cover
Contact Name
Adhar Arifuddin
Contact Email
healthytadulako@gmail.com
Phone
+6285242303103
Journal Mail Official
healthytadulako@gmail.com
Editorial Address
Jl. Soekarno Hatta KM.9, Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako , Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, 94148
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako)
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 24078441     EISSN : 25020749     DOI : https://doi.org/10.22487
Core Subject : Health,
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) merupakan media komunikasi dan publikasi ilmiah di bidang ilmu kesehatan yang diterbitkan oleh Unit Penjaminan Mutu Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako yang. Jurnal ini terbit secara berkala 4 kali dalam setahun (Januari, April, Juli dan Oktober). Jurnal Tadulako Sehat diterbitkan pertama kali pada tahun 2015. Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) menerima dan menerbitkan artikel penelitian, tinjauan pustaka dan laporan kasus di bidang kedokteran dan kesehatan.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2019)" : 10 Documents clear
HUBUNGAN PENURUNAN KEKUATAN OTOT DAN MASSA OTOT DENGAN PROSES PENUAAN PADA INDIVIDU LANJUT USIA YANG SEHAT SECARA FISIK Bamba Ratih Lintin, Gabriella; Miranti, Miranti
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 5 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.135 KB) | DOI: 10.22487/htj.v5i1.105

Abstract

Penurunan massa otot dan kekuatan otot pada individu lanjut usia menjadi masalah aditif dengan prevalensi yang tinggi. Menilai kehilangan massa otot dan kekuatan otot yang berhubungan dengan usia serta menentukan mekanisme terjadinya atrofi otot pada proses penuaan, struktur otot dan komposisi serat otot telah dilakukan, dengan menggunakan teknik invasif dan noninvasif. Penurunan ukuran volume secara bertahap seiring bertambahnya usia, disertai penggantian oleh jaringan lemak dan ikat. Penurunan massa otot dan kekuatan otot, tampaknya disebabkan oleh pengurangan jumlah dan ukuran serabut otot, terutama tipe 2, dan sampai batas tertentu disebabkan oleh proses neurogenik progresif perlahan. Memperbaiki penurunan massa dan kekuatan otot dapat dilakukan dengan meningkatkan kekuatan otot yaitu dengan olahraga
ANALISIS SITUASI PENANGGULANGAN TUBERKULOSIS PARU DI KABUPATEN SIGI Suarayasa, Ketut; Pakaya, David; Felandina, Yeni
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 5 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.704 KB) | DOI: 10.22487/htj.v5i1.106

Abstract

Penyakit tuberkulosis (TB) masih merupakan masalah kesehatan yang membebani negara-negara berkembang. Pemerintah terus berupaya melalukan penyelesaian masalah TB di Indonesia melalui Rencana Aksi Nasional Penanggulangan TB tahun 2016 – 2019, sebagai langkah konkrit penanggulangan TB secara komprehensif di seluruh Indonesia termasuk di kabupaten Sigi. Sehingga dalam pelaksanaannya harus dilakukan evaluasi. Setelah setahun pelaksanaan renana aksi Nasional tersebut angka penemuan kasus TB di kabupaten Sigi masih rendah. Banyak faktor yang mempengaruhi hal tersebut, seperti pelaporan kasus yang belum maksimal, mutu laboratorium diagnosis yang belum baik maupun belum terlaksananya pengobatan pencegahan yang baik pada kelompok berisiko. Akan tetapi angka keberhasilan pengobatan justru berada diatas rata-rata Nasional.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ASMA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SINGGANI KOTA PALU Arifuddin, Adhar; Jusman Rau, Muh.; Hardiyanti, Nurnidya
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 5 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.358 KB) | DOI: 10.22487/htj.v5i1.107

Abstract

HUBUNGAN PENEMPATAN KERJA DENGAN KINERJA PEGAWAI DI PUSKESMAS BANGKIR KECAMATAN DAMPAL SELATAN KABUPATEN TOLITOLI Satriawan, Dery; Sakung, Jamaluddin; Sudirman, Sudirman
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 5 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.132 KB) | DOI: 10.22487/htj.v5i1.108

