cover
Contact Name
Musa Thahir
Contact Email
anotero.scientific@gmail.com
Phone
+6285263678409
Journal Mail Official
anotero.scientific@gmail.com
Editorial Address
Jl. Taman Karya, Panam - Pekanbaru, Riau
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Milenial: Journal for Teachers and Learning
ISSN : 2723360X     EISSN : 27233618     DOI : https://doi.org/10.55748/mjtl
Millennial: The Journal for Teachers and Learning (E-ISSN: 2723-3618; P-ISSN: 2723-360X) was first published in 2020 by the Anotero Scientific Institute, Pekanbaru. Millennial: Journal for Teachers and Learning published 2 (two) times a year in July and January, containing writings / articles of thoughts and research results written by experts, scientists, practitioners, and reviewers related to the results of research on education, education in learning , and educational technology.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2024): Milenial" : 6 Documents clear
Validitas dan Praktikalitas Media Pembelajaran Berbasis Lectora Inspire pada Materi Daur Hidup Hewan Berlian, Raisa; Rian Vebrianto; Aras Aira; Hariza Hasyim; Radeswandri
Milenial: Journal for Teachers and Learning Vol. 5 No. 1 (2024): Milenial
Publisher : Lembaga Anotero Scientific Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55748/mjtl.v5i1.89

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media lectora pada materi daur hidup hewan. Penelitian pengembangan dengan model 4-D. Subjek penelitian ini yaitu 3 ahli dalam menentukan tingkat kevalidan media terhadap 24 orang peserta didik untuk mengukur tingkat kepraktisan dari suatu media yang dikembangkan. Data nya diperoleh melalui lembar validasi dan angket respon peserta didik. Data dianalisis menggunakn persentase, maka diperoleh tingkat kevalidan 72% sementara kepraktisannya 73% dengan kategori praktis. Oleh karena itu, media lectora ini dapat diimplementasikan didalam proses belajar mengjar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media lectora pada materi daur hidup hewan. Penelitian pengembangan dengan model 4-D. Subjek penelitian ini yaitu 3 ahli dalam menentukan tingkat kevalidan media terhadap 24 orang peserta didik untuk mengukur tingkat kepraktisan dari suatu media yang dikembangkan. Data nya diperoleh melalui lembar validasi dan angket respon peserta didik. Data dianalisis menggunakn persentase, maka diperoleh tingkat kevalidan 72% sementara kepraktisannya 73% dengan kategori praktis. Oleh karena itu, media lectora ini dapat diimplementasikan didalam proses belajar mengjar.
Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Materi Bangun Datar melalui Media Puzzle Janiarti, Wafiq; Vebrianto, Rian; Radeswandri
Milenial: Journal for Teachers and Learning Vol. 5 No. 1 (2024): Milenial
Publisher : Lembaga Anotero Scientific Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55748/mjtl.v5i1.99

Abstract

Dalam pembelajaran matematika tidak lagi mengutamakan pada penyerapan melalui pencapaian informasi, tetapi lebih mengutamakan pada pengembangan kemampuan dan pemrosesan informasi. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan perbaikan dan peningkatan aktivitas dan hasil belajar pada mata pelajaran Matematika dengan materi Bangun Datar melalui media Puzzle. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari perecanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi (evaluasi). Pada penelitian ini melibatkan sebanyak 20 orang peserta didik di kelas II SD Negeri 016 Suka Mulya. Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa peserta didik mengalami peningkatan hasil belajar Siklus 1 dengan rata-rata 76,45 (60% ketuntasan). Sedangkan pada siklus 2 memiliki rata-rata 89,35 (90% ketuntasan). Selanjutnya untuk aktivitas siswa terjadi peningkatan keterlibatan, ketekunan, kerja kelompok dalam proses pembelajaran dari Siklus 1 ke Siklus 2. Dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan media puzzle dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Sehingga setiap pendidik wajib atau sebaiknya menyediakan media pembelajaran yang sesuai dan menarik dalam proses pemebelajaran.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar melalui Pembelajaran Kooperatif Tipe Example Non-Example Tini, Iwat; Rian Vebrianto; Radeswandri
Milenial: Journal for Teachers and Learning Vol. 5 No. 1 (2024): Milenial
Publisher : Lembaga Anotero Scientific Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55748/mjtl.v5i1.104

