cover
Contact Name
Halwan Alfisa Saifullah
Contact Email
halwan@ft.uns.ac.id
Phone
+6282133085744
Journal Mail Official
halwan@ft.uns.ac.id
Editorial Address
Matriks Teknik Sipil Gedung IV lt. 1 Jurusan Teknik Sipil Jl. Ir. Sutami 36A Surakarta Jawa Tengah - Indonesia 57126
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Matriks Teknik Sipil
ISSN : 23548630     EISSN : 27234223     DOI : -
Matrik Teknik Sipil adalah open access journal yang mempublikasikan penelitian di bidang struktur, hidrologi, transportasi, geoteknik dan management proyek. Matriks Teknik Sipil diterbitkan oleh Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret. Jurnal ini menyediakan open access yang pada prinsipnya membuat riset tersedia secara gratis untuk publik dan akan mensupport pertukaran pengetahuan global terbesar.
Articles 953 Documents
PENERAPAN ANALISIS KONSEP NILAI HASIL PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG DINAS PERHUBUNGAN SURAKARTA DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI PRIMAVERA P6 Aditya Putra Permana; Setiono Setiono; Muji Rifai
Matriks Teknik Sipil Vol 10, No 2 (2022): Juni
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v10i2.63024

Abstract

Pesatnya perkembangan di bidang konstruksi di Indonesia menimbulkan persaingan usaha yang juga semakin ketat, tentunya hal tersebut menjadi tuntutan bagi para pelaku usaha konstruksi untuk mampu bersaing.. Pada penelitian ini fokus penelitian pada pembangunan suatu gedung yang merupakan sebuah proyek besar bagi pelaku konstruksi. Dalam proyek tersebut membutuhkan manajemen yang baik agar hasil dari proyek tersebut sesuai dengan yang sudah direncanakanPenelitian ini fokus menganalisis permasalahan pengendalian waktu dalam pelaksanaan proyek pembangunan gedung Dinas Perhubungan Surakarta. Berdasarkan observasi yang dilakukan oleh penulis, proyek pembangunan Gedung Dinas Perhubungan Surakarta memiliki konsep konstruksi bangunan gedung 3 lantai dengan lahan parkir bus Dinas Perhubungan pada bagian lantai dasarnya.menganalisi konsep nilai hasi yang terdiri dari biaya (anggaran), waktu (jadwal) dan mutu (kinerja) pada proyek pembangunan gedung Dinas Perhubungan Surakarta dengan menggunakan program aplikasi Primavera P6. Dalam penelitian ini digunakan pendekatan analisis deskriptif, yaitu suatu strategi pemecahan masalah yang ada dengan mengumpulkan, menganalisis dan meringkas data untuk sampai pada kesimpulan akhir. Pada penelitian ini teknik analisis data yang digunakan yakni menerapkan rumus earned value management (EVM). Didapatkan hasil bahwa besar simpangan atau perbedaan terhadap perbandingan antara EAC (Estimate at Completion) atau perkiraan biaya yang harus dikeluarkan dengan Actual Cost sampai proyek selesai sebesar 0,0167%. Berdasarkan rancangan kalender kerja pada proyek tersebut juga diperoleh penambahan waktu pelaksanaan dikarenakan adanya kasus penyebaran pandemi Covid-19 yang semula waktu pelaksanaan sebanyak 22 minggu bertambah menjadi 26 minggu.Adanya perubahan waktu pelaksanaan mengakibatkan jumlah tenaga kerja selama pandemi Covid-19 pun menjadi berkurang, setelah berlakunya SK Adendum Wali Kota dan Penambahan waktu pelaksanaan juga membuat perubahan estimasi biaya dari anggaran yang sudah direncanakan. Adapun biaya total awal AC sebelum Addendum pada proyek adalah Rp 4.610.757.300,12 dengan penambahan biaya AC sebesar Rp 312.077.464,92. Sehingga total biaya AC pada proyek menjadi Rp 5.106.482.779,27 dengan nilai kotrak awal proyek sebesar Rp 5.500.288.000,00.
Perencanaan Bangunan Breakwater Di Pelabuhan Perikanan Pt. Mitra Jaya Samudra Kota Bitung Mega Septia Sarda Dewi; Umboro Lasminto; Bambang Sarwonno
Matriks Teknik Sipil Vol 10, No 4 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v10i4.64725