Abstract

Kinerja pegawai merupakan hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seseorang dalam suatu organisasi. Terutama kinerja pegawai yang bekerja di instansi kesehatan yang menyangkut pelayanan kesehatan masyarakat Faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja pegawai yaitu faktor kualitas dan kuantitas kerja pegawai dan faktor lingkungan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penempatan kerja dengan kinerja pegawai di Bangkir Kecamatan Dampal Selatan Kabupaten Tolitoli. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian analitik dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional Study dimana data yang menyangkut data variabel independen dan variabel dependen akan dikumpulkan dalam waktu yang bersamaan. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 53 pegawai yang merupakan jumlah keseluruhan dari populasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan dan kemampuan dengan kinerja pegawai di Puskesmas Bangkir Kecamatan Dampal Selatan Kabupaten Tolitoli dengan nilai p < 0.05 (Pengetahuan (0.000) dan Kemampuan (0.000). Diharapkan bagi pihak instansi terkait Puskesmas Bangkir Kecamatan Dampal Selatan Kabupaten Tolitoli diharapkan mampu meningkatkan kinerja pegawai agar pelayanan kesehatan masyarakat di Puskesmas Bangkir lebih baik.
FAKTOR RISIKO KEJADIAN PERDARAHAN POSTPARTUM DI RUMAH SAKIT UMUM (RSU) ANUTAPURA PALU Fahira Nur, A.; Rahman, Abd.; Kurniawan, Herman
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 5 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.458 KB) | DOI: 10.22487/htj.v5i1.109

Abstract

Perdarahan postpartum adalah perdarahan atau hilangnya darah 500 cc atau lebih yang terjadi setelah anak lahir. Perdarahan postpartum merupakan penyebab tak terduga dan penyebab tercepat kematian ibu di seluruh dunia. Di Indonesia setiap tahunnya paling sedikit 128.000 perempuan mengalami perdarahan postpartum sampai meninggal. Data Dinkes Kota Palu tahun 2016 bahwa penyebab kematian ibu dikarenakan perdarahan postpartum 63,63%. Data rekam medik RSU (rumah sakit umum) Anutapura Palu, menunjukkan bahwa angka perdarahan postpartum pada tahun 2015-2017 mengalami peningkatan dan masih menjadi penyebab kematian ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko kejadian perdarahan postpartum di RSU Anutapura Palu. Penelitian ini bersifat observasional analitik dengan pendekatan case control. Subjek kasus adalah Ibu yang mengalami perdarahan postpartum dan kontrol adalah Ibu yang tidak mengalami perdarahan postpartum. Sampel kasus 64 dan kontrol 192 dengan matching kehamilan tunggal. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Sumber data menggunakan data sekunder yaitu rekam medik 2017. Analisis data menggunakan uji odd ratio, hasil penelitian menunjukkan bahwa umur ibu (OR=2,138 dan CI=1,161-3,935), paritas (OR=4,526 dan CI=2,312-8,860), jarak kehamilan (OR=6,943dan CI=3,494-13,796), penghasilan keluarga (OR=6,548 dan CI=3,344-12,821) dan riwayat perdarahan (OR=7,725dan CI=-3,927-15,195) merupakan faktor risiko kejadian perdarahan postpartum di RSU Anutapura Palu. Dengan meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit terutama dalam hal kebijakan program pelayanan kesehatan ibu dan anak, pemberian pelatihan seperti asuhan persalinan dengan komplikasi dan resusitasi bayi baru lahir, serta perhatian sarana dan prasarana, maka tenaga kesehatan dapat menangani ibu bersalin dengan komplikasi kehamilan.
IMPLEMENTASI RUJUKAN PASIEN JAMINAN KESEHATAN NASIONAL (JKN) BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL (BPJS) DI PUSKESMAS SINGGANI KECAMATAN PALU TIMUR KOTA PALU Hermiyanty, Hermiyanty; Ayu Wandira, Bertin; Nelianti, Fitri
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 5 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.911 KB) | DOI: 10.22487/htj.v5i1.110

