO PAY (WTP) CALON PENGGUNA JASA KERETA API BANDARA INTERNASIONAL ADI SOEMARMO Amirotul M.H Mahmudah; Dewi Handayani; Nadya Surya Winata
Matriks Teknik Sipil Vol 8, No 2 (2020): Juni
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v8i2.44020

Abstract

Salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kegiatan ekonomi yaitu dengan membangun sarana prasarana transportasi publik. Tujuan utamanya adalah untuk menekan biaya dan waktu. Demi terwujudnya tujuan tersebut, maka diperlukan transportasi yang terintegrasi. Salah satu transportasi terintegrasi yang saat ini masif digencarkan adalah pembangunan kereta api (KA) bandara. Hadirnya KA Bandara di Kota Surakarta yang melayani trayek Stasiun Solo Balapan menuju Bandara Internasional Adi Soemarmo diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas bandara. Dalam pengadaan ini perlu dikaji lebih dalam agar penyediaan layanan angkutan sesuai dengan kesediaan membayar (WTP) calon pengguna. Penelitian ini menganalisis pemilihan moda antara taksi daring dengan KA bandara, kemudian dicari nilai WTP KA Bandara menggunakan pendekatan discrete choice analysis. Variabel yang digunakan antara lain waktu tempuh, tarif dan headway. Metode stated preference digunakan untuk mengestimasi fungsi utilitas, dan probabilitas dianalisis dengan model logit binomial. Analisis WTP dan sensitivitas dicari untuk mengetahui efek yang terjadi dari setiap perubahan tarif terhadap preferensi seseorang dalam memilih moda. Nilai WTP KA Bandara memiliki hasil yang berbeda untuk setiap kondisi yang ditawarkan, berkisar antara Rp.9.120,- s.d Rp.35.870,-. Pada kondisi mendekati rencana operasional, probabilitas pengguna taksi daring yang mau beralih menggunakan KA Bandara sebesar 79,585% s.d 92,465% ketika tarif KA Bandara diberlakukan Rp.10.000,- s.d Rp.15.000,-.
PENGARUH RANTAI PASOK PERALATAN TERHADAP KEBERHASILAN PROYEK KONSTRUKSI BANGUNAN GEDUNG DI WILAYAH SURAKARTA MENGGUNAKAN REGRESI LINEAR BERGANDA Maharani Kurnia Putri; Widi Hartono; Sugiyarto Sugiyarto
Matriks Teknik Sipil Vol 8, No 2 (2020): Juni
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v8i2.44015

Abstract

Pengelolaan yang baik dari suatu proyek merupakan syarat tercapainya tujuan proyek. Tidak sedikit permasalahan yang terdapat dalam suatu proyek menyebabkan terlambatnya jadwal proyek. Hal ini bisa mengakibatkan kegagalan proyek atau terhambatnya keberhasilan proyek. Rantai pasok peralatan konstruksi merupakan sebuah pekerjaan yang memiliki peranan yang sangat penting. Penggunaan peralatan konstruksi yang kurang tepat dan tidak sesuai dengan situasi dilapangan akan mengakibatkan rendahnya produksi. Analisis mengenai pengaruh rantai pasok peralatan terhadap tingkat keberhasilan proyek sangat bermanfaat dalam menyusun rencana kebutuhan peralatan konstruksi, sehingga setiap aktifitas kerja terencana dengan baik. Penelitian dilakukan pada 11 proyek konstruksi gedung di wilayah Surakarta. Penelitian dilakukan dengan cara pengisian kuesioner kepada 38 responden serta wawancara kepada pihak proyek. Dari hasil pengumpulan kuesioner dilakukan analisis data menggunakan metode analisis regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan variabel yang mempunyai pengaruh terhadap rantai pasok peralatan dan keberhasilan proyek adalah kapasitas alat, cara operasi alat, kualitas alat, kemudahan alat untuk diangkut, prospek alat, kemudahan pemeliharaan alat dan segi ekonomi alat. Dari ketujuh variabel tersebut, variabel kemudahan pemeliharaan alat yang paling dominan, sehingga dalam proses rantai pasok peralatan variabel kemudahan pemeliharaan alat perlu diperhatikan.
ANALISIS TARIF PARKIR BERDASARKAN ABILITY TO PAY DAN WILLINGNES TO PAY DI LUWES LOJIWETAN SURAKARTA Sabila Rahmatika; Agus Sumarsono; Slamet Jauhari Legowo
Matriks Teknik Sipil Vol 8, No 2 (2020): Juni
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v8i2.44021