Abstract

Kota Bitung banyak terdapat pelabuhan perikanan salah satunya adalah pelabuhan perikanan PT. Mitra Jaya Samudera. Sebuah pelabuhan perikanan harus memiliki bangunan pengaman pantai agar dapat melindungi wilayah tersebut. Oleh karena itu diperlukan bangunan breakwater untuk melindungi pelabuhan. Dalam merencanakan struktur breakwater diperlukan data angin, pasang surut air laut, data batimetri dan data tanah yang akan dianalisis. Data angin untuk analisis perhitungan peramalan gelombang, data pasang surut untuk perhitungan kedalaman letak struktur, peta batimetri untuk perencanaan layout dan data tanah untuk kestabilan tanah. Data yang berkaitan dengan gelombang air laut dianalisis menggunakan software Delft3D untuk mendapatkan tinggi gelombang yang digunakan sebagai desain struktur bangunan. Hasil dari analisis menggunakan software Delft3D diperoleh tinggi gelombang rencana di sekitar struktur sebesar 1,5 m dan lokasi struktur pada kedalaman 3 m. Struktur bangunan terdiri dari bagian kepala dan lengan. Bagian kepala dengan kemiringan 1:2 dan bagian lengan dengan kemiringan 1:1,5. Struktur breakwater terdiri dari 3 layer yaitu lapisan utama berdiameter batu 0,6 m, lebar puncak 4 m, tebal lapisan 1,6 m, lapisan kedua berdiameter batu 0,3 m, tebal lapisan 0,7 m, dan lapisan inti berdiameter batu 0,1 m
Uji Kuat Lekat dan Penjangkaran Beton Memadat Mandiri dengan Bahan Tambah Aktivator Alkali dan Metakaolin Wibowo Wibowo; Achmad Basuki; Muchsan Maulana Sanjaya
Matriks Teknik Sipil Vol 10, No 2 (2022): Juni
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v10i2.60772

Abstract

Beton mutu tinggi memadat mandiri adalah beton yang mampu mengisi ruang-ruang kosong dengan berat sendiri tanpa memerlukan bantuan alat pemadat serta memiliki nilai kuat tekan lebih besar atau sama dengan 41,4 MPa. Kuat Lekat dan Kapasitas Penjangkaran beton merupakan salah satu parameter untuk menentukan hubungan antara beton dengan baja tulangan. Kuat Lekat merupakan kemampuan beton dalam mengikat baja tulangan untuk menahan geser. Kuat lekat juga akan meningkat seiring dengan kedalam penjangkaran baja tulangan. Penjangkaran akan memberikan hasil maksimal dengan jarak kedalaman tertentu. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dan metode teoritis. Sampel uji yang digunakan berbentuksilinder dengan dimensi diameter 15 cm dan tinggi 30 cm dan baja ulir tulangan yang tertanam sepanjang 70 cm dan diameter 10 mm dengan total sampel uji 12 buah. Bahan tambah metakaolin yang digunakan sebanyak 17,5% dari berat semen dan variasi perbandingan aktivator alkali (Na2SiO3 dan NaOH) berturut-turut sebesar 0; 0,5; 1; dan 1,5. Hasil dari pengujian yang dilakukan menunjukan bahwa pada penambahan aktivator alkali dengan perbandingan 2/2 dan 2/3 tidak memenuhi syarat uji v-funnel test dan pada perbandingan aktivator alkali 3/2 tidak memenuhi syarat l-box test. Hasil uji kuat tekan menunjukan bahwa semua sampel uji termasuk dalam beton mutu tinggi dikarenakan nilai kuat tekan yang dihasilkan telah melebihi 41,4 Mpa dan nilai tertinggi terdapat pada perbandingan aktivator alkali sebesar 2/2 yang memiliki nilai kuat tekan sebesar 46,90 MPa. Uji kuat lekat dan penjangkaran dilakukan pada sampel yang telah berumur 28 hari, pengujian ini menggunakan Universal Testing Machine (UTM) dengan tambahan dial untuk mengetahui besar slip yang terjadi pada baja tulangan sampel uji. Uji kuat lekat saat terjadi slip 2,5 mm pada variasi perbandingan aktivator alkali 0; 0,5; 1; dan 1,5 menghasilkan besar nilai berturutturut 0,9585 MPa; 1,1318 MPa; 1,1671 MPa; dan 0,9372 MPa. Uji kuat lekat pada saat Pmaks pada variasi perbandingan aktivator alkali 0; 0,5; 1; dan 1,5 menghasilkan besar nilai berturut-turut 3,2751 MPa; 3,5721 MPa, 3,7419 MPa; dan 3,0133 MPa. Berdasarkan hasil pengujian tersebut nilai kuat lekat tertinggi terjadi pada variasi perbandingan aktivator alkali (Na2SiO3:NaOH) sebesar 1.
APLIKASI BUILDING INFORMATION MODELING (BIM) DALAM PERANCANGAN BANGUNAN GEDUNG Anjas Fadhilah Fadhilah; Edy Purwanto; Achmad Basuki
Matriks Teknik Sipil Vol 10, No 3 (2022): September
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v10i3.55999