Abstract

Latar belakang: Sistem rujukan diselenggarakan dengan tujuan memberikan pelayanan kesehatan secara bermutu, efektif dan efisien sehingga tujuan pelayanan kesehatan tercapai tanpa menggunakan biaya yang mahal. Namun, jika sistem rujukan tidak berjalan sesuai dengan peraturan yang ada akan memberikan dampak negatif kepada Puskesmas seperti pada dana kapitasi yang diterima. Puskesmas Singgani memiliki rata-rata rasio rujukan per bulan terbanyak dari 13 Puskesmas di Kota Palu dengan persentase 34,52% sementara rasio ini tidak sesuai rasio yang ditetapkan oleh BPJS FKTP ke FKTL tidak lebih dari 15%. Tujuan: Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Implementasi Rujukan Pasien JKN BPJS di Puskesmas Singgani Kecamatan Palu Timur Kota Palu dengan menggunakan teori Edward III. Metode: Penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data Indepth Interview. Informan penelitian sebanyak 11 orang yang ditentukan dengan teknik Purposive Sampling. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa variabel komunikasi meliputi transmisi, konsistensi dan kejelasan sudah baik. Variabel sumber daya manusia yaitu dokter sudah memadai, sarana prasarana masih kurang untuk menunjang pelayanan kesehatan serta kewenangan dalam pemberian rujukan sudah sesuai. Variabel disposisi dimana komitmen dokter dalam melaksanakan rujukan sudah baik. Variabel struktur birokrasi Puskesmas Singgani sudah memiliki dokumen tertulis terkait SOP rujukan. Saran: Saran untuk Dinas Kesehatan Kota agar dapat menindaklanjuti hasil rekredensialing Puskesmas.
HUBUNGAN KEPERCAYAAN DIRI DALAM KEMAMPUAN KOMUNIKASI PADA METODE PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING MAHASISWA KEDOKTERAN UNIVERSITAS TADULAKO Puspasari Kiay Demak, Indah; Andini J. Juraejo, Farah; Kadek Rupawan, I
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 5 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.163 KB) | DOI: 10.22487/htj.v5i1.111

Abstract

Latar Belakang: Pada saat ini seorang dokter dituntut untuk memiliki berbagai macam keterampilan untuk dapat berkomunikasi dengan baik kepada pasien. Menurut SKDI terdapat 7 area kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang dokter di Indonesia, dengan urutan sebagai berikut: profesionalitas yang luhur, mawas diri dan pengembangan diri, komunikasi efektif, pengelolaan informasi, landasan ilmiah ilmu kedokteran, keterampilan klinis dan pengelolaan masalah kesehatan. Berdasarkan hal tersebut di ketahui bahwa seorang dokter harus memiliki keterampilan komunikasi yang efektif. Rasa percaya diri juga memiliki hubungan yang sangat erat dengan kemampuan seseorang dalam berkomunikasi. Dalam pendidikan kedokteran yang menggunakan metode pembelajaran PBL, rasa percaya diri sangat dibutuhkan oleh individu. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan kepercayaan diri dengan kemampuan komunikasi dalam metode pembelajaran problem based learning pada mahasiswa tahun kedua program studi kedokteran universitas tadulako. Metode: Jenis rancangan penelitian ini dilakukan dengan menggunakan desain penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional (potong lintang). Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah Total Sampling yang terdiri dari 55 mahasiswa kedokteran untad tahun kedua. Hasil: Berdasarkan 55 sampel yang diteliti, terdiri dari 16 responden berjenis kelamin laki-laki dan 39 responden berjenis kelamin perempuan. Hasil uji statistik menggunakan Gamma diperoleh nilai p = 0,372. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan tingkat kepercayan diri dengan kemampuan komunikasi dalam metode pembelajran Problem Based Learning pada mahasiswa tahun kedua program studi kedokteran universitas tadulako.
IDENTIFIKASI TELUR CACING PADA SPESIMEN FESES ANAK-ANAK DI PANTI ASUHAN RAUDHATUL UMMAT PALU Ardi Munir, Muh; Putu Ferry Immanuel White, I; Suci Ramadani, Ananda
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 5 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (578.777 KB) | DOI: 10.22487/htj.v5i1.112