Abstract

Luwes Lojiwetan, merupakan salah satu daerah bisnis yang mengundang tarikan pergerakan yang cukup tinggi, sehingga membutuhkan fasilitas parkir yang memadai dengan tarif parkir yang sesuai dengan kemampuan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik dan persepsi pengguna parkir serta nilai ATP dan WTP pengguna parkir di Luwes Lojiwetan. Penelitian ini dilakukan di basement parkir Luwes Lojiwetan Surakarta dengan waktu penelitian pada satu hari kerja dan satu hari akhir pekan. Dari hasil analisis yang dilakukan menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara karakteristik dan persepsi pengguna parkir di Luwes Lojiwetan pada hari kerja maupun akhir pekan. Nilai ATP untuk kendaraan roda dua jam pertama adalah sebesar Rp 5.370 dan untuk jam selanjutnya sebesar Rp 3.321. Nilai ATP kendaraan roda empat untuk jam pertama sebesar Rp 10.090 dan untuk jam berikutnya sebesar Rp 6.771. Sedangkan untuk nilai WTP kendaraan roda dua untuk jam pertama adalah Rp 1.449 dan jam berikutnya adalah Rp 680. Nilai WTP kendaraan roda empat untuk jam pertama adalah Rp 2.838 dan untuk jam berikutnya adalah Rp 1.148. Nilai ATP > WTP sehingga pada kondisi ini pengguna parkir disebut sebagai choice riders, karena kemauan membayar pengguna parkir lebih tinggi dari pada kemampuan membayar pengguna parkir.
UJI BALOK BETON BERTULANG MEMADAT SENDIRI HIGH VOLUME FLY ASH 50% BEDA SENGKANG Agus Setiya Budi; Stefanus Adi Kristiawan; Vicktoreza Fatah Firdana
Matriks Teknik Sipil Vol 8, No 2 (2020): Juni
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v8i2.45190

Abstract

Fly ash adalah limbah hasil pembakaran batu bara pada tungku pembangkit listrik tenaga uap yang berbentuk halus, bundar, dan bersifat pozolanik (SNI, 2002). Penggunaan fly ash serta penambahan superplasticizer dapat meningkatkan kemudahan kerja dan daya tahan beton sehingga beton dapat mengalir mengisi ruang yang ada dan memadat dengan sendirinya yang dikenal dengan High Volume Fly Ash – Self Compacting Concrete (HVFA – SCC). Penelitian ini akan mengkaji mengenai perilaku geser lentur balok beton bertulang High Volume Fly Ash – Self Compacting Concrete (HVFA – SCC) dengan kadar fly ash 50 % dan membandingkannya dengan balok beton normal. Benda uji yang digunakan berupa balok beton bertulang dengan dimensi penampang 10 cm x 15 cm dan panjang 130 cm. Pada penelitian ini pengujian menggunakan alat loading frame dengan 2 titik pembebanan berjarak 20 cm ditengah bentang. Pada pengujian ini akan didapatkan grafik hubungan beban-lendutan serta perhitungan kapasitas geser balok beton HVFA-SCC 50% dan balok beton normal. Berdasarkan hasil penelitian ini kapasitas geser pengujian balok beton HVFA-SCC 50% memiliki nilai yang lebih besar dibandingkan dengan kapasitas geser hasil pengujian balok beton normal yang diuji pada umur 28 hari yakni sebesar 49,83 kN untuk HVFA-SCC 50% dan 48,625 kN untuk beton normal.

Page 2 of 2 | Total Record : 18