cover
Contact Name
Rees Jati Prakasa
Contact Email
rees.jati.prakasa@gmail.com
Phone
+628124670705
Journal Mail Official
ijedjurnal@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia Seroja Street, Tonja, Denpasar, Bali, Indonesia Phone: (0361) 431434 Email: ijedjurnal@gmail.com
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Indonesian Journal of Educational Development (IJED)
ISSN : 27223671     EISSN : 27221059     DOI : -
Core Subject : Education,
The journal publishes research articles on the development of learning, measurement and evaluation of education, and management of education.
Articles 386 Documents
Efektivitas pendampingan implementasi kurikulum 2013 untuk meningkatkan kemampuan guru melaksanakan pembelajaran Toto Raharjo
Indonesian Journal of Educational Development Vol. 1 No. 1 (2020): May 2020
Publisher : Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (92.278 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.3760717

Abstract

This research aims to determine the effectiveness of the implementation of the 2013 curriculum implementation assistance activities in improving the ability of teachers to carry out learning. This research uses a mixed methods research design, carried out quantitatively and qualitatively and uses the method (research) evaluation. Data collection techniques through questionnaires, observation and interviews. Observations were made on the results of the accompanying documents in the form of a review of the Learning Implementation Plan (RPP) and the results of classroom observations. Quantitative data analysis uses descriptive statistics, while qualitative data analysis consists of three main activities, they are data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results showed that: The first, based on an analysis of research results at the reaction level, learning level and application level stated that the activities of the 2013 curriculum implementation assistance were effective in increasing the ability of teachers to carry out learning. The second, there was an increase of 4.8% of the results of the study of RPP and 12.77% of the observation results of learning after the teacher participated in coaching activities. The third, the weakness of the coaching activities in the implementation of the 2013 curriculum was due to the implementation factors that did not fully follow the technical instructions, the ability of the teacher assistants and the recruitment process, the commitment of couchee, the coaching time was too short, and the facilities which is considered inadequate. The strength of the mentoring activities, among others: is considered good, helps the teacher, is useful and needs to be continued. Besides this activity is felt to be able to increase knowledge, understanding, insight and experience for the teacher. Based on the results of the research it can be concluded that the coaching of the implementation of the 2013 curriculum effective in improving the ability of teachers to carry out learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelaksanaan kegiatan pendampingan implementasi kurikulum 2013 dalam meningkatkan kemampuan guru melaksanakan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan disain penelitian mixed methods, dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif dan menggunakan metode (penelitian) evaluasi. Teknik pengumpulan data melalui angket, pengamatan dan wawancara. Pengamatan dilakukan terhadap dokumen hasil pendampingan berupa hasil telaah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan hasil observasi kelas. Analisis data kuantitatif menggunakan statistik deskriptif, sementara analisis data kualitatif ini ada tiga kegiatan pokok,yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, berdasarkan analisis hasil penelitian pada tingkat reaksi, tingkat learning, dan tingkat aplikasi menyatakan bahwa kegiatan pendampingan implementasi kurikulum 2013 efektif dalam meningkatkan kemampuan guru melaksanakan pembelajaran. Kedua, terjadi peningkatan sebesar 4,8% hasil telaah RPP dan 12,77% hasil observasi pembelajaran setelah guru mengikuti kegiatan pendampingan. Ketiga, kelemahan kegiatan pendampingan implementasi kurikulum 2013 disebabkan faktor pelaksanaan yang tidak sepenuhnya mengikuti petunjuk teknis, kemampuan guru pendamping dan proses perekrutan, komitmen guru sasaran, waktu pendampingan yang terlalu singkat, dan sarana pra sarana yang dianggap kurang memadai.Kekuatan kegiatan pendampingan, antara lain: dinilai baik, membantu guru, bermanfaat dan perlu diteruskan. Selain itu kegiatan ini dirasakan dapat meningkatkan pengetahuan, pemahaman, wawasan dan pengalaman bagi guru. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kegiatan pendampingan implementasi kurikulum 2013 efektif dalam meningkatkan kemampuan guru melaksanakan pembelajaran.
Meningkatkan aktifitas dan hasil belajar fisika melalui penerapan model pembelajaran siklus belajar hipotetik-deduktif I Made Sudana
Indonesian Journal of Educational Development Vol. 1 No. 1 (2020): May 2020
Publisher : Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.304 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.3760729

