cover
Contact Name
Halwan Alfisa Saifullah
Contact Email
halwan@ft.uns.ac.id
Phone
+6282133085744
Journal Mail Official
halwan@ft.uns.ac.id
Editorial Address
Matriks Teknik Sipil Gedung IV lt. 1 Jurusan Teknik Sipil Jl. Ir. Sutami 36A Surakarta Jawa Tengah - Indonesia 57126
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Matriks Teknik Sipil
ISSN : 23548630     EISSN : 27234223     DOI : -
Matrik Teknik Sipil adalah open access journal yang mempublikasikan penelitian di bidang struktur, hidrologi, transportasi, geoteknik dan management proyek. Matriks Teknik Sipil diterbitkan oleh Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret. Jurnal ini menyediakan open access yang pada prinsipnya membuat riset tersedia secara gratis untuk publik dan akan mensupport pertukaran pengetahuan global terbesar.
Articles 953 Documents
PENERAPAN ARTIFICIAL NEURAL NETWORK (ANN) DALAM MEMPREDIKSI KAPASITAS DUKUNG FONDASI TIANG Raden Harya Dananjaya; Sutrisno Sutrisno; Syahid Fitriady
Matriks Teknik Sipil Vol 10, No 4 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v10i4.65034

Abstract

Beberapa tahun terakhir banyak penelitian terkait prediksi kapasitas dukung fondasi menggunakan artificial neural network (ANN). Keuntungan dari model ANN dibandingkan metode tradisional dalam prediksi kapasitas dukung fondasi adalah kemampuan model ANN untuk menangkap hubungan non linier dan kompleks antara kapasitas dukung dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan script untuk memprediksi kapasitas dukung fondasi tiang berdasarkan hasil uji CPT menggunakan sistem kecerdasan buatan. Metode yang digunakan adalah artificial neural network (ANN) dengan menggunakan beberapa skenario berdasarkan variasi hidden layer, fungsi aktivasi, dan learning rate. Model dengan performa paling baik berdasarkan metode k-folds cross validation digunakan untuk memprediksi kapasitas dukung fondasi tiang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode kecerdasan buatan dengan model artificial neural network dapat diterapkan dalam memprediksi kapasitas dukung fondasi tiang. Model yang dihasilkan mampu memprediksi nilai kapasitas dukung dengan nilai R2 mencapai 0,91 saat proses testing.
KAJIAN KUAT TARIK TIDAK LANGSUNG DAN KUAT TEKAN BEBAS PADA CAMPURAN AC-WC DENGAN ASPAL MODIFIKASI (ASPAL PENETRASI 60/70 DENGAN SUBTITUSI 1,5 % STYROFOAM) Djoko Sarwono; Djumari Djumari; Rangga Dwi Pradibyo
Matriks Teknik Sipil Vol 10, No 2 (2022): Juni
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v10i2.62917