Abstract

Perkembangan teknologi informasi pada era industri 4.0 terjadi sangat cepat diberbagai bidang industri, seperti bidang Architec Engineering Construstion (AEC). Architec Engineering Construstion (AEC) terus memaksimalkan perkembangan teknologi digital dengan penggunaan aplikasi penunjang pengaplikasian sistem Building Information Modeling (BIM). BIM berimplikasi memberi perubahan dan mendorong pertukaran informasi menggunakan model 3D pada berbagai disiplin pekerjaan dan instansi yang berbeda, sehingga pekerjaan akan dapat berjalan dengan lebih efisien dan efektif. Pada studi ini menggunakan 5D BIM yang mencakup beberapa pengaplikasian sistem BIM, diantaranya adalah desain struktur 3D dengan menyertakan hasil output pendetailan elemen struktur, perhitungan volume pekerjaan, estimasi biaya, penjadwalan dan visualisasi dengan perenderan model bangunan.Tujuan dari studi ini adalah mampu memodelkan desain bangunan dalam bentuk 3D, menghasilkan output detail gambar, volume pekerjaan, estimasi biaya, penjadwalan serta memperlihatkan simulasi BIM 5D dan visualisasi bangunan sebelum bangunan tersebut didirikan. studi ini membuat model dari desain dengan bantuan beberapa aplikasi seperti AutoCAD, Revit, Lumion, SAP 2000 dan Navisworks. Penentuan aplikasi yang digunakan disesuaikan dengan rumusan masalah yang akan diselesaikan, Revit digunakan untuk membuat Model Utama 3D, Lumion untuk visualisasi Model 3D, SAP2000 untuk analisis struktur dan Navisworks untuk mensimulasikan model desain yang terintegrasi dalam BIM 5D. Data perencanaan menggunakan data sekunder dari Tugas Besar Beton tahun 2020 kelompok 1.Aplikasi 5D BIM dalam studi skripsi ini menghasilkan pemodelan 3D struktur, integrasi model 3D dengan proses analisis struktur dalam aplikasi SAP2000, pendetailan penulangan elemen struktur, hasil perhitungan volume pekerjaan estimasi biaya dan penjadwalan yang sudah terintegrasi.Kata Kunci: Building Information Modeling, BIM 5D, aplikasi Revit.
Analisis Tarif Dan Load Factor Bus Batik Solo Trans Koridor 3 Pada Masa Pandemi COVID-19 Ivonne Fresha Azzahra; Budi Yulianto; Amirotul Musthofiah H. M.
Matriks Teknik Sipil Vol 10, No 4 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v10i4.63667

Abstract

Dua tahun sudah Indonesia dihadapkan dengan pandemi COVID-19, banyak perubahan tatanan kehidupan di sektor transportasi dan ekonomi. Moda transportasi dianggap sebagai sarana pergerakan manusia yang  berpotensi cukup besar dalam penyebaran COVID-19. Hal tersebut mempengaruhi pola pikir masyarakat yang lebih memilih kendaraan pribadi daripada kendaraan umum. Perubahan ekonomi yang terjadi berpengaruh pada pendapatan masyarakat serta harga komponen biaya operasional kendaraan umum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui desain tarif bus BST koridor 3 berdasarkan ATP, WTP dan BOK. Penentuan jumlah sampel menggunakan metode slovin. Data diperoleh dari survei wawancara kepada penumpang dan PT. BST. Analisis ATP dilakukan berdasarkan pendapatan, alokasi biaya transportasi dan frekuensi perjalanan dalam 1 bulan. Sedangkan analisis WTP berdasarkan kemauan membayar masyarakat terhadap pelayanan bus BST saat ini. Berdasarkan analisis data dan pembahasan dalam penelitian ini didapatkan bahwa hasil ATP umum lebih besar dari pada WTP umum. Nilai ATP umum yaitu sebesar Rp4.372,93 dan nilai WTP umum yaitu sebesar Rp3.625,34. Sedangkan untuk nilai ATP mahasiswa/pelajar yaitu sebesar Rp1.809,29 lebih kecil dari pada nilai WTP mahasiswa/pelajar yaitu sebesar Rp2.482,14. Untuk nilai tarif BOK berdasarkan metode Departemen Perhubungan 2002 didapatkan sebesar Rp10.573,60/penumpang/rit dengan load factor sebesar 117,80%.  
STUDI KOMPARATIF KARAKTERISTIK MARSHALL MENGGUNAKAN ASPAL MODIFIKASI AS PEN 60/70 DENGAN PENAMBAHAN 1,5% STYROFOAM TERHADAP CAMPURAN AC-WC Richo Fransiskus Marbun; Djoko Sarwono; Agus Sumarsono
Matriks Teknik Sipil Vol 10, No 2 (2022): Juni
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v10i2.57951