Abstract

This study is a classroom action research, which aimed to determine the effectiveness of the Hypothetic-Deductive Learning Cycle Learning Model to improve students’ learning activities and outcomes in Physics subjects. The research subjects were 36 students’ of class X-MIPA3 of SMA Negeri 4 Denpasar in the academic year 2015/2016. The object of this research is the activities and learning outcomes of students' physics on the subject matter of Irregular Straight Motion and Irregularly Changed Straight Motion. Student learning activity data was collected using observation, while Physics student learning outcomes data was collected using tests. The criteria for success of this study are set as follows: (1) student activity is at least an active category, (2) the average student learning outcomes are at least 76, and (3) classical learning completion is at least 85%. The data obtained were analyzed descriptively qualitatively. At the end of the second cycle, the results of the study showed that: (1) the activities of students were classified as active, (2) the average student learning outcomes reached 79.50 and (3) classical learning completeness reached 88.89%. Conclusion, the Hypothetical-Deductive Learning Cycle Learning Model effectively improves the activities and learning outcomes of students’ of class X-MIPA3 of SMA Negeri 4 Denpasar in the academic year 2015/2016. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, bertujuan untuk mengetahui efektivitas Model Pembelajaran Siklus Belajar Hipotetik-Deduktif sebagai upaya untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Fisika. Subjek penelitian adalah siswa kelas X-MIPA3 SMA Negeri 4 Denpasar yang berjumlah 36 orang pada tahun pelajaran 2015/2016. Objek penelitian ini adalah aktivitas dan hasil belajar Fisika siswa pada materi pelajaran Gerak Lurus Beraturan (GLB) dan Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB). Data aktivitas belajar siswa dikumpulkan menggunakan lembar observasi, sedangkan data hasil belajar Fisika siswa dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar. Kriteria keberhasilan penelitian ini ditetapkan sebagai berikut: (1 aktivitas siswa minimal kategori aktif, (2) rerata hasil belajar siswa minimal 76, dan (3) Ketuntasan Belajar Klasikal minimal 85%. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif. Pada akhir siklus II, hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) aktivitas siswa tergolong kategori aktif, (2) rerata hasil belajar siswa mencapai 79,50 dan (3) ketuntasan belajar mencapai 88,89%. Kesimpulan, Model Pembelajaran Siklus Belajar Hipotetik-Deduktif efektif meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas X-MIPA3 SMA Negeri 4 Denpasar pada tahun pelajaran 2015/2016.
Penerapan model pembelajaran induktif berbasis pendekatan analogi untuk meningkatkan prestasi belajar bahasa Indonesia dalam menulis teks ekposisi I Wayan Harta
Indonesian Journal of Educational Development Vol. 1 No. 1 (2020): May 2020
Publisher : Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (87.297 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.3760735