Abstract

Jalan adalah jalur jalur di atas permukaan bumi yang dengan sengaja dibuat oleh manusia untuk dapat digunakan untuk menyalurkan lalulintas orang, hewan, dan kendaraan dengan cepat dan mudah. Seiring berjalannya waktu pembangunan jalan raya semakin berkembang dan membutuhkan material penyusun jalan yang lebih banyak. Maka dari itu menyebabkan berkurangnya material alam. Styrofoam merupakan bahan yang bisa ditambahkan dalam campuran lapisan permukaan perkerasan lentur, karena styrfoafaoam merupakan salah satu bahan termoplastik.Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan pengujian kuat tarik tidak langsung dan kuat tekan bebas di Laboratorium Jalan Raya Universitas Sebelas Maret, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret. Aspal modifikasi dicampurkan dengan 1,5% styrofoam. Kadar aspal yang digunakan 4,5%, 5%, 5,54%, 6%, 6,5% untuk aspal tanpa campuran styrofoam dan 5%, 5,5%, 6%, 6,5%, dan 7% untuk aspal modifikasi. Alat uji yang digunakan merupakan alat uji Marshal yang dimodifikasi kepala penekannya dan alat uji UTM. Hasil penelitian dengan pengujian kuat tarik tidak langsung pada aspal modifikasi styrofoam mendapatkan hasil pada kadar aspal 5%, 5,5%, 6,0%, 6,5%, dan 7%  secara berturut-turut 524,05 Kpa, 600,35 Kpa, 689,44 Kpa, 589,52 Kpa, dan 515,44 Kpa. dimana hasil puncak didapatkan pada kadar aspal 6% yang berarti campuran aspal modifikasi styrofoam dapat bekerja maksimum menahan tarik dilapangan sebesar 689,44 Mpa. hasil kuata tekan bebas pada aspal modifikasi styrofoam menunjukan besar nilai pada kadar aspal 5%, 5,5%, 6,0%, 6,5%, dan 7%  secara berturut-turut 4.96 Mpa, 5,19 Mpa, 5,45 Mpa, 5,17 Mpa, dan 4,96 Mpa. Hasil puncak yang didapatkan pada kadar aspal 6% dengan demikian kinerja campuran dapat bekerja secara maksimum menhan dilapangan  sebesar 5,45 Mpa.Hasil penelitian dengan pengujian kuat tarik tidak langsung pada aspal penetrasi 60/70 mendapatkan hasil pada kadar aspal 4,5%, 5%, 5,5%, 6,0%, dan 6,5% secara berturut-turut 498,49 Kpa, 524,05 Kpa, 596,64 Kpa, 543,36 Kpa, dan 513,4 Kpa. dimana hasil puncak didapatkan pada kadar aspal 5,54% yang berarti campuran aspal penetrasi 60/70 dapat bekerja maksimum menahan tarik dilapangan sebesar 596,64 Mpa. hasil kuata tekan bebas pada aspal penetrasi 60/70 menunjukan besar nilai pada kadar aspal 4,5%, 5%, 5,5%, 6,0%, dan 6,5% secara berturut-turut 5,03 Mpa, 5,10 Mpa, 5,21 Mpa, 5,08 Mpa, dan 4,97 Mpa. Hasil puncak yang didapatkan pada kadar aspal 5,54% dengan demikian kinerja campuran dapat bekerja secara maksimum menhan dilapangan  sebesar 5,21 Mpa.
AKURASI PENGGUNAAN METODE SUPPORT VECTOR MACHINE DALAM PREDIKSI PENURUNAN PONDASI TIANG Raden Harya Dananjaya; Sutrisno Sutrisno; Fany A. Wellianto
Matriks Teknik Sipil Vol 10, No 3 (2022): September
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v10i3.64519

Abstract

Penurunan pondasi merupakan hal yang sangat penting dipertimbangkan dalam geoteknik. Pada penelitian ini, Support Vector Machine (SVM) yang merupakan metode penelitian yang berbasis sistem kecerdasan buatan digunakan untuk memprediksi penurunan pondasi tiang. Terdapat 6 parameter yang menjadi input dan output dalam pengembangan model SVM. Parameter yang menjadi input model adalah qc-tip, qc-shaft, L, D, Qu, dan P. Sedangkan parameter yang menjadi output adalah persentase penurunan/diameter (ε%). Dalam pengembangan model digunakan 9 kondisi parameter C dan γ yaitu model dengan nilai C dan γ sebesar 1 dan 0,1; 1 dan 0,5; 1 dan 1; 10 dan 0,1; 10 dan 0,5; 10 dan 1; 100 dan 0,1; 100 dan 0,5; 100 dan 1. Setelah dilakukan serangkaian training, testing dan validasi ternyata model yang paling akurat adalah model dengan C dan γ sebesar 100 dan 1 dengan nilai R2 dan RMSE sebesar 0,975 dan 0,514.
ANALISIS PENGGUNAAN PREFABRICATED VERTICAL DRAINS (PVD) MENGGUNAKAN SIGMA/W GEOSTUDIO DENGAN MATERIAL TANAH LUNAK MODEL LINEAR ELASTIC Pupung Borsalino; Bambang Setiawan; Galuh Chrismaningwang
Matriks Teknik Sipil Vol 10, No 4 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v10i4.64635