Abstract

Latar Belakang : Kecacingan menjadi salah satu masalah kesehatan yang masih banyak ditemukan terutama pada Soil Transmitted Helminth. Soil Transmitted Helminthes merupakan cacing golongan nematoda yang memerlukan tanah untuk perkembangan bentuk infektifnya. Prevalensi terjadinya kecacingan pada manusia di dunia adalah Ascaris lumbricoides mengenai 1300 orang, ancylostoma duodenal dan necator americanus mengenai 400–800 juta orang. Anak-anak usia sekolah mempunyai risiko paling tinggi untuk terjadinya manifestasi klinis dari infeksi ini Beberapa faktor yang dapat menyebabkan tingginya prevalensi infeksi cacing adalah rendahnya tingkat perilaku hidup bersih sehat. Tujuan: Untuk mengidentifikasi ada tidaknya telur cacing pada spesimen feses anak-anak di panti asuhan raudhatul ummat palu. Metode Penelitian : Jenis penelitian ini adalah penelitian studi observasional deskriptif. Dengan tujuan untuk memperoleh informasi tentang gambaran jenis telur cacing pada spesimen feses anak-anak di Panti Asuhan Raudhatul Ummat Palu. Hasil Penelitian : Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di panti asuhan raudhatul ummat menunjukan bahwa hasil pemeriksaan telur cacing STH dari 35 sampel yang diteliti terdapat 2 sampel yang ditemukan telur cacing dan 33 sampel yang tidak ditemukan telur cacing pada sampel tersebut. Hasil dari penelitian terdapat 2 sampel yang ditemukan telur cacing yang tergolong telur cacing STH yang diantaranya yaitu 1 telur cacing Ascaris lumbricoides dan satu lainnya yaitu telur Necator Americanus dan ditemukan pada anak dengan usia 6 dan 8 tahun. Kesimpulan : ditemukan telur cacing yang tergolong telur cacing STH dengan jenis telur cacing gelang dan telur cacing tambang dan ditemukan bahwa usia berpengaruh terhadap infeksi kecacingan.
EFEK ANTIPIRETIK EKSTRAK JERUK NIPIS (Fructus Citrus aurantifolium) PADA MENCIT (Mus musculus) Syamsi, Nur; Andilolo, Angelia
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 5 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.057 KB) | DOI: 10.22487/htj.v5i1.113

Abstract

Demam ditandai dengan kenaikan suhu tubuh di atas suhu tubuh normal yaitu 36-37oC. Demam menempati urutan kedua dari gejala yang sering dikeluhkan masyarakat setelah nyeri. Masyarakat umum, telah lama mengenal bahan tradisional yang digunakan untuk menurunkan demam. Salah satu jenis bahan tradisional yang sering digunakan sebagai pereda demam adalah jeruk nipis. Tanaman jeruk nipis berpotensi sebagai antipiretik dikarenakan mengandung flavonoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya efek antipiretik ekstrak jeruk nipis (Fructus Citrus aurantifolia) pada mencit (Mus musculus) yang telah diinduksi demam dengan penyuntikan vaksin DPT-Hb. Penelitian ini bersifat true eksperimental dengan rancangan pre test-post test with control group design. 25 mencit berumur kurang lebih 3 bulan dibagi dalam 5 kelompok yaitu kelompok kontrol negatif (aquades), kelompok kontrol positif (parasetamol), kelompok dosis I (ekstrak jeruk nipis 1%), kelompok dosis II (ekstrak jeruk nipis 2%), dan kelompok dosis III (ekstrak jeruk nipis 4%). Kelima kelompok ini kemudian diinduksi demam dengan penyuntikan Vaksin DPT-Hb 0,2 cc intramuskular. Pengukuran suhu dilakukan di awal penelitian 2 jam setelah induksi demam, dan setiap 15 menit berikutnya sampai menit ke-120 setelah perlakuan. Hasil dianalisis dengan uji one-way ANOVA dilanjutkan dengan uji post hoc. Hasil uji one-way ANOVA diperoleh nilai p = 0,001 yang artinya terdapat perbedaan penurunan suhu yang bermakna pada kelima kelompok perlakuan. Kemudian dari hasil uji post hoct dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan penurunan suhu yang bermakna antara kelompok kontrol positif dengan kelompok kontrol negatif (p = 0,000) dan kelompok dosis I (p = 0,002), kelompok dosis II dengan kelompok kontrol negatif (p = 0,001) dan kelompok dosis I (p = 0,038), dan kelompok dosis III dengan kelompok kontrol negatif (p = 0,000) dan kelompok dosis I (p = 0,013). Tidak terdapat perbedaan penurunan suhu yang bermakna antar kelompok kontrol positif dengan kelompok dosis II (p = 0,267) dan dosis III (p = 0,510). Ekstrak jeruk nipis (Fructus Citrus aurantifolia) memiliki efek antipiretik terhadap mencit (Mus musculus) yang diinduksi demam menggunakan vaksin DPT-Hb.
DETERMINAN PENINGKATAN KADAR GULA DARAH PASIEN INTERNA RUMAH SAKIT UMUM (RSU) ANUTAPURA PALU Vidyanto, Vidyanto; Arifuddin, Adhar
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 5 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.037 KB) | DOI: 10.22487/htj.v5i1.114

Abstract

Page 1 of 1 | Total Record : 10