Abstract

This study aims to: (1) find out whether the application of the Inductive Model with the Analogy Approach can Improve Indonesian Language Learning Achievement in Writing Texts for Student X Class Student Exposition in Hospitality Expertise Package 1 Tampaksiring 2017/2018 Academic Year. (2) Knowing the responses of students of Class X Hospitality Expertise Package 1 State Vocational School Tampaksiring to the Application of Inductive Learning Models with Analogy Approaches in Learning Indonesian Language Subjects in Writing Text Exposition 2017/2018 Academic Year. The subjects of this study were 32 students in Class X Hospitality Expertise Package. The type of data collected in this study is in the form of: Data about learning achievement of students' response data. Data about learning achievement is giving questionnaires. Research data were analyzed using descriptive statistical methods. Based on the results of data analysis of learning achievement, it was found that: (1) there was an increase in student achievement in class X in the Hospitality Expertise Package of SMK Negeri 1 Tampaksiring namely in the first cycle the number of students achieving competence was 81.25% with 76.40% absorption while in second cycle increased to 93.75% with 78.37% absorption. (2) there is a positive response in grade X students of the Hospitality Expertise Package of SMK Negeri 1 Tampaksiring towards the implementation of an inductive learning model with an analogy approach to the learning process. In the second cycle this has reached the classical completeness> 85% so that this study was stopped. The results of the observation data analysis and the students learning test scores showed good results and the students responses to the application of the inductive learning model showed positive results, because they ranged on a scale of 85-94. Thus it can be concluded that the application of the inductive learning model with an analogy approach can improve the learning achievement of students in class X of the Hospitality Expertise Package at SMK Negeri 1 Tampaksiring, Gianyar in the academic year 2017/2018. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui apakah penerapan model induktif dengan pendekatan analogi dapat meningkatkan prestasi belajar Bahasa Indonesia dalam Menulis Teks Ekposisi Peserta Didik Kelas X Paket Keahlian Perhotelan SMK Negeri 1 Tampaksiring Tahun Pelajaran 2017/2018; (2) mengetahui respons peserta didik Kelas X Paket Keahlian Perhotelan SMK Negeri 1 Tampaksiring terhadap Penerapan Model Pembelajaran Induktif dengan Pendekatan Analogi pada Pembelajaran Mata Pelajaran Bahasa Indonesia dalam Menulis Teks Ekposisi Tahun Pelajaran 2017/2018. Subjek Penelitian ini adalah peserta didik kelas X Paket Keahlian Perhotelan dengan jumlah 32 orang. Data prestasi belajar diperoleh dengan cara memberikan tes dan hasil observasi belajar, sedangkan data respons peserta didik diperoleh dengan cara memberikan angket/kuesioner. Data hasil penelitian di analisis dengan metode statistik deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data prestasi belajar ditemukan bahwa: (1) terdapat peningkatan prestasi belajar peserta didik kelas X Paket Keahlian Perhotelan SMK Negeri 1 Tampaksiring yaitu pada siklus I jumlah peserta didik mencapai kompetensi adalah 81,25% dengan daya serap 76,40% sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 93,75% dengan daya serap 78,37%. (2) terdapat respons positif pada peserta didik kelas X Paket Keahlian Perhotelan SMK Negeri 1 Tampaksiring terhadap implementasi model pembelajaran induktif dengan pendekatan analogi pada proses pembelajaran. Pada siklus ke II ini sudah mencapai ketuntasan klasikal >85% sehingga penelitian ini dihentikan. Hasil analisis data observasi dan nilai tes belajar peserta didik menunjukkan hasil yang baik dan respons peserta didik terhadap penerapan model pembelajaran induktif menunjukan hasil yang positif, karena berkisar pada skala 85-94. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran induktif dengan pendekatan analogi dapat meningkatkan prestasi belajar peserta didik kelas X Paket Keahlian Perhotelan SMK Negeri 1 Tampaksiring, Gianyar tahun pelajaran 2017/2018.
Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation untuk meningkatkan hasil belajar PPKn pada siswa XI AP1 SMK Negeri 1 Tampaksiring I Nyoman Kanten
Indonesian Journal of Educational Development Vol. 1 No. 2 (2020): August 2020
Publisher : Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.28 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4003925

Abstract

The purpose of this study was to improve learning outcomes of PPKn in class XI AP1 students of SMK Negeri 1 Tampaksiring in semester 2 of the 2018/2019 academic year through the application of Group Investigation cooperative learning models. Subjects in the study were students of class XI AP1 of SMK Negeri 1 Tampaksiring in semester 2 of the 2018/2019 academic year totaling 35 people. The object of the research was the PPKn learning outcomes. Student learning outcomes data in PPKn subjects were collected using tests. Data were analyzed using qualitative descriptive techniques. The study was said to be successful if it met the criteria: (1) the average value of the minimum PPKn test was KKM of 77, and (2) the classical completeness was at least 85%. The results of data analysis showed an increase in student learning outcomes in PPKn subjects in class XI AP1 SMK Negeri 1 Tampaksiring after using the application of the GI type cooperative learning model. In cycle I, the average value of daily tests was 75.21 and classical completeness was 88.57%, while in cycle II the average value of daily tests was 80.68 with a classical completeness of 100%. Thus, the application of the Group Investigation type of cooperative learning model could improve student learning outcomes in PPKn learning after two cycles. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar PPKn pada siswa kelas XI AP1 SMK Negeri 1 Tampaksiring semester 2 tahun pelajaran 2018/2019 melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation. Subjek dalam penelitian adalah siswa kelas XI AP1 SMK Negeri 1 Tampaksiring semester 2 tahun pelajaran 2018/2019 berjumlah 35 orang. Objek penelitian adalah hasil belajar PPKn. Data hasil belajar siswa dalam mata pelajaran PPKn dikumpulkan menggunakan tes. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Penelitian dikatakan berhasil bila memenuhi kriteria: (1) nilai rata-rata ulangan PPKn minimal sebesar nilai KKM sebesar 77, dan (2) ketuntasan klasikal minimal 85%. Hasil analisis data menunjukkan terjadi peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PPKn di kelas XI AP1 SMK Negeri 1 Tampaksiring setelah menggunakan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation. Pada Siklus I, nilai rata-rata ulangan harian mencapai 75,21 dan ketuntasan klasikal 88,57%, sedangkan pada siklus II nilai rata-rata ulangan harian mancapai 80,68 dengan ketuntasan klasikal sebesar 100%. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran PPKn setelah dilakukan dua kali siklus.  
Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe student team achievement division untuk meningkatkan hasil belajar siswa I Wayan Suwarsa
Indonesian Journal of Educational Development Vol. 1 No. 2 (2020): August 2020
Publisher : Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.214 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4004199