Abstract

Jurnal berisikan analasisis perbandingan antara hasil analisis penggunaan Prefabricted Vertical Drains (PVD) di tanah lunak menggunakan metode konvensional Hansbo (1979) dan hasil pemodelan dengan Sigma W GeoStudio dengan model tanah lunak menggunakan linear elastic. Kondisi yang dianalisis kondisi tanah lunak dengan beban timbunan di atasnya tanpa adanya perbaikan, kondisi kedua dengan PVD tanpa memperhitungkan efek smear zone, dan dengan PVD dengan memperhitungkan efek smear zone.  Hasil analisis berupa grafik hubungan besaran penurunan dengan waktu yang diperlukan. Hasil dengan pemodelan software memiliki variasi deformasi pada tanah akibat beban yang bekerja, dengan pola waktu yang diperlukan untuk mencapai derajat konsolidasi (U) 90%. Pola waktu yang diperoleh dari ketiga kondisi dan deformasi yang dihasilkan dapat dilakukan perbandingan kedua analisis.
TINJAUAN DURABILITAS PENAMBAHAN KADAR 1,5% STYROFOAM PADA ASPAL PENETRASI 60/70 TERHADAP ASPHALT CONCRETE-WEARING COURSE (AC-WC) Arrum Kinanti; Djoko Sarwono; Ary Setyawan
Matriks Teknik Sipil Vol 10, No 2 (2022): Juni
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v10i2.59747

Abstract

Jalan merupakan prasarana transportasi darat yang sangat penting dan sangat dibutuhkan untuk menunjang kehidupan manusia. Oleh karena itu, konstruksi perkerasan jalan yang dibangun harus baik dari segi kualitas. Ada banyak upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas perkerasan jalan, contohnya adalah dengan memodifikasi campuran aspal menggunakan bahan tambah. Bahan tambah yang digunakan pada penelitian ini adalah styrofoam. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui keawetan (durable) dari campuran AC-WC dengan penambahan kadar 1,5% styrofoam dari berat aspal. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode perendaman dalam air pada suhu ±60°C dengan variasi waktu perendaman 30 menit, 24 jam, 48 jam, 72 jam dan 96 jam. Setelah perendaman, dilakukan pengujian Marshall dan analisis durabilitas. Parameter durabilitas yang digunakan adalah Indeks Kekuatan Sisa (IKS), Indeks Durabilitas Pertama (IDP) dan Indeks Durabilitas Kedua (IDK). Hasil penelitian yang dilakukan analisis durabilitas mendapatkan nilai IKS perendaman 24 jam sebesar 98,92%, nilai tersebut memenuhi syarat minimum yaitu 90% yang artinya campuran AC-WC dengan penambahan kadar 1,5% Styrofoam ini awet (durable) terhadap kerusakan yang diakibatkan oleh pengaruh air dan suhu
PENGARUH DIMENSI PONDASI DAN KAPASITAS MESIN TERHADAP RESPON STATIS PONDASI MESIN DANGKAL Addina Salam Arrasyidi; Niken Silmi Surjandari; Siti Nurlita Fitri
Matriks Teknik Sipil Vol 10, No 3 (2022): September
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v10i3.64113

Abstract

Pertumbuhan ekonomi dan penduduk di Indonesia mengakibatkan kebutuhan listrik yang meningkat. Salah satu cara mengatasi kebutuhan listrik yang terus meningkat adalah dengan membangun pembangkit listrik tenaga mikro hidro. Mesin PLTMH Ketika digunakan akan mengalami getaran yang dapat membahayakan mesin itu sendiri maupun lingkungan disekitarnya. Sehingga dibutuhkan pondasi mesin yang dapat meredam getaran mesin dan aman terhadap respon statis mesin PLTMH. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh dimensi pondasi dan kapasitas mesin terhadap respon statis pondasi mesin. Dengan variasi panjang dan lebar pondasi sebesar 0,5 m. Untuk variasi mesin yang digunakan adalah mesin dengan kapasitas 1000, 1500, dan 1200 rpm. Metode analisa yang digunakan adalah metode meyerhof. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah semakin besar panjang pondasi, maka akan terjadi penurunan daya dukung sebesar 6,67%, sedangkan semakin besar luas penampang pondasi maka akan terjadi penurunan tegangan statis sebesar 3% untuk semua mesin.
Analisis Kinerja Simpang Bersinyal Pada Simpang Empat Tugu Wisnu dan Simpang Empat Girimulyo Kota Surakarta Dengan Menggunakan Perangkat Lunak PTV Vistro Afief Burhany Thahir; Budi Yulianto; Setiono Setiono
Matriks Teknik Sipil Vol 10, No 4 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v10i4.64483

