Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENGISIAN DATA HUJAN YANG HILANG DENGAN METODE ARIMA Purwanto Purwanto; setiono setiono; Roro Rintis Hadiani
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hujan merupakan kejadian alam yang umum terjadi diwilayah Indonesia, terutama pada saat musim penghujan. Kelengkapan data hujan merupakan salah satu bagian terpenting dalam kaitannya perencanaan manajemen keairan, menajemen sumber daya air, maupun perencanaan pembangunan, terlebih lagi untuk perencanaan bangunan air. Namun tidak jarang terjadi ketidaklengkapan data pada periode perekaman pada stasiun hujan yang ada di suatu wilayah. Maka dari itu, model hidologi untuk mengisi data hujan yang hilang diperlukan. Penelitian ini dilaksanakan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Dengkeng yang terletak di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Proses simulasi model diawali dengan mengeliminasi data dengan metode sampling, kemudian melakukan perhitungan dengan model untuk mendapatkan data hujan kembali dengan metode ARIMA (Autoregresive Integrated Moving Average) dan metode Reciprocal. Parameter untuk menilai model adalah dengan melihat Q80 hasil perhitungan berbagai jenis data. Hasil penelitian menunjukkan korelasi data hujan observasi dengan data hujan simulasi metode Rerata menunjukkan nilai yang tertinggi pada kedua stasiun, yaitu sebesar 0,79 dan 0,94. Berdasarkan perhitungan Q80 diketahui bahwa metode Reciprocal merupakan metode yang paling sesuai untuk mengisi data hujan. Karena, hasil perhitungan Q80 dengan data simulasi Reciprocal mendekati hasil perhitungan Q80 dengan data observasi.Kata Kunci : ARIMA, Debit Andalan, Metode Reciprocal
PENGISIAN DATA HUJAN YANG HILANG DENGAN METODE ARIMA Purwanto Purwanto; Setiono Setiono; Roro Rintis Hadiani
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hujan merupakan kejadian alam yang umum terjadi diwilayah Indonesia, terutama pada saat musim penghujan. Kelengkapan data hujan merupakan salah satu bagian terpenting dalam kaitannya perencanaan manajemen keairan, menajemen sumber daya air, maupun perencanaan pembangunan, terlebih lagi untuk perencanaan bangunan air. Namun tidak jarang terjadi ketidaklengkapan data pada periode perekaman pada stasiun hujan yang ada di suatu wilayah. Maka dari itu, model hidologi untuk mengisi data hujan yang hilang diperlukan. Penelitian ini dilaksanakan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Dengkeng yang terletak di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Proses simulasi model diawali dengan mengeliminasi data dengan metode sampling, kemudian melakukan perhitungan dengan model untuk mendapatkan data hujan kembali dengan metode ARIMA (Autoregresive Integrated Moving Average) dan metode Reciprocal. Parameter untuk menilai model adalah dengan melihat Q80 hasil perhitungan berbagai jenis data. Hasil penelitian menunjukkan korelasi data hujan observasi dengan data hujan simulasi metode Rerata menunjukkan nilai yang tertinggi pada kedua stasiun, yaitu sebesar 0,79 dan 0,94. Berdasarkan perhitungan Q80 diketahui bahwa metode Reciprocal merupakan metode yang paling sesuai untuk mengisi data hujan. Karena, hasil perhitungan Q80 dengan data simulasi Reciprocal mendekati hasil perhitungan Q80 dengan data observasi.Kata Kunci : ARIMA, Debit Andalan, Metode Reciprocal
ANALISIS BIAYA DAN WAKTU PEMBANGUNAN GEDUNG FPEB UPI MENGGUNAKAN SISTEM MODULAR PADA DINDING Ary Setyawan; Friska Herlina Pakpahan; Setiono Setiono
Matriks Teknik Sipil Vol 12, No 2 (2024): Desember
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v12i2.77625

Abstract

The conventional development system which is still commonly used in Indonesia is regarded as being ineffective to apply because it is more expensive. In addition to technology advancements, a development method that employs a modular approach is possible to cut down on project expenses and duration. The building process in a modular system result in industrialization, where the construction materials needed are mass-produced. This study compares the time and costs involved in building conventional and modular walls. The costs and times for traditional and modular wall works are being compared in this study using a comparative descriptive methodology. The data was gathered as part of the FPEB Building project at the Indonesian Education University (UPI), and Microsoft Excel will be used to process it. In this study, the usage of lightweight concrete panels as modular wall materials was analyzed for cost and duration effectiveness to establish the percentage of savings. From the data analysis, it was found that the use of lightweight concrete panels walls experienced a cost inefficiency of 6,4%. When viewed from a time perspective, the use of lightweight concrete panels are 45.45% efficient.
ANALISIS KINERJA SIMPANG BERSINYAL PADA SIMPANG EMPAT KETANDAN DAN SIMPANG EMPAT SANGKRAH KOTA SURAKARTA DENGAN PERANGKAT LUNAK PTV VISTRO Budi Yulianto; Uti Najwa Atras; Setiono Setiono
Matriks Teknik Sipil Vol 12, No 1 (2024): Juni
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v12i1.77259