Abstract

This study aims to improve the learning outcomes of Prakarya dan Kewirausahaan X AP5 SMK Negeri 1 Tampaksiring students' in the 2016/2017 academic year by applying the Student Team Achievement Division (STAD) cooperative learning model. This research is classroom action research. The subjects of the study were X AP5 students’ of SMK Negeri 1 Tampaksiring in the odd semester of academic year 2016/2017, totaling 36 people. The object of research was learning outcomes Prakarya dan Kewirausahaan. Learning outcomes data were collected using learning achievement tests. Data were analyzed descriptively qualitatively. This research is considered successful if it reaches the targets set as follows: (a) a minimum grade average of 78 and 78% absorption, (b) a minimum classical completeness of 90%. Based on the results of the study, there was an increase in student learning outcomes before the study with an average of 68.19 (Categorized “less”) and absorption of 68.19% and classical completeness of 5.56%. In the first cycle, the average value was 76.39 (less category) and absorptive was 76.39% and classical completeness was 58.33%. While in the second cycle the average value of Prakarya dan Kewirausahaan was 89.44 (Categorized “good”) and absorption was 89.44% and classical completeness was 100% from 36 students. From the data analysis above, the STAD cooperative learning model has proven to be effective in improving student learning outcomes, especially in the subjects of Prakarya dan Kewirausahaan in two cycles. Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar Prakarya dan Kewirausahaan siswa kelas X AP5 SMK Negeri 1 Tampaksiring semester ganjil tahun pelajaran 2016/2017 dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD). Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah siswa kelas X AP5 SMK Negeri 1 Tampaksiring semester ganjil tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 36 orang. Objek penelitian adalah hasil belajar Prakarya dan Kewirausahaan. Data hasil belajar dikumpulkan dengan tes hasil belajar. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Penelitian ini dikatakan berhasil bila mencapai target yang ditetapkan sebagai berikut: (a) nilai rata-rata kelas minimal 78 dan daya serap 78%, (b) ketuntasan klasikal minimal 90%. Berdasarkan hasil penelitian, terjadi peningkatan hasil belajar Prakarya dan Kewirausahaan siswa pada data awal dengan rata-rata 68,19 (kategori kurang) dan daya serap sebesar 68,19% serta ketuntasan klasikal sebesar 5,56%. Pada siklus I nilai rata-rata sebesar 76,39 (kategori kurang) dan daya serap sebesar 76,39% serta ketuntasan klasikal sebesar 58,33%. Sedangkan pada siklus II nilai rata-rata Prakarya dan Kewirausahaan sebesar 89,44 (kategori baik) dan daya serap 89,44% serta ketuntasan klasikal sebesar 100% dari 36 siswa. Dari analisis data di atas, model pembelajaran kooperatif tipe STAD terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa khususnya mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan dalam dua siklus.
Meningkatkan motivasi dan prestasi belajar seni rupa siswa kelas XII AP-4 SMKN 1 Tampaksiring tahun pelajaran 2018/2019 melalui metode penugasan membuat kliping gambar/foto I Made Artawan
Indonesian Journal of Educational Development Vol. 1 No. 2 (2020): August 2020
Publisher : Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.37 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4006107