Abstract

Styrofoam kini semakin banyak digunakan untuk berbagai keperluan, seperti pengaman elektronik dan wadah makanan. Banyaknya tumpukan styrofoam dikarenakan styrofoam merupakan limbah yang sangat sulit terurai di alam. Banyaknya tumpukan styrofoam dikarenakan styrofoam merupakan limbah yang sangat sulit terurai di alam. Sehingga perlu dilakukan penelitian untuk mengurangi limbah styrofoam di alam, seperti penggunaan styrofoam sebagai bahan tambah dalam campuran aspal Pen 60/70 yang menghasilkan aspal modifikasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penambahan styrofoam terhadap nilai pemeriksaan aspal dan nilai karakteristik Marshall. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental yang dilakukan di Laboratorium Perkerasan Jalan Raya, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret. Kadar styrofoam yang digunakan 1,5% dari berat aspal, kemudian dibandingkan dengan aspal penetrasi 60/70. Variasi kadar aspal yang dipakai adalah 4,5%, 5,0%, 5,5%, 6,0% dan 6,5%. Benda uji yang digunakan berjumlah masing-masing 3 buah dari setiap variasi kadar aspal. Pengujian menggunakan alat uji pemeriksaan aspal dan alat uji Marshall test. Data hasil uji digunakan untuk mendapatkan nilai perbandingan antara aspal penetrasi 60/70 dengan aspal modifikasi.
KAJIAN KETAHANAN KEJUT DAN CRACK INITIATION PADA BETON BUBUK REAKTIF MUTU TINGGI DENGAN SILICA FUME 15% DAN VARIASI PASIR KUARSA Wibowo Wibowo; Endah Safitri; Ganesha Wibisono Lubis
Matriks Teknik Sipil Vol 10, No 3 (2022): September
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v10i3.63647

Abstract

Pertumbuhan pembangunan infrastruktur di Indonesia akan terus meingkat seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk. Bahan utama yang digunakan dalam pembangunan infrastruktur adalah beton. Beton dituntut untuk memiliki mutu, workabilitas dan durabilitas yang tinggi, serta masa layan panjang. Salah satu solusi untuk permasalahan tersebut yaitu dengan pembuatan beton bubuk reaktif. Beton bubuk reaktif merupakan beton yang menghilangkan penggunaan agregat kasar,untuk meningkatkan homogenitas campuran beton dan kepadatan beton. Penilitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan 15% silica fume dan variasi pasir kuarsa terhadap nilai ketahanan kejut beton bubuk reaktif mutu tinggi. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu eksperimental. Pengujian dilakukan dengan alat modifikasi Impact Drop Weight terhadap benda uji silinder berdiameter 15 cm dengan tinggi 6 cm yang telah mencapai umur 28 hari. Hasil dari penelitian ini yaitu beton bubuk reaktif mengalami peningkatan energi serapan pada variasi pasir kuarsa 15%, 20%, 25% dan 30%, kemudian beton akan mengalami penurunan pada variasi pasir kuarsa 35% dan 40%.
ANALISIS VALUE ENGINEERING (VE) PADA STRUKTUR BETON (STUDI KASUS : GALERI ANNEX PROYEK REVITALISASI PKJ TIM TAHAP II) Cynthia Lutfi Salsabila; Fajar Sri Handayani; Setiono Setiono
Matriks Teknik Sipil Vol 10, No 4 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v10i4.61581