Abstract

Dalam pembelajaran Bahasa Indonesia siswa mengalami kesulitan untuk merangkai kata menjadi suatu kalimat yang padu, sehingga hasil kalimat menjadi tidak jelas dan makna kalimat tidak dapat dimengerti. Membaca adalah suatu kegiatan yang dilakukan untuk memperoleh informasi atau pesan yang disampaikan oleh penulis kepada pembaca melalui tulisan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran model example non example dalam meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari perecanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi (evaluasi). Pada penelitian ini melibatkan sebanyak 29 orang peserta didik di kelas I SD Negeri 010 Siabu. Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa peserta didik mengalami peningkatan hasil belajar Siklus 1 dengan rata-rata 82,75 (65,51% ketuntasan). Sedangkan pada siklus 2 memiliki rata-rata 94,82 (89,65% ketuntasan). Selanjutnya untuk aktivitas siswa terjadi peningkatan keterlibatan, ketekunan, kerja kelompok dalam proses pembelajaran dari Siklus 1 ke Siklus 2. Dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan tipe example non example dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Sehingga setiap pendidik wajib atau sebaiknya menyediakan media pembelajaran yang sesuai dan menarik dalam proses pemebelajaran.
Evaluasi Penggunaan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Problem Based Learning di Kalangan Mahasiswa : Studi Pengembangan di Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Annisa, Annisa Fazila Sabrina Damanik; Berlian, Mery; Alaniyah Syafaren
Milenial: Journal for Teachers and Learning Vol. 5 No. 1 (2024): Milenial
Publisher : Lembaga Anotero Scientific Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55748/mjtl.v5i1.143

Abstract

Student worksheets (LKPD) are sheets containing assignments that must be done by students. Activity sheets are usually in the form of instructions, steps to complete a task. The advantage of using LKPD is that it makes it easier for educators to carry out learning, for students to learn independently and learn to understand and carry out a written assignment. This study aims to evaluate the use of Student Worksheets (LKPD) based on Problem Based Learning (PBL) among students as an educational event. The type of research used in this research is R&D (Research and Development) with the ADDIE development model proposed by Lee & Owens (2004). The research was conducted by involving 58 respondents, including 3 lecturers, 20 teachers and 35 students. The data collection tool used is an online questionnaire consisting of 5 constructs with 27 questions with a cronbach alpha of 0.941. The data that has been collected is then analyzed using the help of the SPSS program version 23.00 for Windows. The results of the study show that student evaluation of the use of LKPD in the five constructs includes: 1). Suitability of LKPD and the learning model used (4.06) in the "good" category 2). Appropriate use of LKPD and learning methods (4.08) in the "good" category 3). Completeness and arrangement of descriptions on LKPD (4.17) in the "good" category 4). Use of language, spelling of words and sentences (4.03) in the "good" category 5). The graphical component (4.09) is in the "good" category and has an overall average of 4.08 in the "good" category. Thus, educators and prospective educators are expected to be able to produce interesting and effective learning media.
Profil Pemetaan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Ekologi dan Keanekaragaman Hayati Radeswandri; Khairunnissa Arrumi; Berlian, Mery; Vebrianto , Rian
Milenial: Journal for Teachers and Learning Vol. 5 No. 1 (2024): Milenial
Publisher : Lembaga Anotero Scientific Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55748/mjtl.v5i1.264

Abstract

Critical thinking skills are the ability to engage in a specific activity, process, or procedure. This study aims to measure students' critical thinking skills in ecology and biodiversity. The method used in this study is a survey. Based on the survey results, it is known that the number of test items is 10 items distributed into 6 indicators. The number of research subjects is 35 students from junior high school level and consists of several ethnic groups such as Malay, Batak, Minang, and Sundanese. Based on the assessment of students' critical thinking skills in ecology and biodiversity, the average percentage of critical thinking skills reached 82.29%. With a percentage of 82.29%, it can be concluded that the majority of students are able to perform well in these aspects, thus categorized as "Very Good". This indicates a positive achievement in learning ecology and biodiversity.
Penerapan Media Pembelajaran berbasis Lingkungan pada Pembelajaran Fiqih di MI Tahfidz Cendikia Pekanbaru Jailani, Ali Muddin
Milenial: Journal for Teachers and Learning Vol. 5 No. 1 (2024): Milenial
Publisher : Lembaga Anotero Scientific Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55748/mjtl.v5i1.340

Abstract

Fiqh learning has an important role in Islamic education, but conventional methods are often less effective in improving student understanding and engagement. This study aims to analyze the application of environment-based learning media in learning Fiqh at MI Tahfidz Cendikia Pekanbaru. The research method used is qualitative with an observation approach and interviews with teachers and students. The results showed that the use of the environment as a learning medium improved students' understanding of Fiqh concepts, increased learning motivation, and created a more contextual learning experience. However, there are obstacles in its application, such as limited resources and time. Environment-based learning can be an effective method to improve the quality of Fiqh learning. Therefore, support from the school and teachers in developing this method is needed to create a more interactive and meaningful learning process

Page 1 of 1 | Total Record : 6