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of the assignment to make a picture/photo clipping of fine art as an effort to increase motivation and learning achievement of students of class XII AP-4 SMK Negeri 1 Tampaksiring in the academic year 2018/2019. The subjects of this study were 35th grade XII AP-4 students of State Vocational School 1 Tampaksiring in the academic year 2018/2019. The object of research is the motivation and learning achievement of students of class XII AP-4 SMK Negeri 1 Tampaksiring in the academic year 2018/2019. Learning motivation data were collected using a questionnaire, while student achievement data was collected using tests. The research data were analyzed descriptively qualitatively. Benchmarks of research success: (1) minimal student motivation in the high category, (2) the average value of the minimum daily tests of KKM, and (3) classical learning completeness of at least 85%. The results showed that in the first cycle: (1) students' motivation was quite high, (2) the average value of student achievement was 76.40; and (3) classical completeness reached 81.25%. Whereas in the second cycle: (1) students' motivation was classified as high category, (2) the average value of student achievement was 78.37; and (3) classical completeness reached 93.75%. In conclusion, the assignment of making picture clippings/photographs of fine art works can increase motivation and learning achievement of students of class XII AP-4 SMK Negeri 1 Tampaksiring in the academic year 2018/2019. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penugasan membuat kliping gambar/foto karya seni rupa sebagai upaya untuk meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa kelas XII AP-4 SMK Negeri 1 Tampaksiring Tahun Pelajaran 2018/2019. Subjek Penelitian ini adalah siswa kelas XII AP-4 SMK Negeri 1 Tampaksiring Tahun Pelajaran 2018/2019 berjumlah 35 orang. Objek penelitian adalah motivasi dan prestasi belajar siswa kelas XII AP-4 SMK Negeri 1 Tampaksiring Tahun Pelajaran 2018/2019. Data motivasi belajar dikumpulkan dengan kuesioner, sedangkan data prestasi belajar siswa dikumpulkan menggunakan tes tertulis. Data hasil penelitian di analisis secara deskriptif kualitatif. Kriteria keberhasilan penelitian: (1) motivasi belajar siswa minimal dalam kategori tinggi, (2) nilai rata-rata hasil ulangan harian minimal sebesar nilai KKM, dan (3) ketuntasan belajar secara klasikal minimal 85%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I: (1) motivasi belajar siswa tergolong kategori cukup tinggi, (2) nilai rata-rata prestasi belajar siswa sebesar 76,40; dan (3) ketuntasan klasikal mencapai 81,25%. Sedangkan pada siklus II: (1) motivasi belajar siswa tergolong kategori tinggi, (2) nilai rata-rata prestasi belajar siswa sebesar 78,37; dan (3) ketuntasan klasikal mencapai 93,75%. Kesimpulan, penugasan membuat kliping gambar/foto karya seni rupa dapat meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa kelas XII AP-4 SMK Negeri 1 Tampaksiring Tahun Pelajaran 2018/2019.
Penerapan model pembelajaran TGT (teams games tournament) untuk meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar biologi Made Eka Adnyana
Indonesian Journal of Educational Development Vol. 1 No. 2 (2020): August 2020
Publisher : Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.521 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4006233

Abstract

This study aims to improve the activities and learning achievements of biology in class XI MIPA5 students of SMA Negeri 1 Kuta Selatan through the application of the TGT learning model. This research was conducted from August 7, 2019 to September 26, 2019, with the research subjects as Class XI MIPA5. The objects in this study are the activities and achievements of learning biology. Student activity data is collected through observation sheets and learning outcome data is collected through learning achievement tests arranged in the form of objective tests. The data that has been collected, then analyzed descriptively. The results of this study indicate that an increase in student activity and learning achievement after the TGT learning model is applied, this can be seen from the average student learning activities in the first cycle of 11.53 with less active criteria while in cycle II the average value of student activity is 19.83 with active criteria. The average student achievement in cycle I was 65.33 with sufficient criteria and students' learning completeness 69.44%, while in cycle II the average value of student learning achievement was 83.25 with good criteria and student learning completeness 97%. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar biologi pada siswa kelas XI MIPA5 SMA Negeri 1 Kuta Selatan melalui penerapan model pembelajaran TGT. Penelitian ini dilaksanakan dari tanggal 7 Agustus 2019 sampai 26 september 2019, dengan subyek penelitian adalah kelas XI MIPA5. Obyek dalam penelitian ini adalah aktivitas dan prestasi belajar biologi. Data aktivitas siswa dikumpulkan melalui lembar observasi dan data hasil belajar dikumpulkan melalui tes prestasi belajar yang disusun dalam bentuk tes objektif. Data yang telah terkumpul, kemudian dianalisis secara diskriptif.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan aktivitas dan prestasi belajar siswa setelah diterapkan model pembelajaran TGT, ini dapat dilihat dari rata-rata aktivitas belajar siswa pada siklus I sebesar 11,53 dengan kriteria kurang aktif sedangkan pada siklus II nilai rata-rata aktivitas siswa adalah 19,83 dengan kriteria aktif. Rata-rata prestasi belajar siswa pada siklus I adalah 65,33 dengan kriteria cukup dan ketuntasan belajar siswa 69.44%, sedangkan pada siklus II nilai rata-rata prestasi belajar siswa adalah 83,25 dengan kriteria baik dan ketuntasan belajar siswa 97%.
Implementasi Aplikasi UKBM berorientasi STEM untuk meningkatkan hasil belajar fisika siswa I Kadek Darsika Aryanta
Indonesian Journal of Educational Development Vol. 1 No. 3 (2020): November 2020
Publisher : Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.159 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4283032