Abstract

Jalan Ahmad Yani merupakan salah satu jalan di Kota Surakarta dengan arus volume lalu lintas kendaraan yang relatif padat. Ruas Jalan Ahmad Yani menjadi salah satu ruas jalan yang menerima arah pergerakan dari ruas Jalan Adi Sucipto, Jalan Slamet Riyadi, serta ruas Jalan Kolonel Sutarto dengan bangkitan dan tarikan arus lalu lintas yang tinggi. Salah satu titik kemacetan pada ruas Jalan Ahmad Yani adalah Simpang Empat Tugu Wisnu serta Simpang Empat Girimulyo. Dalam mengatasi masalah tersebut, diperlukan analisis kinerja simpang bersinyal pada Simpang Empat Tugu Wisnu dan Simpang Empat Girimulyo. Penelitian ini memiliki tujuan untuk melakukan analisis kinerja simpang bersinyal Simpang Empat Tugu Wisnu dan Simpang Empat Girimulyo berdasarkan perangkat lunak PTV Vistro dengan metode HCM 2010, serta melakukan pemodelan dan perbandingan dengan skenario kondisi eksisting dan skenario optimasi berdasarkan parameter tundaan (delay) dan derajat kejenuhan (degree of saturation). Hasil analisis menunjukkan kinerja simpang bersinyal dengan perangkat lunak PTV Vistro mengalami peningkatan kinerja pada skenario optimasi bila dibandingkan dengan kondisi eksisting berdasarkan parameter tundaan (delay) dan derajat kejenuhan (degree of saturation). Perbandingan hasil analisis antara skenario kondisi eksisting dan skenario optimasi menghasilkan nilai terbaik pada kondisi skenario optimasi tunggal dengan fungsi Minimize Critical Movement Delay (Split and Cycle Time) bila dilihat pada parameter tundaan dan derajat kejenuhan. 
STUDI IDENTIFIKASI DAN OPTIMALISASI BIAYA PROYEK RUMAH TINGGAL BERBASIS GREEN BUILDING DENGAN METODE VALUE ENGINEERING Sausan Ismu Hamduna; Fajar Sri Handayani; Ary Setyawan
Matriks Teknik Sipil Vol 10, No 2 (2022): Juni
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v10i2.57362

Abstract

Konsep green building merupakan salah satu solusi pengurangan kerusakan lingkungan, emisi karbon (penyebab utama pemanasan global), dan krisis energi. Pengimplementasian konsep ini masih sulit dari segi biaya, regulasi, sumber daya dan informasi material, serta metode kerja. Metode VE (Value Engineering) digunakan dengan mengetahui komponen pekerjaan yang bisa dioptimalkan sesuai nilai biaya dan nilai green building. Adapun tujuan penelitian adalah mengidentifikasi dan mengoptimalkan proyek berdasarkan biaya konstruksi, biaya operasi dan pemeliharaan, green material (efisiensi energi dan daya tahan material), K4 (dampak terhadap lingkungan), dan ketersediaan stok material ramah lingkungan. Metode yang digunakan berupa penilaian kualitatif (penilaian GREENSHIP HOMES, paired comparison, dan decision matrix analysis) serta kuantitatif (analisis life-cycle cost yang dikonversi menjadi nilai present-worth). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kriteria yang paling diperhatikan responden dalam memilih material adalah ketersediaan stok material, sedangkan efisiensi energi tidak terlalu dipertimbangkan. Rekomendasi alternatif VE layak diimplementasikan pada item pekerjaan dinding bata (bata ringan), keramik lantai 2 (ubin glossy), kusen pintu tambahan dan jendela (kusen UPVC), serta rangka kanopi garasi samping dan rooftop (baja ringan) karena kinerjanya yang menguntungkan jika ditinjau dari nilai manfaat dari green building dan nilai penghematan dari life-cycle cost.
KAJIAN SERAPAN CO2 PADA BETON BUBUK REAKTIF DENGAN SILICA FUME 15% DAN VARIASI PASIR KUARSA Wibowo Wibowo; Endah Safitri; Maulana Kangko Wicaksono
Matriks Teknik Sipil Vol 10, No 3 (2022): September
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v10i3.63652