Abstract

Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki (PKJ TIM) merupakan salah satu area yang sedang dilakukan revitalisasi oleh pemerintah. Revitalisai PKJ TIM Tahap II meliputi perencanaan, pembangunan, pengelolaan, dan perawatan. Pada pembangunan salah satu gedung yang terdapat di PKJ TIM Tahap II, Galeri Annex, memakan biaya sebesar 15,18% dari total keseluruhan biaya proyek Galeri Annex. Latar belakang dilakukannya penelitian ini karena galeri dinilai memiliki dimensi struktur yang cukup besar, sehingga kurang efisien. Pada penelitian ini dilakukan analisis menggunakan metode Value Engineering (VE) dengan tujuan untuk mengidentifikasi pekerjaan struktur yang dapat dilakukan efisiensi dan menghitung perbandingan biaya yang dihasilkan sebelum dan sesudah dilakukan analisis. Penelitan dilakukan dengan mengambil dua sampel, yaitu satu pekerjaan balok dan satu pekerjaan kolom. Pada sampel yang telah diambil, dilakukan perhitungan ulang dengan memunculkan alternatif pengembangan, yaitu menambahkan bahan pengganti semen (zat aditif) dalam campuran beton. Alternatif bahan aditif yang digunakan dalam penelitian ini adalah zeolit, silica fume, dan metakaolin dengan mutu beton secara berurutan, 34 MPa; 41,4 MPa; dan 45 MPa. Alternatif dibandingkan dengan struktur awal, yaitu beton f’c 30 MPa dengan campuran fly ash. Dari analisis yang telah dilakukan, alternatif yang terpilih adalah penggunaan beton f’c 45 MPa dengan campuran bahan aditif metakaolin. Berdasarkan perhitungan dengan metode VE, maka penggunakan alternatif metakaolin dapat menghemat biaya sebesar 25,20%.
Kajian Kuat Tarik Belah Pada Beton Bubuk Reaktif Mutu Tinggi Dengan Silica Fume 15% Dan Variasi Komposisi Pasir Kuarsa WIbowo Wibowo; Bambang Santosa; Muhammad Naufal Muslim
Matriks Teknik Sipil Vol 10, No 2 (2022): Juni
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v10i2.63657

Abstract

Pembangunan infrastruktur akan terus meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk. Beton sebagai bahan konstruksi yang umum digunakan dituntut memiliki kualitas yang tinggi, oleh karena itu, pada penelitian ini kami melakukan pengujian terhadap beton bubuk reaktif dengan silica fume 15% sebagai substitusi parsial semen dan variasi komposisi pasir kuarsa sebesar 0%, 15%, 20%, 25%, 30%, 35%, dan 40%. Beton bubuk reaktif menghilangkan agregat kasar dalam campurannya dan menggantikannya dengan agregat halus sehingga mampu meningkatkan homogenitas campuran beton dan menghasilkan beton mutu tinggi. Penelitian terhadap nilai kuat tarik belah menggunakan metode eksperimental dengan total benda uji 21 buah. Benda uji untuk mendapatkan nilai kuat tarik belah berbentuk silinder, tinggi 30 cm, diameter 15 cm, yang telah mencapai umur 28 hari, dan diuji menggunakan mesin CTM (compression testing machine). Hasil pengujian kuat tarik belah dengan variasi pasir kuarsa 0%; 15%; 20%; 25%; 30%; 35%; dan 40%, memiliki nilai berturut-turut sebesar 33,91 MPa; 4,34 MPa; 4,45 MPa; 4,81 MPa; 5,07 MPa; 4,93 MPa; dan 4,69 MPa.
Pengaruh Diameter Tulangan Terhadap Kuat Lekat Pada High Volume Fly Ash Self Compacting Concrete (HVFA-SCC) Dengan Tulangan Tersambung Achmad Basuki; Muhammad Daffa Auliarahman; Halwan Alfisa Saifullah
Matriks Teknik Sipil Vol 10, No 4 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v10i4.64800

Abstract

Semen merupakan produk yang paling banyak digunakan kedua setelah air di dunia. Meningkatnya infrastruktur membuat kebutuhan semen semakin meningkat. Meningkatnya permintaan akan semen, maka diperlukan inovasi beton yang dapat mengurangi kebutuhan semen agar mengurangi pencemaran lingkungan. Salah satu inovasi yang dikembangkan saat ini adalah beton High Volume Fly Ash (HVFA) dan beton Self Compacting Concrete (SCC). Beton High Volume Fly Ash (HVFA) adalah beton yang mengandung fly ash sebagai substituent semen dengan minimal kadar yang tergantikan adalah 50% dari berat total binder. Metode penelitianyang digunakan adalah metode eksperimental dengan tempat pengujian di Laboratorium Bahan Konstruksi dan Struktur program studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret. Sampel benda uji yang digunakan berupa balok beton bertulang dengan dimensi sebesar 15 cm x 25 cm x 200 cm. Beton yang digunakan memiliki kuat tekan f’c sebesar 30 MPa dan sepsifikasi tulangan ulir dengan kuat leleh fy 405 MPa dengan panjang lewatan sepanjang 300 mm.