Abstract

This class action research aims to improve student physics learning outcomes and describe student responses to the application of STEM-oriented Independent Learning Unit applications. The subjects of this study were students of class XI MIPA 1 SMA Negeri Mandara. The object of this study is learning outcomes and student responses. This research was conducted in two learning cycles, with the stages in each cycle are planning, action, observation/evaluation, and reflection. Learning outcomes in question are abilities that include aspects of knowledge and skills collected by giving student worksheets (worksheets), assignments (homework), quizzes, and tests understanding the concept of the end of the cycle. Student response data were collected using a questionnaire. This research is said to be successful if the average student learning outcomes are 75 with classical completeness of 85%, and student responses are at least positive. The collected data is then analyzed descriptively. The analysis showed 1) the average value of student learning outcomes in the first cycle was 73 with classical completeness of 39% and in the second cycle was 80 with classical completeness of 100%; 2) student responses to the application of module in physics learning is with an average score of 84.64 and are in the positive category. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan meningkatkan hasil belajar fisika siswa dan mendeskripsikan tanggapan siswa terhadap penerapan aplikasi Unit Kegiatan Belajar Mandiri berorientasi STEM . Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI MIPA 1 SMA Negeri Bali Mandara tahun pelajaran 2018/2019. Objek penelitian ini adalah hasil belajar, dan tanggapan siswa. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus pembelajaran, dengan tahapan-tahapan dalam tiap siklus adalah perencanaan, tindakan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Hasil belajar yang dimaksud adalah kemampuan yang mencakup aspek pengetahuan dan keterampilan yang dikumpulkan dengan pemberian lembar kerja siswa (LKS), tugas-tugas (PR), kuis, dan tes pemahaman konsep akhir siklus. Data tanggapan siswa dikumpulkan dengan menggunakan kuisioner. Penelitian ini dikatakan berhasil jika rata-rata hasil belajar siswa 75 dengan ketuntasan klasikal 85%, dan tanggapan siswa minimal berkategori positif. Data yang telah terkumpul tersebut, selanjutnya dianalisis secara deskriptif. Hasil analisis menunjukkan 1) nilai rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 73 dengan ketuntasan klasikal 39% dan pada siklus II sebesar 80 dengan ketuntasan klasikal 100%; 2) tanggapan siswa terhadap penerapan aplikasi ukbm dalam pembelajaran fisika adalah dengan skor rata-rata sebesar 84,64 dan berada pada kategori positif.
Penerapan biology interactive notebooks dalam flipped classroom untuk meningkatkan hasil belajar biologi Ayuk Ratna Puspaningsih
Indonesian Journal of Educational Development Vol. 1 No. 3 (2020): November 2020
Publisher : Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.973 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4284509