Abstract

Pembangunan infrastruktur di Indonesia merupakan prioritas pemerintah dalam beberapa tahun kedepan. Durabilitas beton merupakan faktor penting bagi  dunia konstruksi.Beton dituntut memiliki mutu yang baik serta tahan terhadap berbagai kondisi. Jumlah pori pada beton merupakan faktor yang mempengaruhi durabilitas beton. Hal yang menyebabkan rendahnya durabilitas beton adalah besarnya jumlah pori pada beton. Bubuk beton reaktif merupakan inovasi terkini dibidang teknologi beton dengan memanfaatkan penggunaan partikel halus sebagai bahan penyusunya. Pasir kuarsa merupakan material penyusun bubuk beton reaktif yang dapat mengisi rongga pada campuran beton, memperkecil ukuran pori campuran beton, dan mengurangi permeabilitas beton. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui penggunaan variasi pasir kuarsa 0%; 15%; 20%; 25%; 30%; 35% dan 40% pada beton bubuk reaktif terhadap nilai serapan CO2. Metode eksperimental merupakan metode penelitian yang digunakan dengan sample uji beton tabung yang memiliki diameter 7,5 cm dan tinggi 15 cm yang berjumlah 21 buah. Pengujian serapan CO2 dilaksanakan dengan merendam sample uji ke dalam larutan karbonat 4% selama 10+0,5 menit dan 24 jam lalu menimbang pada kondisi kering permukaan lalu membandingkan hasil tersebut dengan berat pada saat kering oven. Nilai serapan CO2 terendah yaitu pada kadar penggunaan pasir kuarsa 30% dari total berat agregat, mampu menurunkan serapan beton hingga 43,18% dalam perendaman selama 10+0,5 menit dan dapat mengurangi serapan beton sebesar 36,77% dalam perendaman selama 24 jam.
KAJIAN KUAT TEKAN DAN MODULUS ELASTISITAS PADA BETON MEMADAT MANDIRI MUTU TINGGI DENGAN METAKAOLIN 12,5% SEBAGAI SEMEN DAN VARIASI STEEL SLAG SEBAGAI SUBSTITUSI AGREGAT HALUS Wibowo Wibowo; Purwanto Purwanto; Muhammad Nasirudin Syuja
Matriks Teknik Sipil Vol 10, No 3 (2022): September
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v10i3.64402

Abstract

Beton sebagai bahan konstruksi dipilih sebagai bahan utama karena harga yang lebih ekonomis dan bahan baku yang dibutuhkan dalam pembuatan mudah untuk ditemukan. Beton memadat mandiri (Self Compacting Concrete) dengan bahan tambah metakaolin 12,5% dan Steel Slag  mampu meningkatkan mutu beton sehingga memenuhi standar syarat Beton Mutu Tinggi dengan kuat tekan lebih dari 41,4 MPa. Beton mutu tinggi memadat mandiri menggunakan bahan tambah metakaolin 12,5% dan variasi Steel Slag 0%, 15%, 17,5%, 20%, 22,5% dan 25%. Penelitian dilaksanakan untuk mendapatkan karakteristik dari beton segar untuk memenuhi syarat sebagai beton SCC. Setelah memenuhi syarat sebagai beton SCC, selanjutnya dilakukan pengujian terhadap nilai kuat tekan dan modulus elastisitas beton. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan nilai kuat tekan maksimum dan grafik hubungan tegangan-regangan untuk perhitungan modulus elastisitas. Beton dengan tambahan Steel Slag memenuhi syarat sebagai beton SCC dengan kuat tekan dan modulus elastisitas beton maksimum terjadi pada kadar Steel Slag 22,5% dengan nilai kuat tekan sebesar 62,17 MPa dan modulus elastisitas sebesar 31179,2 MPa menggunakan standar perhitungan Eurocode 2-1992.