Abstract

The city of Surakarta, located in the southern part of java island, is one of the cities that has become a trading node in the golden triangle area in the province of Central Java. This caused traffic jams at several points in Surakarta City such as the Simpang Empat Ketandan and Simpang Empat Sangkrah. Traffic analysis is needed to reduce the conflict problems that occur. PTV Vistro is a software used to analyze the performance of signalized intersections using the HCM 2010 method based on the degree of saturation (DS) and delay (D). Statistical Product and Service Solutions (SPSS) is used to validate base scenario modeling with the queue length parameter (m) to produce data that is representative of conditions in the field. The analysis was carried out under existing conditions and a single scenario. The results of the analysis at the two intersections produce a single scenario with the optimization type Minimize Critical Movement (Split & Cycle Time) having the best performance compared to other optimizations. Simpang Empat Ketandan during the morning rush hour produces DS = 0.36 and D = 36 sec/pcu and during the afternoon rush hour the values DS = 0.48 and D = 42 sec/pcu. The Simpangrah Empat intersection during the morning rush hour resulted in a value of DS = 0.24 and D = 14 sec/pcu and during the afternoon rush hour the value of DS = 0.45 and D = 18 sec/pcu.
ANALISIS KONSEP NILAI HASIL PADA PROYEK PEMBANGUNAN JEMBATAN PENGHUBUNG DESA SAMBI KABUPATEN BOYOLALI MENGGUNAKAN PROGRAM PRIMAVERA 6.0 Setiono Setiono; Inas Hasna Muthiah; Muji Rifai
Matriks Teknik Sipil Vol 12, No 2 (2024): Desember
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v12i2.84229

Abstract

Infrastructure in Indonesia is progressing rapidly, especially in terms of increasing toll roads and the number of national airports. In the implementation of construction projects, construction management plays an important role, especially in managing costs and time. The Sambi Village Connecting Bridge as one of the infrastructure development projects also has a crucial role in supporting the economic, social, and cultural sectors in the area. The novelty of this research can be seen in terms of research time, research location, and research object in the form of a bridge. The purpose of this research is to evaluate cost and time forecasts, and determine whether the project will generate profits or losses. In this research, a descriptive analysis method is used which involves collecting, processing, and analyzing data. The concept of earned value was also used to control the cost and time of the project, and was applied through the Primavera 6.0 program.  The results of the analysis show that the estimated total project completion time exceeds the planned time, and the use of Primavera 6.0 program can improve the efficiency of the project schedule and cost. In addition, this analysis can also be applied to ongoing projects to evaluate contractor performance. Through this research, recommendations can be drawn to improve the efficiency of project schedules and costs, as well as to evaluate contractor performance on ongoing projects. 
Analisis Pengendalian Risiko Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Dengan Metode Hazard Identification and, Risk Assesment Dan Determening Control (HIRADC) (Studi Kasus : Pembangunan Eka Hospital MT Haryono Jakarta) Wahyu Sanjaya Pratama; Setiono Setiono; Ary Setyawan
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 9 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i9.2675

Abstract

Seiring dengan meningkatanya laju pertumbuhan penduduk di Indonesia, peningkatan pembangunan bidang konstruksi juga meningkat signifikan. Peningkatan pembangunan ini juga diiringi dengan meningkatnya peristiwa kecelakaan kerja. Berdasarkan hasil pencatatan pada tahun 2023, jumlah kasus kecelakaan kerja di Indonesia tercatat sebanyak 370.747 kasus. Oleh karena itu, sistem keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3) menjadi aspek yang penting dalam sebuah proyek pembangunan dalam menjamin lingkungan kerja yang aman. Proyek konstruksi Eka Hospital merupakan salah satu proyek yang melibatkan pekerjaan berat dengan risiko tinggi sehingga berpotensi menimbulkan kecelakaan kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi risiko dan pengendalian risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada tahapan proyek pembangunan Eka Hospital. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode HIRADC (Hazard Identification, Risk Assesment Dan Determening Control). Data penelitian dikumpulkan dengan melakukan interview kepada para ahli di bidangnya, observasi, dan kuesioner pada objek penelitian. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa 10 dari 11 tahapan pekerjaan pada pekerjaan bored pile memiliki risiko tinggi bahkan ekstrem sebelum dilakukan pengendalian. Selain itu, pada tahapan pekerjaan pile cap, 3 tahapan pekerjaan memiliki risiko ekstrim dan 5 tahapan pekerjaan memiliki risiko tinggi sebelum dilakukan pengendalian. Setelah dilakukan penilaian risiko dan pengendalian risiko, skor risiko pada pekerjaan tersebut menjadi sedang atau rendah.