Abstract

Flipped Classroom is implemented in Bali Mandara to generate graduates who are able to compete in the 4.0 era. The implementation of the flipped classroom has not been effective yet because of the characteristics of the material, characteristic of students and learning resources so that the learning outcomes are still 4 points below the KKM (passing grade). To accommodate this, biology interactive notebook is applied where there is input on the left which contains notes from the video being studied and output to the right of the results of the construction of knowledge itself from the whole learning process. This is an action research with 3 cycles with metabolic and enzymes, catabolism and anabolism topic on the subjects of 26 people in class XII MIPA 3 of 2019/2020 Academic Year. The results showed that (1) there was an increase in biology learning outcomes and (2) a positive response to the application of biology interactive notebooks because it accommodated the overall learning style, helped organize material, honed metacognition abilities and increased student confidence. Therefore interactive notebooks can be applied to other subjects. Flipped Classroom diterapkan di SMA Negeri Bali Mandara untuk menghasilkan lulusan yang mampu bersaing di era 4.0. Pelaksanaan flipped classroom belum efektif karena karakteristik materi dan peserta didik serta sumber belajar sehingga hasil belajar masih 4 poin di bawah KKM. Untuk mengakomodasi ini diterapkan biology interactive notebooks dimana terdapat input di bagian kiri yang mengandung catatan dari video yang dipelajari dan ouput pada bagian kanan dari hasil kontruksi pengetahuan sendiri dari keseluruhan proses pembelajaran. Ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan 3 siklus dengan materi metabolisme dan enzim, katabolisme dan anabolisme pada subjek 26 orang kelas XII MIPA 3 Tahun Pelajaran 2019/2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) ada peningkatan hasil belajar biologi dan (2) respon positif terhadap penerapan biology interactive notebooks karena mengakomodasi keseluruhan gaya belajar, membantu mengorganisasi materi, mengasah kemampuan metakognisi dan meningkatkan kepercayaan diri peserta didik. Oleh karena itu interactive notebooks dapat diterapkan pada mata pelajaran lain.
Integrasi satua bali dalam konseling postmodern untuk meminimalisasi perilaku bullying siswa Ni Wayan Sri Yasmini
Indonesian Journal of Educational Development Vol. 1 No. 2 (2020): August 2020
Publisher : Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.804 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4003860

Abstract

Bullying behavior is a serious problem that occurs in almost every school in Indonesia, including in SMP Negeri 1 Selemadeg. This must be addressed immediately so that things do not interfere with the learning process and the psychological atmosphere of students in school. One strategy that can be done to overcome this is by strengthening counseling guidance services through postmodern counseling approaches from the perspective of Nangun Sat Kertih Loka Bali, namely Satua Bali-based counseling services. This best practice research with an experimental approach was carried out in semester 1 of the 2019/2020 academic year in class IX of Selemadeg 1 Public Middle School, which was spread into 5 classes with a total of 158 students. Two classes were randomly selected as an experimental group and one class as a control group. Data collection before treatment using document recording and after treatment using observations made by BK teachers. The treatment was carried out twice in each of the experimental classes, once with online counseling and once again with face-to-face counseling. The results showed that for 1 month after treatment, there was a decrease in cases of bullying in the experimental class to 94%, while in the control group bullying cases remained the same as before. Thus it can be concluded that Satua Bali which is integrated in postmodern counseling services is very effective in minimizing student bullying behavior.   Perilaku bullying merupakan permasalahan serius yang terjadi hampir di setiap sekolah di Indonesia termasuk di SMP Negeri 1 Selemadeg. Hal ini harus segera ditanggulangi agar tidak terjadi hal-hal yang mengganggu proses belajar mengajar dan suasana psikologis siswa di sekolah. Salah satu strategi yang dapat dilakukan untuk menanggulanginya adalah dengan memperkuat layanan bimbingan konseling melalui pendekatan konseling postmodern perspektif Nangun Sat Kertih Loka Bali yaitu layanan konseling berbasis Satua Bali. Penelitian best practice dengan pendekatan eksperimen ini dilaksanakan pada semester 1 tahun pelajaran 2019/2020 di kelas IX SMP Negeri 1 Selemadeg, yang tersebar ke dalam 5 kelas dengan jumlah 158 orang siswa. Dua kelas dipilih secara acak sebagai kelompok eksperimen dan satu kelas sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data sebelum perlakuan menggunakan pencatatan dokumen dan setelah perlakuan menggunakan pengamatan yang dilakukan oleh guru BK. Perlakuan dilaksanakan dua kali pada masing-masing kelas eksperimen, sekali dengan konseling online dan sekali lagi dengan konseling tatap muka. Hasil penelitian menunjukan bahwa selama 1 bulan setelah perlakuan, terjadi penurunan kasus bullying di kelas eksperimen sampai 94 %, sementara pada kelompok control kasus bullying masih tetap seperti semula. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Satua Bali yang diintegrasikan dalam layanan konseling postmodern sangat efektif untuk meminimalisasi prilaku bullying siswa.

Page 2 of 39 | Total Record : 386